Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) mengadakan Workshop hingga Steaming Film. Foto by Dispersip Tanbu.
NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Masih dalam keseruan, Festival Literasi Bersujud (FLB) Tahun 2023, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) mengadakan Workshop hingga Steaming Film.
Adapun Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani menyampaikan, Screening Film dilaksanakan pada Sabtu malam, tepat di tanggal (21/10/2023) sekitar pukul 20.00-23.00 Wita, di Cafe Palaka Pantai Pagatan.
“Adapun jumlah peserta yakni sebanyak 100 orang,” ungkap Kadis Yulia.
Selanjutnya ia menambahkan, akan ada tampilan Workshop Film yang dilaksanakan pada hari Minggu (22/10) , pukul 09.00 – 15.30 Wita, di Aula Koramil Pagatan.
Adapun Dispersip Tanbu menghadirkan narasumber yaitu Munis Shadikin (Direktur Aruh Film Kalimantan), Ade Hidayat (Wakil Direktur Aruh Film Kalimantan) dan Raya Fanathagama (Animator Tanbu).
Adapun informasi Festival Literasi Bersujud 2023, turut menyuguhkan, Lomba Madihin yang telah dilaksanakan pada Senin pukul 20.00 – 22.30 Wita, berlokasi di panggung Pantai Pagatan, dengan jumlah peserta sebanyak 7 orang Finalis. Melibatkan juri penilai yaitu Yulian Fahmi (Pegiat Seni Tradisi), M Syobli (Pegiat Seni Tradisi), Lukman (Pengajar Bahasa Indonesia).
“Selain itu FLB 2023 ini menghadirkan Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia Kab. Tanah bumbu dan Wokshop Menulis,” pungkas Kepala Dispersip Kab Tanbu, Yulia Rahmadhani, Rabu (25/10/2023) Siang.
Kegiatan berlangsung di Aula Koramil Pantai Pagatan pukul 08.00 Wita sampai selesai, melibatkan sejumlah 100 orang, dengan membawa narasumber yakni Sandy Firly (Novelis, Cerpenis dan Jurnalis), Randu Alamsyah (Novelis dan Jurnalis), Andi Jamaluddin ar ak (Sastrawan Tanah Bumbu). (Ana)
Festival Literasi Bersujud Tahun 2023, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) mengadakan Story Telling.
NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Festival Literasi Bersujud Tahun 2023, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) mengadakan Story Telling.
Story Telling merupakan proses seseorang menyampaikan sebuah cerita melalui berbagai media perantara, tujuannya ialah untuk membudayakan generasi bangsa yang gemar akan literasi.
Mengawali Festival Literasi Bersujud Tahun 2023, kegiatan Story Telling dilaksanakan pada Sabtu (21/10/2023) pagi, sekitar pukul 08.30 – 10.45 Wita, tepat di Aula Koramil Pagatan.
Menurut data, Dispersip Kab Tanbu berhasil mengumpulkan peserta sebanyak 250 orang, berasal dari 13 TK, di Kecamatan Kusan Hilir, dengan mendatangkan narasumber dari Yayasan Al Fath yakni Sang Story Teller, Trialis Nurika Evi yang juga selaku Pioner Kampung Dongeng dan Pekan Ceria.
Hadir diacara tersebut, Tuty mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Kab Tanbu. Dalam kesempatan ini turut hadir pula para orang tua murid dan guru-guru pendamping.
Adapun Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani menyampaikan Kegiatan Story Telling mengusung Tema “Mengenal Buku dari Usia Dini”.
“Sesuai Peraturan Kepala Perpusnas Nomor 15 Tahun 2014 Pasal 1 Tentang Gerakan Pembudayaan Kegemaran Membaca adalah suatu usaha nyata dan keteladanan yang memicu masyarakat luas untuk berbuat sama, dalam meningkatkan minat baca dan kebiasaan gemar membaca,” ungkapnya.
Kadispersip membahas jika, Story Telling adalah seni bercerita yang dapat digunakan sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai pada anak yang dilakukan tanpa perlu menggurui sang anak juga merupakan suatu proses kreatif anak anak dalam perkembangan aspek intelektual, kepekaaan, emosi, seni, dan daya imajinasi.
“Suasana jadi sangat meriah dengan menghadirkan Ustazah Alis dari Kampung Dongeng Batulicin Tanah Bumbu,” tambah Kadispersip Tanbu Yulia, pada Selasa (24/10/2023) Siang.
Dalam kesempatan itu pula, dikatakannya bahwa semua anak-anak mendapatkan bingkisan snack dan tambler.
“Acara tersebut sangat meriah, berkat dukungan dari komunitas dan pegiat literasi yang ada di Tanah Bumbu,” lanjutnya.
Sebagai informasi, Story Telling merupakan acara pembuka dimulainya kegiatan Fastival Literasi Bersujud di Kabupaten Tanah Bumbu yang berlangsung sejak tanggal 21 sd 24 Oktober 2023. (Ana)
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah, menerima bantuan Mobil Perpustakaan Keliling (MPK) dari pusat. Foto by Dispersip Tanbu.
NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah, menerima bantuan Mobil Perpustakaan Keliling (MPK) dari pusat.
Kabar tersebut berdasarkan informasi dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, tercantum pada 18 September 2023, dengan nomor surat : 5434/4/PLK. 03.03/IX.2023 kepada Bupati Tanah Bumbu.
Sebagaimana amanat undang-undang yang ditetapkan, Perpustakaan sebagai urusan wajib non pelayanan dasar, untuk menyediakan pelayanan perpustakaan yang sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta kebutuhan masyarakat.
Berkaitan dengan hal itu, Perpustakaan Nasional RI akan menyerahkan bantuan Mobil Perputakaan Keliling/MPK Tahun 2023.
MPK tersebut dilengkapi dengan koleksi buku sebanyak 300 judul 600 eksemplar beserta perlengkapan multimedia, yang terdiri dari satu paket Digital Library System, empat unit tablet Android, satu unit genset, satu unit modem, satu unit televisi 32 inch, satu unit multimedia speaker dan satu unit Uninterruptible Power Supply.
Sehubungan dengan hal tersebut, melanjutkan isi surat dari Perpustakaan Nasional RI, bahwa Kepala Dispersip Kab Tanbu, ditugaskan untuk hadir secara langsung guna penyerahan MPK tersebut, pada Selasa tanggal 10 Oktober 2023 di Jakarta Pusat.
“Alhamdulillah hari ini Dispersip Kab Tanbu, kembali dapat satu unit Mobil Perpustakaan Keliling, di lengkapi beberapa fasilitas, penyerahan langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI,” ungkap Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui M Saleh selaku Sekretaris, Jumat (13/10/2023).
Pihak Dispersip Tanbu merasa bersyukur atas perolehan MPK tambahan pada tahun ini, adapun kini Dispersip memiliki dua MPK sebagai sarana edukasi, informasi dan literasi masyarakat.
“Ya Alhamdulillah, sekarang kami punya program Mobil Perpustakaan Seru, kedatangan MPK baru dari Perpusnas RI masih diurus ekspedisinya untuk sampai kemari,” ucapnya. (Anara)
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu, memberikan informasi terkait pengunduran jadwal kegiatan Festival Literasi Bersujud Tahun 2023. Foto by Dispersip Tanbu.
NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu, memberikan informasi terkait pengunduran jadwal kegiatan Festival Literasi Bersujud Tahun 2023.
Dimana informasi sebelumnya, Festival Literasi tersebut rencananya akan digelar Rabu tanggal 18 – 24 Oktober 2023 di Pantai Pagatan, ternyata diundur dan acara akan resmi dibuka pada Senin tanggal 23 Oktober 2023.
Dispersip Kab Tanbu, mengaku pengunduran jadwal kegiatan dikarenakan penyesuaian jadwal dan waktu kegiatan yang lebih tepat.
Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani diwakili M Saleh selaku Sekretaris Dispersip, mengatakan Festival Literasi Bersujud 2023, merupakan event perdana atas inisiasi dari Pemerintah Daerah melalui Dispersip.
Kegiatan lomba-lomba mengisi Fertival Literasi Bersujud Tahun 2023, akan dilangsungkan pada Sabtu tanggal 21 Oktober 2023 hingga Minggu pada 22 Oktober 2023.
Pembukaan Festival Literasi ini, dilakukan pada Senin 23 Oktober 2023, kemudian akan diadakan acara penutupan Festival Literasi pada Selasa 24 Oktober 2023.
“Ya, rencananya Festival Literasi Bersujud akan dihadiri Bupati Tanbu dan Ibu Bupati (Ketua PKK Kab Tanbu sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Tanbu), yang akan melantik Bu Camat, sebagai Bunda Literasi Kecamatan dan benar jika pada tanggal 23 Oktober 2023, akan dilakukan pembukaan acaranya,” terangnya pada Jumat (13/10/2023).
Festival Literasi Bersujud ini, salah satunya menampilkan Vlog Literasi Bersujud 2023 dengan mengangkat tema “Minat Baca Berawal Dari Keluarga”.
Total Hadiah Perlombaan Vlog Literasi Bersujud, senilai 6 Juta Rupiah dan rencananya terlibat turut membina yakni Bunda Literasi Kab Tanbu Hj. Wahyu Windarti Zairullah. (Anara)
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), akan memberikan penghargaan bagi komunitas pejuang literasi. Foto by Ana
NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), akan memberikan penghargaan bagi komunitas pejuang literasi.
Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip, M Saleh, menjelaskan penghargaan rencananya akan diberikan kepada penggiat literasi, pada acara Festival Literasi Bersujud tepatnya, Rabu tanggal 18 – 24 Oktober 2023 di Pantai Kota Pagatan.
“Betul sekali, kami sangat mengapresiasi peran mereka dalam membantu Dispersip Tanbu untuk meningkatkan minat baca, sekaligus mempromosikan Perpustakaan Tanah Bumbu,” ungkapnya pada Senin (09/10/2023) Siang.
Dalam hal ini, menurut informasi penghargaan akan diberikan kepada pejuang literasi daerah yaitu Komunitas Bestari, Komunitas Kopi Ambar, dan Komunitas Pelita.
“Termasuk seperti peran yang dilakukan Komunitas Pelita, mereka juga aktif mengadakan pelatihan – pelatihan, dalam rangka meningkatkan skill dan indeks literasi masyarakat di Tanbu,” bebernya.
Sepak terjang komunitas-komunitas tersebut, rupanya masih aktif melakukan pertemuan sebagai upaya menggerakkan literasi daerah, mengenalkan budaya membaca kepada anak sejak usia dini, maupun mengajak masyarakat berpikir kritis memajukan literasi.
Adapun dampak dari kurangnya literasi yaitu, rendahnya pengetahuan analisis, problem solving dan critical thinking yang menjadi pondasi utama untuk kecerdasan intelektual.
Informasi pada Kamis (31/08/2023), melalui situs website GoodStats bahwa Indonesia menempati peringkat ke 71 dari 77 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.
Survei tersebut menyebutkan urutan Indonesia berada di nomor 74 dari 79 atau enam peringkat dari bawah.
Sumber Informasi lewat website Perpustakaan Kemendagri menyebutkan pada Kamis (23/03/2021) di Jakarta, Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.
Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA), dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019.
“Tingkat literasi Indonesia pada penelitian di 70 negara itu berada di nomor 62,” ujar Staf ahli Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Suhajar Diantoro pada Rapat kordinasi nasional bidang perpustakaan tahun 2021.
Lebih lanjut, Kepala Perpusnas M Syarif Bando, mengatakan persoalan Indonesia adalah rendahnya tingkat literasi.
Pada dasarnya, literasi memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, pendidikan, dan masyarakat secara umum. Dengan tingkat literasi yang tinggi, individu dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembelajaran, berkomunikasi dengan efektif, dan mengambil keputusan serta informasi dalam berbagai aspek kehidupan mereka.
Hal tersebut dapat menjadikan seseorang sosok literat, yang dibutuhkan bangsa agar Indonesia dapat bangkit dari keterpurukan bahkan bersaing dan hidup sejajar dengan bangsa lain.
Pentingnya kesadaran berliterasi sangat mendukung keberhasilan seseorang dalam menangani berbagai persoalan.
Sementara itu, pihak Komunitas Bestari menyatakan sedang melakukan persiapan peningakatan literasi melalui Festival Literasi Bersujud, komunitas ini akan terlibat secara langsung.
Slogan Literasi Bertasi adalah “Menggerakkan Literasi, Mengkampanyekan Buku dan Edukasi, Memerangi Buta Makna.
Komunitas Bestari menyebut, jika membaca adalah sebuah perjalanan untuk menjelajahi dunia. (Anara)
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), akan menghadirkan keseruan dalam acara Fertival Literasi Bersujud Tahun 2023. Foto by Ana.
NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), akan menghadirkan keseruan dalam acara Festival Literasi Bersujud Tahun 2023.
Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani diwakili M Saleh selaku Sekretaris Dispersip, mengatakan Festival Literasi Bersujud 2023, merupakan event perdana yang dilaksanakan oleh Pemkab Tanbu melalui Dispersip.
Festival Literasi Bersujud rencananya akan digelar pada Rabu tanggal 18 – 24 Oktober 2023 di Pantai Pagatan.
Output (hasil) yang diharapakan Pemerintah Daerah dengan diadakan kegiatan tersebut, yakni menarik dan menyerap keterlibatan masyarakat dari segala usia, dalam kegiatan perpustakaan yang mana merupakan salah satu dari tujuh indikator nilai Indeks peningkatan literasi masyarakat.
Selain itu, Kadispersip Yulia melalui Sekdinpersip Saleh menyebutkan, ada beberapa kegiatan pada ajang Festival Literasi Bersujud tahun 2023 berupa lomba, work shop dan talkshow keliterasian.
“Diharapakan kegiatan Festival Literasi Bersujud ini, dapat meningkatkan kapasitas dan wawasan masyarakat secara umum,” harapnya.
Diterangkannya, jika adanya pagelaran Festival Literasi Bersujud 2023, ikut serta dalam peningkatan pendapatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan kuliner di sekitar lokasi acara tentunya dengan menyediakan beberapa stand pada area.
“Untuk memudahkan akses masyarakat terhadap buku-buku bacaan, maka kami hadirkan pula bazar buku murah dari penulis nasional dan penulis lokal,” lanjutnya.
Keseruan Festival Literasi Bersujud 2023 meliputi lomba yaitu lomba mewarnai, vlog literasi, madihin literasi, film dokumenter.
Selain itu juga terdapat, workshop film, workshop menulis, talkshow literasi, story telling, pengukuhan bunda literasi pada 12 kecamatan di Bumi Bersujud, pentas seni serta stand UMKM.
Kegiatan Festival Literasi Bersujud diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu, dengan mengusung tema ” Membaca Budaya, Membudayakan Literasi”.
“Acara murni inisiatif Pemda melalui Dispersip, dalam rangka menumbuhkan kecintaan terhadap baca tulis di Kabupaten Tanbu. Pada Festival Literasi Bersujud juga akan menyuguhkan penampilan grup kesenian, pembacaan puisi dan musikalisasi puisi,” pungkasnya. (Anara)
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), ingin menggugah semangat membaca masyarakat dan menggalakkan literasi daerah. Foto by Dispersip Tanbu.
NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), ingin menggugah semangat membaca masyarakat dan menggalakkan literasi daerah.
Menurut unggahan informasi media dewasa ini, tercatat beberapa manfaat literasi yang dapat di peroleh masyarakat, yakni memperkaya perbendaharaan kosa kata.
Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip, M Saleh, mengungkapkan Dispersip berupaya keras menggerakkan komunitas yang ada dan gebrak semangat dalam menghidupkan literasi.
Diantaranya juga disebutkan, program pengenalan menyukai budaya membaca sejak dini dengan story telling dan turut mengundang tokoh terkenal dari kampung dongeng secara langsung.
Selain itu Dispersip Tanbu mesih menjalankan gerakan membaca melalui perpustakaan keliling, mendukung komunitas literasi yang ingin membuka lapak buku gratis dengan menyediakan sarana pinjaman buku yang ada, bekerja sama dengan kedinasan serta lembaga lainnya untuk membuka pojok baca maupun mendirikan Pocadi di Education Park Batulicin.
“Kehadiran lapak baca oleh pejuang literasi dan Duta Baca Tanah Bumbu, sedikit banyak membantu menggalakkan kegemaran membaca pada masyarakat” katanya.
Harapan Dispersip, komunitas-komunitas lain juga ikut termotivasi menghidupkan literasi, sehingga Pemerintah Daerah juga dapat terbantu dalam mensosialisasikan kegemaran membaca.
“Kami juga akan mengadakan Fertival Literasi pada bulan ini, Kegiatan Dispersip ini merupakan salah satu dari tujuh indikator, nilai Indeks peningkatan literasi masyarakat,” terangnya pada Senin (09/10/2023) Siang.
Adapun penjelasan, manfaat literasi disebutkan dapat mengoptimalkan kinerja otak karena sering digunakan untuk kegiatan membaca dan menulis, memperluas wawasan dan memperoleh informasi baru serta dapat membentuk kemampuan interpersonal seseorang yang akan semakin baik.
Keterangan dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, Riset dan Teknologi (19/5/2023) menerbitkan informasi, mengutip dari penjelasan Hafidz Muksin, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memaparkan pada hasil penelitian pada tahun 2021 bahwa Indonesia mengalami darurat literasi.
Dikatakannya, jika literasi masyarakat Indonesia sangat rendah. Terlebih kebiasaan menggunakan gawai saat ini menyebabkan minat baca menjadi kurang.
Sepakat dengan hal tersebut, Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda juga menyampaikan pesan menohok bahwa literasi Indonesia sedang tidak baik-baik saja.
“Tingkat literasi Indonesia tidak mengalami peningkatan yang signifikan dan kondisi ini darurat,” ujarnya.
UNESCO dan Kemenkominfo juga menjelaskan, bila minat baca buku di Indonesia hanya di angka 0,001 persen. Dengan demikian, dari seribu orang hanya satu orang yang gemar membaca buku.
Adapun penjelasan berbagai pihak, salah satu penyebab yang membuat minat baca di Indonesia rendah yaitu, penggunaan smartphone yang kurang tepat dan kebiasaan membaca yang tidak dilatih sejak dini. Selain itu, masyarakat yang belum bisa membaca juga menjadi salah satu faktor yang membuat minat membaca di Indonesia rendah. (Anara)
Guna membangun kesadaran pentingnya akan literasi, PELITA (Pejuang Literasi Tanah Bumbu) bekerjasama dengan Dinas Perpestakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu
NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Guna membangun kesadaran pentingnya akan literasi, PELITA (Pejuang Literasi Tanah Bumbu) bekerjasama dengan Dinas Perpestakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu.
Menurut Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip, M Saleh, menyatakan lapak baca dari aksi nyata PELITA dinilai positif dapat menggugah mata masyarakat, dalam warisan melek ilmu melalui budaya membaca.
Tepat sasaran seperti slogan Dispersip yang hadir di tengah masyarakat, untuk mengembangkan potensi keragaman budaya serta mengasah kemampuan.
“PELITA menggelar Lapak Baca yang diadakan setiap Minggu. Kegiatan lapak baca kali ini, berlokasi di Pagatan Kecamatan Kusan Hilir (02/09) bertempat di lapangan 7 Februari depan kantor Kecamatan Kusan Hilir,” ujar Saleh pada Sabtu (02/09/2023) malam.
Adapun disampaikan, latar belakang digelarnya lapak baca ini berawal dari tujuan Duta Baca Tanah Bumbu dan PELITA (Pejuang Literasi Tanah Bumbu), yang memiliki kegelisahan terkait krisis literasi di ruang lingkup masyarakat Tanah Bumbu. Lapak baca ini digelar mulai pukul 15.30 s/d 18.00 WITA.
Adapun teknis membaca di lapak baca cukup dengan membaca langsung buku-buku tersedia di lapak baca tersebut. Selain membaca PELITA jua menyediakan gambar untuk diwarnai oleh anak-anak maupun pengunjung yang lain.
“Kehadiran lapak baca yang digagas oleh pejuang literasi Tanah Bumbu dan Duta Baca Tanah Bumbu ini, sedikit banyak membantu menggalakkan kegemaran membaca pada masyarakat” imbuhnya.
Dispersip berharap, jika komunitas-komunitas lain juga ikut termotivasi membuat kegiatan serupa, sehingga Dispersip juga dapat terbantu dalam mensosialisasikan kegemaran membaca masyarakat. (Anara)
Famous (terkenal) di Indonesia penyanyi dangdut Rita Sugiarto, lakukan silaturahmi ke Istana Anak Yatim (IAY) Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu
NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Famous (terkenal) di Indonesia penyanyi dangdut Rita Sugiarto, lakukan silaturahmi ke Istana Anak Yatim (IAY) Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu, (28/5/2023).
Setelah hadir menghibur pengunjung Event Budaya Maritim Mappanre Ri Tasi’e 2023, Penyanyi Dangdut Senior Tanah Air Rita Sugiarto menyempatkan waktunya sebelum pulang ke Jakarta untuk bersilaturahmi dengan anak-anak yatim binaan Abah Zairullah Azhar di Istana Anak Yatim, Kecamatan Simpang Empat.
Abah Zairullah mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah untuk Silaturahmi dengan anak-anak yatim. Abah juga memohon kepada Rita Sugiarto untuk memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar terus berusaha dan belajar agar bisa menjadi orang-orang yang sukses.
“Anak-anak kita di sini memang setiap hari dilatih dan dididik agar menjadi orang-orang sukses di masa depan. Kami sangat yakin ketika berdekatan dengan anak yatim pasti ada berkah,” ucap Bupati Zairullah.
Rita Sugiarto dalam sambutannya, ia menyampaikan sangat senang bisa bersilaturahmi. Ia juga mendoakan kepada anak-anak yatim supaya menjadi anak yang sehat dan ahli surga.
“Terus bersemangat ya adek-adek. Jaga kesehatan, belajar yang rajin, ngaji yang sungguh-sungguh. Berdoa untuk kedua orangtua kita. Semoga di dunia ini, lebih banyak lagi Bapak Zairullah Azhar yang lain, yang sayang dengan anak-anak yatim,” ungkapnya.
Setelah melakukan sambutan, Rita Sugiarto menghibur anak-anak yatim dengan menyanyikan lagu bersama-sama. Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama anak-anak yatim. (Ana)
Abah Bupati Tanah Bumbu Abah H.M. Zairullah Azhar ditemani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H. Ambo Sakka menyusuri stand pameran pembangunan yang berlokasi di lapangan 7 Pebruari Pagatan Kecamatan Kusan Hilir
NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Abah Bupati Tanah Bumbu Abah H.M. Zairullah Azhar ditemani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H. Ambo Sakka menyusuri stand pameran pembangunan yang berlokasi di lapangan 7 Pebruari Pagatan Kecamatan Kusan Hilir, Selasa (23/5/2023).
Bupati mengunjungi satu persatu stand SKPD maupun BUMD dan perusahaan swasta yang ikut turut serta memeriahkan pesona budaya mappanre ri tasi’e tahun ini.
Setelah mengunjungi stand pameran SKPD, Bupati melanjutkan untuk mengunjungi stand UMKM milik masyarakat Tanah bumbu.
Bupati Tanah Bumbu Abah H.M. Zairullah Azhar mengatakan melalui kegiatan pesona budaya pesta mappanre ri tasi’e ini tentunya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan para pelaku UMKM yang ada di Tanah Bumbu.
“Saya berharap melalui event ini kita bisa mengenalkan produk UMKM, budaya dan wisata yang ada dikabupaten Tanah Bumbu,” Jelas Bupati.
Masyarakat yang datang dari luar daerah maupun masyarakat lokal berkunjung ke Tanah Bumbu dapat menikamati menikmati berbagai macam produk UMKM serta hiburan. (Ana)