Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Cegah Karhutla, Satgas Mabes TNI Gelar Sosialisasi di Kusan Hilir

4 Menit Baca
Kodim 1022/Tanah Bumbu bersama Tim Satgas Karhutla Mabes TNI menggelar sosialisasi penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula Koramil 1022-02/Kusan Hilir. Picture by ANN.

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU — Kodim 1022/Tanah Bumbu bersama Tim Satgas Karhutla Mabes TNI menggelar sosialisasi penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula Koramil 1022-02/Kusan Hilir, Jalan 7 Februari, Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat kolaborasi pusat dan daerah dalam menghadapi ancaman Karhutla yang rawan terjadi saat musim kemarau panjang.

Sosialisasi dipimpin langsung oleh Tim Satgas Karhutla Mabes TNI yang terdiri dari Kaunit Kermabaktikes Puskes TNI Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah, S.E., M.Kes., M.H., Sp.K.L., CFEM, Subsp.K.T.(K), FISQUA, Pabutb Was Afrika & Timteng Sahli Bid Hubint Panglima TNI Kolonel Arh Hany Mahmudhi, S.E., M.A.P., serta Pasipropat Setum Secapaad Kapten Inf Pery Supendi, S.I.P.

Turut hadir Pasi Ops Kodim 1022/Tanah Bumbu Kapten Inf Sahlan mewakili Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I, Danramil 1022-02/Kusan Hilir Lettu Inf Suratmin, Kapolsek Kusan Hilir Iptu Badruddin, S.H., Camat Kusan Hilir Amrullah, perwakilan Damkar Kusan Hilir, aparatur kecamatan, relawan BPBD Tanah Bumbu, seluruh kepala desa se-Kusan Hilir, dan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah menegaskan bahwa kehadiran Tim Satgas Karhutla di Tanah Bumbu bertujuan memonitoring langsung penanganan bencana di daerah.

“Kami hadir di Tanah Bumbu untuk memonitoring penanggulangan bencana Karhutla di daerah. Konsep pemikiran Bapak Presiden menekankan aksi cepat melalui kolaborasi antara pusat dan daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tugas tim tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga menerima masukan langsung dari masyarakat dan aparat.

“Tugas kami adalah memberikan paparan mengenai dampak Karhutla, baik dari sisi kesehatan maupun perekonomian. Asap Karhutla membawa bahaya serius bagi kesehatan yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, pencegahan dan penanganan harus dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi,” tambahnya.

Senada, Kolonel Arh Hany Mahmudhi menekankan bahwa Karhutla merupakan ancaman lintas sektor yang berdampak pada keselamatan, lingkungan, hingga ekonomi nasional.

“Karhutla adalah ancaman lintas sektor yang mengancam keselamatan, lingkungan, dan ekonomi nasional, dengan risiko memuncak saat kemarau panjang. Presiden telah memberikan arahan agar penanganan dilakukan mulai dari sosialisasi, aksi nyata, hingga penindakan hukum. Hal ini menuntut kerja sama dan sinergitas seluruh instansi,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan kesiapan TNI dalam penanganan. “TNI sendiri telah menggelar dan mengirimkan Satgas Karhutla sebagai bukti kesiapan personel, alutsista, dan dukungan operasional lapangan untuk memastikan api tidak meluas.”

Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan aparat.

“Sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan aparat tentang ancaman Karhutla. Dengan sinergi lintas sektor, kita bisa memperkuat kesiapsiagaan dan mencegah dampak lebih luas demi keselamatan warga dan kelestarian lingkungan,” kata Dandim.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran Tim Satgas Karhutla Mabes TNI yang telah berkenan memberikan penyuluhan langsung di wilayah Kodim 1022/Tanah Bumbu,” lanjutnya.

Kegiatan berlangsung lancar dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Diharapkan momentum ini dapat memperkuat sinergi seluruh pihak dalam penanggulangan Karhutla di Bumi Bersujud. (ANN)


DITANDAI:
Bagikan Artikel Ini