Kategori
Kebersihan Lingkungan Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Gelar Puncak World Cleanup Day 2025 di Siring Pantai Pagatan

NARASINUSATARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar puncak peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025 di kawasan Siring Pantai Pagatan, Desa Sei Lembu, Kecamatan Kusan Hilir, Sabtu (20/9/2025).

Mengusung tema “Menuju Indonesia Bersih 2029”, kegiatan ini diisi dengan aksi gotong royong membersihkan pesisir dan lingkungan sekitar Siring Pantai Pagatan. Aksi bersih-bersih tersebut menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rahmat Prapto Udoyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia terkait pelaksanaan WCD 2025 secara nasional.

Lebih dari sekadar kegiatan bersih-bersih, WCD juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup.

Pelaksanaan WCD 2025 di Tanah Bumbu sejalan dengan misi pemerintah daerah dalam mewujudkan penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjutan, dengan memperhatikan aspek tata ruang dan kelestarian lingkungan.

Melalui gerakan ini, Pemkab Tanbu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari budaya hidup sehari-hari, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga alam.

Selain aksi bersih-bersih, kegiatan puncak juga dirangkai dengan kampanye peduli lingkungan dan sosialisasi pemilahan sampah, termasuk penyebarluasan informasi mengenai pengelolaan sampah organik, anorganik, dan residu.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan World Cleanup Day (WCD) Indonesia Daerah Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) DLH Tanbu, Indah Maya Suryanti, menambahkan bahwa peringatan WCD rutin dilaksanakan setiap tahun pada minggu ketiga bulan September, dengan tenggat waktu pelaksanaan antara 15 September hingga 15 Oktober.

Tanggal 20 September ditetapkan sebagai puncak WCD secara global. Sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup, seluruh daerah di Indonesia turut berpartisipasi dalam aksi bersih massal.

Di Tanah Bumbu, sejumlah sekolah, perusahaan, dan komunitas telah melaksanakan aksi bersih dan melaporkan hasilnya melalui tautan resmi WCD. Aksi bersih massal di Siring Pantai Pagatan diikuti oleh berbagai pihak, termasuk Kecamatan Kusan Hilir, Desa Betung, Desa Sei Lembu, Desa Beringin, Desa Pulau Salak, Polsek Kusan Hilir, Koramil, Kwartir Ranting Pramuka Kusan Hilir, SDN 1 Batuah, SMKN 1 Kusan Hilir, SMPN 2 Kusan Hilir, SDN Sei Lembu, dan Pokdarwis.

Sampah yang terkumpul dalam kegiatan ini telah dipilah dan dikelola oleh BSI Bang Julpikar’s serta petugas kebersihan dari UPTD Pengelolaan Sampah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Kabupaten Tanah Bumbu dapat menjadi bagian dari gerakan global aksi bersih serentak, sekaligus memperkuat edukasi dan semangat positif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut penilaian Adipura. (ANN)

Kategori
Kebersihan Lingkungan Sosial Tanah Bumbu

Peduli Lingkungan, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Laksanakan Kegiatan Go Green

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin kembali mengadakan kegiatan Employee Volunteering sebagai bentuk tanggungjawab dan kepedulian karyawan terhadap lingkungan disekitarnya.

Mengusung tema “Go Green – Lindungi Bumi dari Sampah Plastik”, Karyawan BPJS Ketenagakerjaan memberikan bantuan berupa tempat sampah dan tas belanja ramah lingkungan yang dapat digunakan kembali.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin Vina Dwina Yuskin didampingi karyawannya bersama Camat Kusan Hilir Amirullah S yang didampingi Kepala UPT Pasar Pagatan Rufaidah di Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan pada Selasa (29/7/2025).

Pada kesempatan tersebut Vina menyampaikan, kegiatan employee volunteering merupakan wujud kepedulian karyawan BPJS Ketenagakerjaan terhadap lingkungan disekitar kami yang rutin kami adakan untuk menjaga kelestarian hidup.

“Dalam pelaksanaan kegiatan ini, seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin secara sukarela menyisihkan dana pribadinya untuk membeli tempat sampah dan tas ramah lingkungan yang dibagikan kepada pengunjung Pasar Pagatan” tutur Vina.

“Guna mendukung program Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu untuk menjaga kebersihan lingkungan, kami memilih Pasar Pagatan karena merupakan salah satu pasar terbesar serta merupakan Ikon di Kabupaten Tanah Bumbu, dengan adanya bantuan ini kami berharap dapat meningkatkan kebersihan serta dapat mengurangi penggunaan sampah plastik” tambah Vina.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tanah Bumbu melalui Camat Kusan Hilir Amirullah S, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Karyawan BPJS Ketegakerjaan Kantor Cabang Batulicin, atas program kepeduliannya terhadap lingkungan di Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan.

“Salah satu misi Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif adalah penataan kota dan pembangunan desa, kami yang merupakan bagian pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu yang ditugaskan di Kecamatan bersama UPTD Pasar Pagatan akan terus mengupayakan pengelolaan pasar yang bersih, dengan adanya bantuan ini tentunya akan mendorong semangat masyarakat kami di Kecamatan Kusan Hilir untuk meningkatkan keperdulian terhadap lingkungan” kata Amir.

“Tentunya kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi Masyarakat, Instansi maupun Perusahaan-perusahaan yang ada di Tanah Bumbu untuk mengajak karyawannya untuk meningkatkan keterlibatan dan kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar” tambahnya.

Selanjutnya Vina menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir untuk memberikan perlindungan bagi para pekerja di Kabupaten Tanah Bumbu, tetapi kami juga menjadi bagian dari Kabupaten Tanah Bumbu untuk memastikan bahwa lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat. (ANN)

Kategori
Kebersihan Lingkungan Tanah Bumbu

LOSIDA: Kabupaten Tanah Bumbu Semakin Serius Kelola Sampah Organik

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu meresmikan kawasan Lodong Sisa Dapur (LOSIDA), Selasa (15/7/2025) di Taman Papadaan, Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat. Acara juga diisi dengan sosialisasi inspiratif gerakan aksi pilah sampah (SIGAP) yang merupakan rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, diantaranya hadir anggota DPRD Tanah Bumbu yang turut mendukung berjalannya kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Administrasi Umum Hj. Narni mengatakan lingkungan yang bersih dan sehat adalah hak setiap warga negara, dan juga menjadi tanggung jawab kita bersama.

Di era modern saat ini, persoalan sampah bukan hanya menjadi tantangan daerah perkotaan saja, tetapi juga telah menyentuh wilayah pedesaan. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah strategis, inovatif, dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah.

“Hari ini, kita meresmikan kawasan LOSIDA sebagai simbol komitmen kita dalam menciptakan desa yang lebih bersih, sehat, dan mandiri dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.

Sementara itu, program SIGAP – yaitu Sosialisasi, Inspiratif dan Gerakan Aksi Pilih Sampah. Program ini menjadi gerakan kolektif yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, dimulai dari hal sederhana. Yaitu memilah sampah dari rumah masing-masing.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan desa, bagi anak cucu kita nanti. Mari kita jadikan Tanah Bumbu sebagai kabupaten pelopor dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat,” sebutnya.

Sementara itu, pada kegiatan ini dipasang sebanyak 100 Losida untuk pengolahan sampah organik.

Losida bertujuan untuk mengurangi kiriman sampah organik dari rumah tangga, ke tempat pembuangan sampah. Jika dilakukan secara masif, pola ini mampu mengurangi volume sampah rumah tangga ke TPS hingga 60 persen.

Adapun peresmian LOSIDA ditandai dengan pemotongan pita oleh Asisten Administrasi Umum dan penandatangan prasasti serta penyerahan tong sampah oleh PT. Arutmin Indonesia Site Batulicin Satui.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemkab Tanbu dengan PT Arutmin Indonesia Batulicin Satui.

Hadir pada acara ini, Site Manager PT Arutmin Indonesia Batulicin Satui Cipto Prayitno beserta jajaran, Anggota DPRD, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tanbu beserta jajarannya, Camat Simpang Empat, Kepala Desa Gunung Besar, dan undangan lainnya. (ANN)

Kategori
Kalimantan Selatan Kebersihan Lingkungan Tanah Bumbu

Kodim 1022/Tanah Bumbu Gelar Karya Bakti Serentak Sambut HUT ke-67 Kodam VI/Mulawarman

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kodam VI/Mulawarman, Kodim 1022/Tanah Bumbu melaksanakan kegiatan karya bakti serentak di berbagai wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Senin (30/06/2025).

Kegiatan ini menyasar sejumlah fasilitas umum seperti masjid, gereja, aliran sungai, hingga kawasan wisata. Mengusung tema “Kodam VI/Mulawarman yang Profesional, Modern, dan Adaptif Siap Mendukung Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Maju”, kegiatan ini dilaksanakan oleh seluruh Koramil jajaran Kodim 1022/Tanah Bumbu secara serentak.

Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap lingkungan serta penguatan sinergi dengan masyarakat.

“Peringatan HUT ke-67 Kodam VI/Mulawarman diisi dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah pembersihan fasilitas umum seperti tempat ibadah, sungai, dan lokasi wisata. Ini merupakan bagian dari program TNI AD dalam pembinaan teritorial,” ujar Dandim.

Dandim juga menekankan bahwa karya bakti ini bertujuan untuk memperkuat soliditas antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh komponen masyarakat, guna menjaga serta meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat.

Lebih lanjut, Dandim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama tempat-tempat ibadah yang menjadi pusat aktivitas sosial dan spiritual,” tutup Letkol Zierda.

Kegiatan karya bakti ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat yang turut serta dalam membersihkan lingkungan mereka, menciptakan suasana kebersamaan yang harmonis antara TNI dan warga. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Ekonomi Indonesia Inflasi Informasi Kalimantan Selatan Kebersihan Lingkungan Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Penghijauan Tanah Bumbu Teknologi

Bupati Tanbu, Bang Arul Atensi Pelaksanaan Asta Pengelolaan Sampah Sekolah dan Kampus oleh Kementerian LH

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif (Bang Arul) sapaan akrabnya memberikan atensi terhadap pelaksanaan Asta pengelolaan Sampah Sekolah dan Kampus. Kegiatan dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

“Kegiatan ini selaras dengan program visi misi Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu. Yang sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan menjadikan daerah yang hijau, bersih serta berwawasan lingkungan,”. Kata Bupati, melalui Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Eryanto Rais, Sabtu (15/03/2025).

Upaya ini mencakup pengelolaan sampah dengan prinsip 3R. Salah satunya melalui Bank Sampah, penghijauan sekolah dan kampus, serta berbagai kegiatan pelestarian lingkungan lainnya.

“Melalui langkah-langkah ini,tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan,” Jelasnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan peran penting sektor pendidikan dalam pengelolaan sampah dan mendorong sekolah dan perguruan tinggi ikut meningkatkan upaya menyelesaikan sampah di kawasan sendiri.

(Foto : Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq)

Dalam kegiatan pelaksanaan Asta Sekolah dan Kampus dalam rangkaian Aksi Peduli Sampah Nasional 2025 dipantau daring di Jakarta, Sabtu, (15/3/2025). Menteri LH Hanif mengatakan perubahan paradigma terkait sampah membutuhkan perubahan dalam budaya dan kebiasaan yang bisa dicapai lewat pendidikan

“Melakukan komunikasi, informasi, edukasi terkait dengan gerakan sadar sampah dengan memasukkan materi tentang pengelolaan sampah ke dalam kegiatan dan program, ekstrakurikuler atau dalam kebiasaan yang kiranya dapat dibangun dalam perikehidupan di sekolah menengah dasar maupun pendidikan tinggi,” kata Hanif.

Tidak hanya itu, peran sekolah dan perguruan tinggi juga penting untuk menyelesaikan sampah di kawasannya. Untuk menekan jumlah timbulan sampah yang perlu diproses di tempat pemrosesan akhir (TPA).

“Baik mahasiswa, dosen, siswa, guru, tenaga pendidikan serta pemangku kebijakan di bidang pendidikan agar dapat mengurangi sampahnya. Memanfaatkan kembali menjadikan bahan daur ulang dan mengelola sampahnya sedekat mungkin dengan sumbernya. Artinya, sampah wajib kita kelola di lokasi kita masing-masing,” tutur Hanif.

Seluruh insan pendidikan juga diharapkan dapat terus melibatkan secara aktif dalam penggiat lingkungan. Untuk mendukung upaya pengelolaan sampah di sekolah dan perguruan tinggi.

Dia meminta kepada mahasiswa untuk terus mengembangkan teknologi pengelolaan sampah untuk menekan timbulannya, inovasi yang tidak akan menimbulkan polusi baru.

Sebelumnya, menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) milik Kementerian Lingkungan Hidup, terdapat 32,8 juta ton timbulan sampah sepanjang 2024, dari yang sudah dilaporkan 303 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Mayoritas dari jumlah tersebut adalah sampah sisa makanan dengan persentase 39,43 persen dari total timbulan.

Untuk di ketahui,kegiatan ini dihadiri Bupati Tanah Bumbu diwakili Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Tanah Bumbu Eryanto Rais dan seluruh kepala dinas lingkungan hidup Kabupaten Kota Provinsi Kalimantan Selatan. (ANN)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kebersihan Kesehatan Lingkungan Organisasi Perempuan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Sosial Stunting Tanah Bumbu

Ketua TP PKK Wahyu Tegaskan Germas, Penting Jaga Pola Hidup Sehat

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Terlaksananya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), berlokasi di Gedung PKK Kapet Kecamatan Simpang Empat.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tanah Bumbu, Hj Wahyu Windarti Zairullah meresmikan kegiatan Germas dengan mimik wajah serius.

Kegiatan Germas dihadiri oleh, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ketua GOW Kab Tanbu, Ketua Gatriwara, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Bhayangkari, Ketua Ikatan Adyaksa, Kepala Kementerian Agama, Kepala Bapedalitbang, Kepala DPMD dan Kepala SKPD lingkup Pemkab Tanbu, Kepala Satpol PP dan Damkar, Ketua TP PKK Kabupaten dan Kecamatan beserta pengurus dan Ketua Organisasi lainnya.

Melalui laporannya, dr Decky Atmaja selaku Ketua Program Kerja PKK Bidang IV menyampaikan, berlangsungnya kegiatan Germas pada ini dengan rangkaian acara yaitu senam, lomba-lomba, pembukaan seremonial dan pemberian dua materi dari Dinkes Tanbu, tentang Germas dan pencegahan penyakit jantung serta pembulu darah, ada juga pemeriksaan penyakit tidak menular.

Germas mengusung tema “Dengan Germas Masyarakat Hidup Sehat dan Indonesia Kuat”

“Germas dihadiri oleh seluruh perwakilan organisasi wanita tergabung dari Forkopimda dan perwakilan SKPD yang berjumlah 250 orang, melalui anggaran DPA dari DPMD tahun 2023,” lapornya pada Selasa (15/08/2023) pagi.

Turut memberikan sambutan Germas yaitu Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kab Tanbu, dr M Yadi Mahendra Muhyin, membahas tentang pentingnya menerapkan kebiasaan atau pola hidup sehat masyarakat.

Sambutan selanjutnya datang dari, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tanbu, Samsir yang menyatakan, perlunya intervensi anggaran melalui Dana Desa yang digunakan untuk kepentingan gerakan hidup sehat masayarakat melalui desa dan kecamatan.

Ketua TP PKK Kab Tanbu, Hj Wahyu Windarti Zairullah mengungkapkan, fakta berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, menunjukkan adanya trend peningkatan penyakit tidak menular dan juga faktor resikonya dibandingkan tahun 2013, misalnya prevalensi stroke secara nasional meningkat 7 % menjadi 10 % tahun 2018, kenaikan juga terjadi pada penyakit Kanker dan Diabetes Mellitus, yang dibarengi kenaikan faktor resiko angka obesitas, merokok dan hipertensi.

“Pada dasarnya sebagian besar faktor resiko penyakit tidak menular, dapat dicegah dan dimodifikasi melalui pembiasaan pola hidup sehat,” tutur Ketua TP PKK Kab Tanbu.

Pemerintah pun mencanangkan Germas melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017. Gerakan ini berfokus pada upaya untuk membudayakan prilaku hidup sehat masyarakat dan menurunkan faktor resiko penyakit.

Germas mengajak masyarakat bersama mensinergikan upaya promotif dan preventif, untuk meningkatkan produktivitas penduduk.

“Saya harapkan kepada Kader PKK yang di dalamnya terdapat Kader Posyandu, harus dapat mendorong upaya hidup sehat di masyarakat melalui Germas,” ucapnya.

Wahyu Windarti juga menegaskan, sosialisasi Germas ini tidak hanya sampai di sini saja, namun melalui peran SKPD dan Ketua Organisasi, untuk menerapkan Germas di wilayahnya masing-masing, serta peran sebagai orang tua untuk memberikan contoh terbaik kepada anak dan lingkungan.

“Saya tekankan dengan sungguh-sungguh, habis ini kita tingkatkan kembali kesehatan di lingkungan kita supaya disosialisasikan ke desa dan dari desa ke masyarakat, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan hidup sehat,” tegasnya.

Disamping itu Ketua TP PKK Kab Tanbu, juga terus mengingatkan tentang gerakan penurunan dan penanganan stunting di daerah, Wahyu Windarti meminta dukungan, bantuan dan doa agar angka stunting di Kab Tanbu, bisa menurun di tahun 2024 mencapai di bawah 14 %, sesuai instruksi dari Presiden RI. (Ana)

Kategori
Budaya Masyarakat Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kebersihan Lingkungan Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perayaan Tahunan Sosial Tanah Bumbu

Badan Kesbangpol Tanbu, Rapat Penyamaan Persepsi Penilaian Desa Patriot

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tanah Bumbu (Kesbangpol Kab Tanbu) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar meeting (pertemuan) and matching (men cocokkan) persepsi penilaian Lomba Desa Patriot.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Bersujud II, Kantor Bupati Tanbu Jln. Dharma Praja Kelurahan Gunung Tinggi, Jumat (11/08/2023) siang.

Meeting juga dihadiri oleh, Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar, melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Eka Saprudin, Kodim 1022 Tnb, Polres Tanbu, TP PKK, DWP, DLH, PMD, Kesbangpol, Kominfo, Satpol PP dan Damkar Kab Tanbu.

Menurut informasi dari Kepala Badan Kesbangpol Kab Tanbu, Nahrul Fajeri, pertemuan ini penting dan diperlukan sebagai penyamaan persepsi untuk penilaian Lomba Desa Patriot Tahun 2023.

“Kita perlu berkumpul di sini, untuk menyamakan persepsi tentang indikator penilaian Kampung Patriot di Tahun 2023, dalam momen Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78,” ungkapnya.

Fokus mengenai Kampung Patriot, jelas Nahrul menyebutkan, bertujuan untuk menumbuh kembangkan nilai-nilai kebangsaan pada masyarakat dan berpedoman pada peraturan hukum yang berlaku.

Diterapkannya Kampung Patriot, adapun indikator telah disusun oleh Badan Kesbangpol Kab Tanbu, mengenai kesiapan tersebut.

Diantaranya pembahasan mengenai persiapan pengibaran Bendera Merah Putih, atribut Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, kebersihan lingkungan, partisipasi masyarakat terhadap pembangunan Satu Desa Satu Masjid, serta keamanan dan ketertiban di kampung.

Kolaborasi ini, melibatkan beberapa pihak instansi yang menjadi tiang penting berlangsungnya Kampung Patriot sesuai tugasnya. Setiap kecamatan mengusulkan satu desanya dan telah terdata di Badan Kesbangpol sejumlah 12 desa terlibat.

Disamping itu, Nahrul secara terbuka memberikan kesempatan terhadap peserta pertemuan dari berbagai instansi, untuk menyampaikan pendapat atau usulannya, dalam menyamakan persepsi untuk penilaian Lomba Desa Patriot.

Menjadi hal yang baru bagi Badan Kesbangpol Tanbu, sehingga kabupaten/kota lain ikut tertarik menyaksikan, disebutkannya Tanbu dengan adanya Penilaian Lomba Desa Patriot menjadi motivasi pergerakan yang menarik minat, diantaranya Kabupaten Tapin, Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tabalong, sebagai acuan program Provinsi Kalsel di tahun ke depan.

Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar, melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Eka Saprudin, turut menghadiri pertemuan menyampaikan, apresiasinya terhadap Kebangpol atas adanya pertemuan ini.

“Pentingnya bersama kita, meningkatkan serta membangkitkan kembali rasa nasionalisme, kepada seluruh jajaran baik pemerintahan maupun masyarakat dan menjaganya agar tidak pudar,” katanya.

Membahas terkait semangat menyemarakkan hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke-78, meski perlu adanya intervensi dari pemerintah sebagai pacuan namun motivasi, partisipasi masyarakat, gelora dan semangat kemerdekaan harus tetap tertanam kuat.

“Untuk menyemarakkan Proklamasi Kemerdekaaan harus terus dibangkitkan, kalau bukan dari kita diri sendiri, siapa lagi,” pesannya.

Hal ini menjadi latar belakang bagi Pemerintah Daerah, untuk melakukan penilaian dalam esensi kedepannya, tidak hanya dampak lomba tetapi karena menilai partisipasi masyarakat.

“Dengan penilaian ini, mudahan peran serta masyarakat di desa bisa termotivasi kembali, kita ikut berperan serta meningkatkan rasa nasionalisme,” pungkasnya.

Membahas mengenai poin penyamaan persepsi, penilaian Lomba Desa/Kampung Patriot, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Eka, menambahkan perlu adanya koreksi dan perbaikan. Kedepannya diharapkan hal seperti ini, dapat berkelanjutan dari tahun ke tahun. Makna Indonesia merdeka itu sangat luar biasa, apalagi pentingnya momen pada peringatan 17 Agustus 1945. (Ana)

Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kebersihan Kesehatan Lingkungan Organisasi Perempuan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Sosial Stunting Tanah Bumbu

Ketua TP PKK Tanbu, Bina Desa Sari Mulya Ikuti Lomba ber-PHBS Tingkat Provinsi Kalsel

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tanah Bumbu ( Kab Tanbu), tak segan lakukan upaya pembinaan.

Hal ini berkaitan dengan , persiapan Desa Sari Mulya dalam mengikuti ajang perlombaan Desa ber-PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sebagaimana informasi, lomba akan dilaksanakan pada Selasa (08/08/2023) besok. Tim Kabupaten dan TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu, gencar melakukan pembinaan di Desa Sari Mulya Kecamatan Sungai Loban (Kec Sei Loban).

Kunjungan rombongan Tim Kabupaten tersebut disambut langsung Camat Sungai Loban Agus Salim, didampingi oleh Kepala Desa Sari Mulya Muntolip dan Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa beserta anggota dan Tim Puskesmas Sebamban Satu.

Dengan ini, diharapkan para kader menjadikan 10 indikator PHBS sebagai pedoman dan acuan bagi wilayahnya dalam mempersiapkan segala sesuatunya.

Pada pembinaan akhir, Senin (7/08/2023), Ketua TP PKK Kabupaten, Hj Wahyu Windarti Zairullah mengungkapkan Pemerintah Desa, PKK Kecamatan dan Desa serta tim dari Puskesmas Sebamban Satu harus selalu bekerjasama.

Ditambahkannya, kekuatan saling support dan bekerja keras untuk kesuksesan desa sangat diperlukan dalam mewakili Kabupaten Tanah Bumbu di acara Lomba Desa per-PHBS Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

“Lomba hanya sebagai sarana stimulus dan motivasi bagi warga, namun yang penting adalah pemberdayaan masyarakat, dalam menjaga kebersihan lingkungan, lingkungan bersih dan sehat serta masyarakat berperilaku bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ketua TP PKK Kabupaten Hj Wahyu Windarti.

Selain itu, kehadiran Tim Kabupaten sebagai bentuk usaha bersama, dalam pembinaan berjenjang dari tingkat kabupaten hingga ke tingkat desa, agar pelaksanaan PHBS di lapangan dapat terintegrasi dalam kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan, Lasma Asih Agus Salim, mengungkapkan PKK Kecamatan bersama Pemerintah Kec Sei Loban, selalu mendorong desa untuk terus berkembang dan memajukan wilayahnya.

“Mendorong desa-desa di Kecamatan Sungai loban termasuk mengikuti berbagai lomba, salah satu diantaranya lomba binaan Desa perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan LBS,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Kabupaten melakukan kunjungan kebeberapa titik wilayah, meliputi ke kantor Desa Sari Mulya lanjut ke Dasawisma Anggrek kemudian ke bank sampah Desa Sari Mulya.

Direktur Bank Sampah Cinta Bumi, Akhmad Supianor Fajeri, mengajak masyarakat untuk kurangi sampah dengan 3 aksi yakni sedekah, barter dan tabung, Bank sampah merupakan cinta bumi, cara Indah menyelamatkan benua serambi Madinah.

“Tabung sampah jadi rupiah, pilih jenis tabungan sampah yakni pribadi atau komunitas, adapun jenis sampah yakni sampah kertas, kardus, botol plastik, seng, besi dan tembaga, mari menabung, ubah sampah menjadi berkah,” pungkasnya. (Ana)

Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kebersihan Kesehatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Sosial Stunting Tanah Bumbu

Turunkan Angka Stunting, Sei Loban Gelar Rapat Validasi Data Stunting SI KIPAS

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dalam rangka usaha penurunan angka stunting di desa, Pemerintah Kecamatan Sungai Loban (Sei Loban), melangsungkan rapat evaluasi dan validasi penginputan data stunting By Name By Address (BNBA) pada SI KIPAS.

Kegiatan diselenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Sei Loban, Senin (07/08/2023).

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Sei Loban, Zulkarnain dan dihadiri oleh seluruh Tenaga Pendamping Desa (TPD) dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) se Kecamatan Sei Loban, admin SI KIPAS dan Kasi Pelayanan Desa se-Kecamatan Sei Loban.

Sekcam Zulkarnain, mengungkapkan stunting menjadi salah satu problem (masalah) kesehatan yang masih menggejala di Indonesia.

“Masalah stunting bahkan menjadi perhatian khusus Kementerian Kesehatan lewat sejumlah kampanyenya, hal ini karena stunting bisa mengakibatkan anak gagal tumbuh karena kekurangan nutrisi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan,” ujarnya.

Disambungnya, jika rapat evaluasi dan validasi bertujuan guna mengevaluasi dan memvalidasi data stunting BNBA pada aplikasi SI KIPAS.

Termuat hasil keputusan yaitu admin si kipas melakukan update data stunting melalui aplikasi SI KIPAS dengan menyampaikan dana stunting melalui dana desa dan CSR, serta membuat 3 SK yaitu SK Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) desa, SK forum anak desa dan SK pelayanan anak terpadu berbasis masyarakat.

Adapun materi yang dibahas terkait sosialisasi pencegahan dan penurunan angka stunting, meningkatkan koordinasi dan sinergisitas dalam melaksanakan intervensi stunting, serta update data stunting di aplikasi SI KIPAS dan lain-lain.(Anara)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kebersihan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu

Pembinaan Teknis Infrastuktur Persampahan Telah Dilaksanakan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar melalui Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H Mukhlis telah membuka kegiatan Pembinaan Teknis Infrastuktur Persampahan Tahun 2023.

Kegiatan digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini dilaksanakan di aula Hotel Ebony Batulicin, Selasa (01/08/2023).

Kepala Dinas PUPR Tanbu, Hernadi Wibisono melalui Sekretaris Dinas PUPR, M Yusri menyampaikan dasar hukum kegiatan ini yakni UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 03/PRT/M/2013 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan, dan Peraturan Daerah No. 05 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Sampah.

Dengan diadakannya kegiatan Pembinaan Teknis Infrastuktur Persampahan ini, KPP dan masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu diharapkan dapat memahami teknis pengelolaan, termasuk infrastruktur persampahan.

“Peserta dari kegiatan ini kurang lebih sebanyak 75 peserta dari berbagai pihak yaitu dinas terkait, KPP, dan desa. Dengan narasumber dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Selatan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,” ucapnya.

Sementara itu Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar dalam sambutannya yang dibawakan Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Mukhlis, atas nama Pemerintah Daerah sangat menyambut baik dan mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan tersebut.

Dikatakan bahwa Bimtek ini ditujukkan untuk menghasilkan kesepahaman terkait permasalahan pengelolaan sampah yang semakin hari semakin kompleks di Bumi Bersujud, yang apabila tidak segera diambil kebijakan, berpotensi memperparah laju kerusakan lingkungan.

Menurutnya menangani sampah merupakan persoalan yang tidak mudah, akibat semakin meningkatnya jumlah penduduk dibarengi semakin tingginya tingkat konsumsi, tidak sebanding dengan ketersediaan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) untuk menampungnya.

Ditambah dengan terbatasnya sumber daya manusia SKPD yang menangani kebersihan, dan terbatasnya fasilitas pendukung pengelolaan sampah, serta konsep pengelolaan sampah yang masih konvensional, hingga sampai kepada masalah sosial termasuk rendahnya keaktifan masyarakat untuk mematuhi ketentuan pembuangan sampah.

“Untuk itu melalui momentum Bimtek Pengelolaan Persampahan ini, kami berharap dinas terkait dan kita semua, akan mampu menjawab persoalan persampahan di Kabupaten ini. Disamping itu, kita juga bisa melakukan sosialisasi masif di berbagai media massa dan sosial, dengan konten-konten menarik sehingga dapat mendorong peran serta masyarakat, agar berperilaku serta mensukseskan sadar sampah, pengelolaan sampah yang lebih optimal,” terang Mukhlis.

Bupati berpesan kepada para peserta Bimtek Pengelolaan Persampahan untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius. Agar pengelolaan sampah di daerah dapat terorganisir dengan baik secara integratif, termasuk terhadap dampak timbul di dalamnya. (Ana)