Kategori
Informasi Pelayanan Masyarakat Tanah Bumbu

Wujudkan Pelayanan Prima, Pemkab Tanbu Gelar Bimtek Komunikasi dan Etika Layanan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kemampuan komunikasi para petugas dan penerima tamu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), Bagian Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah (Setda) menggelar Bimtek Public Speaking, Communication Skill and Service Excellence. Bimtek yang berlangsung di Hotel Ebony, Rabu, (3/12/2025) ini diikuti oleh para petugas dan penerima tamu dari berbagai SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Bidang Administrasi Umum, M Yamani mengatakan bahwa bimtek ini merupakan bagian dari upaya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, profesional, serta mampu mencerminkan wajah birokrasi yang modern dan berintegritas.

Seperti kita ketahui bahwa petugas pelayanan di garis depan, baik resepsionis maupun penerima tamu, memiliki peran strategis sebagai garda utama dalam membangun citra dan kepercayaan masyarakat.

Kesan pertama yang masyarakat dapatkan ketika datang ke kantor pemerintah sangat ditentukan oleh bagaimana para petugas memberikan sambutan, menyampaikan informasi, mengarahkan kebutuhan, serta menunjukkan sikap yang ramah, komunikatif, dan solutif.

Oleh karena itu, diharapkan peserta bimtek dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka dalam bidang pelayanan publik,” ucapnya.

Kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen Pemkab Tanah Bumbu dalam mendukung terwujudnya Good Governance dan Clean Governance melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

“Kita ingin menghadirkan birokrasi yang humanis, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman, sejalan dengan visi Tanah Bumbu yang Maju, Makmur dan Beradab, dengan menempatkan nilai-nilai pelayanan dan akhlak sebagai landasan utama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan, Muhammad Risdianadi mengatakan, kegiatan ini tujuannya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan pelayanan publik para petugas dan penerima tamu, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Pelayanan publik yang baik merupakan kunci untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” katanya.

Adapun materi bimtek diantaranya Teknik Komunikasi Efektif Public Speaking Service Excellence. (ANN)

Kategori
Pelayanan Masyarakat Tanah Bumbu

Bimtek Implementasi 6 SPM, Ketua TP Posyandu Tanah Bumbu Tekankan Penguatan Layanan Dasar

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bimbingan Teknis Implementasi Posyandu dengan Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM)digelar Pemerinah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) di Hotel Lotusa, Simpang Empat, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan posyandu agar semakin terstruktur dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Ketua Tim Pembina Posyandu Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan posyandu melalui kolaborasi yang solid antara berbagai pihak. Ia menyampaikan bahwa penerapan enam SPM menuntut posyandu memberikan layanan yang lebih berkualitas, mulai dari tata kelola, mekanisme pelayanan, hingga sistem pencatatan dan pelaporan.

Peran PKK, menurutnya, sangat strategis sebagai mitra pemerintah yang bersinergi dengan pelaksana enam SPM di berbagai bidang. Karena itu, ia berharap kegiatan Bimtek ini dapat menyatukan persepsi para pengurus PKK Kabupaten dan seluruh pelaksana SPM, sehingga implementasi standar pelayanan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Irmayani juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas PMD Tanah Bumbu yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian Bimtek secara sungguh-sungguh agar pemahaman mengenai tata kelola posyandu dan peningkatan mutu layanan dapat semakin mendalam.

Kepala Dinas PMD Tanah Bumbu, Samsir, turut menegaskan bahwa enam SPM yang menjadi prioritas mencakup layanan ibu hamil, ibu nifas, balita, imunisasi lengkap, kesehatan gizi, serta layanan bagi remaja. Ia menyampaikan bahwa standar ini sangat terkait dengan seribu hari pertama kehidupan, sehingga memerlukan sinergi lintas sektor untuk mencapai tujuan besar yaitu pencegahan stunting, pengurangan risiko kematian ibu hamil, serta peningkatan kualitas pemberdayaan masyarakat desa.

Ia juga menekankan bahwa hadirnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 memberi penguatan kelembagaan bagi posyandu sebagai bagian dari lembaga kemasyarakatan desa, sehingga posisi dan perannya dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan menjadi semakin penting.

Bimtek ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam memperkuat posyandu sebagai garda terdepan layanan kesehatan dasar. Melalui sinergi yang baik antarperangkat daerah, kader, dan PKK, ia optimistis mutu pelayanan posyandu di Kabupaten Tanah Bumbu akan semakin meningkat dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. (ANN)

Kategori
Pelayanan Masyarakat Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Apresiasi Bakti Karya PDKB PLN

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Yulian Herawati membuka secara resmi kegiatan Bakti Karya Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalselteng di Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (24/11/2025) di Batulicin.

Kegiatan Bakti Karya PDKB mengangkat tema “Kolaborasi Kuat, Jaringan Hebat, Beraksi Nyata Menuju Electrifying Lifestyle”. Dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kehandalan jaringan listrik di Kabupaten Tanah Bumbu dan sebagai langkah preventif dalam menghadapi potensi kondisi cuaca ekstrem.

Bupati Andi Rudi Latif dalam sambutannya dibacakan Sekda Yulian Herawati mengatakan atas nama pemerintah daerah mengapresiasi langkah PLN yang terus berkomitmen meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

“Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi yang kuat akan menghasilkan jaringan yang hebat,” sebutnya.

Ia mengatakan Kabupaten Tanah Bumbu saat ini sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pertumbuhan penduduk, industri, serta aktivitas ekonomi semakin meningkat. Kondisi ini tentu menuntut pasokan listrik yang handal, stabil, dan aman. Karena, tanpa keandalan jaringan listrik, mustahil percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dapat berjalan optimal.

Untuk itu, sebutnya, kegiatan pemeliharaan gabungan Tim PDKB menjadi sangat strategis. Tim PDKB adalah garda terdepan dalam menjaga kontinuitas listrik masyarakat.

“Pekerjaan ini bukan pekerjaan biasa, karena dilakukan tanpa memadamkan aliran listrik. Ini bukan hanya menuntut keahlian tingkat tinggi, tetapi juga disiplin, ketelitian, dan keberanian,” ujarnya.

Dengan semakin handalnya pasokan listrik diharapkan dapat mempengaruhi peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tanah Bumbu. Mesin-mesin industri dapat berproduksi tanpa kendala, UMKM semakin berkembang, aktivitas pendidikan dan layanan publik berjalan lancar, dan kualitas masyarakat hidupnya pun semakin meningkat.

Diharapan melalui Bakti Karya PDKB ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan Tanah Bumbu yang maju, mandiri dan beradab.

Melalui kegiatan pemeliharaan gabungan ini akan dilaksanakan berbagai pekerjaan perbaikan yang sangat penting. Antara lain, perbaikan konstruksi jaringan, penambahan proteksi gangguan akibat hewan. Pemeliharaan jarak aman dari vegetasi atau pohon, serta penanganan potensi-potensi gangguan lainnya.

Acara dilanjutkan dengan peninjauan walking gallery oleh Sekda Yulian Herawati bersama Forkopimda dan undangan lainnya. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Pelayanan Masyarakat Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Efektif, dan Melayani Masyarakat

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menggelar Rakoor Pemenuhan Indikator Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) Tahun 2025, Selasa (18/11/2025) di Banjarbaru.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan seluruh indikator pengawasan internal daerah dapat diselesaikan secara tepat waktu dan sesuai standart tata kelola yang baik.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menegaskan bahwa MCSP merupakan instrumen penting untuk menilai kualitas pelaksanaan program pemerintahan.

Ia menyampaikan bahwa indikator-indikator yang dinilai bukan hanya kewajiban administratif, tetapi mencerminkan integritas, efisiensi, dan kesungguhan pemerintah follow the link daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, pemenuhan MCSP harus dilakukan secara serius, terukur, dan selaras dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Bupati Andi Rudi Latif juga menegaskan bahwa hasil dari kegiatan ini akan menjadi dasar perbaikan sistem tata kelola pemerintahan ke depan. Ia menilai pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pengawasan internal, serta inovasi pelayanan publik guna menjawab tuntutan masyarakat yang semakin here tinggi terhadap layanan yang cepat, tepat, dan transparan.

Bupati mengajak semua perangkat daerah menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat kerja sama dan meningkatkan profesionalisme. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akan terus berkomitmen membangun tata kelola yang bersih, efektif, dan melayani masyarakat.

Acara ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama sebagai bentuk komitmen seluruh SKPD dalam menjalankan rencana aksi yang telah ditetapkan. (ANN)

Kategori
Pelayanan Masyarakat Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Gelar Forum Konsultasi Publik, Komitmen Menuju Pelayanan Prima dan Bebas Korupsi

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) bertempat di Hotel Lotusa Batulicin, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, dunia usaha, hingga perwakilan masyarakat. FKP ini turut mengundang narasumber dari Perwakilan OMBUDSMAN RI Provinsi Kalimantan Selatan.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Asisten Administrasi Umum Setda Tanah Bumbu, M. Yamani, menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang prima dan berintegritas.

Forum Konsultasi Publik ini menjadi bagian dari implementasi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 16 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik.

“Langkah ini juga merupakan upaya menuju terwujudnya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu,” ungkapnya.

FKP ini memiliki arti penting sebagai wadah komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, sambungnya, berbagai pihak dapat bertukar pikiran, menyampaikan aspirasi, serta memberikan masukan konstruktif terkait peningkatan kualitas layanan publik, khususnya dalam bidang perizinan dan penanaman modal.

“Melalui forum ini, kita berharap dapat bersama-sama menyusun langkah strategis guna memperbaiki dan menyempurnakan standar pelayanan publik di Tanah Bumbu,” tambahnya.

DPMPTSP Tanah Bumbu, sebutnya sebagai instansi yang berhadapan langsung dengan masyarakat dan pelaku usaha, diharapkan terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan layanan yang mudah, cepat, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, diharapkan pula adanya inovasi layanan berbasis digital yang ramah pengguna serta peningkatan integritas dan profesionalitas aparatur dalam melayani masyarakat.

Keberhasilan pelayanan publik tidak dapat tercapai tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. (Fit)

Kategori
Informasi Pelayanan Masyarakat Sosial Tanah Bumbu

Hasil Rapat DPRD Tanah Bumbu Ketok Palu: Seluruh THM di Sarigadung Wajib Ditutup Permanen!

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Keresahan warga Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, terkait maraknya Tempat Hiburan Malam (THM) akhirnya menemukan titik terang. DPRD Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) Gabungan Komisi menyepakati untuk menutup permanen seluruh THM yang beroperasi di desa tersebut.

RDP yang dipimpin Ketua Komisi III, Andi Sadar Wijaya, pada Rabu (22/10/2025) ini merupakan tindak lanjut langsung atas keluhan masyarakat yang telah berlangsung lama. Rapat dihadiri unsur TNI/Polri, Satpol PP, serta perwakilan perangkat desa dan tokoh masyarakat Sarigadung.

Aktivitas THM Resahkan Lingkungan Sosial

Kepala Desa Sarigadung, Kaspul Anwar, menyampaikan bahwa upaya penertiban yang dilakukan sebelumnya tidak pernah bertahan lama, membuat masyarakat kini menuntut tindakan tegas. “Sudah beberapa kali dilakukan penertiban, tapi tetap saja bermunculan kembali. Kini masyarakat meminta agar semuanya ditutup permanen,” tegas Kaspul Anwar.

Senada, Ketua BPD Sarigadung, Agus Wahyudi, menambahkan bahwa aktivitas THM secara nyata mengganggu ketenangan dan meresahkan lingkungan sosial warga.

Menanggapi tuntutan ini, Anggota DPRD Tanbu sekaligus tokoh masyarakat, Said Ismail Khollil Alaydrus, memastikan bahwa tuntutan penutupan telah dilegitimasi dengan terkumpulnya tandatangan persetujuan dari warga.

Sebagai tindak lanjut, Said Ismail mendesak Satpol PP dan Damkar segera bergerak menutup seluruh lokasi THM. Ia juga meminta Dinas Sosial dilibatkan untuk memberikan solusi dan mencegah potensi konflik sosial yang mungkin timbul terkait nasib para pekerja yang terdampak penutupan.

Keputusan RDP Gabungan Komisi ini menjadi komitmen DPRD Tanbu untuk merespon cepat dan menyelesaikan masalah ketertiban umum sesuai aspirasi mayoritas masyarakat. (ANN)

Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Program Pemerintah RI Tanah Bumbu

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi JMO kepada Karyawan Lintas Fortuna Nusantara

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – BPJS Ketenagakerjaan bersama PT. Lintas Fortuna Nusantara adakan kegiatan sosialisasi Jamsostek Mobile (JMO) yang bertempat di meeting room perusahaan tersebut bersama karyawannya pada (14/10/2025).

Kegiatan meliputi sosialisasi tentang JMO serta edukasi asistensi aplikasi JMO. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi peserta dalam menggunakan aplikasi JMO, sehingga peserta dapat memanfaatkan semua layanan yang tersedia dengan lebih mudah dan efisien.

Dalam kesempatan terpisah Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Vina Dwina Yuskin mengapresiasi PT. Lintas Fortuna Nusantara atas antusiasmenya dalam mendukung layanan BPJS Ketenagakerjaan berbasis digital melalui aplikasi JMO dengan ikut serta mengakses layanan dan menginformasikan kepada seluruh pekerja.

“Sosialisasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan engagement dan kepuasan peserta terhadap layanan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Vina.

Sosialisasi Penggunaan Aplikasi JMO dilaksanakan secara berkelanjutan ke perusahaan-perusahaan di wilayah Tanah Bumbu dan Kotabaru agar penggunaan aplikasi JMO semakin massive sehingga layanan BPJS Ketenagakerjaan dapat diakses di mana saja tanpa harus datang dan antri ke kantor Cabang.

“Aplikasi JMO ini adalah pembaharuan dari aplikasi BPJSTKU yang telah diluncurkan per September 2021 dengan fitur-fitur yang lebih update,” tutur Vina.

Ia menjelaskan, aplikasi JMO itu mengakomodir kebutuhan peserta BPJAMSOSTEK mulai dari Pengecekan Saldo JHT hingga pengajuan Klaim JHT dengan saldo maksimal sebesar Rp15 juta dengan syarat peserta telah melakukan pengkinian data di aplikasi JMO.

Nantinya, lanjut Vina, peserta akan dengan mudah melakukan pencairan (one day service) diproses dan dibayarkan di hari yang sama dimana peserta tidak perlu dating dan mengantri di kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Melalui pengembangan aplikasi JMO ini, pihaknya berharap kepada seluruh tenaga kerja di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru dapat menggunakannya untuk memudahkan peserta.

“Sehingga tidak perlu lagi antri di kantor, terutama peserta yang tempat tinggal atau tempat bekerjanya cukup jauh dari kantor layanan kami yang ada di Batulicin dan Kotabaru. Ini sebagai wujud kepedulian kami dalam memberikan layanan serta kemudahan bagi para peserta,” tutur Vina. (ANN)

Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kecelakaan Maut Lingkungan Pelayanan Masyarakat Program Pemerintah RI Sosial Tanah Bumbu

BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan Santunan Jaminan Kematian kepada Ahli Waris Pekerja Rentan PT Pama Indomining

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Sebagai wujud nyata perlindungan negara terhadap pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada dua ahli waris peserta pekerja rentan yang di daftarkan dari PT Pama Indomining.

Santunan diserahkan secara simbolis oleh Yoga Suci Hartas, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin, bersama Abdul Basir, Project Manager PT Pama Indomining, kepada dua ahli waris, yaitu Hariyati dan Mitran, yang masing-masing menerima santunan sebesar Rp42 juta.

Penyerahan ini merupakan bentuk kepedulian PT. Pama Indomining dalam memberikan jaminan sosial kepada para pekerja rentan apabila terjadi risiko sosial berupa meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja. Melalui program Jaminan Kematian (JKM), ahli waris peserta berhak menerima santunan uang tunai sebagai perlindungan dan dukungan finansial bagi keluarga yang ditinggalkan.

Pada tempat terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin, Vina Dwina Yuskin, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga peserta serta apresiasi kepada PT Pama Indomining atas komitmen dan kepeduliannya terhadap perlindungan pekerja.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga santunan ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan kepastian bagi keluarga pekerja yang ditinggalkan,” ujar Vina.

“Kami juga memberikan apresiasi tinggi kepada PT Pama Indomining yang telah mendaftarkan seluruh karyawannya dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan serta berkontribusi aktif melalui pendaftaran 127 pekerja rentan di wilayah kerjanya selama satu tahun. Langkah ini sejalan dengan semangat program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja di Sekitar Anda),” tambahnya.

Lebih lanjut, Vina mengajak seluruh perusahaan di wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Batulicin untuk turut serta dalam program SERTAKAN, sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja di lingkungan sekitar.

“Dengan semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi, maka semakin luas pula jangkauan perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Ini merupakan langkah bersama untuk menciptakan kesejahteraan dan ketenangan kerja bagi masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Abdul Basir, Project Manager PT Pama Indomining, mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan dan memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan yang layak.

“Program BPJS Ketenagakerjaan sangat penting bagi keberlangsungan hidup pekerja dan keluarganya. Kami telah melihat langsung bagaimana manfaat ini dirasakan oleh keluarga pekerja yang telah terdaftar. Santunan yang diterima benar-benar membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Abdul Basir.

“Kami juga bersyukur dapat berpartisipasi dalam program SERTAKAN, karena melalui program ini, pekerja rentan di sekitar wilayah operasional kami bisa mendapatkan perlindungan yang sama seperti pekerja formal. Ini bentuk komitmen kami untuk terus berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin menegaskan kembali komitmennya untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh tenaga kerja, baik formal maupun informal, serta memperluas jangkauan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Kalimantan Selatan. (ANN)

Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Program Pemerintah RI Tanah Bumbu

BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Ingatkan Pentingnya Perlindungan Pekerja Proyek Konstruksi

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin menghimbau perusahaan-perusahaan jasa konstruksi akan pentingnya perlindungan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Seluruh proyek konstruksi yang sedang berjalan harus dipastikan telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar pekerjanya secara aktif mendapatkan perlindungan program Jamsostek.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batulicin, Vina Dwina Yuskin, Menyampaikan para pekerja sektor konstruksi memiliki risiko kerja yang tinggi sehingga sangat membutuhkan perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

”Pekerja konstruksi adalah kelompok berisiko tinggi. Kecelakaan bisa terjadi kapan saja, kita semua tidak ingin hal itu terjadi, namun ketika terjadi Kecelakaan Kerja maupun Kematian, mereka dan keluarganya sudah terlindungi,” tutur Vina.

Vina menjelaskan kepesertaan program Jamsostek di sektor jasa konstruksi berbeda dengan skema pekerja pada umumnya. Jika biasanya pekerja didaftarkan dan dibayarkan iuranya satu per satu, maka pada sektor konstruksi, cukup proyek yang didaftarkan, dan seluruh pekerja yang terlibat akan tercover perlindungannya, dengan catatan bahwa pemberi kerja telah menyampaikan data tenaga kerja dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.

Menurut Vina, sistem ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi perusahaan jasa konstruksi karena mayoritas pekerja mereka bersifat harian atau borongan dan memiliki mobilitas tinggi.

“Iurannya sangat terjangkau, hanya 0,10 – 0,24 persen dari nilai proyek, sesuai tabel yang ditetapkan pemerintah,” Jelas Vina.

Iuran berdasarkan Nilai Kontrak:

  • 0 s/d 100.000.000,- iuran 0.24%
  • 100.000.000,- s/d 500.000.000,- iuran 0.19%
  • 500.000.000,- s/d 1.000.000.000,- iuran 0.15%
  • 1.000.000.000,- s/d 5.000.000.000,- iuran 0.12%
  • Lebih dari 5.000.000.000,- iuran 0.10%

Vina menambahkan pendaftaran proyek dapat dilakukan segera setelah perusahaan menerima Surat Perintah Kerja (SPK) dari pengguna jasa. Pembayaran iuran bisa dilakukan secara lunas atau disesuaikan dengan termin proyek.

Selain itu, Vina mengingatkan pentingnya kedisiplinan perusahaan dalam membayar iuran tepat waktu. Ia menekankan bahwa manfaat perlindungan hanya berlaku jika status kepesertaan aktif.

”Karena jika perusahaan menunggak, ketika tenaga kerjanya mengalami kecelakaan kerja dan status kepesertaannya belum aktif, maka perlindungan tidak dapat diberikan. Artinya perusahaan yang akan menanggung seluruh biaya medis dan santunan sendiri,” tambah Vina.

Sebagai informasi, manfaat dari program JKK mencakup biaya pengobatan tanpa batas plafon sesuai indikasi medis, santunan pengganti upah selama masa pemulihan, dan santunan cacat atau kematian akibat kecelakaan kerja.

“Semua biaya ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai kebutuhan medis. Perusahaan tidak perlu lagi membayar biaya medis atau santunan, asalkan administrasi tertib dan iuran dibayarkan,” ujar Vina.

Sementara itu, program JKM memberikan santunan kematian sebesar Rp42 juta kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja dalam masa kepesertaan lebih dari tiga bulan. Jika kematian terjadi sebelum masa kepesertaan tiga bulan maka ahli waris diberikan biaya pemakaman sebesar Rp10 juta. Hal tersebut berdasarkan peraturan pemerintah terbaru mengenai manfaat JKM.

Ada pula manfaat beasiswa pendidikan untuk dua anak, hingga maksimal Rp174 juta berdasarkan ketentuan persyaratan yang berlaku. Ia juga mengingatkan perusahaan yang lalai mendaftarkan proyeknya atau menunggak iuran dapat dikenakan gugatan hukum oleh pekerja atau ahli waris, serta oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan sendiri.

”Dengan besarnya manfaat dengan iuran yang sangat rendah dan kemudahan layanan yang diberikan, kami menghimbau kepada seluruh perusahaan Jasa Konstruksi untuk dapat memastikan seluruh karyawan sudah terdaftar dan aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar kesejahteraan pekerja dan keluarganya dapat terjamin” pungkas Vina. (ANN)

Kategori
Keagamaan Kesehatan Pelayanan Masyarakat Tanah Bumbu

TP PKK Tanah Bumbu Gelar Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Pelayanan Kesehatan Gratis


 NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar acara sosialisasi yang menyatukan dua agenda penting: pola asuh anak dan remaja, serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara sosialisasi yang dipimpin oleh Ketua TP PKK, Andi Irmayani Rudi Latif, berlangsung di Pondok Pesantren Al Istiqomah, Mantewe, Kecamatan Mantewe, Kamis (18/09/2025).

Digital: Terbentuk Generasi Rabbani Menuju Indonesia Emas,” kegiatan ini menyoroti pentingnya peran orang tua di tengah derasnya arus teknologi.
Andi Irmayani Rudi Latif menekankan bahwa di era digital, orang tua perlu beradaptasi dalam mendidik anak-anak.

Teknologi dan informasi memang memberi banyak manfaat, namun di sisi lain juga membawa risiko jika tidak dibarengi dengan nilai moral dan keimanan yang kuat.

Ia menambahkan bahwa metode pendidikan Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang, pendekatan emosional, dan kesabaran, patut dijadikan inspirasi dalam membina generasi muda.

“Mari kita dukung program Bapak Bupati Andi Rudi Latif dengan membentuk generasi rabbani, generasi yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga berakhlak dan beriman. Inilah modal utama kita dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Selain sosialisasi, acara ini juga memberikan layanan kesehatan gratis bagi para orang tua santri yang hadir, juga pemeriksaan anemia dan pembagian tablet tambah darah khusus kepada remaja puteri. Hal ini untuk memastikan para santriwati selalu sehat, kuat, dan bersemangat menuntut ilmu.

Hal ini menunjukkan komitmen TP PKK dalam mendukung kesehatan keluarga sebagai fondasi terbentuknya generasi yang unggul untuk mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, Beradab. (ANN)