Kategori
Bisnis Ekonomi Famous Gaya Hidup Hiburan IKN Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Tanah Bumbu Wisata

Grand Opening Hotel Lotusa Batulicin Swiss-Belhotel International

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Hotel Lotusa Batulicin Swiss-Belhotel International resmi dibuka pada Selasa (30/9/2025) di Jalan Kodeco Raya Km 4, Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat.

Adapun peresmian Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, didampingi oleh H. Andi Syamsuddin Arsyad dan Regional Director of Operations and Development Swiss-Belhotel International Fabrice Mini.

Gubernur Kalsel, H Muhidin mengapresiasi kehadiran hotel Lotusa di Bumi Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan. Hotel yang menginspirasi dan menjadi motivasi kebangkitan perekonomian di Bumi Bersujud dan Bumi Lambung Mangkurat umumnya.

“Terlebih Tanah Bumbu menjadi pintu gerbang IKN. Hotel Lotusa ini tentu sangat strategis,” ucap H Muhidin.

Dalam sambutannya, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan apresiasi atas kehadiran Hotel Lotusa Batulicin sebagai bagian dari upaya peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Director of Operation and Development Swiss-Belhotel International, Fabrice Mini, mengatakan Swiss-Belhotel berdiri tahun 1987 dan sekarang sudah berusia 38 tahun.

Hari ini, Swiss-Belhotel menambah lagi satu jejak komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kami percaya Hotel Lotusa Swiss Belhotel akan menjadi ikon perhotelen di Kalsel. Dan akan memastikan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap tamu yang datang, menjadi pusat berkumpul bagi masyarakat serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Hotel ini membawa konsep pelayanan berstandar internasional dan fasilitas lengkap, Hotel Lotusa Batulicin diharapkan menjadi magnet baru bagi pelaku bisnis, wisatawan, dan masyarakat lokal.

Swiss-Belhotel International yang baru-baru ini mengumumkan diresmikannya Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel pada tanggal 30 September 2025 dan merupakan upscale hotel dengan desain kontemporer pertama yang dikelola oleh jaringan manajemen hotel internasional yang pertama di Batulicin, Kalimantan Selatan.

Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel adalah Hotel Berkelas Bintang Empat ( 4-star) dengan pemandangan mewah, cocok untuk berlibur maupun berbisnis dengan suguhan fasilitas terbaik.

Berlokasi strategis di Batulicin, Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel memiliki 83 kamar dengan empat kategori: kamar deluxe, suites, executive suites, dan presidential suite, semuanya dilengkapi dengan fasilitas standar internasional.
Fasilitas lain di dalam hotel antara lain Carnation Ballroom, ruang pertemuan serbaguna yang mampu mengakomodir hingga 500 orang, serta beragam pilihan menu untuk bersantap di Osmanthus Restaurant, Camellia Lounge & Bar, Caramiel Café, dan layanan makan di kamar 24 jam. Semua penawaran ini memadukan elemen kemegahan, kenyamanan, dan kepraktisan bagi seluruh tamu.

Berlokasi strategis di area komersial dan industri yang sedang berkembang di Kalimantan Selatan, hotel ini menawarkan akses mudah ke pelabuhan feri dan laut, perkebunan, objek wisata pantai, dan taman hiburan.
Lotusa Batulicin by Swiss-Belhotel siap mendukung pembangunan lokal dan menarik pengunjung domestik maupun internasional ke Kalimantan Selatan dengan meningkatkan layanan perhotelan, menciptakan peluang bisnis baru, serta menyediakan venue yang dapat mengakomodir berbagai pertemuan, konferensi, bisnis, dan liburan yang pada akhirnya di tujukan untuk mendorong pertumbuhan regional yang lebih luas. (ANN)

Kategori
Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Sosial Tanah Bumbu

Bupati Zairullah Sambut Baik Festival Anak Daerah

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar menyambut baik dan penuh rasa syukur atas diselenggarakan Festival Anak Daerah (FAD), Selasa (12/12/2023) di Pandopo Serambi Madinah, Kantor Bupati Tanbu.

FAD dalam rangka Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2023 dan dibuka secara langsung oleh Zairullah.

Kegiatan di tandai dengan pengukuhan Duta Anak Nasional Daerah.

Pada momentum penting tersebut, Bupati mengajak semua pihak terus bekerja dan berdoa mewujudkan keberhasilan pembangunan Tanbu.

Terkait FAD, Bupati mengatakan anak-anak memiliki peran sebagai pelopor atau agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Sebagai seorang pelopor, anak-anak harus selalu terlibat aktif dalam memanfaatkan waktu untuk kegiatan positif.

Serta kegatan bermanfaat dan menginspirasi orang di sekitar, salah satunya Festival Anak Daerah ini.

“Saya minta kepada anak-anak ku semua, untuk tidak mendekat pada hal yang merusak kehidupan untuk masa depan,” ungkapnya.

Bupati berharap kepada semua Forum Anak untuk jadi agen perubahan yang berkualitas, produktif dan berakhlak mulia.

Sehingga dapat membangun masa depan yang lebih cerah bagi daerah.

Terutama dalam menggapai cita-cita bersama, guna mendukung penuh terwujudnya Tanah Bumbu Bersujud Menuju Serambi Madinah.@MEDIA CENTER TANAH BUMBU 2023/erwin. (Anara)

Kategori
Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Sejarah Seni Tanah Bumbu

Dispersip Tanbu Gandeng PT Arutmin Nonton Film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah Kabupaten Tanah Bumbu gandeng PT Arutmin Indonesia menggelar nonton bareng Film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

Berlokasi di Sanggar Tari Satui Community Center (SCC) Desa Sungai Cuka, Kecamatan Satui, Selasa (5/12/2023).

Kepala Dispersip Tanbu Yulia Ramadani melalui Sekretaris Dispersip M Saleh mengatakan film tersebut mengajarkan tentang pentingnya pengetahuan agama, kasih sayang, dan dedikasi untuk melayani umat.

“Film tersebut kami dapatkan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Saleh.

Sebanyak 100 orang peserta mengikuti nonton bareng. Hadir pula Sekcam Satui, Anggota Danramil, Polsek, Komunitas, Pelajar, dan masyarakat sekitar.

Hadir pula Kepala Desa Sungai Cuka, Kepala Desa Makmur Mulia, Kepala Desa Makmur Jaya, Pimpinan PT Satui Terminal Umum (STU), dan Manajemen PT Arutmin Indonesia Tambang Satui.

Saleh menambahkan, Film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari sangat menginsirasi.

Mengambil dari kisah nyata seorang ulama yang memberikan pengaruh besar dalam penyebaran agama Islam di Nusantara dan di Kalimantan Selatan.

“Film ini menyoroti upaya Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari dalam penyebaran agama Islam di wilayah Nusantara,” jelasnya.

Sosok ulama dari Banjar ini telah melakukan perjalanan jauh ke berbagai daerah untuk bertemu dengan para penduduk setempat, mengajarkan tentang Islam, dan memberikan bimbingan spiritual.

Datu Kalampayan itu juga terlibat dalam upaya memperkuat tatanan sosial masyarakat, mengatasi konflik, dan membangun perdamaian.

Selain itu, film ini juga menggambarkan kehidupan personal Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

Termasuk hubungannya dengan keluarga dan murid-muridnya.

Dalam perjalanan hidupnya, menghadapi berbagai tantangan dan rintangan.

Tetapi tetap teguh pada prinsip-prinsip agama Islam dan terus berusaha melayani umat dengan ketulusan dan keikhlasan.@MEDIA CENTER TANAH BUMBU 2023/Fit. (Anara)

Kategori
Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pendidikan Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

Festival Literasi Bersujud Tahun 2023 Telah Ditutup, Positif Membangkitkan Semangat Budaya Literasi di Masyarakat

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Bertema Membaca Budaya, Budayakan Literasi, kini Festival Literasi Bersujud (FLB) Tahun 2023 resmi telah ditutup.

Pada penutupan FLB Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu (Dispersip Kab Tanbu), melakukan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba.

Puncak penutupan FLB Tahun 2023 turut dimeriahkan oleh adanya band lokal. Penutupan dilaksanakan di Panggung Pantai Pagatan pada Selasa (23/10/2023) Malam, sekitar pukul 20.00 Wita dengan jumlah peserta 100 orang.

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani diwakili oleh Sekretaris Dispersip Kab Tanbu, M Saleh, melakukan penutupan FLB Tahun 2023 secara resmi.

Dispersip Kab Tanbu berharap, dengan adanya event selama empat hari ini dapat memberikan manfaat, mampu membangkitkan literasi serta minat baca khusunya di Kab Tanah Bumbu.

“Semoga kita semua terus berkarya, agar dapat memperbaiki dan menghasilkan inovasi-inovasi. Kita bersama bergerak memajukan Tanah Bumbu menuju Serambi Madinah,” tutur Sekdinpersip Saleh setelah sehari melakukan penutupan FLB Tahun 2023, Rabu (25/10) Siang.

Adapun sebagai informasi Dispersip Kab Tanbu, berlangsungnya penutupan FLB Tahun 2023, disertai pembagian hadiah yakni tiga besar pemenang Lomba Film Dokumenter, 3 besar pemenang Lomba Vlog Literasi, 3 besar pemenang Lomba Madihin, serta pengumuman pemenang Lomba Cipta Puisi yang diadakan oleh Komunitas Pejuang Literasi Tanah Bumbu (PELITA). (Ana)

Kategori
Budaya Masyarakat Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pendidikan Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

FLB Dispersip Tanbu, Berkualitas Tampilan Lomba Mewarnai serta Talkshow Literasi

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Meriahnya Lomba Mewarnai serta Talkshow Literasi pada ajang Festival Literasi Bersujud (FLB) Tahun 2023, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu).

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip Kab Tanbu M Saleh menyampaikan Lomba Mewarnai, bertempat di Panggung Pantai Pagatan Kec. Kusan Hilir Kab. Tanah Bumbu sejak pukul 08.00 pagi.

“Pelaksanaan Kegiatan Lomba Mewarnai dalam Rangka Festival Literasi Bersujud 2023, pada Selasa tanggal 24 Oktober 2023, melibatkan jumlah peserta 149 anak, dengan kategori umur 4 – 6 tahun,” jelasnya.

Dispersip mendatangkan juri dalam aktivitas Lomba Mewarnai yaitu M.Yusuf (Kepsek SDN Pulau tanjuung), Wanda Hanifa (Komunitas Bestari), Ilham Bahari (Komunitas Pelita).

“Selain itu dihari yang sama, akan ada Talkshow Literasi yang digelar pada Selasa pukul 15.45 – 18.10 Wita, berlokasi di Cafe Palaka dengan jumlah peserta 100 orang,” papar Saleh pada Rabu (25/10/2023) Siang. (Ana)

Kategori
Budaya Masyarakat Hiburan Inflasi Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

Semakin Menarik FLB, Dispersip Tampilkan Workshop Film hingga Lomba Kesenian

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Masih dalam keseruan, Festival Literasi Bersujud (FLB) Tahun 2023, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) mengadakan Workshop hingga Steaming Film.

Adapun Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani menyampaikan, Screening Film dilaksanakan pada Sabtu malam, tepat di tanggal (21/10/2023) sekitar pukul 20.00-23.00 Wita, di Cafe Palaka Pantai Pagatan.

“Adapun jumlah peserta yakni sebanyak 100 orang,” ungkap Kadis Yulia.

Selanjutnya ia menambahkan, akan ada tampilan Workshop Film yang dilaksanakan pada hari Minggu (22/10) , pukul 09.00 – 15.30 Wita, di Aula Koramil Pagatan.

Adapun Dispersip Tanbu menghadirkan narasumber yaitu Munis Shadikin (Direktur Aruh Film Kalimantan), Ade Hidayat (Wakil Direktur Aruh Film Kalimantan) dan Raya Fanathagama (Animator Tanbu).

Adapun informasi Festival Literasi Bersujud 2023, turut menyuguhkan, Lomba Madihin yang telah dilaksanakan pada Senin pukul 20.00 – 22.30 Wita, berlokasi di panggung Pantai Pagatan, dengan jumlah peserta sebanyak 7 orang Finalis. Melibatkan juri penilai yaitu Yulian Fahmi (Pegiat Seni Tradisi), M Syobli (Pegiat Seni Tradisi), Lukman (Pengajar Bahasa Indonesia).

“Selain itu FLB 2023 ini menghadirkan Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia Kab. Tanah bumbu dan Wokshop Menulis,” pungkas Kepala Dispersip Kab Tanbu, Yulia Rahmadhani, Rabu (25/10/2023) Siang.

Kegiatan berlangsung di Aula Koramil Pantai Pagatan pukul 08.00 Wita sampai selesai, melibatkan sejumlah 100 orang, dengan membawa narasumber yakni Sandy Firly (Novelis, Cerpenis dan Jurnalis), Randu Alamsyah (Novelis dan Jurnalis), Andi Jamaluddin ar ak (Sastrawan Tanah Bumbu). (Ana)

Kategori
Budaya Masyarakat Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pendidikan Prestasi Seni Stunting Tanah Bumbu Wisata

Festival Literasi Bersujud TA 2023 Dibuka, Dispersip Persembahkan Story Telling

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Festival Literasi Bersujud Tahun 2023, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) mengadakan Story Telling.

Story Telling merupakan proses seseorang menyampaikan sebuah cerita melalui berbagai media perantara, tujuannya ialah untuk membudayakan generasi bangsa yang gemar akan literasi.

Mengawali Festival Literasi Bersujud Tahun 2023, kegiatan Story Telling dilaksanakan pada Sabtu (21/10/2023) pagi, sekitar pukul 08.30 – 10.45 Wita, tepat di Aula Koramil Pagatan.

Menurut data, Dispersip Kab Tanbu berhasil mengumpulkan peserta sebanyak 250 orang, berasal dari 13 TK, di Kecamatan Kusan Hilir, dengan mendatangkan narasumber dari Yayasan Al Fath yakni Sang Story Teller, Trialis Nurika Evi yang juga selaku Pioner Kampung Dongeng dan Pekan Ceria.

Hadir diacara tersebut, Tuty mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Kab Tanbu. Dalam kesempatan ini turut hadir pula para orang tua murid dan guru-guru pendamping.

Adapun Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani menyampaikan Kegiatan Story Telling mengusung Tema “Mengenal Buku dari Usia Dini”.

“Sesuai Peraturan Kepala Perpusnas Nomor 15 Tahun 2014 Pasal 1 Tentang Gerakan Pembudayaan Kegemaran Membaca adalah suatu usaha nyata dan keteladanan yang memicu masyarakat luas untuk berbuat sama, dalam meningkatkan minat baca dan kebiasaan gemar membaca,” ungkapnya.

Kadispersip membahas jika, Story Telling adalah seni bercerita yang dapat digunakan sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai pada anak yang dilakukan tanpa perlu menggurui sang anak juga merupakan suatu proses kreatif anak anak dalam perkembangan aspek intelektual, kepekaaan, emosi, seni, dan daya imajinasi.

“Suasana jadi sangat meriah dengan menghadirkan Ustazah Alis dari Kampung Dongeng Batulicin Tanah Bumbu,” tambah Kadispersip Tanbu Yulia, pada Selasa (24/10/2023) Siang.

Dalam kesempatan itu pula, dikatakannya bahwa semua anak-anak mendapatkan bingkisan snack dan tambler.

“Acara tersebut sangat meriah, berkat dukungan dari komunitas dan pegiat literasi yang ada di Tanah Bumbu,” lanjutnya.

Sebagai informasi, Story Telling merupakan acara pembuka dimulainya kegiatan Fastival Literasi Bersujud di Kabupaten Tanah Bumbu yang berlangsung sejak tanggal 21 sd 24 Oktober 2023. (Ana)

Kategori
Budaya Masyarakat Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Nasional Pelayanan Masyarakat Perayaan Tahunan Permainan Prestasi Tanah Bumbu Wisata

Tanbu Bumbu Ajang International Festival Kite

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, menghadiri Festival Internasional Kite, Sabtu (21/10/2023).

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu).

Melalui Syamsuddin selaku Kepala Disbudparpora Kab Tanbu mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta berbagai negara yang hadir dalam undangan Tanah Bumbu Internasional Kite Festival yang pertama, berlokasi Wisata Pantai Pagatan.

Kadisbudparpora Kab Tanbu, menyampaikan pesan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dipimpin oleh seorang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno.

Turut berterimakasih kepada Bupati Kab Tanbu yangmana telah mensupport acara festival internasional kite, dalam kegiatan berlomba mewarnai layangan serta menerbangkan layangan secara bersamaan.

Kadisbudparpora Syamsuddin berharap kiranya acara Festival Internasional Kite dapat berkelanjutan pada tahun-tahun ke depan.

Bupati Zairullah menyampaikan, Pemerintah Daerah, dirinya berterimakasih atas antusias dari panitia, masyarakat dan seluruh peserta Tanah Bumbu Kite Festival.

“Lewat semangat ini, semoga dapat mengembangkan potensi yang ada di Bumi Bersujud,” katanya.

Adapun Festival ini merupakan salah satu event yang sangat menarik, karena memiliki keunikan budaya yang dicerminkan dalam bentuk layangan.

“Penyelenggaraan Tanah Bumbu kite Festival, merupakan salah satu upaya kita untuk melestarikan budaya lokal dan pemain tradisional,” lanjutnya.

Selain itu, sebagai ajang promosi daerah, dalam upaya mewujudkan Kabupaten Tanah Bumbu sebagai daerah tujuan wisata berkelas dunia.

“Untuk itu, saya berharap melalui event ini dapat menyadarkan seluruh warga masyarakat, bahwa pariwisata adalah bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Bumi Bersujud dalam meningkatkan ekonomi daerah, khususnya untuk mensejahteran masyarakat,” tandasnya. (Ana)

Kategori
Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Seni Tanah Bumbu

Dispersip Tanbu Undur Jadwal Peresmian Festival Literasi Bersujud Tahun 2023

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu, memberikan informasi terkait pengunduran jadwal kegiatan Festival Literasi Bersujud Tahun 2023.

Dimana informasi sebelumnya, Festival Literasi tersebut rencananya akan digelar Rabu tanggal 18 – 24 Oktober 2023 di Pantai Pagatan, ternyata diundur dan acara akan resmi dibuka pada Senin tanggal 23 Oktober 2023.

Dispersip Kab Tanbu, mengaku pengunduran jadwal kegiatan dikarenakan penyesuaian jadwal dan waktu kegiatan yang lebih tepat.

Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani diwakili M Saleh selaku Sekretaris Dispersip, mengatakan Festival Literasi Bersujud 2023, merupakan event perdana atas inisiasi dari Pemerintah Daerah melalui Dispersip.

Kegiatan lomba-lomba mengisi Fertival Literasi Bersujud Tahun 2023, akan dilangsungkan pada Sabtu tanggal 21 Oktober 2023 hingga Minggu pada 22 Oktober 2023.

Pembukaan Festival Literasi ini, dilakukan pada Senin 23 Oktober 2023, kemudian akan diadakan acara penutupan Festival Literasi pada Selasa 24 Oktober 2023.

“Ya, rencananya Festival Literasi Bersujud akan dihadiri Bupati Tanbu dan Ibu Bupati (Ketua PKK Kab Tanbu sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Tanbu), yang akan melantik Bu Camat, sebagai Bunda Literasi Kecamatan dan benar jika pada tanggal 23 Oktober 2023, akan dilakukan pembukaan acaranya,” terangnya pada Jumat (13/10/2023).

Festival Literasi Bersujud ini, salah satunya menampilkan Vlog Literasi Bersujud 2023 dengan mengangkat tema “Minat Baca Berawal Dari Keluarga”.

Total Hadiah Perlombaan Vlog Literasi Bersujud, senilai 6 Juta Rupiah dan rencananya terlibat turut membina yakni Bunda Literasi Kab Tanbu Hj. Wahyu Windarti Zairullah. (Anara)

Kategori
Budaya Masyarakat Gaya Hidup Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu

Tingkatkan Kualitas Literasi Daerah, Dispersip Tanbu Akan Beri Penghargaan Para Komunitas Pejuang Literasi

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), akan memberikan penghargaan bagi komunitas pejuang literasi.

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip, M Saleh, menjelaskan penghargaan rencananya akan diberikan kepada penggiat literasi, pada acara Festival Literasi Bersujud tepatnya, Rabu tanggal 18 – 24 Oktober 2023 di Pantai Kota Pagatan.

“Betul sekali, kami sangat mengapresiasi peran mereka dalam membantu Dispersip Tanbu untuk meningkatkan minat baca, sekaligus mempromosikan Perpustakaan Tanah Bumbu,” ungkapnya pada Senin (09/10/2023) Siang.

Dalam hal ini, menurut informasi penghargaan akan diberikan kepada pejuang literasi daerah yaitu Komunitas Bestari, Komunitas Kopi Ambar, dan Komunitas Pelita.

“Termasuk seperti peran yang dilakukan Komunitas Pelita, mereka juga aktif mengadakan pelatihan – pelatihan, dalam rangka meningkatkan skill dan indeks literasi masyarakat di Tanbu,” bebernya.

Sepak terjang komunitas-komunitas tersebut, rupanya masih aktif melakukan pertemuan sebagai upaya menggerakkan literasi daerah, mengenalkan budaya membaca kepada anak sejak usia dini, maupun mengajak masyarakat berpikir kritis memajukan literasi.

Adapun dampak dari kurangnya literasi yaitu, rendahnya pengetahuan analisis, problem solving dan critical thinking yang menjadi pondasi utama untuk kecerdasan intelektual.

Informasi pada Kamis (31/08/2023), melalui situs website GoodStats bahwa Indonesia menempati peringkat ke 71 dari 77 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Survei tersebut menyebutkan urutan Indonesia berada di nomor 74 dari 79 atau enam peringkat dari bawah.

Sumber Informasi lewat website Perpustakaan Kemendagri menyebutkan pada Kamis (23/03/2021) di Jakarta, Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA), dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019.

“Tingkat literasi Indonesia pada penelitian di 70 negara itu berada di nomor 62,” ujar Staf ahli Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Suhajar Diantoro pada Rapat kordinasi nasional bidang perpustakaan tahun 2021.

Lebih lanjut, Kepala Perpusnas M Syarif Bando, mengatakan persoalan Indonesia adalah rendahnya tingkat literasi.

Pada dasarnya, literasi memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, pendidikan, dan masyarakat secara umum. Dengan tingkat literasi yang tinggi, individu dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembelajaran, berkomunikasi dengan efektif, dan mengambil keputusan serta informasi dalam berbagai aspek kehidupan mereka.

Hal tersebut dapat menjadikan seseorang sosok literat, yang dibutuhkan bangsa agar Indonesia dapat bangkit dari keterpurukan bahkan bersaing dan hidup sejajar dengan bangsa lain.

Pentingnya kesadaran berliterasi sangat mendukung keberhasilan seseorang dalam menangani berbagai persoalan.

Sementara itu, pihak Komunitas Bestari menyatakan sedang melakukan persiapan peningakatan literasi melalui Festival Literasi Bersujud, komunitas ini akan terlibat secara langsung.

Slogan Literasi Bertasi adalah “Menggerakkan Literasi, Mengkampanyekan Buku dan Edukasi, Memerangi Buta Makna.

Komunitas Bestari menyebut, jika membaca adalah sebuah perjalanan untuk menjelajahi dunia. (Anara)