Kategori
Hiburan Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Permainan Regional Sejarah Seni Sosial Tanah Bumbu

Kesbangpol Tanbu Gelar Lomba Menggambar dan Mewarnai Tingkat TK dan SD, Peringati Pahlawan 7 Februari Pagatan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), mengadakan lomba menggambar dan mewarnai tingkat TK dan SD se-Kabupaten Tanah Bumbu dalam rangka mengenang jasa para Pahlawan 7 Februari Pagatan, Selasa (7//2/2023).

Hadir dalam kegiatan ini, sebagaimana data ada sekitar 65 anak terdaftar namanya mengikuti lomba menggambar dan mewarnai, bertempat di panggung pantai Kota Pagatan.

Tujuan digelarnya lomba tersebut, guna mengenalkan kepada anak-anak sejak dini tentang para pahlawan yang telah berjuang untuk bangsa.

Tak hanya itu, kegiatan ini dimaknakan sebagai mendorong kepada anak, agar bisa meneladani sifat-sifat kepahlawanan para pejuang bangsa tersebut.

Samsul yang bertugas sebagai panitia sekaligus juri menyampaikan, lomba ini dilakukan untuk mengasah kembali kreatifitas anak-anak.

“Yang penting adalah anak-anak mampu menerapkan sifat kepahlawanan dalam kehidupan mereka, seperti memiliki sifat rela berkorban, ikhlas, berani, membela keadilan dan bersatu dalam kebhinekaan,” ujarnya.

Dalam lomba tersebut peserta diberi waktu 90 menit menggambar dan untuk mewarnai 60 menit. Pemenang lomba akan diumumkan diacara Ramah Tamah dengan ahli waris keluarga Pahlawan 7 Februari Pagatan tahun 2023.

Sudiman dari Kecamatan Mantewe selaku orang tua menyampaikan, turut bangga anak perempuannya yang duduk di bangku TK di Kecamatan Mantewe bisa terlibat dalam peringatan Hari Pahlawan 7 Februari.

Ia melanjutkan, momen pertama digelarnya lomba ini dianggapnya cukup baik sebagai pengembangan nilai budaya dan pembentukan karakter kembang anak usia dini.

“Saya mendampingi anak, biasanya cuma ikut lomba di desa saja dan dalam peringatan hari pahlawan ini, saya bangga dan turut mendukung, senang rasanya bisa terlibat begitupun anak saya dalam momen kali ini,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Gaya Hidup Informasi Kalimantan Selatan Keagamaan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Diskominfo SP Kab Tanah Bumbu, Lakukan Pemantauan Program 1 Desa 1 Masjid Kec Sungai Loban

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Sebagai wujud implementasi dan dukungan terhadap program Pemerintan Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) 1 desa 1 masjid, maka Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP), melaksanakan pemantauan ke masjid binaannya, Al-Munawaroh Desa Sari Mulya Kecamatan Sungai Loban, Selasa (31/1/2023) malam.

Gerakan memakmurkan masjid, merupakan bagian dari visi dan misi Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, dalam upaya terus meningkatkan aspek kualitas pendidikan, terutamanya mencetak generasi penghafal al-qur’an Kabupaten Tanah Bumbu bersujud menuju Serambi Madinah.

Kunjungan pemantauan masjid binaan Diskominfo SP Kab Tanbu, Al-Munawaroh Desa Sari Mulya Kecamatan Sungai Loban, disambut ramah oleh masyarakat setempat.

Kepala Diskominfo SP Ardiansyah, menyampaikan tujuan kedatangan merupakan bagian dari pemantauan program 1 desa 1 masjid, yang dicetuskan oleh Abah Zairullah dan telah menjadi tugas bersama untuk melakukan monitoring.

Sebagai informasi, program tersebut sebagai inovasi daerah yang sampaikan ke pusat dan merupakan satu-satunya inovasi menarik di Indonesia.

“Kami datang untuk menjalin silaturrahmi sekaligus melakukan monitoring implementasi program I desa 1 masjid sesuai instruksi Abah Bupati Zairullah, kiranya program dapat berjalan dengan lancar atau berjalan dengan baik,” katanya.

Kadis Kominfo SP Kab Tanbu melanjutkan, sebagaimana program berjalan agar desa dan masyarakat menuai keberkahan dengan adanya program ini, demikian guna mencetak generasi penerus daerah yang handal dan berakhlaq mulia, sehingga kabupaten akan maju.

“Semoga anak-anak kita, menjadi anak yang sholeh dan berpengetahuan tinggi,” ucap Ardiansyah.

Tim Diskominfo SP yang terdiri dari 15 orang yang melibatkan pejabat dan staf, mengikuti sholat magrib berjamaah, diskusi silaturrahmi, sholat isya berjamaah dan pemantauan anak-anak yang belajar di Masjid Al-Munawaroh.

Muhammad Asro (Muh Asro) sebagai guru ngaji dan imam masjid yang mendampingi anak-anak secara langsung, sebanyak 13 anak jenjang kelas 3 SD hingga SMP dilaporkan aktif belajar agama juga menghafal al-qur’an, kabar gembiranya anak-anak rajin bahkan ceria bermalam di dalam masjid tanpa paksaan dan dengan dukungan orang tua mereka selama 5 hari berturut dalam sepekan.

Desa Sari Mulya Kecamatan Sungai Loban, mata pencaharian warga adalah petani karet, asal penduduk merupakan transmigran dengan informasi dari pihak pendamping desa 99 persen warga mayoritas beragama islam.

“Kegiatan di masjid, anak-anak didampingi guru tidur di masjid, kami juga ajarkan pada Sabtu dan Minggu mereka bangun pagi pukul 06.15 Wita, rutin sholat dhuha serta kami juga anjurkan untuk melaksanakan sholat malam,” ungkap Muh Asro.

Pihak perangkat desa bersama Ketua RT Desa Sari Mulya telah melakukan pendampingan berjadwal.

“Mulai adanya program ini, anak saya bahkan mau sendiri belajar gak ada yang maksa, ya cuma ijin pergi ke masjid, saya juga sholat di masjid untuk mengawasi, kami sebagai orang tua pun mendukung, karena program ini bagus, biar anak saya belajar,” tutur Kasimah selaku orang tua anak bernama Ahmad Reno Syahbana, warga asli Desa Sari Mulya Rt.9 Kec Sungai Loban.

“Anak saya sekarang kalau pagi terbiasa bangun sendiri, anak biar ngantuk kayak apa, tetap semangat tidur di masjid, kan juga ikut belajar menghafal surah al qur’an, karena ada pembimbingnya yaitu pak ustadz jadi kami tenang mempercayakan,” lanjut Kasimah.

Pjs Kepala Desa Sari Mulya, Nur Syahid Hakim menambahkan, dalam program 1 desa 1 masjid dapat berjalan berkesinambungan dan menjadi amal jariah.

Keterangan juga datang dari Camat Sungai Loban, Agus Salim, bahwa telah menjadi harapan masyarakat program ini menjadi ketetapan kedepan.

“Program ini kan dampaknya bagus, awalnya anak-anak yang tidak mengetahui Huruf Hijaiyah jadi mendapat pembelajaran ilmu agama, sekarang anak-anak bisa berkembang dan menjadi kebutuhan di masyarakat,” tutupnya.

Adapun 5 masjid binaan Diskominfo SP Kab Tanbu ialah kecamatan Sungai Loban 1 Desa Sari Mulya, Desa Biduri Bersujud, Desa Kerta Buana, Desa Tri Martani, dan Desa Pers Batu Meranti Jaya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Kecamatan Satui Bentuk Forum Anak Masa Bakti 2023-2024, Ingin Naikkan Prestasi Anak Daerah

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam rangka untuk terus menaikkan prestasi anak di daerah, Pemerintah Kecamatan Satui membentuk Forum Anak Kecamatan masa bakti 2023-2024, di Aula Kantor Kecamatan.

Kegiatan Pembentukan Forum Anak Kecamatan, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Camat Satui Muhammad Zaenurihadi.

Menurut data yanga ada, telah terhimpun sebanyak 40 orang sebagai calon pengurus Forum Anak Kecamatan, yang berasal dari berbagai sekolah jenjang SMP/MTS dan SMA/MA di Kecamatan Satui.

Kegiatan juga dihadiri oleh Analis Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Tanah Bumbu Serly Rifani, serta Fasilitator dan Sekretaris Forum Anak Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Aldi dan Azmi Irfala.

“Pembentukan Forum Anak Kecamatan Satui, kami berharap kepada para generasi muda khususnya pelajar, mampu meningkatkan prestasinya di sekolah maupun dalam kepengurusan berorganisasi,” ucap Sekcam Satui dalam sambutannya, Sabtu (28/1/2023).

Ia melanjutkan, pembentukan Forum Anak Kecamatan Satui, juga diharapkan mampu bersinergi bersama Pemerintah Kecamatan Satui dalam proses pembangunan.

Adapun salah satu rangkaian acara dalam pembentukan Forum Anak Kecamatan Satui adalah pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Forum Anak Satui, dengan sistem pemilihan demokrasi oleh anggota pengurus.

Sebagai penambahan informasi, kini telah menjabat secara resmi sebagai Ketua Forum Anak Kecamatam Satui yaitu Aisha Nathania Nur Jannah, dan sebagai Wakil Ketua Forum Anak Kecamatan Satui yaitu Eka Safira Billah pada masa bakti 2023-2024. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Ekonomi Gaya Hidup Hukum Dan Ham Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Kriminal Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Regional Sosial Tanah Bumbu

Dispersip Tanbu Bantu 472 Exsemplar Buku, Dukung Layanan Pojok Baca WB Lapas Batulicin

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam rangka memenuhi hak baca dan antusiasme/gebu membaca Warga Binaan Lapas (WBP) Kelas III Batulicin, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Dispersip Kab Tanbu), turut memberikan bantuan penambahan koleksi buku bacaan.

Bantuan koleksi buku bacaan tersebut, diserahkan secara langsung oleh Kepala Dispersip Kab Tanbu, Yulia Rahmadani kepada Kepala Lapas Kelas III Batulicin, Bambang Hari Widodo, Kamis (19/1/23).

Sebelumnya, Dispersip Pemkab Tanbu telah menanggapi dan menindaklanjuti, atas permohonan penambahan koleksi buku bacaan, yang diajukan oleh pihak Lapas Kelas III Batulicin.

Kali ini kehadiran Dispersip Pemkab Tanbu ke Lapas Kelas III Batulicin, sekaligus meninjau langsung layanan pojok baca (Poca).

Sebanyak 472 exsemplar buku, telah diterima Lapas Kelas III Batulicin, yang nantinya akan dipinjamkan selama 3 bulan, sambil menunggu bantuan langsung dari Perpustakaan Nasional, yang sedang diajukan Dispersip Kab Tanbu.

“472 Exsemplar yang kami sampaikan ini, akan dipinjamkan selama 3 bulan, sambil menunggu bantuan langsung dari Perpustakaan Nasional, untuk Lapas Kelas III Batulicin yang sedang kami ajukan,” katanya.

Kepala Dispersip terlihat sangat mengapresiasi upaya Kalapas Batulicin, dalam membuat layanan Poca yang memiliki tujuan, meningkatkan literasi WB Lapas, dimana nantinya pada saat berintegrasi kembali ke masyarakatan (WB telah dibebaskan) mendapat bekal yang lebih baik, berupa pengetahuan dan keterampilan yg didapat selama di Lapas Batulicin.

“Kami juga mengupayakan, bantuan buku sebanyak 1000 buku dari Perpusnas RI, yang sekarang masih berproses, mudahan tahun 2023 ini segera terealisasi,” tambah Yulia saat dikonfirmasi media, Kamis malam (19/1).

Kakanwil Kemenkumham Kalsel, Faisol Ali melalui Kepala Lapas Kelas III Batulicin Bambang, telah menerima langsung bantuan tersebut dan menyampaikan terimakasih atas sinergi antara Pemkab Tanbu, melalui Dispersip setempat, dalam rangka pemenuhan koleksi buku bacaan untuk layanan Poca WB.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Pemkab Tanah Bumbu melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, atas sinergi dalam rangka pemenuhan koleksi buku bacaan di layanan pojok baca Lapas Kelas III Batulicin” ucapnya.

Bambang juga menyampaikan, koleksi bacaan tersebut akan dimanfaatkan sebaik-baiknya, untuk pemenuhan hak baca WB, sebagai media pembinaan kepribadian di Lapas Batulicin.

“Warga binaan pasti akan sangat senang dengan ditambahnya koleksi buku bacaan ini, semoga dapat meningkatkan pengetahuan terutama terkait kewirausahaan” pungkasnya.

Sebagai informasi, baru-baru ini Lapas Kelas III Batulicin mendirikan layanan Poca bagi WB. Peningkatan kualitas pelayanan tersebut, direspon dan mendapat antusiasme dari WB maupun Dispersip Pemkab Tanbu.

Layanan Poca dibuka mulai Senin-Kamis pukul 09.00-11.00 Wita, untuk WB Lapas Kelas III Batulicin. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Perikanan Regional Sosial Tanah Bumbu

Penyuluh Perikanan Ahli Madya Serahkan Karya 2 Judul Buku ke Dispersip Tanah Bumbu

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam rangka menambah koleksi dan melestarikan konten lokal, Penyuluh Perikanan Ahli Madya, melakukan penyerahan 2 buah buku ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu (Dispersip Kab Tanbu), Rabu siang (11/1/2022).

Dua buku tersebut telah diterima Dispersip Kab Tanbu yang diwakili langsung oleh, Sekretaris Dispersip, Muhammad Saleh di Ruang Layanan Umum Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

“Kami turut bangga dan sangat mengapresiasi terhadap konten-konten lokal, semoga akan lebih banyak lagi penulis lokal, yang termotivasi untuk menghasilkan karya-karya terbaik di Bumi Bersujud Tanah Bumbu,” ujar Saleh, Rabu malam (11/1).

Menurutnya, penyerahan ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (KCKR), untuk mewujudkan koleksi nasional dan melestarikannya sebagai hasil budaya bangsa.

Dalam kesempatannya, Eko Prio Raharjo selaku Penyuluh Perikanan Ahli Madya, menyerahkan 2 buah buku, berjudul Identifikasi Potensi, Sebaran dan Nama Gugusan Terumbu Karang di Tanah Bumbu dan buku ke dua, berjudul Terjemahan Praktik Terbaik Restorasi Karang untuk Great Barrier-Reef.

“Penulisan buku ini dimaksudkan sebagai bahan penyuluhan, bagi para penyuluh perikanan dan akan memberikan pembelajaran bagi masyarakat, yang menjadi pelaku utama dan pelaku usaha perikanan, dalam mengakses ilmu pengetahuan dan teknologi serta upaya meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan dan kesejahteraannya,” pungkas Eko.(narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Hukum Dan Ham Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Kriminal Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Regional Sosial Tanah Bumbu

Bagai Gayung Bersambut, Permohonan Buku Layanan Poca Lapas Kelas III Batulicin, Ditanggapi Dispersip Tanbu

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam rangka pemenuhan hak baca Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lapas Kelas III Batulicin telah menggelar layanan pojok baca (Poca), Selasa (10/1/2023).

Kendati mengalami kendala, seperti jumlah buku bacaan yang masih terbatas, disamping melihat antusias WBP yang masih haus akan membaca, hal itu tidak menyurutkan semangat Lapas Kelas III Batulicin untuk tetap melakukan peningkatan pembinaan dan mendirikan layanan Poca Lapas Batulicin.

Sebagai angin segar, menemani di masa pidana WBP Lapas Kelas III Batulicin, telah disediakan fasilitas layanan Poca tersebut, dengan menghadirkan berbagai jenis buku seperti pembinaan kemandirian/kewirausahaan, keagamaan dan ragam lainnya.

Kepala Lapas Kelas III Batulicin, Bambang Hari Widodo, berterus terang meminta bantuan ke pihak Dispersip Kab Tanbu.

“Telah dilakukan, dari pihak Lapas Kelas III Batulicin, yang berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kab. Tanah Bumbu melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, untuk permohonan pinjaman koleksi buku sebagai layanan pojok baca Lapas Batulicin, dan semoga segera terealisasi,” terangnya.

Kalapas Kelas III Batulicin berharap, pemerintah daerah turut mensupport, dengan memberikan bantuan buku untuk layanan Poca Lapas Batulicin.

“Semoga dalam waktu dekat bisa segera terealisasi,” harap Bambang.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Dispersip Kab Tanbu), menanggapi permintaan layanan Poca Lapas Kelas III Batulicin.

Bagaikan gayung bersambut, Kepala Dispersip Kab Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip Muhammad Saleh membenarkan, bahwa telah terjadi koordinasi antara dua pihak, yaitu Lapas Batulicin dan Dispersip Tanbu.

“Iya memang benar sudah ada masuk permohonan bantuan pinjam pakai buku, dari Lapas Kelas III Batulicin, permohonan bantuan tersebut telah kami sampaikan ke Perpusnas RI dan sudah ditindaklanjuti,” jelasnya, pada Selasa (10/1) Siang.

“Saat ini permohonan masih dalam proses, mudah-mudahan tahun ini bisa direalisasikan. Dalam waktu dekat kami juga akan menjadwalkan layanan perpustakaan keliling,” pungkas Sekdin Perputakaan dan Kearsipan Daerah Kab. Tanbu. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Ekonomi Hukum Dan Ham Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pendidikan Regional Sosial Tanah Bumbu

Lapas Kelas III Batulicin Tingkatkan Kualitas Pembinaan, Dirikan Layanan Pojok Baca Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Lapas Kelas III Batulicin, mendirikan layanan pojok baca, dalam rangka terus mendukung hak baca Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dan peningkatan kualitas pembinaan kepribadian WBP, Selasa (10/1/2023).

WB tampak antusias memilih buku bacaan yang disediakan di layanan pojok baca, yang dibuka mulai dari Senin sampai dengan Kamis, pukul 09.00 Wita hingga pukul 11.00 Wita.

Fasilitas layanan pojok baca Lapas Kelas III Batulicin, diperuntukan untuk WB, disela menjalani masa pidana di Lapas Kelas III Batulicin.

“Jenis buku yang tersedia di layanan pojok baca sangat beragam, diantaranya buku-buku pembinaan kemandirian seperti kewirausahaan dan keagamaan yang secara selektif, disediakan oleh Jajaran Lapas Kelas III Batulicin, untuk pemenuhan hak baca dan peningkatan pembinaan kepribadian Warga Binaan Lapas Kelas III Batulicin”, ujar Tarsah. Kasubsi Pembinaan Lapas Kelas III Batulicin.

Kepala Lapas Kelas III Batulicin, Bambang Hari Widodo, mengapresiasi layanan pojok baca yang dibuka jajaran pembinaan Lapas Kelas III Batulicin, dan berharap dapat memenuhi hak baca WB, dalam peningkatan layanan untuk WBP, yang ada di Lapas Kelas III Batulicin.

“Saya mengapresiasi layanan pojok baca yang dibuka jajaran Subsi Pembinaan, semoga dapat memenuhi hak baca warga binaan, dalam rangka meningkatkan layanan pemasyarakatan di Lapas Kelas III Batulicin,” paparnya.

Kalapas pun menyampaikan kendati jumlah buku bacaan masih terbatas, tapi antusias warga binaan sudah terlihat dalam pemanfaatan layanan pojok baca.

Hal selanjutnya, telah dilakukan pula Koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kab. Tanah Bumbu melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, untuk permohonan pinjamanan koleksi buku, untuk layanan pojok baca Lapas Batulicin, dan berharap agar segera terealisasi.

“Meskipun jumlah buku masih terbatas Alhamdulillah WB, antusias memanfaatkan layanan pojok baca ini, dan kamipun telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah untuk bisa mensupport, bantuan buku untuk layanan pojok baca di Lapas Batulicin, semoga dalam waktu dekat bisa segera terealisasi,” tuturnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Gaya Hidup Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Regional Sosial Tanah Bumbu

Peduli Literasi, Komunitas Bestari Gelar Aksi Sosial Masyarakat, Buka Lapak Baca Buku Gratis, Dispersip Siap Dukung Fasilitas

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Literasi Bestari Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), menggelar aksi sosial masyarakat, buka lapak baca buku gratis hingga pemeriksaan kesehatan.

Kegiatan Bestari tersebut, berlangsung pukul 16.00 Wita hingga 21.00 Wita, bertempat di Education Park, Jl.Raya Batulicin RT. 002 Kel, Kp. Baru, Kec. Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (7/1/2023) sore.

Minilik soal literasi, dalam daftar skala nasional disebutkan, Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah. Hal ini disampaikan langsung Staf ahli Menteri dalam negeri (Mendagri), Suhajar Diantoro pada Rapat kordinasi nasional bidang perpustakaan tahun 2021. Lebih lanjut, Kepala Perpusnas M Syarif Bando mengatakan persoalan Indonesia adalah rendahnya tingkat literasi.

Total jumlah bahan bacaan dengan total jumlah penduduk Indonesia memiliki rasio nasional 0,09. Artinya satu buku ditunggu oleh 90 orang setiap tahun, sehingga Indonesia memiliki tingkat terendah dalam indeks kegemaran membaca hingga tahun 2023.

Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang di rilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019.

Kepala Dinas Dispersip Kab Tanbu, Yulia Rahmadhani diwakili Sekretaris Dispersip Tanbu, Muhammad Saleh menyampaikan, perpustakaan selalu siap hadir sebagai wadah pusat pengetahuan dan Informasi masyarakat.

Dispersip Kab Tanbu siap menjamin terkait fasilitas dan dukungan pembinaan, dalam penyebaran pengetahuan dan Informasi melalui lembaga maupun komunitas literasi yang ada di daerah khususnya Tanah Bumbu.

“Hadirnya Dispersip Kab Tanbu, diharapkan dapat membantu memperluas peyebaran informasi dan ilmu pengetahuan pada masyarakat, sehingga dapat mewujudkan daerah dengan generasi yang unggul, cerdas dan kreatif,” kata Sekdin Persip Tanah Bumbu, Saleh, Minggu (8/1) siang.

Oleh karena itu, Bestari dengan anggota sekitaran 13 orang, sepakat turun ke lapangan untuk melihat langsung (survey), respon membaca masyarakat, khususnya yang menjadi target adalah warga sekitaran Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Batulicin Kab. Tanbu.

Menggiatkan budaya membaca sejak dini harus ditanamkan, kepada generasi muda sebagai cikal bakal bagi penerus bangsa Indonesia.

Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan literasi, dengan gerakan membuka lapak baca buku gratis di masyarakat ini, sebagai tanggapan dari isu global terkait mirisnya kepedulian membaca dan menurunnya minat baca masyarakat Indonesia.

“Untuk evaluasi kegiatan, tentu banyak hal yg harus dibenahi, tapi tentu dari gerakan pertama kita diawal tahun ini, hal kecil semacam membuka lapak baca buku gratis dan pemeriksaan kesehatan seperti tensi gratis, sudah cukup untuk menjadi pemicu agar kedepannya Komunitas Bestari Literasi, terus bisa konsisten melakukan gerakan-gerakan literasi yg lebih kolektif kedepannya,” beber Pattah selaku salah satu penggagas Bestari.

“Komunitas Bestari Literasi, tentu berharap dengan keberadaan gerakan-gerakan kecil serat memberi arti di masyarakat sekitar, tapi juga signifikan bisa membuka ruang yg lebih jauh, untuk literasi dan sejenisnya, serta lebih banyak mengambil peran sosial, ditengah kondisi percepatan teknologi,” bebernya, Minggu (8/1) pagi.

Ia melanjutkan, bahwa kedepannya Bestari sudah merancang visi untuk ikut andil di dunia digitalisasi yg jauh lebih kreatif, dengan melaksanakan kolaborasi dari berbagai pihak yg ada. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Regional Sosial Tanah Bumbu

Tingkat Literasi Daerah Tanah Bumbu Masih Minim, Terdata 5 Komunitas, Dispersip Kab Tanbu Tetap Optimis Membina

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Dispersip Kab Tanbu), tetap optimis lakukan pembinaan komunitas dan literasi daerah, Minggu (8/1/2023).

Menurut Elizabeth Sulzby “1986”, Literasi adalah kemampuan berbahasa yang dimiliki oleh seseorang dalam berkomunikasi “membaca, berbicara, menyimak dan menulis” dengan cara yang berbeda sesuai dengan tujuannya. Jika didefinisikan secara singkat, definisi literasi yaitu kemampuan menulis dan membaca.

Sebagai informasi, Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Hal ini disampaikan langsung Staf ahli Menteri dalam negeri (Mendagri), Suhajar Diantoro pada Rapat kordinasi nasional bidang perpustakaan tahun 2021. Lebih lanjut, Kepala Perpusnas M Syarif Bando mengatakan, persoalan Indonesia adalah rendahnya tingkat literasi.

Rendahnya tingkat literasi ini terbawa hingga pada tahun 2023, perkembangan literasi Indonesia hingga pelosok daerah masih sangat minim (kecil).

Kualitas melek aksara maupun kesadaran masyarakat dalam membangun literasi di daerah masing-masing masih terbilang kurang.

Literasi adalah soal penanaman budaya di dalam diri seseorang, dimana terdapat kemampuan membaca, menulis dan juga mengenali serta memahami ide-ide secara visual.

Di Bumi Bersujud Tanah Bumbu, literasi didukung dengan hadirnya Dispersip Kab. Tanbu.

Dalam kesempatannya, Kepala Dinas Dispersip Kab Tanbu, Yulia Rahmadhani diwakili Sekretaris Dispersip Tanbu, Muhammad Saleh mengatakan, perpustakaan merupakan pusat pengetahuan dan Informasi, sehingga perpustakaan menjadi salah satu sarana utama dalam penyebaran pengetahuan dan Informasi.

“Dengan hadirnya perpustakaan, diharapkan dapat memperluas peyebaran informasi dan ilmu pengetahuan. Serta meningkatnya Indeks Pembangunan Literasi di masyarakat Tanah Bumbu, sehingga dapat mewujudkan Tanah Bumbu cerdas,” paparnya.

“Dewasa ini perpustakaan telah bertransformasi, bukan lagi hanya sekedar tempat meminjam dan mengembalikan buku, kini perpustakaan telah menjadi pusat berkegiatan masyarakat, baik workshop, seminar dan pelatihan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Saleh kemudian, Minggu (8/1) siang.

Berdasarkan data yang ada, komunitas literasi yang masuk dalam pengawasaan Dispersip Kab Tanbu ada 5 komunitas yaitu Bagang Sastra, Majelis Haha Hihi, Kopiambar, Komunitas Bestari Literasi, Komunitas Literasi Tanah Bumbu IPM. (narasinusantara.com/Aaron)