Kategori
Keagamaan Pendidikan Tanah Bumbu

MTQ Nasional XXI Tingkat Kusan Hulu Resmi Ditutup: Terima Kasih kepada Bupati Tanah Bumbu dan Semua Pihak Terkait

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXI Tingkat Kecamatan Kusan Hulu resmi ditutup setelah tiga hari penuh semangat dan kekhidmatan. Acara penutupan berlangsung pada Rabu 2 Juli 2025 bertempat di lapangan sepak bola Desa Karang Mulya dan dipimpin oleh Penjabat Camat Kusan Hulu, Salafudin.

Dalam momen bersejarah ini, hadir berbagai elemen masyarakat, termasuk Forkopincam Kusan Hulu, Kabag Kesra Setda, Kepala KUA, Ketua MUI, Ketua BAZNAS Tanah Bumbu Ustadz H.Hamzah SE.MA, serta tokoh agama dan masyarakat. Bupati Tanah Bumbu diwakili oleh Kabag Kesra, menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

Ketua LPTQ Kecamatan Kusan Hulu, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya MTQ ke-21. Ia menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga upaya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci di masyarakat.

“Semoga dari MTQ ini lahir qari dan qariah yang berkualitas, siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Pj. Camat Kusan Hulu, Salafudin, juga menyampaikan terima kasih yang tulus kepada semua pihak yang berkontribusi dalam kesuksesan acara ini. “Terima kasih kepada panitia, dewan juri, tokoh masyarakat, dan seluruh peserta. Semoga amal jariyah ini membawa keberkahan bagi Kecamatan Kusan Hulu,” ujarnya.

Kegiatan MTQ ini berhasil memperkuat semangat ukhuwah Islamiyah dan syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat. Peserta dari berbagai desa tampil gemilang dalam berbagai cabang lomba, seperti tilawah, tahfiz, dan tartil. Penutupan ditandai dengan pengumuman pemenang serta pemberian piagam dan hadiah.

“Selamat kepada para juara. Teruslah belajar dan istiqamah dalam mengamalkan Al-Qur’an,” pesan Kabaq Kesra H.Zaki Yamani

Dengan berakhirnya acara ini, warga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk memperkuat pembangunan spiritual masyarakat. Terima kasih kepada Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dan semua pihak yang telah membantu kesuksesan MTQ Nasional XXI ini. (ANN)

Kategori
Kalimantan Selatan Pendidikan Tanah Bumbu

Mewujudkan Generasi Sehat dan Cerdas: Pemkab Tanbu Gelar Bimtek Sekolah Sehat dan PAUD HI

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan anak usia dini. Baru-baru tadi, Pemkab Tanbu menggelar Bimtek Gerakan Sekolah Sehat dan PAUD Holistik Integratif (HI) di Pendopo Kantor Bupati, Gunung Tinggi, Batulicin.

Mengangkat tema “Penguatan Pembentukan Karakter Melalui Gerakan 7 (Tujuh) Kebiasaan Anak Indonesia Sejak Usia Dini”. Bimtek dibuka secara resmi Bupati Andi Rudi Latif diwakili Asisten Administrasi Umum, Hj Narni.

Membacakan sambutan Bupati, Hj Narni mengatakan usia dini adalah masa yang sangat menentukan dalam tumbuh kembang seorang anak. Baik secara fisik, intelektual, sosial, maupun emosional.

Maka dari itu, sambungnya, pendekatan Holistik Integratif dalam layanan PAUD sangat penting. Anak tidak hanya dididik secara kognitif, tetapi juga diberikan perhatian terhadap gizi, kesehatan, pengasuhan, perlindungan, serta stimulasi yang tepat.

Sejalan dengan itu, kata Hj Narni, Gerakan Sekolah Sehat menjadi penguat. Tidak hanya menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan aman. Tetapi juga mendorong perilaku hidup bersih dan sehat sebagai kebiasaan sejak dini. Karena kita percaya, karakter baik harus dibentuk dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan terus menerus setiap hari.

“Semoga melalui kegiatan ini, para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD dapat memperkuat kapasitasnya untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kegiatan belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak,” ucapnya.

Ia juga mengajak semua pihak untuk terus bersinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat. Untuk memastikan bahwa setiap anak di Tanah Bumbu tumbuh menjadi pribadi yang sehat jasmani dan rohani, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.

Sementara itu, Bunda PAUD Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menegaskan bahwa Gerakan Sekolah Sehat dan PAUD HI ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung pertumbuhan anak secara utuh dan menyeluruh sejak usia dini. Tidak hanya fokus pada aspek pendidikan, tetapi juga mencakup fisik, emosi dan sosial.

“Tujuannya untuk menciptakan anak-anak yang sehat, cerdas, ceria dan berakhlak mulia,” ucapnya.

Ia menambahhkan masa ini menjadi penting untuk tetap kita perhatikan tentang pertumbuhan dan perkembangan anak, kesehatan dan ketercukupan gizi, agar anak anak terus tumbuh dan berkembang optimal.

Kepada para guru atau pendidik PAUD, Andi Irmayani Rudi Latif berpesan untuk terus mendampingi dan memberikan layanan terbaik agar aspek perkembangan anak, nilai agama, moral dan kemampuan berpikir, berbahasa, sosial emosional, fisik motorik dan seni berkembang sesuai usianya. Karena setiap anak berhak mendapatkan haknya memiliki kemampuan fondasi untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Andi Irmayani, titip anak-anak usia emas ini agar diberikan pelayanan pendidikan yang maksimal. Karena ditangan anak -anak ini, masa depan Tanah Bumbu dan Bangsa ini sangat tergantung.

Mengakhiri sambutannya, Andi Irmayani Rudi Latif mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi luar biasa kepada Guru PAUD yang sudah mengabdikan diri bagian dari pentransfer ilmu. Juga sudah mau menjadi teman, sahabat dan ibu kedua di lembaga bagi anak-anak usia dini yang penuh kesabaran dan keikhlasan.

“Semoga ilmu yang diberikan ini dicatat sebagai amal jariah oleh Allah SWT. Semoga Bapak dan Ibu Guru PAUD selalu diberikan sehat, usia yang barokah. Hingga bisa menuntaskan peran mengantarkan anak-anak usia emas menuju masa depannya,” pungkasnya.

Hadir pada acara ini, Kepala Dinas Pendidikan Tanah Bumbu. Nara Sumber dari Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan. Pejabat dari SKPD yang hadir, Pengawas dan Penilik, Guru PAUD serta undangan lainnya. (ANN)

Kategori
Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pendidikan Tanah Bumbu

Tingkatkan Literasi dan SDM Unggul, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Bimtek Pengelola Perpustakaan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Perpustakaan Umum dan Khusus, 26 – 27 Mei 2025.

Bimtek dilaksanakan sesuai arahan Bupati Andi Rudi Latif dan selaras dengan misi prioritas Pemkab Tanbu 2025-2030 yaitu Meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan untuk menciptakan SDM kompeten dan berkarakter.

Bupati Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tanbu, Yulia Ramadani mengatakan perpustakaan memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat, memperluas wawasan, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Oleh karena itu, sebutnya, pengelolaan perpustakaan yang baik dan profesional menjadi kunci utama dalam mewujudkan perpustakaan sebagai pusat informasi dan pembelajaran bagi masyarakat.

Menurutnya, perpustakaan umum di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan memiliki peran vital dalam meningkatkan literasi masyarakat, menyediakan akses informasi, serta menjadi ruang inklusif bagi semua kalangan.

Sedangkan perpustakaan khusus yang berada di instansi vertikal memiliki fungsi yang tidak kalah penting dalam mendukung profesionalisme dan pengembangan keilmuan di berbagai sektor.

Sementara itu, terkait kegiatan bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pengelola perpustakaan. Baik di tingkat kecamatan, desa, kelurahan, maupun instansi vertikal.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam mengelola perpustakaan. Mulai dari manajemen koleksi, pelayanan kepada masyarakat, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan perpustakaan.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan kesungguhan. Serta memanfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman guna meningkatkan kualitas perpustakaan yang dikelola.

“Semoga bimbingan teknis ini memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan mutu perpustakaan di daerah kita,” pungkasnya.

Adapun kegiatan Bimtek Pengelola Perpustakaan Umum untuk Desa yang ada di Kecamatan Batulicin, Kusan Hilir. Sungai Loban, Angsana, Simpang Empat, dan Kusan Tengah. Dan Bimtek Pengelola Perpustakaan Khusus untuk instansi vertikal dan rumah ibadah. Dilaksanakan 26 Mei 2025, yang dihadiri peserta sebanyak 70 orang pengelola perpustakaan.

Kemudian, pada 27 Mei 2025 dilaksanakan Bimtek Pengelola Perpustakaan Umum. Untuk Desa yang ada di Kecamatan Satui, Kuranji, Karang Bintang, Mantewe, Kusan Hulu, Teluk Kepayang dan Satui.

Nararasumber bimtek yaitu Pustakawan Ahli Madya Dispersip Provinsi Kalsel Hj Arbayah, SH dan Abdillah, S.Sos. (ANN)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Pendidikan Tanah Bumbu

Andi Irmayani Rudi Latif Resmi Dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Tanah Bumbu Periode 2025–2030

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Andi Irmayani Rudi Latif resmi dikukuhkan sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Tanah Bumbu untuk periode 2025–2030. Pengukuhan ini berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Senin (26/5/2025).

Pengukuhan dilakukan secara langsung oleh Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Selatan, Ny. Fathul Jannah Muhidin, yang juga menetapkan Bunda PAUD dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran strategis sebagai motor penggerak pendidikan anak usia dini di daerah masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Irmayani menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong masyarakat serta para pemangku kepentingan agar bersama-sama menyediakan layanan PAUD yang berkualitas di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Tujuan utama kami adalah menciptakan fondasi dasar kepribadian anak yang baik untuk menjadi manusia yang beradab di masa depan,” tegasnya.

Dengan pengukuhan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat semakin kuat dalam membangun pendidikan anak usia dini yang holistik, berkualitas, dan berkelanjutan. ((ANN)

Kategori
Keagamaan Pendidikan Tanah Bumbu

291 Peserta Ikuti MTQ ke-XXI Tingkat Kecamatan Mantewe

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Sebanyak 291 peserta mengikuti Musabaqah Tilwatil Qur’an (MTQ) Nasional Ke-XXI tingkat Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu. MTQ ini berlangsung 16 hingga 19 Mei 2025 di Desa Sepakat.

MTQ ini secara resmi dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, diwakili Camat Mantewe, Nyariman. Jumat (16/05/2025) di panggung utama MTQN, Lapangan Sepakbola Desa Sepakat.

Bupati dalam sambutannya dibacakan Camat Mantewe menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ di tingkat kecamatan merupakan langkah strategis dalam mencari dan membina bibit unggul tilawah dan hafalan Al-Qur’an yang berpotensi mengharumkan nama daerah di tingkat lebih tinggi.

“Saya berharap melalui MTQ ini lahir Qari dan Qariah, Hafizh dan Hafizah yang bukan hanya unggul secara kompetitif, tetapi juga memiliki akhlak Qurani,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan.

Selain sebagai ajang kompetisi, Bupati juga menekankan bahwa MTQ merupakan media dakwah yang penting dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an, mempererat persatuan umat, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

Sementara itu, Sekretaris LPTQ Kabupaten Tanah Bumbu, H. Abdul Hamid, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini.

Abdul Hamid berharap para peserta dapat mengikuti perlombaan dengan semangat dan keseriusan untuk melahirkan Qari dan Qariah terbaik yang akan membawa nama Tanah Bumbu ke tingkat provinsi bahkan nasional.

Dalam laporannya, Ketua Panitia MTQ Tingkat Kecamatan Mantewe yang juga Kepala Desa Sepakat, Sumanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan menyiapkan generasi Qurani dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tingkat kecamatan.

MTQ kali ini mengusung tema “Al-Qur’an Sebagai Inspirasi dan Pedoman BerAksi Menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur, dan Beradab.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan generasi Qurani serta mempererat tali silaturahmi masyarakat.

Adapun acara pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Arba’in. Disusul dengan pengukuhan Dewan Hakim dan Dewan Juri MTQ. Serta semarak pawai yang menambah kemeriahan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Habaib, Syarifah, alim ulama, anggota DPRD Tanah Bumbu, pengurus LPTQ. Kepala Kantor Kementerian Agama, Kapolsek dan Danramil Mantewe. Kepala KUA, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Mantewe, serta tokoh agama dan masyarakat setempat. (ANN)

Kategori
Bencana Alam Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kebakaran Kecelakaan Maut Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pendidikan Perayaan Tahunan Pertambangan Sosial Tanah Bumbu

BPBD Tanbu Peringati HKB 2025 di Ponpes Al-Asmaul Husna Turut Gandeng PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin

NARASINUSANTARA, BATULICIN – Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu menggelar aksi Sosialisasi dan Simulasi Evakuasi Mandiri Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Asmaul Husna, Kecamatan Simpang Empat, pada Sabtu (26/04/2025).

Kepala BPBD Tanah Bumbu, Sulhadi, menjelaskan bahwa HKB bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Tahun ini, HKB mengusung tema nasional “Bangun Kesiapsiagaan Sejak Dini”, yang juga sejalan dengan visi dan misi Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, serta arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia tangguh bencana melalui penguatan sistem pendidikan berbasis mitigasi bencana.

“Di Tanah Bumbu, sekitar 158 ribu orang setiap tahunnya wajib mendapatkan diseminasi kebencanaan. Satuan pendidikan menjadi sasaran utama agar pelajar memahami tindakan penyelamatan diri saat terjadi bencana,” jelas Sulhadi dalam sesi wawancara bersama media.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program nasional Asta Cita yang mewajibkan setiap satuan pendidikan mengikuti sosialisasi dan simulasi evakuasi bencana. Pelatihan SPAB ini dinilai penting dalam menciptakan pembangunan sumber daya manusia yang sadar risiko serta memperkuat ketangguhan komunitas pendidikan terhadap ancaman bencana seperti gempa bumi, banjir, dan kebakaran.

KH Abdul Haris, selaku Pembina Ponpes Al-Asmaul Husna, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan BPBD untuk menyelenggarakan kegiatan ini di lingkungan pesantrennya.

“Pengetahuan tentang kebencanaan sangat penting bagi para murid. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar, dan Tanah Bumbu selalu dilindungi dari segala jenis bencana,” ujar KH Abdul Haris.
Ia juga mengingatkan pentingnya pepatah “Sedia Payung Sebelum Hujan” sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi bencana tak terduga.

Tepat pukul 10.00 Wita, sirine peringatan HKB dikumandangkan serentak di seluruh Indonesia sebagai tanda dimulainya kegiatan simulasi. Selanjutnya, peserta dibekali materi mengenai siklus manajemen bencana dan jenis-jenis bencana oleh Panji dari Tim Basarnas.

Siswa dan siswi Ponpes terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga akhir. Kegiatan edukatif ini juga mendapat dukungan dari PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, yang berperan aktif dalam mendukung program tanggap bencana di wilayah Tanah Bumbu.

PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan masyarakat dengan mendukung penuh kegiatan BPBD Tanah Bumbu. Pihak PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin menyadari pentingnya dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, terhadap potensi bencana. Melalui program SPAB ini, para peserta mendapatkan pelatihan langsung mengenai prosedur evakuasi mandiri, penggunaan jalur evakuasi, hingga langkah-langkah pertolongan pertama saat terjadi bencana.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta, khususnya di lingkungan satuan pendidikan, dapat lebih siap dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana di masa depan.

Acara turut dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Kepala Pelaksana BPBD Tanah Bumbu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana bersama Tim, Sekretaris Dinas Pendidikan, Tim Basarnas, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanah Bumbu bersama Duta Baca, PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, Kodim 1022/Tnb, para pengawas dan kepala sekolah, serta guru dan staf Ponpes Al-Asmaul Husna. (Fitria)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Pendidikan Tanah Bumbu

Begini Atensi Bupati Bang Arul Teruntuk Guru Honor Sekolah Swasta/Madrasah

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Andi Rudi Latif, atau yang akrab disapa Bang Arul, memberikan perhatikan khusus kepada guru-guru honor non-PPPK yang bekerja di bawah naungan yayasan sekolah/madrasah swasta.

Bentuk perhatian itu adalah bagaimana regulasinya agar Pemerintah Daerah bisa memberikan honor atau gaji sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian mereka seperti halnya para guru honor di sekolah negeri.

Bang Arul menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap kesejahteraan para guru tersebut.

Ia menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk segera mencari regulasi yang relevan dan mengomunikasikannya dengan pemerintah pusat.

Arahan khusus ini disampaikan Bupati Andi Rudi Latif dalam rapat konsultasi publik penyusunan RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2025-2029 di Batulicin, Minggu (16/03/2025).

“Tolong ini diperhatikan khusus. Cari regulasinya. Komunikasikan dengan Pemerintah Pusat. Kita susun regulasinya supaya kita tetap dapat memberikan gaji mereka. Saya beri waktu Dinas Pendidikan secepat-cepatnya,” tegasnya.

“Saya minta tolong dan saya kasih waktu secepat-cepatnya. Kalo tidak bisa hari ini, besok senin, kalo tidak sanggup, menghadap saya. Tapi insyallah dengan komunikasi, setiap permasalahan saya yakin pasti ada solusinya,” sambung Bupati Bang Arul.

Arahan ini menjadi langkah awal yang penting dalam memastikan kesejahteraan guru non-PPPK di Kabupaten Tanah Bumbu. Khususnya dari sekolah swasta/madrasah, sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pendidikan, pelatihan, karakter dan spritual. (ANN)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pendidikan Prestasi Tanah Bumbu

SD Negeri 2 Marga Mulya Tanah Bumbu, Siap Melangkah Menuju Predikat Sekolah Adiwiyata

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – SD Negeri 2 Marga Mulya siap melangkah menuju predikat Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Tanah Bumbu.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah, I Kadek Sugiarta, M.Pd, setelah menerima undangan dari Dinas Lingkungan Hidup Tanah Bumbu terkait program tersebut.

Sebagai langkah awal, pihak sekolah telah membentuk Tim Adiwiyata dan mulai berbenah di lingkungan sekolah.

“Kami memfungsikan aliran drainase, membuat pembibitan, dan menanam pohon serta merawat tanaman agar tercipta suasana yang nyaman, bersih, dan ramah lingkungan,” jelas I Kadek Sugiarta, Rabu (12/3/2025).

Ia juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ramah lingkungan sejak dini. Selain itu, dilakukan piket bergilir untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah, toilet, dan drainase. Semua warga sekolah, termasuk guru, turut berkontribusi dalam upaya ini.

Sebagai tambahan, sekolah telah menyediakan tempat cuci tangan di setiap depan kelas, melengkapi suasana asri dengan pot-pot bunga yang menghiasi lingkungan sekolah. Bank sampah pun dikelola dengan memilah sampah organik dan anorganik, menciptakan nilai ekonomis bagi warga sekolah.

“Kami berharap seluruh tenaga pendidik, siswa, dan warga sekolah terus aktif membudayakan gerakan ramah lingkungan,” harap I Kadek Sugiarta.

Dengan semangat kolektif ini, SD Negeri 2 Marga Mulya optimis meraih predikat Sekolah Adiwiyata, guna mendukung program pengelolaan lingkungan hidup di sekolah yang dicanangkan secara nasional. (ANN)

Kategori
Indonesia Keagamaan Pendidikan Tanah Bumbu

Peserta Retreat Terima Paparan dari Menag Nasaruddin Umar, Begini Atensi Bupati Bang Arul

NARASINUSANTARA.COM, MAGELANG – Menteri Agama RI (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan paparan tentang pertanggungjawaban seorang pemimpin dalam kegiatan Orientasi Kepemimpinan bagi Kepala Daerah di Magelang, Kamis (26/02/2025) .

Dalam acara Retreat Kepala Daerah se-Indonesia tersebut, Menag dalam paparannya menekankan pentingnya meneladani empat sifat kepemimpinan Rasulullah SAW, yaitu Shiddiq (Jujur), Amanah (Dapat Dipercaya), Tabligh (Menyampaikan), dan Fathanah (Cerdas).

“Pemimpin harus memiliki integritas moral, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya. Pemimpin juga harus memiliki visi yang jelas, kolaboratif, dan dapat memotivasi orang lain,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Menag juga menekankan pentingnya seorang pemimpin menjadi problem solver, pandai membaca situasi, dan berwawasan luas dalam menjawab tantangan global dan nasional.

“Kita harus menjadi pemimpin yang dapat menjawab tantangan zaman, memiliki visi yang jelas, dan dapat memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan yang sama,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Dengan meneladani empat sifat kepemimpinan Rasulullah SAW tersebut, seorang pemimpin dapat meningkatkan kualitas kepemimpinannya dan menjawab tantangan global dan nasional, tandasnya.

Menyimak pemaparan materi dari Menag RI, Nasaruddin Umar, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif terkesan dengan materi Pengemban Pendidikan Agama yang berfokus pada Toleransi dan Moderasi Beragama berbasis Kurikulum Cinta.

Program ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang beriman, berakhlak, dan berwawasan kebangsaan serta peduli terhadap lingkungan, sebagai pondasi dalam menciptakan generasi yang berempati dan menghargai perbedaan.

Bupati menyampaikan atensinya terhadap program Kemenag ini yang kedepannya akan diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan agama di sekolah-sekolah dan madrasah. Kurikulum baru ini akan berfokus pada nilai-nilai cinta, toleransi, dan moderasi beragama.

“Program Kemenag ini, sangat senada dengan garis besar Visi dan Misi kita kedepan yakni menjadikan Bumi Bersujud, Kabupaten Tanah Bumbu yang Maju, Makmur dan Beradab,” ujar Bang Arul, sapaan akrab Bupati.

Program ini juga akan memperkuat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. “Ekoteologi dan pendidikan lingkungan yang sangat penting dalam menciptakan generasi yang peduli terhadap lingkungan,” pungkas Bupati. (ANN)

Kategori
Indonesia Militer Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif : Birokrasi Adalah Mesin Pembangunan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Andi Rudi Latif, Bupati Tanah Bumbu periode 2025-2030, terus mengikuti rangkaian kegiatan Magelang Retreat 2025 bersama sejumlah kepala daerah lainnya dari seluruh Indonesia.

Pada hari keempat retreat, Andi Rudi Latif membagikan pandangannya mengenai peran birokrasi dalam pembangunan daerah melalui unggahan di media sosial.(24/2/2025)

Menurut Andi Rudi Latif, birokrasi merupakan mesin pembangunan yang menggerakkan pemerintahan untuk mencapai tujuan utama, yaitu kesejahteraan masyarakat. Ia menyamakan birokrasi dengan kendaraan yang dikendalikan oleh kepala negara sebagai pengemudi. Tugas utama pengemudi, dalam hal ini, adalah memimpin birokrasi daerah agar dapat mencapai hasil yang diinginkan.

Selain itu, Andi Rudi Latif menjelaskan bahwa untuk mengukur keberhasilan birokrasi dalam pembangunan, terdapat beberapa indikator yang penting, antara lain: Indeks Pelayanan Publik, Indeks Reformasi Birokrasi, Indeks Pembangunan Manusia, Indeks Persepsi Korupsi, dan Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Dalam kesempatan ini, Andi Rudi Latif berharap kegiatan retreat dapat membawa dampak positif bagi Tanah Bumbu, mewujudkan visi Beraksi menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur dan Beradab melalui penguatan sumber daya manusia dan tata kelola pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan. (ANN)