Kategori
Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Nasional Pembangunan Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Pemberian Penganugerahan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 Instansi Masuk Zonasi Hijau Oleh Ombudsman RI

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), menghadiri kegiatan Pemberitahuan Awal Tentang Penyerahan Hasil Penilaian Ombudsman Tahun 2022 (via Zoom). Tempat pelaksanaan Ruang DLR Lt. 4, Kantor Bupati Tanah Bumbu. Kamis (22/12/2022) siang.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Tanbu, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, Puskesmas Pagatan dan Puskesmas Batulicin, serta Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kab Tanbu, nampak hadir mengikuti kegiatan yang berlangsung di pusat.

Tugas dan fungsi Ombudsman Republik Indonesia (RI) ialah menerima, memeriksa dan menyelesaikan laporan masyarakat, menyelenggarakan pencegahan maladministrasi, hal tersebut disampaikan langsung oleh Bobby Hamzah Rafinus selaku Wakil Ketua Ombudsman.

Diseluruh dunia ada 170 Ombudsman yang tergabung dalam International Ombudsman Association. Pada predikat kepatuhan tahun ini, terdapat beberapa perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya pada penambahan indikator penilaian seperti kompetensi penyelenggara, pemenuhan sarana dan prasarana, standar pelayanan, persepsi masyarakat dan pengelolaan pengaduan.

Dibentuknya Ombudsman guna mewujudkan negara hukum yang demokratis, adil dan sejahtera.

Joko Widodo selaku Presiden RI menyampaikan, pelayanan yang baik akan meninggalkan kesan yang baik, penyelenggara pelayanan publik harus semakin baik, dimana tuntutan masyarakat terus meningkat.

“Tidak akan ada toleransi bagi yang pelayanannya lambat maupun berbelit. Pelayanan diharapkan tepat dan responsif. Jangan pernah merasa cukup dengan apa yang dikerjakan, karena situasi terus berubah, penyelenggara pelayanan publik tidak bisa bekerja biasa-biasa saja, harus segera mengubah cara berpikir, merespon dan cara bekerja,” kata Jokowi.

Mokhammad Najih selaku Ketua Ombudsman RI menyatakan, bahwa yang menjadi basis pemberian penghargaan terkait penilaian kepatuhan pelayanan publik pada hari ini, merupakan mandat prioritas nasional. Peningkatan jumlah instansi yang masuk zonasi hijau di tahun 2022 sebesar 52,96% dibanding tahun 2021. Ia menyebutkan, di tahun 2021, jumlah instansi yang masuk zonasi hijau sebanyak 179 instansi, naik menjadi 272 instansi di tahun 2022.

“Penilaian bertujuan untuk indentifikasi kompetensi penyelenggara pelayanan publik, penilaian melibatkan Ombudsman secara mandiri, penilaian yang objektif, independen dan transparan,” bebernya.

Hasil penilaian mulai 2015 hingga 2021 dari target capaian yang ditetapkan, oleh karena itu Ombudsman mengembangkan penyempurnaan penilaian yang diperluas dengan mengukur mutu pelayanan publik dalam 4 dimensi.

Najih menerangkan, secara keseluruhan hasil penilaian kepatuhan standar pelayanan publik tahun ini adalah, dari 586 Instansi yang dinilai, yang masuk ke zona hijau sebanyak 272 instansi (46,42), zona kuning sebanyak 250 Instansi (42,66%), dan zona merah sebanyak 64 Instansi (10,92%).

“Hasil penilaian merupakan penggabungan atas hasil kinerja 4 dimensi penilaian dan berdasar pada ketegori dengan ketentuan kualitas dan zonasinya,” pungkasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan, kepada Penganugerahan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik tahun 2022 dengan jumlah instansi masuk zonasi hijau meningkat. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Ekonomi Kalimantan Selatan Kesehatan Pembangunan Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Peringati PHI TA 2022, DP3AP2KB dan GOW Tanbu Unjuk Kolaborasi Lomba Menu Kudapan Balita

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam rangka memperingati Hari Ibu (PHI) Ke-94 tahun 2022, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) kolaborasi dengan, Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), menggelar lomba menu kudapan bergizi tinggi untuk balita.

Kegiatan lomba berlangsung di halaman Gedung Mahligai Bersujud Kecamatan Simpang Empat, Kamis (22/12/2022).

Lomba bertujuan guna memberikan menu makanan sehat dan bergizi, bagi balita dalam upaya mengatasi kasus stunting.

Kepala DP3AP2KB Kab Tanbu, Hj Narni menyampaikan, peserta lomba tersebut merupakan perwakilan dari 30 gabungan dari organisasi wanita yang ada di Kab Tanbu, diantaranya organisasi Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan lain sebagainya.

Para peserta terlihat antusias, mengikuti jalannya perlombaan dengan menyajikan berbagai macam menu kudapan yang dihias dengan cantik.

Tim Penggerak PKK Kab Tanbu, telah berhasil menduduki juara pertama dalam lomba menu kudapan untuk balita yang bergizi tinggi, dan Ketua Pokja 1 TP PKK kabupaten, Rochimah juga mengaku sangat bersyukur atas penghargaan tersebut.

HPI ke-94 ini menekankan makna perjuangan perempuan yang telah diawali dari Kongres pertama tahun 1928, sebagai simbol perjuangan bagi semua perempuan baik yang rentan usia, perempuan difabel, perempuan sebagai kepala keluarga, perempuan yang sudah berkeluarga maupun belum berkeluarga.

“Besar harapan perempuan-perempuan di Tanah Bumbu itu

“Kami berharap, perempuan di Tanah Bumbu semakin cerdas dan cakap akan teknologi yang terus berkembang mengikuti zaman, untuk mengisi kemerdekaan dan ikut serta dalam pembangunan daerah hingga nasional di era digital,” ucap Narni. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Kalimantan Selatan Nasional Organisasi Perempuan Pembangunan Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Rayakan HPI, Bupati Zairullah Kukuhkan 13 Bunda Forum Anak Daerah

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke 94, Bupati Tanah Bumbu dr. H. Zairullah Azhar, mengukuhkan Bunda Forum Anak Daerah kabupaten dan kecamatan, di Gedung Mahligai Bersujud Kecamatan Simpang Empat, Kamis (22/12/2022).

Sejumlah 13 Bunda Forum Anak Daerah (FAD) tersebut diantaranya Wahyu Windarti Zairullah, yang dikukuhkan sebagai Bunda FAD Kabupaten dan 12 orang lainnya, merupakan Bunda FAD Kecamatan se Kabupaten Tanah Bumbu.

Melalui rangkuman PHI Ke 94, juga sangat penting untuk memastikan bahwa inspirasi dari semangat perjuangan perempuan, masa sebelum kemerdekaan sudah terimplementasi melalui peran perempuan Indonesia saat ini, seperti halnya dengan tergabungnya 30 organisasi wanita dalam GOW Tanah Bumbu.

Bupati Zairullah mengungkapkan pengukuhan tersebut dilakukan dalam rangka pemenuhan hak-hak anak di Tanbu.

Dalam menuju Kab. Tanbu yanb layak khususnya bagi anak dan berharap semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan membimbingannya.

Prosesi pengukuhan dilakukan secara simbolis dengan memasangkan selempang “Bunda Forum Anak Daerah” oleh Bupati Tanah Bumbu kepada Bunda FAD Kabupaten Wahyu Windarti Zairullah.

Bunda FAD Kabupaten yang telah dikukuhkan sekaligus Penasehat 1 Gerakan Organisasi Wanita Tanah Bumbu mengatakan PHI, sebagai momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah.

Penasehat GOW mengajak kepada organisasi wanita, untuk menjadi pelopor bagi para perempuan agar ikut dalam pembangunan sesuai bidang dan profesi masing-masing.

“Dengan menggalang aksi bersama, kita mendorong kemandirian bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, politik dan hukum, sehingga kedepannya mampu mempercepat pencapaian kesetaraan gender sesuai dengan tema yakni perempuan berdaya Indonesia maju
dan subtema kewirausahaan perempuan mempercepat kesetaraan mempercepat pemulihan,” katanya.

Terdapat harapan pada seluruh pemangku kepentingan turut mendukung peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, peran ibu/keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak dan pencegahan perkawinan anak. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Kalimantan Selatan Nasional Pembangunan Pendidikan Tanah Bumbu

Pelatihan Sarjana Pemuda Penggerak Pembangunan (SP3) Menjadi Aspirasi Bagi Pemuda Tanbu Berwirausaha

NARASINUSANTARA. COM, BATULICIN – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan (Dispora Kalsel), menggelar Pelatihan Sarjana Pemuda Penggerak Pembangunan (SP3).

Kegiatan dilaksanakan pada 12-18 Desember 2022 dengan diikuti peserta sebanyak 27 orang dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Program yang diadakan setiap tahun ini, bertujuan untuk memotivasi dan mewadahi pemuda di daerah untuk berperan dalam pembangunan termasuk dalam kewirausahaan. Selain itu, SP3 juga ditujukan dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kalimantan Selatan.

Adapun peserta SP3 ialah wajib pernah mengikuti kegiatan kepemudaan yang dilaksanakan oleh
Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Dispora Prov Kalsel, atau Instansi yang menangani masalah kepemudaan di masing-masing kab/kota.

Seperti Paskibraka, JPI, KPN, PPAN, JPID, PPAD, Pepelingasih, KUPP, Pemuda Pelopor, Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi dan kegiatan kepemudaan lainnya. Untuk peserta dari Kabupaten Tanah Bumbu sendiri diwakili oleh Azmi Irfala dan Taufik Hidayat.

Azmi Irfala, salah seorang peserta mengungkapkan bahwa peserta yang telah mengikuti kegiatan SP3, akan mengabdi selama 1 tahun di daerah asalnya, kemudian akan dievaluasi.

Peserta SP3 dituntut untuk dapat memetakan keadaan masalah di daerah, yang kemudian dihubungkan dengan peran pemuda dalam memberikan solusinya untuk pembangunan.

Dengan demikian, para peserta diharapkan menggerakkan kewirausahaan pemuda, agar pemuda Kalsel siap bersaing di Ibu Kota Negara nantinya.

“Dari pelatihan tersebut banyak wawasan dan pengalaman baru yang dapat diambil, seperti bagaimana menjadi pemuda yang tidak hanya banyak gagasan dan aksi, namun juga mampu berkolaborasi bersinergi serta menginspirasi pemuda lainnya,” ujar Azmi pada Kamis (22/12/2022).

Sementara itu peserta lain dari Tanah Bumbu, Taufik Hidayat, menyatakan kekagumannya atas kegiatan luar biasa yang mampu mengumpulkan pemuda-pemudi, dari seluruh kabupaten/kota di Kalsel.

Menurut Taufik, ilmu yang didapatkan membuat dirinya lebih berpikir out of the box, terhadap segala hal yang ada di lingkungan sekitar saya dan untuk bangsa pada umumnya.

“Kegiatan ini mampu mendorong pemuda untuk tetap menjaga semangat mudanya dengan cara menjadi garda terdepan dalam hal kepemudaan,” pungkasnya.

Setelah ini, sambil menunggu arahan selanjutnya dari Dispora Kalsel, pihaknya sedikit banyaknya mencoba mengenalkan beberapa program kepemudaan, yang bisa menjadi wadah pemuda untuk show up dengan cara person to person.

“Saat ini sedang sibuk memikirkan bagaimana pemuda mau berkontribusi di dalam kegiatannya. Untuk itu, kita perlu jeli terhadap isu-isu kepemudaan yang bisa meningkatkan indeks kemajuan para pemuda khususnya di Bumi Bersujud,” tutupnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Nasional Pembangunan Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Bupati Tanbu Zairullah, Open Kegiatan Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Zairullah Azhar membuka secara resmi Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar.

Festival tersebut merupakan program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan ke-V Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), yang digelar di Mahligai Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (21/12/2022).

Dihadiri oleh Kepala Balai Guru Penggerak Kalimantan Selatan Abdul Kamil Marisi, Sekretaris Daerah (Sekda) Tanbu Ambo Sakka, Pejabat Pemkab Tanbu, dan tamu undangan lainnya, Festival Panen Hasil Belajar tersebut berlangsung meriah.

Kepala Dinas Pendidikan Tanbu Eka Sapruddin, mengatakan festival panen raya hasil belajar program pendidikan guru penggerak, merupakan sebuah pendidikan bagi guru yang berorientasi pada perubahan atau tranformasi sistem pendidikan.

Pada lokakarya 7 ini, para calon guru penggerak membagikan berbagai aksi nyata dan program-program yang sudah dilaksanakan kurang lebih 6 bulan, mengikuti pendidikan guru penggerak. Hal tersebut dimaksudkan untuk melihat perubahan positif, yang sudah dirasakan di sekolah calon guru penggerak.

Menurut Eka, lokakarya bagi calon guru penggerak ini sangat penting untuk dilaksanakan, karena melalui kegiatan inilah mereka diberi ruang untuk membuktikan, bahwa dengan mengikuti pendidikan guru penggerak maka telah memenuhi kompetensi pemimpin pembelajaran, karena telah mampu menggerakan sebuah ekosistem pembelajaran disekolah dan mampu menjalankan program-program yang benar-benar berdampak bagi para murid disekolah.

“Tujuan digelarnya lokakarya festival panen hasil belajar yaitu calon guru penggerak dapat menjelaskan proses yang dialami dan praktek, baik yang didapatkan selama mengikuti program guru penggerak dan berdampak pada murid. Calon guru penggerak juga dapat menjelaskan saran untuk pengembangan dari para pengunjung, dan juga membagikan hasil pembelajaran selama 6 bulan dan dampaknya kepada diri sendiri serta kepada undangan lokakarya khususnya para kepala sekolah, komunitas daerah, maupun teman sejawat,” ungkap Eka.

Adapun hasil yang diharapkan, melalui festival ini adalah calon guru penggerak mampu menganalisis penerapan program yang dibuat semala 6 bulan, calon guru penggerak mampu mengidentifikasi hasil praktik, baik dilingkungan pelajar maupun sekolah, dan perwakilan calon guru penggerak mampu menyampaikan hasil pembelajaran dikelas berbagi.

Kepala Balai Guru Penggerak Kalimantan Selatan, Abdul Kamil Marisi mengatakan guru pengerak adalah pasukan khususnya Dinas Pendidikan dan mereka di didik selama berbulan-bulan.

Untuk guru penggerak angkatan 1-4 dididik selama 9 bulan, dan bulan ke 10 melaksanakan panen hasil karyanya. Sedangkan angkatan ke 5 di didik selama 6 bulan, dan bulan ke 7 melaksanakan lokakarya panen hasil belajar, dengan menunjukan produk-produk terbaik dari hasil pembelajaran yang mereka peroleh.

Guru penggerak adalah agen tranformasi bagi ekosistem pendidikan. Mereka memiliki peran diantaranya mendorong peningkatan prestasi akademik siswa, menjadi mentor bagi guru lainnya, mengajar dengan kreatif, dan menjadi teladan bagi yang lainnya.

Sementara itu, Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar mengatakan pemerintah daerah (Pemda) sangat bersyukur dan mengapresiasi dilaksanakanya festival panen hasil belajar program pendidikan guru penggerak di Kab Tanbu.

Menurut Zairullah, pendidikan merupakan salah satu dari empat pilar pembangunan di Bumi Bersujud.

“Pilar utama pembangunan di Tanbu ini adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu melalui pendidikan. Keberhasilan pembangunan terletak pada pendidikan,” ucapnya.

Pemda sangat mendukung dengan adanya program guru penggerak ini dalam rangka membangun generasi penerus bangsa dan masa depan negara. persoalan kedepan Tanbu dan Indonesia kuncinya ada di anak-anak ini, dan landasan utamanya adalah para guru.

“Kunci rahasia dunia itu ilmu, kunci akhirat itu ilmu. jika ingin mendapatkan keduanya yaitu dengan Ilmu (pendidikan),” tutup Zairullah.

Dalam acara tersebut, Bupati HM Zairullah Azhar didampingi Kepala Balai Guru Penggerak Kalsel dan Sekda Tanbu meninjau satu persatu stand lokakarya dari para guru penggerak tersebut. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Ekonomi Kalimantan Selatan Nasional Organisasi Perempuan Pembangunan Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Peringati Hari Ibu Ke-94 Tahun 2022, 30 Gabungan Organisasi Wanita Gelar Ziarah Ke Makam Pahlawan Mattone Pagatan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam rangka puncak peringatan Hari Ibu Ke-94 Tahun 2022, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), menggelar Ziarah Ke Makam Pahlawan Mattone di Pagatan, Rabu (21/12/2022).

Ziarah bersama ini, dilakukan oleh segenap gabungan dari 30 organisasi wanita di Kab. Tanbu, diantaranya yaitu DWP, HARPI Melati, Persit, Himpaudi, PKK, Wirawati, DP3AP2KB, Muslimat NU, PPNA Tanbu, Wanita Islam Kab Tanbu, Fatayat, Iwabri Kanca Batulicin, GOW dan lainnya.

Sekitar kurang lebih 150 orang yang tergabung dalam organisasi wanita tersebut, melangsungkan upacara penghormatan dan tabur bunga ke Makam Pahlawan Mattone. Terlihat hadir Ketua DWP Tanah Bumbu, Hj. Hasnah Mashude Ambo Sakka.

Dalam kesempatannya, Kepala DP3AP2KB Kab Tanbu, Narni menyampaikan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ibu ke-94 Tahun 2022, dilaksanakan dengan pergi ziarah bersama ke Taman Makam Pahlawan Mattone Pagatan dan diikuti perwakilan 30 organisasi wanita Kab. Tanbu.

“Peringatan Hari Ibu Ke-94, artinya bahwa sudah 94 tahun perempuan Indonesia yang tergabung dalam berbagai organisasi dan lembaga swadaya masyarakat, baik secara kelompok maupun individu turut berpartisipasi dalam mengisi pembangunan yang ada, baik pada sektor, profesi maupun bidangnya masing-masing,” katanya.

Narni melanjutkan, bahwa Hari Ibu diperingati dengan mengemban maksud senantiasa mengingatkan seluruh Rakyat Indonesia terutama generasi muda, agar memaknai Hari Ibu sebagai hari kebangkitan, persatuan dan kesatuan perjuangan kaum perempuan, yang tidak terpisahkan dari kebangkitan perjuangan bangsa Indonesia.

“Kita berharap dari momen Hari Ibu ini, kasih sayang kodrati seorang ibu kepada anaknya, supaya tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi. Kekuatan kesucian pengorbanan seorang ibu kepada anaknya, perlu mendapat perhatian dan kesadaran para perempuan, untuk ikut terlibat di dalam pembangunan mencerdaskan kehidupan keluarganya,” harap Narni.

Disamping itu, Indonesia masih terdampak wabah Covid-19 hingga saat ini, sehingga ekonomi masyarakat masih dianggap tidak stabil. Kepala DP3AP2KB Kab Tanbu, mengajak kaum perempuan untuk terlibat di Kewiraswastaan atau Kewirausahaan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Pembangunan Sosial Tanah Bumbu

Kantor Desa Dan Gedung Serbaguna Desa Sungai Cuka, Baru Saja Diresmikan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Kodim 1022/ Tanah Bumbu, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), hadiri kegiatan peresmian kantor desa dan gedung serbaguna Desa Sungai Cuka.

Pembukaan diresmikan oleh Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar. Kantor desa dan gedung serbaguna tersebut berlokasi di Jalan Pantai Sungai Cuka Kec Satui.

Kegiatan juga dihadiri oleh Kapten Inf Wahyono, Danramil 1022-04/Satui.

Selain Bupati dan Danramil, sejumlah pejabat seperti Kadri Mandar (Camat Satui), Iptu Dedy (Wakapolsek Satui), Para Kades se-Kecamatan Satui, Para Tokoh Agama, Tokoh Pemuda Ds. Sungai Cuka, Masyarakat Desa Sungai Cuka dan Perwakilan perusahaan yang beroperasi di Sungai Cuka turut hadir pada peresmian kedua bangunan yang telah siap dioperasikan sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Dengan adanya peresmian Kantor Desa Sungai Cuka yang baru, diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan dari pihak desa kepada masyarakat desa, yang datang untuk berbagai macam keperluan dan perlu mendapatkan pelayanan dari para aparat desa.

Sedangkan untuk gedung serbaguna di Desa Sungai Cuka semoga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk keperluan dan kesejahteraan seluruh warga desa, sehingga banyaknya dana yang digunakan selama proses pembangunan bisa membuahkan hasil yang maksimal.

Danramil Satui, Kapten Inf Wahyono mewakili Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Aldin Hadi,S.H.,M.Tr ( Han), menyampaikan gedung Kantor desa dan Gedung Serbaguna desa Sungai Cuka telah diresmikan dan siap digunakan.

“Kegiatan peresmian Kantor dan Gedung Serbaguna desa Sungai Cuka oleh Bupati Tanah Bumbu, Bapak Zairullah Azhar menandakan kedua bangunan tersebut telah siap untuk dipergunakan sesuai dengan fungsi dan peruntukannya masing-masing, semoga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat desa, sehingga banyaknya dana yang digunakan selama proses pembangunan bisa seimbang dengan hasil yang dicapai,” katanya pada Rabu (21/12/2022).

“Selama ini desa Sungai Cuka belum memiliki sebuah gedung serbaguna, dengan adanya bangunan baru tersebut bisa dimanfaatkan oleh seluruh warga desa dengan baik untuk kebaikan dan kesejahteraan bersama, selaku aparat Komando Kewilayahan, tugas Danramil beserta seluruh anggota adalah memastikan situasi dan kondisi diwilayah binaannya masing-masing dalam keadaan aman terkendali,” pungkas Wahyono. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Ekonomi Kalimantan Selatan Kesehatan Pembangunan Sosial Tanah Bumbu

Bupati Tanbu Serahkan Motor Operasional Stunting Ke Koordinator Penyuluh KB

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Sebanyak 6 Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan, pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), menerima sepeda motor operasional pendampingan keluarga stunting, Senin (19/12/2022).

Diserahkan langsung Bupati HM. Zairullah Azhar didampingi Sekda H Ambo Sakka dan Kepala DP3AP2KB Hj Narni, di Halaman Kantor Bupati Jln Dharma Praja No 1 Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin Provinsi Kalimantan Selatan.

Motor operasional tersebut bersumber dari dana DAK Fisik TA 2022.

Bupati Zairullah, berpesan agar motor operasional tersebut digunakan dengan sebaik-baiknya, guna membantu percepatan pelayanan kepada masyarakat utamanya dalam hal stunting.

“Semoga dengan adanya motor operasional ini, pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat, sehingga upaya pemerintah daerah mewujudkan SDM yang sehat, berkualitas, produktif, dan berahlak mulia terwujud,” ujarnya.

Adapun 6 Koordinator Penyuluh KB Kecamatan yang menerima motor operasional yakni Kecamatan Satui, Karang Bintang, Mantewe, Sungai Loban, Kusan Tengah, dan Simpang Empat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati juga menyerahkan piagam penghargaan sebagai pelaksana pelayanan sejuta akseptor dengan capaian terbaik III se- Kalsel kepada 12 Balai KB Kecamatan se-Tanbu, RSUD DHAAN, RS Marina Permata, RSIA Paradise, Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas se-Kabupaten Tanah Bumbu. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Ekonomi Kalimantan Selatan Organisasi Perempuan Pembangunan Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

HUT DWP Ke-23 Berlangsung Meriah

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), menggelar dengan meriah puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP Ke-23 Tahun, di Gedung Mahligai Bersujud Kecamatan Simpang Empat, Senin (19/12/2022).

Kegiatan tersebut mengusung tema “membangun perempuan cerdas untuk memperkuat ketahanan keluarga di era digital” yang dihadiri secara langsung oleh Bupati Tanah Bumbu, H. M. Zairullah Azhar bersama Sekretaris Daerah, H. Ambo Sakka.

Dalam sambutannya, Bupati Zairullah mengatakan melalui momentum ini bisa menjadi wadah untuk bersama-sama merenung dan melihat, kelebihan dan juga kekurangan dalam diri, sebab dari sana seseorang akan bangkit membenahi dan memperbaiki diri menuju yang terbaik.

Bupati juga menambahkan bahwa tema dalam acara tersebut sangat luar biasa yang mana juga sejalan dengan Moto Kabupaten Tanah Bumbu yakni “Bersujud” yang merupakan lambang ketaatan kedekatan ketakwaan dan ketakutan kepada Allah SWT.

“Bersujud sekaligus menjadi lambang kecerdasan, karena ketika bersujud secara ilmiah otak manusia berada di paling bawah, yang beratnya hanya enam ons mendapatkan asupan gizi yang maha luar biasa dan insyaallah orang yang banyak sujudnya adalah orang cerdas,” ucap Zairullah.

Disamping itu, Ketua DWP Tanah Bumbu, Hasnah Mashude Ambo Sakka dalam kesempatannya membacakan sambutan DWP RI, yang menegaskan bahwa ibu yang hebat dan perempuan yang cerdas adalah penentu kualitas keluarga di dalam masyarakat.

“Melalui tema dan gerakan tersebut ia mengajak seluruh anggota DWP untuk belajar satu sama lain, guna mengasah keahlian di berbagai bidang kehidupan dan juga tidak lupa mendalami nilai-nilai Pancasila, yang menjadi landasan dan pengembangan karakter sehingga menjadi panutan di tengah keluarga,” katanya.

Puncak peringatan HUT DWP secara simbolis ditandai dengan pemotongan tumpeng, yang dilakukan oleh Penasehat 1 DWP Wahyu Windarti Zairullah bersama Penasehat 2 Suci Anisa Rusli yang diberikan kepada Bupati Tanah Bumbu, dan pemotongan kue oleh Ketua DWP Hasnah Mashude Ambo Sakka untuk diberikan kepada Sekretaris Daerah.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diisi dengan penampilan tari kreasi, paduan suara dari anggota DWP Tanah Bumbu, pengumuman pemenang lomba rangkaian HUT DWP sebelumnya dan pembagian doorprize untuk peserta yang berhadir.

Turut berhadir juga dalam puncak HUT DWP diantaranya Forkompinda Tanbu, pimpinan SKPD dan pejabat di lingkup Pemkab Tanbu, camat beserta lurah, ketua beserta anggota DWP unit SKPD tingkat kecamatan dan kelurahan, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perusahaan atau perbankan dan tamu undangan lainnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Ekonomi Gaya Hidup Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Pembangunan Pendidikan Regional Sosial Tanah Bumbu

Sekda Ambo Sakka Hadiri Deklarasi Desa ODF, Beri Apresiasi Tinggi Dalam Upaya Ciptakan Lingkungan Sehat Masyarakat

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam upaya menuju perilaku hidup bersih dan sehat, Sekretaris Daerah (Sekda) H. Ambo Sakka menghadiri Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, di Gedung PKK Tanbu Kecamatan Simpang Empat, Kamis (15/12/2022).

Sekeretaris Dinas Kesehatan, dr Arman J Rikki selaku panitia pelaksana menyampaikan, bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah mencegah penularan penyakit yang diakibatkan oleh Buang Air Besar Sembarangan (BABS) seperti diare dan penyakit menular lainnya.

Dengan pengaplikasian desa berbasis lingkungan yang maksimal, dinilai dapat menciptakan perilaku masyarakat yang bersih dan sehat sehingga mengurangi risiko penularan penyakit.

Fawahisah Mahabattan selaku Ketua Forum Kabupaten Kota Sehat (KKS) Kab. Tanbu menyampaikan, sebagai prinsipnya Kab Tanbu sebagai Serambi Madinah perlu diimplementasikan tentang nilai-nilai kebersihan dan kesehatan baik di tingkat kabupaten, kecamatan, serta desa atau kelurahan.

Dirinya juga menambahkan saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan kecamatan dan telah turun ke desa, untuk mensosialiasikan terkait ajakan berperilaku hidup sehat ini.

“Masih ada beberapa perilaku yang kurang sehat, berdasarkan hasil diskusi salah satunya penyebabnya adalah kurangnya fasilitas sumber air yang dimiliki, oleh sebab itu mereka juga perlu difasilitasi dengan bantuan yang mendorong mereka dalam berperilaku bersih,” kata Fawahisah.

Sementara itu atas nama Pemerintah Daerah, Sekda memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan menyambut baik, atas pelaksanaan kegiatan deklarasi desa stop buang air besar sembarangan di Kab Tanbu ini.

Seperti yang diketahui bersama, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku hygine dan sanitasi, melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.

Selain itu, STBM memiliki indikator outcome dan indikator output, indikator outcome STBM yaitu menurunnya kejadian penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya, yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku, sedangkan indikator output salah satunya ialah setiap individu dan komunitas mempunyai akses terhadap sarana sanitasi dasar, sehingga dapat mewujudkan komunitas yang bebas dari buang air besar sembarangan tempat (ODF).

Selanjutnya, jumlah desa di Kab Tanbu ada sebanyak 149 desa, yang mana dalam penyelenggaraan STBM yang telah dilakukan pemicuan, oleh petugas sanitasi wilayah kerjanya masing-masing sebanyak 140 Desa dan Kelurahan, dari 149 Desa dan Kelurahan yang telah dipicu, dan dilaksanakan program STBM serta diverifikasi tahun 2022, sebanyak 42 Desa yang dinyatakan terbebas dari BABS, dan sebagian desa ODF sebanyak 40 Desa yang di Deklarasikan.

“Oleh karena itu, kami berharap semoga melalui kegiatan ini masyarakat, utamanya masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu dapat lebih mencintai kebersihan, dengan tidak melakukan buang air besar sembarangan (BABS), guna terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat, dalam mewujudkan Desa menuju Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Bumi Bersujud,” pesannya.

Dalam kesempatan itu Sekda juga menekankan kepada setiap pemangku kepentingan di Bumi Bersujud, untuk menjalankan amanah yang diemban dengan sebaik-baiknya termasuk dalam menyukseskan gerakan ini.

Termasuk Kepala Desa yang menjadi ujung tombak, kepala desa dituntut maksimal, dalam membangun dan bertanggung jawab dalam memperhatikan lingkungan sehat di desanya.

“Dengan bantu masyarakat berubah pola hidupnya, berubah naik kesejahteraannya, berubah taraf ekonominya lebih baik, apalagi terkait penerapan hidup sehat di masyarakat,” katanya.

Turut berhadir dalam kegiatan pimpinan Forkopimda, Pejabat SKPD Lingkup Pemkab Tanbu, Ketua TP PKK, Pimpinan Instansi Vertikal, Ketua Puskesmas, Ketua Forum, Lurah Camat dan Kepala Desa. (narasinusantara.com/Aaron)