Kategori
Kegemaran Membaca dan Literasi Tanah Bumbu

SKPD Tanah Bumbu Dibekali Keterampilan Menulis Berita

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Parpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) mengadakan pelatihan penulisan berita untuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Selasa (2/12/2025) di Studio Mini Dispersip, Batulicin. Pelatihan dibuka Bupati Andi Rudi Latif melalui Kepala Dispersip Yulia Rahmadani.

Yulia mengatakan dalam era informasi digital seperti saat ini, pengelolaan berita dan publikasi tidak lagi menjadi ranah media massa semata. SKPD dituntut untuk memiliki kemampuan menyampaikan informasi secara akurat, transparan, serta mudah dipahami masyarakat.

Berita yang dihasilkan bukan sekadar dokumentasi kegiatan, tetapi juga menjadi sarana edukasi publik, pembentuk citra institusi, serta media pertanggungjawaban kepada masyarakat.

Sebagai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, ucapnya, memiliki tanggung jawab bukan hanya menjaga koleksi pengetahuan, tetapi juga membangun budaya literasi informasi dilingkungan pemerintahan.

Informasi yang terdokumentasi dengan baik akan menjadi arsip yang berharga, dapat ditelusuri kembali, serta bermanfaat bagi generasi berikutnya.

“Karenanya kemampuan menulis berita tidak hanya untuk kebutuhan ini, tetapi juga untuk masa depan, sebagai rekam jejak yang akurat, bermutu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Diharapkan melalui pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata, mendorong peningkatan kualitas publikasi SKPD, serta menguatkan citra pemerintah sebagai sebagai lembaga yang transparan, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Selain itu, agar informasi terkait program, kebijakan, dan kegiatan pemerintah dapat disampaikan secara jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Narasumber pelatihan penulisan berita untuk SKPD tersebut, Puja Mandela (Interaksidotco), dan Zulqarnain (Radar Banjarmasin). (ANN)

Kategori
Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pendidikan Tanah Bumbu

Tingkatkan Literasi dan SDM Unggul, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Bimtek Pengelola Perpustakaan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Perpustakaan Umum dan Khusus, 26 – 27 Mei 2025.

Bimtek dilaksanakan sesuai arahan Bupati Andi Rudi Latif dan selaras dengan misi prioritas Pemkab Tanbu 2025-2030 yaitu Meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan untuk menciptakan SDM kompeten dan berkarakter.

Bupati Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tanbu, Yulia Ramadani mengatakan perpustakaan memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat, memperluas wawasan, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Oleh karena itu, sebutnya, pengelolaan perpustakaan yang baik dan profesional menjadi kunci utama dalam mewujudkan perpustakaan sebagai pusat informasi dan pembelajaran bagi masyarakat.

Menurutnya, perpustakaan umum di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan memiliki peran vital dalam meningkatkan literasi masyarakat, menyediakan akses informasi, serta menjadi ruang inklusif bagi semua kalangan.

Sedangkan perpustakaan khusus yang berada di instansi vertikal memiliki fungsi yang tidak kalah penting dalam mendukung profesionalisme dan pengembangan keilmuan di berbagai sektor.

Sementara itu, terkait kegiatan bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pengelola perpustakaan. Baik di tingkat kecamatan, desa, kelurahan, maupun instansi vertikal.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam mengelola perpustakaan. Mulai dari manajemen koleksi, pelayanan kepada masyarakat, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan perpustakaan.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan kesungguhan. Serta memanfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman guna meningkatkan kualitas perpustakaan yang dikelola.

“Semoga bimbingan teknis ini memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan mutu perpustakaan di daerah kita,” pungkasnya.

Adapun kegiatan Bimtek Pengelola Perpustakaan Umum untuk Desa yang ada di Kecamatan Batulicin, Kusan Hilir. Sungai Loban, Angsana, Simpang Empat, dan Kusan Tengah. Dan Bimtek Pengelola Perpustakaan Khusus untuk instansi vertikal dan rumah ibadah. Dilaksanakan 26 Mei 2025, yang dihadiri peserta sebanyak 70 orang pengelola perpustakaan.

Kemudian, pada 27 Mei 2025 dilaksanakan Bimtek Pengelola Perpustakaan Umum. Untuk Desa yang ada di Kecamatan Satui, Kuranji, Karang Bintang, Mantewe, Kusan Hulu, Teluk Kepayang dan Satui.

Nararasumber bimtek yaitu Pustakawan Ahli Madya Dispersip Provinsi Kalsel Hj Arbayah, SH dan Abdillah, S.Sos. (ANN)

Kategori
Kegemaran Membaca dan Literasi Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Gelar Kegiatan Storytelling, Tanamkan Nilai Karakter Sejak Dini

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menggelar kegiatan mendongeng atau storytelling bagi anak-anak usia dini. Berlangsung tanggal 20 hingga 21 Mei 2025 di TK Kartini Simpang Empat dan TK Aisyiyah Bustanul Atfal Simpang Empat.

Kegiatan ini diikuti oleh 89 siswa dari TK Kartini dan 80 siswa dari TK Aisyiyah Bustanul Atfal.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan Bupati Andi Rudi Latif, yang mendorong Pengembangan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca (P2KM). Guna memperkuat karakter anak sejak dini.

Menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tanah Bumbu, Yulia Ramadani, storytelling ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter positif kepada anak-anak sejak usia dini. Seperti kejujuran, keberanian, dan kepedulian.

“Melalui dongeng, anak-anak belajar memahami makna kebaikan dengan cara yang menyenangkan. Ini bagian dari upaya kami untuk menumbuhkan minat baca dan memperkuat karakter mereka,” ujar Yulia Ramadani.

Trialias Nurika Evi dari Kampung Dongeng Tanah Bumbu menjadi pendongeng utama dalam kegiatan ini.
Dengan gaya bercerita yang ekspresif dan menarik. Trialias berhasil menciptakan suasana ceria dan interaktif. Membuat anak-anak larut dalam cerita penuh pesan moral.

Sekretaris Dispersip Tanbu, Muhammad Saleh, menambahkan bahwa pihaknya akan terus menggelar kegiatan serupa di berbagai PAUD dan TK lainnya, guna membentuk generasi yang literat dan berakhlak mulia.

Program ini mendapat apresiasi dari para guru dan orang tua siswa, yang berharap storytelling bisa menjadi agenda rutin, serta menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Tanah Bumbu. (ANN)

Kategori
Kegemaran Membaca dan Literasi Tanah Bumbu

Dispersip Tanah Bumbu Gelar Lomba Baca Puisi “Sajak Cinta dan Bumi Bersujud”, Tingkatkan Literasi dan Ekspresi Seni Generasi Muda

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar lomba baca. Literasi tersebut bertema “Sajak Cinta dan Bumi Bersujud”. Acara berlangsung di Studio Mini Dispersip, Senin (24/02/2025).

Sebagaimana upaya Dispersip Tanah Bumbu dalam meningkatkan literasi dan ekspresi seni di kalangan generasi muda. Acara ini berlangsung meriah dan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan dengan jumlah 53 orang yang mendaftar.

Kepala Dispersip Tanah Bumbu, Yulia Rahmadani dalam sambutannya menyampaikan bahwa perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku.

Perpustakaan merupakan wadah untuk membangun budaya literasi dan kreativitas. “Lomba baca puisi ini adalah salah satu bentuk upaya kami dalam menumbuhkan kecintaan terhadap sastra. Kegiatan ini mendorong generasi muda dalam meningkatkan kemampuan ekspresi dan apresiasi seni,” ujarnya.

Yulia menambahkan bahwa puisi bukan sekadar rangkaian kata indah tetapi sebagai sarana untuk menyampaikan perasaan.

Puisi juga menyalurkan gagasan serta nilai-nilai kehidupan. “Saya mengapresiasi semangat para peserta yang telah berlatih mengikuti lomba ini. Semoga momen ini dapat memberikan pengalaman yang berharga menumbuhkan kecintaan kita terhadap literasi dan seni sastra,” katanya.

Acara pembukaan lomba baca puisi dihadiri Sekretaris Dispersip Tanah Bumbu, Kepala Bidang P2KM dan Kepala Bidang PLPBP. Turut hadir para dewan juri, para guru pembimbing serta peserta lomba dan tamu undangan. (ANN)

Kategori
Kegemaran Membaca dan Literasi Pendidikan Prestasi Tanah Bumbu

Hasil Akhir Grand Final Duta Baca Pelajar Kabupaten Tanah Bumbu 2025

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Grand final penentuan juara Duta Baca Pelajar Kabupaten Tanah Bumbu 2025 telah berakhir setelah melalui proses selama 2 hari. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu guna menumbuhkan budaya literasi.

Melalui 3 tahap yaitu uji penampilan bakat, uji presentasi dan uji menjawab pertanyaan secara acak di Studio Mini Dispersip.

Irma Ningsih selaku salah satu juri dalam acara tersebut mengatakan bahwa dari hasil akumulasi penilaian, mereka bisa menemukan juara.

“Dari hasilnya kami merasa sangat puas dan berharap Duta Baca Pelajar terpilih bisa menjalankan program sesuai visi dan misinya.” ujar Irma Ningsih, Jumat (14/02/2025) saat usai acara.

Lebih lanjut, Irma Ningsih menjelaskan bahwa kepuasan mereka tidak berhenti disini saja. Dewan juri juga berharap bahwa di tahun berikutnya akan terseleksi Duta Baca secara global. Yangmana bisa menarik orang-orang dengan kemampuan dan kecintaan terhadap dunia literasi.

“Dengan demikian kami berharap bahwa program Duta Baca Pelajar ini bisa terus berkembang. Menjadi ajang yang bergengsi bagi para pelajar di Kabupaten Tanah Bumbu,” tambah Irma Ningsih.

Adapun Juara 1 Duta Baca Pelajar 2025 diraih oleh M Fattah Fihrannur dari SMAN 1 Kusan Hilir dengan skor 520. (ANN)

Kategori
Kegemaran Membaca dan Literasi Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu

Dispersip Akan Gelar Workshop Pengelolaan Arsip Dinamis dan Statis bagi Pemerintah Desa

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu (Dispersip Kab Tanbu) akan menggelar workshop pengelolaan arsip dinamis dan statis bagi pemerintah desa. Workshop dilaksanakan dalam rangka meningkatkan Reformasi Birokrasi (RB) Tematik Bidang Kearsipan.

Workshop ini merupakan hasil kerjasama antara Dispersip dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD) Tanbu.

Menurut Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Ramadani, melalui Sekretaris Dispersip Muhammad Saleh, kegiatan workshop direncanakan berlangsung pada minggu ke-4 bulan Februari 2025 di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Tujuan dari workshop ini adalah untuk memberikan pemahaman dan kemampuan bagi penyelenggara pemerintahan desa dalam mengelola dan menyimpan arsip-arsip yang telah diciptakan selama ini.

“Kami berharap melalui kegiatan yang dilaksanakan tersebut, semua memori kolektif desa bisa terekam dan tersimpan dengan baik,” ujar Muhammad Saleh, Jumat (31/1/2025) di Batulicin.

Sehingga pada akhirnya, RB Tematik di pemerintahan desa bisa dinilai baik dan dikelola sesuai dengan kaidah kearsipan yang berlaku.

Melalui workshop tersebut, diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi pemerintah desa dalam menjaga dan melestarikan arsip sebagai bagian penting dari memori kolektif dan sejarah daerah. (fit). ANN

Kategori
Kegemaran Membaca dan Literasi Pemerintahan Dan Desa

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Begini Program Inovatif Milik Dispersip Tanah Bumbu !

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu (Dispersip Kab Tanbu) terus berinovasi di tahun 2025. Melalui berbagai program menarik yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan pengembangan perpustakaan. Program-program tersebut dilaksanakan oleh Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca.

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Ramadani, melalui Sekretaris Dispersip, Muhammad Saleh, Jumat (31/1/2025), mengatakan bahwa mengawali triwulan pertama tahun 2025, beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain Pemilihan Duta Baca Pelajar Tanah Bumbu 2025 dan Lomba Baca Puisi dalam rangka memperingati Hari Pahlawan pada 7 Februari.

Selain itu, juga diadakan bimbingan teknis bagi pengelola perpustakaan sekolah dan desa. Serta kegiatan storytelling yang bertujuan menanamkan budaya literasi sejak dini.

Tidak hanya itu, program jangka panjang juga telah disiapkan, seperti pelatihan inklusi sosial yang mencakup tujuh jenis pelatihan soft skills bagi masyarakat.

Dispersip Tanah Bumbu

Safari Gemar Membaca juga akan digalakkan di berbagai sekolah guna meningkatkan kecintaan siswa terhadap buku dan literasi.

“Melalui berbagai program ini, Dispersip Tanah Bumbu berharap dapat menciptakan ekosistem literasi yang lebih kuat,” ujar Muhammad Saleh.

Ia menambahkan bahwa program-program tersebut dilaksanakan guna membangun kebiasaan membaca sejak dini, serta mendorong pengelolaan perpustakaan yang lebih baik di sekolah dan desa.

Dengan beragam program inovatif ini, Dispersip Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus mendukung minat baca masyarakat dan pengembangan perpustakaan. Sehingga tercipta masyarakat yang lebih cerdas dan berwawasan luas. (Fit)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu

Hadirkan Inovasi Terbaru, Dispersip Tanah Bumbu Sulap Lahan untuk Rekreasi Edukasi Masyarakat

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu terus berinovasi dengan menghadirkan fasilitas layanan baru untuk masyarakat.

Pada Selasa (14/1/2025) Kepala Dispersip Tanah Bumbu, Yulia Rahmadani, mengungkapkan bahwa fasilitas ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus memberikan ruang rekreasi bagi pengunjung.

“Kami ingin menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang nyaman dan menarik, bukan hanya untuk membaca tetapi juga untuk beraktivitas fisik dan bersantai.

Oleh karena itu, kami menghadirkan fasilitas seperti jogging track, fitness outdoor, mono ring basket, dan gazebo keong yang cocok untuk sport photo,” kata Yulia Rahmadani.

Fasilitas jogging track memungkinkan pengunjung untuk berolahraga ringan sambil menikmati lingkungan sekitar yang asri.

Fitness outdoor dan mono ring basket menjadi daya tarik tambahan bagi mereka yang ingin tetap aktif secara fisik. Sementara itu, gazebo keong didesain dengan estetika unik, menjadikannya tempat favorit bagi pengunjung yang ingin berfoto atau sekadar bersantai.

Ayu, salah satu pengunjung, merasa antusias dengan adanya fasilitas baru ini. “Saya senang sekali bisa berkunjung ke sini. Selain membaca buku, sekarang saya bisa berekreasi sambil belajar. Fasilitasnya sangat mendukung untuk menghabiskan waktu bersama keluarga,” ujar Ayu.

Kehadiran fasilitas baru ini sejalan dengan visi Dispersip untuk mendorong minat baca masyarakat sekaligus memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang publik multifungsi.

“Kami berharap masyarakat semakin sering datang ke perpustakaan, baik untuk mencari pengetahuan maupun untuk menikmati waktu luang dengan cara yang positif,” tambah Yulia.

Tidak hanya itu, Dispersip juga berencana untuk mengadakan berbagai kegiatan menarik seperti lomba foto, workshop olahraga, dan seminar edukasi. Untuk semakin memaksimalkan penggunaan fasilitas baru tersebut. Program-program ini bertujuan untuk menjangkau semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Dengan inovasi ini, Dispersip Kabupaten Tanah Bumbu membuktikan komitmennya dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Jadi, tunggu apa lagi? Mari kunjungi Dispersip Tanah Bumbu dan nikmati pengalaman baru yang menggabungkan rekreasi dan edukasi (edwan/MC Pemkab Tanbu). ANN

Kategori
Budaya Masyarakat Indonesia Informasi Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Sosial Tanah Bumbu

Komunitas PELITA dan Dispersip Tanbu Hidupkan Suasana Berliterasi Masyarakat

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU- Komunitas Pejuang Literasi Tanah Bumbu (PELITA) kembali menggelar kegiatan inspiratif di Alun-Alun Bersujud, Simpang Empat. Bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu, PELITA mengadakan lapak baca dan aktivitas mewarnai gratis, Minggu (12/1/2025).

Kegiatan ini menjadi magnet bagi masyarakat, terutama anak-anak dan keluarga. Tidak hanya menyediakan buku bacaan untuk berbagai usia, lapak ini juga menawarkan aktivitas mewarnai dengan tema-tema edukatif seperti pahlawan, buah-buahan, dan hewan.

“Kami memilih lokasi di Alun-Alun Bersujud karena tempat ini ramai dikunjungi masyarakat. Harapan kami, kegiatan ini dapat mendekatkan literasi, khususnya membaca, kepada masyarakat. Dengan suasana santai tetapi tetap memberikan manfaat,” ujar Irma Ningsih, Ketua PELITA.

Lapak Baca Pelita bersama Dispersip Tanbu
Lapak Baca Pelita bersama Dispersip Tanbu

Suasana di lapak baca ini terasa istimewa Selain membaca, pengunjung dapat menikmati makanan, musik, dan suasana terbuka yang di tawarkan Alun-Alun Bersujud.

Menurut Irma, konsep ini dirancang untuk menghidupkan kembali minat membaca dengan cara yang menarik dan menyenangkan.

Dukungan penuh datang dari Dispersip Kabupaten Tanah Bumbu. Melalui koleksi buku-bukunya, Dispersip meminjamkan berbagai bahan bacaan untuk mendukung kegiatan literasi yang dilakukan PELITA.

“Kami selalu mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang dilakukan anak muda seperti PELITA. Mereka membantu pemerintah dalam meningkatkan literasi di masyarakat dengan cara yang kreatif dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Yulia Ramadani, Kepala Dispersip Kabupaten Tanah Bumbu.

Selain menjadi tempat rekreasi, Alun-Alun Bersujud kini juga menjadi ruang belajar alternatif bagi masyarakat. Irma menyebutkan bahwa kolaborasi dengan UMKM setempat turut memperkaya pengalaman pengunjung. Mereka bisa membaca, berkreasi, sekaligus mendukung produk lokal.
Dengan kegiatan seperti ini, PELITA dan Dispersip berharap literasi di Tanah Bumbu terus tumbuh dan menjadi bagian penting dari keseharian masyarakat. Lapak baca di ruang terbuka ini menjadi langkah nyata dalam membangun generasi yang lebih cerdas dan berwawasan.

“Literasi adalah kunci kemajuan. Dengan membaca, kita membuka pintu ke dunia yang lebih luas,” tutup Irma (edwan/MC Pemkab Tanbu). ANN

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Sosial Tanah Bumbu

Komunitas Pelita Gandeng Dispersip Tanbu Goes to Village Ungkap “Literasi adalah Hak Setiap Anak”

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Melalui Program kegiatan Goes to Village (pergi ke desa), Komunitas Pelita turut menggandeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), mengunjungi SDN Tunas Nelayan yang terletak di Desa Pulau Burung, Kecamatan Simpang Empat Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan ini telah dilaksanakan kedua kali, setelah sebelumnya sukses diadakan di Desa Emil Baru, Kecamatan Mantewe.

Berbagi cerita singkat, dimana perjalanan menuju SDN Tunas Nelayan cukup menantang. Tim harus menempuh perjalanan menggunakan perahu dari Dermaga Pelabuhan Borneo selama 15 menit, dilanjutkan dengan berjalan kaki menaiki jalan setapak sepanjang 500 meter. Lokasi ini memang tergolong terpencil, namun semangat untuk membawa akses literasi tidak surut.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu, Yulia Rahmadani, menyatakan pentingnya kegiatan ini untuk meningkatkan akses terhadap bahan bacaan dan sumber belajar.

“Kami ingin memastikan anak-anak di daerah terpencil seperti SDN Tunas Nelayan juga mendapatkan kesempatan yang sama dalam menikmati literasi dan sumber belajar,” katanya.

Menurut data yang ada, SDN Tunas Nelayan hanya memiliki 15 siswa dan sering kali kesulitan mendapatkan bahan bacaan dan kegiatan edukatif. Kegiatan ini hadir sebagai solusi atas tantangan tersebut.

Para siswa pun terlihat antusias mengikuti berbagai aktivitas seperti bermain permainan edukasi, menjawab kuis, dan membaca buku-buku yang disediakan.

Perwakilan sekolah mengungkapkan rasa syukurnya atas kunjungan tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada Komunitas Pelita dan Dispersip Tanah Bumbu. Kegiatan ini memberikan semangat baru bagi siswa kami untuk belajar dengan cara yang menyenangkan,” terangnya.

Salah satu siswa juga membagikan pengalamannya. “Saya senang sekali. Ada banyak buku baru dan permainan yang seru. Kami jadi lebih semangat belajar,” ujarnya dengan senyum lebar.

Yulia Rahmadani berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dan membawa dampak positif. “Kami ingin memperkuat hubungan antara sekolah, komunitas, dan dinas terkait. Hal ini penting untuk memberikan efek jangka panjang dalam mendukung pendidikan di daerah terpencil,” tuturnya.

Komunitas Pelita juga berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak guna mendorong minat baca di seluruh penjuru Tanah Bumbu.

“Ini bukan hanya tentang membaca buku, tapi juga membangun mimpi dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan,” ungkap Ketua Komunitas Pelita, Rani Saputri.

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan “Goes to Village” diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah yang sulit dijangkau. Komunitas Pelita dan Dispersip Tanah Bumbu telah membuktikan bahwa literasi adalah hak setiap anak, tanpa terkecuali. (dwn/MC Pemkab Tanbu). ANN