Kategori
Kesehatan Perayaan Tahunan Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Peringati HKN ke-61, Sediakan Layanan Kesehatan Gratis dan Serahkan Kunci Empat Puskesmas Pembantu

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dengan tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, bertempat di Pendopo Kantor Bupati, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan ini turut dimeriahkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, sunat massal, serta donor darah bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga melaksanakan penyerahan kunci gedung Puskesmas Pembantu kepada empat desa, yakni: Desa Beruntung Jaya, Desa Sido Rejo, Desa Batu Meranti, dan Desa Suka Damai.

Penyerahan dilakukan secara simbolis dan diterima langsung oleh kepala desa masing-masing sebagai bentuk komitmen memperkuat layanan kesehatan di wilayah pedesaan.

Momentum HKN ke-61 di Tanah Bumbu diharapkan semakin memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan serta mendukung transformasi layanan kesehatan menuju Indonesia Emas 2045.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati, membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin yang mengingatkan pentingnya menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

“Kita hanya memiliki dua dekade lagi untuk memastikan 84 juta anak Indonesia tumbuh sebagai generasi yang sehat, tangguh, dan unggul. Transformasi kesehatan harus terus digelorakan agar pelayanan semakin mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau,” ucapnya.

Dalam sambutan tersebut, Menkes memaparkan capaian tiga program hasil terbaik cepat di bidang kesehatan, termasuk meningkatnya partisipasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan capaian skrining TB yang telah menjangkau lebih dari 20 juta masyarakat.

Selain itu, pengembangan layanan rumah sakit di seluruh provinsi, produksi vaksin dan alat kesehatan dalam negeri, hingga pemanfaatan SATUSEHAT Mobile juga menjadi bagian dari kemajuan transformasi kesehatan nasional.

Peringatan HKN ke-61 ini juga menjadi penegasan pentingnya transformasi budaya kerja aparatur kesehatan, agar pelayanan publik semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (ANN)

Kategori
Kesehatan Tanah Bumbu

Meningkatkan Mutu Pelayanan Publik Melalui Monitoring dan Evaluasi Akreditasi RSUD Tanah Bumbu

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, M. Putu Wisnu Wardhana, menyampaikan bahwa kehadiran Tim Surveyor Akreditasi Rumah Sakit memberikan masukan, semangat, dan motivasi bagi Kabupaten Tanah Bumbu untuk terus meningkatkan mutu, sarana, serta pelayanan kesehatan di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor (dHAAN). Upaya ini sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutan saat membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi Perencanaan Perbaikan Strategis (PPS) atas Penilaian Akreditasi Tahun 2023 RSUD dHAAN Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (2/12/2025).

Monitoring evaluasi pasca akreditasi rumah sakit merupakan sebuah upaya berkesinambungan dalam meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, mempersiapkan rumah sakit untuk meningkatkan/mempertahankan hasil akreditasi dalam pencapaian tahun berikutnya.

Plt Direktur RSUD dHAAN, Hj. Narni mengatakan kehadiran Tim Surveyor merupakan momentum penting dalam upaya meningkatkan mutu layanan rumah sakit.

“Melalui momentum penting ini, kita terus berupaya untuk bekerja dan berdoa dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan daerah. Khususnya pembangunan bidang Kesehatan,” ujarnya.

Adapun Tim Monitoring dan Evaluasi PPS berasal dari Damar Husada Paripurna (DHP) Lembaga Akreditasi Rumah Sakit. (ANN)

Kategori
Kesehatan Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Luncurkan “Gemas Sagan B2SA” untuk Cegah Stunting

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) meluncurkan Inovasi Generasi Emas Sadar Pangan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (Gemas Sagan B2SA), Selasa, (25/11/2025) di SMKS Kodeco, Kecamatan Simpang Empat.

Kegiatan dirangkai dengan Sosialisasi B2SA ke sekolah dalam rangka intervensi sensitif pencegahan stunting di Kabupaten Tanah Bumbu.

Bupati Andi Rudi Latif dalam sambutannya dibacakan Asisten Administrasi Umum, M. Yamani mengatakan inovasi “Gemas Sagan B2SA” merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan bahwa generasi Tanah Bumbu bukan hanya sehat hari ini, tetapi juga siap bersaing di masa depan.

“Untuk menjadi generasi emas, kesehatan adalah pondasi utama. Kesehatan itu dimulai dari apa yang kita makan setiap hari,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan, generasi emas tidak cukup hanya belajar giat dan memiliki kemampuan teknologi. Tapi juga harus memastikan tubuh kuat, otak cerdas, dan daya tahan prima. Semua itu dimulai dari pola makan B2SA.

Sementara itu, terkait diluncurkannya inovasi “Gemas Sagan B2SA” tujuannya, yaitu :

1. Meningkatkan pengetahuan generasi muda tentang pentingnya konsumsi pangan B2SA bagi Kesehatan.

2. Mendorong terbentuknya kebiasaan makan sehat sejak dini, sehingga tercipta generasi yang cerdas, aktif, dan produktif.

3. Mengurangi ketergantungan pada satu jenis bahan pangan, terutama beras, dengan mengenalkan lebih banyak pilihan pangan local.

4. Mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal anak, baik dari sisi fisik maupun kognitif.

5. Menumbuhkan karakter generasi emas yang peduli gizi, mandiri, serta memiliki gaya hidup sehat.

6. Menurunkan risiko stunting, anemia, serta berbagai masalah gizi lainnya.

7. Mengantarkan Indonesia menuju Generasi Emas 2045 yang unggul dan berdaya saing.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak untuk membiasakan makan sayur dan buah setiap hari, memilih pangan lokal yang lebih variatif, mengurangi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, serta menghindari kebiasaan sarapan ala kadarnya. Karena, gizi baik adalah investasi masa depan, B2SA adalah kunci menuju prestasi.

Terkait dengan Sosialisasi B2SA di sekolah, pemerintah daerah berharap sekolah dapat menjadi tempat tumbuhnya budaya makan sehat, serta menjadi pusat pembelajaran gizi yang menyenangkan bagi para siswa. (ANN)

Kategori
Kesehatan Tanah Bumbu

Workshop BHD, Meningkatkan Kapasitas Relawan Dalam Melakukan Tindakan Pelayanan Kedaruratan Dasar

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Kesehatan menggelar Workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Pendopo Kantor Bupati, Batulicin, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, H. Deny Hariyanto.

Workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan penanggulangan kegawatdaruratan.

Bantuan Hidup Dasar adalah keterampilan yang sangat penting dan harus dimiliki oleh setiap individu, karena dalam situasi darurat, tindakan cepat dan tepat dapat menjadi penentu keselamatan jiwa seseorang.

“Dengan memahami dan menguasai teknik-teknik dasar seperti Resusitasi Jantung Paru (RJP), penanganan henti napas, dan pertolongan pertama pada kecelakaan, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tanggap terhadap kondisi darurat,” kata Bupati melalui H. Deny Hariyanto.

Kepala Dinkes Tanah Bumbu Hj Narni, melalui Kabid Pelayanan Kesehatan, Misnawati menyampaikan bahwa tujuan workshop ini adalah meningkatkan kapasitas relawan dalam melakukan tindakan pelayanan kedaruratan dasar.

“Harapannya semua orang mampu melakukan tindakan pelayanan kedaruratan dasar, tindakan cepat dan tepat secara efektif,” kata Misnawati.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Bantuan Hidup Dasar dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tanggap terhadap kondisi darurat.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 orang, yakni dari Pejabat dan Staf Dinkes Tanah Bumbu, relawan BHD, petugas puskesmas, TP PKK, PKJR, UPTD 119 dan tamu undangan. (Fit)

Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Program Pemerintah RI Tanah Bumbu

BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Ingatkan Pentingnya Perlindungan Pekerja Proyek Konstruksi

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin menghimbau perusahaan-perusahaan jasa konstruksi akan pentingnya perlindungan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Seluruh proyek konstruksi yang sedang berjalan harus dipastikan telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar pekerjanya secara aktif mendapatkan perlindungan program Jamsostek.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin, Vina Dwina Yuskin, Menyampaikan para pekerja sektor konstruksi memiliki risiko kerja yang tinggi sehingga sangat membutuhkan perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

”Pekerja konstruksi adalah kelompok berisiko tinggi. Kecelakaan bisa terjadi kapan saja, kita semua tidak ingin hal itu terjadi, namun ketika terjadi Kecelakaan Kerja maupun Kematian, mereka dan keluarganya sudah terlindungi,” tutur Vina.

Vina menjelaskan kepesertaan program Jamsostek di sektor jasa konstruksi berbeda dengan skema pekerja pada umumnya. Jika biasanya pekerja didaftarkan dan dibayarkan iuranya satu per satu, maka pada sektor konstruksi, cukup proyek yang didaftarkan, dan seluruh pekerja yang terlibat akan tercover perlindungannya, dengan catatan bahwa pemberi kerja telah menyampaikan data tenaga kerja dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.

Menurut Vina, sistem ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi perusahaan jasa konstruksi karena mayoritas pekerja mereka bersifat harian atau borongan dan memiliki mobilitas tinggi.

“Iurannya sangat terjangkau, hanya 0,10 – 0,24 persen dari nilai proyek, sesuai tabel yang ditetapkan pemerintah,” Jelas Vina.

Iuran berdasarkan Nilai Kontrak:

  • 0 s/d 100.000.000,- iuran 0.24%
  • 100.000.000,- s/d 500.000.000,- iuran 0.19%
  • 500.000.000,- s/d 1.000.000.000,- iuran 0.15%
  • 1.000.000.000,- s/d 5.000.000.000,- iuran 0.12%
  • Lebih dari 5.000.000.000,- iuran 0.10%

Vina menambahkan pendaftaran proyek dapat dilakukan segera setelah perusahaan menerima Surat Perintah Kerja (SPK) dari pengguna jasa. Pembayaran iuran bisa dilakukan secara lunas atau disesuaikan dengan termin proyek.

Selain itu, Vina mengingatkan pentingnya kedisiplinan perusahaan dalam membayar iuran tepat waktu. Ia menekankan bahwa manfaat perlindungan hanya berlaku jika status kepesertaan aktif.

”Karena jika perusahaan menunggak, ketika tenaga kerjanya mengalami kecelakaan kerja dan status kepesertaannya belum aktif, maka perlindungan tidak dapat diberikan. Artinya perusahaan yang akan menanggung seluruh biaya medis dan santunan sendiri,” tambah Vina.

Sebagai informasi, manfaat dari program JKK mencakup biaya pengobatan tanpa batas plafon sesuai indikasi medis, santunan pengganti upah selama masa pemulihan, dan santunan cacat atau kematian akibat kecelakaan kerja.

“Semua biaya ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai kebutuhan medis. Perusahaan tidak perlu lagi membayar biaya medis atau santunan, asalkan administrasi tertib dan iuran dibayarkan,” ujar Vina.

Sementara itu, program JKM memberikan santunan kematian sebesar Rp42 juta kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja dalam masa kepesertaan lebih dari tiga bulan. Jika kematian terjadi sebelum masa kepesertaan tiga bulan maka ahli waris diberikan biaya pemakaman sebesar Rp10 juta. Hal tersebut berdasarkan peraturan pemerintah terbaru mengenai manfaat JKM.

Ada pula manfaat beasiswa pendidikan untuk dua anak, hingga maksimal Rp174 juta berdasarkan ketentuan persyaratan yang berlaku. Ia juga mengingatkan perusahaan yang lalai mendaftarkan proyeknya atau menunggak iuran dapat dikenakan gugatan hukum oleh pekerja atau ahli waris, serta oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan sendiri.

”Dengan besarnya manfaat dengan iuran yang sangat rendah dan kemudahan layanan yang diberikan, kami menghimbau kepada seluruh perusahaan Jasa Konstruksi untuk dapat memastikan seluruh karyawan sudah terdaftar dan aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar kesejahteraan pekerja dan keluarganya dapat terjamin” pungkas Vina. (ANN)

Kategori
Kalimantan Selatan Kesehatan

Sudian Noor Pelopori Edukasi Makanan Sehat Anak, Seminar di Batulicin Disambut Antusias

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Anggota DPR RI Komisi VIII H. Sudian Noor menggelar seminar pembuatan makanan sehat untuk anak di Rei Beach Café Batulicin.

Kegiatan kolaboratif ini bekerja sama dengan UIN Antasari Banjarmasin, dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2025 dengan antusiasme tinggi.

Turut hadir sebagai narasumber, Deddy Hatta Pratama dan Herman Faisal, influencer dan ahli gizi asal Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Seminar ini dihadiri puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, penggiat kesehatan hingga ibu PKK.

H. Sudian Noor menyampaikan pentingnya edukasi pola makan sehat bagi anak-anak, sebagai investasi masa depan keluarga dan bangsa.

“Kita ingin orang tua lebih sadar pentingnya makanan bergizi agar anak tumbuh sehat, aktif dan terhindar dari stunting,” ujarnya.

Menurutnya, pengetahuan memasak makanan sehat harus dimiliki setiap keluarga agar bisa menjaga generasi muda dari ancaman penyakit modern.

Sudian Noor menambahkan, kegiatan seperti ini akan terus didorong di berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

“Seminar ini bukan sekadar teori, tapi mengajarkan langsung keterampilan memasak sehat yang aplikatif bagi keluarga sehari-hari,” jelasnya.

Ia berharap melalui kegiatan ini, peserta mampu menyajikan makanan sehat tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga seluruh anggota keluarga.

Jika Anda ingin versi dalam bentuk siaran pers atau ada tambahan kutipan narasumber lain, saya bisa bantu sesuaikan. (ANN)

Kategori
Keagamaan Kesehatan Pelayanan Masyarakat Tanah Bumbu

TP PKK Tanah Bumbu Gelar Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Pelayanan Kesehatan Gratis


 NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar acara sosialisasi yang menyatukan dua agenda penting: pola asuh anak dan remaja, serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara sosialisasi yang dipimpin oleh Ketua TP PKK, Andi Irmayani Rudi Latif, berlangsung di Pondok Pesantren Al Istiqomah, Mantewe, Kecamatan Mantewe, Kamis (18/09/2025).

Digital: Terbentuk Generasi Rabbani Menuju Indonesia Emas,” kegiatan ini menyoroti pentingnya peran orang tua di tengah derasnya arus teknologi.
Andi Irmayani Rudi Latif menekankan bahwa di era digital, orang tua perlu beradaptasi dalam mendidik anak-anak.

Teknologi dan informasi memang memberi banyak manfaat, namun di sisi lain juga membawa risiko jika tidak dibarengi dengan nilai moral dan keimanan yang kuat.

Ia menambahkan bahwa metode pendidikan Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang, pendekatan emosional, dan kesabaran, patut dijadikan inspirasi dalam membina generasi muda.

“Mari kita dukung program Bapak Bupati Andi Rudi Latif dengan membentuk generasi rabbani, generasi yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga berakhlak dan beriman. Inilah modal utama kita dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Selain sosialisasi, acara ini juga memberikan layanan kesehatan gratis bagi para orang tua santri yang hadir, juga pemeriksaan anemia dan pembagian tablet tambah darah khusus kepada remaja puteri. Hal ini untuk memastikan para santriwati selalu sehat, kuat, dan bersemangat menuntut ilmu.

Hal ini menunjukkan komitmen TP PKK dalam mendukung kesehatan keluarga sebagai fondasi terbentuknya generasi yang unggul untuk mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, Beradab. (ANN)



Kategori
Kesehatan Tanah Bumbu

Pendapat Bupati Terhadap Dua Raperda Inisiatif DPRD Tanah Bumbu

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Andi Rudi Latif, dalam sambutannya dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mendukung penuh dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD untuk dibahas lebih lanjut sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Kedua Raperda tersebut masing-masing mengatur tentang Pengelolaan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan serta Raperda Waralaba.

“Kami meyakini bahwa melalui pembahasan yang konstruktif dan sinergis antara eksekutif dan legislatif, kedua Raperda ini akan menjadi produk hukum daerah yang berkualitas, implementatif, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Terutama dalam mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab,” ucapnya dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, pada agenda Pendapat Bupati terhadap dua Raperda Inisiatif DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (9/9/2025) di Gedung DPRD Tanah Bumbu.

Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi dan menyambut baik Raperda Inisiatif dari DPRD Kabupaten Tanah Bumbu mengenai Pengelolaan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan.

Pengelolaan tenaga medis dan tenaga kesehatan yang optimal sangat penting sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Upaya ini diperlukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.

Lebih dari itu, Raperda ini mencerminkan komitmen kita terhadap kesejahteraan dan perlindungan para pahlawan kesehatan. Melalui pengaturan yang mencakup hak dan kewajiban, pengembangan kompetensi, jaminan perlindungan hukum, serta pemberian insentif bagi tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah-wilayah yang membutuhkan, kita berharap dapat mendorong peningkatan motivasi dan profesionalisme mereka.

Pemerintah daerah, melalui pihak eksekutif, menyambut baik dan mendukung penuh Raperda ini sebagai langkah strategis menuju terwujudnya masyarakat Tanah Bumbu yang sehat dan produktif.

Sementara itu, terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Waralaba, Pemerintah Daerah menyambut baik usulan yang diajukan oleh DPRD Kabupaten Tanah Bumbu.

Raperda ini sangat penting untuk diwujudkan guna menciptakan keadilan dalam berusaha, kepastian hukum, serta kemitraan usaha antara pemberi waralaba dengan pelaku usaha mikro di daerah.

Perlu kita pahami bersama bahwa perkembangan usaha waralaba di Kabupaten Tanah Bumbu bersifat dinamis. Oleh karena itu, diperlukan kepastian hukum bagi para penyelenggara waralaba dalam menjalankan usahanya, serta pengawasan, pengendalian, dan pembinaan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Raperda ini diharapkan menjadi instrumen hukum yang mampu menyeimbangkan kepentingan investor, pelaku usaha lokal, dan masyarakat, sehingga waralaba benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah. (ANN)

Kategori
Kesehatan Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Gelar Rapat Paripurna Bahas Dua Raperda Inisiatif Terkait Tenaga Kesehatan dan Waralaba

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD. Dua Raperda tersebut mencakup bidang pengelolaan tenaga medis dan tenaga kesehatan, serta pengaturan waralaba di daerah.

Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Tanah Bumbu, pada Senin (08/09/2025) sekitar pukul 11.00 WITA, rapat kali ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, dan turut dihadiri berbagai unsur Forkopimda, Kepala SKPD, Kepala KPU, dan instansi terkait lainnya.

Hadir mewakili Bupati Tanah Bumbu, Sekretaris Daerah (Sekda) Yulian Herawati, bersama para pejabat vertikal dan stakeholder daerah.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Tanah Bumbu, Harmanuddin, yang mewakili Ketua DPRD Andrean Atma Maulani, menegaskan bahwa dua Raperda ini merupakan bagian dari fungsi legislasi DPRD untuk menjawab kebutuhan dan tantangan daerah.

“Melalui fungsi legislasi, DPRD memiliki hak mengajukan Raperda Inisiatif. Pada kesempatan ini, kami menyampaikan dua raperda yaitu tentang Pengelolaan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan serta Waralaba,” kata Harmanuddin saat menyampaikan isi sambutan Ketua DPRD Tanah Bumbu.

Menurut Harmanuddin, sektor kesehatan merupakan pilar penting dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, merata, dan profesional. Oleh karena itu, regulasi yang mengatur penempatan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai kompetensi sangat dibutuhkan.

“Kabupaten Tanah Bumbu masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan tenaga kesehatan. Diperlukan pengaturan yang tegas dan memiliki dasar hukum yang kuat agar pelayanan semakin optimal,” tambahnya.

Raperda kedua yang dibahas dalam rapat paripurna adalah mengenai Waralaba. Sektor waralaba, baik dengan merek nasional maupun internasional, berkembang pesat di Tanah Bumbu. Namun, regulasi yang mengatur distribusi, perlindungan pelaku usaha lokal, serta pemerataan manfaat ekonomi masih sangat dibutuhkan.

“Peraturan daerah tentang waralaba dibentuk untuk membina dan mengawasi kegiatan usaha waralaba agar tidak menggeser peran pelaku UMKM lokal. Kita ingin iklim usaha yang kondusif, kompetitif, dan adil bagi semua,” jelas Harmanuddin.

Menutup penyampaiannya, DPRD Tanah Bumbu berharap proses pembahasan Raperda ini bersama Pemerintah Daerah dan pihak terkait dapat menghasilkan regulasi yang bermanfaat, implementatif, dan solutif.

“Melalui kesempatan ini, kami mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga sinergi dan bergotong royong dalam mewujudkan Tanah Bumbu yang BerAksi,” pungkasnya. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Kesehatan Perayaan Tahunan Sosial Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Kunjungi dan Gratiskan Pasien Melahirkan di RSUD pada 17 Agustus

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H. Andi Abdurrahman Noor, Minggu (17/08/2025).

Kunjungan tersebut menjadi momen spesial karena Bupati menyempatkan diri menjenguk pasien yang melahirkan tepat pada tanggal 17 Agustus. Tidak hanya sekadar kunjungan, orang nomor satu di Bumi Bersujud itu juga memberikan bingkisan serta kebijakan pembebasan biaya persalinan bagi lima pasien yang melahirkan pada hari kemerdekaan.

Tak hanya itu Bupati turut menyerahkan langsung akte kelahiran kepada pasien tersebut, yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanah Bumbu.

Bupati Andi Rudi Latif bersama Dandim 1022, unsur pimpinan DPRD Tanbu, serta perwakilan Forkopimda turut mendatangi kamar pasien satu per satu. Dalam kesempatan itu, ia juga menanyakan secara langsung terkait pelayanan rumah sakit.

Salah satu pasien bersalin, Rohana, warga Desa Sepunggur, Kecamatan Kusan Tengah, menyampaikan apresiasinya terhadap layanan RSUD.

“Alhamdulillah, pelayanan rumah sakit di sini cukup baik,” ungkap Rohana dengan kondisi masih lemas usai melahirkan.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kunjungan Bupati Tanah Bumbu di hari bersejarah tersebut.

Kebijakan pembebasan biaya persalinan pada 17 Agustus di RSUD dr H. Andi Abdurrahman Noor menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat, sekaligus menambah kebahagiaan keluarga pasien di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI. (ANN)