Kategori
Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Pemerintah Kecamatan Karang Bintang Dukung Pembentukan Forum Anak

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kecamatan Karang Bintang (Kec Karbin) dan Forum Anak (FA) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), melakukan pembentukan Forum Anak Kecamatan Karang Bintang periode 2023-2025, di Aula Kecamatan Karang Bintang, Selasa (7/3/2023).

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Sekretaris Camat Karang Bintang Lilik Suryani, dalam sambutannya mengungkapkan, dasar pembentukan FA.

“Forum Anak merupakan salah satu indikator terbentuknya kabupaten layak anak, sesuai dengan UU 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak,” jelasnya.

Disamping itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial, HM Zaki Yamani dalam pemaparannya menyampaikan, terkait peran FA Kecamatan sebagai pelopor dan pelapor.

“Sebagai pelopor, maka anak mampu mengajak dan membantu lingkungan sekitarnya kearah perubahan yang lebih maju, sedangkan pelapor maka para remaja aktif menyampaikan pendapat atau pandangannya, ketika mengalami atau merasakan tidak terpenuhi hak dan perlindungan anak,” paparnya.

FA Kec Karbin, diharapkan mampu bersinergi sebagai tanggungjawab, dalam mempertahankan anugerah terbaik Kecamatan Layak Anak, di Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2022 lalu.

Sementara itu, Fasilitator Forum Anak Kabupaten Azmi Irfala mengenalkan dan menyampaikan kegiatan FA.

“Kami berharap pada forum anak tidak hanya dibentuk, namun juga dilibatkan di berbagai kegiatan pemenuhan dan perlindungan anak di Karang Bintang, dan aspirasi anak didengarkan, untuk masukan pembangunan yang layak dan ramah anak,” ujarnya.

Setelah itu, dilakukan pemilihan Ketua dipimpin Fasilitator, adapun Ketua terpilih yakni Utrujah Dewi Chandrawati dan Wakil Ketua Diana Olivia Ashari, keduanya merupakan pelajar kelas 11 SMAN 1 Simpang Empat.

Utrujah Dewi Chandrawati selalu Ketua FA Kec Karbin berharap, FA dapat dilibatkan dalam kegiatan pemenuhan hak anak.

“Nantinya kami akan menyuarakan aspirasi anak dan isu permasalahan anak yang terjadi, kepada camat setempat,” katanya.

Hadir sebanyak 30 peserta terdiri dari perwakilan pelajar SMP/sederajat, SMA/sederajat yang ada di Kec Karbin dan sekitarnya, diantaranya Ketua OSIS yang menjadi perwakilan sekolahnya.

Selanjutnya untuk informasi, telah dipilih 10 orang sebagai delegasi Kec Karbin untuk mengikuti Temu Forum Anak Daerah Kab Tanbu dan Pelatihan Konvensi Hak Anak Tahun 2023, pada Rabu 8 Maret 2023 di Kota Pagatan Kecamatan Kusan Hilir. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Budaya Masyarakat Gaya Hidup Hiburan Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Permainan Tanah Bumbu

Storytelling Pertama Tahun Ini, Dispersip Minta Orang Tua Inovatif Bacakan Anak

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu (Dispersip Kab Tanbu), melalui Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca, menggelar kegiatan Storytelling, Rabu (1/3/2023).

TK Al-Hidayah Kelurahan Batulicin menurut informasi, menjadi tempat pertama pelaksanaan kegiatan Storytelling pada tahun ini.

Storytelling merupakan kegiatan menceritakan sebuah cerita kepada satu atau lebih pendengar, dari storyteller yang melakukan interaksi dua arah dengan pendengar, lalu menuturkan kisah/cerita yang diambil dari buku atau karangan dengan tujuan pembangunan karakter positif bagi pendengar.

Storyteller biasanya bercerita dengan menggunakan kata-kata, permainan suara dan gerakan atau bisa dibantu dengan alat komunikasi lainnya.

Kepala Dispersip Tanah Bumbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip Tanbu Muhammad Saleh mengatakan, kegiatan tersebut bermaksud untuk menumbuhkan minat baca sedini mungkin pada anak.

Sebagaimana diungkapkannya, out put dari tujuan tersebut agar anak-anak menyukai bacaan, dimulai dari mendengarkan cerita atau dongeng, yang karakternya disesuaikan dengan dunia anak-anak saat ini.

“Kami menghimbau juga kepada orangtua inovatif bisa mendampingi dan menyempatkan waktu, untuk membacakan dongeng pengantar sebelum anak tidur atau menyisihkan waktu luangnya, untuk membacakan buku saat bermain dengan putra/putrinya,” ujarnya.

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca (P2KM) Dedy Bodin, menyampaikan dalam kesempatan ini Dispersip, berpatner dengan inovator dari Kampung Dongeng Tanbu.

“Sebanyak 64 anak-anak antusias dan bergembira mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang dipandu oleh Storyteller Bunda Trialis,” katanya.

Ia melanjutkan, kegiatan Storytelling diisi dengan mendongeng, sulap dan senam bersama.

“Hal ini diharapkan dapat mengembangkan, karakter anak-anak di usia dini,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Politik Regional Sosial Tanah Bumbu

Neglected Tropical Diseases (NTD) Sedunia 2023, Bupati Zairullah Terima Penghargaan dari Kemenkes RI

NARASINUSANTARA.COM, JAKARTA – Peringatan Neglected Tropical Diseases (NTD) Sedunia 2023, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), berhasil meraih penghargaan sebagai daerah bebas Frambusia, oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Penyerahan penghargaan Sertifikat Bebas Frambusia itu dilakukan Menkes, Budi Gunadi Sadikin kepada Bupati Tanbu Abah HM Zairullah Azhar pada, Selasa (21/2/2023), di Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Bupati Zairullah hadir dalam acara itu didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Setia Budi dan jajarannya, bersama 103 Bupati Walikota lainnya penerima Sertifikat Bebas Frambusia dan 5 Bupati Walikota penerima Sertifikat Eliminasi Filariasis.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak terutama jajaran Dinas Kesehatan yang mampu mewujudkan Bumi Bersujud bebas Frambusia.

Sertifikat ini merupakan bentuk motivasi dan apresiasi atas upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat di Tanbu.

Ia berharap, kedepan status bebas Frambusia akan tetap bertahan dan derajat kesehatan masyarakat Tanbu akan terus meningkat, terutama dengan memelihara lingkungan dan terus menjaga perilaku hidup bersih dan sehat dalam keseharian masyarakat.

Sementara itu, Menkes, Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya menyebutkan penyakit tropis terabaikan atau NDT ditemukan tidak hanya di Indonesia, namun di seluruh wilayah tropis dunia.

“NTD ini terjadi di daerah tropis di seluruh dunia. Jenisnya ada 20, di Indonesia ada lima, plus yang baru dimasukkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah rabies,” kata Budi Gunadi.

Lima varian penyakit tropis terabaikan di Indonesia itu, yakni kusta, frambusia atau infeksi kulit, filariasis atau kaki gajah, schistosomiasis atau cacingan, dan rabies.

Untuk kusta, Kemenkes menargetkan eliminasi kasus dicapai pada 2030. Sedangkan eliminasi kasus frambusia ditargetkan tercapai pada 2024.

Kemudian untuk penanganan kasus filariasis yang dilaporkan telah berstatus endemis di 236 kabupaten/kota di Indonesia, dilakukan upaya pencegahan berupa pemberian obat secara massal.

Sedangkan untuk schistosomiasis yang kini hanya terdeteksi di wilayah tertentu dan menjadi satu-satunya penyakit yang masih berstatus endemi di Asia Tenggara itu ditargetkan mencapai eliminasi pada 2030.

Lalu untuk kasus rabies di Indonesia masih tersebar di sekitar 26 provinsi, sementara sisanya dinyatakan berstatus bebas rabies.

Peringatan NTD Sedunia 2023 di Indonesia ditandai dengan pemberian penghargaan kepada 108 pejabat di lingkup pemerintah kota/kabupaten di Indonesia atas upaya pengentasan penyakit filariasis dan frambusia di wilayah masing-masing. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Sosial Tanah Bumbu Teknologi

Bupati Tanah Bumbu Zairullah Berkunjung ke Perpunas RI

NARASINUSANTARA.COM, JAKARTA – Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) Abah Zairullah Azhar mengunjungi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) di Jakarta, Senin (20/2/2023).

Kunjungan ini didampingi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tanbu, Yulia Ramadani serta beberapa dinas terkait lainnya, serta disambut Kepala Perpusnas RI, Muhammad Syarif Bando bersama jajarannya.

Adapun tujuan kunjungan itu menurut Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Ramadani adalah dalam rangka mendukung transformasi perpustakaan menjadi sebuah wadah yang tidak hanya untuk membaca, tapi juga untuk berwisata dan berkegiatan lainnya.

Selain Tanbu, ada enam daerah lain yang diterima dalam auidiensi dengan Perpusnas RI tersebut yaitu Kabupaten Belitung, Kabupaten Boalemo, Kabupaten Lebong, Kabupaten Malang, Kabupaten Batu Bara dan Kota Cilegon.

Kepala Perpusnas RI, Muhammad Syarif Bando dalam sambutannya merasa bangga dan terhormat bisa menerima kunjungan dari beberapa daerah ke tempat kerjanya.

Sebagai lembaga non kementerian, menurutnya Perpusnas hadir untuk turut mencerdaskan anak bangsa. Perpusnas ikut dalam merumuskan program dari kebijakan Presiden dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia.

Karenanya, melalui transformasi Perpusnas ke arah digital maka penguasaan ilmu pengetahuan akan semakin tersedia secara luas dan mudah diakses. Dan diharapkan akan muncul sumberdaya manusia yang inovatif dan berkualitas, dalam tujuan mulia kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

Sementara itu, Bupati Abah Zairullah dalam penyampaiannya mengharapkan Perpusnas RI bisa mendukung pengembangan perpustakaan di Bumi Bersujud.

Sebagai salah satu daerah yang penyokong Ibukota Negara yang baru, maka banyak hal yang harus dilakukan terutama terkait peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Salah satunya melalui perpustakaan sebagai wadah meningkatkan ilmu pengetahuan masyarakat.

Karena itu, Bupati berharap dukungan dari Perpusnas RI dalam pengembangan layanan perpustakaan tidak hanya di skala kabupaten, namun hingga ke desa-desa, baik melalui perpustakaan keliling hingga penyedian literatur untuk pojok membaca.

Di akhir acara, dilakukan penyerahan cinderamata oleh kepala daerah yang hadir dan buku dari Kepala Perpunas RI kepada para kepala daerah atau yang mewakili. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Tanah Bumbu

ANRI Gelar Bimtek Program Memori Kolektif Bangsa, Dispersip Tanah Bumbu Simak

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah menyimak, bimbingan teknis (Bimtek) Memori Kolektif Bangsa (MKB) yang dilaksanakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Kegiatan Bimtek tersebut dilaksanakan pada Kamis, (15/2/2023), yang dilakukan via zoom meet di Kantor Dispersip Kab Tanbu Provinsi Kalimantan Selatan.

Adapun melalui ANRI Nomor 20 Tahun 2021, program registrasi arsip sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) yang bertujuan untuk membangun basis data arsip MKB yang memiliki nilai nasional dan universal.

“Selain itu juga bertujuan untuk, mendorong upaya peningkatan akses universitas terhadap arsip,” ungkap Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadani pada Jumat (17/2/2023).

MKB adalah arsip dari sejarah perjalanan bangsa, yang merupakan aset nasional yang menggambarkan identitas dan jati diri bangsa Indonesia.

Ia melanjutkan, program registrasi arsip sebagai MKB juga dapat menyelamatkan dan melestarikan arsip dari resiko musnah atau hilang, yang disebabkan oleh faktor alamiah atau faktor manusia.

“Kemudian meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap arsip, yang awalnya hanya diketahui secara terbatas menjadi pengetahuan bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” pungksnya. (narasinusantara.com/Ana).

Kategori
Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Dispersip Tanah Bumbu Adakan Ajang Pemilihan Duta Baca TA 2023

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), melangsungkan kegiatan pemilihan Duta Baca, bertempat di Ruang Studio Mini Dispersip Tanbu, Selasa (4/2/2023).

Kegiatan dihadiri oleh, Kepala Dispersip Tanbu, Sekretaris Dispersip Kab Tanbu, Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan, dan Kegemaran Membaca beserta jajaran Kepala Bidang PLPBP, serta panitia dan peserta pemilihan Duta Baca Kab Tanbu tahun 2023.

Berlangsungnya kegiatan selama dua hari sejak Senin (12/3) hingga Selasa (13/3). Peserta yang ikut mendaftarkan diri dalam pemilihan Duta Baca tahun 2023 berjumlah 34 orang.

Dengan data lengkap yaitu peserta umum sebanyak 5 orang, mahasiswa sebanyak 6 orang dan pelajar sebanyak 23 orang, dari jumlah tersebut ada sebanyak 6 orang yang mengundurkan diri, jadi total yang mengikuti pemilihan Duta Baca berjumlah 28 orang.

“Kegiatan pemilihan duta baca dilaksanakan selama 2 (dua) hari, di hari pertama ada 2 tahapan yang harus diikuti oleh peserta calon duta baca yaitu, test tertulis dan LGD (Leadership Group Discussion), diambil 15 orang dari nilai tertinggi untuk masuk tahapan berikutnya di hari kedua,” papar Kepala Dispersip Tanbu Yulia Rahmadani.

Pada hari kedua, 15 orang yang terpilih melakukan pemaparan sebagai calon Duta Baca terkait program-program mereka dan dijaringlah 5 orang sebagai juara.

“Kemudian dari 5 orang terpilih dilanjutkan lagi tanya jawab dari dewan juri untuk memilih juara terbaik I, II, III dan harapan terbaik I serta harapan terbaik II,” sampainya,”

Dewan Juri terdiri dari Ilham Bahari, Azmi Irfala, Rizky Ramadan dan Kahar selaku Duta Baca sebelumnya.

“Maksud diadakannya Duta Baca adalah untuk menampilakan sosok inspiratif sebagai motivator, dalam meningkatkan kegemaran membaca,” ujarnya.

Ia menyampaikan, sudah menjadi kepanjangan tangan dari Pemerintah Daerah untuk mengkampayekan budaya gemar membaca pada seluruh lapisan masyarakat, terutama masyarakat di Kab Tanbu.

“Kami berharap untuk para Pemenang Duta Baca, agar nantinya dalam menjalankan amanah sebagai Duta Baca dan bisa menjadi contoh yang baik,” imbuhnya.

Disamping itu, peran Duta Baca sekiranya dapat menginsiprasi semua kalangan, bahwa kegemaran membaca adalah suatu kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Sambungnya lagi, dengan mambaca akan banyak ilmu yang didapatkan, dari membaca juga masyarakat akan banyak mengetahui.

“Dari membaca kita dapat memperluas wawasan berpikir, dari membaca kita banyak teman dan relasi, banyak hal positif yang dapat dari kegemaran membaca,” tutupnya.

Hasil akhir dari pemilihan Duta Baca tahun 2023 terpilihlah pemenang, Juara I​​ Irma Ningsih, Juara II​​ Nur Hidayatur Rahmah, Juara III​​ Taufik Hidayat, Harapan I​​ Anissa Salsabila Gobel, Harapan II​​ Hasnah. (narasinusantara.com/Ana).

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu

Dispersip Tanah Bumbu Menggelar Kegiatan Pemilihan Duta Baca TA 2023

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), melangsungkan kegiatan pemilihan Duta Baca, bertempat di Dispersip Tanbu, Senin (13/2/2023).

Kegiatan secara langsung dihadiri oleh, Kepala Dispersip Tanbu, Sekretaris Dispersip Kab Tanbu, Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan, dan Kegemaran Membaca beserta jajaran Kepala Bidang PLPBP, serta panitia dan peserta pemilihan Duta Baca Kab Tanbu tahun 2023.

Kepala Dispersip Tanbu Yulia Rahmadani menyampaikan, ucapan terimakasih kepada panitia atau tim dari Bidang P2KM, yang telah bekerja maksimal, sehingga kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana.

“Keberadaan Duta Baca merupakan salah satu pilar dalam mensosialisasikan, pengembangan dan menggalakkan kegemaran masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu,” ucapnya.

Dilanjutkannya, pembudayaan membaca khususnya oleh Duta Baca memiliki peran penting, sebagai agen literasi dan pemgembangan minat baca.

“Yangmana posisinya merupakan paling dekat dengan masyarakat, utamanya generasi muda, sehingga dapat menyampaikan pesan dan informasi keliterasian secara tepat sasaran,” lanjutnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, pihak Dispersib Tanbu berharap, dapat terus bekerjasama dan mewarisi semangat Duta Baca di tahun sebelumnya, dalam menggalakkan minat membaca di Tanah Bumbu.

“Ikutilah pemilihan ini dengan antusias, optimis dan penuh dengan kegembiraan, sehingga kita dapat yang terbaik nantinya dalam pemilihan ini,” katanya lagi.

Kadispersip Tanbu juga menyampaikan, apresiasi yang tinggi kepada Duta Baca Tanbu tahun 2021-2022, yang telah bekerja dengan maksimal selama ini dalam menggalakkan semangat baca, dengan kegiatan baik bekerjasama dengan Dispersip maupun hasil kegiatan inisiatif.

“Semoga dengan terpilihnya Duta Baca, yang baru nantinya mampu mengemban tugas dengan baik,” tutupnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Tanah Bumbu Teknologi

Dispersip Tanah Bumbu Langsungkan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Desa dan Kelurahan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan perpustakaan desa dan kelurahan.

Berhadir dalam kegiatan Bimtek, narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Arbayah, seluruh pejabat Dispersip Kab Tanbu, dan seluruh peserta Bimtek Pengelola Perpustakaan.

Dalam rangka mewujudkan visi Kabupaten Tanah Bumbu untuk menjadi Kabupaten yang maju, unggul, makmur, religius dan demokratis menuju Serambi Madinah, tentu diperlukan adanya sebuah program yang terintegrasi serta berkelanjutan khususnya dalam pendidikan informal.

Pendidikan informal salah satunya dapat diakses melalui perpustakaan desa dan kelurahan, yang menjadi wadah, serta salah satu sarana ujung tombak yang bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat.

“Seperti kita ketahui bahwa Kabupaten Tanah Bumbu memiliki komitmen, yang kuat dalam mencerdaskan masyarakatnya baik melalui sektor formal maupun informal,” kata Kadispersip Tanbu, Yulia Rahmadani dalam sambutan Bimtek pada Kamis (9/2/2023), di Studio Mini Dispersip Kab Tanbu.
Disamping itu lanjutnya, desa dan kelurahan saat ini telah memiliki berbagai macam program seperti peningkatan ekonomi, ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Disebutkannya, tak terkecuali desa dan kelurahan juga dituntut untuk turut serta menyediakan ekosistem terbaik, yang dapat mendukung tumbuh kembangnya anak dan masyarakat, dimana salah satunya adalah melalui ekosistem perpustakaan desa dan kelurahan.

Kadispersip menerangkan, perpustakaan sebagai lembaga institusi sosial harus memenuhi kriteria, berdasarkan standar yang telah ditetapkan didalam aturan perundang-undangan, baik secara kondisi fisik perpustakaan itu sendiri maupun sumber daya manusia (SDM) pengelolanya.

Pemkab Tanbu melalui Dispersip berupaya penuh sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, melakukan pembinaan, terhadap perpustakaan dan tenaga perpustakaan dan tak terkecuali terhadap perpustakaan desa dan kelurahan.

“Pembinaan yang terus kami lakukan, kami tentu sangat berharap bahwa di era 4.0 atau era digital ini perpustakaan desa dan kelurahan, juga dapat berperan aktif dalam memberikan kemampuan literasi yang baik kepada masyarakat,” harapnya.

“Sehingga masyarakat yang ada, dapat memiliki kemampuan dalam menerima informasi, serta memfilter anomali informasi, yang dapat memberikan efek negatif di masyarakat,” imbuhnya.

Bimtek secara khusus bertujuan agar peserta mendapatkan ilmu dan wawasan baru, tentang perpustakaan serta memberikan pemahaman yang komprehensif.

Selain memberikan dampak positif, serta dapat memudahkan mereka dalam melakukan pengelolaan dan juga dalam rangka untuk peningkatan pelayanan perpustakaan di desa dan kelurahan.

Disisi lain, Dispersip mengharapkan setelah Bimtek selesai para peserta dapat terus meningkatkan keterampilan, kemampuan serta pemahaman tentang pengelolaan perpustakaan di desa dan kelurahan.

Hal ini demi terwujudnya perpustakaan yang handal dan juga dapat mewujudkan SDM yang berdaya saing. (narasinusantara.com/Ana)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Tanah Bumbu Teknologi

Dispersip Tanah Bumbu Langsungkan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Desa dan Kelurahan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemlab Tanbu), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan perpustakaan desa dan kelurahan.

Berhadir dalam kegiatan Bimtek, narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Arbayah, seluruh pejabat Dispersip Kab Tanbu, dan seluruh peserta Bimtek Pengelola Perpustakaan.

Dalam rangka mewujudkan visi Kabupaten Tanah Bumbu untuk menjadi Kabupaten yang maju, unggul, makmur, religius dan demokratis menuju Serambi Madinah, tentu diperlukan adanya sebuah program yang terintegrasi serta berkelanjutan khususnya dalam pendidikan informal.

Pendidikan informal salah satunya dapat diakses melalui perpustakaan desa dan kelurahan, yang menjadi wadah, serta salah satu sarana ujung tombak yang bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat.

“Seperti kita ketahui bahwa Kabupaten Tanah Bumbu memiliki komitmen, yang kuat dalam mencerdaskan masyarakatnya baik melalui sektor formal maupun informal,” kata Kadispersip Tanbu, Yulia Rahmadani dalam sambutan Bimtek pada Kamis (9/2/2023), di Studio Mini Dispersip Kab Tanbu.

Disamping itu lanjutnya, desa dan kelurahan saat ini telah memiliki berbagai macam program seperti peningkatan ekonomi, ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Disebutkannya, tak terkecuali desa dan kelurahan juga dituntut untuk turut serta menyediakan ekosistem terbaik, yang dapat mendukung tumbuh kembangnya anak dan masyarakat, dimana salah satunya adalah melalui ekosistem perpustakaan desa dan kelurahan.

Kadispersip menerangkan, perpustakaan sebagai lembaga institusi sosial harus memenuhi kriteria, berdasarkan standar yang telah ditetapkan didalam aturan perundang-undangan, baik secara kondisi fisik perpustakaan itu sendiri maupun sumber daya manusia (SDM) pengelolanya.

Pemkab Tanbu melalui Dispersip berupaya penuh sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, melakukan pembinaan, terhadap perpustakaan dan tenaga perpustakaan dan tak terkecuali terhadap perpustakaan desa dan kelurahan.

“Pembinaan yang terus kami lakukan, kami tentu sangat berharap bahwa di era 4.0 atau era digital ini perpustakaan desa dan kelurahan, juga dapat berperan aktif dalam memberikan kemampuan literasi yang baik kepada masyarakat,” harapnya.

“Sehingga masyarakat yang ada, dapat memiliki kemampuan dalam menerima informasi, serta memfilter anomali informasi, yang dapat memberikan efek negatif di masyarakat,” imbuhnya.

Bimtek secara khusus bertujuan agar peserta mendapatkan ilmu dan wawasan baru, tentang perpustakaan serta memberikan pemahaman yang komprehensif.

Selain memberikan dampak positif, serta dapat memudahkan mereka dalam melakukan pengelolaan dan juga dalam rangka untuk peningkatan pelayanan perpustakaan di desa dan kelurahan.

Disisi lain, Dispersip mengharapkan setelah Bimtek selesai para peserta dapat terus meningkatkan keterampilan, kemampuan serta pemahaman tentang pengelolaan perpustakaan di desa dan kelurahan.

Hal ini demi terwujudnya perpustakaan yang handal dan juga dapat mewujudkan SDM yang berdaya saing. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Tanah Bumbu Teknologi

Permudah Pelayanan Perpustakaan Sekolah, Dispersip Kab Tanbu Gelar Bimtek

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam rangka untuk mempermudah pelayanan siswa, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan perpustakaan sekolah, Rabu (8/2/2023).

Secara terbuka Bimtek ini, mengundang narasumber​​ yaitu Hj. Arbayah selaku Pustakawan Ahli Muda, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan.

Bimtek berlangsung di Studio Mini Dispersip Kab Tanbu, sebagaimana data menyebutkan Bimtek melibatkan peserta dari SLTA berjumlah 21 orang, SLTP berjumlah 23 orang, SD Berjumlah 11 orang.

Dalam sambutannya, Kepala Dispersip Kab Tanbu​​, Yulia Rahmadani menyampaikan, bahwasannya tugas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu adalah membina perpustakaan dan tenaga perpustakaan yang mana di dalamnya termasuk perpustakaan sekolah.

Ia melanjutkan, kegiatan ini bertujuan agar peserta mendapatkan Ilmu dan wawasan baru tentang perpustakaan, sehingga dapat meningkatkan pengelolaan perpustakaan, serta memudahkan dalam pelayanan perpustakaan khususnya perpustakaan sekolah.

Dalam keterangannya juga dijelaskan, adanya kegiatan Bimtek ini merupakan sarana, agar dapat menambah pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengembangan perpustakaan.

“Oleh karenanya pengelola perpustakaan di harapkan, untuk terus belajar dan mengembangkan kreatifitasnya, sehingga tercipta kondisi yang menyenangkan untuk siswa berkunjung ke perpustakaan di sekolah masing-masing,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)