Kategori
Bisnis Ekonomi Famous Gaya Hidup Hiburan IKN Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Tanah Bumbu Wisata

Grand Opening Hotel Lotusa Batulicin Swiss-Belhotel International

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Hotel Lotusa Batulicin Swiss-Belhotel International resmi dibuka pada Selasa (30/9/2025) di Jalan Kodeco Raya Km 4, Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat.

Adapun peresmian Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, didampingi oleh H. Andi Syamsuddin Arsyad dan Regional Director of Operations and Development Swiss-Belhotel International Fabrice Mini.

Gubernur Kalsel, H Muhidin mengapresiasi kehadiran hotel Lotusa di Bumi Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan. Hotel yang menginspirasi dan menjadi motivasi kebangkitan perekonomian di Bumi Bersujud dan Bumi Lambung Mangkurat umumnya.

“Terlebih Tanah Bumbu menjadi pintu gerbang IKN. Hotel Lotusa ini tentu sangat strategis,” ucap H Muhidin.

Dalam sambutannya, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan apresiasi atas kehadiran Hotel Lotusa Batulicin sebagai bagian dari upaya peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Director of Operation and Development Swiss-Belhotel International, Fabrice Mini, mengatakan Swiss-Belhotel berdiri tahun 1987 dan sekarang sudah berusia 38 tahun.

Hari ini, Swiss-Belhotel menambah lagi satu jejak komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kami percaya Hotel Lotusa Swiss Belhotel akan menjadi ikon perhotelen di Kalsel. Dan akan memastikan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap tamu yang datang, menjadi pusat berkumpul bagi masyarakat serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Hotel ini membawa konsep pelayanan berstandar internasional dan fasilitas lengkap, Hotel Lotusa Batulicin diharapkan menjadi magnet baru bagi pelaku bisnis, wisatawan, dan masyarakat lokal.

Swiss-Belhotel International yang baru-baru ini mengumumkan diresmikannya Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel pada tanggal 30 September 2025 dan merupakan upscale hotel dengan desain kontemporer pertama yang dikelola oleh jaringan manajemen hotel internasional yang pertama di Batulicin, Kalimantan Selatan.

Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel adalah Hotel Berkelas Bintang Empat ( 4-star) dengan pemandangan mewah, cocok untuk berlibur maupun berbisnis dengan suguhan fasilitas terbaik.

Berlokasi strategis di Batulicin, Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel memiliki 83 kamar dengan empat kategori: kamar deluxe, suites, executive suites, dan presidential suite, semuanya dilengkapi dengan fasilitas standar internasional.
Fasilitas lain di dalam hotel antara lain Carnation Ballroom, ruang pertemuan serbaguna yang mampu mengakomodir hingga 500 orang, serta beragam pilihan menu untuk bersantap di Osmanthus Restaurant, Camellia Lounge & Bar, Caramiel Café, dan layanan makan di kamar 24 jam. Semua penawaran ini memadukan elemen kemegahan, kenyamanan, dan kepraktisan bagi seluruh tamu.

Berlokasi strategis di area komersial dan industri yang sedang berkembang di Kalimantan Selatan, hotel ini menawarkan akses mudah ke pelabuhan feri dan laut, perkebunan, objek wisata pantai, dan taman hiburan.
Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel siap mendukung pembangunan lokal dan menarik pengunjung domestik maupun internasional ke Kalimantan Selatan dengan meningkatkan layanan perhotelan, menciptakan peluang bisnis baru, serta menyediakan venue yang dapat mengakomodir berbagai pertemuan, konferensi, bisnis, dan liburan yang pada akhirnya di tujukan untuk mendorong pertumbuhan regional yang lebih luas. (ANN)

Kategori
Bisnis Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Tanah Bumbu

Disnakertrans Tanbu Gelar Sosialisasi Pasar Kerja atau KarirHub Siap Kerja Kementrian Tenaga Kerja (Kemnaker) RI

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Sebagai upaya dalam meningkatkan kemudahan bagi perusahaan untuk menemukan tenaga kerja yang sesuai, serta mendukung pencari kerja dalam mendapatkan akses informasi lowongan perkerjaan.

Maka dari itu, Disnakertrans Tanbu menggelar Sosialisasi Pasar Kerja atau KarirHub Siap Kerja Kementrian Tenaga Kerja (Kemnaker) RI melibatkan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dengan menyasar kepada berbagai perusahaan setempat.

Kegiatan dibuka Bupati Tanah Bumbu melalui Asisten Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Eryanto Rais, Selasa (19/11/2024) di Hotel Eboni Kecamatan Batulicin.

Ia menyampaikan, Pemerintah Daerah, menyambut baik dan penuh rasa syukur, atas di laksanakannya kegiatan Sosialisasi Pasar Kerja (KarirHub) Siap Kerja Kemnaker RI tersebut.

“Kami ucapkan pula apresiasi kepada Kemenaker RI melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tanah Bumbu yang telah melaksanakan kegiatan tersebut ,”ucapnya.

Lanjut nya, pemenuhan kebutuhan tenaga kerja pada perusahaan dapat lebih mudah dan sesuai bidangnya. Kerena itu perusahaan diharapkan dapat aktif dalam penyebarluasan Informasi Pasar Kerja yang efektif dan efisien melalui aplikasi SiapKerja (KarirHub).

“Melalui sosialisasi ini, kami harapkan pihak perusahaan dapat membantu mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Tanah Bumbu. Tentunya dengan dukungan dan sinergi dari perusahaan, sehingga, tujuan akhir yakni mengurangi angka pengangguran di Tanah Bumbu.,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Tanbu Kaderi Mandar menyampaikan. Untuk mencapai zero pengangguran di Tanah Bumbu sangatlah mustahil, kerena jumlah penduduk di daerah inj mencapai 300 ribu jiwa.

“Kerena itu, peran kita didaerah setidaknya dapat mengakomodir atau mengrekrut putra putri di daerah,’pintanya.

Disamping itu sambungnya, Tanah Bumbu bakal menyiapkan Balai Latihan Kerja ,(BLK) yang memiliki kelas nasional.

“Untuk BLK yang bertarap nasional ada 4 ,satu diantaranya adalah BLK Tanah Bumbu,saat ini lagi proses membangun. Kita harapkan ada SDM yang punya skil , semoga itu tidak diragukan lagi oleh para pelaku usaha dalam merekrut tenaga kerja yang pasca dilatih oleh BLK nanti.,”tutupnya. (@MC Pemkab Tanbu). ANN

Kategori
Bisnis Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perikanan Tanah Bumbu

Tingkatkan Produksi Perikanan Tangkap Daerah, Bupati Tanbu Serahkan Bantuan ke Nelayan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar telah menyerahkan bantuan berupa alat tangkap ikan bagi nelayan.

Bantuan tersebut diserahkan usai apel gabungan di Pendopo Serambi Madinah, Kantor Bupati Tanbu, Senin (4/12/2023).

Adapun bantuan yang di serahkan kali ini berupa mesin 24-26 HP 10 Unit, dan Mesin Ketinting 12 HP 10 Unit.

Alat Tangkap Bagan Tancap 9 Unit, Tempirai 626 unit, Gill Net 3 Inch 10 Set, Dari/Waring 6 rol, dan Rengge Milenium 4 Unit.

Mesin Ketinting 13 HP 1 unit, Dari/Waring, Trammel Net 3 roll, serta Fish Finder 1 Unit.

Selain itu di serahkan juga bantuan Mesin Ketinting 13 HP sebanyak 3 unit, Mesin Kapal 24-26 HP 6 unit.

Selanjutnya, Mesin Ketinting 6,5 HP 1 unit, Mesin Ketinting 8 HP 1 unit.

Perahu Kayu dan Mesin 7 unit, Rempa Ikan 5 Inch sebanyak 5 unit, Rempa Ikan 7 Inch 25 unit, Rempa Rajungan 25 set, dan Tempirai 30 unit.

Alat tangkap ikan diberikan Bupati Zairullah kepada nelayan penerima manfaat dari kelompok Usaha Bersama (KUB) maupun nelayan perorangan.

Bupati Zairullah berharap bantuan dapat digunakan dengan baik sehingga mampu meningkatkan produksi perikanan nelayan.

Pemerintah Daerah dalam hal budidaya perikanan selalu melakukan upaya mendorong kualitas para nelayan di Tanah Bumbu, dengan tujuan adanya peningkatan produksi perikanan tangkap.

Kepala Dinas Perikanan Tanbu, Akhmad Rozain mengatakan untuk meningkatkan produksi ikan nelayan perlu infrastruktur dan pendukung yang baik pula.

“Salah satu tujuan meningkatkan produksi perikanan nelayan yakni percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di daerah ini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, Pemkab Tanbu setiap tahun terus meningkatkan bantuan-bantuan alat tangkap ikan bagi nelayan. (Adi/@MC PEMKAB TANAH BUMBU).ANN.

Kategori
Bisnis Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Sebanyak 25 Remaja Mendaftar Pelatihan di PPRSAR Mulia Satria

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Calon penerima manfaat program PPRSAR Mulia Satria Kalimantan Selatan (Kalsel) di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dalam seleksi penerimaan.

Hal tersebut dinilai sukses menarik 25 peminat. Seleksi program PPRSAR di gelar oleh Dinas Sosial Kalsel bekerjasama dengan Dinas Sosial Tanah Bumbu, Rabu (22/11/2023) di Batulicin.

Menurut Kepala Dinas Sosial Tanbu Basuni, melalui Kabid Rehabilitasi Sosial, Maulidah mengatakan 25 remaja mendaftar mengikuti pelatihan di PPRSAR Mulia Satria.

“Dari 25 pendaftar, nantinya di seleksi lagi untuk di pilih beberapa orang saja yang layak bergabung mengikuti pelatihan,” katanya.

Para calon penerima manfaat akan mendapat pelatihan sesuai dengan keterampilan yang mereka pilih.

Seperti, menjahit, tata rias, barbershop, otomotif, komputer, elektro atau service hp, barista, dan bengkel sepeda motor.

Kepala Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria Kalsel, Hj Yudita Nurdiana, mengatakan kegiatan program PPRSAR bagi anak dan remaja di laksanakan beberapa tahapan.

Mulai dari sosialisasi program, seleksi dan penerimaan, penempatan dalam program, bimbingan fisik, mental, sosial dan bimbingan keterampilan.

Selanjutnya, magang, pemberian bantuan stimulan, terminasi pelayanan, dan juga pembinaan.

Program PPRSAR Mulia Satria di sambut baik Pemkab dan masyarakat Tanah Bumbu. Mengingat kegiatan tersebut dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas tenaga kerja di Bumi Bersujud.

Salah satu calon peserta yang mengikuti seleksi, M Zulkifli, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut.

Menurutnya, ini merupakan langkah awal untuk dirinya bisa mendalami ilmu di bidang otomotif.

“Saya anak pertama dari empat bersaudara. Harapannya, dengan adanya seleksi ini dan saya bisa lolos, agar bisa membuka usaha bengkel nantinya,” ucap Zulkifli, remaja 18 tahun.

Adapun PPRSAR Mulia Satria Kalsel bertugas melaksanakan pelayanan, perlindungan, bimbingan dan rehabilitasi sosial yang bersifat promotif.

Bagi balita/anak/remaja terlantar, anak berhadapan dengan hukum, anak korban tindak kekerasan, dan anak yang memerlukan perlindungan khusus. (Kam, @MEDIA CENTER TANAH BUMBU 2023). ANN

Kategori
Bisnis Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu

Tanbu Perkuat Ekonomi Lokal Peningkatan Produk Dalam Negeri

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dalam upaya memperkuat ekonomi lokal dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan pengadaan barang dan jasa, Bagian Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) bersinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanah Bumbu, menyelenggarakan forum diskusi dan sosialisasi, di Pendopo Serambi Madinah pada Senin (20/11/2023).

Sosialisasi ini menyoroti implementasi katalog lokal dan peningkatan produk dalam negeri sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah di Tanah Bumbu.

Diskusi ini juga mencakup aspek peraturan yang mewajibkan warga negara untuk mendukung produk dalam negeri. Dengan narasumber berasal dari Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu dan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Kalimantan Selatan.

Asisten Administrasi Umum Hj Narni, yang mewakili Bupati Tanah Bumbu Abah Zairullah Azhar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan pelayanan publik, termasuk dalam hal berbelanja produk dalam negeri.

Forum ini diharapkan dapat menghindarkan pelanggaran dalam pengelolaan barang dan jasa, sambil bijak memanfaatkan produk lokal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Diskusi bersama kejaksaan diharapkan dapat menjadi dukungan penting bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa yang efektif,” harap Narni.

Selain memfokuskan pada ekonomi lokal, Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu dalam kegiatan ini memberikan materi mengenai Penanganan Tindak Pidana Korupsi dalam sektor Pengadaan Barang dan Jasa, menekankan pentingnya integritas dalam proses tersebut.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Tanah Bumbu, Hj. Hariani, menyoroti pemanfaatan produk dalam negeri melalui E-Katalog sebagai langkah menuju efisiensi, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Forum ini juga diharapkan dapat menjadi panduan strategis untuk menghadapi pengelolaan barang dan jasa pada tahun anggaran 2024. (ANN)

Kategori
Bisnis Ekonomi Indonesia Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Tanah Bumbu

DKUMP2 Lakukan Pelatihan Akses Permodalan Bagi Pelaku UKM

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tanah Bumbu (DKUMP2 Kab Tanbu), melaksanakan Pelatihan Akses Permodalan Bagi Pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Kegiatan berlangsung di Guest House Sunrise, Kamis (05/10/2023), dengan turut mengundang sekitar 30 orang pelaku usaha pada 7 kecamatan (Kec), yakni Kec Kusan Hulu, Kec Kusan Hilir, Kec Kusan Tengah, Kec Batulicin, Kec Simpang Empat, Kec Mantewe dan Kec Karang Bintang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Khusus Bupati Tanbu Bidang Koperasi UMKM, narasumber dari Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan, Perbankan dari BSI dan Bank Kalsel, Jajaran Pejabat dan Staf DKUMP2 Kab Tanbu, beserta tamu undangan.

Pihak DKUMP2 Tanbu melaporkan jika kegiatan ini, masuk dalam pengembangan usaha mikro dengan orientasi peningkatan skala usaha menjadi usaha kecil, dengan sub kegiatan fasilitasi usaha mikro menjadi usah kecil dalam pengembanga produksi dan pengolahan, pemasaran, kemajuan kualitas sumber daya manusia, desain dan teknologi.

Kegiatan ini bertujuan, memberikan pembimbingan dan menambah ilmu pengetahuan serta wawasan bagi pelaku usaha daerah, dengan ini DKUMP2 Tanbu berharap dengan adanya pelatihan akses permodalan ini, pelaku UMKM ini dapat menggunakan modal serta mengelolanya dengan baik karena modal merupakan pondasi penting dalam mengembangkan suatu usaha.

Kepala DKUMP2 Tanbu, Hamaluddin Taher diwakili oleh Kabid Kosumsi dan Usaha Mikro, Erna Kalsum, mengatakan jika setiap UMKM dalam pemasaran produknya memerlukan akses permodalan sebagai langkah utama.

“Sehingga DKUMP2 Tanbu, menyusun strategi kegiatan ini untuk membantu UMKM yang ada, yangmana para pelaku usaha mengalami keluhan akses permodalan serta kegiatan ini sebagai pelatihan pengembangan diri bagi UMKM,” jelasnya.

Pada kesempatannya ia melanjutkan, dengan turut mengundang narasumber dan pihak perbankan, maka diharapkan akan dapat membantu pelaku usaha dalam permodalan, sehingga juga tercipta sinergisitas antara pihak perbankan dengan Pemerintah Daerah.

Adapun Staf Khusus Bupati Tanbu Bidang Koperasi UMKM, H Mamang menyampaikan, banyak UMKM saat ini bertumbuh kembang seperti jamur kemudian menghilang (hanya mengikuti trend yang terjadi tanpa bersungguh-sungguh).

Hal tersebut ditegaskannya jika UMKM harus memiliki karakter usaha yang konsisten dan punya daya saing yang kuat.

Adapun terkait akses permodalan disampaikan Staf Khusus Bupati Mamang, perkembangan pelaku usaha dapat dilihat dari administrasi keuangan usaha, yang tidak tergabung dengan administrasi keuangan rumah tangga, sebuah usaha mandiri UMKM yang dinilai mampu untuk mendapatkan akses permodalan sendiri.

“Pemerintah Daerah dengan ini terus melakukan upaya, bagaimana pelaku usaha di masyarakat mendapatkan akses permodalan sebagai UMKM yang maju dan berkelanjutan,” ungkap Mamang.

Jamilatun sebagai mewakili peserta pelatihan dan sebagai pelaku usaha mengungkapkan, bahwa permodalan sangatlah penting sebagai pengembangan usaha yang digerakkannya, sehingga diperlukan akses yang tepat.

“Kami mengikuti pelatihan ini, ingin mencari ilmu dan menambah wawasan untuk bisa mengembangkan usaha serta sharing (membagikan pengalaman) kami sebagai pelaku usaha,” kata Jamilatun. (Anara)

Kategori
Bisnis BPOM Ekonomi Gaya Hidup Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Pelayanan Masyarakat Tanah Bumbu

Loka POM Tanbu Gelar Forum Konsultasi Publik

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Loka Pengawas Obat dan Makanan Kabupaten Tanah Bumbu, menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2023, berlokasi di Gedung PKK Kapet Kecamatan Simpang Empat, Senin (29/9/2023).

Kegiatan dihadiri oleh lintas sektor dan stakeholder, diantaranya hadir Kejari Tanbu, Polres Tanbu, Ikatan Apoteker Indonesia, Kementrian Agama, Diskominfo SP, Dinas Perikanan, Disperindag, Dinas Kesehatan, perwakilan kecamatan, lembaga serta pelaku usaha dan tamu undangan.

Adapun Focus Group Discussion dalam rangka FKP, dibuka oleh Kepala Loka POM di Tanah Bumbu, Rahmat Hidayat, kegiatan dilangsungkan secara daring dan luring.

Rahmat menjelaskan, jika FKP ini merupakan acara kedua, pada tahun sebelumnya Forum Konsultasi Publik dilangsungkan pertama kali.

“Mudahan kita hari ini mendapatkan kesepakatan, terkait layanan publik, sosialisasi, edukasi, penyuluhan, maupun kerjasama dengan Badan POM di Tanah Bumbu. Diharapkan program Badan POM, dapat bersinergisitas dengan pemerintah maupun lembaga yanga ada,” ujarnya.

Kegiatan wajib bagi Loka POM tersebut, memiliki dasar ataupun landasan hukum yakni Peraturan Pemerintah, Pelaksanaan UU Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, juga Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 19 Tahun 2023 Tengang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis pada BPOM.

“Jadi di Badan POM, kita melakukan pengawasan obat dan makanan, sebagai salah satu pelayanan publik yang kita lakukan adalah terkait registrasi pbat dan makanan yang beredar di wilayah Tanah Bumbu-Kotabaru dan juga terkait permintaan informasi atau pengaduan,” paparnya.

Sebagai informasi, pelayanan publik Badan POM adalah rangkaian kegiatan dalam rangka, pemenuhan kebutuhan pelayanan bagi masyarakat sebagai pengawasan obat dan makanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Adapun pelayanan publik Badan POM berupa pelayanan administratif dan teknis, secara langsung maupun tidak langsung.

FKP ditutup dengan pemberian penghargaan atas kerjasama Badan POM dengan lintas sektor maupun stakeholder di Tanah Bumbu-Kotabaru.

penghargaan kepada lintas sektor yang telah mendukung pelayanan publik terkait pengawasan obat dan makanan di Tanah Bumbu dan Kotabaru yakni:

kategori:

  • pengawasan sarana distribusi
    GS Express Plajau
  • pengawasan sarana produksi
    Pentol Humaira
  • pengawasan sarana pelayanan kefarmasian
    RSUD Pangeran Jaya Sumitra
  • inovasi
    PT. ASDP
  • fasilitasi pembinaan UMKM
    Dinas Perikanan Tanah Bumbu

-fasilitasi pembinaan masyarakat
Dinas Kesehatan Kab. Kotabaru

-integrated criminal justice system
Polsek Pamukan Utara Kab. Kotabaru

  • publikasi
    Dinas Kominfo Kotabaru

Kemudian pada akhir kegiatan, dilakukan penandatanganan hasil dari diskusi FKP dan berita acara. (Ana)

Kategori
Bencana Alam Bisnis Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu

Wow, Penutupan Indonesia Fire and Rescue Challenge 20 Th PT. BIB, Juara Umum Bawa Pulang 150 Jt

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar menghadiri Penutupan Kegiatan Indonesia Fire and Rescue Challenge (20 th FRC) oleh PT. Borneo Indobara (BIB) Tahun 2023.

“Syukur alhamdulillah, dengan telah selesainya pelaksanaan Kegiatan Indonesia Fire and Rescue Challenge (IFRC) oleh PT. BIB ini,” kata Bupati Zairullah saat menghadiri kegiatan di Office Angsana PT.Borneo Indobara, Senin (11/9/2023) Sore.

Disambungnya, atas berlangsungnya kegiatan ini, hendaknya dapat menjadi bahan evaluasi team kedepannya, untuk melakukan penyelamatan pada keadaan tanggap darurat yang terjadi di perusahaan pertambangan PT. BIB.

selain itu, peserta juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman penyelamatan dari kegiatan IFRC ini.

Sehingga kata Bupati Tanbu, dengan demikian mampu mengurangi angka kecelakaan kerja, yang diiringi dengan pemahaman team tentang pentingnya kegiatan rescue ini.

Oleh karena itu, kami sangat berharap penyelenggaraan pelatihan penyelamatan ini, dapat menjadi modal dasar dalam melatih keterampilan team, sehingga saat ada kejadian tanggap darurat mereka sudah siap dan tahu cara penanganannya.

“Akhirnya dengan mengucap Alhamdulillahirobbil’alamin, Pelaksanaan Kegiatan Indonesia Fire and Rescue Challenge oleh PT. Borneo Indobara, di Kabupaten Tanah Bumbu, Senin, 11 September 2023, dengan ini secara resmi ditutup,” pungkasnya.

Kegiatan berjalan dengan sukses dan meriah, penyerahan plakat oleh pimpinan PT. Borneo Indobara diserahkan kepada Bupati Tanbu dan sebaliknya, sebagai ungkapan terimakasih.

Adapun pemenang kegiatan Indonesia IFRC, keluar sebagai Juara Umum menerima hadiah dengan nominal 150 Juta Rupiah.

Kegiatan dihadiri oleh Bupati Tanbu dan jajarannya beserta Pejabat dan penanggungjawab kegiatan Indonesia Fire and Rescue Challenge oleh PT. Borneo Indobara Kab Tanbu. (Anara)

Kategori
Bisnis Ekonomi Indonesia Inflasi Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pertanian Peternakan Sosial Tanah Bumbu

DKPP Tanbu Gencarkan Gerakan Pangan Murah Mandiri

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dalam upaya mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu ( DKPP Kab Tanbu ), meluncurkan Gerakan Pangan Murah Mandiri.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh DKPP, melalui Bidang Ketahanan Pangan ini mencakup sejumlah desa dan kecamatan di Kab Tanbu.

Bekerjasama dengan Bulog dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, kegiatan kali ini menyasar di Desa Karang Rejo, Kecamatan Karang Bintang pada Rabu (06/9/2023).

Kepala DKPP Tanbu Hairuddin, melalui Sekretaris DKPP Lamijan, menyampaikan bahwa pihaknya berupaya untuk memastikan bahwa pangan terjangkau bagi masyarakat, melalui gerakan pasar murah di berbagai desa dan kecamatan.

“Hal ini untuk membantu masyarakat dalam ketersediaan pangan, agar masyarakat selalu bisa terjaga pangannya, terutama beras dengan harga yang lebih murah dari beras pasaran,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Karang Rejo, Bina Wafili, mengucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Tanah Bumbu dan Pemerintah Daerah, melalui DKPP atas penyelenggaraan pasar murah di desanya.

Ia berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Karang Rejo. Ketersediaan beras dengan harga yang lebih terjangkau, diharapkan dapat membantu menjaga keamanan pangan bagi seluruh warga desa.

“Kami berharap kegiatan ini bisa berkesinambungan dan memberikan manfaat khusus Desa Karangrejo dan semoga kita diberikan keberkahan,” harapnya. (Anara)

Kategori
Bencana Alam Bisnis Ekonomi El Nino Indonesia Inflasi Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Pertanian Tanah Bumbu

El Nino Landa Tanbu, DKPP Upayakan Pengairan Padi Sawah Kering

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dalam rangka penanggulangan dampak El Nino di derah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), melakukan gerakan pengairan sawah kekeringan milik petani.

Menurut keterangan, Kepala DKPP Tanbu Hairuddin bersama Sekretaris DKPP Tanbu Lamijan, mengatakan perlunya menyikapi bersama, menentukan langkah dan strategi terkait kondisi El Nino, demi mempertahankan ketahanan pangan agar tetap terjaga.

DKPP juga bekerjasama dengan Pemadam Kebakaran (Damkar), telah melakukan upaya pengairan untuk menyelamatkan lahan pertanian yang terdampak El Nino. Ini merupakan langkah penyelamatan yang penting agar panen tetap dapat terjadi.

Tujuan dari upaya ini, untuk memfasilitasi lahan-lahan yang terdampak El Nino dan bisa dilakukan penyelamatan sehingga petani berhasil panen.

“Bagaimanapun kita tetap bertekad kuat untuk mensukseskan produksi gabah, mengupayakan strategi penghindaran gagal panen,” katanya, saat di Kantor Dinas KPP Tanbu Jln Dharma Praja Kec Batulicin, Rabu (06/9/2023).

Kadis KPP Tanbu Hairuddin melanjutkan, sebagian padi sawah milik petani terdampak El Nino diantaranya, yakni Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Batulicin, Kecamatan Kusan Hilir dan Kecamatan Kusan Tengah, yang sifatnya spot-spot sawah tersebut jauh dari sumber air dan terancam dampak kekeringan hingga gagal panen.

Sekretaris Dinas KPP Lamijan menambahkan, dalam resiko El Nino ini, petani yang mengalami kondisi bisa panen, dikarenakan mengawali musim tanam kedua pada Bulan April-September.

Dikhawatirkan petani bisa mengalami gagal panen, hingga kini DKPP berupaya mencegah dan pertahanan produksi pangan.

“Jika di lingkungan dekat persawahan terdapat air, kita lakukan penyedotan untuk pengairan ke sawah dengan memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada. Semoga kondisi El Nino tidak berkepanjangan dan segera turun hujan, agar dapat menyirami tanaman kita, khususnya padi sawah milik petani bisa berhasil panen,” ucapnya.

Dilanjutkannya, puncak El Nino terjadi pada Bulan September, kondisi seperti ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Tanah Bumbu saja, melainkan masyarakat Indonesia bahkan se-dunia.

“Informasi puncak El Nino terjadi pada September, semoga bisa tertangani dengan baik, apalagi bulan ini padi dalam fase memerlukan kebutuhan air untuk yang lokasinya rawan kering,“ pungkasnya.

Adapun DKPP Tanbu, telah berkolaborasi dengan bantuan Damkar setempat, sebagai upaya mengurangi resiko kegagalan panen melalui pengairan, berkonsentrasi pada lahan padi sawah yang jauh dari sumber air dengan menggunakan operasional mobil pemadam. (Anara)