Kategori
Kalimantan Selatan Sosial Tanah Bumbu

Strategi BPS Kalsel Jaga Keamanan Data Masyarakat

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Strategi dan langkah pengamanan sistem data BPS (Badan Pusat Statistik) Indonesia, dan strategi yang perlu diambil sebagai tameng dari kemungkinan tindak kejahatan peretasan dan kebocoran data. BPS Provinsi Kalimantan Selatan bersama BPS Kabupaten Tanah Bumbu memberi pemaparan antisipasi tindak keamanan data, Jum’at (23/9/2022).

Dalam kesempatannya, Kepala BPS Provinsi Kalimantan Selatan, Yos Rusdiansyah memberikan pemaparan bahwa, penting dan perlunya data diambil dari masyarakat (upgrade data rutin) bagi BPS, dilakukan dalam upaya kebutuhan data Negara RI yang dikembalikan kepada kepentingan masyarakat.

Disisi lain, publik baru-baru ini dihebohkan oleh isu yang beredar di sosial media tentang pembobolan dan peretasan data, ada keresahan masyarakat pada spekulasi atau dugaan tentang adanya peretasan maupun penjualan data oleh oknum tertentu, yang juga bisa diduga dilakukan oleh oknum dark tracer maupun hacker black hat (seorang peretas yang menggunakan kemampuannya untuk perbuatan kriminal) tertentu.

“Sebuah isu nasional sekarang ini, bahwa data bisa dimasuki oleh pihak luar dan kita juga mengikuti perkembangan, tentunya ini menjadi tantangan bagi BPS untuk bisa menjaga data dengan baik, pada BPS di tingkat pusat juga telah menjadi perhatian khusus dalam mengambil langkah strategis sesuai kebijakan,” ujar Yos baru-baru ini.

BPS Pusat telah mengambil langkah-langkah pengamanan data bersama dengan BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara), sehingga keamanan dan kerahasiaan data dapat terjaga dan kepercayaan masyarakat juga dapat terkawal.

“Pengalaman sebelumnya, dalam menjaga data sensus penduduk, BPS telah bekerjasama dengan Badan Siber Dan Sandi Nasional (BSSN),” imbuhnya.

Kepala BPS Kab. Tanah Bumbu, Rudi Nooyadi menjelaskan, seberapa besar perlindungan yang telah dilakukan BPS selama ini dan bagaimana tentang jaminan sistem keamanan data masyarakat di tangan BPS, sehingga tergolong aman.

“BPS Indonesia telah bekerjasama dengan para ahlinya dalam penanganan sistem keamanan data, hingga kini masih terbilang aman-aman saja, tidak ada kecurangan yang seperti yang dimaksudkan,” katanya.

Namun masyarakat wajib mengumpulkan datanya ke BPS, data tersebut BPS ungkap untuk digunakan dalam kepentingan pembangunan negara hingga pembangunan struktur ekonomi masyarakat.

“BPS Kabupaten/Kota mengikuti, langkah-langkah pengamanan data dan kebijakan yang diambil oleh BPS pusat dalam memperkuat sistem keamanan,” terangnya.

Sementara itu, BPS Kabupaten/Kota menghimbau kepada masyarakat pada saat tim petugas BPS datang dari pintu ke pintu, diharapkan masyarakat mau menerima dengan baik dan memberikan jawaban kepada petugas, dengan jawaban seakurat mungkin demi kepentingan pembangunan masyarakat Indonesia kedepannya.

Dalam membina kepercayaan data masyarakat, BPS mengambil langkah penguatan sistem data, dalam proses input/entry data akan dikawal ketat oleh BPS bersama BSSN dan tim ahli kementerian, sehingga harapannya masyarakat lebih percaya pada BPS.

“Data yang diberikan tersebut dikembalikan manfaatnya untuk masyarakat sendiri, sementara data yang diakses telah dikunci untuk petugas tertentu yang telah diamanahkan,” papar Rudi.

BPS menentukan tim pendataan (petugas lapangan) yang merupakan orang-orang terpilih secara profesional, petugas dilatih sesuai materi pendataan dilapangan. Petugas juga memiliki kontrak dengan BPS yang menjamin keamanan data dan menandatangani Pakta Integritas, yang mana salah satunya berbunyi bahwa, data yang diperoleh adalah rahasia dan tidak boleh disebar luaskan, jikalau ada hal melenceng maka petugas akan kena sanksi tegas. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Kesehatan Tanah Bumbu

Dinkes Tanah Bumbu Sinergi Lakukan PSN ke Desa Sejahtera

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama jajaran Pemerintah Kantor Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, melakukan Pemberentasan Sarang Nyamuk (PSN).

Bekerjasama dengan Tim Tenaga Kesehatan Puskesmas Kecamatan Simpang Empat dan Darul Azhar, Dinkes menggelar pencanangan Pemberentasan Sarang Nyamuk (PSN), di Aula Kantor Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (23/09/2022).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar ini, dilaksanakan sebagai upaya pencegahan guna menghindari terjadinya serangan penyakit yang diakibatkan oleh nyamuk, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dalam sambutannya, Bupati Zairullah berharap melalui momentum pencanangan Pemberantasan Sarang Nyamuk, masyarakat dapat memaknai salah satu hadist Nabi Muhammad SAW yaitu ‘An-Nadhafatu Minal Iman’, yang berarti kesebersihan sebagian dari iman.

Sebagai muslim yang baik, alangkah penting untuk memperhatikan kebersihan baik itu diri sendiri ataupun lingkungan sekitar. Dengan lingkungan yang bersih, akan meningkatkan kualitas hidup yang lebih sehat dan menurunkan potensi timbulnya suatu penyakit.

Oleh sebab itu dengan landasan tersebut, Bupati menekankan masyarakat di Bumi Bersujud untuk lebih meningkatkan kesadaran dirinya terkait kebersihan, sehingga dengan lingkungan yang bersih maka akan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat itu sendiri.

Sementara itu Pj.Kepala Desa Sejahtera, Amirullah, didampingi Ketua RT 9 Desa Sejahtera, Musrifin, menyampaikan bahwa saat ini untuk Desa Sejahtera Kecamatan Simpang Empat sendiri sudah terdapat sebanyak 10 kasus DBD.

Amirullah mengungkapkan bahwa dari awal terjadinya kasus hingga saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan unsur terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan, dalam hal upaya penanganan dan pencegahan munculnya serupa.

“Kami dari Pemerintah Desa juga mengambil langkah konkrit, dengan mengumpulkan warga yang berada di wilayah rawan DBD untuk kemudian kami sosialisasikan bersama dengan Dinas Kesehatan,” sebut Amirullah.

Dengan dicanangkannya PSN, Kepala Desa Sejahtera itu mengaku siap bekerja sama dengan lintas sektor terkait dalam menjaga gerakan menjaga kebersihan ini berjalan secara berkelanjutan, lebih optimal, serta memberikan pemahaman yang baik kepada warga.

Fitriani Arif selaku Pengelola DBD dan Surveilans Puskesmas Simpang Empat, menjelaskan bahwa penyakit DBD ini disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan termasuk penyakit berbahaya yang dapat menimbulkan kematian.

“Dengan gerakan PSN yang hari ini difokuskan di RT 9 Desa Sejahtera, diharapkan menurunkan angka penyakit, dan kegiatan hari ini kami juga berikan bubuk abate kepada masyarakat agar dapat membunuh jentik-jentik nyamuk tersebut,” ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa penyeluhan terkait pemberantasan nyamuk ini bukan yang pertama kali dilakukan, namun melalui gerakan PSN, pihaknya ingin meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga lebih waspada dan aktif dalam memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Sosial Tanah Bumbu

BPS Tanah Bumbu Rakor Pendataan Awal Regsosek TA 2022

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Koordinasi Daerah terkait Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2022 Kabupaten Tanah Bumbu di Aula Hotel Ebony Batulicin, Selasa (20/09/2022).

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, turut dihadiri Kepala BPS Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala BPS Kabupaten Tanah Bumbu, Kepala Dinas Kominfo SP, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pendataan awal Regsosek akan menghasilkan data terpadu tidak hanya untuk program perlindungan sosial melainkan keseluruhan program yang dibutuhkan masyarakat untuk kebijakan pemerintah yang lebih terarah.

Selain itu data tersebut juga digunakan untuk kepentingan perencanaan dan evaluasi pembangunan. Regsosek akan menjembatani koordinasi dan berbagi pakai data lintas lembaga dan lintas daerah untuk memastikan pemakaian data yang konsisten.

Pendataan awal Regsosek akan menghasilkan data terpadu tidak hanya untuk program perlindungan sosial tetapi juga data kondisi sosial ekonomi keluarga yang dibutuhkan untuk perencanaan pembangunan yang lebih terarah.

“Oleh karena itu, saya berharap semua pihak untuk mendukung kegiatan ini, serta harus memiliki semangat dan komitmen yang tinggi untuk menyukseskannya,” pesan Zairullah.

Kepala BPS Kab. Tanah Bumbu, Rudi Nooyadi, menyampaikan bahwa kegiatan Regsosek ini merupakan amanah baru BPS Tanbu dari Pemerintah guna mewujudkan satu data yang menunjang program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat tepat sasaran.

Melalui Regsosek, akan terhimpun basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang berhubungan dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan.

Dalam pendataan ini, BPS Tanbu akan mengerahkan sebanyak 562 orang, yang direkrut dari seluruh Desa dan Kecamatan yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu, dengan pendataan yang dimulai pada 15 Oktober 2022 hingga 14 November 2022.

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Selatan, Yos Rusdiansyah, menyebutkan bahwa kegiatan Reksosek ini merupakan momentum awal dalam reformasi sistem data, perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.

Reformasi yang dimaksud agar data yang dihimpun dalam Regsosek diharapkan menjadi penyatu dari data-data perlindungan sosial yang ada selama ini, sehingga hasil dari pendataan Regsosek menjadi sumber data utama untuk berbagai keperluan program intervensi mulai dari Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Kabupaten/Kota.

“Untuk mensukseskan kegiatan Regsosek ini BPS tidak sendirian, tetapi BPS juga berkolaborasi dengan berbagai Kementerian dan Lembaga Nasional, juga dibantu dengan mitra-mitra diluar organik BPS yang turun ke lapangan serta dilatih secara berjenjang guna melakukan pendataan sesuai SOP yang benar sehingga menghasilkan data yang akurat dan berkualitas,” jelasnya.

Selain itu guna menunjang keberhasilan Regsosek ini, juga diperlukan partisipasi yang baik oleh masyarakat untuk memberikan data dan informasi yang diperlukan kepada petugas penghimpunan data yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. (narasinusantara.com/Aaron)