Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kriminal Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Sosial Tanah Bumbu

Dugaan Kasus Praktik Prostitusi Berkedok Warkop, Empat Orang Dipulangkan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Satpol PP Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) telah mengungkap dugaan adanya kasus, praktik prostitusi berkedok warung kopi.

Menurut Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Tanbu, Syaikul Ansari membeberkan, pihaknya melakukan penindakan dugaan praktik prostitusi berkedok warung kopi.

“Tanggal 15 – 16 November 2023. Satpol PP Tanbu melakukan penindakan dugaan perbuatan prostitusi di salah satu warung kopi di Jalan Transmigrasi Desa Sarigadung,” katanya. Rabu (22/11/2023) di Batulicin.

Saat dilakukan penindakan oleh Tim Satpol PP, terjaring sebanyak empat orang perempuan, yang mana salah satu di antaranya diduga akan melakukan perbuatan prostitusi.

Dari empat orang perempuan itu, dua diantaranya dalam pemeriksaan mengakui perbuatannya melakukan kegiatan praktik prostitusi, yang dilakukan di dalam salah satu kamar yang berada pada warung kopi yang mereka sewa.

Syaikul menerangkan, kegiatan penertiban penanggulangan prostitusi dilakukan dengan metode undecover (penyamaran) oleh anggota Satpol PP yang menyamar sebagai tamu praktik protitusi.

Dasar hukum penindakan tersebut yakni Peraturan Daerah (Perda) Tanbu Nomor 21 Tahun 2017 tentang Prostitusi.

Selanjutnya, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP melakukan pemeriksaan terhadap pelanggar Perda tersebut.

Hasil penindakan oleh anggota Satpol PP dan Damkar, menyampaikan kurang ditemukannya alat bukti pelanggaran (pengakuan pelanggaran berdasarkan pemeriksaan), oleh karena itu, empat orang perempuan yang diduga melakukan kegiatan prostitusi dikenakan sanksi yaitu pulang ke kampung atau daerah masing-masing sesuai dengan domisili mereka. (rel. @MEDIA CENTER TANAH BUMBU 2023). ANN

Kategori
Bencana Alam Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perikanan Pertanian Sosial Tanah Bumbu Teknologi Wisata

Suplai Tenaga Listrik Sumber Energi Baru dan EBT, Pemkab Tanbu Kerja Keras Wujudkan Proyek Cemerlang PLTA Kusan

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) bekerja keras mewujudkan Bendungan Kusan.

Menilik perkembangan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kusan, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Mengingat bahwa Indonesia Zero Emission Tanah Bumbu merupakan pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk menunjang ibu kota baru sebagai pemerintah pusat dan inovasi hijau yang 100% menggunakan energi terbarukan.

Adapun lokasi proyek PLTA adalah Kecamatan Teluk Kepayang Kabupaten Tanbu Provinsi Kalsel. Rencana kapasitas terpasang yakni PLTA 3 x 13,5 MW.

Suplay dan demand menyebutkan jika proyeksi kebutuhan listrik di Kalsel tumbuh 5,8% pertahun, dengan luas genangan waduk 2.057 Ha, volume tampungan 180,47 juta meter kubik dan tinggi jatuh bersih 80,20 m dengan debit perunit pembangkit 21,00 m3/dt.

Aspek Pasar menyatakan jika kondisi listrik di Kalsel masuk Sistem Interkoneksi “Kalseltengtim” dengan DMP 1.755 MW, BP 1.478 MW, Cadangan 277 MW.

Target Produksi Estimasi Produksi Listrik
Proyek PLTA 3 x 13,5 MW (40 MW) di Kabupaten Tanah Bumbu ini kapasitas 10.500 kVA dengan rasio tegangan 150 kV ditargetan dapat mengura.

Melalui Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Andrianto Wicaksono mengungkapkan, pembangunan Bendungan Kusan sangat penting, pasalnya bendungan ini dapat menyuplai tenaga listrik yang bersumber dari energi baru dan terbarukan (EBT) alias energi hijau.

Keuntungan Bendungan Kusan sendiri, dipergunakan untuk mengendalikan banjir yang terjadi setiap tahun.

Bendungan Kusan juga dioptimiskan mampu mencetak lahan sawah baru dan mengairi sawah dengan sistem tadah hujan.

“Selain untuk mengairi sawah, Bendungan Kusan juga dapat meningkatkan hasil perikanan air tawar. Inisiatif ini dapat menunjang ketahanan pangan dan suplai pangan ke IKN, kabar proyek ini sekarang sudah sampai ke Jepang” kata Kepala DPMPTSP Andrianto saat dihubungi pada Rabu malam (15/11/2023).

Menurut Staf Khusus Bupati Bidang Investasi Anwar Ali Wahab mengatakan bahwa proyek Bendungan Kusan diminati investor luar negeri. Hal tersebut disampaikan Anwar pada acara South Borneo Investment Forum BI Kalsel di Hotel Sheraton dan Tunjungan Plaza, Surabaya, Jumat (6/10/2023).

Dikatakan, terdapat dua negara yang berminat untuk menjadi investor Bendungan Kusan, yakni Australia dan Amerika Serikat (AS).

“Kami telah bertemu dengan perwakilan dari Australia di Surabaya. Sementara itu, untuk investor dari New York, AS, kami telah berbicara melalui zoom meeting yang difasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI). Rapat ini juga diikuti PT PLN,” ungkap Anwar. (ANN)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Lingkungan Organisasi Perempuan Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Sosial Stunting Tanah Bumbu

Tingkatkan Kualitas Hidup Keluarga, Bupati Zairullah Dorong Sinergi Bersama TP-PKK

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Bupati Kabupaten Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, membuka Rapat Koordinasi (Rakoor) bersama TP PKK Kabupaten bersama TP PKK Desa dan Dasa Wisma, di Gedung Olah Raga Desa Gunung Besar Kecamatan Simpang Empat, Rabu (15/11/2023).

Rakoor ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten, Hj Wahyu Windarti Zairullah, sebagai narasumber utama, Kepala Dinas PMD Samsir, serta diikuti oleh Ketua TP PKK Kecamatan Simpang Empat dan 300 peserta dari TP PKK Desa dan Dasa Wisma.

Dalam sambutannya, Bupati Zairullah mengucapkan apresiasinya kepada semua jajaran Tim Penggerak PKK yang telah bekerja keras sebagai mitra Pemerintah Daerah.

Zairullah menekankan, bahwa tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas hidup keluarga menjadi sejahtera dari berbagai aspek, termasuk ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial budaya.

“Kerja sama dari tingkat Kabupaten hingga Desa dan Dasa Wisma sangat krusial dalam pelaksanaan program pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan,” katanya.

Meskipun program dan kegiatan PKK telah dinilai telah meraih berbagai prestasi, Bupati terus mengingatkan pentingnya evaluasi menyeluruh untuk memastikan efektivitas, ketepatan arah, dan pencapaian sasaran yang optimal.

“Saya berharap Tim Penggerak PKK dapat mengevaluasi dan menyinergikan program PKK dari tingkat Pusat sampai Desa. Dan dapat lebih bersemangat untuk melaksanakan 10 program PKK, sebagai partisipasi dalam membangun Tanah Bumbu tercinta,” harapnya.

Dalam arahan Bupati Zairullah juga mengumumkan insentif bagi kader PKK Desa dan Dasa Wisma sebesar Rp100.000 perbulan, yang akan diberlakukan pada tahun 2024.

Hal ini sejalan dengan komitmen Bupati untuk meningkatkan insentif RT, Wakil RT, dan kader posyandu, dengan harapan bahwa langkah ini akan memberikan motivasi ekstra bagi para kader dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (ANN)

Kategori
Bencana Alam Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kebakaran Lingkungan Pelayanan Masyarakat Tanah Bumbu

Tanggap Situasi, Forkopimda Tanbu Upacara Pelatihan Penanggulangan Bencana Alam

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dalam rangka mengamankan kondisi gawat darurat terjadinya bencana di daerah, Kodim 1022/Tanah Bumbu menggelar upacara gabungan pelatihan penanggulangan bencana alam wilayah Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu).

Latihan ini bekerjasama dengan Pemkab Tanbu dan para Stakeholder dengan tujuan pokok yakni sebagai penyiapan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana alam.

Adapun instansi yang terlibat terdiri dari TNI-Polri, BPBD, SAR, dan relawan. Dihadiri Kepala pelaksana BPBD Tanbu, H. Sulhadi, Kepala Staf Kodim 1022/Tnb Mayor Inf Priya Firmansyah, Kabag Ops Polres Tanbu, Andri Hutagalung.

Sekda Tanbu, H. Ambo Sakka saat memimpin kegiatan upacara, meminta kepada peserta diklat untuk melaksanakan dengan sebaik-baiknya, karena semua bencana menjadi tanggungjawab pemerintah daerah.

Ia menjelaskan bencana yang paling menonjol ialah bencana banjir, selain itu kebakaran hutan juga masih ada di Tanbu.

Dengan dilaksanakannya pelatihan ini, lanjut Sekda, maka dapat didetektesi dini yang menjadi rawan bencana. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya bencana.

“Mulai dari mitigasi, tanggap darurat disaat terjadi bencana sampai pasca bencana, Pemkab Tanbu siap melaksanakan itu. Semoga segala bencana dapat ditangani dengan baik,” ucap Ambo Sakka, Selasa (7/11/2023).

Pada kesempatan lain, Dandim 1022/Tnb Letkol Inf Aldin Hadi di wakili Kasdim 1022/Tnb Mayor Inf Priya Firmansyah, mengungkapkan jika melatih kesiapsiagaan personel dan masyarakat, pihaknya mengadakan pelatihan gabungan dalam rangka penanggulangan bencana untuk menghadapi dan mengatasi kemungkinan adanya bencana alam khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Kita inginkan prajurit jajaran Kodim 1022/Tnb dan para Instansi lainnya terbiasa dan dapat bertindak tepat, cepat dalam menyikapi setiap perkembangan situasi di wilayah,” pungkasnya. (ANN)

Kategori
El Nino Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Sosial Tanah Bumbu

Dampak El Nino di Tanah Bumbu, Hingga Informasi Kucuran BLT Pemerintah Pusat

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu (Dinsos Kab Tanbu) melalui Bidang Fakir Miskin prihatin terhadap keluhan warga terkait kemarau panjang yang terjadi di daerah.

“Para petani juga mengalami kesulitan dalam mengelola sawah karena minimnya sumber daya air sehingga terancam gagal panen, ditambah dengan terjadinya bencana kebakaran di daerah,” ungkap Pihak Dinsos Tanbu melalui Bidang Fakir Miskin, Rabu (01/11/2023) malam.

Namun untuk pemberian bantuan sosial El Nino melalui Dinas Sosial setempat, pihak Bidang Fakir Miskin belum mendapat informasi terkait hal tersebut, diharapkan masyarakat aktif mencari tau informasi tersebut.

Sementara itu, selaku warga Kecamatan Simpang Empat, Adi menyampaikan jika ia mengetahui informasi BLT El Nino dari Pemerintah melalui media sosial.

“Ada membaca memang, namun belum mengecek dan mencoba dari situs Kemensos secara langsung, namun jika itu bantuan diperuntukkan warga penerima khusus, semoga saja dapat lebih bermanfaat dalam kondisi kemarau panjang ini,” katanya pada Minggu (05/11/2023) Siang.

Melalui CNN Indonesia terbit pada (30/10/2023) BLT El Nino akan diberikan sebesar Rp200 ribu per bulan hingga total uang yang akan diterima adalah Rp400 ribu. Bantuan akan diberikan melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

Adapun, untuk bisa menerima bantuan ini harus masyarakat miskin dan terdaftar sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Salah satu cara untuk mengecek BLT El Nino melalui laman Kemensos RI.

Fenomena ekstrem yaitu El Nino dengan potensi dapat menyebabkan berbagai masalah seperti kekeringan, kebakaran hutan, dan gagal panen, mempengaruhi sektor pertanian dan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Indonesia memutuskan mengambil sikap dengan meluncurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino, sebagai upaya mitigasi terhadap dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh fenomena alam tersebut.

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa setiap keluarga penerima manfaat akan menerima total bantuan sebesar Rp400 ribu. Jumlah ini akan dicairkan melalui dua tahap, masing-masing pada bulan November dan Desember 2023.

“Kita akan keluarkan BLT El Nino pada bulan November dan Desember. 200 ribu, 200 ribu, total 400 ribu,” ujar Presiden Jokowi saat di Gudang Bulog Rawang Timur, Padang, Sumatera Barat, Rabu (25/10/2023), dikutip dari Kompas.Tv terbit pada (2/11/2023) Jakarta.

Adapun Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, total anggaran untuk BLT El Nino adalah Rp7,52 triliun, dimana sekitar 18,8 juta keluarga penerima bantuan sembako akan mendapat manfaat.

Bantuan ini bertujuan untuk memastikan bahwa daya beli masyarakat tidak menurun akibat dampak El Nino. (ANN)

Kategori
Budaya Masyarakat Gaya Hidup Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu

Tingkatkan Kualitas Literasi Daerah, Dispersip Tanbu Akan Beri Penghargaan Para Komunitas Pejuang Literasi

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), akan memberikan penghargaan bagi komunitas pejuang literasi.

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip, M Saleh, menjelaskan penghargaan rencananya akan diberikan kepada penggiat literasi, pada acara Festival Literasi Bersujud tepatnya, Rabu tanggal 18 – 24 Oktober 2023 di Pantai Kota Pagatan.

“Betul sekali, kami sangat mengapresiasi peran mereka dalam membantu Dispersip Tanbu untuk meningkatkan minat baca, sekaligus mempromosikan Perpustakaan Tanah Bumbu,” ungkapnya pada Senin (09/10/2023) Siang.

Dalam hal ini, menurut informasi penghargaan akan diberikan kepada pejuang literasi daerah yaitu Komunitas Bestari, Komunitas Kopi Ambar, dan Komunitas Pelita.

“Termasuk seperti peran yang dilakukan Komunitas Pelita, mereka juga aktif mengadakan pelatihan – pelatihan, dalam rangka meningkatkan skill dan indeks literasi masyarakat di Tanbu,” bebernya.

Sepak terjang komunitas-komunitas tersebut, rupanya masih aktif melakukan pertemuan sebagai upaya menggerakkan literasi daerah, mengenalkan budaya membaca kepada anak sejak usia dini, maupun mengajak masyarakat berpikir kritis memajukan literasi.

Adapun dampak dari kurangnya literasi yaitu, rendahnya pengetahuan analisis, problem solving dan critical thinking yang menjadi pondasi utama untuk kecerdasan intelektual.

Informasi pada Kamis (31/08/2023), melalui situs website GoodStats bahwa Indonesia menempati peringkat ke 71 dari 77 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Survei tersebut menyebutkan urutan Indonesia berada di nomor 74 dari 79 atau enam peringkat dari bawah.

Sumber Informasi lewat website Perpustakaan Kemendagri menyebutkan pada Kamis (23/03/2021) di Jakarta, Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA), dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019.

“Tingkat literasi Indonesia pada penelitian di 70 negara itu berada di nomor 62,” ujar Staf ahli Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Suhajar Diantoro pada Rapat kordinasi nasional bidang perpustakaan tahun 2021.

Lebih lanjut, Kepala Perpusnas M Syarif Bando, mengatakan persoalan Indonesia adalah rendahnya tingkat literasi.

Pada dasarnya, literasi memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, pendidikan, dan masyarakat secara umum. Dengan tingkat literasi yang tinggi, individu dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembelajaran, berkomunikasi dengan efektif, dan mengambil keputusan serta informasi dalam berbagai aspek kehidupan mereka.

Hal tersebut dapat menjadikan seseorang sosok literat, yang dibutuhkan bangsa agar Indonesia dapat bangkit dari keterpurukan bahkan bersaing dan hidup sejajar dengan bangsa lain.

Pentingnya kesadaran berliterasi sangat mendukung keberhasilan seseorang dalam menangani berbagai persoalan.

Sementara itu, pihak Komunitas Bestari menyatakan sedang melakukan persiapan peningakatan literasi melalui Festival Literasi Bersujud, komunitas ini akan terlibat secara langsung.

Slogan Literasi Bertasi adalah “Menggerakkan Literasi, Mengkampanyekan Buku dan Edukasi, Memerangi Buta Makna.

Komunitas Bestari menyebut, jika membaca adalah sebuah perjalanan untuk menjelajahi dunia. (Anara)

Kategori
Budaya Masyarakat Gaya Hidup Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

Event Perdana Dispersip Tanbu, Hadirkan Keseruan Dalam Festival Literasi Bersujud TA 2023

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), akan menghadirkan keseruan dalam acara Festival Literasi Bersujud Tahun 2023.

Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani diwakili M Saleh selaku Sekretaris Dispersip, mengatakan Festival Literasi Bersujud 2023, merupakan event perdana yang dilaksanakan oleh Pemkab Tanbu melalui Dispersip.

Festival Literasi Bersujud rencananya akan digelar pada Rabu tanggal 18 – 24 Oktober 2023 di Pantai Pagatan.

Output (hasil) yang diharapakan Pemerintah Daerah dengan diadakan kegiatan tersebut, yakni menarik dan menyerap keterlibatan masyarakat dari segala usia, dalam kegiatan perpustakaan yang mana merupakan salah satu dari tujuh indikator nilai Indeks peningkatan literasi masyarakat.

Selain itu, Kadispersip Yulia melalui Sekdinpersip Saleh menyebutkan, ada beberapa kegiatan pada ajang Festival Literasi Bersujud tahun 2023 berupa lomba, work shop dan talkshow keliterasian.

“Diharapakan kegiatan Festival Literasi Bersujud ini, dapat meningkatkan kapasitas dan wawasan masyarakat secara umum,” harapnya.

Diterangkannya, jika adanya pagelaran Festival Literasi Bersujud 2023, ikut serta dalam peningkatan pendapatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan kuliner di sekitar lokasi acara tentunya dengan menyediakan beberapa stand pada area.

“Untuk memudahkan akses masyarakat terhadap buku-buku bacaan, maka kami hadirkan pula bazar buku murah dari penulis nasional dan penulis lokal,” lanjutnya.

Keseruan Festival Literasi Bersujud 2023 meliputi lomba yaitu lomba mewarnai, vlog literasi, madihin literasi, film dokumenter.

Selain itu juga terdapat, workshop film, workshop menulis, talkshow literasi, story telling, pengukuhan bunda literasi pada 12 kecamatan di Bumi Bersujud, pentas seni serta stand UMKM.

Kegiatan Festival Literasi Bersujud diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu, dengan mengusung tema ” Membaca Budaya, Membudayakan Literasi”.

“Acara murni inisiatif Pemda melalui Dispersip, dalam rangka menumbuhkan kecintaan terhadap baca tulis di Kabupaten Tanbu. Pada Festival Literasi Bersujud juga akan menyuguhkan penampilan grup kesenian, pembacaan puisi dan musikalisasi puisi,” pungkasnya. (Anara)

Kategori
Budaya Masyarakat Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Dispersip Tanbu Gebrak Literasi dan Galakkan Semangat Baca Bersama Komunitas

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), ingin menggugah semangat membaca masyarakat dan menggalakkan literasi daerah.

Menurut unggahan informasi media dewasa ini, tercatat beberapa manfaat literasi yang dapat di peroleh masyarakat, yakni memperkaya perbendaharaan kosa kata.

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip, M Saleh, mengungkapkan Dispersip berupaya keras menggerakkan komunitas yang ada dan gebrak semangat dalam menghidupkan literasi.

Diantaranya juga disebutkan, program pengenalan menyukai budaya membaca sejak dini dengan story telling dan turut mengundang tokoh terkenal dari kampung dongeng secara langsung.

Selain itu Dispersip Tanbu mesih menjalankan gerakan membaca melalui perpustakaan keliling, mendukung komunitas literasi yang ingin membuka lapak buku gratis dengan menyediakan sarana pinjaman buku yang ada, bekerja sama dengan kedinasan serta lembaga lainnya untuk membuka pojok baca maupun mendirikan Pocadi di Education Park Batulicin.

“Kehadiran lapak baca oleh pejuang literasi dan Duta Baca Tanah Bumbu, sedikit banyak membantu menggalakkan kegemaran membaca pada masyarakat” katanya.

Harapan Dispersip, komunitas-komunitas lain juga ikut termotivasi menghidupkan literasi, sehingga Pemerintah Daerah juga dapat terbantu dalam mensosialisasikan kegemaran membaca.

“Kami juga akan mengadakan Fertival Literasi pada bulan ini, Kegiatan Dispersip ini merupakan salah satu dari tujuh indikator, nilai Indeks peningkatan literasi masyarakat,” terangnya pada Senin (09/10/2023) Siang.

Adapun penjelasan, manfaat literasi disebutkan dapat mengoptimalkan kinerja otak karena sering digunakan untuk kegiatan membaca dan menulis, memperluas wawasan dan memperoleh informasi baru serta dapat membentuk kemampuan interpersonal seseorang yang akan semakin baik.

Keterangan dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, Riset dan Teknologi (19/5/2023) menerbitkan informasi, mengutip dari penjelasan Hafidz Muksin, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memaparkan pada hasil penelitian pada tahun 2021 bahwa Indonesia mengalami darurat literasi.

Dikatakannya, jika literasi masyarakat Indonesia sangat rendah. Terlebih kebiasaan menggunakan gawai saat ini menyebabkan minat baca menjadi kurang.

Sepakat dengan hal tersebut, Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda juga menyampaikan pesan menohok bahwa literasi Indonesia sedang tidak baik-baik saja.

“Tingkat literasi Indonesia tidak mengalami peningkatan yang signifikan dan kondisi ini darurat,” ujarnya.

UNESCO dan Kemenkominfo juga menjelaskan, bila minat baca buku di Indonesia hanya di angka 0,001 persen. Dengan demikian, dari seribu orang hanya satu orang yang gemar membaca buku.

Adapun penjelasan berbagai pihak, salah satu penyebab yang membuat minat baca di Indonesia rendah yaitu, penggunaan smartphone yang kurang tepat dan kebiasaan membaca yang tidak dilatih sejak dini. Selain itu, masyarakat yang belum bisa membaca juga menjadi salah satu faktor yang membuat minat membaca di Indonesia rendah. (Anara)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pertanian Peternakan Tanah Bumbu

BidNak DKPP Tanbu Lakukan Langkah Pengendalian dan Pencegahan Virus Rabies Dengan Vaksinasi Serentak

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) melalui Bidang Peternakan, menggelar kegiatan Vaksinasi Rabies serentak di sejumlah kecamatan, Sabtu (07/10/2023).

Kegiatan dibuka oleh Kadis DKPP Kab Tanbu dan dihadiri oleh Kepala Bidang Peternakan (KabidNak) Kab Tanbu, Kesehatan Hewan (Keswan) DKPP, jajaran pejabat fungsional, staf dan masyarakat.

Kepala DKPP Kab Tanbu, H Hairuddin mengungkapkan, Pemerintah Daerah melalui DKPP menjalankan Vaksinasi Rabies serentak, hal tersebut guna pencegahan terhadap kemungkinan adanya rabies.

Diterangkannya, Vaksinasi Rabies bermanfaat sebagai bentuk perlindungan kepada hewan peliharaan khususnya, anjing dan kucing serta masyarakat, agar selalu aman dari rabies.

“Kalaupun kita di Tanbu tidak ada kasus rabies, tetapi kita harus waspada karena gigitan hewan terjangkit rabies ini sangat berbahaya bagi manusia,” katanya.

Vaksinasi Rabies serentak dijadwalkan sejak pukul 08.00 Wita – 12.00 Wita, yang menyebar di beberapa tempat yaitu Kantor DKPP Tanbu, Puskeswan Manunggal Kecamatan (Kec) Karang Bintang, Puskeswan Kec. Sebamban dan Kec. Sungai Loban, Puskeswan Kec. Angsana.

“Hari Rabies sedunia diperingati setiap tanggal 28 September, puncaknya dilaksanakan pada 7 Oktober 2023 dengan tema yang diusung dalam hari rabies sedunia 2023 adalah All For One, One Health for All. Semua untuk satu dan satu kesehatan untuk semua,” lanjutnya.

Disamping itu, Kadis DKPP memaparkan bahwa tujuan DKPP Bidang Peternakan dan Keswan menggencarkan Vaksinasi Rabies adalah untuk meningkatkan kesadaran dan mempromosikan Vaksinasi Rabies, mengadvokasi langkah-langka pengendalian dan merayakan tonggak sejarah dalam perjuangan melawan rabies.

“Manfaatnya, masyarakat jadi terlindung dari bahaya Virus Rabies yang bisa ditularkan melalui hewan pembawa rabies (HPR),” pungkas Hairuddin.

Mengenai data KabidNak DKPP Kab Tanbu, Andrie J. Tenggara⁩ menyebutkan, total realisasi Vaksinasi Rabies pada acara WRD 7 Oktober 2023, secara serentak pada 4 (empat) lokasi di Kabupaten Tanah Bumbu adalah sebanyak 657 ekor, teridiri dari Anjing 378 ekor, Kucing 278 ekor dan Monyet 1 ekor. (Anara)

Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Sosial Tanah Bumbu

Susun Materi Teknis Ruang Perairan RTR/RZ KSN Kawasan Batulicin Turut Didukung Pemkab Tanbu

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Sekretaris Daerah (Sekda), H. Ambo Sakka, secara resmi membuka acara Penyusunan Materi Teknis Ruang Perairan Rencana Tata Ruang/Rencana Zonasi Konsultasi Strategis Nasional (RTR/RZ KSN) Kawasan Batulicin. Berlokasi di aula Hotel Ebony Batulicin, Rabu (20/9/2023) Pagi.

Acara dihadiri secara langsung dan via zoom meeting sekitar pukul 09.00 Wita, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan yakni Pemkab Tanah Bumbu dan Pemkab Kotabaru, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kementerian dan Lembaga terkait, Perguruan Tinggi, Asosiasi, BUMN, Swasta, dan masyarakat.

Data dan laporan dari Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu, Asparani, selaku panitia pelaksana mengungkapkan bahwa Kawasan Batulicin merupakan salah satu dari 28 lokasi Kawasan Strategis Nasional yang sedang menjalani proses perencanaan zonasi perairannya.

Adapun Wilayah Rencana Zonasi Kawasan Strategis Nasional (RZ KSN) Kawasan Batulicin, meliputi Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru.

Proses penyusunan Materi Teknis Ruang Perairan Kawasan Batulicin ini, akan diintegrasikan dan ditetapkan dalam Peraturan Presiden tentang Rencana Tata Ruang (RTR) KSN Kawasan Batulicin.

“Kegiatan ini merupakan tahap kedua dari proses ini, setelah sebelumnya dilaksanakan pengumpulan data dan Focus Group Discussion (FGD) di Kabupaten Kotabaru pada bulan Juni yang lalu, dan kini dilanjutkan di Kabupaten Tanah Bumbu,” jelasnya.

Sementara itu Sekda H Ambo Sakka, dalam sambutannya mengatakan, bahwa perencanaan zonasi ini diharapkan akan meningkatkan pengawasan terhadap perairan Kotabaru-Batulicin.

“Sehingga memberikan satu solusi terbaik khususnya dalam penentuan zonasi, terutama bagi daerah yang menunjang IKN (Ibu Kota Nusantara) termasuk Tanah Bumbu,” ucap Asparani.

Turut mendukung hal itu, Sekda Ambo juga menekankan, pentingnya keputusan yang tetap menjaga kearifan lokal dan menghindari konflik melalui pendekatan persuasif.

Oleh sebab itu, atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Tanah Bumbu memberikan apresiasi dan berharap kegiatan ini, akan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan wilayah perairan Kawasan Batulicin dan pemanfaatannya yang berkelanjutan. (Ana)