Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kecelakaan Maut Lingkungan Pelayanan Masyarakat Program Pemerintah RI Sosial Tanah Bumbu

BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan Santunan Jaminan Kematian kepada Ahli Waris Pekerja Rentan PT Pama Indomining

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Sebagai wujud nyata perlindungan negara terhadap pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada dua ahli waris peserta pekerja rentan yang di daftarkan dari PT Pama Indomining.

Santunan diserahkan secara simbolis oleh Yoga Suci Hartas, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin, bersama Abdul Basir, Project Manager PT Pama Indomining, kepada dua ahli waris, yaitu Hariyati dan Mitran, yang masing-masing menerima santunan sebesar Rp42 juta.

Penyerahan ini merupakan bentuk kepedulian PT. Pama Indomining dalam memberikan jaminan sosial kepada para pekerja rentan apabila terjadi risiko sosial berupa meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja. Melalui program Jaminan Kematian (JKM), ahli waris peserta berhak menerima santunan uang tunai sebagai perlindungan dan dukungan finansial bagi keluarga yang ditinggalkan.

Pada tempat terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin, Vina Dwina Yuskin, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga peserta serta apresiasi kepada PT Pama Indomining atas komitmen dan kepeduliannya terhadap perlindungan pekerja.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga santunan ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan kepastian bagi keluarga pekerja yang ditinggalkan,” ujar Vina.

“Kami juga memberikan apresiasi tinggi kepada PT Pama Indomining yang telah mendaftarkan seluruh karyawannya dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan serta berkontribusi aktif melalui pendaftaran 127 pekerja rentan di wilayah kerjanya selama satu tahun. Langkah ini sejalan dengan semangat program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja di Sekitar Anda),” tambahnya.

Lebih lanjut, Vina mengajak seluruh perusahaan di wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Batulicin untuk turut serta dalam program SERTAKAN, sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja di lingkungan sekitar.

“Dengan semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi, maka semakin luas pula jangkauan perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Ini merupakan langkah bersama untuk menciptakan kesejahteraan dan ketenangan kerja bagi masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Abdul Basir, Project Manager PT Pama Indomining, mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan dan memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan yang layak.

“Program BPJS Ketenagakerjaan sangat penting bagi keberlangsungan hidup pekerja dan keluarganya. Kami telah melihat langsung bagaimana manfaat ini dirasakan oleh keluarga pekerja yang telah terdaftar. Santunan yang diterima benar-benar membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Abdul Basir.

“Kami juga bersyukur dapat berpartisipasi dalam program SERTAKAN, karena melalui program ini, pekerja rentan di sekitar wilayah operasional kami bisa mendapatkan perlindungan yang sama seperti pekerja formal. Ini bentuk komitmen kami untuk terus berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin menegaskan kembali komitmennya untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh tenaga kerja, baik formal maupun informal, serta memperluas jangkauan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Kalimantan Selatan. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Kecelakaan Maut Tanah Bumbu Transportasi

Bupati Tanbu Apresiasi Satgas dan Relawan atas Ditemukannya Helikopter Jatuh

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras tim gabungan yang berhasil menemukan helikopter jatuh di wilayah Kecamatan Mantewe, Rabu (3/9/2025).

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh satgas dan relawan. Semangat kebersamaan dan kerja keras yang ditunjukkan adalah cerminan nyata dari kepedulian, gotong royong untuk kemanusiaan dalam mewujudkan pengabdi kita terhadap Bangsa dan Negara Tercinta” ujar Bupati.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan doa untuk Korban dan keluarga korban. Menurutnya, dukungan moril dari seluruh elemen sangat penting agar mereka diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

Bupati menegaskan bahwa Pemkab Tanah Bumbu tetap berkomitmen mendukung setiap langkah lanjutan dalam penanganan musibah tersebut hingga tuntas. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kecelakaan Maut Sosial Tanah Bumbu Transportasi Viral

Bupati Andi Rudi Latif Bentuk Satgas Aksi Cepat Tanah Bumbu, Misi Penyelamatan Korban Kecelakaan Helikopter

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Andi Rudi Latif membentuk Satuan Tugas (Satgas) “Aksi Cepat Tanah Bumbu” sebagai misi pencarian dan penyelamatan bagi korban kecelakaan udara Helikopter yang diduga jatuh di wilayah Kecamatan Mantewe, Senin (1/9/2025) pagi.

Pembentukan satgas tersebut dilaksanakan secara spontan di titik terdekat lokasi dugaan jatuhnya helikopter, Senin (1/9/2025) sore. Bupati membentuk Satgas ini ketika terjun langsung ke lapangan dan setelah melalui hasil koordinasi.

Bupati Andi Rudi menunjuk Dandim 1022/Tnb, Letkol Inf Zierda Aulia Salam dan Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Prasetya sebagai Koordinator Satgas Aksi Cepat Tanah Bumbu ini.

“Satgas ini dibentuk sebagai aksi cepat untuk pencarian korban kecelakaan helikopter yang diduga jatuh di wilayah kabupaten Tanah Bumbu,” ujar Bupati Andi Rudi Latif.

Disebutkan Bupati, satgas ini terdiri dari unsur TNI/Polri, Basarnas, BPBD, PMI, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, dan Relawan.

“Satgas bertugas selama proses pencarian berlangsung,” tegas Andi Rudi dan diamini Dandim Letkol Inf Zierda Aulia Salam.

Dalam upaya pencarian yang tergabung dalam satgas ini diterjunkan ratusan personil. Mereka ditugasi dalam misi pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan helikopter tersebut.

“Usai dibentuk, Satgas langsung terjun bergerak menuju lokasi melakukan pencarian dan penyelamatan sejak sore ini. Semua personil dibekali peralatan dan logistik yang cukup untuk beberapa hari kedepan,” pungkasnya. (ANN)

Kategori
Bencana Alam Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kebakaran Kecelakaan Maut Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pendidikan Perayaan Tahunan Pertambangan Sosial Tanah Bumbu

BPBD Tanbu Peringati HKB 2025 di Ponpes Al-Asmaul Husna Turut Gandeng PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin

NARASINUSANTARA, BATULICIN – Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu menggelar aksi Sosialisasi dan Simulasi Evakuasi Mandiri Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Asmaul Husna, Kecamatan Simpang Empat, pada Sabtu (26/04/2025).

Kepala BPBD Tanah Bumbu, Sulhadi, menjelaskan bahwa HKB bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Tahun ini, HKB mengusung tema nasional “Bangun Kesiapsiagaan Sejak Dini”, yang juga sejalan dengan visi dan misi Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, serta arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia tangguh bencana melalui penguatan sistem pendidikan berbasis mitigasi bencana.

“Di Tanah Bumbu, sekitar 158 ribu orang setiap tahunnya wajib mendapatkan diseminasi kebencanaan. Satuan pendidikan menjadi sasaran utama agar pelajar memahami tindakan penyelamatan diri saat terjadi bencana,” jelas Sulhadi dalam sesi wawancara bersama media.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program nasional Asta Cita yang mewajibkan setiap satuan pendidikan mengikuti sosialisasi dan simulasi evakuasi bencana. Pelatihan SPAB ini dinilai penting dalam menciptakan pembangunan sumber daya manusia yang sadar risiko serta memperkuat ketangguhan komunitas pendidikan terhadap ancaman bencana seperti gempa bumi, banjir, dan kebakaran.

KH Abdul Haris, selaku Pembina Ponpes Al-Asmaul Husna, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan BPBD untuk menyelenggarakan kegiatan ini di lingkungan pesantrennya.

“Pengetahuan tentang kebencanaan sangat penting bagi para murid. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar, dan Tanah Bumbu selalu dilindungi dari segala jenis bencana,” ujar KH Abdul Haris.
Ia juga mengingatkan pentingnya pepatah “Sedia Payung Sebelum Hujan” sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi bencana tak terduga.

Tepat pukul 10.00 Wita, sirine peringatan HKB dikumandangkan serentak di seluruh Indonesia sebagai tanda dimulainya kegiatan simulasi. Selanjutnya, peserta dibekali materi mengenai siklus manajemen bencana dan jenis-jenis bencana oleh Panji dari Tim Basarnas.

Siswa dan siswi Ponpes terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga akhir. Kegiatan edukatif ini juga mendapat dukungan dari PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, yang berperan aktif dalam mendukung program tanggap bencana di wilayah Tanah Bumbu.

PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan masyarakat dengan mendukung penuh kegiatan BPBD Tanah Bumbu. Pihak PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin menyadari pentingnya dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, terhadap potensi bencana. Melalui program SPAB ini, para peserta mendapatkan pelatihan langsung mengenai prosedur evakuasi mandiri, penggunaan jalur evakuasi, hingga langkah-langkah pertolongan pertama saat terjadi bencana.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta, khususnya di lingkungan satuan pendidikan, dapat lebih siap dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana di masa depan.

Acara turut dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Kepala Pelaksana BPBD Tanah Bumbu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana bersama Tim, Sekretaris Dinas Pendidikan, Tim Basarnas, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanah Bumbu bersama Duta Baca, PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, Kodim 1022/Tnb, para pengawas dan kepala sekolah, serta guru dan staf Ponpes Al-Asmaul Husna. (Fitria)

Kategori
Bencana Alam Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kebakaran Kecelakaan Maut Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Sosial Tanah Bumbu

Antisipasi Kabut Asap Akibat Karhutla, Pemkab Tanbu Gelar Apel Siaga Bencana

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pamkab Tanbu), menginginkan komitmen, dalam mengantisipasi dan mengatasi potensi bencana kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Statement tersebut diperkuat dengan digelarnya, Apel Siaga Bencana yang digelar BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Tanbu, bertempat di halaman Kantor Bupati Gunung Tinggi Jln Dharma Praja, Selasa (08/08/2023) sore.

Turut berhadir dalam kegiatan apel, Kepala Pelaksana BPBD Tanbu Sulhadi beserta jajaran, perwakilan Forkopimda, pimpinan SKPD, organisasi kemasyarakatan, serta tamu undangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kab Tanbu, H Ambo Sakka bertindak sebagai Pembina Apel.

Sekda Ambo Sakka, mengingatkan kepada peserta apel untuk senantiasa menjaga kewaspadaan, terutama dalam menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan.

Instruksi ini sendiri telah diberikan oleh Pemerintah Pusat RI melalui Presiden Jokowi serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Diungkapkan Sekda, setiap daerah dan desa diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, dalam menghadapi serta mencegah terjadinya Karhutla.

Dalam kesempatannya, Sekda Ambo Sakka menekankan tiga hal pokok yang menjadi fokus dalam upaya menghadapi bencana ini.

Poin pertama terang Sekda, pentingnya sinergitas di antara berbagai unsur masyarakat. Dalam mengatasi bencana seperti Karhutla.

“Bangun kerjasama dari semua pihak, termasuk TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, dan warga masyarakat, sangatlah penting,” katanya.

Ia mengajak semua unsur tersebut, untuk terlibat aktif dalam membangun sinergitas guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Selanjutnya, Sekda menyoroti pentingnya deteksi dini dalam menghadapi bencana kebakaran.

Menurutnya, Karhutla merupakan bencana yang bisa dihindari, berbeda dengan bencana banjir atau bencana alam lainnya.

“Dalam beberapa tahun terakhir, upaya untuk mengurangi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan di Indonesia telah berhasil diminimalisir. Oleh karena itu, deteksi dini terhadap zona-zona rawan kebakaran hutan dan lahan menjadi hal yang krusial,” tegas Sekda.

Kemudian poin terakhir yang ditekankan adalah kesiapsiagaan.

Ambo Sakka mengungkapkan bahwa pada hari ini, Pemerintah Daerah bersama dengan Forkopimda serta berbagai komponen masyarakat seperti Pemuda Pancasila, Pramuka, dan pelajar, telah membuktikan kesiapannya dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan.

Meskipun peralatan yang dimiliki sederhana, Sekda mendorong agar semua pihak dapat memanfaatkannya sebaik-baiknya untuk mencegah terjadinya Karhutla di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Oleh sebab itu, sebagai Kepala BPBD Ex Efficio Tanah Bumbu, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya pencegahan bencana karhutla di Bumi Bersujud,” tutup Sekda Ambo Sakka dalam akhir sambutannya. (Aaron)

Kategori
Budaya Masyarakat Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Keagamaan Kecelakaan Maut Kriminal Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu Transportasi

Jelang Lebaran Idul Fitri, Polres Tanbu Siaga Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2023

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUKBU – Bupati Tanah Bumbu diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, menghadiri undangan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2023, Resor Tanah Bumbu (Polres Tanbu).

Kegiatan berlangsung dengan Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo SIK yang memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2023 di Lapangan Apel Mapolres Tanah Bumbu, Senin (17/4/2023) pagi.

Turut berhadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati M Putu Wisnu Wardhana, Wakil Ketua DPRD Said Ismail Kholil Alaydrus, Plh Pasiops Kodim Kapten Inf Sahlan, Kasi Intelejen Rizki Purbo Nugroho, dan tamu undangan.

Kegiatan yang mengangkat tema “Mudik Aman Berkesan” tersebut menandai dimulainya Operasi Ketupat Intan Tahun 2023 di Tanah Bumbu yang akan dilaksanakan selama 14 hari kedepan.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan lebaran Hari Raya Idul Fitri 1444 H,” ungkap Kapolres.

Ia menyampaikan bahwa dalam Operasi Ketupat Intan Tahun 2023 ini melibatkan sebanyak 256 personil gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Pemkab dan unsur terkait lainnya.

Selain itu, Polres Tanbu juga menyiapkan sebanyak 4 pos yang terdiri 2 pos pelayanan terpadu (Pasar Minggu dan Pelabuhan Ferry) dan 2 pos pengamanan (Polsek Pagatan dan Polsek Satui).

Kapolres berharap kegiatan ini dapat memastikan kelancaran Hari Raya Idul Fitri 1444 H serta mewujudkan mudik yang aman dan berkesan di Bumi Bersujud.

“Kedepankan langkah-langkah humanis dan pedoman SOP agar memberikan pelayanan yang terbaik dengan presisi sebagaimana harapan masyarakat,” pesannya. (narasinusantara.com/Ana)

Kategori
Bisnis Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Kecelakaan Maut Kesehatan Nasional Pertambangan Tanah Bumbu Teknologi

PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin Gelar Short Course Keselamatan Pertambangan Peringati BK3N

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam rangka memperingati, bulan keselamatan dan kesehatan kerja nasional (BK3N), PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan.

Memiliki tujuan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan, pengetahuan karyawan tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja nasional (K3), PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, menggelar short course keselamatan pertambangan. Acara berlangsung di Hotel Ebony Batulicin, Rabu (15/2/2023).

Short course adalah program kuliah atau kursus yang berdurasi singkat, untuk menyampaikan maksud dan tujuan tertentu.

Short course keselamatan pertambangan kali ini, mengusung tema pembahasan “Capai Target Produksi Dengan Safety Yang Tangguh Mewujudkan Budaya K3 Resilien Di Tempat Kerja” .

PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin menghadirkan Dr Dadan Erwandi sebagai narasumber.

Menurut data acara dihadiri oleh 80 peserta, yakni dari karyawan PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, kontraktor dan subkontaktor di area operasional Tambang Batulicin, serta dihadiri oleh akademisi STIKES Darul Azhar Batulicin.

Dalam kesempatannya, Kepala Teknik Tambang PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, Iwan Sugiarto Kusanadi, mengawali kegiatan short course dengan menyampaikan, bahwa perkembangan safety yang pesat saat ini, merupakan sebuah tantangan bagi karyawan sebagai abdi di sektor pertambangan.

“Maka dari itu, perlu untuk terus dilakukan upgrade pengetahuan dan kemampuan karyawan, sehingga tema short course kali ini yaitu (Capai Target Produksi dengan Safety yang Tangguh),” ujarnya.

Dalam pemaparan, oleh Dr Dadan Erwandi turut menjelaskan, prestasi terbesar perusahaan tidak hanya tentang tercapainya suatu tujuan, namun pada proses bagaimana perusahaan dapat mencapai tujuan tersebut.

“Ilmu K3 meresap dalam kehidupan sehari-hari dan selalu dilakukan untuk perhitungan resiko,” pungkasnya.

Dilugaskannya, bahwa budaya K3 dapat dilihat dari persepsi, nilai dan jati diri dari organisasi tersebut.

Kemudian kegiatan short course, dilanjutkan dengan diskusi bersama para peserta yang hadir dan diakhiri dengan pengundian serta pembagian doorprize yang telah disiapkan oleh panitia. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Hukum Dan Ham Informasi Kalimantan Selatan Kecelakaan Maut Kesehatan Nasional Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Permainan Regional Sosial Tanah Bumbu

Viralnya Permainan Lato-Lato atau Nok-Nok Dilarang Di Lingkungan Sekolah, Disdik Himbau Hati-Hati

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam rangka mencegah, hal-hal yang tidak diinginkan dari akibat permainan lato-lato, Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu (Disdik Kab Tanbu) turunkan edaran larangan.

Lato-lato merupakan permainan terviral di kalangan masyarakat akhir-akhir ini, tidak hanya dimainkan dan menjadi hobbi musiman yang digandrungi oleh anak-anak saja, namun kaum dewasa pun ikut memamerkan permainan ini, bahkan sempat ramai di kalangan para artis Indonesia yang turut mencobanya.

Joko Widodo juga sempat tertangkap kamera, sedang menjajal permainan lato-lato atau nok-nok. ditemani Iriana sang istri, saat melakukan kunjungan di Pasar Subang, Provinsi Jawa Barat. Bahkan Mochamad Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat, sempat memposting permainan lato-lato atau nok-nok ini.

Familiar bagi orang kelahiran tahun 1980-an dan 1990-an, lato-lato juga sempat tenar dan menjadi salah satu permainan yang disukai anak-anak jaman lalu.

Lato-lato merupakan mainan adopsi luar negeri yang memiliki banyak nama lain di antaranya Clankers, Click Clacks, Knockers, Bonkers, dan Ker-Bangers. Lato-lato sendiri merupakan permainan berbentuk dua bola sebesar bola pingpong yang diikat dengan tali dengan cincin di tengahnya.

Namun keasyikan bermain lato-talo juga memiliki sisi bahaya, sempat diunggah dalam pemberitaan baru-baru ini, beberapa anak terlukan karena bermain lato-lato.

Guna melindungi khususnya anak-anak, apalagi permainan ini bisa mengganggu aktivitas belajar dan mengajar di sekolah, oleh sebab itu Disdik Tanbu mengeluarkan surat edaran larangan.

Dalam surat edaran terkait dengan aturan larangan yang diterbitkan oleh Kepala Disdik Eka Saprudin, menyebutkan permainan lato-lato yang tidak pada tempatnya dapat berdampak negatif seperti halnya mengganggu kenyamanan dalam pembelajaran di sekolah.

Disdik Kab Tanbu, dalam surat himbauan nomor B/420/410/Disdik.Das/2/1/2023, perihal edaran pelarangan penggunaan lato-lato di satuan pendidikan.

Selain itu, lato-lato juga dapat mengakibatkan cidera fisik pada orang yang memainkannya, jika terjadi kerusakan saat dimainkan dan kerusakan sarana prasarana di sekolah.

“Oleh sebab itu, perlu tindakan yang harus dilakukan tiap satuan pendidikan untuk meminimalisir dampak ini dan juga, untuk menciptakan kenyamanan, peserta didik dalam proses kegiatan belajar mengajar,” kata Eka, Rabu (11/1/2023).

Disdik Tanbu juga menginstruksikan satuan pendidikan, untuk membuat edaran tertulis yang bersifat persuasif kepada peserta didik masing-masing, guna melarang peserta didik membawa alat permainan lato-lato ke sekolah.

Kemudian kepada orangtua siswa juga dihimbau, untuk lebih mengawasi dan memastikan keamanan anak-anaknya, dalam melakukan aktivitas permainan lato-lato ataupun kegiatan lainnya, agar tidak membahayakan diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Kecelakaan Maut Pelayanan Masyarakat Sosial Tanah Bumbu

Anak Tenggelam Di Pantai Pagatan Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal Dunia

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pencarian tim gabungan terhadap anak tenggelam di Pantai Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan telah buahkan hasil.

Ditemukannya korban, membuat Kepala Pelaksana BPBD Tanah Bumbu akhirnya menyatakan untuk menghentikan pencarian dan melakukan upacara penutupan bersama tim gabungan.

Tim gabungan terbentuk dari pihak, BPBD Tanah Bumbu, Dishub, Koramil Kusan Hilir, Polsek Kusan Hilir, Lanal, Pol Airut, Kecamatan Kusan Hilir, Basarnas, Damkar Kusan Hilir, Relawan TRT, Relawan Baguna, Relawan PKJR, dan masyarakat sekitar.

Muhammad Aulia (anak laki-laki) yang masih berusia 8 tahun, warga Desa Binawara Kecamatan Kusan Hulu, merupakan korban tenggelam pada Minggu (1/1/2023).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Tanah Bumbu, H. Sulhadi, sempat menyampaikan, sebelumnya pihak BPBD Tanbu bersama tim gabungan, melakukan upaya yakni mempersiapkan peralatan untuk melakukan pencarian, melakukan verifikasi data, penyisiran di laut, dan pemasangan lampu sorot.

Dalam pencarian tersebut, Sulhadi menyampaikan pihaknya mengalami kendala seperti gelombang laut yang lumayan besar namun tim masih melakukan pencarian bersama, hingga pada pukul 18.30 Wita, pencairan dihentikan untuk water rescue akan dilanjutkan ada Senin pagi pukul 06.00 Wita.

“Korban yang dikabarkan hanyut, hilang dan tenggelam di Pantai Pagatan, pada Minggu 01 Januari 2023. Pencaian hari kedua telah ditemukan”. Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Tanah Bumbu H. Sulhadi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik M. Hairil Bakri melalui keterangan tertulisnya kepada media, Senin (2/1)

Setelah ditemukan, korban kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Perawatan Pagatan, dengan menggunakan ambulans relawan PKJR. Petugas melakukan pemeriksaan kepada korban sebelum akhirnya diserahkaan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Korban ditemukan dekat penginapan Agita, kejadian tenggelam pada Minggu, korban ditemukan oleh masyarakat dekat penginapan Agita sekitar pukul 07.45 Wita, dalam keadaan telah meninggal dunia,”Kapolres Tanbu, AKBP. Tri Hambodo melalui Kasi Humas AKP. Saryanto membenarkan peristiwa tersebut pada Senin (2/1) sore. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Kecelakaan Maut Pelayanan Masyarakat Sosial Tanah Bumbu

Tim Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Anak Tenggelam Di Pantai Pagatan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Tim gabungan, melakukan pencarian anak tenggelam di Pantai Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (1/1/2023).

Adapun identitas orang tenggelam tersebut atasnama Muhammad Aulia (8 tahun), merupakan warga Desa Binawara Kecamatan Kusan Hulu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Tanah Bumbu, H. Sulhadi, menyampaikan, telah terjadi musibah satu orang tenggelam di Pantai Pagatan pada (Minggu 1/1/2022) sekitar pukul 15.46 Wita.

“Kronologis kejadian, diduga hanyut terbawa arus saat berenang,” bebernya.

Sulhadi melanjutkan, telah dilakukan upaya dari pihak BPBD Tanbu bersama Tim gabungan, yakni mempersiakan peralatan untuk melakukan pencarian, melakukan verifikasi data, penyisiran di laut, dan pemasangan lampu sorot.

Dalam pencarian tersebut, kata Sulhadi pihaknya mengalami kendala seperti gelombang laut yang lumayan besar.

“Kondisi saat ini, masih dilakukan pencarian bersama tim gabungan, dan pada pukul 18.30 wita pencairan di hentikan untuk water rescue,” ungkapnya seraya menambahkan untuk water rescue akan dilanjutkan ada Selasa pagi pukul 06.00 Wita.

Tim gabungan yang melakukan pencarian terdiri dari BPBD Tanah Bumbu, Dishub, Koramil Kusan Hilir, Polsek Kusan Hilir, Lanal, Pol Airut, Kecamatan Kusan Hilir, Basarnas, Damkar Kusan Hilir, Relawan TRT, Relawan Baguna, Relawan PKJR, dan Masyarakat. (narasinusantara.com/Aaron)