Kategori
Budaya Masyarakat Gaya Hidup Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu

Tingkatkan Kualitas Literasi Daerah, Dispersip Tanbu Akan Beri Penghargaan Para Komunitas Pejuang Literasi

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), akan memberikan penghargaan bagi komunitas pejuang literasi.

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip, M Saleh, menjelaskan penghargaan rencananya akan diberikan kepada penggiat literasi, pada acara Festival Literasi Bersujud tepatnya, Rabu tanggal 18 – 24 Oktober 2023 di Pantai Kota Pagatan.

“Betul sekali, kami sangat mengapresiasi peran mereka dalam membantu Dispersip Tanbu untuk meningkatkan minat baca, sekaligus mempromosikan Perpustakaan Tanah Bumbu,” ungkapnya pada Senin (09/10/2023) Siang.

Dalam hal ini, menurut informasi penghargaan akan diberikan kepada pejuang literasi daerah yaitu Komunitas Bestari, Komunitas Kopi Ambar, dan Komunitas Pelita.

“Termasuk seperti peran yang dilakukan Komunitas Pelita, mereka juga aktif mengadakan pelatihan – pelatihan, dalam rangka meningkatkan skill dan indeks literasi masyarakat di Tanbu,” bebernya.

Sepak terjang komunitas-komunitas tersebut, rupanya masih aktif melakukan pertemuan sebagai upaya menggerakkan literasi daerah, mengenalkan budaya membaca kepada anak sejak usia dini, maupun mengajak masyarakat berpikir kritis memajukan literasi.

Adapun dampak dari kurangnya literasi yaitu, rendahnya pengetahuan analisis, problem solving dan critical thinking yang menjadi pondasi utama untuk kecerdasan intelektual.

Informasi pada Kamis (31/08/2023), melalui situs website GoodStats bahwa Indonesia menempati peringkat ke 71 dari 77 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Survei tersebut menyebutkan urutan Indonesia berada di nomor 74 dari 79 atau enam peringkat dari bawah.

Sumber Informasi lewat website Perpustakaan Kemendagri menyebutkan pada Kamis (23/03/2021) di Jakarta, Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA), dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019.

“Tingkat literasi Indonesia pada penelitian di 70 negara itu berada di nomor 62,” ujar Staf ahli Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Suhajar Diantoro pada Rapat kordinasi nasional bidang perpustakaan tahun 2021.

Lebih lanjut, Kepala Perpusnas M Syarif Bando, mengatakan persoalan Indonesia adalah rendahnya tingkat literasi.

Pada dasarnya, literasi memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, pendidikan, dan masyarakat secara umum. Dengan tingkat literasi yang tinggi, individu dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembelajaran, berkomunikasi dengan efektif, dan mengambil keputusan serta informasi dalam berbagai aspek kehidupan mereka.

Hal tersebut dapat menjadikan seseorang sosok literat, yang dibutuhkan bangsa agar Indonesia dapat bangkit dari keterpurukan bahkan bersaing dan hidup sejajar dengan bangsa lain.

Pentingnya kesadaran berliterasi sangat mendukung keberhasilan seseorang dalam menangani berbagai persoalan.

Sementara itu, pihak Komunitas Bestari menyatakan sedang melakukan persiapan peningakatan literasi melalui Festival Literasi Bersujud, komunitas ini akan terlibat secara langsung.

Slogan Literasi Bertasi adalah “Menggerakkan Literasi, Mengkampanyekan Buku dan Edukasi, Memerangi Buta Makna.

Komunitas Bestari menyebut, jika membaca adalah sebuah perjalanan untuk menjelajahi dunia. (Anara)

Kategori
Budaya Masyarakat Gaya Hidup Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

Event Perdana Dispersip Tanbu, Hadirkan Keseruan Dalam Festival Literasi Bersujud TA 2023

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), akan menghadirkan keseruan dalam acara Festival Literasi Bersujud Tahun 2023.

Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani diwakili M Saleh selaku Sekretaris Dispersip, mengatakan Festival Literasi Bersujud 2023, merupakan event perdana yang dilaksanakan oleh Pemkab Tanbu melalui Dispersip.

Festival Literasi Bersujud rencananya akan digelar pada Rabu tanggal 18 – 24 Oktober 2023 di Pantai Pagatan.

Output (hasil) yang diharapakan Pemerintah Daerah dengan diadakan kegiatan tersebut, yakni menarik dan menyerap keterlibatan masyarakat dari segala usia, dalam kegiatan perpustakaan yang mana merupakan salah satu dari tujuh indikator nilai Indeks peningkatan literasi masyarakat.

Selain itu, Kadispersip Yulia melalui Sekdinpersip Saleh menyebutkan, ada beberapa kegiatan pada ajang Festival Literasi Bersujud tahun 2023 berupa lomba, work shop dan talkshow keliterasian.

“Diharapakan kegiatan Festival Literasi Bersujud ini, dapat meningkatkan kapasitas dan wawasan masyarakat secara umum,” harapnya.

Diterangkannya, jika adanya pagelaran Festival Literasi Bersujud 2023, ikut serta dalam peningkatan pendapatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan kuliner di sekitar lokasi acara tentunya dengan menyediakan beberapa stand pada area.

“Untuk memudahkan akses masyarakat terhadap buku-buku bacaan, maka kami hadirkan pula bazar buku murah dari penulis nasional dan penulis lokal,” lanjutnya.

Keseruan Festival Literasi Bersujud 2023 meliputi lomba yaitu lomba mewarnai, vlog literasi, madihin literasi, film dokumenter.

Selain itu juga terdapat, workshop film, workshop menulis, talkshow literasi, story telling, pengukuhan bunda literasi pada 12 kecamatan di Bumi Bersujud, pentas seni serta stand UMKM.

Kegiatan Festival Literasi Bersujud diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu, dengan mengusung tema ” Membaca Budaya, Membudayakan Literasi”.

“Acara murni inisiatif Pemda melalui Dispersip, dalam rangka menumbuhkan kecintaan terhadap baca tulis di Kabupaten Tanbu. Pada Festival Literasi Bersujud juga akan menyuguhkan penampilan grup kesenian, pembacaan puisi dan musikalisasi puisi,” pungkasnya. (Anara)

Kategori
Budaya Masyarakat Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Dispersip Tanbu Gebrak Literasi dan Galakkan Semangat Baca Bersama Komunitas

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), ingin menggugah semangat membaca masyarakat dan menggalakkan literasi daerah.

Menurut unggahan informasi media dewasa ini, tercatat beberapa manfaat literasi yang dapat di peroleh masyarakat, yakni memperkaya perbendaharaan kosa kata.

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip, M Saleh, mengungkapkan Dispersip berupaya keras menggerakkan komunitas yang ada dan gebrak semangat dalam menghidupkan literasi.

Diantaranya juga disebutkan, program pengenalan menyukai budaya membaca sejak dini dengan story telling dan turut mengundang tokoh terkenal dari kampung dongeng secara langsung.

Selain itu Dispersip Tanbu mesih menjalankan gerakan membaca melalui perpustakaan keliling, mendukung komunitas literasi yang ingin membuka lapak buku gratis dengan menyediakan sarana pinjaman buku yang ada, bekerja sama dengan kedinasan serta lembaga lainnya untuk membuka pojok baca maupun mendirikan Pocadi di Education Park Batulicin.

“Kehadiran lapak baca oleh pejuang literasi dan Duta Baca Tanah Bumbu, sedikit banyak membantu menggalakkan kegemaran membaca pada masyarakat” katanya.

Harapan Dispersip, komunitas-komunitas lain juga ikut termotivasi menghidupkan literasi, sehingga Pemerintah Daerah juga dapat terbantu dalam mensosialisasikan kegemaran membaca.

“Kami juga akan mengadakan Fertival Literasi pada bulan ini, Kegiatan Dispersip ini merupakan salah satu dari tujuh indikator, nilai Indeks peningkatan literasi masyarakat,” terangnya pada Senin (09/10/2023) Siang.

Adapun penjelasan, manfaat literasi disebutkan dapat mengoptimalkan kinerja otak karena sering digunakan untuk kegiatan membaca dan menulis, memperluas wawasan dan memperoleh informasi baru serta dapat membentuk kemampuan interpersonal seseorang yang akan semakin baik.

Keterangan dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, Riset dan Teknologi (19/5/2023) menerbitkan informasi, mengutip dari penjelasan Hafidz Muksin, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memaparkan pada hasil penelitian pada tahun 2021 bahwa Indonesia mengalami darurat literasi.

Dikatakannya, jika literasi masyarakat Indonesia sangat rendah. Terlebih kebiasaan menggunakan gawai saat ini menyebabkan minat baca menjadi kurang.

Sepakat dengan hal tersebut, Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda juga menyampaikan pesan menohok bahwa literasi Indonesia sedang tidak baik-baik saja.

“Tingkat literasi Indonesia tidak mengalami peningkatan yang signifikan dan kondisi ini darurat,” ujarnya.

UNESCO dan Kemenkominfo juga menjelaskan, bila minat baca buku di Indonesia hanya di angka 0,001 persen. Dengan demikian, dari seribu orang hanya satu orang yang gemar membaca buku.

Adapun penjelasan berbagai pihak, salah satu penyebab yang membuat minat baca di Indonesia rendah yaitu, penggunaan smartphone yang kurang tepat dan kebiasaan membaca yang tidak dilatih sejak dini. Selain itu, masyarakat yang belum bisa membaca juga menjadi salah satu faktor yang membuat minat membaca di Indonesia rendah. (Anara)

Kategori
Budaya Masyarakat Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Keagamaan Prestasi Tanah Bumbu

MTQN Ke-XIX Tingkat Kabupaten Tanbu, Bupati Zairullah Pesan Cintai Al-Qur’an

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar, meresmikan acara Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) Ke-XIX Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu).

Turut hadir dalam acara ini sejumlah tokoh penting, termasuk Sekda Tanbu H. Ambo Sakka yang juga Ketua LPTQ Kab Tanbu, Forkopimda, Ketua MUI Kabupaten Tanbu, tokoh agama, masyarakat setempat, dan tamu undangan.

Peresmian MTQN Ke-XIX Tingkat Kab Tanbu, ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupatj di Panggung Utama MTQN Ke-XIX di Lapangan Mandala Krida, Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Minggu (08/10/2023) malam.

Mengusung tema yaitu “Melalui MTQN Ke-XIX Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2023 Kita Sukseskan Program Satu Desa Satu Masjid SDSM Untuk Membangun Tanah Bumbu Bersujud Menuju Serambi Madinah.”

Camat Karang Bintang Syafrudin selaku Ketua Panitia, dalam laporannya menjelaskan bahwa MTQ kali ini diikuti oleh 12 Kafilah dari seluruh Kecamatan yang ada Tanah Bumbu, yang akan bersaing dalam 26 cabang musabaqah.

Disebutkan menurut data, ada sebanyak 481 peserta akan menunjukkan keahlian mereka, dengan melibatkan dari 130 dewan hakim dan 187 panitia pelaksana.

“Dimana mereka diakomodasi dengan menggunakan 48 rumah sebagai pemondokan kafilah, 10 rumah pemondokan untuk dewan hakim, dan 8 venue sebagai tempat lomba,” sebutnya.

Camat Syafrudin juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dengan panitia untuk memastikan kesuksesan acara MTQN ini.

“Kecamatan Karang Bintang sebagai tuan rumah, kami ucapkan selamat bermusabaqah dan selamat berprestasi,” ucapnya.

Dalam sambutannya,Bupati HM Zairullah Azhar, memberikan apresiasi atas upaya Panitia Pelaksana MTQ Nasional ke-19 Tahun 2023 Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu dan seluruh masyarakat Kecamatan Karang Bintang yang telah dengan semangat mempersiapkan dan menyambut pelaksanaan MTQ ini.

Selain itu Bupati juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung acara MTQN ini.

Adapun Zairullah berharap para Kafilah dari setiap Kecamatan dapat bersiap untuk berkompetisi menjadi Qori’ dan Qoriah, Hafidz dan Hafidzah terbaik di tingkat Kab Tanbu. Ia menekankan pentingnya mempelajari, memahami, dan mencintai Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup.

“MTQN adalah momen penting dalam memperkuat budaya Musabaqah Tilawatil dan Tahfiz Al Qur’an di Tanah Bumbu dan di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Melalui hal itu, Bupati turut mengajak semua untuk membaca Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari dan memahami isi kandungan ayat-ayat Al-Qur’an, dengan harapan semua mendapatkan ridho Allah SWT, kebahagiaan di dunia, dan akhirat yang bahagia.

Pelaksanaan MTQN Nasional ke-19 Tahun 2023 Tingkat Kab Tanbu diharapkan berjalan lancar, sukses, dan aman, acara ini diadakan dari tanggal 8 hingga 13 Oktober 2023.

Selain kompetisi, acara pembukaan ini nampak juga dihiasi dengan penampilan musik Balasyik Entertainment dari Jember, Jawa Timur. (Anara)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pertanian Peternakan Tanah Bumbu

BidNak DKPP Tanbu Lakukan Langkah Pengendalian dan Pencegahan Virus Rabies Dengan Vaksinasi Serentak

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) melalui Bidang Peternakan, menggelar kegiatan Vaksinasi Rabies serentak di sejumlah kecamatan, Sabtu (07/10/2023).

Kegiatan dibuka oleh Kadis DKPP Kab Tanbu dan dihadiri oleh Kepala Bidang Peternakan (KabidNak) Kab Tanbu, Kesehatan Hewan (Keswan) DKPP, jajaran pejabat fungsional, staf dan masyarakat.

Kepala DKPP Kab Tanbu, H Hairuddin mengungkapkan, Pemerintah Daerah melalui DKPP menjalankan Vaksinasi Rabies serentak, hal tersebut guna pencegahan terhadap kemungkinan adanya rabies.

Diterangkannya, Vaksinasi Rabies bermanfaat sebagai bentuk perlindungan kepada hewan peliharaan khususnya, anjing dan kucing serta masyarakat, agar selalu aman dari rabies.

“Kalaupun kita di Tanbu tidak ada kasus rabies, tetapi kita harus waspada karena gigitan hewan terjangkit rabies ini sangat berbahaya bagi manusia,” katanya.

Vaksinasi Rabies serentak dijadwalkan sejak pukul 08.00 Wita – 12.00 Wita, yang menyebar di beberapa tempat yaitu Kantor DKPP Tanbu, Puskeswan Manunggal Kecamatan (Kec) Karang Bintang, Puskeswan Kec. Sebamban dan Kec. Sungai Loban, Puskeswan Kec. Angsana.

“Hari Rabies sedunia diperingati setiap tanggal 28 September, puncaknya dilaksanakan pada 7 Oktober 2023 dengan tema yang diusung dalam hari rabies sedunia 2023 adalah All For One, One Health for All. Semua untuk satu dan satu kesehatan untuk semua,” lanjutnya.

Disamping itu, Kadis DKPP memaparkan bahwa tujuan DKPP Bidang Peternakan dan Keswan menggencarkan Vaksinasi Rabies adalah untuk meningkatkan kesadaran dan mempromosikan Vaksinasi Rabies, mengadvokasi langkah-langka pengendalian dan merayakan tonggak sejarah dalam perjuangan melawan rabies.

“Manfaatnya, masyarakat jadi terlindung dari bahaya Virus Rabies yang bisa ditularkan melalui hewan pembawa rabies (HPR),” pungkas Hairuddin.

Mengenai data KabidNak DKPP Kab Tanbu, Andrie J. Tenggara⁩ menyebutkan, total realisasi Vaksinasi Rabies pada acara WRD 7 Oktober 2023, secara serentak pada 4 (empat) lokasi di Kabupaten Tanah Bumbu adalah sebanyak 657 ekor, teridiri dari Anjing 378 ekor, Kucing 278 ekor dan Monyet 1 ekor. (Anara)

Kategori
Budaya Masyarakat Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Keagamaan Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Prestasi Tanah Bumbu

Kecamatan Sungai Loban Antarkan Pelepasan Kafilah MTQ ke Tingkat Kabupaten

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Kecamatan Sungai Loban (Sei Loban), menggelar pelepasan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu.

Turut hadir, Kepala KUA Sei Loban, Ketua LPTQ Sei Loban, Ketua Kafilah Sei Loban, Polsek Sei Loban, Danramil dan Ustadz serta Ustadzah serta tamu undangan lainnya.

Dalam keterangannya, selaku Camat Sei Loban, Agus Salim mengatakan, pelepasan Kafilah MTQ ke Tingkat Kabupaten berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan, Sabtu (07/10/2023).

Camat Agus juga mengucapkan terima kasih serta menyampaikan penghargaan atas dedikasi Ketua dan segenap pengurus LPTQ, para pelatih, pendamping, dan semua pihak terkait, sehingga Kec Sei Loban dapat berpartisipasi dalam ajang MTQ pada tahun ini.

“Terimakasih telah bekerja keras, mempersiapkan kafilah untuk mengikuti kegiatan MTQ Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu,” katanya.

Camat Agus, menuai harapan jika para kafilah terus memiliki motivasi semangat dan spirit untuk mencapai prestasi yang lebih baik lagi.

Turut memberikan pesan positif yakni dari Ketua LPTQ Kec. Sei Loban, Ustadz Mushofa menyampaikan, kepada kafilah untuk menata kembali niatnya, agar mendapatkan dua keberuntungan yakni perhatikan prestasi dan pahala, baik berupa lantunan suara yang indah, kecerdasan otak atau ketepatan hapalan melalui Hifzil Qur’an dan lainnya.

Sebagaimana data menyebutkan, jumlah kafilah Kec Sungai Loban ada sebanyak 40 orang, terdiri dari cabang unggulan lomba Khattil Qur’an, Fahmil Qur’an, Tartilil Qur’an, Tahfizh 1 Juz dan Tilawah. (Anara)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Nasional NKRI Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Sosial Tanah Bumbu

Badan Kesbangpol Tanbu Berangkat Diklat Paskibraka TA 2023 di Jakarta

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), menggelar Diklat Paskibraka Kabupaten Tahun 2023 di Jakarta.

Diketahui, rupanya diklat tersebut akan dilaksanakan selama empat hari dari tanggal Minggu 8-11 Oktober 2023.

Diklat berupa pelatihan dari Badan Pembinaan Ideologis Pancasila (BPIP) untuk memperdalam nilai-nilai pancasila, dan dari Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas), yang akan mengkaderisasi sebagai seorang pemimpin.

Kepala Badan Kesbangpol Tanbu, Nahrul Fajeri mengatakan, tujuan dari dilaksanakannya diklat ini adalah sebagai penguatan ideologi dan wawasan kebangsaan untuk paskibraka.

“Ini mengacu pada Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 51 Tahun 2022 tentang Pasukan Bendera Merah Pusaka dan Peraturan BPP nomor 3 Tahun 2022 tentang Paskibraka,” katanya, pada Jumat (06/10/2023) di Kantor Badan Kesbangpol Tanbu Kelurahan Batulicin.

Selain pelatihan Nahrul juga menjelaskan, nantinya akan dilakukan kunjungan ke beberapa tempat bersejarah seperti Monas, Monumen Pancasila, Musium dan Taman Mini Indonesia untuk mengenalkan budaya yang ada di Indonesia, terkhusus juga budaya di Kalimantan Selatan.

Lebih lanjut dikatakannya, peserta Paskibraka yang telah berhasil mengibarkan Bendera Merah Putih pada HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun 2023 merupakan putra dan putri pilihan Tanah Bumbu.

“Sehingga, mereka ini kaderisasi pemimpin untuk memberikan perubahan di Tanah Bumbu, yang mana mereka tidak hanya dilatih gerak jalan tetapi juga memperkuat wawasannya,” jelasnya. (Anara)

Kategori
Bisnis Ekonomi Indonesia Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Tanah Bumbu

DKUMP2 Lakukan Pelatihan Akses Permodalan Bagi Pelaku UKM

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tanah Bumbu (DKUMP2 Kab Tanbu), melaksanakan Pelatihan Akses Permodalan Bagi Pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Kegiatan berlangsung di Guest House Sunrise, Kamis (05/10/2023), dengan turut mengundang sekitar 30 orang pelaku usaha pada 7 kecamatan (Kec), yakni Kec Kusan Hulu, Kec Kusan Hilir, Kec Kusan Tengah, Kec Batulicin, Kec Simpang Empat, Kec Mantewe dan Kec Karang Bintang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Khusus Bupati Tanbu Bidang Koperasi UMKM, narasumber dari Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan, Perbankan dari BSI dan Bank Kalsel, Jajaran Pejabat dan Staf DKUMP2 Kab Tanbu, beserta tamu undangan.

Pihak DKUMP2 Tanbu melaporkan jika kegiatan ini, masuk dalam pengembangan usaha mikro dengan orientasi peningkatan skala usaha menjadi usaha kecil, dengan sub kegiatan fasilitasi usaha mikro menjadi usah kecil dalam pengembanga produksi dan pengolahan, pemasaran, kemajuan kualitas sumber daya manusia, desain dan teknologi.

Kegiatan ini bertujuan, memberikan pembimbingan dan menambah ilmu pengetahuan serta wawasan bagi pelaku usaha daerah, dengan ini DKUMP2 Tanbu berharap dengan adanya pelatihan akses permodalan ini, pelaku UMKM ini dapat menggunakan modal serta mengelolanya dengan baik karena modal merupakan pondasi penting dalam mengembangkan suatu usaha.

Kepala DKUMP2 Tanbu, Hamaluddin Taher diwakili oleh Kabid Kosumsi dan Usaha Mikro, Erna Kalsum, mengatakan jika setiap UMKM dalam pemasaran produknya memerlukan akses permodalan sebagai langkah utama.

“Sehingga DKUMP2 Tanbu, menyusun strategi kegiatan ini untuk membantu UMKM yang ada, yangmana para pelaku usaha mengalami keluhan akses permodalan serta kegiatan ini sebagai pelatihan pengembangan diri bagi UMKM,” jelasnya.

Pada kesempatannya ia melanjutkan, dengan turut mengundang narasumber dan pihak perbankan, maka diharapkan akan dapat membantu pelaku usaha dalam permodalan, sehingga juga tercipta sinergisitas antara pihak perbankan dengan Pemerintah Daerah.

Adapun Staf Khusus Bupati Tanbu Bidang Koperasi UMKM, H Mamang menyampaikan, banyak UMKM saat ini bertumbuh kembang seperti jamur kemudian menghilang (hanya mengikuti trend yang terjadi tanpa bersungguh-sungguh).

Hal tersebut ditegaskannya jika UMKM harus memiliki karakter usaha yang konsisten dan punya daya saing yang kuat.

Adapun terkait akses permodalan disampaikan Staf Khusus Bupati Mamang, perkembangan pelaku usaha dapat dilihat dari administrasi keuangan usaha, yang tidak tergabung dengan administrasi keuangan rumah tangga, sebuah usaha mandiri UMKM yang dinilai mampu untuk mendapatkan akses permodalan sendiri.

“Pemerintah Daerah dengan ini terus melakukan upaya, bagaimana pelaku usaha di masyarakat mendapatkan akses permodalan sebagai UMKM yang maju dan berkelanjutan,” ungkap Mamang.

Jamilatun sebagai mewakili peserta pelatihan dan sebagai pelaku usaha mengungkapkan, bahwa permodalan sangatlah penting sebagai pengembangan usaha yang digerakkannya, sehingga diperlukan akses yang tepat.

“Kami mengikuti pelatihan ini, ingin mencari ilmu dan menambah wawasan untuk bisa mengembangkan usaha serta sharing (membagikan pengalaman) kami sebagai pelaku usaha,” kata Jamilatun. (Anara)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu

Bupati Tanbu Sampaikan Kebijakan Pembangunan Jembatan Pulau Laut di Rapat Paripurna

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU — Dalam rangka penyampaian dokumen final yang memuat, rencana pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2024, DPRD Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) menggelar Rapat Paripurna, Rabu (04/10/2023 ).

Rapat dihadiri oleh forkopimda termasuk Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar di Kantor DPRD Kab Tanbu.

Adapun rapat paripurna berjalan semestinya dengan dipimpin langsung oleh Said Ismail Kholil Alaydrus dan Agoes Rakhmadi.

Dalam pernyataan yang disampaikan langsung oleh Bupati Zairullah menyebutkan, jika pembangunan Jembatan Pulau Laut (yang menghubungkan Tanah Bumbu – Kotabaru) berlanjut pelaksanaannya mulai Tahun Anggaran 2024.

Rapat untuk kelanjutan pembangunan Jembatan Pulau Laut Kotabaru melibatkan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dan DPRD Kotabaru.

Dilakukan upaya dalam kelancaran pembangun tersebut, Kab Tanah Bumbu dan Kab Kotabaru menurunkan biaya masing – masing Rp100 Milar untuk membantu pembangunan yang dimaksud.

“10 tahun lagi, jembatan itu belum tentu selesai dikerjakan, jika tidak diambil langkah oleh Pemprov, Tanah Bumbu dan Kotabaru,” sebut Bupati Zairullah.

Disamping itu, berkaitan dengan penyusunan Nota Keuangan RAPBD Tahun 2024 ini, menurut Bupati Tanbu, dilakukan dengan metode pendekatan yang memperhatikan visi dan misi, serta tujuan dan sasaran yang dimuat dalam Renstra Kabupaten Tanah Bumbu.

“Melihat perkembangan aspirasi masyarakat dan mempertimbangkan situasi, kondisi serta kemampuan daerah,” katanya.

Pertimbangan demi pertimbangan digerakkan, kebijakan umum juga disepakati, sesuai pedoman penyusunan strategi dan prioritas RAPBD Tahun Anggaran 2024, serta pola penyusunan yang disepakati bersama antara DPRD dengan Pemerintah Daerah.

Adapun substansi ringkasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024, Bupati menyampaikan jika pendapatan sebesar 2 Triliyun 625 Milyar 283 Juta 540 Ribu 226 Rupiah.

Terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 218 Milyar 405 Juta 653 Ribu 275 Rupiah dan Pendapatan Transfer sebesar 2 Triliyun 337 Milyar 55 Juta 855 Ribu 475 Rupiah. Sementara lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar 69 Milyar 822 Juta 31 Ribu 476 Rupiah.

Belanja sebesar 2 Triliyun 836 Milyar 461 Juta 199 Ribu 273 Rupiah. Terdiri dari Belanja Operasi sebesar 1 Triliyun 551 Milyar 23 Ribu 324 Rupiah. (Anara)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu

Bupati Zairullah Terlihat Hadiri Undangan Wisuda Ke-XIV STIKES Darul Azhar

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dengan tujuan menggelar acara Sidang Terbuka STIKES Darul Azhar untuk Program Sarjana (S1) Ilmu Keperawatan, Program D-III Farmasi, serta Angkat Sumpah Profesi Ners dan Tenaga Vokasi Farmasi Tahun Akademik 2023/2024. Dilaksanakan di Gedung Mahligai Bersujud Taman (Kapet), Kecamatan Simpang Empat, Rabu (04/10/2023).

Turut menghadiri undangan acara Wisuda Ke-XIV STIKES Darul Azhar yaitu Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua TP-PKK Hj. Wahyu Windarti yang juga Pembina Yayasan Darul Azhar, dosen, civitas akademika Stikes Darul Azhar, mitra kerja kampus, wisudawan-wisudawan beserta orang tua dan tamu undangan.

Ketua STIKES Darul Azhar, DR. Ir. H. Budi Santoso, MS, mengungkapkan bahwa pada hari ini sebanyak 77 orang wisudawan dari 3 program studi yakni S1 Ilmu Keperawatan, DIII Farmasi, dan Profesi Ners akan menerima gelar akademik.

“Ini merupakan upaya STIKES Darul Azhar mempersembahkan lulusannya sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) yang pantas dan siap membangun jangkauan kesehatan ke khalayak luas,” ucap Budi.

Dirinya juga mengungkapkan harapannya bahwa ilmu yang diperoleh oleh para wisudawan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjaga nama baik almamater.

Disamping itu, Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar yang juga Ketua Yayasan Darul Azhar Bersujud, memberikan apresiasi kepada semua pihak, terutama kepada wisudawan-wisudawati yang telah mengejar tanggung jawab dan cita-cita mereka.

Zairullah mengingatkan bahwa ilmu adalah kunci untuk mengatasi tantangan dalam kehidupan, dan profesi perawat memiliki peran penting dalam masyarakat, terutama dalam upaya meningkatkan kesehatan.

“Rahasia dunia itu kuncinya ilmu, jadi ilmu yang menjadi kunci kita dalam membuka apa yang menjadi tantangan dan mengantarkan kita untuk sukses baik dunia dan akhirat,” tutur Zairullah

Bupati Tanbu juga berbagi pencapaian positif dalam hal penurunan angka stunting di Tanah Bumbu, dimana ia mengakui kontribusi penting para tenaga kesehatan dalam hal ini.

Adapun Zairullah berharap momen wisuda ini memberikan semangat dan optimisme untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Ia juga mengapresiasi peran orang tua dalam perjalanan pendidikan anak-anaknya. Oleh sebab itu pada momen tersebut, Bupati meminta para wisudawan untuk mendatangi orang tua mereka sembari meminta maaf, restu, dan doa.

“Saya berharap teruslah belajar, belajar dan belajar, sehingga kita terus mampu dan bisa berada di tengah tengah tuntutan masyarakat yang semakin berkembang, dan teruslah mengingat dukungan kedua orang tua kita,” pesan singkat Zairullah kepada wisudawan-wisudawati. (Anara)