Kategori
Bisnis Ekonomi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Sosial Tanah Bumbu

Bantuan Penyaluran Air Bersih Warga Satui Barat Oleh PT GMK Didampingi Babinsa

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Penyaluran Bantuan Air Bersih bagi warga Desa Satui Barat, tepatnya warga Muara Satui Desa Satui Barat (Rt 05 dan 06) dan Desa Setarap, Kecamatan Satui oleh P.T Gawi Makmur Kalimantan (GMK) didampingi oleh Sertu Hendra, Babinsa Desa Satui Barat, Minggu (25/12/2022).

Sebagai wujud kepedulian PT. GMK yang dibantu oleh Babinsa dalam menyalurkan bantuan berupa air bersih kepada warga desa Satui Barat, khususnya daerah Muara Satui dan Desa Setarap, yang memiliki kendala dalam pemenuhan air bersih, terutama pada saat air laut dalam kondisi pasang.

Bersama Kepala Dusun dan Ketua Rukun Tetangga setempat, Babinsa bersama pihak PT. GMK, mendatangi dari rumah ke rumah guna menyalurkan air bersih dari mobil tangki guna memenuhi kebutuhan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

“Air bersih merupakan salah satu kebutuhan untuk yang harus dipenuhi oleh manusia dalam kehidupannya, warga Rt. 05 dan Rt. 06 Desa Satui Barat dan Setarap, merasa sangat terbantu dan mengucapkan banyak terimakasih dengan adanya bantuan ini,” ujar Zainal Ilmi Kadus 3 desa Satui Barat mewakili warganya.

Kapten Inf Wahyono, selaku Danramil 1022-04/Satui mewakili Dandim 1022/Tnb, Letkol Inf Aldin Hadi, S.H.,M.Tr (Han) membenarkan adanya bantuan air bersih bagi warga desa Satui Barat.

“Babinsa Satui Barat bersama dengan perwakilan perusahaan dan aparat, setempat menyalurkan Bantuan Air Bersih bagi warga Rt. 05 dan Rt. 06 Desa Satui Barat dan Desa Setarap dengan cara mendatangi dari rumah ke rumah, guna mendistribusikan air dari mobil tangki ke rumah masing-masing warga.” Bebernya.

“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian, pihak Koramil Satui yang bekerja dengan berbagai pihak, guna membantu meringankan kesulitan warga binaannya, untuk saat ini bantuan yang dapat diberikan adalah membantu pemenuhan kebutuhan air bersih, terlebih warga muara Desa Satui Barat dan desa Setarap, yang memiliki permasalahan dalam pemenuhan air bersih, terutama air laut sedang pasang” tutur Wahyono (Kodim 1022/Tnb). (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Kalimantan Selatan Nasional Organisasi Perempuan Pembangunan Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Rayakan HPI, Bupati Zairullah Kukuhkan 13 Bunda Forum Anak Daerah

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke 94, Bupati Tanah Bumbu dr. H. Zairullah Azhar, mengukuhkan Bunda Forum Anak Daerah kabupaten dan kecamatan, di Gedung Mahligai Bersujud Kecamatan Simpang Empat, Kamis (22/12/2022).

Sejumlah 13 Bunda Forum Anak Daerah (FAD) tersebut diantaranya Wahyu Windarti Zairullah, yang dikukuhkan sebagai Bunda FAD Kabupaten dan 12 orang lainnya, merupakan Bunda FAD Kecamatan se Kabupaten Tanah Bumbu.

Melalui rangkuman PHI Ke 94, juga sangat penting untuk memastikan bahwa inspirasi dari semangat perjuangan perempuan, masa sebelum kemerdekaan sudah terimplementasi melalui peran perempuan Indonesia saat ini, seperti halnya dengan tergabungnya 30 organisasi wanita dalam GOW Tanah Bumbu.

Bupati Zairullah mengungkapkan pengukuhan tersebut dilakukan dalam rangka pemenuhan hak-hak anak di Tanbu.

Dalam menuju Kab. Tanbu yanb layak khususnya bagi anak dan berharap semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan membimbingannya.

Prosesi pengukuhan dilakukan secara simbolis dengan memasangkan selempang “Bunda Forum Anak Daerah” oleh Bupati Tanah Bumbu kepada Bunda FAD Kabupaten Wahyu Windarti Zairullah.

Bunda FAD Kabupaten yang telah dikukuhkan sekaligus Penasehat 1 Gerakan Organisasi Wanita Tanah Bumbu mengatakan PHI, sebagai momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah.

Penasehat GOW mengajak kepada organisasi wanita, untuk menjadi pelopor bagi para perempuan agar ikut dalam pembangunan sesuai bidang dan profesi masing-masing.

“Dengan menggalang aksi bersama, kita mendorong kemandirian bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, politik dan hukum, sehingga kedepannya mampu mempercepat pencapaian kesetaraan gender sesuai dengan tema yakni perempuan berdaya Indonesia maju
dan subtema kewirausahaan perempuan mempercepat kesetaraan mempercepat pemulihan,” katanya.

Terdapat harapan pada seluruh pemangku kepentingan turut mendukung peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, peran ibu/keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak dan pencegahan perkawinan anak. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Kalimantan Selatan Nasional Pembangunan Pendidikan Tanah Bumbu

Pelatihan Sarjana Pemuda Penggerak Pembangunan (SP3) Menjadi Aspirasi Bagi Pemuda Tanbu Berwirausaha

NARASINUSANTARA. COM, BATULICIN – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan (Dispora Kalsel), menggelar Pelatihan Sarjana Pemuda Penggerak Pembangunan (SP3).

Kegiatan dilaksanakan pada 12-18 Desember 2022 dengan diikuti peserta sebanyak 27 orang dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Program yang diadakan setiap tahun ini, bertujuan untuk memotivasi dan mewadahi pemuda di daerah untuk berperan dalam pembangunan termasuk dalam kewirausahaan. Selain itu, SP3 juga ditujukan dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kalimantan Selatan.

Adapun peserta SP3 ialah wajib pernah mengikuti kegiatan kepemudaan yang dilaksanakan oleh
Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Dispora Prov Kalsel, atau Instansi yang menangani masalah kepemudaan di masing-masing kab/kota.

Seperti Paskibraka, JPI, KPN, PPAN, JPID, PPAD, Pepelingasih, KUPP, Pemuda Pelopor, Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi dan kegiatan kepemudaan lainnya. Untuk peserta dari Kabupaten Tanah Bumbu sendiri diwakili oleh Azmi Irfala dan Taufik Hidayat.

Azmi Irfala, salah seorang peserta mengungkapkan bahwa peserta yang telah mengikuti kegiatan SP3, akan mengabdi selama 1 tahun di daerah asalnya, kemudian akan dievaluasi.

Peserta SP3 dituntut untuk dapat memetakan keadaan masalah di daerah, yang kemudian dihubungkan dengan peran pemuda dalam memberikan solusinya untuk pembangunan.

Dengan demikian, para peserta diharapkan menggerakkan kewirausahaan pemuda, agar pemuda Kalsel siap bersaing di Ibu Kota Negara nantinya.

“Dari pelatihan tersebut banyak wawasan dan pengalaman baru yang dapat diambil, seperti bagaimana menjadi pemuda yang tidak hanya banyak gagasan dan aksi, namun juga mampu berkolaborasi bersinergi serta menginspirasi pemuda lainnya,” ujar Azmi pada Kamis (22/12/2022).

Sementara itu peserta lain dari Tanah Bumbu, Taufik Hidayat, menyatakan kekagumannya atas kegiatan luar biasa yang mampu mengumpulkan pemuda-pemudi, dari seluruh kabupaten/kota di Kalsel.

Menurut Taufik, ilmu yang didapatkan membuat dirinya lebih berpikir out of the box, terhadap segala hal yang ada di lingkungan sekitar saya dan untuk bangsa pada umumnya.

“Kegiatan ini mampu mendorong pemuda untuk tetap menjaga semangat mudanya dengan cara menjadi garda terdepan dalam hal kepemudaan,” pungkasnya.

Setelah ini, sambil menunggu arahan selanjutnya dari Dispora Kalsel, pihaknya sedikit banyaknya mencoba mengenalkan beberapa program kepemudaan, yang bisa menjadi wadah pemuda untuk show up dengan cara person to person.

“Saat ini sedang sibuk memikirkan bagaimana pemuda mau berkontribusi di dalam kegiatannya. Untuk itu, kita perlu jeli terhadap isu-isu kepemudaan yang bisa meningkatkan indeks kemajuan para pemuda khususnya di Bumi Bersujud,” tutupnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Gaya Hidup Informasi Kalimantan Selatan Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Pelaku Industri Kopi Tanah Bumbu, Asyik Bagi Edukasi dan Kopi Gratis Di Akhir Pekan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam rangka menyediakan sarana edukasi kopi kepada warga sekitar, para pelaku industri kopi di Tanah Bumbu (Tanbu) Provinsi Kalimantan Selatan, melakukan kegiatan asyik bagi-bagi kopi gratis.

Sebagai wadah aspirasi kopi bersama warga sekitar, para pelaku industri kopi ingin banyak orang bisa mengenal arti kopi lebih dalam.

Kegiatan bagi-bagi kopi gratis ini, menarik perhatian warga di sekitar pusat Pasar Minggu, yang berlokasi Jln Raya Batulicin, Kampung Baru Kecamatan Simpang Empat Kab. Tanbu, maupun yang sedang beraktivitas santai bersama keluarga di Taman Kota (Education Park).

Aroma khas kopi hitam yang menebar di Education Park, seakan menjadi pelengkap liburan akhir pekan warga Batulicin-Simpang Empat. Melalui kegiatan ini para pelaku kopi, memperkenalkan proses kopi dari pasca panen, hingga berbagai varietas kopi kepada warga yang melintas, tak hanya itu mereka juga berbagi metode seduh kopi yaitu salah satunya metode seduh V60.

Metode/Teknik V60 ini ini, konon sudah ada sejak tahun 1950-an dan merupakan metode penyeduhan manual brewing yang dilakukan dengan cara menuangkan air panas secara perlahan dengan gerakan melingkar untuk menyeduh bubuk kopi agar menciptakan rasa yang spesial.

“Kopi gratis ini menyesuaikan stok kopi kami yang ada, diharapkan ini dapat menjadikan agenda rutin, agar masyarakat dari berbagai kalangan dapat mencicipi kopi secara orisinil. Mengenalkan kepada warga bagaimana rasa kopi orisinil, menikmati segelas kopi tanpa pemanis, cara menikmati kopi, aroma kopi flavour pada kopi,” kata Indra Lesmana sebagai salah satu pelaku industri kopi Tanbu, pada Selasa (20/12/2022).

“Ada berbagai sudut pandang warga saat mencicipi kopi yang kami suguhkan, ada yg merasa terlalu pahit, ada yang merasa manis, asam dan lainnya, hal ini menjadi bagian dari seni kopi dan ragam pendapat dari para penikmat kopi,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Kalimantan Selatan Pembangunan Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Disnakertrans Tanbu Tutup Pelatihan 16 Peserta Instalasi Listrik Rumah Tangga

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi Kabupaten Tanah Bumbu (Disnakertrans Kab Tanbu), menggelar penutupan Pelatihan Instalasi Listrik Rumah Tangga, dalam rangka Implementasi Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja TA 2022.

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat (Kec. Simpang Empat) Kab Tanbu, Jum’at (9/12/2022).

Pelatihan Instalasi Listrik Rumah Tangga diterapkan kepada peserta sebagai pembinaan tingkat dasar yaitu memahami listrik 220 volt, sehingga nantinya peserta bisa merakit dan merancang sendiri untuk terapan di rumah maupun lingkungannya. Pelatihan dilaksanakan dengan pola waktu 240 jam (1 bulan) pada november lalu dan ditutup hari ini. Pelatihan ini bersifat gratis tanpa dipungut biaya bagi peserta.

Mewakili 16 Peserta, Muhammad Yusuf Herdian, Lulusan SMK 1 Simpang Empat dari Desa Sejahtera Kec Simpang Empat, berharap pada pelatihan berikutnya untuk listrik mendapatkan materi tiga phase dan pemasangan panel maupun materi lembangan lainnya sebagai penunjang kerja di perusahaan.

Pemerintah Kec Simpang Empat, menyampaikan pelatihan ini merupakan sebuah peluang besar untuk mengisi kesempatan lowongan pekerjaan, melalui perwakilan Camat Simpang Empat mengungkapkan Kec. Simpang Empat memiliki penduduk terpadat di Kabupaten Tanah Bumbu, fokus pada peluang pekerjaan yang ada dari para perusahaan dan instansi lainnya, pasti mengutamakan pekerja lokal. Ilmu yang didapat para peserta diharapkan bisa ditularkan ke masyarakat.

Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar dalam sambutannya yang dibacakan Kabid Tenaga Kerja Disnakertrans Tanbu, Yamani menyambut baik serta memberikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggaralan oleh Disnakertrans Tanbu.

Dengan ditutupnya pelatihan ini, Bupati berharap semakin meningkatkan keterampilan dan pengetahuan terkait pemasangan Instalasi Listrik Rumah Tangga yang aman dan sesuai dengan standar PLN, sehingga dapat menurunkan kasus kebakaran yang disebabkan oleh konsleting listrik.

“Oleh karena itu, kami berharap dengan Pelatihan Instalasi Listrik Rumah Tangga ini dapat menjadi dasar ilmu dalam menciptakan tenaga kerja yang profesional dan terlatih di bidang pemasangan Instalasi Listrik Rumah Tangga di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu,” sebutnya.

Kepala Disnakertrans Kab. Tanbu H Alvian Noor yang juga diwakili oleh Kabid Tenaga Kerja, Yamani mengungkapkan rasa terimakasih kepada Pemerintah Desa Sejahtera, atas bantuan serta fasilitas sehingga pelatihan selama ini dapat berjalan dengan lancar.

“Peserta jangan cukup disini saja, tolong kembangkan, ketika ada daerah lain yang mengadakan pelatikan pengembangan maka peserta disarankan untuk turut serta dan apapun pekerjaannya dan lulusan pendidikan sampai mana saya harap peserta tidak minder, peserta diminta jangan terpaku pada pelatihan disini saja semoga bisa mengembangan ilmu dan prakteknya,” katanya.

Asdar, salah seorang Instruktur Pelatihan Listrik, menyampaikan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan berjalan dengan lancar dan ikut disambut dengan antusias oleh para peserta pelatihan.

Menurut Asdar, melalui bekal ilmu dan pelatihan yang diberikan, secara keseluruhan para peserta sudah cukup baik dan mumpuni untuk terjun di bidang kelistrikan dan mengaplikasikan ilmunya di lingkungan masyarakat.

Pria yang juga berprofesi sebagai Guru di SMKN1 Simpang Empat itu berharap, kegiatan pelatihan seperti ini dapat terus dilanjutkan oleh Pemerintah Daerah, sehingga potensi dan kompetensi para peserta dapat lebih dimaksimalkan.

Kegiatan dihadiri oleh, Pemerintah Kec Simpang Empat, Kepala Bidang Tanaga Kerja bersama tim, Lurah Tungkaran Pangeran, Camat Simpang Empat diwakili Sekdes Desa Sejahtera, Instruktur Instalasi Listrik Rumah Tangga, 16 peserta pelatihan dan tamu undangan. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Kalimantan Selatan Pembangunan Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Ikuti Rakornas Pengelolaan Pendapatan dan Belanja Daerah

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Pendapatan dan Belanja Daerah via Zoom meeting, di Ruang DRL Lt.4 Kantor Bupati Tanah Bumbu, Kamis (8/12/2022).

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan dan Belanja Daerah se-Indonesia, yang dipusatkan di Provinsi Riau, berlangsung di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri Syariah.

Kegiatan Rakornas menghadirkan narasumber, Dirjen Bina Keuangan Kemendagri, Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu serta asosiasi pengelola pendapatan daerah. Rakornas ini juga akan diikuti oleh ‎seluruh kepala BPKAD dan Bapenda Provinsi se-Indonesia, serta bupati walikota se-Riau dan Bupati Walikota perwakilan provinsi masing-masing dua se- Indonesia.

Rakornas ini mengusung Tema “Optimalisasi Pendapatan Daerah Dalam Perspektif Daerah Penghasil Berdasarkan Undang-Undang No.1 Tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan Pemetintah Pusat Dan Pemerintah Daerah”.

Rakornas ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, sinergi, koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta antar sesama pemerintah daerah sebagai wadah penyampaian aspirasi pemerintah daerah terkait dinamika pengolahan keuangan daerah, baik dalam sisi belanja daerah maupun dari sisi pendapatan daerah.

Kemendagri melalui Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Pembangunan RI, La Ode Ahmad Pidana Bolombo menyampaikan, pemaparan berdasarkan data Kemendagri diantaranya terkait kondisi realita APBD TA 2022 per 18 November 2022, total realisasi pendapatan daerah dalam APBD TA 2022 secara rata-rata sebesar Rp909,95 T atau 77,65 %.

Dengan diwajibkannya kita menyusun Draff Perda dan sudah sampai tahap sinkronisasi dan revisi kepada pihak terkait Kemenkumham Kanwil Kalsel, untuk pajak daerah dan retribusi daerah yang mengacu pada Undang-Undang No.1 Tahun 2022, Pemkab Tanah Bumbu Raperda sudah disusun.

“Dari Undang-Undang No.1 Tahun 2022 tersebut, kita di daerah masih menunggu aturan jelasnya (PP) dan kita akan menargetkan Raperda pajak daerah dan retribusi daerah akan disahkan pada 2023, jangan sampai bertentangan dengan PP, kalau PP-nya terbit kita juga segera memproses untuk pengesahannya hingga proses ke DPR, sekarang dengan mengacu Undang-Undang No.1 Tahun 2022 ini semua Perda terkait pajak dan retribusi daerah dijadikan satu dan tidak lagi berdiri sendiri,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tanah Bumbu, Eryanto Rais melalui Ade Pebriady selaku Kabid Pengembangan dan Penetapan Pajak Daerah Bapenda Pemkab Tanbu.

Turut mengikuti Rakornas Pengelolaan Pendapatan dan Belanja Daerah via Zoom Meet yaitu Asisten Administrasi Umum, Andi Aminuddin, Kepala Badan Pendapatan Daerah Tanah Bumbu, Eryanto Rais dan Kabid Bapeda Bidang Penetapan Tanah Bumbu Adi Febriadi, Kabid Bapeda Pengelolaan Pendapatan Henry Kesumajaya dan Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Tanah Bumbu, Berkat. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Kalimantan Selatan Nasional Pembangunan Pendidikan Pertanian Regional Sosial Tanah Bumbu Wisata

Pemkab Tanbu Terima Kunker Dishub Pemkab Konawe Prov Sulawesi Tenggara

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (7/12/2022).

Rombongan Dishub Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara, berjumlah 8 orang dipimpin oleh Asisten II Setda Konut, Ir H Muhardi Mustafa.

Turut hadir bersama dalam kunjungan yaitu Kabid Lalu Lintas dan Kabid Angkutan, para Kasi Perhubungan dan Staff Dishub Pemkab Konut.

Sementara itu, Pemkab Tanah Bumbu melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Hj Mariani dan Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Ir H Riduan.

Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, HM Zairullah Azhar diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Hj Mariani menyampaikan terimakasih karena Kabupaten Tanah Bumbu menjadi pilihan kunjungan kegiatan kerja dari Pemkab Konut.

“Tanah Bumbu dengan penghasilan pertambangan, karet dan sawit, kami menyampaikan Tanah Bumbu dengan motto kami, Bersujud Menuju Serambi Madinah, yang merupakan komitmen, sebuah motivasi, rasa syukur dan doa yang semoga dengan itu Bumi Bersujud Tanah Bumbu selalu berkah,” ucap Mariani.

Asisten II Setda Konut, Ir H Muhardi Mustafa menyampaikan, pihaknya melakukan Kunker tersebut dengan tujuan lawatan dinas untuk menyaksikan secara langsung kegiatan pembangunan, kebijakan maupun regulasi yang ada di Pemkab Tanbu.

“Kita dengar ada beberapa kebijakan dan regulasi yang bersifat lokal di Tanah Bumbu berkaitan dengan kelembagaan dan pendapatan hasil daerah yang menyentuh dengan perhubungan, tentunya kami sampaikan bahwa Kabupaten Konawe dengan penghasilan daerah yaitu nikel dan sawit. Pada kesembatan kali ini kami mendengar banyak hal sebagai pembelajaran dan semoga ini ada berkahnya,” kata Muhardi.

Kunker dan Expose Penyelenggaraan Urusan Perhubungan di Lingkungan Pemkab Tanbu Prov Kalsel, bersama Pemkab Konut Prov Sulawesi Tenggara berlangsung secara baik.

Rapat Kunker ini juga dihadiri oleh Kepala Dishub Tanah Bumbu, Achmad Marlan bersama jajaran Dishub Tanah Bumbu dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Tanah Bumbu, Eryanto Rais. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Kalimantan Selatan Pembangunan Pertanian Sosial Tanah Bumbu

Jelang Nataru 2023, Pemkab Tanbu Adakan Operasi Pasar Murah

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel), menggelar operasi pasar murah Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.

Operasi pasar yang disambut antusias oleh warga itu digelar di Desa Suka Damai Kecamatan Mantewe, Selasa (6/12/2022).

Hadir pada pembukaan operasi pasar HBKN Jelang Nataru yakni Sekretaris Dinas Perdagangan Prov Kalsel, Kadis Kadis KUMP2 Tanbu, dan Staf Khusus Bupati TPPD, dan Forum Porkopimcam Kecamatan Mantewe.

Dalam kesempatannya, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Tanbu, Deny Harianto mengatakan kegiatan operasi pasar dalam rangka HKBN ini terfokus di Kecamatan Mantewe.

“Operasi pasar ini, sebagai wujud nyata peran serta Pemerintah, untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan juga merupakan salah satu langkah dalam menahan laju inflasi di Tanah Bumbu,” katanya.

Deny melanjutkan, melihat antusias masyarakat yang sangat tinggi, maka kegiatan andalan DKUMP2 ini bisa berlangsung terus setiap tahun, karena operasi pasar murah ini selalu ditunggu-tunggu oleh warga Bumi Bersujud.

“Kemetrologian Ahmad Heriansyah, menambahkan, kegiatan operasi pasar digelar dengan sistem terbuka, kerjasama DKUMP2 Tanbu dengan Dinas Perdagangan Kalsel dan Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, serta melibatkan Dinas Perikanan Tanbu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Tanbu, TP PKK Tanbu, DWP Tanbu, GOW Tanbu, Iwapi Tanbu, PT Kalimas Kharisma (Wings Group), PT Nestley, dan PT Ciomas Bestmeet,” Kabid Perdagangan menambahkan keterangan ke media. (narasinusantara.com/Aaron )

Kategori
Bisnis Ekonomi Kalimantan Selatan Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Buka Bimtek Usaha Basis Resiko OSS-RBA

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar melalui Staf Ahli Bupati Mahriyadi Noor, membuka Bimtek Berusaha Berbasis Risiko atau Online Singel Subbmision Risked Bassed Aproach (OSS-RBA) dan Bimtek Implementasi Pengawasan Perijinan Berusaha Berbasis Risiko.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanah Bumbu ini bertempat di Hotel Ebony Batulicin, Selasa (29/11/2022).

Mahriyadi Noor, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia tentang penanaman modal, khususnya bagi pelaku usaha.

“Diharapkan, melalui Bimtek ini dapat mewujudkan kapasitas hukum dan kenyamanan berusaha, sekaligus peningkatan investasi di Kabupaten Tanah Bumbu. Karena itu, Pemerintah Daerah menyambut baik dan sangat mengapresiasi dilaksanakannya Bintek ini,” ujarnya.

Lanjutnya, Bimtek tersebut adalah pelatihan untuk pelaku usaha ,agar patuh dan taat terhadap legalitas perijinan.

“Untuk itu, Bimtek ini diharapkan pula dapat meningkatkan pengetahuan serta pemahaman para pelaku untuk melakukan perijinan OSS-RBA secara mandiri dan segera mengimplementasikan nya sehingga tercapai tujuan Pemerintah dalam memberikan kemudahan berusaha, agar semakin banyak jumlah pelaku usaha yang telah memiliki perijinan, guna peningkatan realisasi dan investasi penyerapan tenaga kerja,” paparnya.

“Selain itu, juga sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan perijinan dan non perijinan,” tutupnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Kalimantan Selatan Nasional Pembangunan Sosial Tanah Bumbu

Rencana Bendungan Kusan Tanah Bumbu, Akhirnya Kedatangan Tim Assessment Internasional

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), menerima kedatangan Tim Assessment dalam rangka penilaian rencana pembangunan Bendungan Kusan.

Sidak penilaian lapangan hingga Assessment dilakukan, Pemkab Tanbu juga menyediakan diskusi antar pihak terkait untuk keperluan penilaian.

Ir. Juari selaku Koordinator Pendayagunaan Sumber Air, Irigasi dan Rawa dari Direktorat Sumber Daya Air Kementerian PPN/Bappenas menyampaikan, Tim datang guna melakukan penilaian terhadap rencana pembangunan Bendungan Kusan dengan Internasional Standar (Hydropower Sustainability Standard).

Tim Internasional Assessment ada 3 orang hadir untuk melakukan penilaian tersebut.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia sedang dalam kondisi anggaran yang menyurut, sehingga perlu
mencari peluang dengan rencana mendatangkan pihak invertor, bahwa nantinya rencana pembangunan Bendungan Kusan secara kancah internasional mampu diterima dan layak memperoleh (pendanaan internasional).

“Kondisi keuangan negara kedepan masih berat karena faktor-faktor tertentu. Meskipun rencana usulan Bendungan Kusan ini sudah dibahas namun Pemerintah Indonesia berinisiatif mengambil kebijakan stategis, dalam hal ini untuk bekerjasama dengan melibatkan International Hydropower Association (IHA),” katanya.

Ada sekitar 12 item dan secara teknis menjadi acuan Assessment, diantaranya penilaian aspek ekonomi, aspek sosial (terkait pemindahan penduduk kawasan terdampak pembangunan Bendungan Kusan) hingga aspek lingkungan.

“Kami merespon pada kesejarahannya, ternyata sudah pernah disebutkan dalam perencanaan tentang pembangunan Bendungan Kusan pada masa awal Gubernur Kalimantan Selatan pertama, yaitu dulunya beliau juga pernah menjabat sebagai Menteri PUPR,” lanjutnya.

Sementara itu, kebutuhan data terus dikumpulkan dari beberapa item yang dibutuhkan. Perlu waktu khusus dalam Internasional Assessment.

Pembangunan Bendungan Kusan rencananya melangkah tanpa melibatkan APBN dan melaju pada Standar Internasional yang menjadi pilot project bersama.

“Kita coba dorong dengan skema swasta dan kita bekerjasama antar pihak, per part (bagian) harus dibahas konsekuensinya, sehingga pihak yang nantinya tertarik mengucurkan anggaran (investor) tau jelas keunggulan manfaat Bendungan Kusan maupun kelemahannya,” ucap Ir. Juari.

Dalam step yang dilakukan ini, masih belum bisa ditarik hasil penilaian secara maksimal. Pembangunan bendungan, masih dalam proses Assessment, jika dokumen telah komplit dan layak, Tim akan lanjut langkah dengan menawarkan Market Sounding.

Kemudian bisa saja rencana Bendungan Kusan akan dibawa ke Fairtrade International, hal tersebut bergantung pada proses ke depan.

“Target waktu selesai dan kapan kepastiannya belum bisa ditentukan, beberapa informasi telah kita dapatkan, sedangkan kita mengetahui antusias masyarakat sangat bagus dalam rencana Bendungan Kusan ini,” tutupnya.

Kondisi lapangan secara teknis dianggap memungkinkan, adapun beberapa hambatan bisa diatasi, finishing terhadap anggaran masih menjadi pertimbangan hingga detik ini. Disamping itu, untuk penggunaan lokasi Bendungan Kusan nantinya, akan disediakan kurang lebih 2000 hektar tanah.

Hadir dalam diskusi dari Tim International Hydropower Assosiate yaitu Joerg Hartman, Alain Kilajian, Amina Kadyrzhanova. Turut hadir juga Tim Bappenas Ir Juari bersama 7 orang lainnya, dibantu oleh Ishaq Al Kindy dari Kementerian PUPR, Taqwa Rizaldi dari PLN, Novy Dya K Tampubolon dari Kemenko Marves, Muhamad Alhaqurahman dari Kementerian ESDM. (narasinusantara.com/Aaron)