Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Pembangunan Perayaan Tahunan Sosial Tanah Bumbu

Beginilah Suasana Meriah Peringati HUT ke-42, Desa Manunggal serta Peresmikan Gedung Serbaguna Mandala Bakti Bersama DPRD Tanbu

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 dengan meriah, Senin (21/04/2025). Perayaan yang digelar di Gedung Serbaguna Mandala Bakti ini sekaligus menandai peresmian gedung tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu Hasanuddin, Anggota DPRD Jumran AR, Anggota DPRD Mahruri, Kepala Dinas PMD, Camat Karang Bintang, PJ Kepala Desa, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas Batulicin 1, Kepala KUA, Kepala DPP Kecamatan Karang Bintang, Kepala Desa se-Kecamatan Karang Bintang, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua BPD dan Ketua RT Desa Manunggal.

Penjabat Kepala Desa Manunggal, Siti Mariamah, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara. Dalam sambutannya, ia membacakan sejarah singkat Desa Manunggal yang merupakan kawasan transmigrasi sejak 1982.

Nama Desa “Manunggal” dipilih sebagai simbol persatuan dari berbagai suku bangsa yang membentuk desa tersebut. Ia berharap kedepannya Desa Manunggal bisa semakin berdaya dan maju.

“Dulunya hanya 525 KK, sekarang mencapai 1.300 KK atau 4.187 jiwa, termasuk Desa Persiapan Nunggal Jaya,” jelas Mariamah.

Camat Karang Bintang, Syafrudin, mewakili Bupati menyampaikan apresiasi atas kemajuan Desa Manunggal. Pembangunan desa adalah fondasi kemajuan daerah. “Momentum spesial ini bukan sekadar selebrasi, tetapi menjadi refleksi perjuangan panjang, gotong royong, dan kreativitas masyarakat desa.” Katanya.

Kemajuan Desa Manunggal adalah bukti bahwa pembangunan daerah dimulai dari desa. Bupati juga mengajak untuk menjadikan momen ini sebagai semangat baru dan terus berinovasi, memperkuat pelayanan publik, dan mewujudkan pemerintahan desa yang efektif, efisien, serta berwibawa.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu pun mengapresiasi capaian yang diraih Desa Manunggal dan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dalam pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan desa.

Peringatan HUT ke-42 Desa Manunggal tak hanya menjadi simbol keberhasilan pembangunan fisik, tapi juga semangat kolektif masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya saing. (ANN)

Kategori
Bencana Alam Bupati Tanah Bumbu Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Sosial Tanah Bumbu

Aksi Gercap Bupati Bang Arul Tanggap dan Tangani Segera Kondisi Banjir di Tanah Bumbu

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, atau yang akrab disapa Bang Arul, menunjukkan aksi gerakan cepat (Gercap) dalam menanggapi dan menangani kondisi banjir di beberapa wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

Banjir yang terjadi di Kecamatan Simpang Empat pada Sabtu (15/03/2025) sore hingga malam. Mengakibatkan genangan di rumah warga dan sejumlah ruas jalan.

Bang Arul langsung menginstruksikan jajarannya turun ke lokasi untuk menangani genangan air.

Armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Tanah Bumbu dikerahkan untuk menyedot air dari pukul 17.30 hingga 02.15 WITA.

Sebanyak lima unit mobil Damkar dan enam mesin pompa pertable dikerahkan, dengan dukungan dari relawan Damkar lainnya.

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu untuk membantu warga yang terdampak banjir.

Tak hanya itu, Dinas Sosial juga diminta untuk menyalurkan bantuan kepada korban banjir. Bantuan ini berasal dari lumbung sosial Dinsos di Kecamatan Simpang Empat. Diserahkan langsung oleh Camat Abdul Muis kepada warga terdampak.

banjir

Untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, Bang Arul menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan pembenahan kawasan perkotaan, khususnya drainase.

Menurut laporan BPBD, banjir mulai berangsur surut pada malam hari, terutama di Jalan Transmigrasi Plajau dan wilayah lainnya. Saat ini, kondisi masih terkendali, dan tim BPBD bersama jajaran terkait terus siaga di lokasi sambil memantau keadaan.

Diketahui, hujan dengan intensitas tinggi pada Sabtu siang menjadi penyebab utama banjir, ditambah dengan tersumbatnya drainase yang membuat genangan semakin parah.

Langkah cepat Bang Arul memberikan harapan baru bagi penanganan banjir, dan pembenahan infrastruktur di Tanah Bumbu. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Ekonomi Indonesia Inflasi Informasi Kalimantan Selatan Kebersihan Lingkungan Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Penghijauan Tanah Bumbu Teknologi

Bupati Tanbu, Bang Arul Atensi Pelaksanaan Asta Pengelolaan Sampah Sekolah dan Kampus oleh Kementerian LH

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif (Bang Arul) sapaan akrabnya memberikan atensi terhadap pelaksanaan Asta pengelolaan Sampah Sekolah dan Kampus. Kegiatan dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

“Kegiatan ini selaras dengan program visi misi Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu. Yang sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan menjadikan daerah yang hijau, bersih serta berwawasan lingkungan,”. Kata Bupati, melalui Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Eryanto Rais, Sabtu (15/03/2025).

Upaya ini mencakup pengelolaan sampah dengan prinsip 3R. Salah satunya melalui Bank Sampah, penghijauan sekolah dan kampus, serta berbagai kegiatan pelestarian lingkungan lainnya.

“Melalui langkah-langkah ini,tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan,” Jelasnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan peran penting sektor pendidikan dalam pengelolaan sampah dan mendorong sekolah dan perguruan tinggi ikut meningkatkan upaya menyelesaikan sampah di kawasan sendiri.

(Foto : Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq)

Dalam kegiatan pelaksanaan Asta Sekolah dan Kampus dalam rangkaian Aksi Peduli Sampah Nasional 2025 dipantau daring di Jakarta, Sabtu, (15/3/2025). Menteri LH Hanif mengatakan perubahan paradigma terkait sampah membutuhkan perubahan dalam budaya dan kebiasaan yang bisa dicapai lewat pendidikan

“Melakukan komunikasi, informasi, edukasi terkait dengan gerakan sadar sampah dengan memasukkan materi tentang pengelolaan sampah ke dalam kegiatan dan program, ekstrakurikuler atau dalam kebiasaan yang kiranya dapat dibangun dalam perikehidupan di sekolah menengah dasar maupun pendidikan tinggi,” kata Hanif.

Tidak hanya itu, peran sekolah dan perguruan tinggi juga penting untuk menyelesaikan sampah di kawasannya. Untuk menekan jumlah timbulan sampah yang perlu diproses di tempat pemrosesan akhir (TPA).

“Baik mahasiswa, dosen, siswa, guru, tenaga pendidikan serta pemangku kebijakan di bidang pendidikan agar dapat mengurangi sampahnya. Memanfaatkan kembali menjadikan bahan daur ulang dan mengelola sampahnya sedekat mungkin dengan sumbernya. Artinya, sampah wajib kita kelola di lokasi kita masing-masing,” tutur Hanif.

Seluruh insan pendidikan juga diharapkan dapat terus melibatkan secara aktif dalam penggiat lingkungan. Untuk mendukung upaya pengelolaan sampah di sekolah dan perguruan tinggi.

Dia meminta kepada mahasiswa untuk terus mengembangkan teknologi pengelolaan sampah untuk menekan timbulannya, inovasi yang tidak akan menimbulkan polusi baru.

Sebelumnya, menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) milik Kementerian Lingkungan Hidup, terdapat 32,8 juta ton timbulan sampah sepanjang 2024, dari yang sudah dilaporkan 303 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Mayoritas dari jumlah tersebut adalah sampah sisa makanan dengan persentase 39,43 persen dari total timbulan.

Untuk di ketahui,kegiatan ini dihadiri Bupati Tanah Bumbu diwakili Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Tanah Bumbu Eryanto Rais dan seluruh kepala dinas lingkungan hidup Kabupaten Kota Provinsi Kalimantan Selatan. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Ekonomi Indonesia Inflasi Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Pembangunan Penghijauan Pertanian Sosial Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Ajak Wujudkan Sekolah Berbudaya dan Berwawasan Lingkungan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif mengajak Sekolah di Tanah Bumbu mewujudkan sekolah berbudaya dan berwawasan lingkungan melalui gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup disekolah. Sejalan dengan salah satu Visi Misi daerah yakni mewujudkan Tanah Bumbu menjadi daerah yang hijau, bersih, dan berwawasan lingkungan.

Hal itu disampaikan Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, pada kegiatan sarasehan. Dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2025 di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, Jumat (14/03/2025).

(Foto : Bupati Andi Rudi Latif diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, pada kegiatan sarasehan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup, Jumat (14/03/2025) di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang)

Kegiatan ini menjadi bagian dari akselerasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup. Khususnya di sekolah-sekolah, sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Program Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup (Sekolah Adiwiyata) yang kita dorong di Kabupaten Tanah Bumbu merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini,” ujar Bupati.

Upaya ini mencakup pengelolaan sampah dengan prinsip 3R. Salah satunya melalui Bank Sampah, penghijauan sekolah, serta berbagai kegiatan pelestarian lingkungan lainnya. Dengan langkah-langkah ini, tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan.

“Gerakan ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta mendukung visi Kabupaten Tanah Bumbu. Untuk menjadi daerah yang hijau, bersih, dan berwawasan lingkungan,” tambah Bupati.

Oleh karena itu, Bupati berharap materi tentang pengelolaan lingkungan dapat lebih massif diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan. Agar para siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan secara teori. Tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk itu saya mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, maupun masyarakat umum. Untuk terus mendukung dan berperan aktif dalam gerakan ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Kabupaten Tanah Bumbu dimulai sejak tahun 2008 sampai dengan sekarang yang berjumlah 58 sekolah sampai tahun 2024.

Saat ini terus bertambah sebanyak 6 sekolah adiwiyata Kabupaten pada tahun 2025. Sehingga berjumlah 64 sekolah dari target sasaran 341 sekolah se-Tanah Bumbu. Baik tingkat dasar, menengah maupun sekolah tingkat menengah atas sederajat.

Dengan kluster Sekolah Adiwiyata Kabupaten, Sekolah Adiwiyata Propinsi, Sekolah Adiwiyata Nasional bahkan ada yang mencapai Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Sekolah yang sudah memperoleh predikat Adiwiyata, untuk terus meningkatkan kepedulian sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup. Yang meliputi aspek kebersihan, fungsi sanitasi dan drainase, aspek pengelolaan sampah, aspek pemeliharaan dan penanaman pohon/tanaman. Aspek konservasi air, aspek konservasi energi dan aspek inovasi terkait perilaku ramah lingkungan hidup.

(Foto : Penyerahan tempat sampah kepada perwakilan pelajar dari berbagai sekolah)

Kegiatan sarasehan dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2025 di Tanah Bumbu diawali dengan penanaman pohon, dan penyerahan tempat sampah kepada perwakilan pelajar dari berbagai sekolah.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup, Jo Kumala Dewi, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Kalimantan Kementerian Lingkungan Hidup, Fitri Harwati, S.Si., MAS, Kasubtim Pendidikan Karakter Direktorat SMP, Catur Budi Santosa.

Perwakilan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Hariyanie, S.E., M.M, Kepala Kantor Wilayah Kementeriaan Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd, Staf Ahli dan Asisten, Pimpinan SKPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu beserta Jajaran.

Hadir pula Camat beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Karang Bintang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu, Pimpinan Perusahaan Kabupaten Tanah Bumbu, Kepala Sekolah SD, SMP, SMA Adiwiyata Kabupaten Tanah Bumbu, dan tamu undangan. (ANN)

Kategori
Bencana Alam Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kebakaran Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Sosial Tanah Bumbu

Dinsos Tanah Bumbu Beri Bantuan Korban Kebakaran Desa Sinar Bulan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) telah memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Sinar Bulan, Satui.

Kepala Dinsos Tanbu Basuni, melalui Kabid Linjamsos, Supian mengatakan bantuan pangan dan alat rumah tangga tersebut di serahkan pada Jumat 8 Desember 2023.

“Bantuan di serahkan langsung oleh Pejabat Fungsional bersama Anggota Tagana Dinas Sosial,” katanya.

Ia mengatakan ada sebanyak 4 KK penerima bantuan tersebut, yakni Bunadi, Faesal, Aida, dan Rahmawati.

Bantuan pangan berupa mie instan, beras, gula, ikan kaleng, minyak goreng, peralatan dapur keluarga, makanan cepat saji, makanan anak, dan selimut.

Ia berharap bantuan yang di salurkan dapat mengurangi beban para korban kebakaran.@MEDIA CENTER TANAH BUMBU 2023/Rel. (Anara)

Kategori
Bencana Alam Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Sosial Tanah Bumbu

Hadapi Bencana Hidmeteorologi, BPBD Tanbu Gelar Rakoor

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melakukan Rapat Koordinasi (Rakoor) dengan instansi terkait.

Munculnya Rakoor kali ini, dalam rangka menghadapi Hidmeteorologi (banjir, banjir bandang, puting beliung, gelombang pasang air laut/ROB, dan tanah longsor).

Rakoor digelar, Kamis (7/12/2023) bertempat di Ruang Rapat Kantor BPBD Tanbu. Hadir dalam kegiatan ini, SKPD terkait, TNI, perwakilan Camat dan Basarnas.

Kalaksa BPBD Tanbu, Sulhadi melalui Sekretaris BPBD Dwi Kesuma Putra mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Kalsel, untuk wilayah Tanbu akan memasuki musim penghujan yang diperkirakan berpotensi terjadinya bencana Hidmeteotologi.

“Potensi bencana hidmeteorologi di perkirakan bulan Desember 2023 dan awal Januari 2024 yang berdampak pada Tanbu,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan adanya rakor ini dapat mempersiapkan secara dini langkah-langkah menghadapi potensi Hidmeteorologi dan bekerjasama antara stakeholder penanggulangan bencana

Dalam kesempatan ini, BPBD juga melaunching Cewe Medsos (Call Center, Website dan Media Sosial).

Hal ini sebagai bagian dari aksi perubahan Dwi Kesuma Putra, pada pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) angkatan VIII BPSDMD Kalimantan Selatan.

“Inovasi ini sebagai bentuk optimalisasi penerimaan dan penyebarluasan informasi kebencanaan melalui cewe medsos,” ungkap dwi.

Harapannya adanya inovasi ini dapat meningkatkan respon time penanganan melalui pelayanan pengaduan kejadian bencana yang terpadu ke satu nomor call center.

“Untuk meminimalisir hambatan komunikasi yang sering di alami masyarakat dalam penyampaian laporan saat terjadi bencana di suatu wilayah karena cukup menghubungi satu nomor saja,” pungkasnya.@MEDIA CENTER TANAH BUMBU 2023/Adi/Rel-BPBD. (Anara)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Sosial Stunting Tanah Bumbu

Dinkes Tanbu Serius Tangani Angka Kematian pada Ibu dan Bayi

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanah Bumbu (Tanbu), serius menangani tragedi pada Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Prevalensi Stunting juga menjadi fokus tertinggi bagi Pemerintah Daerah, dalam beberapa pertemuan dan pembahasan soal Stunting, Bupati terus mendorong berbagai program dan bersinergi dengan banyak pihak untuk mewujudkan target zero Stunting di Bumi Bersujud.

Dalam laporannya, Sekretaris Dinkes Tanbu, Arman Jaya Riki, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya untuk ibu dan anak serta pencegahan stunting.

“Kegiatan ini kami agendakan berdasarkan hasil penulusuran di lapangan bahwa ada beberap kendala salah satunya di tingkat kompetensi kita yang masih kurang,” ujarnya di Pendopo Serambi Madinah pada Selasa (05/12/2023) pagi.

Disebutkannya, bahwa pelayanan di puskesmas juga dihadapkan pada kendala seperti kompetensi SDM, prasarana, sarana, dan prosedur pelaksanaan pelayanan.

Upaya digerakkan dalam mengakomodir kebutuhan di lapangan terkait kendala penginputan laporan penanganan atau pelayanan kesehatan.

Dinkes Tanbu juga menyerahkan bantuan berupa laptop kepada bidan desa sebanyak 171 buah.

Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis ini terwujud sesuai permintaan dari Bupati yang mendengar aspirasi para bidan.

“Alhamdulillah hari ini diserahkan secara simbolis dan kami berpesan karena ini adalah aset daerah tolong dijaga dengan baik,” ucap Arman.

Sementara itu mewakili Bupati Tanah Bumbu, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Putu Wisnu Wardana, terlihat membuka kegiatan secara resmi di Pendopo Serambi Madinah.

“Meskipun terjadi penurunan dalam dekade terakhir, masalah AKI, AKB, dan Stunting masih menjadi perhatian bersama,” pungkasnya. (ANN)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Sosial Stunting Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Gelar Temu Penguatan Turunnya AKI, AKB, dan Prevalensi Stunting

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Daerah terus melakukan upaya dalam rangka, Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Prevalensi Stunting di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Melalui Pertemuan Penguatan AKI dengan para Bidan se-Tanbu, Dinas Kesehatan Tanbu menggelar acara tersebut pada Selasa (05/12/2023), bertempat di Pendopo Serambi Madinah, Kantor Bupati.

Bupati Tanbu Abah Zairullah Azhar diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, M Putu Wisnu Wardhana, dalam sambutannya, mengatakan AKI, AKB, dan Prevalensi Stunting merupakan masalah bersama yang masih belum terselesaikan.

Walaupun AKI, AKB, dan Prevalensi Stunting dalam dekade terakhir mengalami penurunan, tetapi masih tinggi jika di bandingkan dengan negara tetangga di Asia Tenggara.

Tingginya AKI, AKB, dan Stunting tersebut merupakan dampak dari berbagai situasi status kesehatan reproduksi.

Kesehatan reproduksi itu di pengaruhi berbagai sebab, seperti masalah gizi, penyakit menular, penyakit tidak menular, kepersertaan ber-KB, kesetaraan gender, status sosial ekonomi dan budaya.

“Untuk itu perlunya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan reproduksi. Terkhusus pada masa sebelum hamil,” himbaunya.

Calon pengatin (catin) juga merupakan sasaran program kesehatan dalam rangka menyiapkan kesehatan keluarga untuk Layak Hamil/Siap Hamil.

Pada kesempatan itu, Wisnu berharap melalui kegiatan pertemuan dengan para bidan ini dapat mewujudkan percepatan penurunan AKI, AKB dan Prevalensi Stunting sebagai indikator utama Pembangunan Kesehatan di Indonesia dan terkhusus di Tanbu. (Kml/ @ MEDIA CENTER TANAH BUMBU 2023). ANN

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pendidikan Sejarah Sosial Tanah Bumbu Wisata

Belajar Maknai Nilai Kehidupan, Pemkab Tanbu Eksplorasi Cagar Budaya Liang Bangkai ke Pelajar

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melakukan eksplorasi Rumah Peradaban KARS Mantewe Situs Cagar Budaya Liang Bangkai kepada para pelajar.

Kegiatan eksplorasi maupun pengenalan situs cagar budaya tersebut di laksanakan 2-3 Desember 2023 bertempat di Goa Liang Bangkai Mantewe.

Menghadirkan narasumber Dosen Sejarah FKIP ULM Banjarmasin, Mansyur.

Rumah Peradaban merupakan media informasi dan wadah informasi hasil-hasil penelitian arkeologi.

Dalam upaya memperkokoh khasanah budaya bangsa serta pendidikan karakter bangsa untuk masyarakat dan pendidikan.

Kepala Dinas Budporapar Tanbu, Syamsuddin melalui Sekretaris Dinas Budporapar Muhammad Zabir membuka kegiatan Rumah Peradaban Kars Mantewe, Minggu (3/12/2023).

“Peserta kegiatan sebanyak 100 pelajar. Mereka merupakan perwakilan dari SMPN Mantewe, SMPN Karang Bintang, SMPN Simpang Empat, dan SMP Kodeko,” ungkapnya.

Zabir mengungkapkan, Rumah Peradaban Karst Mantewe merupakan salah satu program kegiatan dari Disbudporpar dalam hal memasyarakatkan hasil penelitian arkeologi.

“Seperti kita ketahui bersama, Tanbu memiliki 15 Objek Cagar Budaya yang tersebar di beberapa Kecamatan,” sebutnya.

Salah satunya adalah Situs Cagar Budaya Goa Liang Bangkai (Karst Mantewe) yang memiliki peninggalan jejak sejarah zaman purba.

Dari hasil penelitian menemukan fosil manusia purba dan beberapa lukisan di dinding batu yang di duga di buat oleh manusia purba zaman dahulu.

Zabir menambahkan Dinas Budporapar Tanbu kedepannya, berkomitmen penuh dalam pemajuan kebudayaan, pelestarian dan perlindungan Cagar Budaya di Tanbu.

Adapun upaya yang telah dilakukan melalui program Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya salah satunya melalui kegiatan Rumah Peradaban dengan melakukan kunjungan lapangan bagi murid-murid sekolah di situs-situs arkeologi.

Ia menyebutkan melalui kunjungan lapangan ini, para murid bisa belajar memaknai nilai-nilai kehidupan masa lampau, dengan dipandu para peneliti arkeologi atau sejarawan.

Kunjungan lapangan ke situs-situs arkeologi merupakan wujud dari destinasi pendidikan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan toleransi pada siswa. (Adi/@MEDIA CENTER TANAH BUMBU 2023). ANN

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Keagamaan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Tahfidz Quran Tanah Bumbu

Ciptakan Generasi Cerdas dan Religius, Kecamatan Angsana Gelar Festival SDSM

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Semangat baru, Festival Satu Desa Satu Masjid (SDSM) dilangsungkan Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu.

Sebagai informasi, Program SDSM merupakan program unggulan Bupati Zairullah Azhar dalam rangka menciptakan generasi yang unggul, cerdas, berdaya saing, religius, dan berahlak mulia.

Pembukaan Festival SDSM 2023 Tingkat Kecamatan, Jumat (1/12/2023) bertempat di Gedung LPTQ Kecamatan Angsana. Berlangusng dari tanggal 1-3 Desember 2023.

Hadir pada kegiatan pembukaan tersebut, Forkopimcam Angsana, Instansi Lintas Sektor, Kepala Desa, Dewan Hakim, dan para Ustaz-Ustazah program SDSM serta seluruh peserta.

Camat Angsana Liana Hamita mengatakan Festival SDSM bertujuan sebagai evaluasi Program SDSM di seluruh desa di Kecamatan Angsana.

Hal ini, dinilai sekaligus juga untuk memberikan motivasi kepada santri-santriwati untuk terus semangat dan giat belajar di Masjid.

“Tema kegiatan ini, yaitu Mari Makmurkan Masjid dengan membaca, memahami dan mengamalkan kandungan Al Qur’an untuk akselerasi pembangunan Bumi Bersujud mewujudkan Tanah Bumbu menjadi Serambi Madinah,” sebut Camat Angsana.

Liana juga menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kerja keras Panitia dan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Angsana.

“Kiranya Festival SDSM ini dapat digelar dengan sangat meriah dan diikuti antusias para peserta,” pesannya kemudian.

Menurut laporan dari Ketua Umum Panitia Festival SDSM, Agus Hary Purwanto menambahkan peserta sebanyak 118 orang dari 9 Desa se-Kecamatan Angsana. Baik perorangan maupun beregu.

Sebanyak 5 cabang yang di lombakan yakni Tartilul Qur’an, Hifzil Qur’an Juz 30, Bacaan dan Gerakan Sholat, Cerdas Cermat, dan Lomba Adzan.

“Kegiatan ini di laksanakan selama 3 hari yang akan di lanjutkan dengan penutupan festival SDSM serta pembagian hadiah,” Ujarnya.

Tempat pelaksanaan di Gedung LPTQ, Aula Kecamatan, Balai Ekonomi Kreatif, Kantor Urusan Agama Kecamatan Angsana.

Peserta juara 1, 2 dan 3 akan memperoleh hadiah berupa uang pembinaan, tropi dan piagam penghargaan. (Rel/Kec.Angsana/@MEDIA CENTER TANAH BUMBU 2023). ANN