Kategori
Budaya Masyarakat Kalimantan Selatan Seni Tanah Bumbu

Dinas Budporapar Tanah Bumbu Gelar Festival Seni dan Budaya Pelajar

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinas Budporapar) Tanah Bumbu (Tanbu) menggelar Festival Seni dan Budaya Pelajar.

Yaitu lomba musikalisasi puisi dan madihin dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-79.

Bupati Tanbu Zairullah Azhar di wakili Staf Ahli Bupati M Putu Wisnu Wardana membuka secara resmi festival tersebut. Selasa (27/8/2024) di Auditorium 7 Februari Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir.

Kepala Dinas Budporapar Tanbu, H Syamsuddin melalui Kabid Kebudayaan Hj Nooryana. Mengatakan kegiatan ini merupakan upaya pemerintan daerah untuk melestarikan seni dan budaya daerah warisan budaya tak benda.

“Festival berlangsung tanggal 27-29 Agustus 2024. Pesertanya pelajar SMP dan SMA sederajat se- Kabupaten Tanah Bumbu,” ungkapnya.

Ia berharap melalui festival seni dan budaya ini, para pelajar dapat mengembangkan potensi diri di bidang seni dan budaya sehingga menumbuhkan karakter yang positif.

Sementara itu, Bupati melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Putu Wisnu Wardana mengatakan. Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian dan dukungan pemeritah daerah melalui Dinad Budporapar kepada mereka dengan membuka ruang seluas-luasnya dalam bidang seni. Tidak hanya berketrampilan dalam memainkan alat musik, namun juga seni sastra. Yaitu dengan mengikuti Musikalisasi Puisi dan Madihin.

Menurut Wisnu Wardana melalui kegiatan ini di harapkan dapat memotivasi dan membantu peningkatan potensi diri dari para pelajar.

Lebih lanjut Wisnu Wardana mengatakan seni budaya bersifat universal atau dengan kata lain seni dapat di lakukan oleh siapa saja dan di mana saja.

Karena itu, karya seni bukan hanya milik segelintir orang namun semua golongan, semua lapisan dapat menikmati seni itu.

“Kemampuan dalam meningkatkan ketrampilan berkesenian bagi pelajar ini tak lepas dari dukungan orangtua, guru, pembimbing dan masyarakat sekitar, ” pungkasnya.

Hadir pada pembukaan festival seni dan budaya yakni Kepala Dinas Budporpar, Kepala Dinas Pendidikan,
Camat, Kapolsek, Koramil, KUA Kusan Hilir. Lurah, Kepala ULWK Kusan Hilir, Dewan Kesenian Tanbu, Perwakilan SMP dan SMA/Se-derajat, seluruh peserta, dan undangan. (Adi) @MC Pemkab Tanah Bumbu.ANN

Kategori
Budaya Masyarakat Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Nasional Sejarah Tanah Bumbu

Hari Pahlawan Nasional 10 November, Forkopimda Khidmat Berziarah

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, melaksanakan Ziarah dalam rangka memperingatan Hari Pahlawan Nasional 10 November.

Ziarah berlangsung pukul 09.00 Wita. Sebelum kegiatan tabur bunga ke Makan Pahlawan di Mattone Pagatan, Wakapolres Tanah Bumbu Kompol Sofyan, S.I.K memimpin upacara kehormatan dan doa untuk para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan kemerdekaan secara khidmat.

Hadir dalam kegiatan tabur bunga makam Pahlawan Mattone yakni Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Eka Safruddin bersama jajaran Kepala SKPD lingkup Pemkab Tanbu, Kodim 1022/Tnb, Polres Tanah Bumbu dan perwakilan Forkopimda Kab Tanbu, pada Jumat (10/11/2023).

Ziarah berjalan dengan lancar, terlihat dari wajah-wajah para peserta yang sangat terharu.

Di lain lokasi, Bupati Zairullah dalam kesempatannya, terdengar mengajak seluruh pihak untuk bahu membahu soal menjadikan Indonesia yang terus bisa bertumbuh menjadi negara yang kian maju.

“Mari kita kirimkan doa terbaik kepada pahlawan yang telah gugur. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini akan semakin membakar semangat perjuangan dalam memerangi kebodohan dan kemiskinan,” kata Zairullah Kab Tanbu, di Halaman Kantor Bupati saat melakukan upacara Hari Pahlawan tersebut.

Pada sisi lain, masih dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional 10 November, Dandim 1022 Tanah Bumbu, Letkol Inf Aldin Hadi, berpesan kepada para prajurit TNI, agar terus meningkatkan semangat untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.

“Jadikanlah para pahlawan kita yang telah gugur mendahului kita, suatu sosok inspirasi penyemangat untuk selalu berkembang membangun negara Indonesia,” pesannya pada Jum’at (10/11/2023).

Adapun Hari Pahlawan Tahun 2023 ini membawa tema “Semangat Pahlawan Untuk Masa Depan Bangsa Dalam Memerangi Kemiskinan Dan Kebodohan”.

Dandim juga menyampaikan sebagai generasi penerus bangsa, perjuangan dan pengorbanan yang sudah ditunjukkan oleh para pendahulu, harus kita jadikan contoh dalam meneruskan dan mengisi kemerdekaan yang telah diraih.

“Selamat Hari Pahlawan, kobaran semangat serta pengorbanan para pahlawan, dalam merebut kemerdekaan negara ini, haruslah menjadi contoh bagi kita semua,” tutur Dandim 1022/Tnb.

Ditegaskannya, sebagai generasi penerus bangsa, memiliki sikap tanggungjawab dalam mengisi kemerdekaan dengan penuh semangat, dan menjaga negara tercinta Indonesia. (ANN)

Kategori
Budaya Masyarakat Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pendidikan Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

FLB Dispersip Tanbu, Berkualitas Tampilan Lomba Mewarnai serta Talkshow Literasi

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Meriahnya Lomba Mewarnai serta Talkshow Literasi pada ajang Festival Literasi Bersujud (FLB) Tahun 2023, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu).

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip Kab Tanbu M Saleh menyampaikan Lomba Mewarnai, bertempat di Panggung Pantai Pagatan Kec. Kusan Hilir Kab. Tanah Bumbu sejak pukul 08.00 pagi.

“Pelaksanaan Kegiatan Lomba Mewarnai dalam Rangka Festival Literasi Bersujud 2023, pada Selasa tanggal 24 Oktober 2023, melibatkan jumlah peserta 149 anak, dengan kategori umur 4 – 6 tahun,” jelasnya.

Dispersip mendatangkan juri dalam aktivitas Lomba Mewarnai yaitu M.Yusuf (Kepsek SDN Pulau tanjuung), Wanda Hanifa (Komunitas Bestari), Ilham Bahari (Komunitas Pelita).

“Selain itu dihari yang sama, akan ada Talkshow Literasi yang digelar pada Selasa pukul 15.45 – 18.10 Wita, berlokasi di Cafe Palaka dengan jumlah peserta 100 orang,” papar Saleh pada Rabu (25/10/2023) Siang. (Ana)

Kategori
Budaya Masyarakat Hiburan Inflasi Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

Semakin Menarik FLB, Dispersip Tampilkan Workshop Film hingga Lomba Kesenian

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Masih dalam keseruan, Festival Literasi Bersujud (FLB) Tahun 2023, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) mengadakan Workshop hingga Steaming Film.

Adapun Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani menyampaikan, Screening Film dilaksanakan pada Sabtu malam, tepat di tanggal (21/10/2023) sekitar pukul 20.00-23.00 Wita, di Cafe Palaka Pantai Pagatan.

“Adapun jumlah peserta yakni sebanyak 100 orang,” ungkap Kadis Yulia.

Selanjutnya ia menambahkan, akan ada tampilan Workshop Film yang dilaksanakan pada hari Minggu (22/10) , pukul 09.00 – 15.30 Wita, di Aula Koramil Pagatan.

Adapun Dispersip Tanbu menghadirkan narasumber yaitu Munis Shadikin (Direktur Aruh Film Kalimantan), Ade Hidayat (Wakil Direktur Aruh Film Kalimantan) dan Raya Fanathagama (Animator Tanbu).

Adapun informasi Festival Literasi Bersujud 2023, turut menyuguhkan, Lomba Madihin yang telah dilaksanakan pada Senin pukul 20.00 – 22.30 Wita, berlokasi di panggung Pantai Pagatan, dengan jumlah peserta sebanyak 7 orang Finalis. Melibatkan juri penilai yaitu Yulian Fahmi (Pegiat Seni Tradisi), M Syobli (Pegiat Seni Tradisi), Lukman (Pengajar Bahasa Indonesia).

“Selain itu FLB 2023 ini menghadirkan Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia Kab. Tanah bumbu dan Wokshop Menulis,” pungkas Kepala Dispersip Kab Tanbu, Yulia Rahmadhani, Rabu (25/10/2023) Siang.

Kegiatan berlangsung di Aula Koramil Pantai Pagatan pukul 08.00 Wita sampai selesai, melibatkan sejumlah 100 orang, dengan membawa narasumber yakni Sandy Firly (Novelis, Cerpenis dan Jurnalis), Randu Alamsyah (Novelis dan Jurnalis), Andi Jamaluddin ar ak (Sastrawan Tanah Bumbu). (Ana)

Kategori
Budaya Masyarakat Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pendidikan Prestasi Seni Stunting Tanah Bumbu Wisata

Festival Literasi Bersujud TA 2023 Dibuka, Dispersip Persembahkan Story Telling

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Festival Literasi Bersujud Tahun 2023, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) mengadakan Story Telling.

Story Telling merupakan proses seseorang menyampaikan sebuah cerita melalui berbagai media perantara, tujuannya ialah untuk membudayakan generasi bangsa yang gemar akan literasi.

Mengawali Festival Literasi Bersujud Tahun 2023, kegiatan Story Telling dilaksanakan pada Sabtu (21/10/2023) pagi, sekitar pukul 08.30 – 10.45 Wita, tepat di Aula Koramil Pagatan.

Menurut data, Dispersip Kab Tanbu berhasil mengumpulkan peserta sebanyak 250 orang, berasal dari 13 TK, di Kecamatan Kusan Hilir, dengan mendatangkan narasumber dari Yayasan Al Fath yakni Sang Story Teller, Trialis Nurika Evi yang juga selaku Pioner Kampung Dongeng dan Pekan Ceria.

Hadir diacara tersebut, Tuty mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Kab Tanbu. Dalam kesempatan ini turut hadir pula para orang tua murid dan guru-guru pendamping.

Adapun Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani menyampaikan Kegiatan Story Telling mengusung Tema “Mengenal Buku dari Usia Dini”.

“Sesuai Peraturan Kepala Perpusnas Nomor 15 Tahun 2014 Pasal 1 Tentang Gerakan Pembudayaan Kegemaran Membaca adalah suatu usaha nyata dan keteladanan yang memicu masyarakat luas untuk berbuat sama, dalam meningkatkan minat baca dan kebiasaan gemar membaca,” ungkapnya.

Kadispersip membahas jika, Story Telling adalah seni bercerita yang dapat digunakan sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai pada anak yang dilakukan tanpa perlu menggurui sang anak juga merupakan suatu proses kreatif anak anak dalam perkembangan aspek intelektual, kepekaaan, emosi, seni, dan daya imajinasi.

“Suasana jadi sangat meriah dengan menghadirkan Ustazah Alis dari Kampung Dongeng Batulicin Tanah Bumbu,” tambah Kadispersip Tanbu Yulia, pada Selasa (24/10/2023) Siang.

Dalam kesempatan itu pula, dikatakannya bahwa semua anak-anak mendapatkan bingkisan snack dan tambler.

“Acara tersebut sangat meriah, berkat dukungan dari komunitas dan pegiat literasi yang ada di Tanah Bumbu,” lanjutnya.

Sebagai informasi, Story Telling merupakan acara pembuka dimulainya kegiatan Fastival Literasi Bersujud di Kabupaten Tanah Bumbu yang berlangsung sejak tanggal 21 sd 24 Oktober 2023. (Ana)

Kategori
Budaya Masyarakat Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Nasional Pelayanan Masyarakat Perayaan Tahunan Permainan Prestasi Tanah Bumbu Wisata

Tanbu Bumbu Ajang International Festival Kite

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, menghadiri Festival Internasional Kite, Sabtu (21/10/2023).

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu).

Melalui Syamsuddin selaku Kepala Disbudparpora Kab Tanbu mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta berbagai negara yang hadir dalam undangan Tanah Bumbu Internasional Kite Festival yang pertama, berlokasi Wisata Pantai Pagatan.

Kadisbudparpora Kab Tanbu, menyampaikan pesan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dipimpin oleh seorang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno.

Turut berterimakasih kepada Bupati Kab Tanbu yangmana telah mensupport acara festival internasional kite, dalam kegiatan berlomba mewarnai layangan serta menerbangkan layangan secara bersamaan.

Kadisbudparpora Syamsuddin berharap kiranya acara Festival Internasional Kite dapat berkelanjutan pada tahun-tahun ke depan.

Bupati Zairullah menyampaikan, Pemerintah Daerah, dirinya berterimakasih atas antusias dari panitia, masyarakat dan seluruh peserta Tanah Bumbu Kite Festival.

“Lewat semangat ini, semoga dapat mengembangkan potensi yang ada di Bumi Bersujud,” katanya.

Adapun Festival ini merupakan salah satu event yang sangat menarik, karena memiliki keunikan budaya yang dicerminkan dalam bentuk layangan.

“Penyelenggaraan Tanah Bumbu kite Festival, merupakan salah satu upaya kita untuk melestarikan budaya lokal dan pemain tradisional,” lanjutnya.

Selain itu, sebagai ajang promosi daerah, dalam upaya mewujudkan Kabupaten Tanah Bumbu sebagai daerah tujuan wisata berkelas dunia.

“Untuk itu, saya berharap melalui event ini dapat menyadarkan seluruh warga masyarakat, bahwa pariwisata adalah bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Bumi Bersujud dalam meningkatkan ekonomi daerah, khususnya untuk mensejahteran masyarakat,” tandasnya. (Ana)

Kategori
Budaya Masyarakat Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Keagamaan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perayaan Tahunan Prestasi Tanah Bumbu

Wakil Bupati Muh Rusli Resmi Tutup Kegiatan MTQN Ke-XIX Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu TA 2023

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Musabawah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Ke-XIX Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2023, akhirnya kini resmi ditutup oleh Wakil Bupati Tanah Bumbu, HM Rusli.

Data MTQ Ke-XIX menyebutkan, telah diikuti oleh 481 peserta dari 12 Kafilah yang berasal dari seluruh Kecamatan di Tanah Bumbu, yang bersaing dalam 26 cabang lomba.

Juara Umum Daerah Kecamatan diraih oleh
Kecamatan (Kec) Karang Bintang dengan nilai 70. Disusul Kec. Satui diurutan kedua dengan nilai 63, dan Kec. Simpang Empat diurutan ketiga dengan nilai 59.

Ketua Panitia MTQN Ke-XIX Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu 2023, Camat Karang Bintang Syafruddin, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan semua pihak yang telah berperan dalam mensukseskan MTQ di Kecamatan Karang Bintang.

Penutupan MTQN ditandai dengan rangkaian acara yang berlangsung di Panggung Utama MTQN Ke-XIX di Lapangan Mandala Krida, Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu pada Jumat (13/10/2023) Malam.

“Adapun MTQ kali ini menghasilkan juara juara terbaik, dan para juara yang akan mewakili Tanah Bumbu di MTQ tingkat Provinsi tahun 2024 mendatang di Tapin,” ucapnya.

Disamping itu, Wakil Bupati Tanah Bumbu, HM Rusli, menyampaikan penghargaan atas dukungan dari berbagai pihak yang telah mendukung penyelenggaraan MTQN tingkat Kabupaten Tanah Bumbu.

Diyakini olehnya, jika pelaksanaan MTQN ke-XIX telah berlangsung dengan lancar dan sukses, namun semangat membaca dan menghayati nilai-nilai Al-Qur’an mesti harus tetap dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan saya melalui momentum penutupan MTQ ini, kita semua dapat menjaga tanggungjawab agar MTQ dapat memberi bekas dan pengaruh positif di masyarakat, terutama meningkatkan wawasan dan cinta kita terhadap Al-Qur’an,” harap Rusli.

Rusli juga memberikan ucapan selamat kepada para pemenang, sambil berharap prestasi ini dapat dipertahankan di masa yang akan datang. Bagi peserta yang belum meraih prestasi, ia mendorong mereka untuk terus berlatih dan memacu diri pada kesempatan yang akan datang.

Menurut informasi, dalam acara penutupan MTQ Ke-XX (20) Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2024 nanti akan bertuan rumah di Kec. Kuranji dengan opsi cadangan di Kec. Kusan Tengah.

Hadir dalam kegiatan ini Forkopimda Tanbu, Anggota DPRD, Ketua LPTQ Prov. Kalsel, pejabat lingkup Pemkab Tanbu, instansi vertikal, perushaan dan perbankan, dan Camat se-Kab. Tanbu, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan. (Anara)

Kategori
Budaya Masyarakat Gaya Hidup Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu

Tingkatkan Kualitas Literasi Daerah, Dispersip Tanbu Akan Beri Penghargaan Para Komunitas Pejuang Literasi

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), akan memberikan penghargaan bagi komunitas pejuang literasi.

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip, M Saleh, menjelaskan penghargaan rencananya akan diberikan kepada penggiat literasi, pada acara Festival Literasi Bersujud tepatnya, Rabu tanggal 18 – 24 Oktober 2023 di Pantai Kota Pagatan.

“Betul sekali, kami sangat mengapresiasi peran mereka dalam membantu Dispersip Tanbu untuk meningkatkan minat baca, sekaligus mempromosikan Perpustakaan Tanah Bumbu,” ungkapnya pada Senin (09/10/2023) Siang.

Dalam hal ini, menurut informasi penghargaan akan diberikan kepada pejuang literasi daerah yaitu Komunitas Bestari, Komunitas Kopi Ambar, dan Komunitas Pelita.

“Termasuk seperti peran yang dilakukan Komunitas Pelita, mereka juga aktif mengadakan pelatihan – pelatihan, dalam rangka meningkatkan skill dan indeks literasi masyarakat di Tanbu,” bebernya.

Sepak terjang komunitas-komunitas tersebut, rupanya masih aktif melakukan pertemuan sebagai upaya menggerakkan literasi daerah, mengenalkan budaya membaca kepada anak sejak usia dini, maupun mengajak masyarakat berpikir kritis memajukan literasi.

Adapun dampak dari kurangnya literasi yaitu, rendahnya pengetahuan analisis, problem solving dan critical thinking yang menjadi pondasi utama untuk kecerdasan intelektual.

Informasi pada Kamis (31/08/2023), melalui situs website GoodStats bahwa Indonesia menempati peringkat ke 71 dari 77 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Survei tersebut menyebutkan urutan Indonesia berada di nomor 74 dari 79 atau enam peringkat dari bawah.

Sumber Informasi lewat website Perpustakaan Kemendagri menyebutkan pada Kamis (23/03/2021) di Jakarta, Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA), dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019.

“Tingkat literasi Indonesia pada penelitian di 70 negara itu berada di nomor 62,” ujar Staf ahli Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Suhajar Diantoro pada Rapat kordinasi nasional bidang perpustakaan tahun 2021.

Lebih lanjut, Kepala Perpusnas M Syarif Bando, mengatakan persoalan Indonesia adalah rendahnya tingkat literasi.

Pada dasarnya, literasi memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, pendidikan, dan masyarakat secara umum. Dengan tingkat literasi yang tinggi, individu dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembelajaran, berkomunikasi dengan efektif, dan mengambil keputusan serta informasi dalam berbagai aspek kehidupan mereka.

Hal tersebut dapat menjadikan seseorang sosok literat, yang dibutuhkan bangsa agar Indonesia dapat bangkit dari keterpurukan bahkan bersaing dan hidup sejajar dengan bangsa lain.

Pentingnya kesadaran berliterasi sangat mendukung keberhasilan seseorang dalam menangani berbagai persoalan.

Sementara itu, pihak Komunitas Bestari menyatakan sedang melakukan persiapan peningakatan literasi melalui Festival Literasi Bersujud, komunitas ini akan terlibat secara langsung.

Slogan Literasi Bertasi adalah “Menggerakkan Literasi, Mengkampanyekan Buku dan Edukasi, Memerangi Buta Makna.

Komunitas Bestari menyebut, jika membaca adalah sebuah perjalanan untuk menjelajahi dunia. (Anara)

Kategori
Budaya Masyarakat Gaya Hidup Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

Event Perdana Dispersip Tanbu, Hadirkan Keseruan Dalam Festival Literasi Bersujud TA 2023

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), akan menghadirkan keseruan dalam acara Festival Literasi Bersujud Tahun 2023.

Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani diwakili M Saleh selaku Sekretaris Dispersip, mengatakan Festival Literasi Bersujud 2023, merupakan event perdana yang dilaksanakan oleh Pemkab Tanbu melalui Dispersip.

Festival Literasi Bersujud rencananya akan digelar pada Rabu tanggal 18 – 24 Oktober 2023 di Pantai Pagatan.

Output (hasil) yang diharapakan Pemerintah Daerah dengan diadakan kegiatan tersebut, yakni menarik dan menyerap keterlibatan masyarakat dari segala usia, dalam kegiatan perpustakaan yang mana merupakan salah satu dari tujuh indikator nilai Indeks peningkatan literasi masyarakat.

Selain itu, Kadispersip Yulia melalui Sekdinpersip Saleh menyebutkan, ada beberapa kegiatan pada ajang Festival Literasi Bersujud tahun 2023 berupa lomba, work shop dan talkshow keliterasian.

“Diharapakan kegiatan Festival Literasi Bersujud ini, dapat meningkatkan kapasitas dan wawasan masyarakat secara umum,” harapnya.

Diterangkannya, jika adanya pagelaran Festival Literasi Bersujud 2023, ikut serta dalam peningkatan pendapatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan kuliner di sekitar lokasi acara tentunya dengan menyediakan beberapa stand pada area.

“Untuk memudahkan akses masyarakat terhadap buku-buku bacaan, maka kami hadirkan pula bazar buku murah dari penulis nasional dan penulis lokal,” lanjutnya.

Keseruan Festival Literasi Bersujud 2023 meliputi lomba yaitu lomba mewarnai, vlog literasi, madihin literasi, film dokumenter.

Selain itu juga terdapat, workshop film, workshop menulis, talkshow literasi, story telling, pengukuhan bunda literasi pada 12 kecamatan di Bumi Bersujud, pentas seni serta stand UMKM.

Kegiatan Festival Literasi Bersujud diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu, dengan mengusung tema ” Membaca Budaya, Membudayakan Literasi”.

“Acara murni inisiatif Pemda melalui Dispersip, dalam rangka menumbuhkan kecintaan terhadap baca tulis di Kabupaten Tanbu. Pada Festival Literasi Bersujud juga akan menyuguhkan penampilan grup kesenian, pembacaan puisi dan musikalisasi puisi,” pungkasnya. (Anara)

Kategori
Budaya Masyarakat Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Dispersip Tanbu Gebrak Literasi dan Galakkan Semangat Baca Bersama Komunitas

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), ingin menggugah semangat membaca masyarakat dan menggalakkan literasi daerah.

Menurut unggahan informasi media dewasa ini, tercatat beberapa manfaat literasi yang dapat di peroleh masyarakat, yakni memperkaya perbendaharaan kosa kata.

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip, M Saleh, mengungkapkan Dispersip berupaya keras menggerakkan komunitas yang ada dan gebrak semangat dalam menghidupkan literasi.

Diantaranya juga disebutkan, program pengenalan menyukai budaya membaca sejak dini dengan story telling dan turut mengundang tokoh terkenal dari kampung dongeng secara langsung.

Selain itu Dispersip Tanbu mesih menjalankan gerakan membaca melalui perpustakaan keliling, mendukung komunitas literasi yang ingin membuka lapak buku gratis dengan menyediakan sarana pinjaman buku yang ada, bekerja sama dengan kedinasan serta lembaga lainnya untuk membuka pojok baca maupun mendirikan Pocadi di Education Park Batulicin.

“Kehadiran lapak baca oleh pejuang literasi dan Duta Baca Tanah Bumbu, sedikit banyak membantu menggalakkan kegemaran membaca pada masyarakat” katanya.

Harapan Dispersip, komunitas-komunitas lain juga ikut termotivasi menghidupkan literasi, sehingga Pemerintah Daerah juga dapat terbantu dalam mensosialisasikan kegemaran membaca.

“Kami juga akan mengadakan Fertival Literasi pada bulan ini, Kegiatan Dispersip ini merupakan salah satu dari tujuh indikator, nilai Indeks peningkatan literasi masyarakat,” terangnya pada Senin (09/10/2023) Siang.

Adapun penjelasan, manfaat literasi disebutkan dapat mengoptimalkan kinerja otak karena sering digunakan untuk kegiatan membaca dan menulis, memperluas wawasan dan memperoleh informasi baru serta dapat membentuk kemampuan interpersonal seseorang yang akan semakin baik.

Keterangan dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, Riset dan Teknologi (19/5/2023) menerbitkan informasi, mengutip dari penjelasan Hafidz Muksin, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memaparkan pada hasil penelitian pada tahun 2021 bahwa Indonesia mengalami darurat literasi.

Dikatakannya, jika literasi masyarakat Indonesia sangat rendah. Terlebih kebiasaan menggunakan gawai saat ini menyebabkan minat baca menjadi kurang.

Sepakat dengan hal tersebut, Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda juga menyampaikan pesan menohok bahwa literasi Indonesia sedang tidak baik-baik saja.

“Tingkat literasi Indonesia tidak mengalami peningkatan yang signifikan dan kondisi ini darurat,” ujarnya.

UNESCO dan Kemenkominfo juga menjelaskan, bila minat baca buku di Indonesia hanya di angka 0,001 persen. Dengan demikian, dari seribu orang hanya satu orang yang gemar membaca buku.

Adapun penjelasan berbagai pihak, salah satu penyebab yang membuat minat baca di Indonesia rendah yaitu, penggunaan smartphone yang kurang tepat dan kebiasaan membaca yang tidak dilatih sejak dini. Selain itu, masyarakat yang belum bisa membaca juga menjadi salah satu faktor yang membuat minat membaca di Indonesia rendah. (Anara)