Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kecelakaan Maut Lingkungan Pelayanan Masyarakat Program Pemerintah RI Sosial Tanah Bumbu

BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan Santunan Jaminan Kematian kepada Ahli Waris Pekerja Rentan PT Pama Indomining

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Sebagai wujud nyata perlindungan negara terhadap pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada dua ahli waris peserta pekerja rentan yang di daftarkan dari PT Pama Indomining.

Santunan diserahkan secara simbolis oleh Yoga Suci Hartas, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin, bersama Abdul Basir, Project Manager PT Pama Indomining, kepada dua ahli waris, yaitu Hariyati dan Mitran, yang masing-masing menerima santunan sebesar Rp42 juta.

Penyerahan ini merupakan bentuk kepedulian PT. Pama Indomining dalam memberikan jaminan sosial kepada para pekerja rentan apabila terjadi risiko sosial berupa meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja. Melalui program Jaminan Kematian (JKM), ahli waris peserta berhak menerima santunan uang tunai sebagai perlindungan dan dukungan finansial bagi keluarga yang ditinggalkan.

Pada tempat terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin, Vina Dwina Yuskin, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga peserta serta apresiasi kepada PT Pama Indomining atas komitmen dan kepeduliannya terhadap perlindungan pekerja.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga santunan ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan kepastian bagi keluarga pekerja yang ditinggalkan,” ujar Vina.

“Kami juga memberikan apresiasi tinggi kepada PT Pama Indomining yang telah mendaftarkan seluruh karyawannya dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan serta berkontribusi aktif melalui pendaftaran 127 pekerja rentan di wilayah kerjanya selama satu tahun. Langkah ini sejalan dengan semangat program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja di Sekitar Anda),” tambahnya.

Lebih lanjut, Vina mengajak seluruh perusahaan di wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Batulicin untuk turut serta dalam program SERTAKAN, sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja di lingkungan sekitar.

“Dengan semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi, maka semakin luas pula jangkauan perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Ini merupakan langkah bersama untuk menciptakan kesejahteraan dan ketenangan kerja bagi masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Abdul Basir, Project Manager PT Pama Indomining, mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan dan memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan yang layak.

“Program BPJS Ketenagakerjaan sangat penting bagi keberlangsungan hidup pekerja dan keluarganya. Kami telah melihat langsung bagaimana manfaat ini dirasakan oleh keluarga pekerja yang telah terdaftar. Santunan yang diterima benar-benar membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Abdul Basir.

“Kami juga bersyukur dapat berpartisipasi dalam program SERTAKAN, karena melalui program ini, pekerja rentan di sekitar wilayah operasional kami bisa mendapatkan perlindungan yang sama seperti pekerja formal. Ini bentuk komitmen kami untuk terus berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin menegaskan kembali komitmennya untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh tenaga kerja, baik formal maupun informal, serta memperluas jangkauan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Kalimantan Selatan. (ANN)

Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Program Pemerintah RI Tanah Bumbu

BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Ingatkan Pentingnya Perlindungan Pekerja Proyek Konstruksi

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin menghimbau perusahaan-perusahaan jasa konstruksi akan pentingnya perlindungan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Seluruh proyek konstruksi yang sedang berjalan harus dipastikan telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar pekerjanya secara aktif mendapatkan perlindungan program Jamsostek.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin, Vina Dwina Yuskin, Menyampaikan para pekerja sektor konstruksi memiliki risiko kerja yang tinggi sehingga sangat membutuhkan perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

”Pekerja konstruksi adalah kelompok berisiko tinggi. Kecelakaan bisa terjadi kapan saja, kita semua tidak ingin hal itu terjadi, namun ketika terjadi Kecelakaan Kerja maupun Kematian, mereka dan keluarganya sudah terlindungi,” tutur Vina.

Vina menjelaskan kepesertaan program Jamsostek di sektor jasa konstruksi berbeda dengan skema pekerja pada umumnya. Jika biasanya pekerja didaftarkan dan dibayarkan iuranya satu per satu, maka pada sektor konstruksi, cukup proyek yang didaftarkan, dan seluruh pekerja yang terlibat akan tercover perlindungannya, dengan catatan bahwa pemberi kerja telah menyampaikan data tenaga kerja dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.

Menurut Vina, sistem ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi perusahaan jasa konstruksi karena mayoritas pekerja mereka bersifat harian atau borongan dan memiliki mobilitas tinggi.

“Iurannya sangat terjangkau, hanya 0,10 – 0,24 persen dari nilai proyek, sesuai tabel yang ditetapkan pemerintah,” Jelas Vina.

Iuran berdasarkan Nilai Kontrak:

  • 0 s/d 100.000.000,- iuran 0.24%
  • 100.000.000,- s/d 500.000.000,- iuran 0.19%
  • 500.000.000,- s/d 1.000.000.000,- iuran 0.15%
  • 1.000.000.000,- s/d 5.000.000.000,- iuran 0.12%
  • Lebih dari 5.000.000.000,- iuran 0.10%

Vina menambahkan pendaftaran proyek dapat dilakukan segera setelah perusahaan menerima Surat Perintah Kerja (SPK) dari pengguna jasa. Pembayaran iuran bisa dilakukan secara lunas atau disesuaikan dengan termin proyek.

Selain itu, Vina mengingatkan pentingnya kedisiplinan perusahaan dalam membayar iuran tepat waktu. Ia menekankan bahwa manfaat perlindungan hanya berlaku jika status kepesertaan aktif.

”Karena jika perusahaan menunggak, ketika tenaga kerjanya mengalami kecelakaan kerja dan status kepesertaannya belum aktif, maka perlindungan tidak dapat diberikan. Artinya perusahaan yang akan menanggung seluruh biaya medis dan santunan sendiri,” tambah Vina.

Sebagai informasi, manfaat dari program JKK mencakup biaya pengobatan tanpa batas plafon sesuai indikasi medis, santunan pengganti upah selama masa pemulihan, dan santunan cacat atau kematian akibat kecelakaan kerja.

“Semua biaya ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai kebutuhan medis. Perusahaan tidak perlu lagi membayar biaya medis atau santunan, asalkan administrasi tertib dan iuran dibayarkan,” ujar Vina.

Sementara itu, program JKM memberikan santunan kematian sebesar Rp42 juta kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja dalam masa kepesertaan lebih dari tiga bulan. Jika kematian terjadi sebelum masa kepesertaan tiga bulan maka ahli waris diberikan biaya pemakaman sebesar Rp10 juta. Hal tersebut berdasarkan peraturan pemerintah terbaru mengenai manfaat JKM.

Ada pula manfaat beasiswa pendidikan untuk dua anak, hingga maksimal Rp174 juta berdasarkan ketentuan persyaratan yang berlaku. Ia juga mengingatkan perusahaan yang lalai mendaftarkan proyeknya atau menunggak iuran dapat dikenakan gugatan hukum oleh pekerja atau ahli waris, serta oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan sendiri.

”Dengan besarnya manfaat dengan iuran yang sangat rendah dan kemudahan layanan yang diberikan, kami menghimbau kepada seluruh perusahaan Jasa Konstruksi untuk dapat memastikan seluruh karyawan sudah terdaftar dan aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar kesejahteraan pekerja dan keluarganya dapat terjamin” pungkas Vina. (ANN)

Kategori
Kebersihan Lingkungan Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Gelar Puncak World Cleanup Day 2025 di Siring Pantai Pagatan

NARASINUSATARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar puncak peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025 di kawasan Siring Pantai Pagatan, Desa Sei Lembu, Kecamatan Kusan Hilir, Sabtu (20/9/2025).

Mengusung tema “Menuju Indonesia Bersih 2029”, kegiatan ini diisi dengan aksi gotong royong membersihkan pesisir dan lingkungan sekitar Siring Pantai Pagatan. Aksi bersih-bersih tersebut menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rahmat Prapto Udoyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia terkait pelaksanaan WCD 2025 secara nasional.

Lebih dari sekadar kegiatan bersih-bersih, WCD juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup.

Pelaksanaan WCD 2025 di Tanah Bumbu sejalan dengan misi pemerintah daerah dalam mewujudkan penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjutan, dengan memperhatikan aspek tata ruang dan kelestarian lingkungan.

Melalui gerakan ini, Pemkab Tanbu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari budaya hidup sehari-hari, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga alam.

Selain aksi bersih-bersih, kegiatan puncak juga dirangkai dengan kampanye peduli lingkungan dan sosialisasi pemilahan sampah, termasuk penyebarluasan informasi mengenai pengelolaan sampah organik, anorganik, dan residu.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan World Cleanup Day (WCD) Indonesia Daerah Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) DLH Tanbu, Indah Maya Suryanti, menambahkan bahwa peringatan WCD rutin dilaksanakan setiap tahun pada minggu ketiga bulan September, dengan tenggat waktu pelaksanaan antara 15 September hingga 15 Oktober.

Tanggal 20 September ditetapkan sebagai puncak WCD secara global. Sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup, seluruh daerah di Indonesia turut berpartisipasi dalam aksi bersih massal.

Di Tanah Bumbu, sejumlah sekolah, perusahaan, dan komunitas telah melaksanakan aksi bersih dan melaporkan hasilnya melalui tautan resmi WCD. Aksi bersih massal di Siring Pantai Pagatan diikuti oleh berbagai pihak, termasuk Kecamatan Kusan Hilir, Desa Betung, Desa Sei Lembu, Desa Beringin, Desa Pulau Salak, Polsek Kusan Hilir, Koramil, Kwartir Ranting Pramuka Kusan Hilir, SDN 1 Batuah, SMKN 1 Kusan Hilir, SMPN 2 Kusan Hilir, SDN Sei Lembu, dan Pokdarwis.

Sampah yang terkumpul dalam kegiatan ini telah dipilah dan dikelola oleh BSI Bang Julpikar’s serta petugas kebersihan dari UPTD Pengelolaan Sampah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Kabupaten Tanah Bumbu dapat menjadi bagian dari gerakan global aksi bersih serentak, sekaligus memperkuat edukasi dan semangat positif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut penilaian Adipura. (ANN)

Kategori
Indonesia Lingkungan Nasional Penghijauan Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Menanam Kebaikan, Peringatan Hapernas 2025 Penuh Makna

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) memperingati Hari Perumahan Nasional (Hapernas) Tahun 2025, Selasa (26/8) di Gunung Tinggi, Batulicin. Sebagaimana arahan Bupati Andi Rudi Latif, peringatan Hapernas Tahun 2025 di isi dengan Aksi Peduli Lingkungan.

Kegiatan ini dipimpin Bupati Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Yulian Herawati di dampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) H. Ansyari Firdaus.

“Peringatan Hapernas 2025 kali ini di isi dengan Aksi Peduli Lingkungan. Sebuah wujud nyata komitmen pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan hunian yang layak dan ramah lingkungan,” ujar Bupati Andi Rudi Latif melalui Sekda Yulian Herawati.

Aksi Peduli Lingkungan dimulai dengan aksi bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon sebagai simbol kehidupan, hingga pemberian santunan kepada anak-anak panti asuhan.

Rangkaian kegiatan ini menjadi cerminan nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan cinta terhadap lingkungan.

Sementara itu, Kepala Disperkimtan Tanbu, H. Ansyari Firdaus mengatakan peringatan Hapernas mengacu pada keputusan pemerintah pusat yang menetapkan 25 Agustus sebagai Hari Perumahan Nasional. (ANN)

Kategori
Kebersihan Lingkungan Sosial Tanah Bumbu

Peduli Lingkungan, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Laksanakan Kegiatan Go Green

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin kembali mengadakan kegiatan Employee Volunteering sebagai bentuk tanggungjawab dan kepedulian karyawan terhadap lingkungan disekitarnya.

Mengusung tema “Go Green – Lindungi Bumi dari Sampah Plastik”, Karyawan BPJS Ketenagakerjaan memberikan bantuan berupa tempat sampah dan tas belanja ramah lingkungan yang dapat digunakan kembali.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin Vina Dwina Yuskin didampingi karyawannya bersama Camat Kusan Hilir Amirullah S yang didampingi Kepala UPT Pasar Pagatan Rufaidah di Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan pada Selasa (29/7/2025).

Pada kesempatan tersebut Vina menyampaikan, kegiatan employee volunteering merupakan wujud kepedulian karyawan BPJS Ketenagakerjaan terhadap lingkungan disekitar kami yang rutin kami adakan untuk menjaga kelestarian hidup.

“Dalam pelaksanaan kegiatan ini, seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin secara sukarela menyisihkan dana pribadinya untuk membeli tempat sampah dan tas ramah lingkungan yang dibagikan kepada pengunjung Pasar Pagatan” tutur Vina.

“Guna mendukung program Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu untuk menjaga kebersihan lingkungan, kami memilih Pasar Pagatan karena merupakan salah satu pasar terbesar serta merupakan Ikon di Kabupaten Tanah Bumbu, dengan adanya bantuan ini kami berharap dapat meningkatkan kebersihan serta dapat mengurangi penggunaan sampah plastik” tambah Vina.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tanah Bumbu melalui Camat Kusan Hilir Amirullah S, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Karyawan BPJS Ketegakerjaan Kantor Cabang Batulicin, atas program kepeduliannya terhadap lingkungan di Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan.

“Salah satu misi Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif adalah penataan kota dan pembangunan desa, kami yang merupakan bagian pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu yang ditugaskan di Kecamatan bersama UPTD Pasar Pagatan akan terus mengupayakan pengelolaan pasar yang bersih, dengan adanya bantuan ini tentunya akan mendorong semangat masyarakat kami di Kecamatan Kusan Hilir untuk meningkatkan keperdulian terhadap lingkungan” kata Amir.

“Tentunya kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi Masyarakat, Instansi maupun Perusahaan-perusahaan yang ada di Tanah Bumbu untuk mengajak karyawannya untuk meningkatkan keterlibatan dan kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar” tambahnya.

Selanjutnya Vina menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir untuk memberikan perlindungan bagi para pekerja di Kabupaten Tanah Bumbu, tetapi kami juga menjadi bagian dari Kabupaten Tanah Bumbu untuk memastikan bahwa lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat. (ANN)

Kategori
Kebersihan Lingkungan Tanah Bumbu

LOSIDA: Kabupaten Tanah Bumbu Semakin Serius Kelola Sampah Organik

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu meresmikan kawasan Lodong Sisa Dapur (LOSIDA), Selasa (15/7/2025) di Taman Papadaan, Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat. Acara juga diisi dengan sosialisasi inspiratif gerakan aksi pilah sampah (SIGAP) yang merupakan rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, diantaranya hadir anggota DPRD Tanah Bumbu yang turut mendukung berjalannya kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Administrasi Umum Hj. Narni mengatakan lingkungan yang bersih dan sehat adalah hak setiap warga negara, dan juga menjadi tanggung jawab kita bersama.

Di era modern saat ini, persoalan sampah bukan hanya menjadi tantangan daerah perkotaan saja, tetapi juga telah menyentuh wilayah pedesaan. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah strategis, inovatif, dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah.

“Hari ini, kita meresmikan kawasan LOSIDA sebagai simbol komitmen kita dalam menciptakan desa yang lebih bersih, sehat, dan mandiri dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.

Sementara itu, program SIGAP – yaitu Sosialisasi, Inspiratif dan Gerakan Aksi Pilih Sampah. Program ini menjadi gerakan kolektif yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, dimulai dari hal sederhana. Yaitu memilah sampah dari rumah masing-masing.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan desa, bagi anak cucu kita nanti. Mari kita jadikan Tanah Bumbu sebagai kabupaten pelopor dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat,” sebutnya.

Sementara itu, pada kegiatan ini dipasang sebanyak 100 Losida untuk pengolahan sampah organik.

Losida bertujuan untuk mengurangi kiriman sampah organik dari rumah tangga, ke tempat pembuangan sampah. Jika dilakukan secara masif, pola ini mampu mengurangi volume sampah rumah tangga ke TPS hingga 60 persen.

Adapun peresmian LOSIDA ditandai dengan pemotongan pita oleh Asisten Administrasi Umum dan penandatangan prasasti serta penyerahan tong sampah oleh PT. Arutmin Indonesia Site Batulicin Satui.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemkab Tanbu dengan PT Arutmin Indonesia Batulicin Satui.

Hadir pada acara ini, Site Manager PT Arutmin Indonesia Batulicin Satui Cipto Prayitno beserta jajaran, Anggota DPRD, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tanbu beserta jajarannya, Camat Simpang Empat, Kepala Desa Gunung Besar, dan undangan lainnya. (ANN)

Kategori
Bencana Alam Bupati Tanah Bumbu Lingkungan NKRI Penghijauan Perayaan Tahunan Tanah Bumbu

Peringati HUT Ke-67 Kodam VI/Mulawarman, Tanam Mangrove di Kawasan Pesisir Tanah Bumbu, Dihadiri langsung Bupati dan Ketua DPRD

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Memperingati HUT ke-67 Kodam VI/Mulawarman, Kodim 1022/Tanah Bumbu menggelar kegiatan penanaman mangrove di wilayah pesisir Kelurahan Tungkaran Pangeran, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (02/07/2025).

Kegiatan penanaman pohon mangrove dipimpin langsung oleh Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I.

Tampak Bupati Andi Rudi Latif dan Dandim 1022/Tanah Bumbu beserta jajaran Forkopimda, dan lainnya menanam mangrove di kawasan pesisir tersebut. Terlihat berhadir dan melakukan penanaman mangrove yaitu Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani.

Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean mengikuti kegiatan hingga selesai, Ia terlihat aktif berdiskusi dengan tokoh Forkopimda, Andrean juga turut menyapa dan menemani Bupati Tanah Bumbu serta Dandim 1022/Tnb dalam rangka menanam mangrove, peduli lingkungan dan mencegah bencana alam seperti abrasi maupun erosi serta demi menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Kegiatan bertema “Dengan Semangat Baja Siap Mengawal Pembangunan Menuju Indonesia Emas” ini menjadi simbol nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup sekaligus memperkuat kemanunggalan antara TNI dan Rakyat.

Pada kesempatan itu, Bupati Andi Rudi Latif, turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun Kodam VI/Mulawarman.

“Selamat HUT ke-67 Kodam VI/Mulawarman. Semoga semakin jaya, solid, dan terus dicintai rakyat,” ucapnya.

Terkait kegiatan penanaman mangrove, Bupati mengatakan penanaman mangrove ini merupakan upaya konkret dalam mitigasi perubahan iklim dan pelestarian ekosistem pesisir.

“Mangrove adalah benteng alami dari abrasi pantai, habitat biota laut, serta penyerap karbon yang efektif. Keterlibatan TNI dalam pelestarian lingkungan adalah bukti nyata bahwa pertahanan negara juga berarti melindungi lingkungan hidup,” tambahnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Tanah Bumbu dikenal memiliki garis pantai yang panjang dan kekayaan sumber daya laut yang melimpah. Oleh karena itu, pelestarian wilayah pesisir melalui penanaman mangrove dinilai sebagai langkah strategis mendukung pembangunan berkelanjutan dan keseimbangan ekosistem.

Bupati Andi Rudi Latif mengajak semua pihak untuk menjadikan kegiatan ini sebagai gerakan berkelanjutan.

“Mari libatkan masyarakat, pelajar, dan generasi muda sebagai agen perubahan. Kita harus bersinergi menjaga lingkungan, memperkuat gotong royong, dan membangun Tanah Bumbu yang hijau, lestari, dan sejahtera,” ucapnya.

Sementara itu Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu, Letnan Kolonel Inf. Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kodam VI/Mulawarman sebagai bentuk kontribusi nyata TNI dalam menjaga ekosistem pesisir.

“Mangrove memiliki peran penting dalam menahan sedimentasi dan mencegah abrasi akibat naiknya permukaan air laut. Penanaman ini adalah langkah strategis untuk menjaga kelestarian alam serta mencegah bencana seperti erosi dan abrasi pantai,” ungkap Dandim.

Aksi penghijauan ini dihadiri Forkopimda, Pimpinan SKPD, seluruh Perwira Kodim 1022/Tanah Bumbu, Camat dan Forkopimcam Simpang Empat, Tim Aksi Percepatan Pembangunan Tanah Bumbu, para pimpinan perusahaan dan perbankan, serta tamu undangan lainnya. (ANN)

Kategori
Kalimantan Selatan Kebersihan Lingkungan Tanah Bumbu

Kodim 1022/Tanah Bumbu Gelar Karya Bakti Serentak Sambut HUT ke-67 Kodam VI/Mulawarman

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kodam VI/Mulawarman, Kodim 1022/Tanah Bumbu melaksanakan kegiatan karya bakti serentak di berbagai wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Senin (30/06/2025).

Kegiatan ini menyasar sejumlah fasilitas umum seperti masjid, gereja, aliran sungai, hingga kawasan wisata. Mengusung tema “Kodam VI/Mulawarman yang Profesional, Modern, dan Adaptif Siap Mendukung Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Maju”, kegiatan ini dilaksanakan oleh seluruh Koramil jajaran Kodim 1022/Tanah Bumbu secara serentak.

Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap lingkungan serta penguatan sinergi dengan masyarakat.

“Peringatan HUT ke-67 Kodam VI/Mulawarman diisi dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah pembersihan fasilitas umum seperti tempat ibadah, sungai, dan lokasi wisata. Ini merupakan bagian dari program TNI AD dalam pembinaan teritorial,” ujar Dandim.

Dandim juga menekankan bahwa karya bakti ini bertujuan untuk memperkuat soliditas antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh komponen masyarakat, guna menjaga serta meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat.

Lebih lanjut, Dandim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama tempat-tempat ibadah yang menjadi pusat aktivitas sosial dan spiritual,” tutup Letkol Zierda.

Kegiatan karya bakti ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat yang turut serta dalam membersihkan lingkungan mereka, menciptakan suasana kebersamaan yang harmonis antara TNI dan warga. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Lingkungan Perayaan Tahunan Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah 2025

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah Tahun 2025, Minggu, (22/6/2025) di Jakarta. Bupati hadir langsung sebagai wujud komitmen dan keseriusan pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah di Tanah Bumbu.

Rakornas yang dilaksanakan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup ini dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025, dengan tema “Menuju Kelola Sampah 100%”. Rakornas Pengelolaan Sampah dilaksanakan guna mendorong akselerasi penyelesaian permasalahan sampah secara masif dari hulu hingga ke hilir.

Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa pengelolaan sampah menjadi perhatian serius Pemkab Tanah Bumbu. Salah satu aksi nyata yang dilakukan yaitu dengan menerbitkan Surat Edaran Bupati Tanah Bumbu Nomor: B/600.4.15/2295/DLH-PSLB3.1.Bup/V/2025 tentang Aksi Jumat Bersih.

Aksi Jumat Bersih ini merupakan bagian dari Visi Misi Pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu periode 2025-2030, yaitu Mewujudkan Penatan Kota dan Pembangunan Desa yang Berkelanjutan dengan Memperhatikan Tata Ruang dan Lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan unsur pemerintahan, tetapi juga menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk TNI dan Polri, dalam satu gerakan bersama.

Langkah Pemkab Tanah Bumbu Kelola Sampah di Daerah

Berbagai program kegiatan juga dilakukan pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanah Bumbu pada tahun 2025 dalam rangka pengelolaan sampah di daerah. Yaitu, Optimalisasi pengelolaan sampah berupa upaya penanganan dan pengurangan sampah terintegrasi dari hulu ke hilir.

Selanjutnya, peningkatan pengelolaan di hilir yaitu di tempat pemrosesan akhir (TPA) di Kabupaten Tanah Bumbu non open dumping sesuai ketentuan berlaku, dan merupakan syarat mutlak penilaian daerah pada indikator Adipura yang baru.

Peningkatan fasilitas pengolahan sampah seperti bank sampah, TPS 3R, dan usulan penyediaan fasilitas pengolahan sampah lainnya seperti Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), pusat daur ulang dll. Termasuk di dalamnya juga pengolahan sampah dengan teknologi ramah lingkungan menjadi energi seperti pyrolisis, biogas, listrik, rdf dg melibatkan off taker seperti industri semen, PLTU, PLN sebagai pemanfaat/ penerima hasil pengolahan sampah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui DLH juga melakukan edukasi yang masif kepada masyarakat dan berbagai pihak seperti pengelola kawasan, dan lainnya, terhadap peran dan kewajiban masing-masing untuk menuntaskan pengelolaan sampah. Yaitu pemilahan dan pengurangan sampah dari sumbernya sehingga volume sampah yang masuk ke TPA berkurang dan efisiensi anggaran.

Meningkatkan kinerja layanan pengelolaan sampah oleh pemerintah daerah serta pengembangan kegiatan inovatif kepada masyarakat seperti aksi Tukar Sampah dengan sambako, layanan Si Engot pengangkutan sampah organik dr sumbernya, keranjang sampah anorganik, sedekah sampah, RDF, dan pengomposan dari hulu.

Mendukung dan memfasilitasi perijinan badan usaha pengelola sampah dan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Menjalin kemitraan dengan lintas sektor dan swasta pelibatan peran serta dalam pengelolaan sampah. Peningkatan sarana prasarana pengelolaan sampah seperti sarana pengomposan dari hulu (pengolahan sampah dapur/sisa makanan menjadi kokpos), pengolahan sampah organik menjadi maggot, fasiltas pengolahan sampah anorganik, serta membuat konsep program kawasan ramah lingkungan yang akan diterapkan di berbagai kawasan pemukiman dan kawasan lain sebagai salah satu bentuk integrasi pengelolaan lingkungan yang baik salah satu di dalamnya adalah pengelolaan sampah.

Wujudkan Target Bersih Sampah Tahun 2029

Rakornas dilaksanakan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Tujuan Rakoornas Pengelolaan Sampah 2025 adalah penyampaian konsep baru pengelolaan sampah dan melakukan update evaluasi terhadap berbagai perkembangan penanganan isu-isu pengelolaan sampah di daerah, termasuk penanganan TPA Open Dumping. Melalui Rakornas tersebut pemerintah daerah diharapkan dapat menyusun roadmap pengelolaan sampah guna mewujudkan bersih sampah 100% di tahun 2029.

Agenda rakornas meliputi arahan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Selanjutnya, pemaparan konsep adipura baru, perhitungan kebutuhan peralatan dan pendanaan pengelolaan sampah. Serta solusi keberlanjutan fasilitas pengolahan di daerah oleh Semen Indonesia Group (SIG) sebagai pemanfaat Refuse Derived Fuel (RDF). Asosiasi Magot Indonesia (AMI) sebagai pemanfaat sampah makanan. Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) sebagai pemanfaat bahan baku daur ulang plastik. Dan Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) sebagai pemanfaat bahan baku daur ulang kertas. (ANN)

Kategori
Bencana Alam Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kebakaran Kecelakaan Maut Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pendidikan Perayaan Tahunan Pertambangan Sosial Tanah Bumbu

BPBD Tanbu Peringati HKB 2025 di Ponpes Al-Asmaul Husna Turut Gandeng PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin

NARASINUSANTARA, BATULICIN – Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu menggelar aksi Sosialisasi dan Simulasi Evakuasi Mandiri Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Asmaul Husna, Kecamatan Simpang Empat, pada Sabtu (26/04/2025).

Kepala BPBD Tanah Bumbu, Sulhadi, menjelaskan bahwa HKB bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Tahun ini, HKB mengusung tema nasional “Bangun Kesiapsiagaan Sejak Dini”, yang juga sejalan dengan visi dan misi Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, serta arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia tangguh bencana melalui penguatan sistem pendidikan berbasis mitigasi bencana.

“Di Tanah Bumbu, sekitar 158 ribu orang setiap tahunnya wajib mendapatkan diseminasi kebencanaan. Satuan pendidikan menjadi sasaran utama agar pelajar memahami tindakan penyelamatan diri saat terjadi bencana,” jelas Sulhadi dalam sesi wawancara bersama media.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program nasional Asta Cita yang mewajibkan setiap satuan pendidikan mengikuti sosialisasi dan simulasi evakuasi bencana. Pelatihan SPAB ini dinilai penting dalam menciptakan pembangunan sumber daya manusia yang sadar risiko serta memperkuat ketangguhan komunitas pendidikan terhadap ancaman bencana seperti gempa bumi, banjir, dan kebakaran.

KH Abdul Haris, selaku Pembina Ponpes Al-Asmaul Husna, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan BPBD untuk menyelenggarakan kegiatan ini di lingkungan pesantrennya.

“Pengetahuan tentang kebencanaan sangat penting bagi para murid. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar, dan Tanah Bumbu selalu dilindungi dari segala jenis bencana,” ujar KH Abdul Haris.
Ia juga mengingatkan pentingnya pepatah “Sedia Payung Sebelum Hujan” sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi bencana tak terduga.

Tepat pukul 10.00 Wita, sirine peringatan HKB dikumandangkan serentak di seluruh Indonesia sebagai tanda dimulainya kegiatan simulasi. Selanjutnya, peserta dibekali materi mengenai siklus manajemen bencana dan jenis-jenis bencana oleh Panji dari Tim Basarnas.

Siswa dan siswi Ponpes terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga akhir. Kegiatan edukatif ini juga mendapat dukungan dari PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, yang berperan aktif dalam mendukung program tanggap bencana di wilayah Tanah Bumbu.

PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan masyarakat dengan mendukung penuh kegiatan BPBD Tanah Bumbu. Pihak PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin menyadari pentingnya dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, terhadap potensi bencana. Melalui program SPAB ini, para peserta mendapatkan pelatihan langsung mengenai prosedur evakuasi mandiri, penggunaan jalur evakuasi, hingga langkah-langkah pertolongan pertama saat terjadi bencana.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta, khususnya di lingkungan satuan pendidikan, dapat lebih siap dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana di masa depan.

Acara turut dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Kepala Pelaksana BPBD Tanah Bumbu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana bersama Tim, Sekretaris Dinas Pendidikan, Tim Basarnas, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanah Bumbu bersama Duta Baca, PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, Kodim 1022/Tnb, para pengawas dan kepala sekolah, serta guru dan staf Ponpes Al-Asmaul Husna. (Fitria)