Kategori
Bisnis Ekonomi Famous Gaya Hidup Hiburan IKN Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Tanah Bumbu Wisata

Grand Opening Hotel Lotusa Batulicin Swiss-Belhotel International

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Hotel Lotusa Batulicin Swiss-Belhotel International resmi dibuka pada Selasa (30/9/2025) di Jalan Kodeco Raya Km 4, Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat.

Adapun peresmian Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, didampingi oleh H. Andi Syamsuddin Arsyad dan Regional Director of Operations and Development Swiss-Belhotel International Fabrice Mini.

Gubernur Kalsel, H Muhidin mengapresiasi kehadiran hotel Lotusa di Bumi Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan. Hotel yang menginspirasi dan menjadi motivasi kebangkitan perekonomian di Bumi Bersujud dan Bumi Lambung Mangkurat umumnya.

“Terlebih Tanah Bumbu menjadi pintu gerbang IKN. Hotel Lotusa ini tentu sangat strategis,” ucap H Muhidin.

Dalam sambutannya, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan apresiasi atas kehadiran Hotel Lotusa Batulicin sebagai bagian dari upaya peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Director of Operation and Development Swiss-Belhotel International, Fabrice Mini, mengatakan Swiss-Belhotel berdiri tahun 1987 dan sekarang sudah berusia 38 tahun.

Hari ini, Swiss-Belhotel menambah lagi satu jejak komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kami percaya Hotel Lotusa Swiss Belhotel akan menjadi ikon perhotelen di Kalsel. Dan akan memastikan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap tamu yang datang, menjadi pusat berkumpul bagi masyarakat serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Hotel ini membawa konsep pelayanan berstandar internasional dan fasilitas lengkap, Hotel Lotusa Batulicin diharapkan menjadi magnet baru bagi pelaku bisnis, wisatawan, dan masyarakat lokal.

Swiss-Belhotel International yang baru-baru ini mengumumkan diresmikannya Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel pada tanggal 30 September 2025 dan merupakan upscale hotel dengan desain kontemporer pertama yang dikelola oleh jaringan manajemen hotel internasional yang pertama di Batulicin, Kalimantan Selatan.

Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel adalah Hotel Berkelas Bintang Empat ( 4-star) dengan pemandangan mewah, cocok untuk berlibur maupun berbisnis dengan suguhan fasilitas terbaik.

Berlokasi strategis di Batulicin, Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel memiliki 83 kamar dengan empat kategori: kamar deluxe, suites, executive suites, dan presidential suite, semuanya dilengkapi dengan fasilitas standar internasional.
Fasilitas lain di dalam hotel antara lain Carnation Ballroom, ruang pertemuan serbaguna yang mampu mengakomodir hingga 500 orang, serta beragam pilihan menu untuk bersantap di Osmanthus Restaurant, Camellia Lounge & Bar, Caramiel Café, dan layanan makan di kamar 24 jam. Semua penawaran ini memadukan elemen kemegahan, kenyamanan, dan kepraktisan bagi seluruh tamu.

Berlokasi strategis di area komersial dan industri yang sedang berkembang di Kalimantan Selatan, hotel ini menawarkan akses mudah ke pelabuhan feri dan laut, perkebunan, objek wisata pantai, dan taman hiburan.
Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel siap mendukung pembangunan lokal dan menarik pengunjung domestik maupun internasional ke Kalimantan Selatan dengan meningkatkan layanan perhotelan, menciptakan peluang bisnis baru, serta menyediakan venue yang dapat mengakomodir berbagai pertemuan, konferensi, bisnis, dan liburan yang pada akhirnya di tujukan untuk mendorong pertumbuhan regional yang lebih luas. (ANN)

Kategori
Budaya Masyarakat Gaya Hidup Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu

Tingkatkan Kualitas Literasi Daerah, Dispersip Tanbu Akan Beri Penghargaan Para Komunitas Pejuang Literasi

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), akan memberikan penghargaan bagi komunitas pejuang literasi.

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip, M Saleh, menjelaskan penghargaan rencananya akan diberikan kepada penggiat literasi, pada acara Festival Literasi Bersujud tepatnya, Rabu tanggal 18 – 24 Oktober 2023 di Pantai Kota Pagatan.

“Betul sekali, kami sangat mengapresiasi peran mereka dalam membantu Dispersip Tanbu untuk meningkatkan minat baca, sekaligus mempromosikan Perpustakaan Tanah Bumbu,” ungkapnya pada Senin (09/10/2023) Siang.

Dalam hal ini, menurut informasi penghargaan akan diberikan kepada pejuang literasi daerah yaitu Komunitas Bestari, Komunitas Kopi Ambar, dan Komunitas Pelita.

“Termasuk seperti peran yang dilakukan Komunitas Pelita, mereka juga aktif mengadakan pelatihan – pelatihan, dalam rangka meningkatkan skill dan indeks literasi masyarakat di Tanbu,” bebernya.

Sepak terjang komunitas-komunitas tersebut, rupanya masih aktif melakukan pertemuan sebagai upaya menggerakkan literasi daerah, mengenalkan budaya membaca kepada anak sejak usia dini, maupun mengajak masyarakat berpikir kritis memajukan literasi.

Adapun dampak dari kurangnya literasi yaitu, rendahnya pengetahuan analisis, problem solving dan critical thinking yang menjadi pondasi utama untuk kecerdasan intelektual.

Informasi pada Kamis (31/08/2023), melalui situs website GoodStats bahwa Indonesia menempati peringkat ke 71 dari 77 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Survei tersebut menyebutkan urutan Indonesia berada di nomor 74 dari 79 atau enam peringkat dari bawah.

Sumber Informasi lewat website Perpustakaan Kemendagri menyebutkan pada Kamis (23/03/2021) di Jakarta, Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA), dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019.

“Tingkat literasi Indonesia pada penelitian di 70 negara itu berada di nomor 62,” ujar Staf ahli Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Suhajar Diantoro pada Rapat kordinasi nasional bidang perpustakaan tahun 2021.

Lebih lanjut, Kepala Perpusnas M Syarif Bando, mengatakan persoalan Indonesia adalah rendahnya tingkat literasi.

Pada dasarnya, literasi memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, pendidikan, dan masyarakat secara umum. Dengan tingkat literasi yang tinggi, individu dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembelajaran, berkomunikasi dengan efektif, dan mengambil keputusan serta informasi dalam berbagai aspek kehidupan mereka.

Hal tersebut dapat menjadikan seseorang sosok literat, yang dibutuhkan bangsa agar Indonesia dapat bangkit dari keterpurukan bahkan bersaing dan hidup sejajar dengan bangsa lain.

Pentingnya kesadaran berliterasi sangat mendukung keberhasilan seseorang dalam menangani berbagai persoalan.

Sementara itu, pihak Komunitas Bestari menyatakan sedang melakukan persiapan peningakatan literasi melalui Festival Literasi Bersujud, komunitas ini akan terlibat secara langsung.

Slogan Literasi Bertasi adalah “Menggerakkan Literasi, Mengkampanyekan Buku dan Edukasi, Memerangi Buta Makna.

Komunitas Bestari menyebut, jika membaca adalah sebuah perjalanan untuk menjelajahi dunia. (Anara)

Kategori
Budaya Masyarakat Gaya Hidup Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

Event Perdana Dispersip Tanbu, Hadirkan Keseruan Dalam Festival Literasi Bersujud TA 2023

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), akan menghadirkan keseruan dalam acara Festival Literasi Bersujud Tahun 2023.

Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani diwakili M Saleh selaku Sekretaris Dispersip, mengatakan Festival Literasi Bersujud 2023, merupakan event perdana yang dilaksanakan oleh Pemkab Tanbu melalui Dispersip.

Festival Literasi Bersujud rencananya akan digelar pada Rabu tanggal 18 – 24 Oktober 2023 di Pantai Pagatan.

Output (hasil) yang diharapakan Pemerintah Daerah dengan diadakan kegiatan tersebut, yakni menarik dan menyerap keterlibatan masyarakat dari segala usia, dalam kegiatan perpustakaan yang mana merupakan salah satu dari tujuh indikator nilai Indeks peningkatan literasi masyarakat.

Selain itu, Kadispersip Yulia melalui Sekdinpersip Saleh menyebutkan, ada beberapa kegiatan pada ajang Festival Literasi Bersujud tahun 2023 berupa lomba, work shop dan talkshow keliterasian.

“Diharapakan kegiatan Festival Literasi Bersujud ini, dapat meningkatkan kapasitas dan wawasan masyarakat secara umum,” harapnya.

Diterangkannya, jika adanya pagelaran Festival Literasi Bersujud 2023, ikut serta dalam peningkatan pendapatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan kuliner di sekitar lokasi acara tentunya dengan menyediakan beberapa stand pada area.

“Untuk memudahkan akses masyarakat terhadap buku-buku bacaan, maka kami hadirkan pula bazar buku murah dari penulis nasional dan penulis lokal,” lanjutnya.

Keseruan Festival Literasi Bersujud 2023 meliputi lomba yaitu lomba mewarnai, vlog literasi, madihin literasi, film dokumenter.

Selain itu juga terdapat, workshop film, workshop menulis, talkshow literasi, story telling, pengukuhan bunda literasi pada 12 kecamatan di Bumi Bersujud, pentas seni serta stand UMKM.

Kegiatan Festival Literasi Bersujud diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu, dengan mengusung tema ” Membaca Budaya, Membudayakan Literasi”.

“Acara murni inisiatif Pemda melalui Dispersip, dalam rangka menumbuhkan kecintaan terhadap baca tulis di Kabupaten Tanbu. Pada Festival Literasi Bersujud juga akan menyuguhkan penampilan grup kesenian, pembacaan puisi dan musikalisasi puisi,” pungkasnya. (Anara)

Kategori
Bisnis BPOM Ekonomi Gaya Hidup Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Pelayanan Masyarakat Tanah Bumbu

Loka POM Tanbu Gelar Forum Konsultasi Publik

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Loka Pengawas Obat dan Makanan Kabupaten Tanah Bumbu, menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2023, berlokasi di Gedung PKK Kapet Kecamatan Simpang Empat, Senin (29/9/2023).

Kegiatan dihadiri oleh lintas sektor dan stakeholder, diantaranya hadir Kejari Tanbu, Polres Tanbu, Ikatan Apoteker Indonesia, Kementrian Agama, Diskominfo SP, Dinas Perikanan, Disperindag, Dinas Kesehatan, perwakilan kecamatan, lembaga serta pelaku usaha dan tamu undangan.

Adapun Focus Group Discussion dalam rangka FKP, dibuka oleh Kepala Loka POM di Tanah Bumbu, Rahmat Hidayat, kegiatan dilangsungkan secara daring dan luring.

Rahmat menjelaskan, jika FKP ini merupakan acara kedua, pada tahun sebelumnya Forum Konsultasi Publik dilangsungkan pertama kali.

“Mudahan kita hari ini mendapatkan kesepakatan, terkait layanan publik, sosialisasi, edukasi, penyuluhan, maupun kerjasama dengan Badan POM di Tanah Bumbu. Diharapkan program Badan POM, dapat bersinergisitas dengan pemerintah maupun lembaga yanga ada,” ujarnya.

Kegiatan wajib bagi Loka POM tersebut, memiliki dasar ataupun landasan hukum yakni Peraturan Pemerintah, Pelaksanaan UU Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, juga Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 19 Tahun 2023 Tengang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis pada BPOM.

“Jadi di Badan POM, kita melakukan pengawasan obat dan makanan, sebagai salah satu pelayanan publik yang kita lakukan adalah terkait registrasi pbat dan makanan yang beredar di wilayah Tanah Bumbu-Kotabaru dan juga terkait permintaan informasi atau pengaduan,” paparnya.

Sebagai informasi, pelayanan publik Badan POM adalah rangkaian kegiatan dalam rangka, pemenuhan kebutuhan pelayanan bagi masyarakat sebagai pengawasan obat dan makanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Adapun pelayanan publik Badan POM berupa pelayanan administratif dan teknis, secara langsung maupun tidak langsung.

FKP ditutup dengan pemberian penghargaan atas kerjasama Badan POM dengan lintas sektor maupun stakeholder di Tanah Bumbu-Kotabaru.

penghargaan kepada lintas sektor yang telah mendukung pelayanan publik terkait pengawasan obat dan makanan di Tanah Bumbu dan Kotabaru yakni:

kategori:

  • pengawasan sarana distribusi
    GS Express Plajau
  • pengawasan sarana produksi
    Pentol Humaira
  • pengawasan sarana pelayanan kefarmasian
    RSUD Pangeran Jaya Sumitra
  • inovasi
    PT. ASDP
  • fasilitasi pembinaan UMKM
    Dinas Perikanan Tanah Bumbu

-fasilitasi pembinaan masyarakat
Dinas Kesehatan Kab. Kotabaru

-integrated criminal justice system
Polsek Pamukan Utara Kab. Kotabaru

  • publikasi
    Dinas Kominfo Kotabaru

Kemudian pada akhir kegiatan, dilakukan penandatanganan hasil dari diskusi FKP dan berita acara. (Ana)

Kategori
Gaya Hidup Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Kriminal Narkotika Pelayanan Masyarakat Sosial Tanah Bumbu

Desa Plajau Mulia Didaulat Sebagai Kampung Bebas Narkoba di Tanbu

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dalam rangka terus memerangi bersama persoalan narkoba yang masih marak merajarela di masyarakat, khususnya pada lingkungan Kabupaten Tanah Bumbu.

Melalui hasil rekapitulasi dan evaluasi, pada Desa Barokah, Kecamatan Simpang Empat, dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, menjadi wilayah dengan jumlah tindak pidana peredaran narkoba tertinggi di kabupaten.

Total keseluruhan yakni, mencapai 36 kasus hingga saat ini. Berdasarkan hal tersebut, Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Bumbu, mengambil langkah konkrit dalam rangka menekan angka itu. Kemudian terbentuklah ‘Kampung Bebas dari Narkoba’ disalah satu wilayahnya.

Tepatnya di Komplek Sabar Subur RT 02 Desa Plajau Mulia, Kecamatan Simpang Empat. Adapun Desa Plajau Mulia sendiri merupakan pemekaran dari Desa Barokah.

Menurut Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo SIK melalui Kasi Humas Iptu Jonser Sinaga, tujuan dari pembentukan Kampung Bebas Narkoba ini, agar mampu memberikan perubahan pada kondisi warga di kampung tersebut.

“Sehingga terwujudnya kampung yang bebas dari penyalahgunaan narkoba sebagai sarana olahraga dan hiburan untuk melakukan kegiatan positif, ” terang Iptu Jonser, Selasa (5/9/2023) malam.

Dituturkannya, program ini sebagai wadah deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika di sekitar kampung bebas narkoba.

“Sehingga kami menyiapkan wadah dan sarana sebagai tempat berkumpul untuk sharing dan memecahkan permasalahan,” sambungnya.

Dijelaskan Jonser, dasar pembentukan Kampung Bebas Narkoba ini, diantaranya Undang-undang RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Kemudian UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009.

“Juga sesuai Instruksi Presiden No. 06 Tahun 2018 Tentang RAN P4GN Dan Prekursor Narkotika,” imbuhnya.

Selain itu juga, bebernya, terkait Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/1128/VI/RES.4./2021 Tentang Pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba. Serta Surat Perintah Kapolri Nomor : Sprin/2070/VII/Kep./2023 Tentang Program Quick Wins Presisi.

“Meski belum ada anggaran yang dialokasikan untuk Kampung Bebas Narkoba, untuk sementara dana dari swadaya masyarakat,” ungkapnya.

Sementara langkah-langkah konkrit yang diambil di Kampung Bebas dari Narkoba ini, beragam kegiatan dilaksanakan Polres Tanah Bumbu, yaitu melalui pemasangan spanduk dan umbul-umbul anti narkoba, bakti sosial terhadap warga sekitar Kampung Bebas dari Narkoba.

“Ada pula pelaksanaan Dikmas di beberapa sekolah di sekitar Kampung Bebas Narkoba, sebagai wadah berkumpul masyarakat untuk sharing permasalahan,” terangnya lagi.

Dituturkannya juga, sejauh ini situasi umum di wilayah hukum Polres Tanah Bumbu tercatat peredaran dan penyalahgunaan narkotika meningkat.

“Kabupaten Tanah Bumbu bukan lagi tempat transit narkoba. Tetapi sebagai daerah tujuan dan pemasaran narkoba,” ucapnya prihatin.

Atas kondisi ini, Polres Tanah Bumbu melakukan berbagai upaya bersifat preemtif, preventif maupun represif. Dalam rangka pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Sebagai salah satu Program Quick Wins Presisi TW III tahun 2023, maka salah satu upaya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba adalah dengan pembentukan Kampung Bebas dari Narkoba ini,” pungkasnya. (Anara)

Kategori
Budaya Masyarakat Gaya Hidup Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

Disbudporpar Tanbu, Targetkan Rampung 100 Persen Persiapan Grand Final Duta Jelang Sore Ini

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dinas Kebudayaaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporpar) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), melakukan persiapan Grand Final Ajang Pemilihan Duta Wisata.

Alami perkembangan signifikan dengan jumlah 84 orang mengikuti seleksi dari hampir seluruh kecamatan se-Kab Tanbu dan terpilih 30 peserta duta dinyatakan lulus mengikuti Grand Finalis.

Rencananya Malam Grand Final Duta Wisata/Putri Pariwisata/Putra-Putri Tenun, berlangsung di Education Park Batulicin, sekitar pukul 20.00 Wita.

“Pagi ini secara presentasi kesiapannya sudah mencapai 70 persen, diharapkan agak sore semua sudah beres 100 persen,” ungkap Kepala Disbudporapar Kab Tanbu H Syamsuddin melalui Kepala Bidang Pemasaran dan Ekonomi Kreatif, Edi Sukrawardi saat diwawancarai di Education Park, Sabtu (02/9/2023).

Edi menerangkan, masih ada kendala teknis dari segi kurang pasnya penempatan panggung (Catwalk) untuk peserta duta melakukan fashion show yang dianggap, pihaknya akan meminta kepada penyedia untuk dilakukan perbaikan segara.

Adapun Grand Final tahun ini digelar secara meriah di Education Park dekat lokasi Pasar Minggu, dengan tujuan memberikan pembelajan attitude, mental dan fisik kepada para peserta duta untuk tampil secara berani di publik.

Juri Grand Final Pemilihan Duta telah dihubungi, yaitu dari Perwakilan Bhayangkari, Putri Pariwisata 2023 Kalsel, Runner Up Indonesia, Tata Rias Top Putri Pariwisata Kalsel 2021.

Disbudporpar Tanbu turut mengundang, Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, Kepala SKPD Lingkup Pemkab Tanbu, DPRD, Camat Se-Kab Tanbu. (Ana)

Kategori
Bisnis Ekonomi Gaya Hidup Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Olah Raga Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

Duta Wisata, Jadi Ajang Kompetisi Anak Muda Berbakat Bangun Budaya

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), diwakili Asisten Administrasi Umum, Andi Aminuddin, menghadiri Malam Grand Final Duta Wisata Bersujud Tahun 2023.

Andi Aminuddin juga menekankan pentingnya Duta Wisata, sebagai wadah untuk pengembangan bakat dan pengetahuan generasi muda.

Lebih dari sekadar penampilan fisik, mereka juga diharapkan memiliki jiwa sosial, kreativitas ekonomi, dan kesadaran budaya dan pariwisata untuk membantu mewujudkan Tanah Bumbu yang lebih maju.

“Semoga acara ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkompetisi dan berkembang dalam menjaga keindahan dan keberagaman Tanah Bumbu,” katanya, saat memberi sambutan dalam meresmikan kegiatan tersebut, atas nama Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar (Sabtu (02/09/2023) malam.

Para juri yang berpengalaman dalam menilai kompetisi ini meliputi, Ketua DWP Disbudporpar, Putri Potogenik Tanah Bumbu 2015, Putri Pariwisata Kalsel 2023, Runner Up Putri Indonesia, serta Ketua Gatriwara Tanbu.

Hadir dalam acara ini adalah Kadisbudporpar, Camat, tim percepatan, juri, pendukung, dan pengunjung taman edukasi yang ikut meramaikan suasana.

Malam Grand Final Duta Wisata Bersujud Tahun 2023 berlangsung meriah. Kegiatan yang digelar di Education Park Batulicin, ini mengundang perhatian masyarakat umum.

Menghadirkan 30 finalis atau 15 pasang peserta yang berkompetisi dalam tiga kategori berbeda, yakni Nanang Galuh, Putra-Putri Pariwisata, dan Putra-Putri Tenun.

Acara ini diramaikan oleh penampilan seni tradisional madihin, serta tarian pembuka yang memukau yang dipersembahkan oleh para finalis. Dimana kimaks acara adalah pengumuman pemenang dari setiap kategori yang sangat dinantikan. (Anara)

Kategori
Gaya Hidup Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Peduli Krisis Literasi di Masyarakat, Dispersip Tanbu Gandeng PELITA

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Guna membangun kesadaran pentingnya akan literasi, PELITA (Pejuang Literasi Tanah Bumbu) bekerjasama dengan Dinas Perpestakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu.

Menurut Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip, M Saleh, menyatakan lapak baca dari aksi nyata PELITA dinilai positif dapat menggugah mata masyarakat, dalam warisan melek ilmu melalui budaya membaca.

Tepat sasaran seperti slogan Dispersip yang hadir di tengah masyarakat, untuk mengembangkan potensi keragaman budaya serta mengasah kemampuan.

“PELITA menggelar Lapak Baca yang diadakan setiap Minggu. Kegiatan lapak baca kali ini, berlokasi di Pagatan Kecamatan Kusan Hilir (02/09) bertempat di lapangan 7 Februari depan kantor Kecamatan Kusan Hilir,” ujar Saleh pada Sabtu (02/09/2023) malam.

Adapun disampaikan, latar belakang digelarnya lapak baca ini berawal dari tujuan Duta Baca Tanah Bumbu dan PELITA (Pejuang Literasi Tanah Bumbu), yang memiliki kegelisahan terkait krisis literasi di ruang lingkup masyarakat Tanah Bumbu. Lapak baca ini digelar mulai pukul 15.30 s/d 18.00 WITA.

Adapun teknis membaca di lapak baca cukup dengan membaca langsung buku-buku tersedia di lapak baca tersebut. Selain membaca PELITA jua menyediakan gambar untuk diwarnai oleh anak-anak maupun pengunjung yang lain.

“Kehadiran lapak baca yang digagas oleh pejuang literasi Tanah Bumbu dan Duta Baca Tanah Bumbu ini, sedikit banyak membantu menggalakkan kegemaran membaca pada masyarakat” imbuhnya.

Dispersip berharap, jika komunitas-komunitas lain juga ikut termotivasi membuat kegiatan serupa, sehingga Dispersip juga dapat terbantu dalam mensosialisasikan kegemaran membaca masyarakat. (Anara)

Kategori
Gaya Hidup Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Olah Raga Permainan Tanah Bumbu

Wabup Rusli Apresiasi Turnamen Biliar PWI, Dukung Bibit Atlet Berkualitas

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanah Bumbu sukses gelar Turnamen Biliar Tahun 2023.

Adapun kegiatan Turnamen Biliar Tahun 2023, ditutup oleh Wakil Bupati Tanah Bumbu, M. Rusli, pada Sabtu (12/08/2023) malam.

Acara yang berlangsung di Unix 888 Batulicin sejak Kamis (10/08) ini, disambut hangat para pecinta biliar dan pemangku kepentingan di Tanah Bumbu, turnamen biliar dimeriahkan oleh 64 peserta.

Ketua PWI Tanbu, Slamet Riadi, menegaskan jika tujuan turnamen ini adalah untuk membangkitkan semangat atlet serta mendukung penemuan bakat berprestasi di Tanah Bumbu.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap bisa menyaring dan mengembangkan bibit-bibit unggul di bidang biliar di Tanah Bumbu,” ucapnya.

Dijelaskannya, PWI Tanbu berencana menggelar turnamen ini secara rutin setiap tahun dan akan mengundang peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.

Wakil Bupati Tanah Bumbu, M. Rusli, mewakili Pemerintah Daerah, memberikan apresiasi kepada PWI Tanbu atas upaya maksimal dalam terselenggaranya kegiatan ini.

Dinilainya, turnamen biliar PWI Tanbu merupakan langkah luar biasa dalam mengembangkan olahraga Biliar di daerah tersebut.

Wabup Rusli, juga memberikan semangat kepada peserta yang meraih juara, dan kepada peserta yang belum meraih kemenangan, ia mendorong agar terus berlatih sebagai motivasi untuk meraih lebih banyak lagi di masa depan.

Dengan berakhirnya Turnamen Biliar PWI Tanah Bumbu ini, diharapkan akan semakin banyak bibit-bibit Atlet Biliar yang muncul dan mengharumkan nama daerah ini dalam kompetisi olahraga.

“Kami berharap turnamen ini dapat menjadi ajang kompetisi Biliar yang profesional di Tanah Bumbu dan melahirkan bibit-bibit atlet berkualitas,” tutur Rusli.

Wabup menyebut bahwa, turnamen ini memiliki dampak positif dalam mengembangkan citra olahraga biliar dan mendorongnya menjadi cabang olahraga yang diminati oleh masyarakat Bumi Bersujud.

Turnamen Biliar berakhir yaitu ditandai dengan penyerahan trofi, sertifikat dan uang pembinaan dari Wakil Bupati, Ketua PWI, serta perwakilan Forkopimda kepada para pemenang.

Sebagai informasi, peraih juara pertama mendapatkan hadiah sebesar 4 juta rupiah, juara kedua 3 juta rupiah, juara ketiga 2 juta rupiah, dan juara keempat 1 juta rupiah. (Ana)

Kategori
Bisnis Budaya Masyarakat Ekonomi Gaya Hidup Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Seni Tanah Bumbu

Kolaborasi Seni Tari IAY dan Sanggar Seni Baruna Bantala Membuat Penonton Seketika Terpukau

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) ke-20 tahun 2023 baru saja usai dilangsungkan.

Demikian topik seni tarian masih menjadi buah perbincangan hangat, mengingat seni tarian bertajuk islami tersebut sukses memborong tepuk tangan para penontonnya.

Diusik kembali rupanya tarian tersebut, berasal dari berkolaborasi antara putri Istana Anak Yatim (IAY) Darul Azhar Kecamatan Simpang Empat dengan Sanggar Seni Baruna Bantala Kecamatan Kusan Hilir.

Kolaborasi tersebut menciptakan tarian indah nun islami saat ditampilkan sebagai pembuka acara Harlah Kab Tanbu, di hadapan Bupati Tanah Bumbu Abah Zairullah Azhar beserta jajaran dan tamu undangan lainnya di halaman Kantor Bupati setempat.

“Untuk tarian dari putri IAY Darul Azhar Bersujud, mereka telah lama melakukan latihan, saya sendiri terlibat mengawasi, karena sudah sering diminta tampil, mereka tidak canggung lagi, penari muda yang masih duduk di bangku MTS dan MA namun jika mereka berlatih serius tentunya akan mempersembahkan seni tarian yang tak kalah profesional di atas panggung,” ungkap Erni Desiana selaku ustadzah dan pengawas latihan menari IAY, saat dikonfirmasi media, Rabu sore (12/4/2023).

Harlah Kab Tanbu jatuh pada tanggal 8 April dan diperingati setiap tahun oleh Pemerintah Daerah.

Boy Sandy dari Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporpar) Kab Tanbu, selaku Salah satu pelatih tari tersebut mengatakan, jika tarian yang dibawakan tercipta dari paduan dua kelompok yakni dari Istana Anak Yatim dan Sanggar Seni Baruna Bantala.

“Nama tarian yang diciptakan dan ditampilkan saat peringatan Harlah Tanbu ke-20 yakni tari Pesanggrahan Diri, yang menceritakan tentang seseorang yang memanjatkan doa, dan ucapan rasa syukur atas segala hal yang telah diberikan oleh Allah SWT,” tuturnya pada saat di Kantor Bupati, Sabtu sore (8/4).

Disamping itu, tarian tersebut juga menggambarkan tema Hari Lahir Tanbu pada tahun ini, yakni “Melangitkan Doa dan Membumikan Ikhtiar” sebagai implementasi Kabupaten Bersujud Menuju Serambi Madinah .

“Tarian ditampilkan 15 orang dengan durasi latihan selama satu Minggu, dengan kerjasama yang baik antara pelatih dari Disbudporpar Tanah Bumbu dan dari Sanggar Seni Baruna Bantala Madun Ahmadi,” pungkasnya.

Ia menyampaikan harapan, dengan bertambahnya usia Kab Tanbu ke-20 tahun 2023 ini, bisa semakin berkembang, maju dan sukses khususnya di bidang seni dan kebudayaan. (narasinusantara.com/Ana)