Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Pertanian Tanah Bumbu

DKPP Tanbu Pahamkan Bersama Keamanan Pangan PSAT-PDUK

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) menggelar kegiatan sosialisasi materi Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) – Produksi Dalam Negeri Usaha Kecil (PDUK).

Kegiatan DKPP tersebut mengusung tema “Tidak ada Ketahanan Pangan tanpa Keamanan Pangan” ungkap Kepala DKPP Kab Tanbu H Hairuddin, Jumat (29/9/2023).

Terselenggaranya kegiatan ini pada, merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), dalam rangka menambah wawasan dan pemahaman tentang memilih dan mengolah bahan dan memproduksi pangan segar yang aman untuk dikonsumsi.

“Pangan yang aman sangat penting perannya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Ha ini guna menjamin pelaksanaan keamanan pangan segar dilaksanakan dengan baik, selain penjaminan yang dilaksanakan oleh pemerintah melalui pengawasana pre-market dan post-market, pelaku usaha sebagai produsen pun juga harus mengetahui dan memahami terkait isu kemanan pangan ini.

Sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang no 18 Tahun 2012 tentang pangan, bahwa Pemerintah dan Pemerintah daerah berkewajiban menjamin penyelenggaraan keamanan pangan di setiap rantai pangan secara terpadu.

Kegiatan dihadiri oleh, narasumber dari Loka POM di Kab Tanbu, narasumber dari DPMPTSP Kab Tanbu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Jajarannya, Pelaku Usaha di Bidang Pangan Segar Maupun Olahan, beserta seluruh peserta Sosialisasi Keamanan Pangan Segar Tahun Anggaran 2023.

Kadis DKPP Hairuddin membuka secara resmi kegiatan tersebut, ia juga menyampaikan, jika penyediaan pangan yang cukup disertai terjaminnya keamanan, mutu dan gizi pangan dikonsumsi, merupakan hal yang tidak bisa ditawar dalam pemenuhan kebutuhan pangan di tingkat masyarakat secara umum.

Semakin maraknya penyakit degeneratif seperti kanker dan tumor serta masih ditemukannya kasus stunting, merupakan beberapa dampak dari pola pangan dan kualitas pangan yang buruk, khususnya dari sudut keamanan pangan.

“Produsen menuju persaingan sehat yang berhulu pada jaminan keamanan pangan bagi konsumen,” lanjutnya.

Saat ini beber Kadis Hairuddin, semakin banyaknya produksi pangan segar asal tumbuhan yang beredar di pasaran, dituntut semua masyarakat selaku konsumen harus menjadi konsumen cerdas dengan didukung penjaminan keamanan pangan oleh pemerintah.

Sehingga pada dasarnya Keamanan pangan telah menjadi salah satu isu sentral dalam perdagangan produk pangan.

Oleh karena itu, segala upaya dilakukan secara optimal agar pangan yang aman dan bermutu tersedia memadai dan aman pula dikonsumsi.

“Mengingat pentingnya kegiatan pada hari ini, kami berharap bahwa acara ini dapat berjalan dengan lancar dan para peserta sekalian bisa mengikuti acara serta menyimak materi yang akan diberikan oleh narasumber dengan baik,” pungkasnya. (Anara)

Kategori
Bisnis BPOM Ekonomi Gaya Hidup Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Pelayanan Masyarakat Tanah Bumbu

Loka POM Tanbu Gelar Forum Konsultasi Publik

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Loka Pengawas Obat dan Makanan Kabupaten Tanah Bumbu, menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2023, berlokasi di Gedung PKK Kapet Kecamatan Simpang Empat, Senin (29/9/2023).

Kegiatan dihadiri oleh lintas sektor dan stakeholder, diantaranya hadir Kejari Tanbu, Polres Tanbu, Ikatan Apoteker Indonesia, Kementrian Agama, Diskominfo SP, Dinas Perikanan, Disperindag, Dinas Kesehatan, perwakilan kecamatan, lembaga serta pelaku usaha dan tamu undangan.

Adapun Focus Group Discussion dalam rangka FKP, dibuka oleh Kepala Loka POM di Tanah Bumbu, Rahmat Hidayat, kegiatan dilangsungkan secara daring dan luring.

Rahmat menjelaskan, jika FKP ini merupakan acara kedua, pada tahun sebelumnya Forum Konsultasi Publik dilangsungkan pertama kali.

“Mudahan kita hari ini mendapatkan kesepakatan, terkait layanan publik, sosialisasi, edukasi, penyuluhan, maupun kerjasama dengan Badan POM di Tanah Bumbu. Diharapkan program Badan POM, dapat bersinergisitas dengan pemerintah maupun lembaga yanga ada,” ujarnya.

Kegiatan wajib bagi Loka POM tersebut, memiliki dasar ataupun landasan hukum yakni Peraturan Pemerintah, Pelaksanaan UU Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, juga Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 19 Tahun 2023 Tengang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis pada BPOM.

“Jadi di Badan POM, kita melakukan pengawasan obat dan makanan, sebagai salah satu pelayanan publik yang kita lakukan adalah terkait registrasi pbat dan makanan yang beredar di wilayah Tanah Bumbu-Kotabaru dan juga terkait permintaan informasi atau pengaduan,” paparnya.

Sebagai informasi, pelayanan publik Badan POM adalah rangkaian kegiatan dalam rangka, pemenuhan kebutuhan pelayanan bagi masyarakat sebagai pengawasan obat dan makanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Adapun pelayanan publik Badan POM berupa pelayanan administratif dan teknis, secara langsung maupun tidak langsung.

FKP ditutup dengan pemberian penghargaan atas kerjasama Badan POM dengan lintas sektor maupun stakeholder di Tanah Bumbu-Kotabaru.

penghargaan kepada lintas sektor yang telah mendukung pelayanan publik terkait pengawasan obat dan makanan di Tanah Bumbu dan Kotabaru yakni:

kategori:

  • pengawasan sarana distribusi
    GS Express Plajau
  • pengawasan sarana produksi
    Pentol Humaira
  • pengawasan sarana pelayanan kefarmasian
    RSUD Pangeran Jaya Sumitra
  • inovasi
    PT. ASDP
  • fasilitasi pembinaan UMKM
    Dinas Perikanan Tanah Bumbu

-fasilitasi pembinaan masyarakat
Dinas Kesehatan Kab. Kotabaru

-integrated criminal justice system
Polsek Pamukan Utara Kab. Kotabaru

  • publikasi
    Dinas Kominfo Kotabaru

Kemudian pada akhir kegiatan, dilakukan penandatanganan hasil dari diskusi FKP dan berita acara. (Ana)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pendidikan Tanah Bumbu

Disdik bersama 120 Guru SMP Gelar Workshop Penyusunan Kurikulum Mulok

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), menggelar workshop penyusunan kurikulum Muatan Lokal (Mulok) jenjang SMP Negeri dan Swasta, bertempat di SMPN 1 Simpang Empat.

“Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari sejak tanggal 25-27 Sepetember 2023, sesuai peraturan undang-undang Molok menjadi wewenang Pemerintah Daerah,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), Amiluddin melalui Sekretaris Dinas Pendidikan, Ahmad Subari.

Melalui tanggapan pihak SMP 1 Negeri Simpang Empat yang disampaikan oleh Sekdindik Tanbu Subari menjelaskan, jika workshop kurikulum Mulok ini melibatkan sejumlah guru-guru, khususnya jenjang SMP dengan merasa antusias serta berdedikasi, sehingga dapat menyelesaikan penyusunan capaian pembelajaran sesuai target.

“Terdapat empat draf yang diusulkan oleh para guru kepada Dinas Pendidikan, dimana draf akan menjadi acuan dalam menentukan dan menetapkan Mulok, sebagai bagian dari mata pelajaran satuan pendidikan khususnya SMPN dan Swasta yang tersebar Tanah Bumbu,” terangnya pada Rabu (27/9) Sore.

Selanjutnya para guru dan Disdik, menindaklanjuti perangkat pembelajaran dengan modul ajar sesuai konsep kurikulum Merdeka Belajar, demi keharmonisan pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan bagi siswa.

Disampaikannya lagi bahwa Mulok bagian pembelajaran wajib di sekolah. Muatan Lokal ini merupakan hasil cipta karya karsa dari guru-guru yang hadir sebanyak kurang lebih 120 orang,

Dari hasil karya tersebut, akan menjadi rumusan dan akan dimuat pada Peraturan Bupati serta menjadi cikal bakal Mulok yang akan diajarkan di sekolah-sekolah.

Informasi mengenai Mulok sendiri merupakan program pendidikan dalam bentuk mata pelajaran yang materi dan media penyampaiannya dikaitkan dengan lingkungan alam, lingkungan sosial, dan lingkungan budaya, serta kebutuhan daerah yang wajib dipelajari oleh peserta didik di masing-masing daerah.

Pusat Pengembangan Kurikulum mendefinisikan muatan lokal sebagai kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah.

Pengertian Muatan Lokal juga dimuat dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 79 Tahun 2014 Tentang Muatan Lokal Kurikulum 2013.

Juga tertuang Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yakni Muatan Lokal adalah bahan kajian yang dimaksudkan untuk membentuk pemahaman peserta didik terhadap potensi di daerah tempat tinggal mereka. (@MC Pemkab Tanbu by Ana)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan PPPK Tanah Bumbu

BKPSDM Pemkab Tanbu Umumkan Buka Penerimaan PPPK

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), membuka pengumuman penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2023.

Kepala BKPSDM Kab. Tanah Bumbu Rusdiansyah melalui Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Ayub Barin, mengatakan bahwa pemerintah pusat telah memberikan kuota seleksi PPPK sebanyak 1.764 formasi untuk Tanah Bumbu.

Dari kuota tersebut, jabatan fungsional guru mendominasi dengan 1.157 formasi, diikuti oleh jabatan fungsional tenaga kesehatan sebanyak 491 formasi, dan jabatan fungsional tenaga teknis sebanyak 116 formasi.

“Pendaftaran dilakukan secara online melalui SSCASN, dengan persyaratan berkas yang menyesuaikan sesuai formasi. Tahapan seleksi ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia,” kata Ayub saat ditemui media ini di Kantor BKPSDM Tanbu, Rabu (27/09/2023).

Ia menjelaskan tahapan dan jadwal pelaksanaan seleksi meliputi seleksi administrasi dan kompetensi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Adapun pengumuman seleksi PPPK dimulai dari 19 September hingga 3 Oktober 2023, pendaftaran seleksi dari 20 September hingga 9 Oktober 2023, dan seleksi administrasi dari 20 September hingga 12 Oktober 2023.

Khusus untuk pendaftaran PPPK Guru, kebutuhan khusus dapat dilakukan dari 20 hingga 29 September 2023, sementara kebutuhan umum dapat dilakukan dari 30 September hingga 9 Oktober 2023.

Pelamar pada kebutuhan khusus termasuk pelamar prioritas, eks Tenaga Honorer Kategori II (eks THK-II), guru non Aparatur Sipil Negara (non ASN) di sekolah negeri.

Sementara pelamar kebutuh umum yakni lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang terdaftar pada pangkalan data Kemendikbudristek, dan guru yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbudristek.

Terkait pelaksanaan seleksi kompetensi, melalui seleksi tertulis yang direncanakan akan diadakan langsung di Kantor BKPSDM Tanah Bumbu tepatnya di gedung CAT.

“Ujiannya online lewat CAT BKN, jadi nanti tim BKN datang kesini, kita memfasilitasi tempat serta sarana dan prasarana, dan mereka yang menjadi operator pelaksanaan ujian,” terangnya.

Adapun pengumuman terkait PPPK tersebut dapat dilihat lebih lanjut di website resmi BKPSDM Tanah Bumbu: https://bkpsdm.tanahbumbukab.go.id/

Oleh sebab itu, BKPSDM Tanah Bumbu mengimbau masyarakat yang hendak mengikuti seleksi PPPK untuk membaca dan mencermati pengumuman dan ketentuan dari posisi jabatan yang diincar. (Ana)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pemilu Tanah Bumbu

Sebanyak 60 Desa di Tanbu Jadi Saksi Pilkades Gelombang kedua

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dalam rangka memastikan kelancaran proses demokrasi ini, Pemerintah Kecamatan Simpang Empat aktif turun ke desa-desa yang menjadi tempat pemilihan.

Tinjauan ini berlangsung di SDN Kampung Baru 08, dan Camat Simpang Empat dengan penuh semangat memantau jalannya Pilkades di wilayahnya.

Camat Simpang Empat, H. Abdul Muiz, ikut serta dalam upaya tersebut dengan meninjau Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkades di Desa Hidayah Makmur, Kecamatan Simpang Empat.

“Alhamdulillah, selama beberapa hari, dari tadi malam hingga hari ini, kita terus melakukan pemantauan aktif di desa-desa, dan semuanya berjalan lancar,” bebernya, Senin (25/9/2023).

Dikatakan Camat, pelaksanaan Pilkades di wilayah ini terpantau kondusif, berkat bantuan pengamanan dari TNI-Polri serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga suasana damai.

Kecamatan Simpang Empat menyelenggarakan Pilkades dengan melibatkan 8 desa, yaitu Batuampar, Gunung Besar, Gunung Antasari, Sejahtera, Bersujud, Plajau Mulia, Hidayah Makmur, dan Kupang Berkah Jaya.

Abdul Muiz berharap, agar semua tahapan Pilkades dapat berjalan lancar hingga terpilihnya Kepala Desa yang baru. Ia juga menegaskan bahwa semua kontestan adalah putra-putri terbaik Tanbu, khususnya di desa mereka masing-masing.

Pilkades dianggap sebagai pesta demokrasi, dan Camat berharap agar masyarakat benar-benar merayakannya dengan penuh sukacita layaknyas sebuah pesta.

Terlepas dari hasil akhir Pilkades, Abdul Muiz juga berharap masyarakat dapat menerima dengan baik hasil yang ditentukan sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku selama tahapan Pilkades yang dijalankan oleh Kecamatan Simpang Empat.

Adapun diketahui Pilkades di Kec. Simpang Empat diikuti sebanyak 31 Calon Kepala Desa dengan melibatkan sekitar 32.620 DPT dari 8 desa.

Dari data yang dihimpun media ini dari Kecamatan Simpang Empat, berikut adalah rekapitulasi suara dari masing-masing desa di Simpang Empat:

Desa Kupang Berkah Jaya

  1. Kasman: 28 suara
  2. Leo Prakas: 1.584 suara
  3. M. Sidiq Permono: 47 suara
  4. Mariani: 91 suara
  5. Abdul Rahman: 879 suara

Desa Hidayah Makmur

  1. M. Zakaria: 215 suara
  2. Zainuddin: 60 suara
  3. Rahmat Haryono: 506 suara
  4. Rudi Hartono: 945 suara

Desa Plajau Mulia

  1. Abdul Mansar: 158 suara
  2. Jumberi: 167 suara
  3. Firhansyah: 145 suara
  4. Fahrulrazi: 758 suara

Desa Bersujud

  1. Jumriadi: 1.917 suara
  2. Hj. Mariani: 1.249 suara
  3. Sa’dudin: 256 suara
  4. Taufik R: 252 suara
  5. Ahmad Sahruzi: 99 suara

Desa Gunung Besar

  1. Suwito: 1.279 suara
  2. M. Yamani: 1.205 suara

Desa Batu Ampar

  1. Nuzuli Rahman: 297 suara
  2. Alisarif R: 167 suara
  3. Alkifli: 139 suara

Desa Sejahtera

  1. H. Rusmad: 1.978 suara
  2. Rio Aziz: 1.070 suara
  3. Syaiful Anwar: 436 suara
  4. Andi Rahman: 54 suara

Desa Gunung Antasari

  1. Normansyah: 660 suara
  2. Yeni Susanti: 114 suara
  3. Nuri Setiawan: 75 suara
  4. Saprullah: 1.291 suara
Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu Teknologi

Tingkatkan Kapasitas, Bimtek Aplikasi Sistem Informasi Pemkab Tanbu (e-WALIDATA) Berlangsung

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Bimbingan Teknis (Bimtek), Aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (e-WALIDATA) dan pembinaan statistik sektoral, baru saja dilaksanakan. Bertempat di ruang rapat Syahril YP, Lt. II Kantor Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru.

Penyelenggara Kegiatan ini yaitu Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, (Bappeda) Kab Tanbu.

Kepala Diskominfo SP Kab Tanbu melalui Ketua Panitia Penyelenggara, Dwi Teguh Effendi selaku Kepala Bidang Statistik dan Persandian menyampaikan laporannya, peserta bimtek ini berjumlah kurang lebih 100 orang dari 30 SKPD dan 12 kecamatan juga instansi vertikal.

Adapun diantaranya dasar hukum pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada, UU RI Nomor 16 tahun 1997 Tentang Statistik, Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Statistik, Perpres Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia, Peraturan Kepala BPS Nomor 9 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Statistik Sektoral oleh Pemerintah Daerah.

Bimtek diinformasikan berlangsung mulai hari Kamis tanggal 21-22 September 2023.

Terlibat sebagai narasumber bimtek dari Badan Pusat Statistik Prov Kalsel, Akhmad Rifani selaku Statistisi Ahli Muda dan narasumber dari Bappeda Prov Kalsel, Irwan Ari Danu selaku Perencana Ahli Muda.

Disamping kegiatan ini memiliki tujuan yakni Pemanfaatan Aplikasi e-WALIDATA, pembinaan sektoral terkait penyusunan Metadata dan rekomendasi kegiatan kompilasi administrasi produk maupun kegiatan survey.

Selain itu guna meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan penguasaan substansi statistik sektoral bagi SKPD, serta mekanisme penginputan pada aplikasi SIPD RI (e- WALIDATA).

Turut hadir yaitu Kepala BPS Tanbu, Bappeda Kab Tanbu, beserta peserta Bimtek Aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (E-WALIDATA) dan Pembinaan Statistik Sektoral.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, peserta
dapat menunjang kemampuannya dalam peningkatan kapasitas SKPD dengan baik. (Ana)

Kategori
Indonesia Informasi Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu

Bimtek Standar Kompetensi Jabatan dan Evaluasi Jabatan Resmi Dibuka

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melangsungkan kegiatan Workshop Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan dan Evaluasi Jabatan.

Kegiatan dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kab Tanah Bumbu, H Avian Noor. Adapun workshop atau bimbingan teknis ini dilakukan mulai tanggal 18-22 September 2023 di Gedung Mahligai Bersujud (Kapet) Kecamatan Simpang Empat.

Peserta merupakan, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dan Kepala Tata Usaha UPTD. Kegiatan menghadirkan narasumber yaitu Dosen IPDN, Sulthon Rohmadin, dan Dedi Pribadi Uang.

“Workshop berlangsung selama empat hari, yaitu Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan pada tanggal 18-19 September 2023 dan Penyusunan Evaluasi Jabatan pada tanggal 20-21 September 2023,” terang M Arif Rahman Hakim selaku Kepala Bagian Organisasi Setda Tanbu.

Ia melaporkan jika peserta workshop berjumlah 166 orang, berasal Sekretariat Dinas, Badan, Kecamatan dan unit kerja yang menangani pengelolaan kpegawaian di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu).

Pada kegiatan mengenai Penyusunan Standar Kompetensi hari pertama, kegiatan workshop diisi dengan pemaparan materi tentang cara penyusunan standar kompetensi jabatan.

Menurut informasi, peserta workshop juga dibagi menjadi beberapa kelompok, untuk melakukan simulasi penyusunan standar kompetensi jabatan dan evaluasi jabatan.

Secara lebih rinci Kabag Organisasi Setda Tanbu, Arif menjelaskan, SKJ dapat digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan manajemen kepegawaian di instansi pemerintah, antara lain perencanaan kebutuhan pegawai, penilaian kinerja pegawai.

Selain itu, juga ada pengembangan kompetensi pegawai, peningkatan karier pegawai, penilaian jabatan, pemetaan jabatan.

Selanjutnya, kegiatan workshop diisi dengan pemaparan materi tentang cara penyusunan Evaluasi Jabatan selanjutnya diskusi panel.

“Penyusunan evaluasi jabatan memiliki tujuan yang penting bagi instansi pemerintah diantaranya yaitu sebagai, meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan,” pungkasnya. (Ana)

Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Sosial Tanah Bumbu

Susun Materi Teknis Ruang Perairan RTR/RZ KSN Kawasan Batulicin Turut Didukung Pemkab Tanbu

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Sekretaris Daerah (Sekda), H. Ambo Sakka, secara resmi membuka acara Penyusunan Materi Teknis Ruang Perairan Rencana Tata Ruang/Rencana Zonasi Konsultasi Strategis Nasional (RTR/RZ KSN) Kawasan Batulicin. Berlokasi di aula Hotel Ebony Batulicin, Rabu (20/9/2023) Pagi.

Acara dihadiri secara langsung dan via zoom meeting sekitar pukul 09.00 Wita, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan yakni Pemkab Tanah Bumbu dan Pemkab Kotabaru, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kementerian dan Lembaga terkait, Perguruan Tinggi, Asosiasi, BUMN, Swasta, dan masyarakat.

Data dan laporan dari Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu, Asparani, selaku panitia pelaksana mengungkapkan bahwa Kawasan Batulicin merupakan salah satu dari 28 lokasi Kawasan Strategis Nasional yang sedang menjalani proses perencanaan zonasi perairannya.

Adapun Wilayah Rencana Zonasi Kawasan Strategis Nasional (RZ KSN) Kawasan Batulicin, meliputi Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru.

Proses penyusunan Materi Teknis Ruang Perairan Kawasan Batulicin ini, akan diintegrasikan dan ditetapkan dalam Peraturan Presiden tentang Rencana Tata Ruang (RTR) KSN Kawasan Batulicin.

“Kegiatan ini merupakan tahap kedua dari proses ini, setelah sebelumnya dilaksanakan pengumpulan data dan Focus Group Discussion (FGD) di Kabupaten Kotabaru pada bulan Juni yang lalu, dan kini dilanjutkan di Kabupaten Tanah Bumbu,” jelasnya.

Sementara itu Sekda H Ambo Sakka, dalam sambutannya mengatakan, bahwa perencanaan zonasi ini diharapkan akan meningkatkan pengawasan terhadap perairan Kotabaru-Batulicin.

“Sehingga memberikan satu solusi terbaik khususnya dalam penentuan zonasi, terutama bagi daerah yang menunjang IKN (Ibu Kota Nusantara) termasuk Tanah Bumbu,” ucap Asparani.

Turut mendukung hal itu, Sekda Ambo juga menekankan, pentingnya keputusan yang tetap menjaga kearifan lokal dan menghindari konflik melalui pendekatan persuasif.

Oleh sebab itu, atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Tanah Bumbu memberikan apresiasi dan berharap kegiatan ini, akan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan wilayah perairan Kawasan Batulicin dan pemanfaatannya yang berkelanjutan. (Ana)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Tanah Bumbu

Disdik Tanbu Apresiasi Festival belajar. id BPMP Sasar 780 Satuan Pendidikan Kalsel

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), Amiluddin melalui Sekretaris Disdik, Ahmad Subari, membuka kegiatan festival belajar. id, berlokasi di SMAN 1 Kecamatan Simpang Empat, Selasa (19/9/2023).

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan (BPMP Prov Kalsel) dengan Disdik Kab Tanbu dalam kegiatan festival belajar. id tahun 2023.

Menurut perwakilan BPMP Kalsel, Akhmad Gafuri, menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan dengan tujuan pemberian pembekalan, pengetahuan dan keterampilan guru dan siswa.

Selain itu juga untuk meningkatkan, pemanfaatan google dalam pembelajaran. Google for Education dinyatakan menyuguhkan berbagai fasilitas kepada pengguna yang dapat digunakan secara optimal.

Ditambah pemanfaatan fasilitas aktivasi pada akun belajar. id dan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar, sebagai pengembangan yang sudah dibagikan kepada semua guru.

BPMP Kalsel mengharapkan, peserta dalam kegiatan ini bisa mengikuti wawasan tersebut secara maksimal, juga dapat saling sharing praktek pembelajaran.

Menurut data kegiatan ini diselenggarakan pada 13 kabupaten/kota se-Kalsel, dengan sasaran jumlah 780 satuan pendidikan. Kegiatan didambakan dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih menarik dan lebih bermakna.

Gafuri menyebutkan, Tenaga Pendidik (Tendik) dan siswa di semua jenjang kabupaten/kota, sejak penggunaan akun belajar yang bekerjasama dengan google diluncurkan oleh Kemendikbud Ristek, pada Pro Kalsel selalu dalam urutan puncak, sebagai provinsi aktivasi terbanyak nasional dan ini selalu mendapatkan apresiasi.

“Bahkan beberapa kabupaten di wilayah Kalsel, juga selalu mendapatkan apresiasi dari pusat, dalam aktivasi akun belajar. id terbanyak secara nasional,” katanya.

Ia melanjutkan, diselenggarakannya kegiatan festival belajar. id tentu saja diharapkan mampu mendongkrak penggunaan akun belajar. id tersebut di wilayah Kalsel.

“Kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak tahun kemarin, namun tahun ini sedikit berbeda, kami ingin nanti akan banyak yang bisa hadir dalam kegiatan festival belajar. id pada tingkat provinsi, maka dari itu kami melaksanakan di semua kabupaten/kota,”sambungnya.

Adapun kegiatan festival belajar. id selain diisi dengan seminar pemanfaatan belajar. id, juga akan dilombakan beberapa kegiatan, salah satunya adalah praktik pemanfaatan chromebook belajar. id bagi sekolah yang menerima chromebook.

Kadisdik Tanbu, Amiluddin diwakili oleh Sekdindik, Ahmad Subari, menyambut gembira apa yang sudah menjadi program BPMP Kalsel ini.

Dikatakannya, bahwa kegiatan ini harus disambut bersama, apa lagi berkaitan dengan peningkatan kompetensi dalam hal pemanfaatan teknologi pendidikan.

“Saat ini menjadi sebuah keharusan bagi guru untuk meningkatkan kemampuannya, pada zaman kita ini sudah berubah, kita tidak bisa lagi mengindahkan tentang kemajuan teknologi pendidikan, dengan dilaksanakanya kegiatan festival belajar. id ini,” ucapnya.

Diungkapkannya, tentu hal baik ini menjadi motivasi bagi para guru-guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan pemanfaatan akun belajar. id, yangmana sudah dibagikan Kemendikbud Ristek ke semua sekolah di seluruh indonesia, dan juga dapat mendongkrak pemanfaatan belajar. id khususnya untuk Kabupaten Tanbu.

Fauzi Ramadhani, selaku Co Kapten belajar. id Tanah Bumbu, menerangkan bahwa peserta kegiatan ini berjumlah 60 orang dari semua jenjang, terdiri dari jenjang pendidikan yaitu SMP 20 orang, SD 20 orang dan PAUD 20 orang.

“Semua peserta berasal dari sekolah yang penerima chromebook di Tanah Bumbu, nanti akan ada beberapa lomba, baik bagi sekolah penerima chromebook, maupun sekolah yang belum menerimanya, kegiatan lomba ini akan dipantau dari dashboard aplikasi PMM,” jabarnya.

Sementara itu, Agung sutikno, yang merupakan salah satu peserta festival belajar. id menjelaskan, bahwa teknologi dalam dunia pendidikan saat ini tidak bisa diacuhkan begitu saja. Saat ini beberapa sekolah sudah menerima fasilitas TIK berupa chromebook dan harus bisa manfaatkannya sebaik mungkin, untuk kegiatan pembelajaran di sekolah dan kegiatan ANBK.

Disamping itu, Nurma Irama Dina, yang juga salah satu peserta dari jenjang PAUD, dengan kesehariannya mengajar di TK Tunas Harapan Kecamatan Karang Bintang, ia merupakan salah satu juara pada festival belajar. id tahun 2022 lalu. Nurma menyambut baik adanya kegiatan belajar.id yang dilaksanakan terlebih dahulu di Kab Tanbu ini.

“Semoga tahun ini, ada lagi juara di ajang festival belajar.id tingkat provinsi nanti, namun yang lebih penting adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan akun belajar. id tersebut untuk kepentingan kegiatan belajar,” harapnya. (Ana)

Kategori
Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Sosial Tanah Bumbu

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Dinsos Tanbu Rakor Penyaluran Bantuan Sosial

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), menggelar kegiatan rapat koordinasi (rakor), penyaluran bantuan sosial tahun 2023.

Dilaksanakannya rakor ini turut menghadirkan, pejabat camat dan kepala desa di 12 kecamatan, dalam rangka percepatan pelaksanaan bantuan sosial di Kab Tanbu.

Selain itu rakor, juga sebagai persiapan bagi calon penerima bantuan tahun 2023 dengan topik pembahasan syarat dan ketentuan penyaluran bantuan tersebut, sebagaimana rakor dijadwalkan sejak Senin tanggal 18-20 September 2023, di Ruang Sejahtera 1 Dinsos Kab Tanbu.

Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar melalui Kepala Dinsos Tanbu Basuni, menyampaikan dalam sambutannya, bantuan sosial tersebut adalah bentuk dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah Tanah Bumbu.

“Hal ini dilakukan untuk menangani dan mengintervensi kemiskinan ekstrem yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu,” katanya pada Senin (18/9) di Kantor Dinsos Tanbu Kec Batulicin.

Adapun jenis-jenis bantuan sosial yang akan disalurkan diantaranya yaitu, Pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari (Jadup) diberikan, sebanyak 748 orang dengan besaran Rp 2 Juta / orang.

Juga bantuan sosial Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH), sebanyak 174 unit dengan besaran Rp 35 Juta / unit, bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), sebanyak 132 orang dengan besaran Rp 5 Juta / orang dan bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), sebanyak 2 kelompok dengan besaran Rp 15 Juta/ kelompok.

Dijelaskan Kadinsos tujuan utama dari penyaluran bantuan sosial, guna memastikan bahwa bantuan yang akan disalurkan tepat sasaran sehingga dapat meringankan beban bagi masyarakat miskin ekstrem khususnya yang ada di Kab Tanbu. (Ana)