Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Tanah Bumbu, menggelar Pegelaran Seni UMKM. Picture by Aaron.
NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Tanah Bumbu, menggelar Pegelaran Seni UMKM.
Kegiatan berlangsung di Halaman Pasar Niaga bersujud (Taman Education), Sabtu (12/10/2024) malam.
Tujuan Pagelaran Seni Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini untuk meramaikan aktivitas maupun pergerakan jual beli masyarakat pada produk dagangan, di lingkungan Taman Education Park Batulicin sehingga terjadi peningkatan ekonomi.
Pagelaran Seni UMKM rencananya akan di gelar hingga Desember 2024.
Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar melalui Kepala DKUMP2 Tanah Bumbu, Hamaluddin Tahir, berharap dengan adanya kegiatan ini dapat mengangkat perekonomian masyarakat.
Menjadi fokus saat ini bagi Pemkab Tanah Bumbu adalah peningkatan ekonomi.
Bupati menilai agar masyarakat Tanah Bumbu memiliki ekonomi yang memadai, salah satunya melalui UMKM dan agroindustri.
“Pemerintah Daerah merangkul para pengusaha UMKM, kami tentunya berharap dengan terselenggaranya event ini bisa menarik minat masyarakat untuk datang menonton dan membeli dagangan di sekitar, sehingga terjadi peningkatan ekonomi,” ungkap Kepala DKUMP2 Tanah Bumbu, Hamaluddin Tahir.
Adapun Hamaluddin juga berpesan kepada para pelaku UMKM agar bersaing secara sehat, membuat nyaman pembeli dan menjaga tempat usahanya dengan baik.
Pemda melalui DKUMP2 telah bekerjasama dengan generasi milenial yang memiliki talenta/skill yaitu para pelaku seni musik di daerah untuk menghibur pengunjung di Pagelaran Seni UMKM. (ANN)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) memberikan materi kebencanaan kepada puluhan anggota Pramuka dalam kegiatan Diklatsar Survival Dasar yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Tanah Bumbu. Picture by Jur.
NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) memberikan materi kebencanaan kepada puluhan anggota Pramuka dalam kegiatan Diklatsar Survival Dasar yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Tanah Bumbu.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Salimuran, Kecamatan Kusan Hilir pada Sabtu (12/10/2024) ini menghadirkan Kepala Sub Pencegahan BPBD, M Ahsani Fauzan, dan Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Syamsul Anwar, sebagai narasumber.
Kalak BPBD Tanbu H. Sulhadi melalui Kepala Sub Pencegahan menjelaskan bahwa pemberian materi dasar kebencanaan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan anggota Pramuka dalam menghadapi situasi bencana.
“Organisasi Pramuka memiliki peran strategis dalam membantu penanggulangan bencana, baik saat bencana terjadi maupun pascabencana,” jelasnya.
Ia menambahkan, dengan adanya bekal pengetahuan ini, diharapkan anggota Pramuka semakin paham akan pentingnya kesiapsiagaan serta teknik penyelamatan dan evakuasi yang tepat. “Kita harus memastikan keselamatan diri sendiri ketika menolong orang lain agar tidak menjadi korban bencana,” ujar Fauzan.
BPBD Tanbu juga berharap agar anggota Pramuka terus bersinergi dan memberikan dukungan penuh dalam penanganan bencana di daerah.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya BPBD Tanah Bumbu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana, khususnya melalui organisasi Pramuka yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung kesiapsiagaan dan respons bencana. (ANN)
emerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu bersama DPRD Tanah Bumbu mengadakan kunjungan belajar ke Badan Layanan Umum Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang. Pictur by Pemkab Tnb.
NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu bersama DPRD Tanah Bumbu mengadakan kunjungan belajar ke Badan Layanan Umum Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang, Kamis (10/10/2024).
Rombongan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tanah Bumbu, H. Ambo Sakka, didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan, Akhmad Rozain, serta turut diikuti sejumlah anggota DPRD Tanah Bumbu, seperti Dading Kalbuadi, Abdurrahman, Gusti Erwin Arifin, dan Rusdi.
Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pengetahuan mengenai pengembangan budidaya ikan nila salin, yang telah dikembangkan oleh BLUPPB Karawang sejak pertengahan tahun 2023 melalui program Cluster Nila Salin.
Benih ikan nila yang dibudidayakan di BLUPPB Karawang telah digunakan dalam program budidaya di tambak-tambak sekitar, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar ikan nila fillet.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan hanya sebatas studi tiru, melainkan sebuah upaya untuk menggali ilmu secara lebih mendalam terkait pengembangan nila salin.
Ia menambahkan bahwa Tanah Bumbu memiliki potensi besar untuk mengembangkan budidaya perikanan, terutama dalam rangka mendukung Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai penyangga kebutuhan pangan, khususnya ikan.
“Saat ini, meskipun Tanah Bumbu memiliki APBD yang besar dari sektor tambang, potensi perikanan belum sepenuhnya dimanfaatkan. Kami berharap merubah mindset masyarakat agar usaha perikanan tambak menjadi salah satu sektor yang diminati,” ungkap Sekda.
Melalui kunjungan ini, diharapkan Tanah Bumbu dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan dalam pengelolaan budidaya nila salin, yang dapat diterapkan sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi berkelanjutan, baik untuk kebutuhan ikan maupun sektor pangan lainnya.
Hal ini juga didukung dengan pernyataan Deputi Otorita IKN yang mendorong agar Tanah Bumbu dapat menjadi salah satu daerah penyangga yang baik dalam memenuhi kebutuhan ikan dan pangan bagi IKN di masa mendatang. (ANN)
Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar memimpin sholat sunnah dan menggelar pengajian pagi lingkup Pemerintah Daerah. Picture by Aaron.
NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar memimpin sholat sunnah dan menggelar pengajian pagi lingkup Pemerintah Daerah.
Kegiatan berlangsung khidmat dan tertib terselenggara di Pendopo Serambi Madinah Kantor Bupati Tanah Bumbu. Agenda Sholat Hajat, Sholat Dhuha, Sholat Taubat serta pengajian ini, di ikuti oleh seluruh Pejabat dan Staf Satuan Kerja Perangkat Daerah.
Bupati Zairullah dalam kesempatannya menyampaikan motivasi, untuk terus berdoa dan berusaha dalam mengemban tugas pemerintahan serta manjaga amanah yang telah di berikan.
“Kita meminta (berdoa), agar Tanah Bumbu ini makin hebat dan makmur, masyarakatnya semakin sejahtera hidupnya,” katanya, di Pendopo Serambi Madinah, Rabu (9/10/2024) Pagi.
Bupati selaku imam memimpin berdirinya sholat sunnah, setelahnya kegiatan di lanjutkan dengan pengajian.
Isi nasehat agama dari pengajian tersebut yakni sebagai umat Islam agar mengikuti apa yang menjadi Sunnah Rasulullah. Disamping itu diterangkan, jika hamba yang berdoa maka hasil yang ia dapat bisa menghilangkan atau tercabutnya sifat buruk dari dirinya. (ANN)
Sekretaris Daerah (Sekda) H Ambo Sakka menghadiri Forum Group Discussion (FGD) mengenai Pengelolaan Anggaran Pemerintah Daerah Lingkup Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2024.. Picture by Pemkab Tnb.
NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Sekretaris Daerah (Sekda) H Ambo Sakka menghadiri Forum Group Discussion (FGD) mengenai Pengelolaan Anggaran Pemerintah Daerah Lingkup Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2024.
Acara berlangsung di Aula S. Parman, Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalsel, Selasa (08/10/2024).
Turut berhadir seluruh Sekretaris Daerah (Sekda) dan perwakilan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Tujuan acara FGD ini adalah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran daerah, termasuk tata kelola anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) serta penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah.
Acara ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai tahapan penganggaran hingga penatausahaan APBD, serta membahas langkah-langkah dalam menghadapi akhir tahun anggaran.
Selain itu, FGD ini mendukung peran Direktorat Jenderal Perbendaharaan sebagai Regional Chief Economist dan Financial Advisor bagi pemerintah daerah di wilayah Kalsel.
Dua narasumber utama yaitu Agung Widiadi selaku Direktur Sistem Informasi dan Pelaksanaan Transfer, serta Agus Dian Nur selaku Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan yang mewakili Sekda Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, dengan sesi diskusi yang dipandu oleh Syafriadi selaku Kepala Kanwil DJPb Kalsel.
Dalam sesi tanya jawab, Sekda Tanah Bumbu, Ambo Sakka, menyampaikan beberapa permasalahan yang dihadapi daerahnya. Dimana ia menyoroti masalah stunting serta penggunaan dana pendidikan yang dinilai kurang tepat sasaran. Sekda berharap permasalahan ini dapat dibahas dan diselesaikan bersama dalam forum-forum seperti ini.
Di penghujung acara, dilakukan penyerahan penghargaan berupa insentif fiskal dan buku Government Finance Statistics (GFS) kepada masing-masing kabupaten dan kota. (Hd/Ft/ANN)
Rapat Paripurna (Rapurna) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). Picture by Aaron.
NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Rapat Paripurna (Rapurna) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Senin (7/10/2024).
Pokok pembahasan dalam Rapurna yakni “Pengambilan Keputusan terhadap Raperda Perubahan Atas Perda Kabupaten Tanah Bumbu Nomor 19 Tahun 2022 Tentang Penyelenggaraan Perumahan Dan Kawasan Permukiman”.
Rapat di buka oleh Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, di hadiri oleh 29 Anggota DPRD Tanbu, Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar di wakili Sekretaris Daerah H Ambo Sakka, hadir juga Forkopimda, Pejabat Instansi Vertikal Lingkup Tanbu, Kementerian Agama, Jajaran Pejabat Pemerintah dan LSM.
Rapat di mulai pukul 12.50 Wita dengan Masa Sidang Ke 1 Rapat Ke IX Tahun 2024, bertempat di Ruang Utama Sidang DPRD Tanbu.
“Sudah menjadi harapan dan komitmen kita semua, bahwa acara sidang kita hari ini, bisa mengambil suatu keputusan yang bermanfaat, sekaligus menjadi landasan hukum serta pedoman dan meningkatkan pelayanan masyarakat,” Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani.
Dalam pembahasan rapat tersebut, merupakan final akhir dan berlanjut pada Dengar Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Tanbu.
Dimana semua fraksi yakni PDI, PKB, Gerindra, Golkar, Amanat Nasional, Nasdem menyatakan pendapat “Menerima dan Menyetujui” terkait Pengambilan Keputusan terhadap Raperda Perubahan Atas Perda Kabupaten Tanah Bumbu Nomor 19 Tahun 2022 Tentang Penyelenggaraan Perumahan Dan Kawasan Permukiman.
Dalam kesempatannya, Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar di wakili Sekretaris Daerah, H Ambo Sakka, meyakini peraturan ini dapat menciptakan lingkungan pemukiman yang lebih sehat.
“Kita akan sepakat melanjutkan Perda Kawasan Pemukiman dan Perumahan ini ke Provinsi Kalimantan Selatan, tidaklanjut mengenai Raperda ini akan segera di sosialisasikan ke masyarakat pemukiman,” ucap Sekda Ambo Sakka.
Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman, merupakan hal yang penting untuk di lakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar, serta peningkatan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman ini, juga di lakukan untuk menjamin hak setiap warga negara khususnya masyarakat, yang memerlukan perumahan bersubsidi atau MBR di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, agar menempati dan menikmati rumah yang layak di lingkungan yang sehat, aman, serasi dan teratur, serta menjamin kepastian bermukim, agar terwujudnya Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tanah Bumbu yang tertata, efisien dan berkelanjutan. (ANN)
Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar menghadiri Rapat Paripurna (Rapurna) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). Picture by Aaron.
NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar menghadiri Rapat Paripurna (Rapurna) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Senin (7/10/2024).
Rapat di buka oleh Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, di hadiri oleh 29 Anggota DPRD Tanbu, hadir Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, Sekretaris Daerah H Ambo Sakka, juga Forkopimda, Pejabat Instansi Vertikal Lingkup Tanbu, Kementerian Agama, Jajaran Pejabat Pemerintah dan LSM.
Rapat dalam rangka “Penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2025”.
Masa Sidang Ke 1 Rapat Ke X Tahun 2024, bertempat di Ruang Utama Sidang DPRD Tanbu.
Pemerintah Daerah, melakukan penyusunan pengelolaan keuangan daerah saat ini tetap berorientasi pada basis kinerja, dengan pendekatan penganggaran yang mengutamakan hasil kinerja, serta dapat di ukur capaian targetnya, dengan tetap mengedepankan transparansi dan akuntabilitas, yang berprinsip pada efisiensi dan efektivitas.
Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar menyampaikan, kesempatan ini menjadi sangat penting untuk kita analisa bersama sehingga tahun kedepan kita bisa melakukan pembangunan yang sangat strategis.
Dikatakan Bupati, ada 4 poin utama yaitu terus membangun Sumber Daya Manusia (SDM), pembangunan infrastruktur, pembangunan ekonomi, penguatan kapasitas pemerintahan.
“Pembangunan SDM merupakan kunci dan menjadi alternatif dalam menghadapi permasalahan, kita perlu mempersiapkan generasi-generasi tangguh masa depan, terutama pada sinyal peyangga IKN,” kata Bupati.
Tentu hal ini tidak lepas dari pendidikan ucap Zairullah, yangmana salah satu wadah pembelajaran generasi cerdas melalui Satu Desa Semua Masjid (SDSM).
Selain itu juga, Bupati menginginkan infrastruktur yang merata serta kebutuhan masyarakat yang tercukupi, fasilitas air dan lampu harus bisa di nikmati oleh seluruh masyarakat Tanah Bumbu.
Pembahasan mengenai Program Bendungan Kusan yang ramah lingkungan, Bupati berharap Kabupaten Tanah Bumbu mempunyai kekayaan sendiri.
Disamping itu mengenai pembangunan ekonomi, Bupati berupaya agar masyarakat memiliki ekonomi yang memadai salah satunya, melalui UMKM dan agroindustri dengan memanfaatkan pekarangan dan perkebunan.
Perumusan ini menjadi peningkatan pendapatan masyarakat dan akan menjadi bagian yang harus segera di bahas pada berkas APBD tahun Anggaran 2025.
“Kalau melihat nilai anggaran kita hari ini tahun 2024, mencapai 5,2 triliun dan tertinggi untuk kabupaten/kota se Kalimantan Selatan, kita syukuri alhamdulillah,” katanya.
Bupati berharap melalui komunikasi yang baik, akan mampu mempertahankan nilai APBD yang ada.
Oleh karena itu, penyusunan RAPBD Tahun 2025 ini, di lakukan dengan metode pendekatan yang memperhatikan Visi, Misi, tujuan dan sasaran yang dimuat dalam Renstra Kabupaten Tanah Bumbu.
Dengan melihat perkembangan aspirasi masyarakat dan mempertimbangkan situasi, kondisi serta kemampuan daerah guna kepentingan masyarakat ke depan.
Sebagaimana arah yang di inginkan dan kebijakan umum yang di sepakati, sesuai pedoman penyusunan strategi dan prioritas RAPBD Tahun Anggaran 2025, serta pola penyusunan yang di sepakati bersama antara DPRD dengan Pemerintah Daerah. (ANN)
Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Simpang Empat menangkap seorang pria yang menjadi pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi pada Sabtu (05/10/2024) di Jl. Transmigrasi Km. 3,5, Desa Hidayah Makmur, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu. Picture by Jur.
NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Simpang Empat menangkap seorang pria yang menjadi pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi pada Sabtu (05/10/2024) di Jl. Transmigrasi Km. 3,5, Desa Hidayah Makmur, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.
Informasi ini seperti yang diungkap Kapolres Tanah Bumbu AKBP Arief Prasetya melalui Kasi Humas Polres Tanbu Iptu J. Sinaga, Minggu (06/10/2024).
Korban, yang diketahui bernama IR (30), seorang wiraswasta asal Desa Sepakat, Kecamatan Mantewe, mendatangi rumah pelaku, B (51), di Desa Hidayah Makmur sekitar pukul 17.00 WITA.
Maksud kedatangan IR adalah untuk menjemput anak tirinya yang berada di rumah pelaku. Namun, pertemuan tersebut berujung pada cekcok.
Pelaku yang tidak bersedia menyerahkan anaknya kepada korban terlibat adu mulut, hingga akhirnya terjadi perkelahian. Dalam perkelahian tersebut, pelaku menggunakan senjata tajam jenis parang dan melukai korban.
Akibatnya, IR mengalami luka robek di kepala bagian kiri, tangan kiri, serta jari-jarinya. Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Simpang Empat untuk ditindaklanjuti.
Setelah mendapatkan laporan, tim Unit Reskrim Polsek Simpang Empat bergerak cepat. Pada pukul 20.30 WITA, pelaku Bahri berhasil ditangkap di Komplek Ar-Raudhah, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat.
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa selembar kaos hitam berlumuran darah, celana pendek biru yang juga berlumuran darah, serta senjata tajam jenis parang yang digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut.
Pelaku terancam dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat, dengan ancaman hukuman penjara hingga lima tahun. (ANN)
Pada hari Sabtu (05/10) sekitar pukul 12.00 WITA, telah terjadi tindak pidana pencurian sepeda motor di Desa Bulurejo, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu. Picture by Jur.
NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pada hari Sabtu (05/10) sekitar pukul 12.00 WITA, telah terjadi tindak pidana pencurian sepeda motor di Desa Bulurejo, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu.
“Kejadian bermula saat korban memarkir sepeda motor Honda Scoopy warna hitam putih dengan nomor polisi DA 6980 ZCB di teras depan rumahnya. Namun sepeda motor ditinggalkan dalam keadaan kunci kontak masih menggantung di motor,” kata Kapolres Tanbu AKBP Arief Prasetya melalui Kasi Humas Polres Tanbu Iptu J. Sinaga, Minggu (06/10/2024) malam.
Saat korban hendak keluar rumah dengan maksud menggunakan sepeda motor tersebut untuk menjemput anaknya yang pulang dari sekolah. Namun, korban terkejut saat mendapati sepeda motor tersebut sudah tidak ada di tempat parkir.
Korban segera menanyakan kepada tetangganya, tetapi tidak ada yang mengetahui kejadian tersebut. Atas insiden ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp11.500.000 dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Mantewe.
Berdasarkan laporan ini, Unit Resmob Satreskrim Polres Tanah Bumbu bersama Unit Reskrim Polsek Mantewe serta Unit Resmob Satreskrim Polres Tanah Laut segera melakukan penyelidikan.
Hingga akhirnya pada hari Minggu, 6 Oktober 2024, sekitar pukul 15.00 WITA, seorang tersangka berhasil diamankan. Tersangka diketahui berinisila JA (25) seorang wiraswasta yang beralamat di Jl. Untung Sorapati, Desa Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
“Tersangka diamankan di Jl. Abadi, Kelurahan Pelaihari, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu unit sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor rangka MH1JM311XJK685903 dan nomor mesin JM31E1680489, sesuai dengan milik korban,” jelasnya.
Saat ini, tersangka telah dibawa ke Polsek Mantewe guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini ditangani sesuai dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian kendaraan bermotor. (ANN)
PPID Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar kegiatan sosialisasi dan monitoring evaluasi (monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Picture by MC Pemkab Tnb.
NARASINUSANTARA.COM, Batulicin – Dalam rangka meningkatkan transparansi dan keterbukaan informasi publik. PPID Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar kegiatan sosialisasi dan monitoring evaluasi (monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Kamis (3/10/2024).
Kegiatan ini bertujuan agar memastikan seluruh instansi Pemerintah Daerah, menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan informasi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel (Muhammad Muslim), disaksikan oleh Komisi Informasi Kalsel, perwakilan PPID dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan dan pegawai pemerintah terkait.
Dalam sambutannya, Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Selatan, menekankan pentingnya pemahaman akan hak dan kewajiban publik dalam memperoleh informasi.
“Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik terkait proses penyediaan informasi publik serta bagaimana melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan keterbukaan informasi di setiap daerah,” ujar Riduannor (Anggota Komisi Informasi Bid. Advokasi Sosialisasi dan Edukasi).
PPID diharapkan dapat berperan aktif dalam menyampaikan informasi yang akurat, cepat, dan dapat di pertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Kegiatan ini juga berfungsi sebagai ajang untuk mengukur kesiapan PPID kabupaten/kota dalam menyajikan informasi publik serta mengidentifikasi kendala yang di hadapi selama proses tersebut.
Sosialisasi ini di isi dengan beberapa materi utama, di antaranya teknik pengelolaan informasi. Prosedur penanganan sengketa informasi dan penguatan kapasitas SDM PPID. Selain itu, monev yang dilakukan juga bertujuan untuk mengukur efektivitas pelaksanaan KIP di berbagai daerah, terutama dalam hal transparansi pelayanan publik.
Serta memberikan penekanan pada pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengawal keterbukaan informasi. Terutama dalam mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.
Kegiatan ini di akhiri dengan diskusi interaktif antara peserta dan pemateri, di mana beberapa PPID kabupaten/kota menyampaikan tantangan-tantangan yang di hadapi, seperti kurangnya infrastruktur teknologi dan keterbatasan sumber daya manusia.
Namun, melalui sosialisasi ini, di harapkan PPID mampu mengoptimalkan peran mereka dalam mendukung keterbukaan informasi publik di Kalimantan Selatan.
Dengan adanya kegiatan ini, di harapkan keterbukaan informasi di wilayah Kalimantan Selatan akan semakin baik. Sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi yang di butuhkan secara transparan dan akuntabel.(MC Pemkab Tanah Bumbu/Gilang). ANN