Kategori
Bisnis Ekonomi Hukum Dan Ham Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Sosial Tanah Bumbu

Resmi Tutup Orientasi PPPK, Sekta Tanbu : Tingkatkan Skill

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Sekretaris Daerah (Sekda) H Ambo Sakka, melangsungkan kegiatan penutupan secara resmi rangkaian orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Orientasi PPPK tersebut angkatan 1 – 4 dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), yang dilaksanakan di Aula Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Banjarbaru, Jumat (10/3/2023).

Dalam arahannya, Sekda Ambo Sakka menekankan tiga hal mendasar yang wajib ditingkatkan pegawai Pemkab Tanbu, yaitu kompetensi, skill, dan attitude.

Fokus pada peningkatan pada tiga hal tersebut maka, akan dapat menjadi faktor pendorong tercapainya Kabupaten Tanah Bumbu yang maju, unggul, mandiri, religius, dan demokratis.

Upaya menjadikan Tanah Bumbu Bersujud menuju Serambi Madinah dengan kehidupan masyarakatnya yang religius, aman, damai, dan sejahtera juga tercapai.

Dalam kesempatan itu, dihadapan PPPK, Sekda juga menyampaikan beberapa program kegiatan pemerintah daerah yang merupakan implementasi dari Tanbu menuju Serambi Madinah.

Adapun yaitu program Satu Desa Satu Masjid (SDSM) yang bertujuan untuk menciptakan SDM yang unggul, cerdas, dan berakhlak mulia, serta kegiatan lailatul jumat bagi pegawai Pemkab Tanbu yang menjadi media pembinaan mental spiritual.

Turut dilaksanakan, rutinitas sholat dhuha dan dzikir ditiap kantor pemerintahan sebelum memulai pekerjaan.

“Kegiatan-kegiatan tersebut, merupakan bagian dari visi dan misi Bupati Tanah Bumbu yang harus didukung untuk menjadikan Tanah Bumbu Bersujud menuju Serambi Madinah,” jelasnya.

Selanjutnya, Sekda mengajak seluruh ASN, terutama PPPK agar menjadi pioneer di unit kerjanyadan dapat menciptakan sinergitas yang baik dengan ASN maupun Non ASN di tempat kerjanya masing-masing.

Penutupan orientasi PPPK ditandai, dengan pelepasan tanda peserta secara simbolis, oleh Sekda H Ambo Sakka. Orientasi yang dilaksanakan 1 – 10 Maret 2023 tersebut diikuti sebanyak 36 peserta. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Keagamaan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Tahfidz Quran Tanah Bumbu

Jelang Bulan Ramadhan, Disdik Tanbu Ingin Sekolah Adakan Pesantren Kilat bagi Siswa

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Bulan Ramadhan 1444 Hijriah atau bulan puasa bagi umat muslim, kini tinggal menghitung hari.

Bulan suci bagi umat beragama Islam tersebut, identik diwarnai dengan berbagai kegiatan keagamaan.

Salah satu program yang sering digadang-gadang adalah Pesantren Kilat yang juga sering dilakukan oleh satuan pendidikan atau sekolah.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menyampaikan, bahwa pada setiap tahunnya, mayoritas satuan pendidikan di Tanah Bumbu mengadakan kegiatan tersebut.

“Rata-rata hampir seluruh sekolah mengadakan, tidak hanya sekolah islam tetapi juga sekolah umum, dengan murid yang mayoritasnya beragama Islam biasanya turut mengadakan Pesantren Ramadhan,” terang Kepala Disdik Eka Saprudin melalui Kepala Bidang SD Salman, Jumat (10/3/2023).

Salman menyebutkan, bahwa waktu pelaksanaan Pesantren Kilat di tahun ini diminta tetap berpedoman terhadap jadwal Kegiatan Belajar Mengajar saat bulan Ramadhan.

Adapun sesuai dengan nama kegiatannya, melalui Pesantren Kilat para siswa diajarkan tentang berbagai ilmu dan pengetahuan yang diterapkan layaknya kehidupan di Pesantren.

“penerapan ilmu mulai dari nilai keagamaan serta kemandirian kepada siswa,” imbuhnya.

Dinilai sejalan dengan komitmen Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, yang terus menggencarkan nilai keagamaan guna mewujudkan Tanah Bumbu Menuju Serambi Madinah.

“Durasi pelaksanaan Pesantren Kilat di Tanah Bumbu cukup beragam. Untuk sekolah umum biasanya melangsungkan Pesantren Kilat selama dua hingga tiga hari, namun untuk sekolah islam biasanya melaksanakan kegiatan ini selama satu minggu,” paparnya.

Adapun melalui kalender akademik yang telah diterbitkan Disdik, di awal tahun ajaran 2022/2023.

Pada kalender tersebut akan ada libur di awal bulan Ramadhan pada tanggal 22 – 25 Maret 2023. Setelah libur, masuk 12 hari selama 27 Maret – 8 April 2023, lalu kemudian libur Idul Fitri dari 10 – 29 April 2023.

“Namun keputusan ini dapat berubah sewaktu-waktu berdasarkan kebijakan atasan dan pemangku kepentingan apakah akan kembali diliburkan total seperti tahun lalu,” lanjut Salman.

Ia lanjutkan, apapun kebijakan yang dikeluarkan nantinya oleh Disdik Tanbu selama bulan Ramadhan, diharapkan tidak akan memberatkan kepada siswa yang melaksanakan ibadah puasa.

“Mudah-mudahan Pesantren Ramadhan ini dapat terus berjalan seperti layaknya tahun-tahun sebelumnya,” tutupnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Budaya Masyarakat Ekonomi Gaya Hidup Informasi Kalimantan Selatan Kebersihan Kesehatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu

Luncurkan Program Madinah Berseri, DLH Tanbu Ingin Masyarakat Hidup Bersih dan Lestari

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu (DLH Kab Tanbu), menggelar rapat koordinasi program Madinah Berseri (masyarakat peduli keindahan, bersih dan lestari), melalui Adipura Lokal menuju lingkungan yang bersih, indah dan nyaman). Bertempat di ruang DLH Jln Dharma Praja Lingkup Pemerintah Daerah, Kamis (9/3/2023).

Sebagaimana makna kegiatan ini, untuk mewujudkan masyarakat yang tulus dan ikhlas dengan kecerdasan dan keberanian, untuk melakukan perubahan dalam rangka, menciptakan Tanbu bersih, indah dan nyaman.

Program Madinah Berseri diluncurkan dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Rahmat Prapto Udoyo.

Tujuan kegiatan ini, merupakan indikator bahwa sebagai pemimpin kabupaten, harus mampu menggerakkan/melakukan pergerakan positif, (implementasi) dari kinerjanya.

Rahmat menekankan poin penting, bahwa DLH dibarengi program ini, mengajak Pemerintah Kecamatan melakukan pergerakan reservatif, dalam bentuk gotongroyong peduli lingkungan, pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sebagai penilaian kabupaten.

Inisiasi dan amanat program Tanbu Berseri adalah Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, yang secara langsung ingin menciptakan Tanbu dengan moto Bersujud, dihiasi dengan Madinah Berseri oleh seluruh masyarakat, sarana dan prasarana kebersihan pun juga akan didukung.

“Untuk Tanah Bumbu kita masuk kota kecil titik pantau penilaian, disini kita apresiasi kepada kecamatan yang dipantau yaitu Kec Simpang Empat dan Kec Batulicin, dan disini kita sesuai arahan Bupati untuk melanjutkan Adipura sebagai indikator kerja,” terangnya.

Kepala DLH Tanbu menambahkan, adapun Adipura sebagai tolak ukuran kinerja pemimpin daerah, yang bersinergisitas bersama dan berkesinambungan, oleh karena itu pihak kecamatan dinilai sebagai penggerak dalam berniat, berbuat dan melakukan perubahan.

Di tahun 2023 ini, Kabupaten Tanbu mendapat piagam atau sertifikat Adipura di kota-kota kecil, masuk pada 61 kabupaten/kota yang mendapat sertifikat Adipura dari 414 kabupaten se-Indonesia, dan 80 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan Adipura Trophy.

Dari Adipura Nasional tersebut tercetuslah gagasan, untuk membuat Adipura Lokal, melalui program Madinah Berseri, pemangku kecamatan diminta mensosialisasikan ke desa-desa lewat peran serta masyarakat, untuk menciptakan Tanbu Berseri.

Tingkat antusiasme kegiatan rakor ini terlihat, dengan hadirnya sekitar kurang lebih 30 orang, diantaranya Kepala Dinas DLH Tanbu beserta jajarannya, Camat se-Tanbu dan Tamu Undangan. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Keagamaan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu

Majelis Taklim, Bupati Tanbu Undang Habib Musthofa, Hadir Memberikan Ceramah

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dibulan Syaban yang memiliki keutamaan ampunan dan keberkahan, dalam menyambut bulan Syaban.

Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, khusus mengundang Habib Musthofa bin Sholeh Al-Haddar, untuk memberikan ilmunya di Masjid Nurussalam Darul Azhar Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (9/3/2023) malam.

Memiliki gaya khas lucu dalam menyampaikan ceramah agamanya, Habib digadang-gadang kedatangannya oleh jamaah majelis ilmu.

Hadir sekitar kurang lebih 3000 jamaah mendengarkan, Majelis Taklim Lailatul Jumat Darul Azhar Bersujud, setelah sebelumnya melaksanakan sholat Magrib berjamaah, pembacaan maulid habsyi, sholat Isya berjamaah dan doa bersama.

Habib juga menyampaikan ilmu, yang tercantum dalam Surat Ar-Ra’d ayat 11.

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri,” potongan dari Ayat Al-Quran ini sebagai penyemangat/motivasi ucap Habib, untuk tidak segan mengubah dan meninggalkan kebiasaan atau perbuatan yang buruk menjadi baik.

Hadir dalam suatu majelis taklim, dikatakannya merupakan bagian dari anugerah Allah, yang menyatukan suatu umat pada satu wadah kebaikan dalam menuntut ilmu.

“Sesuatu yang tidak bermanfaat jangan kita gawi (kerjakan), hindari maksiat apalagi yang menjadi kebiasaan buruk, banyak lah ibadah kepada Allah lakukan lah sholat 5 waktu, Insyaallah akan membantu kita selamat nantinya. Ingat-ingatlah sama Tuhan, pandai lah mengoreksi kesalahan diri sendiri,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan Majelis Lailatul Jumat Darul Azhar Bersujud diantaranya yaitu para Habaib, Alim Ulama, Ketua MUI Kab Tanbu, Guru Agama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Staf Ahli, Para Asisten, KP2D/staf khusus, Para Kepala SKPD/ OPD, Pejabat dan Staf, Direktur Perusda/PDAM Bersujud dan karyawan, Para Kabag, Pejabat dan Staf, Para Camat/Lurah, Pejabat dan Staf se Kab Tanbu beserta tamu undangan. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Forum RT Tingkat Kecamatan Sei Loban Dibentuk serta Buka Penerimaan Peserta Didik Anak Yatim di IAY

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Rapat pembentukan forum RT (Rukun Tetangga) tingkat Kecamatan Sei Loban (Kec Sei Loban), serta pembukaan penerimaan peserta didik anak yatim di Istana Anak Yatim Darul Azhar (IAY), yang diselenggarakan di Aula Kecamatan, Kamis (9/3/2023).

Camat Sei Loban Agus Salim, dalam sambutannya mengatakan, RT merupakan suatu lembaga kemasyarakatan yang ada di desa, dan berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Sehingga RT berfungsi sebagai perantara penyampaian kebijakan, program, dan kegiatan-kegiatan pemerintah desa, daerah maupun nasional dan juga sebagai lembaga pertama penerima aspirasi dan kepentingan masyarakat,” bebernya.

Pembentukan Forum RT, bukan hanya sarana atau wadah tapi bagaimana saling memberikan informasi kesesama RT, bagaimana melakukan tugasnya sebagai bagian yang terdekat dari warga.

Ia berharap melalui pertemuan ini, mampu meningkatkan pandangan bahwa peran RT sangat penting dalam masyarakat, segala laporan-laporan data masyarakat semua didapatkan dari RT, karena RT lebih dekat dengan masyarakat.

“Sehingga administrasi ataupun data penduduk, seperti jumlah penduduk penambahan dan pengurangan, diharapkan setiap bulannya selalu update, dan data penduduk betul-betul diolah oleh RT masing-masing,” lanjutnya.

Camat menekankan poin penting kepada RT untuk menyampaikan jika ada warga yang kesehatannya belum tertangani harus dilaporkan dan jika ada kategori masyarakat miskin seperti makan hanya sekali sehari, tolong sampaikan agar pihak kecamatan bersama kepala Desa dan stakeholder terkait melakukan kunjungan dan koordinasi dalam penanganan hal tersebut.

Selain itu, dalam rangka menindaklanjuti arahan Bupati Tanah Bumbu HM. Zairullah Azhar terkait anak yatim di Kabupaten Tanah Bumbu, Camat Sungai Loban berharap kepada Desa dan RT untuk mengumpulkan data dan mengajak anak yatim untuk bersekolah di Istana Anak Yatim Darul Azhar.

“Karena di IAY sudah terdapat tingkat pendidikan SD sampai perguruan tinggi, tidak hanya itu, banyak anak-anak yang sudah S1 hingga S2, dan sebagian juga ada yang dikirim ketimur tengah, dan semua biaya insyaallah dijamin gratis,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Sosial Tanah Bumbu

Jelaskan Perbedaan Koperasi Pola Syariah dan Konvensional, DKUMP2 Harap Kemajuan Koperasi Tanah Bumbu

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Lingkup Negara Indonesia, koperasi memiliki peranan penting dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Salah satu peran nyata dari koperasi yaitu sebagai wadah untuk pengembangan wirausaha dengan fasilitas simpan pinjamnya.

Selain itu, perbedaan jelas terlihat antara koperasi berbasis syariah dan koperasi berbasis konvensional.

Hal mendasar perbedaan diantara koperasi syariah dan konvensional adalah dalam hal pengawasan, yangmana koperasi konvensional hanya memiliki pengawasan kinerja. Sedangkan, koperasi syariah memiliki pengawasan kinerja dan juga pengawasan syariah dengan bertujuan seperti memastikan bahwa koperasi menaati aturan hukum atau aturan main sebagai syariah umat beragama Islam.

Koperasi syariah merupakan aktivitas usaha yang bergerak pada bidang simpanan, pembiayaan, dan investasi berdasarkan penerapan sistem bagi hasil (syariah).

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Kabupaten Tanah Bumbu, H Deny Haryanto menyampaikan perbedaan antara koperasi syariah dan koperasi konvensional.

“Jelas berbeda pola syariah mengedepankan anggota yang melakukan pembinaan dan mendapatkan hak-hak yang disepakati sesuai syariah islam, dimana kerjasamanya saling juga sama menguntungkan,” kata Deny dalam kesempatannya di Guest House Batulicin, Selasa (7/3/2023).

Sedangkan lanjut Deny, pola konvensional menggunakan tata cara pengelolaan koperasi yang lebih mengedepankan tanggungjawab, seperti memberlakukan sistem kredit. Adapun Konvensional, nasabah yang meminjam dana atau barang harus mengembalikan beserta dengan bunga pinjaman di waktu yang sudah disepakati. Koperasi konvensional biasanya memberikan bunga untuk para nasabahnya sebagai keuntungan koperasi.

“Perkembangan koperasi pola syariah cukup mempuni di Tanah Bumbu dan ada beberapa pengelola koperasi yang kita latih, perkembangan koperasi pola syariah sendiri, sangat dinantikan oleh anggota dan masyarakatnya, karena mereka sangat terbantu dengan pola syariah ini” imbuhnya.

Harapan Kepala DKUMP2 Tanbu, para pengurus ini bisa mamdiri dan bisa membuka cara berpikiri mereka, bagaimana cara mengembangan dengan sistem usaha usaha-usaha berpola syariah.

Pengurus Koperasi dari Kusan Hilir Kota Pagatan, M Rizky Adha, mengatakan implementasi dari koperasi yang masih sering ditemui adalah banyak koperasi dengan berbasis pola syariah namun praktek dilapangan ternyata masih menggunakan pola konvensional.

“Tentunya hal ini harus menemui satu pemahaman yang sama, dari para pengurus koperasi, kita pun sendiri perlu mengetahui tambahan wawasan dari pola syariah sendiri seperti apa,” terangnya.

Rizky memaparkan, upgrade bidang koperasi (peningkatan pengkoperasian), memerlukan kesepakatan bersama, tentunya jika ada satu pemahaman dengan pola syariah dan terpenting implementasi di lapangan juga menggunakan pola syariah.

“Kita juga mendengar pendapat saat rapat anggota, pemahaman perlu diluruskan tentang pola syariah jika koperasi memang berbasis syariah dan bukan prakteknya malahan pakai konvensional,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

DKUMP2 Tanah Bumbu buka Pelatihan Pengkoperasian Pola Syariah bagi Pengurus Koperasi Simpan Pinjam

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), mengadakan pelatihan perkoperasian pola syariah, bagi pengurus atau pengelola Koperasi Simpan Pinjam (KSP) atau koperasi yang memiliki unit Usaha Simpan Pinjam (USP), berlokasi di Sunrise Guest House Batulicin, Selasa (7/3/2023).

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan, pengetahuan, kemampuan, keterampilan dan kapasitas SDM pengurus/pengelola koperasi, dalam rangka meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha khususnya simpan pinjam dan pembiayaan berbasis syariah.

Menurut Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Erna Kalsum dalam laporannya menjabarkan, dasar kegiatan ini ialah Peraturan Menteri Koperasi dan UMK Nomor 18 Tahun 2015, tentang pedoman diklat bagi Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Pelatihan dari program diklat pendidikan pengkoperasian ini, merujuk pada sub kegiatan peningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian serta kapasitas dan konpetensi SDM Koperasi Tahun Anggaran 2023, kegiatan rencana dilangsungkan hingga besok hari.

Menurut data, hadir 35 orang dari pengurus atau pengelola koperasi baik konvensional maupun yang sudah menerapkan pola syariah, khususnya koperasi yang memiliki program simpan pinjam di kawasan Kab Tanbu.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala DKUMP2 H Deny Haryanto, yang dalam kesempatannya mengatakan, garis besar Kegiatan ini untuk mengangkat SDM pengurus maupun pengelola koperasi, yang melakukan pola syariah, pelatihan ini merupakan tindaklanjut dari pelatihan sebelumnya oleh pihak di Provinsi.

“Sehingga dengan pelatihan pemantapan ini lah, kita berharap adanya penambahan secara tersistem oleh pengelolaan koperasi nantinya, sehingga koperasi bisa maju dan terarah serta bisa berkembang kedepannya,” ujar Kadis DKUMP2 Tanbu.

Deny melanjutkan, dengan adanya koperasi (wadah) yang dapat membantu perekonomian semakin bagus, diharapkannya juga sebagaimana mengelolaan koperasi bisa menggunakan sistem keterbukaaan atau transparansi yang mampu mensejahterakan anggota dan masyarakat di dalamnya.

Adapun narasumber dalam kegiatan pelatihan ini, dari Kementerian Agama Kab Tanbu, dengan membawakan materi pelatihan, yaitu mengenal lebih jauh tentang akad-akad transaksi keuangan syariah.

Kemudian pada hari Rabu (8/3) disambung narasumber dari Pengurus KSU BMT Bersujud Manunggal, Desa Manunggal Kecamatan Karang Bintang, dengan materi praktek akuntansi keuangan syariah bagi koperasi. Kegiatan ini berjalan dengan tertib. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Pemerintah Kecamatan Karang Bintang Dukung Pembentukan Forum Anak

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kecamatan Karang Bintang (Kec Karbin) dan Forum Anak (FA) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), melakukan pembentukan Forum Anak Kecamatan Karang Bintang periode 2023-2025, di Aula Kecamatan Karang Bintang, Selasa (7/3/2023).

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Sekretaris Camat Karang Bintang Lilik Suryani, dalam sambutannya mengungkapkan, dasar pembentukan FA.

“Forum Anak merupakan salah satu indikator terbentuknya kabupaten layak anak, sesuai dengan UU 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak,” jelasnya.

Disamping itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial, HM Zaki Yamani dalam pemaparannya menyampaikan, terkait peran FA Kecamatan sebagai pelopor dan pelapor.

“Sebagai pelopor, maka anak mampu mengajak dan membantu lingkungan sekitarnya kearah perubahan yang lebih maju, sedangkan pelapor maka para remaja aktif menyampaikan pendapat atau pandangannya, ketika mengalami atau merasakan tidak terpenuhi hak dan perlindungan anak,” paparnya.

FA Kec Karbin, diharapkan mampu bersinergi sebagai tanggungjawab, dalam mempertahankan anugerah terbaik Kecamatan Layak Anak, di Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2022 lalu.

Sementara itu, Fasilitator Forum Anak Kabupaten Azmi Irfala mengenalkan dan menyampaikan kegiatan FA.

“Kami berharap pada forum anak tidak hanya dibentuk, namun juga dilibatkan di berbagai kegiatan pemenuhan dan perlindungan anak di Karang Bintang, dan aspirasi anak didengarkan, untuk masukan pembangunan yang layak dan ramah anak,” ujarnya.

Setelah itu, dilakukan pemilihan Ketua dipimpin Fasilitator, adapun Ketua terpilih yakni Utrujah Dewi Chandrawati dan Wakil Ketua Diana Olivia Ashari, keduanya merupakan pelajar kelas 11 SMAN 1 Simpang Empat.

Utrujah Dewi Chandrawati selalu Ketua FA Kec Karbin berharap, FA dapat dilibatkan dalam kegiatan pemenuhan hak anak.

“Nantinya kami akan menyuarakan aspirasi anak dan isu permasalahan anak yang terjadi, kepada camat setempat,” katanya.

Hadir sebanyak 30 peserta terdiri dari perwakilan pelajar SMP/sederajat, SMA/sederajat yang ada di Kec Karbin dan sekitarnya, diantaranya Ketua OSIS yang menjadi perwakilan sekolahnya.

Selanjutnya untuk informasi, telah dipilih 10 orang sebagai delegasi Kec Karbin untuk mengikuti Temu Forum Anak Daerah Kab Tanbu dan Pelatihan Konvensi Hak Anak Tahun 2023, pada Rabu 8 Maret 2023 di Kota Pagatan Kecamatan Kusan Hilir. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Prestasi Tanah Bumbu

Bupati Zairullah Beri Apresiasi dan Penghargaan Kepatuhan Publik, SKPD dalam Pelayanan Prima Masyarakat

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, memberikan apresiasi dan penghargaan tentang kepatuhan publik, kepada sejumlah SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu).

Pemberian penghargaan tersebut secara langsung, disampaikan oleh Bupati usai menggelar apel gabungan di Halaman Kantor Bupati Jln Dharma Praja, Senin (6/3/2023) pagi.

SKPD yang mendapatkan penghargaan tersebut terdiri dari DPMTSP, Dinas Kependudukan Catatan Sipil, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Puskesmas Simpang Empat serta Puskesmas Pagatan.

Penghargaan diberikan Bupati Tanbu dalam bentuk apresiasi Pemerintah Daerah, kepada pihak SKPD yang berhasil menjalankan pelayanan prima kepada masyarakat.

Sementara itu, kepatuhan publik merupakan tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman, penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan.

Hal tersebut dianggap sebagai kewajiban dan janji penyelenggara dalam rangka pelayanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau, dan teratur kepada masyarakat.

Bupati Zairullah sendiri dalam berbagai kesempatan kerap mengatakan bahwa, jajaran SKPD harus terus meningkatkan dan mengedepankan pelayanan untuk masyarakat dan tidak hanya sekedar melakukan tugas berstatus kepemimpinan saja.

“Pemimpin dibayar dan digajih untuk melayani masyarakat dan suatu saat kepemimpinan kita akan dipertanyakan di hadapan Allah SWT kelak,” tutur Bupati. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Perikanan Pertanian Peternakan Tanah Bumbu

Menjelang Bulan Suci Ramadhan Harga Bapok di Pasaran Tanbu Relatif Masih Stabil

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Menjelang Kehadiran Bulan Ramadhan 1444 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan barang pokok (Bapok), Pasar Harian Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), hingga saat masih masih terpantau relatif stabil.

Hal ini telah dikonfirmasi oleh pihak Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMP2) Kab Tanbu, yang sebelumnya telah melakukan pemantauan ke pasar tradisional dan modern tersebut.

Hasilnya tidak, sejumlah kebutuhan barang atau bahan pokok masih stabil atau tidak ada lonjakan harga hingga saat ini.

Kepala DKUMP2 Kab Tanbu, H Deny Haryanto menyampaikan, biasanya satu bulan menjelang Bulan Ramadhan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar mulai naik.

“Namun hingga saat ini harga barang kebutuhan pokok tersebut di pasar tradisional Batulicin, Kusan Hilir, Satui, Simpang Empat dan Karang Bintang belum terjadi kenaikan,” ungkapnya pada Minggu (5/3/2023) di Kecamatan Batulicin.

Stabilnya harga kebutuhan Bapokting, salah satunya disebabkan distribusi barang ke Tanah Bumbu dari Pulau Jawa dan Sulawesi relatif normal.

Sampai saat ini belum terlihat tanda-tanda kenaikan harga kebutuhan pokok dari para pedagang, dan agen, seperti yang dikhawatirkan konsumen saat menjelang Bulan Suci Ramadhan.

Deny menjelaskan, minyak goreng kemasan dengan berbagai merk rata-rata mencapai Rp23.000/liter.

“Seperti gula pasir Rp13.500/kg, daging sapi murni Rp160.000/kg, tulang iga Rp90.000/kg, daging ayam ras Rp55.000/ekor dan daging ayam kampung Rp100.000/ekor,” informasinya.

Sedangkan Cabai Rawit lokal Rp100.000/kg, Cabai Rawit Taji Rp75.000/kg, tomat Rp20.000/kg bawang merah Rp40.000/kg.

“Selain itu, seperti Ikan Nila Rp45.000/kg, Ikan Gabus Rp70.000/kg, telur Ayam Kampung Rp60.000/rak, terlur ayam ras Rp58.000/rak dan telur itik Rp80/rak,” ujarnya lagi.

Pemkab Tanah Bumbu mengimbau para pedagang besar, dan agen agar tidak melakukan permainan atau penimbunan barang pada momen-momen tertentu.

“Biasanya ada oknum pedagang besar atau agen di daerah lain pada momen tertentu untuk menimbun barang, apabila harga mulai naik mereka baru menjual,” lanjutnya.

Dikatakan Deny, masyarakat tidak menginginkan hal itu terjadi di Tanah Bumbu, apabila dalam inspeksi mendadak di pasaran telah ditemukan hal-hal yang tidak diinginkan, maka pemerintah akan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, salah satu warga Perumahan Grand Ar Raudah 3 Kecamatan Simpang Empat, Umy Halimah, mengakui hingga saat ini kondisi harga sembako di pasar tradisional Simpang Empat relatif normal.

“Pagi tadi kami baru usai belanja dari Pasar Harian Simpang Empat untuk membeli kebutuhan dapur, dan harga-harga barang yang kami beli tidak ada perubahan dibandingkan pada bulan-bulan sebelumnya,” ucapnya.

Bahkan ada beberapa bahan pokok lainnya Cabai Merah Besar, Cabai Rawit Taji, bawang merah, kentang, dan Telur Ayam Ras justru mengalami penurunan harga hingga Rp 5000.

“Kami berharap kepada Pemerintah Daerah dan dinas terkait meskipun memasuki hari besar, harga sembako tetap stabil seperti saat ini agar masyarakat yang kurang mampu tidak terbebani,” tutupnya. (narasinusantara.com/Aaron)