Kategori
Informasi Pertanian Sosial Swasembada Pangan Tanah Bumbu UMKM Tanah Bumbu

H. Sudian Noor Gelar Reses di Tanah Bumbu, Bahas Ketahanan Pangan dan Sertifikasi Halal UMKM

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Kalsel II Fraksi PAN, H. Sudian Noor, S.AP, menggelar kegiatan reses di Cekdam Desa Sungai Dua, Kecamatan Simpang Empat, Jumat (01/08/2025) pukul 14.00 WITA. Agenda reses ini difokuskan pada kesiapan Tanah Bumbu dalam mendukung program ketahanan pangan dan sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan ini turut dihadiri Plt. Sekretaris Daerah Tanah Bumbu Yulian Herawati, jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perikanan, Disperindag, Camat Simpang Empat, Kepala Desa Sungai Dua, para penyuluh pertanian dan perikanan, serta pelaku UMKM setempat.

Dalam sambutannya, H. Sudian Noor menyampaikan bahwa banyak permasalahan di lapangan yang perlu segera ditindaklanjuti, baik oleh DPR maupun pemerintah daerah. Ia menegaskan pentingnya sertifikasi halal bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing produk di pasar global.

“Kita hadirkan narasumber untuk memberikan pemahaman mengenai proses sertifikasi halal. Para pelaku UMKM perlu mengurus label halal sebagai bentuk kesiapan menghadapi tantangan pasar,” ujar Sudian.

Selain menyerap aspirasi terkait pertanian dan perikanan, Sudian Noor juga menyampaikan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menyediakan beasiswa untuk jenjang MI, MTs, dan MA sederajat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Plt. Sekda Yulian Herawati yang hadir mewakili Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif mengapresiasi antusiasme peserta. Ia menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan dan usulan pelaku usaha serta penyuluh agar program-program ke depan lebih terarah.

“Kita harus menyatukan usulan dari bawah, memetakan rencana dan anggaran agar pelaksanaan program bisa tepat sasaran,” kata Plt. Sekda Tanah Bumbu, Yulian.

Petani milenial Suprianto dari Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, reses seperti ini menjadi wadah menyampaikan aspirasi langsung kepada wakil rakyat dan pemerintah.

Kegiatan reses ini diikuti ratusan masyarakat dan berlangsung dengan baik. Melalui kegiatan ini, H. Sudian Noor menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Tanah Bumbu. (ANN)

Kategori
Informasi NKRI Pertanian Swasembada Pangan Tanah Bumbu

Dukung Ketahanan Pangan, Dandim 1022/Tanah Bumbu Panen Buah Bersama Petani dan Personel Kodim

TANAH BUMBU – Dalam upaya mendukung program Ketahanan Pangan nasional, Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., bersama Ketua Persit KCK Cabang XLIX Dim 1022 Koorcab Rem 101 PD VI/Mulawarman, Ny. Imilda Zierda Aulia Salam, melakukan peninjauan langsung kegiatan panen buah milik salah satu personel Kodim, Serda Yudiono, di Jalan Transmigrasi KM 10, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (13/06/2025).

Kegiatan panen buah ini merupakan hasil kerja keras Serda Yudiono yang berdinas di Koramil 1022-05/Karang Bintang, bersama dua petani yang merupakan mantan prajurit TNI. Mereka mengelola lahan pertanian secara mandiri sejak awal, mulai dari penyiapan lahan, penanaman, hingga berhasil memanen buah-buahan segar seperti melon, semangka, dan labu.

Letkol Inf Zierda Aulia Salam menyampaikan bahwa kehadirannya di lokasi panen merupakan bentuk dukungan nyata Kodim 1022/Tanah Bumbu terhadap program Ketahanan Pangan yang dicanangkan oleh Komando Atas. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya para petani di wilayah binaan.

“Tugas pokok TNI sebagaimana dalam 8 Wajib TNI adalah menjadi contoh dan pelopor dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekitarnya. Maka dari itu, upaya seperti ini sangat penting untuk memotivasi masyarakat agar turut mengembangkan pertanian buah-buahan,” ungkap Dandim.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga berdialog langsung dengan Serda Yudiono mengenai proses bertani, mulai dari pembukaan lahan hingga prediksi hasil panen dan keuntungan yang bisa diperoleh. Ia memberikan apresiasi tinggi atas semangat dan inovasi yang dilakukan oleh anggotanya.

Letkol Inf Zierda Aulia Salam juga mengimbau seluruh personel Kodim 1022/Tanah Bumbu untuk tidak ragu dalam menekuni kegiatan positif di luar tugas pokok, terutama yang dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.

“Saya harap seluruh anggota Kodim bisa mencontoh semangat seperti ini. Di luar tugas utama, manfaatkan waktu dan lahan yang ada untuk kegiatan produktif yang memberi manfaat luas,” imbaunya.

Dengan hasil panen buah yang segar dan berkualitas, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pertanian modern bisa menjadi alternatif penguatan ekonomi, baik bagi anggota TNI aktif maupun masyarakat umum.

“Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan membawa berkah bagi para petani di Tanah Bumbu. Kami berharap semakin banyak yang terinspirasi untuk terjun ke sektor pertanian demi kesejahteraan bersama,” pungkas Dandim.

Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pertanian Sosial Swasembada Pangan Tanah Bumbu

Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya Tinjau Panen Padi di Desa Kersik Putih, Dukung Swasembada Pangan Daerah

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU — Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya, baru-baru ini telah melakukan kunjungan kerja ke daerah pemilihan (Dapil) di Desa Kersik Putih, Kecamatan Batulicin. Hal ini untuk meninjau langsung proses panen padi yang sedang berlangsung di wilayah tersebut, pada Senin (5/5/2025).

Dalam kunjungannya, Andi Asdar Wijaya didampingi oleh perwakilan dari TPL (Tenaga Pendamping Lapangan) serta anggota Babinsa setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan jalannya panen berjalan optimal serta memantau penggunaan mesin combine harvester yang telah disalurkan melalui APBD Kabupaten Tanah Bumbu.

“Melalui aspirasi reses kami beberapa tahun yang lalu, kami merasa sangat bangga dengan adanya bantuan dari pemerintah daerah. Ini menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung produktivitas pertanian masyarakat,” ujar Andi Asdar Wijaya di tengah-tengah aktivitas panen.

Kehadiran mesin combine diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah proses panen, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual. Menurut Andi Asdar, langkah ini merupakan bagian dari upaya mendorong swasembada pangan lokal, yang menjadi salah satu fokus penting dalam pembangunan sektor pertanian di Tanah Bumbu.

“Ini juga merupakan bentuk dukungan kepada para petani kita. Semangat untuk para petani hebat!” tambahnya dengan penuh antusias.

Kunjungan ini pun mendapat sambutan positif dari warga dan kelompok tani setempat, yang merasa diperhatikan dan didampingi dalam meningkatkan hasil pertanian mereka. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Pertanian Tanah Bumbu

Demi Dukung Sektor Ketahanan Pangan Lebih Maju, Bupati Bang Arul Rela Buka Puasa di Perjalanan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang akrab disapa Bang Arul, memilih untuk berbuka puasa di perjalanan, Selasa (18/3/2025).

Keputusan ini diambil demi menghadiri Rapat Koordinasi Akselerasi Kegiatan Optimasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Menuju Indonesia Swasembada Pangan bersama Menteri Pertanian RI, Andi Arman Sulaiman.

Sebelumnya, Bang Arul dijadwalkan menghadiri Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Masjid Al Falah, Kecamatan Simpang Empat. Namun, padatnya agenda membuat kehadirannya diwakilkan kepada Asisten Ekonomi dan Pembangunan Tanbu, Eryanto Rais.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman yang seharusnya juga hadir pada Safari Ramadan itu kehadirannya juga diwakilkan kepada pejabatnya. Dan harus mengikuti Rakoor Oplah dan Swasembada Pangan.

Bupati Bang Arul menegaskan komitmennya untuk mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Alhamdulillah, kehadiran kami pada acara itu membawa berkah bagi Tanah Bumbu. Kami diprioritaskan menerima bantuan program optimalisasi lahan dan cetak sawah. Ini berkah di bulan Ramadan,” ujarnya.

Bang Arul menambahkan bahwa pemerintah Tanah Bumbu siap mensukseskan program swasembada pangan yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan perhatian khusus dari Menteri Pertanian, Tanah Bumbu optimis menjadi bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Pertanahan Pertanian Tanah Bumbu

Pertemuan Bersama Mentan RI, Bupati Andi Rudi Latif: Tanah Bumbu Siap Jalankan Program Revitalisasi Cetak Sawah

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman meminta kesanggupan para Bupati di Kalsel untuk menerima Program Revitalisasi dan Cetak Sawah di wilayah masing-masing.

Arahan tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Akselerasi Kegiatan Optimasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Menuju Indonesia Swasembada Pangan. Bertempat di Aula Idham Khalid Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Selasa (18/03/2025).

Dalam arahannya, yang turut dihadiri perwakilan Dinas Pertanian dan 1.097 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kalsel itu, Mentan Andi Amran memberikan prioritas bagi kabupaten yang dihadiri langsung Bupati setempat.

Diketahui, dari hasil absen langsung oleh Mentan Andi Amran, dari 13 Kabupaten/ Kota se-Kalsel. Hanya ada 4 Bupati yang hadir dalam Rakor tersebut dan salah satunya adalah Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif.

Hadir langsung dalam Rakor bersama Mentan RI, sebagai bentuk perhatian dan keseriusan Kepala Daerah dalam mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional. Kabupaten Tanah Bumbu diprioritaskan menerima bantuan Program Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah.

“Karena Kepala Daerah hadir langsung dalam Rakor ini maka diberikan apresiasi dalam bentuk prioritas bantuan. Hal ini sebagai bukti keseriusan daerah kita untuk membangun ketahanan pangan, sesuai dengan arahan Presiden H. Prabowo Subianto,” ungkap Bang Arul, panggilan Bupati Tanah Bumbu.

Diketahui, Mentan Andi Amran menetapkan target cetak sawah di Provinsi Kalsel tahun ini seluas 500 ribu hektare. Dengan anggaran dana sekitar Rp1 triliun untuk tahap pertama. Penggunaan anggaran tersebut akan diatensi langsung oleh pihak Kementrian Pertanian.

Sementara itu Gubernur Kalsel H Muhidin pada kesempatan itu juga meminta agar Bupati yang tidak hadir pada kegiatan Rakor ini untuk segera melapor kepadanya. Apakah siap untuk menerima dan mengelola dengan baik bantuan yang diberikan oleh Kementerian Pertanian RI.

“Sesuai dengan arahan Bapak Mentan tadi, untuk menyampaikan kembali kepada Bupati yang tidak hadir. Apakah siap untuk diberi bantuan, karena siapa yang tidak hadir hari ini. Bantuan anggarannya akan ditahan dulu oleh pihak Kementan,” tandas Gubernur Kalsel. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Ekonomi Indonesia Inflasi Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Pembangunan Penghijauan Pertanian Sosial Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Ajak Wujudkan Sekolah Berbudaya dan Berwawasan Lingkungan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif mengajak Sekolah di Tanah Bumbu mewujudkan sekolah berbudaya dan berwawasan lingkungan melalui gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup disekolah. Sejalan dengan salah satu Visi Misi daerah yakni mewujudkan Tanah Bumbu menjadi daerah yang hijau, bersih, dan berwawasan lingkungan.

Hal itu disampaikan Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, pada kegiatan sarasehan. Dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2025 di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, Jumat (14/03/2025).

(Foto : Bupati Andi Rudi Latif diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, pada kegiatan sarasehan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup, Jumat (14/03/2025) di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang)

Kegiatan ini menjadi bagian dari akselerasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup. Khususnya di sekolah-sekolah, sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Program Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup (Sekolah Adiwiyata) yang kita dorong di Kabupaten Tanah Bumbu merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini,” ujar Bupati.

Upaya ini mencakup pengelolaan sampah dengan prinsip 3R. Salah satunya melalui Bank Sampah, penghijauan sekolah, serta berbagai kegiatan pelestarian lingkungan lainnya. Dengan langkah-langkah ini, tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan.

“Gerakan ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta mendukung visi Kabupaten Tanah Bumbu. Untuk menjadi daerah yang hijau, bersih, dan berwawasan lingkungan,” tambah Bupati.

Oleh karena itu, Bupati berharap materi tentang pengelolaan lingkungan dapat lebih massif diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan. Agar para siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan secara teori. Tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk itu saya mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, maupun masyarakat umum. Untuk terus mendukung dan berperan aktif dalam gerakan ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Kabupaten Tanah Bumbu dimulai sejak tahun 2008 sampai dengan sekarang yang berjumlah 58 sekolah sampai tahun 2024.

Saat ini terus bertambah sebanyak 6 sekolah adiwiyata Kabupaten pada tahun 2025. Sehingga berjumlah 64 sekolah dari target sasaran 341 sekolah se-Tanah Bumbu. Baik tingkat dasar, menengah maupun sekolah tingkat menengah atas sederajat.

Dengan kluster Sekolah Adiwiyata Kabupaten, Sekolah Adiwiyata Propinsi, Sekolah Adiwiyata Nasional bahkan ada yang mencapai Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Sekolah yang sudah memperoleh predikat Adiwiyata, untuk terus meningkatkan kepedulian sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup. Yang meliputi aspek kebersihan, fungsi sanitasi dan drainase, aspek pengelolaan sampah, aspek pemeliharaan dan penanaman pohon/tanaman. Aspek konservasi air, aspek konservasi energi dan aspek inovasi terkait perilaku ramah lingkungan hidup.

(Foto : Penyerahan tempat sampah kepada perwakilan pelajar dari berbagai sekolah)

Kegiatan sarasehan dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2025 di Tanah Bumbu diawali dengan penanaman pohon, dan penyerahan tempat sampah kepada perwakilan pelajar dari berbagai sekolah.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup, Jo Kumala Dewi, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Kalimantan Kementerian Lingkungan Hidup, Fitri Harwati, S.Si., MAS, Kasubtim Pendidikan Karakter Direktorat SMP, Catur Budi Santosa.

Perwakilan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Hariyanie, S.E., M.M, Kepala Kantor Wilayah Kementeriaan Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd, Staf Ahli dan Asisten, Pimpinan SKPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu beserta Jajaran.

Hadir pula Camat beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Karang Bintang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu, Pimpinan Perusahaan Kabupaten Tanah Bumbu, Kepala Sekolah SD, SMP, SMA Adiwiyata Kabupaten Tanah Bumbu, dan tamu undangan. (ANN)

Kategori
Indonesia Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pertanian Tanah Bumbu

Bupati Tanbu Andi Rudi Latif Optimis Indonesia Capai Swasembada Pangan di Tangan Mentan Andi Amran Sulaiman

NARASINUSANTARA.COM, JAKARTA – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif optimis Indonesia akan mencapai swasembada pangan dalam kurung waktu tiga tahun.

Hal itu diungkapkan Andi Rudi Latif saat mendengarkan pemaparan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman di Reatret yang diikuti ratusan kepala daerah, Selasa (25/2/2025).

“Beliau sangat tegas dalam menanggapi permasalahan yang ada, khususnya di bidang pertanian. Kami berharap kebijakan swasembada pangan benar-benar bisa menjadi solusi dalam menangani krisis pangan di Indonesia,” ungkap Andi Rudi.

Menurut Andi Rudi, kepemimpinan yang sigap dan tegas sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor ini.

“Beliau sangat tegas dalam menanggapi permasalahan yang ada, khususnya di bidang pertanian. Kita berharap kebijakan swasembada pangan benar-benar bisa menjadi solusi dalam menangani krisis pangan di Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengaku dirinya hanya diberi waktu oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menuntaskan swasembada pangan dalam kurung waktu 3 tahun.

“Pada saat saya usai dilantik langsung dipanggil. Pak Mentan tolong capai swasembada pangan dalam waktu 4 tahun. Kami katakan siap bapak Presiden. Setelah beliau bertolak ke Brazil dan melakukan pidato ada perubahan sedikit dan diumumkan swasembada pangan dalam waktu 3 tahun dan itu disaksikan oleh pemimpin-pemimpin dunia,” tandasnya. (ANN)

Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Penghijauan Pertanian Tanah Bumbu Wisata

Inilah Jenis Jenis Spesies Tanaman di Arboretum At-Ta’if Tanah Bumbu

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Arboretum At-Ta’if memiliki 17 jenis Spesies Tanaman Kayu, 29 Spesies MPTS dan 11 Spesies Tanaman Hias. Tempat pelestarian dan budidaya jenis tumbuh-tumbuhan ini semakin di kenalkan kepada masyarakat.

Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu Laili Hartati mewakili Kepala DLH Rahmat Prapto Udoyo.

Dalam kesempatan tersebut Laili menyampaikan Arboretum merupakan kebun botani atau wadah untuk mengkoleksi tumbuh-tumbuhan dari berbagai spesies. Yakni jenis semak, perdu sampai pohon, Arboretum dimaksudkan sebagai pelestarian jenis tumbuhan.

Tujuan utama Arboretum At-Ta’if yakni adalah konservasi dan pendidikan ilmiah. Demikian harapannya adalah mendekatkan kita dengan berbagai macam tumbuhan di sekitar.

Adapun Arboretum At-Ta’if diperkenalkan secara luas kepada masyarakat. Salah satu penyebarannya melalui media sosial. Arboretum ini bisa menjadi pilihan berkunjung bagi masyarakat yang ingin mengenal jenis tumbuhan meskipun umur tanaman masih muda.

Arboretum At-Ta’if memiliki Jenis Tanaman Kayu yaitu:

  1. Sengon
  2. Trembesi
  3. Mahoni
  4. Jabon
  5. Spathodea
  6. Tabebuya
  7. Alaban
  8. Anglai/Merbau
  9. Meranti Merah
  10. Keruing
  11. Balangkasuwa
  12. Pulantan/Pulai
  13. Tengkawang
  14. Sardang
  15. Bitti
  16. Mersawa
  17. Pakis Brazil (Solobium)

Jenis Tanaman Multy Purpose Tree Species (MPTS) yaitu:

  1. Durian
  2. Alpukat
  3. Jeruk
  4. Nangka
  5. Cempedak
  6. Nangkadak
  7. Mangga
  8. Sirsak
  9. Rambutan
  10. Kelengkeng
  11. Belimbing
  12. Kedondong
  13. Matoa
  14. Petai
  15. Jengkol
  16. Melinjo
  17. Pempakin
  18. Mantuala
  19. Jambu Air
  20. Jambu Bij
  21. Kacang Puri
  22. Cempaka
  23. Sawo
  24. Duku
  25. Manggis
  26. Kayu Manis
  27. Kelapa Gading
  28. Kelapa Genjah Entog
  29. Pinang

Jenis Tanaman Hias yaitu:

  1. Bougenvile
  2. Rembusa Hijau
  3. Rembusa Varigata
  4. Palem Sikas
  5. Palem Merah
  6. Palem Kuning
  7. Pucuk Merah
  8. Puring Merah
  9. Puring Kuning
  10. Cemara
  11. Pisang Kipas

Jenis-jenis tumbuhan yang ditanam ini berasal dari jenis tumbuhan konservasi, jenis endemik dan MPTS. “Harapan ke depannya akan ada penambahan secara bertahap jenis-jenis lain yang belum terdapat di Arboretum ini,” ungkap Kabid Tata Lingkungan, Laili Hartati, Senin (20/01/2025) pukul 19.19 Wita. (Fit). ANN

Kategori
Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Pertanian Tanah Bumbu

Komisi II DPRD Tanbu Raker Bersama DKPP Bahas Program Kerja Tahun 2025

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Komisi II DPRD Tanah Bumbu menggelar Rapat Kerja (Raker). Bertempat di Ruang DPRD, Rabu (15/01/2025).

Raker awal tahun ini membahas program kerja DKPP Tanah Bumbu tahun 2025 beserta anggaran perencanaan aksi kegiatannya.

Kepala DKPP Tanah Bumbu Hairuddin menyampaikan diantaranya yakni program penyediaan dan pengembangan sarana pertanian.

Selain itu ada program kegiatan pengendalian kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat, pengendalian dan penanggulangan bencana pertanian. Perizinan usaha pertanian, penyuluhan pertanian, pengelolaan sumberdaya ekonomi terkait kemandirian pangan.

Ada juga program penanganan kerawanan pangan, peningkatan ketahanan dan pengawasan pangan. “Inilah program khususnya dari DKPP Tanah Bumbu. Saya laporkan realisasi kami di tahun 2024, keuangan sebesar 95,77% dan realisasi fisik 98,22%,” katanya.

Kadis Hairuddin berharap, para anggota dewan dapat bijaksana mengakomodir dan membantu program kerja DKPP Tanah Bumbu.

Rapat Kerja di pimpin oleh Parman selaku Wakil Ketua Komisi II ditemani Anggota Dewan yaitu Rusdi, H Gusti Erwin Arifin, Haris Fadillah, Abdul Rahim.

Parman menyebut semoga paparan dari DKPP hari ini bisa ditarik pemahaman bersama. Terlebih untuk Dewan Komisi II DPRD Tanah Bumbu terkait pengawasan dan persiapan rencana kerja lingkup SKPD.

Sekretaris DKPP Tanah Bumbu Lamijan menambahkan hasil pembahasan program kerja. “Dari arahan Dewan Komisi II, program kerja 2025 harus mendukung visi misi Bupati terpilih. Yakni program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan petani dan bukan keinginan petani,” ujarnya pada Kamis (16/01/2025).(Fit/ ANN)

Kategori
Kalimantan Selatan Pertanian Tanah Bumbu

Disctrict Multi-Stakeholder Forum Program YESS II Tahun 2024 di Tanah Bumbu

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais, membuka kegiatan Disctrict Multi-Stakeholder Forum (DMSF), Program YESS (Youth Entrepreurship and Employment Support Service) II Tahun 2024 di Kabupaten (Kab) Tanah Bumbu (Tanbu). Berlangsung di Hotel Ebony Batulicin, Rabu (6/11/2024).

Pada momentum kegiatan DMSF Program YESS Tahun 2024 ini, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian Daerah (Bappedalitbang) telah mengusung tema kegiatan, yaitu “Readiness Pemerintah Daerah dalam Replikasi serta Keberlanjutan Program YESS di Kab Tanbu Wilayah PPIU Kalimantan Selatan”.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Panitia Pelaksana yakni Wakasek/Koordinator Komponen 2 PPIU, Airin Nurmarita menyampaikan, sebagaimana sesuai manfaatnya Program YESS diperuntukkan memberikan ruang dan kesempatan kepada generasi muda dalam pembangunan bidang pertanian dapat terus berkelanjutan.

Adapun Program YESS juga dalam implementasinya memberikan support seperti dalam bentuk dana hibah untuk mendukung para pelaku usaha milenial dalam pengembangan usahanya pada bidang pertanian di daerah.

Bupati Tanah Bumbu, Zairullah dalam sambutannya yang di wakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto mengatakan, Kementeriaan Pertanian bersama International Fund For Agricultural Development (IFAD), akan menciptakan wirausaha milenial tangguh dan berkualitas melalui program YESS.

Dimana nantinya melalui program YESS ini akan di wujudkan regenerasi pertanian, peningkatan kompetensi sumberdaya manusia dari perdesaan, serta peningkatan jumlah wirausaha muda di bidang pertanian, sehingga nantinya pertanian akan menjadi lapangan kerja menarik, prospektif dan menguntungkan, serta dapat berdampak pada penurunan angka pengangguran dan terjadinya urbanisasi.

“Oleh karenanya, saya berharap kepada para peserta DMSF untuk mengikuti kegiatan Program YESS ini dengan baik,” katanya.

Demikian kiranya, serapan ilmu yang di dapatkan melalui program YESS ini dapat berjalan dengan optimal, sehingga dapat menjadi modal utama dalam pembangunan pertanian, yang akan melahirkan tenaga kerja, dan wirausahawan muda pertanian, yang akan mewujudkan perekonomian daerah berbasis pengembangan potensi maritim dan agroindustri di Bumi Bersujud.

Kegiatan berlanjut pada penyerahan penghargaan dan plakat secara simbolis, penyerahan kategori dana hibah kompetitif klaster, kategori penerima manfaat hibah kompetitif dan kategori inkubator bisnis. Langkah selanjutnya di lakukan paparan progress pelaksanaan kegiatan Program YESS 2024 oleh Project Manajer YESS PPIU Kalsel.

Kegiatan juga di hadiri oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Dr Inneke Kusumawati secara virtual, Provincial Project Implementation Unit (PPIU), Project Manajer YESS PPIU Kalimantan Selatan secara virtual, Wakil Kepala Sekolah/Koordinator Kompinen 2 PPIU, Liaison Officer Kab Tanbu, Kepala Bappeda Litbang Kab Tanbu, Andi Anwar Sadat bersama jajaranya, Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Tanbu, Camat se- Kab Tanbu dan Kepala Sekolah SMK Simpang Empat, Pimpinan Perusahaan dan Perbankan, Ketua Organisasi Keagamaan dan Pengusaha, Penerima Manfaat YESS Kab Tanbu, Forum CSR dan tamu undangan lainnya. (ANN)