Kategori
Indonesia Lingkungan Nasional Penghijauan Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Menanam Kebaikan, Peringatan Hapernas 2025 Penuh Makna

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) memperingati Hari Perumahan Nasional (Hapernas) Tahun 2025, Selasa (26/8) di Gunung Tinggi, Batulicin. Sebagaimana arahan Bupati Andi Rudi Latif, peringatan Hapernas Tahun 2025 di isi dengan Aksi Peduli Lingkungan.

Kegiatan ini dipimpin Bupati Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Yulian Herawati di dampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) H. Ansyari Firdaus.

“Peringatan Hapernas 2025 kali ini di isi dengan Aksi Peduli Lingkungan. Sebuah wujud nyata komitmen pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan hunian yang layak dan ramah lingkungan,” ujar Bupati Andi Rudi Latif melalui Sekda Yulian Herawati.

Aksi Peduli Lingkungan dimulai dengan aksi bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon sebagai simbol kehidupan, hingga pemberian santunan kepada anak-anak panti asuhan.

Rangkaian kegiatan ini menjadi cerminan nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan cinta terhadap lingkungan.

Sementara itu, Kepala Disperkimtan Tanbu, H. Ansyari Firdaus mengatakan peringatan Hapernas mengacu pada keputusan pemerintah pusat yang menetapkan 25 Agustus sebagai Hari Perumahan Nasional. (ANN)

Kategori
Bencana Alam Bupati Tanah Bumbu Lingkungan NKRI Penghijauan Perayaan Tahunan Tanah Bumbu

Peringati HUT Ke-67 Kodam VI/Mulawarman, Tanam Mangrove di Kawasan Pesisir Tanah Bumbu, Dihadiri langsung Bupati dan Ketua DPRD

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Memperingati HUT ke-67 Kodam VI/Mulawarman, Kodim 1022/Tanah Bumbu menggelar kegiatan penanaman mangrove di wilayah pesisir Kelurahan Tungkaran Pangeran, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (02/07/2025).

Kegiatan penanaman pohon mangrove dipimpin langsung oleh Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I.

Tampak Bupati Andi Rudi Latif dan Dandim 1022/Tanah Bumbu beserta jajaran Forkopimda, dan lainnya menanam mangrove di kawasan pesisir tersebut. Terlihat berhadir dan melakukan penanaman mangrove yaitu Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani.

Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean mengikuti kegiatan hingga selesai, Ia terlihat aktif berdiskusi dengan tokoh Forkopimda, Andrean juga turut menyapa dan menemani Bupati Tanah Bumbu serta Dandim 1022/Tnb dalam rangka menanam mangrove, peduli lingkungan dan mencegah bencana alam seperti abrasi maupun erosi serta demi menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Kegiatan bertema “Dengan Semangat Baja Siap Mengawal Pembangunan Menuju Indonesia Emas” ini menjadi simbol nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup sekaligus memperkuat kemanunggalan antara TNI dan Rakyat.

Pada kesempatan itu, Bupati Andi Rudi Latif, turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun Kodam VI/Mulawarman.

“Selamat HUT ke-67 Kodam VI/Mulawarman. Semoga semakin jaya, solid, dan terus dicintai rakyat,” ucapnya.

Terkait kegiatan penanaman mangrove, Bupati mengatakan penanaman mangrove ini merupakan upaya konkret dalam mitigasi perubahan iklim dan pelestarian ekosistem pesisir.

“Mangrove adalah benteng alami dari abrasi pantai, habitat biota laut, serta penyerap karbon yang efektif. Keterlibatan TNI dalam pelestarian lingkungan adalah bukti nyata bahwa pertahanan negara juga berarti melindungi lingkungan hidup,” tambahnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Tanah Bumbu dikenal memiliki garis pantai yang panjang dan kekayaan sumber daya laut yang melimpah. Oleh karena itu, pelestarian wilayah pesisir melalui penanaman mangrove dinilai sebagai langkah strategis mendukung pembangunan berkelanjutan dan keseimbangan ekosistem.

Bupati Andi Rudi Latif mengajak semua pihak untuk menjadikan kegiatan ini sebagai gerakan berkelanjutan.

“Mari libatkan masyarakat, pelajar, dan generasi muda sebagai agen perubahan. Kita harus bersinergi menjaga lingkungan, memperkuat gotong royong, dan membangun Tanah Bumbu yang hijau, lestari, dan sejahtera,” ucapnya.

Sementara itu Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu, Letnan Kolonel Inf. Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kodam VI/Mulawarman sebagai bentuk kontribusi nyata TNI dalam menjaga ekosistem pesisir.

“Mangrove memiliki peran penting dalam menahan sedimentasi dan mencegah abrasi akibat naiknya permukaan air laut. Penanaman ini adalah langkah strategis untuk menjaga kelestarian alam serta mencegah bencana seperti erosi dan abrasi pantai,” ungkap Dandim.

Aksi penghijauan ini dihadiri Forkopimda, Pimpinan SKPD, seluruh Perwira Kodim 1022/Tanah Bumbu, Camat dan Forkopimcam Simpang Empat, Tim Aksi Percepatan Pembangunan Tanah Bumbu, para pimpinan perusahaan dan perbankan, serta tamu undangan lainnya. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Ekonomi Indonesia Inflasi Informasi Kalimantan Selatan Kebersihan Lingkungan Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Penghijauan Tanah Bumbu Teknologi

Bupati Tanbu, Bang Arul Atensi Pelaksanaan Asta Pengelolaan Sampah Sekolah dan Kampus oleh Kementerian LH

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif (Bang Arul) sapaan akrabnya memberikan atensi terhadap pelaksanaan Asta pengelolaan Sampah Sekolah dan Kampus. Kegiatan dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

“Kegiatan ini selaras dengan program visi misi Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu. Yang sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan menjadikan daerah yang hijau, bersih serta berwawasan lingkungan,”. Kata Bupati, melalui Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Eryanto Rais, Sabtu (15/03/2025).

Upaya ini mencakup pengelolaan sampah dengan prinsip 3R. Salah satunya melalui Bank Sampah, penghijauan sekolah dan kampus, serta berbagai kegiatan pelestarian lingkungan lainnya.

“Melalui langkah-langkah ini,tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan,” Jelasnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan peran penting sektor pendidikan dalam pengelolaan sampah dan mendorong sekolah dan perguruan tinggi ikut meningkatkan upaya menyelesaikan sampah di kawasan sendiri.

(Foto : Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq)

Dalam kegiatan pelaksanaan Asta Sekolah dan Kampus dalam rangkaian Aksi Peduli Sampah Nasional 2025 dipantau daring di Jakarta, Sabtu, (15/3/2025). Menteri LH Hanif mengatakan perubahan paradigma terkait sampah membutuhkan perubahan dalam budaya dan kebiasaan yang bisa dicapai lewat pendidikan

“Melakukan komunikasi, informasi, edukasi terkait dengan gerakan sadar sampah dengan memasukkan materi tentang pengelolaan sampah ke dalam kegiatan dan program, ekstrakurikuler atau dalam kebiasaan yang kiranya dapat dibangun dalam perikehidupan di sekolah menengah dasar maupun pendidikan tinggi,” kata Hanif.

Tidak hanya itu, peran sekolah dan perguruan tinggi juga penting untuk menyelesaikan sampah di kawasannya. Untuk menekan jumlah timbulan sampah yang perlu diproses di tempat pemrosesan akhir (TPA).

“Baik mahasiswa, dosen, siswa, guru, tenaga pendidikan serta pemangku kebijakan di bidang pendidikan agar dapat mengurangi sampahnya. Memanfaatkan kembali menjadikan bahan daur ulang dan mengelola sampahnya sedekat mungkin dengan sumbernya. Artinya, sampah wajib kita kelola di lokasi kita masing-masing,” tutur Hanif.

Seluruh insan pendidikan juga diharapkan dapat terus melibatkan secara aktif dalam penggiat lingkungan. Untuk mendukung upaya pengelolaan sampah di sekolah dan perguruan tinggi.

Dia meminta kepada mahasiswa untuk terus mengembangkan teknologi pengelolaan sampah untuk menekan timbulannya, inovasi yang tidak akan menimbulkan polusi baru.

Sebelumnya, menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) milik Kementerian Lingkungan Hidup, terdapat 32,8 juta ton timbulan sampah sepanjang 2024, dari yang sudah dilaporkan 303 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Mayoritas dari jumlah tersebut adalah sampah sisa makanan dengan persentase 39,43 persen dari total timbulan.

Untuk di ketahui,kegiatan ini dihadiri Bupati Tanah Bumbu diwakili Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Tanah Bumbu Eryanto Rais dan seluruh kepala dinas lingkungan hidup Kabupaten Kota Provinsi Kalimantan Selatan. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Ekonomi Indonesia Inflasi Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Pembangunan Penghijauan Pertanian Sosial Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Ajak Wujudkan Sekolah Berbudaya dan Berwawasan Lingkungan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif mengajak Sekolah di Tanah Bumbu mewujudkan sekolah berbudaya dan berwawasan lingkungan melalui gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup disekolah. Sejalan dengan salah satu Visi Misi daerah yakni mewujudkan Tanah Bumbu menjadi daerah yang hijau, bersih, dan berwawasan lingkungan.

Hal itu disampaikan Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, pada kegiatan sarasehan. Dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2025 di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, Jumat (14/03/2025).

(Foto : Bupati Andi Rudi Latif diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, pada kegiatan sarasehan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup, Jumat (14/03/2025) di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang)

Kegiatan ini menjadi bagian dari akselerasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup. Khususnya di sekolah-sekolah, sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Program Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup (Sekolah Adiwiyata) yang kita dorong di Kabupaten Tanah Bumbu merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini,” ujar Bupati.

Upaya ini mencakup pengelolaan sampah dengan prinsip 3R. Salah satunya melalui Bank Sampah, penghijauan sekolah, serta berbagai kegiatan pelestarian lingkungan lainnya. Dengan langkah-langkah ini, tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan.

“Gerakan ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta mendukung visi Kabupaten Tanah Bumbu. Untuk menjadi daerah yang hijau, bersih, dan berwawasan lingkungan,” tambah Bupati.

Oleh karena itu, Bupati berharap materi tentang pengelolaan lingkungan dapat lebih massif diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan. Agar para siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan secara teori. Tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk itu saya mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, maupun masyarakat umum. Untuk terus mendukung dan berperan aktif dalam gerakan ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Kabupaten Tanah Bumbu dimulai sejak tahun 2008 sampai dengan sekarang yang berjumlah 58 sekolah sampai tahun 2024.

Saat ini terus bertambah sebanyak 6 sekolah adiwiyata Kabupaten pada tahun 2025. Sehingga berjumlah 64 sekolah dari target sasaran 341 sekolah se-Tanah Bumbu. Baik tingkat dasar, menengah maupun sekolah tingkat menengah atas sederajat.

Dengan kluster Sekolah Adiwiyata Kabupaten, Sekolah Adiwiyata Propinsi, Sekolah Adiwiyata Nasional bahkan ada yang mencapai Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Sekolah yang sudah memperoleh predikat Adiwiyata, untuk terus meningkatkan kepedulian sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup. Yang meliputi aspek kebersihan, fungsi sanitasi dan drainase, aspek pengelolaan sampah, aspek pemeliharaan dan penanaman pohon/tanaman. Aspek konservasi air, aspek konservasi energi dan aspek inovasi terkait perilaku ramah lingkungan hidup.

(Foto : Penyerahan tempat sampah kepada perwakilan pelajar dari berbagai sekolah)

Kegiatan sarasehan dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2025 di Tanah Bumbu diawali dengan penanaman pohon, dan penyerahan tempat sampah kepada perwakilan pelajar dari berbagai sekolah.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup, Jo Kumala Dewi, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Kalimantan Kementerian Lingkungan Hidup, Fitri Harwati, S.Si., MAS, Kasubtim Pendidikan Karakter Direktorat SMP, Catur Budi Santosa.

Perwakilan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Hariyanie, S.E., M.M, Kepala Kantor Wilayah Kementeriaan Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd, Staf Ahli dan Asisten, Pimpinan SKPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu beserta Jajaran.

Hadir pula Camat beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Karang Bintang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu, Pimpinan Perusahaan Kabupaten Tanah Bumbu, Kepala Sekolah SD, SMP, SMA Adiwiyata Kabupaten Tanah Bumbu, dan tamu undangan. (ANN)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Penghijauan Pertanian Tanah Bumbu Wisata

Inilah Jenis Jenis Spesies Tanaman di Arboretum At-Ta’if Tanah Bumbu

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Arboretum At-Ta’if memiliki 17 jenis Spesies Tanaman Kayu, 29 Spesies MPTS dan 11 Spesies Tanaman Hias. Tempat pelestarian dan budidaya jenis tumbuh-tumbuhan ini semakin di kenalkan kepada masyarakat.

Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu Laili Hartati mewakili Kepala DLH Rahmat Prapto Udoyo.

Dalam kesempatan tersebut Laili menyampaikan Arboretum merupakan kebun botani atau wadah untuk mengkoleksi tumbuh-tumbuhan dari berbagai spesies. Yakni jenis semak, perdu sampai pohon, Arboretum dimaksudkan sebagai pelestarian jenis tumbuhan.

Tujuan utama Arboretum At-Ta’if yakni adalah konservasi dan pendidikan ilmiah. Demikian harapannya adalah mendekatkan kita dengan berbagai macam tumbuhan di sekitar.

Adapun Arboretum At-Ta’if diperkenalkan secara luas kepada masyarakat. Salah satu penyebarannya melalui media sosial. Arboretum ini bisa menjadi pilihan berkunjung bagi masyarakat yang ingin mengenal jenis tumbuhan meskipun umur tanaman masih muda.

Arboretum At-Ta’if memiliki Jenis Tanaman Kayu yaitu:

  1. Sengon
  2. Trembesi
  3. Mahoni
  4. Jabon
  5. Spathodea
  6. Tabebuya
  7. Alaban
  8. Anglai/Merbau
  9. Meranti Merah
  10. Keruing
  11. Balangkasuwa
  12. Pulantan/Pulai
  13. Tengkawang
  14. Sardang
  15. Bitti
  16. Mersawa
  17. Pakis Brazil (Solobium)

Jenis Tanaman Multy Purpose Tree Species (MPTS) yaitu:

  1. Durian
  2. Alpukat
  3. Jeruk
  4. Nangka
  5. Cempedak
  6. Nangkadak
  7. Mangga
  8. Sirsak
  9. Rambutan
  10. Kelengkeng
  11. Belimbing
  12. Kedondong
  13. Matoa
  14. Petai
  15. Jengkol
  16. Melinjo
  17. Pempakin
  18. Mantuala
  19. Jambu Air
  20. Jambu Bij
  21. Kacang Puri
  22. Cempaka
  23. Sawo
  24. Duku
  25. Manggis
  26. Kayu Manis
  27. Kelapa Gading
  28. Kelapa Genjah Entog
  29. Pinang

Jenis Tanaman Hias yaitu:

  1. Bougenvile
  2. Rembusa Hijau
  3. Rembusa Varigata
  4. Palem Sikas
  5. Palem Merah
  6. Palem Kuning
  7. Pucuk Merah
  8. Puring Merah
  9. Puring Kuning
  10. Cemara
  11. Pisang Kipas

Jenis-jenis tumbuhan yang ditanam ini berasal dari jenis tumbuhan konservasi, jenis endemik dan MPTS. “Harapan ke depannya akan ada penambahan secara bertahap jenis-jenis lain yang belum terdapat di Arboretum ini,” ungkap Kabid Tata Lingkungan, Laili Hartati, Senin (20/01/2025) pukul 19.19 Wita. (Fit). ANN

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Penghijauan Tanah Bumbu Wisata

Menyejukkan Hadirnya Museum Tanaman di Tanah Bumbu, Bupati Zairullah Beri Nama Arboretum at-Ta’if

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, Abah HM Zairullah Azhar meresmikan Arboretum, Jumat (10/1/2025) di Gunung Tinggi, Batulicin.

Arboretum ini merupakan hasil kerjasama PT Borneo Indobara (BIB) dengan Pemkab Tanah Bumbu dalam mendukung program pelestarian lingkungan yang berkelanjutan di Bumi Bersujud.

(Foto : Bupati Tanah Bumbu, Abah HM Zairullah Azhar)

“Dengan mengucap Bismillahirahmannirrahim, Arboretum ini kita beri nama Arboretum at-Ta’if,” kata Bupati Abah Zairullah Azhar.

Arboretum

(Foto : Bupati Tanbu Zairullah Azhar menekan tombol sirine peresmian Arboretum at-Ta’if)

At-Ta’if adalah kota di Provinsi Mekkah, Arab Saudi. Kota ini merupakan pusat area agrikultur yang letaknya yang tidak begitu jauh dari Kota Mekkah. Ta’if merupakan kawasan yang sejuk dan terkenal dengan produk pertaniannya.

Bupati berharap Arboretum at Ta’if dapat memberikan kesejukan bagi Kabupaten Tanah Bumbu.

Pada kesempatan itu, Abah Zairullah memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanbu beserta jajarannya serta PT BIB dan semua pihak yang terlibat sehingga terbangunnya Arboretum at Ta’if di Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin.

“Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah bagi kita semua. Karena jika kita menanam pohon, maka pahalanya sangat luar biasa. Bukan hanya manusia saja, tetapi semua mahluk hidup merasakan manfaatnya,” sebut Bupati.

Arboretum

(Foto : Bupati Zairullah Azhar menanam pohon pada peresmian Arboretum at-Ta’if)

Kepala DLH Tanbu, Rahmat Prapto Udoyo mengatakan Arboretum at-Ta’if seluas 17 Hektare (Ha) dengan 17 spesies tanaman di dalamnya. Ada kelompok buah-buahan, tanaman kayu, dan tanaman hias.

(Foto : Kepala DLH Tanbu, Rahmat Prapto Udoyo)

Arboretum ini, sebut Rahmat, adalah sebuah taman atau museum tanaman yang juga dapat berfungsi sebagai tempat wisata.

Kepala Teknik Tambang PT BIB, Riadi Simka Pinem menambahkan terbangunnya Arboretum ini merupakan kerjasama banyak pihak. Melibatkan Kementerian ESDM, Pemkab Tanah Bumbu, dan PT BIB.

“Kita berkoordinasi dengan Pemkab Tanbu, dan mendapat sambutan yang baik dari Bupati Zairullah Azhar. Sehingga terbangunlah Arboretum ini,” ucapnya.

Arboretum

(Foto : Kepala Teknik Tambang PT BIB, Riadi Simka Pinem) 

PT BIB juga berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan. Riadi mengatakan PT BIB juga sudah melakukan rehab DAS di beberapa daerah sebagaimana arahan dari Kementerian Kehutanan.

Terkait Arboretum at-Ta’if ini, harapannya bisa menjadi taman edukasi bagi pelajar dan destinasi wisata bagi masyarakat Tanah Bumbu bahkan Kalimantan Selatan.

(Foto : Arboretum at-Ta’if di kawasan pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu di Gunung Tinggi, Batulicin)

Hadir pada peresmian Arboretum at-Ta’if Batulicin yakni Sekretaris Daerah Tanbu Ambo Sakka, perwakilan Kepala DLH Provinsi Kalsel, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD Lingkup Pemkab Tanbu, Koordinator Perlindungan Lingkungan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, CEO PT BIB diwakili Kepala Teknik Tambang, General Manajer PT BIB, KP2D Tanbu, Manajemen dan Jajaran PT BIB, PSO dan Mitra Kerja PT BIB, dan undangan lainnya. (ddi/ MC Pemkab Tanbu). ANN