Kategori
Bupati Tanah Bumbu Pembangunan Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Teken Kesepakatan, Tegaskan Dukungan Pembangunan Makodam di Kalsel

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menandatangani Kesepakatan Bersama antara Pangdam XXII Tambun Bungai dan Gubernur Kalimantan Selatan mengenai  Pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Makodam). Penandatanganan berlangsung di Gedung DR KH Idham Chalid, Banjarbaru, Rabu (10/12/2025).

Penandatanganan ini menandai komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mendukung pembangunan Makodam di Kalimantan Selatan. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan wilayah sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran TNI.

Kegiatan yang dipimpin Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Pangdam XXII Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin turut melibatkan seluruh kepala daerah se-Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Danrem 101 Antasari, Sekdaprov Kalsel, pejabat utama TNI, serta kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Agenda ini juga dirangkai dengan kesepakatan percepatan pembangunan fasilitas gerai pergudangan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih.

Melalui penandatanganan ini, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menegaskan dukungan daerah terhadap pembangunan Makodam sebagai bagian dari kontribusi dalam menjaga stabilitas dan memperkuat koordinasi lintas sektor di Kalimantan Selatan. Pemerintah Tanah Bumbu berharap pembangunan tersebut berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi keamanan serta kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menegaskan bahwa kesepakatan tersebut bukan hanya perjanjian administratif, melainkan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Makodam yang akan memperkuat struktur pertahanan di wilayah Kalsel. Ia menyampaikan bahwa langkah kolaboratif ini menjadi pondasi penting dalam menghadirkan pusat komando yang strategis dan responsif.

Pangdam XXII Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengapresiasi dukungan pemerintah provinsi dan seluruh kabupaten kota. Ia menekankan bahwa pembangunan Makodam telah menjadi bagian dari rencana strategis Angkatan Darat.

Makodam akan diberi nama “Lambung Mangkurat”. Kehadiran markas baru ini diharapkan dapat mendorong penguatan keamanan regional sekaligus membuka ruang percepatan pembangunan di sektor lain. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Pembangunan Tanah Bumbu

Upacara Penutupan TMMD ke-126 Kabupaten Tanah Bumbu

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani diwakili oleh Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin turut menghadiri kegiatan Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 di wilayah Kodim 1022/Tanah Bumbu, Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe, Kamis (6/11/2025).

”Kita hari ini menghadiri kegiatan Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa ke 126 Tahun 2025 wilayah Kodim 1022/ Tanah Bumbu Jajaran Korem 101/ Antasari oleh Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc. Dan juga bersama Bupati Tanah Bumbu serta seluruh jajaran FORKOPIMDA Kabupaten Tanah Bumbu,” ujaran Hasanuddin.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., turut mendampingi Panglima Kodam (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., dalam acara penutupan tersebut.

Usai acara TMMD, Pangdam XXII/Tambun Bungai bersama Bupati Tanah Bumbu melanjutkan kegiatan dengan meresmikan Padepokan Pencak Silat Militer (PSM) Sasangga Banua. Bertempat di halaman Kodim 1022/Tanah Bumbu.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta penekanan tombol sirine serta didampingi Dandim 1022 Tanbu , Kapolres Tanbu serta perwakilan Forkopimda setempat.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Zainul Arifin menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan padepokan. Ia menilai, fasilitas tersebut akan menjadi wadah penting bagi pembinaan olahraga bela diri dan penguatan karakter generasi muda.

“Dengan adanya padepokan ini, masyarakat dapat memanfaatkannya tidak hanya untuk latihan pencak silat, tetapi juga karate dan taekwondo. Dari sini diharapkan lahir bibit-bibit atlet berprestasi, baik tingkat nasional maupun internasional,” ujar Pangdam.

Ia juga menekankan pentingnya olahraga bela diri dalam membentuk kedisiplinan, ketahanan fisik, dan mental. Apalagi bagi generasi muda yang bercita-cita menjadi prajurit TNI atau anggota Polri, kemampuan fisik dan mental sangat dibutuhkan.

Kegiatan ditutup dengan atraksi bela diri Pencak Silat Militer dan Taekwondo. Serta penyerahan plakat penghargaan dari Pangdam Tambun Bungai kepada Bupati Tanah Bumbu. Sebaliknya dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kepada Pangdam Tambun Bungai sebagai simbol sinergi yang harmonis antara TNI dan pemerintah daerah. (ANN)

Kategori
NKRI Pembangunan Tanah Bumbu

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, Hasanuddin Sebut TMMD Ke-126 Adalah Investasi Sosial yang Nyata

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 yang diinisiasi oleh Kodim 1022/Tanah Bumbu. Apresiasi ini disampaikannya usai menghadiri upacara pembukaan TMMD di Halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu pada Rabu, 8 Oktober 2025.

H. Hasanuddin menekankan bahwa program TMMD yang tahun ini berlokasi utama di Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe, bukan hanya sekadar kegiatan pembangunan fisik, melainkan sebuah bentuk komitmen nyata TNI dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pelosok desa.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kodim 1022/Tanah Bumbu. TMMD ini adalah wujud nyata komitmen TNI membangun negeri dari pelosok desa,” ujar H. Hasanuddin dalam keterangannya.

“Ini bukan proyek biasa. Ini adalah investasi sosial yang sangat berharga untuk memperkuat akar rumput dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan DPRD adalah kunci pembangunan di Tanah Bumbu,” ujarnya.

TMMD ke-126 yang berlangsung selama 30 hari ini akan berfokus pada sasaran fisik dan non-fisik di Desa Rejosari. Secara fisik, kegiatan utama meliputi pembukaan dan pengerasan jalan untuk memperlancar aksesibilitas serta mendukung roda perekonomian lokal. Sementara itu, kegiatan non-fisik mencakup penyuluhan dan pendidikan wawasan kebangsaan.

Kehadiran Wakil Ketua DPRD H. Hasanuddin dalam upacara pembukaan menegaskan dukungan penuh legislatif Tanah Bumbu terhadap program TMMD, yang dinilai mampu menghadirkan pemerataan pembangunan dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (ANN)

Kategori
Pembangunan Tanah Bumbu

Rapat Paripurna Dewan, Raperda Kerjasama Daerah Disetujui, Perkuat Tata Kelola dan Pembangunan Daerah

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanah Bumbu turut dihadiri oleh Wakil Ketua 1 DPRD H. Hasanuddin dan Wakil Ketua II DPRD, Syahrani Rasul di Ruang Rapat Utama DPRD Tanah Bumbu.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, Sya’bani Rasul, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan SKPD, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Dalam kesempatan ini pula, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, M. Putu Wisnu Wardhana menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD atas dukungan dan sinerginya dalam pembahasan Raperda Kerjasama Daerah Tahun 2025.

“Peraturan Daerah tentang Kerjasama Daerah ini merupakan instrumen penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik. Regulasi ini memberikan dasar hukum yang jelas dalam menjalin berbagai bentuk kerjasama guna mempercepat pembangunan daerah,” ujar Bupati Andi Rudi Latif dalam sambutannya dibacakan Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, M. Putu Wisnu Wardana pada Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu dalam rangka Pengambilan Keputusan terhadap Raperda Kerjasama Daerah Tahun 2025, Selasa (07/10/2025) di Gedung DPRD Tanah Bumbu.

Ia menambahkan, kerjasama daerah bukan hanya kebutuhan administratif, tetapi juga strategi pembangunan yang adaptif terhadap dinamika zaman. Kabupaten Tanah Bumbu, dalam semangat otonomi daerah, diharapkan mampu membuka diri terhadap kolaborasi, inovasi, dan sinergi lintas sektor untuk mewujudkan visi Tanah Bumbu Maju, Makmur, dan Beradab.

Raperda tentang Kerjasama Daerah ini memiliki tujuan utama yaitu,menjadi pedoman bagi Pemerintah Daerah dalam melakukan kerjasama agar tercapai efisiensi dan efektivitas pelayanan publik. Serta menggali serta mengembangkan potensi daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kerjasama yang saling menguntungkan.

Adapun ruang lingkup Raperda ini meliputi, kerjasama daerah dalam penyediaan pelayanan publik, kerjasama daerah dalam investasi dan infrastruktur, kerjasama dalam pengadaan barang/jasa, serta aspek pembinaan, pengawasan, dan pendanaan.

Di akhir sambutan, pihaknya menyampaikan bahwa setelah disetujui DPRD, Raperda ini akan segera diajukan untuk memperoleh nomor register dari Biro Hukum Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga dapat segera diberlakukan secara efektif.

Melalui penerapan Peraturan Daerah tentang Kerjasama ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu optimis dapat memperkuat tata kelola pemerintahan serta mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. (ANN)

Kategori
Pembangunan Tanah Bumbu

Rapat Paripurna, Pemkab Tanah Bumbu Sampaikan Raperda Pembentukan Desa 2025

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dalam momen Rapat Paripurna Dewan, Pemkab Tanah Bumbu Sampaikan Raperda Pembentukan Desa 2025, Langkah Strategis Menuju Pemerataan Pembangunan.

Rapat Paripurna kali ini dipimpin oleh Wakil Ketua 1 DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin mewakili Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani. Rapat berjalan dengan tertib dan lancar, dihadiri oleh para pejabat Forkopimda, Kementerian Agama, Perwakilan Perusahaan dan Perbankan, Anggota DPRD setempat dan tokoh masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Desa Tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (6/10/2025), di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tanbu.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, M. Putu Wisnu Wardhana, menyampaikan, penyusunan Raperda ini dilandasi oleh semangat untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan pelayanan publik, serta dalam rangka percepatan pemerataan pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat.

Adapun tujuan Pembentukan Desa yang diatur dalam Peraturan Daerah ini ditetapkan dengan maksud untuk, mewujudkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa, mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, dan meningkatkan daya saing desa.

Setelah dilakukan penilaian dan evaluasi terhadap 17 desa persiapan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, tahapan selanjutnya dengan Rancangan Peraturan Daerah ini akan dibentuk 17 (Tujuh Belas) Desa definitif.

“Kami sangat berharap adanya pandangan, masukan, dan saran dari seluruh anggota DPRD yang terhormat. Dengan sinergi yang baik, Raperda ini diharapkan dapat segera disetujui bersama dan menjadi dasar bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu,” pungkasnya. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Pembangunan Tanah Bumbu

Bupati Tanah Bumbu Konsultasi ke Kemendagri, Mantapkan Pengelolaan Anggaran untuk Visi 2025–2030

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dalam upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah, Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia di Jakarta, Senin (22/9/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan konsultasi terkait pengelolaan anggaran daerah dalam rangka pelaksanaan program kerja Visi Misi Tanah Bumbu 2025–2030 yang akan mulai diimplementasikan melalui APBD 2026.

Bupati Andi Rudi Latif hadir bersama Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanah Bumbu, Hendra Wardani. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Drs. Horas Maurits Panjaitan, M.Ec.Dev.

“Kami berterima kasih karena sudah diterima dengan sangat baik. Semoga pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan tata kelola anggaran daerah secara lebih efektif dan berorientasi pada kemajuan Tanah Bumbu,” ujar Bupati Andi Rudi Latif.

Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Drs. Horas Maurits Panjaitan, M.Ec.Dev, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemkab Tanbu dalam melakukan konsultasi teknis ke Kemendagri.

Menurutnya, langkah ini menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

“Konsultasi ini sangat strategis sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program kerja Visi Misi Bupati Tanah Bumbu 2025–2030 melalui APBD 2026,” ungkapnya.

Dengan semangat kolaboratif antara pusat dan daerah, diharapkan pengelolaan anggaran Tanah Bumbu ke depan semakin terarah, efisien, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Pelayanan Masyarakat Pembangunan Tanah Bumbu

Bupati Tanah Bumbu Dorong Kepala Desa Tingkatkan Pelayanan dan Inovasi Pembangunan

NARASINUSANTARA.COM, YOGYAKARTA – Bupati Andi Rudi Latif, menegaskan pentingnya komitmen seluruh kepala desa di Tanah Bumbu untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Leadership Kepala Desa yang digelar, Sabtu (5/7/2025) di Yogyakarta.

“Kepala desa wajib memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tegas Bupati Andi Rudi Latif di hadapan para peserta bimtek.

Guna mendorong percepatan pembangunan, Bupati menekankan kepada Kepala Desa di Tanah Bumbu untuk menggenjot kinerja dan terus melakukan inovasi.

Ia mengatakan untuk mempercepat pembangunan tentunya diperlukan pemimpin-pemimpin desa yang handal.

Bupati juga mengingatkan pentingnya pemetaan potensi desa sebagai dasar dalam membangun wilayah secara berkelanjutan. Menurutnya, banyak program pembangunan yang telah digulirkan pemerintah, baik di bidang pendidikan, infrastruktur, maupun sektor lainnya, yang perlu didukung oleh sinergi antara pemerintah desa dan kabupaten.

Untuk mensukseskan program pemerintah, baik itu pusat maupun daerah menurut Bupati, perlu adanya sinergi dari pemerintah desa dan pemerintah kabupaten.

“Kepala Desa juga harus bisa menyampaikan program-program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu,” tuturnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Syamsir menyatakan DPMD siap mensukseskan program pemerintah, baik pusat maupun daerah. Termasuk ikut aktif membangun Kabupaten Tanah Bumbu dari desa.

“Kami siap mensukseskan misi Bupati Tanah Bumbu untuk memajukan desa supaya dapat cepat terealisasi,” ucapnya.

Dalam rangka meningkatkan SDM dan pelayanan publik, Pemkab Tanah Bumbu melalui DPMD melakukan berbagai program bimbingan teknis (Bimtek). Baik dalam bidang pelayanan, leadership, termasuk persoalan hukum. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Pembangunan Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Mengikuti Rakoor Lintas Sektor di Jakarta : Tata Ruang Jadi Pondasi Pembangunan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Andi Rudi Latif mengikuti Rapat Koordinasi (Rakoor) Lintas Sektor yang digelar oleh Dirjen Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Rabu (25/6/2025) di Gedung Ditjen Tata Ruang, Jakarta.

Rakoor lintas sektor tersebut terkait dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga dan Kawasan Industri (KI) Batulicin, dan Kawasan RDTR Kawasan Perkotaan Angsana.

Bupati Andi Rudi Latif dalam pemaparannya dihadapan Kementerian dan Lembaga, menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengucapkan terimakasih atas bantuan teknis yang diberikan melalui Kementerian ATR/BPN dalam penyusunan 2 (dua) dokumen tersebut ditahun 2024. Semoga menjadi pemicu dalam rangka percepatan pemenuhan kelengkapan regulasi tata ruang di Kabupaten Tanah Bumbu.

Berkaitan dengan rakoor ini, sambung Bupati, Pemkab Tanbu telah mengakomodir dalam misi ke-5 Bupati Tanah Bumbu yaitu “Mewujudkan penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjutan dengan memperhatikan tata ruang dan lingkungan”, sebagai salah satu fokus dalam menjalankan pemerintahan 5 (lima) tahun kedepan.

Bupati mengatakan penyusunan RDTR merupakan langkah strategis untuk memberikan kepastian hukum dalam pemanfaatan ruang, baik untuk kebutuhan investasi, pembangunan infrastruktur, maupun pelestarian lingkungan.

Juga untuk mengantisipasi dan mengelola konflik kepentingan antar berbagai pihak dalam pemanfaatan ruang, dan mendorong percepatan investasi dengan panduan dan kemudahan perizinan berbasis tata ruang yang jelas.

Pada kesempatan itu, Bupati memaparkan bahwa Kecamatan Simpang Empat mempunyai potensi unggulan terdiri dari Batubara, Kelapa Sawit, Produksi Karet, dengan nilai potensi ekonomi sebesar Rp. 13,3 Triliun per tahun (BKPM, 2024).

Didalamnya terdapat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga yang ditetapkan dengan PP Nomor 26 Tahun 2024 dan Kawasan Industri Batulicin  yang ditetapkan dengan Peraturan Bupati Nomor 31 Tahun 2015.

Sementara itu, untuk Kecamatan Angsana mempunyai potensi unggulan terdiri atas produksi batubara, produksi kelapa sawit, dan produksi karet dengan nilai potensi ekonomi 16,7 triliun per tahun (BKPM, 2024).

Dalam pemaparannya, Bupati juga menyampaikan isu strategis dan tantangan yang dihadapi daerah.

Selain itu, Andi Rudi Latif menyampaikan Pemkab Tanbu berkomitmen untuk melakukan percepatan penetapan peraturan Bupati pada kedua wilayah perencanaan tersebut. Serta mengintegrasikan dengan Online Single Submission (OSS) ditahun 2025.

Setelah ditetapkan, Pemkab Tanbu mengharapkan terwujudnya kawasan dengan konsep keberlanjutan dan berdaya saing, dengan memberikan kepastian hukum sesuai dengan rencana tata ruang, sehingga memberikan kemudahan dalam berinvestasi.

“Tata ruang adalah salah satu pondasi penting dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ucapnya.

Maka dari itu, diperlukan perencanaan tata ruang yang detail, terintegrasi, dan berwawasan lingkungan agar potensi-potensi tersebut dapat dikelola dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Melalui rakoor ini, semua pihak yang hadir dapat memberikan masukan, kritik, dan saran yang konstruktif. Keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat sangat penting untuk menghasilkan dokumen RDTR yang komprehensif, realistis, dan aplikatif,” pungkas Bupati.

Rakoor Lintas Sektor melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Pertanian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanahan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Kehutanan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, dan Kementerian/Lembaga terkait lainnya. (ANN)

Kategori
Indonesia Informasi Pembangunan Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Hadiri IWWEF 2025

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) hadiri Indonesia Water & Wastewater Expo and Forum (IWWEF) 2025. Acara berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (11/6/2025).

Melaksanakan arahan Bupati Tanbu Andi Rudi Latif, Pj Sekda Yulian Herawati hadir mewakili kepala daerah didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Eryanto Rais dan Direktur PT. Air Minum Bersujud (Perseroda) Ardiansyah pada acara IWWEF yang diselenggarakan 11-13 Juni 2025 tersebut.

Bupati Andi Rudi Latif melalui Pj Sekda Yulian Herawati mengatakan IWWEF 2025 menjadi platform penting bagi pembangunan berkelanjutan di sektor air dan sanitasi.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Tanbu akan memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat kerja sama. Menerapkan inovasi, serta memastikan akses air bersih dan sanitasi yang merata menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Tanah Bumbu.

“Ini merupakan kesempatan yang bagus buat PT. Air Minum Bersujud Kabupaten Tanah Bumbu untuk sharing dengan Perusahaan Air Minum daerah lainnya. Bagaimana cara meningkatkan pelayanan, memperlancar distribusi air minum, pengelolaan SDM dan Sarpras. Serta bagaimana meningkatkan kualitas air minum layak menjadi air minum aman,” ucapnya.

Pada kesempatan itu pula, Ia mengajak agar bersama-sama mewujudkan Transformasi Air Minum Menuju Swasembada Air. Sesuai semangat dan tema IWWEF 2025 yaitu “Transformasi Air Minum Menuju Swasembada Air”.

Adapun kegiatan IWWEF 2025 ini berkolaborasi dengan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025. Diselenggarakan oleh Kementerian Kordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah.

IWWEF sendiri merupakan agenda dua tahunan berupa pameran yang menghadirkan inovasi teknologi terkini di bidang air minum dan limbah. Serta forum yang membahas isu-isu strategis regional, nasional dan internasional.

IWWEF di hadiri oleh stakeholder seluruh Indonesia dan asosiasi air minum dan air limbah negara Asean yang tergabung dalam Southeast Asean Water Utilities Network (SEAWUN).

Kegiatan tersebut di buka oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang di wakili oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia Agus Harimurti Yudhoyono.

Agus Harimurti Yudhoyono pada sambutannya menyampaikan pentingnya kesadaran terhadap lingkungan dan ketersediaan air bersih di masyarakat. Sehingga penting memperhatikan proyeksi ketersediaan dan swasembada air di Indonesia.

Ketua umum PERPAMSI Arif Wisnu Cahyono menegaskan bahwa PERPAMSI mempertemukan BUMD air minum yang sehat sebagai mentor BUMD yang masih berkembang sebagai strategi cepat alih tekhnologi.

“PERPAMSI menekan kemitraan yang setara, kerjasama yang berorientasi jangka panjang antara sesama BUMD air minum pemerintah pusat dan daerah. Kami mendorong BUMD air minum mengembangkan layanan sanitasi sesuai kapasitas dan kebutuhan lokal” ungkap Ketum PERPAMSI. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Pelayanan Masyarakat Pembangunan Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Ground Breaking Markas Unit Patroli Ditpolairud Polda Kalsel di Muara Bunati

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, memberikan apresiasi atas dimulainya pembangunan Markas Unit Patroli Ditpolairud Polda Kalsel “Sanika Satyawada” di Pantai Muara Bunati, Kecamatan Sungai Loban, Kamis (22/05/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polda Kalimantan Selatan, khususnya Direktorat Polairud. Atas komitmennya meningkatkan pengamanan wilayah perairan dan pelayanan kepada masyarakat pesisir melalui pembangunan markas tersebut.

“Pembangunan Markas Unit Patroli ini adalah langkah strategis dalam memperkuat pengawasan perairan yang sangat penting bagi ekonomi, kelautan, dan pelayaran di Tanah Bumbu,” ujar Bupati.

Dirinya menekankan bahwa kawasan pesisir merupakan aset vital yang harus dijaga dari sisi keamanan dan kelestariannya. Kehadiran markas ini diyakini akan mempercepat respons aparat dalam menjaga ketertiban, menekan kejahatan laut, dan memberikan rasa aman bagi nelayan serta pelaku usaha sektor maritim.

“Saya berharap kegiatan ini menjadi tonggak awal mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dalam mewujudkan Tanah Bumbu yang aman, tertib, dan sejahtera,” tambahnya.

Bupati Andi Rudi Latif menutup sambutannya dengan ajakan untuk terus beraksi bersama demi Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.

Dirpolairud Polda Kalsel KBP Andi Adnan Safruddin, mengatakan pembangunan Markas Unit Patroli Ditpolairud ini untuk menunjang kepentingan masyarakat. Dengan harapan bisa meningkatkan aktifitas dan juga meningkatkan ekonomi masyarakat.

Acara juga dirangkaikan dengan Bakti Sosial Sambang Nusa Presisi, yang mencerminkan sinergi antara Polri dan masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut, Pejabat Dirpolairud Polda Kalsel, Kapolres Tanah Bumbu AKBP Arief Prasetya. Danlanal Kotabaru-Tanah Bumbu Letkol Laut Muhammad Harun Al Rasyid, Ketua DPRD Tanbu Andrean Atma Maulani. Kasdim 1022 Tanbu Mayor Dedi Hariyanto, Perwakilan KSOP Kalimantan Selatan. Ketua TP PKK Tanah Bumbu Andi Irmayani Rudi Latif, serta Pengurus ranting Bhayangkari Ditpolairud Polda Kalsel, dan lainnya. (ANN)