Kategori
Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pertanian Peternakan Tanah Bumbu

BidNak DKPP Tanbu Lakukan Langkah Pengendalian dan Pencegahan Virus Rabies Dengan Vaksinasi Serentak

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) melalui Bidang Peternakan, menggelar kegiatan Vaksinasi Rabies serentak di sejumlah kecamatan, Sabtu (07/10/2023).

Kegiatan dibuka oleh Kadis DKPP Kab Tanbu dan dihadiri oleh Kepala Bidang Peternakan (KabidNak) Kab Tanbu, Kesehatan Hewan (Keswan) DKPP, jajaran pejabat fungsional, staf dan masyarakat.

Kepala DKPP Kab Tanbu, H Hairuddin mengungkapkan, Pemerintah Daerah melalui DKPP menjalankan Vaksinasi Rabies serentak, hal tersebut guna pencegahan terhadap kemungkinan adanya rabies.

Diterangkannya, Vaksinasi Rabies bermanfaat sebagai bentuk perlindungan kepada hewan peliharaan khususnya, anjing dan kucing serta masyarakat, agar selalu aman dari rabies.

“Kalaupun kita di Tanbu tidak ada kasus rabies, tetapi kita harus waspada karena gigitan hewan terjangkit rabies ini sangat berbahaya bagi manusia,” katanya.

Vaksinasi Rabies serentak dijadwalkan sejak pukul 08.00 Wita – 12.00 Wita, yang menyebar di beberapa tempat yaitu Kantor DKPP Tanbu, Puskeswan Manunggal Kecamatan (Kec) Karang Bintang, Puskeswan Kec. Sebamban dan Kec. Sungai Loban, Puskeswan Kec. Angsana.

“Hari Rabies sedunia diperingati setiap tanggal 28 September, puncaknya dilaksanakan pada 7 Oktober 2023 dengan tema yang diusung dalam hari rabies sedunia 2023 adalah All For One, One Health for All. Semua untuk satu dan satu kesehatan untuk semua,” lanjutnya.

Disamping itu, Kadis DKPP memaparkan bahwa tujuan DKPP Bidang Peternakan dan Keswan menggencarkan Vaksinasi Rabies adalah untuk meningkatkan kesadaran dan mempromosikan Vaksinasi Rabies, mengadvokasi langkah-langka pengendalian dan merayakan tonggak sejarah dalam perjuangan melawan rabies.

“Manfaatnya, masyarakat jadi terlindung dari bahaya Virus Rabies yang bisa ditularkan melalui hewan pembawa rabies (HPR),” pungkas Hairuddin.

Mengenai data KabidNak DKPP Kab Tanbu, Andrie J. Tenggara⁩ menyebutkan, total realisasi Vaksinasi Rabies pada acara WRD 7 Oktober 2023, secara serentak pada 4 (empat) lokasi di Kabupaten Tanah Bumbu adalah sebanyak 657 ekor, teridiri dari Anjing 378 ekor, Kucing 278 ekor dan Monyet 1 ekor. (Anara)

Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Pertanian Peternakan Tanah Bumbu

Hadirkan 500 Peserta, DKPP Tanbu Temu Teknis Penyuluh Pertanian dan Launching Program MASS BIMA

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), menggelar kegiatan Temu Teknis Penyuluh Pertanian dan Launching Program Milenial Agropreneue Support Service Serambi Madinah (MASS BIMA), bertempat di Pendopo Serambi Madinah Kantor Bupati Tanbu Jln Dharma Praja Nomor 1 Kecamatan Batulicin, Selasa (03/10/2023).

Kegiatan dihadiri oleh Bupati Tanah Bumbu, Abah dr HM Zairullah Azhar, Sekertaris Daerah Tanah Bumbu, H Ambo Sakka, Assisten, seluruh Kepala SKPD Camat, Kepala Desa, Tim Percepatan Pembangunan, Pejabat Eselon III, IV dan Fungsional, seluruh Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapang, Mantri Tani dan POPT se-Tanbu, para Gapoktan dan Poktan, Mobilizer, Finance Advisor, Supporting Support dan Fasilitator Program YESS, penerima manfaat program YESS, penerima Hibah Kompetitif tahun 2021, 2022 dan 2023, Organisasi Kepemudaan Tanbu dan tamu undangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kab Tanbu dalam sambutannya menyampaikan, pertemuan Teknis Penyuluh ini bertujuan untuk sinergisitas program dan kegiatan pertanian.

“Dengan meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta menyamakan persepsi semua kegiatan yang akan dilaksanakan, sehingga peningkatkan produktivitas, kuantitas dan kualitas produk pertanian dapat berjalan efektif dan optimal di Bumi Serambi Madinah Kabupaten Tanah Bumbu,” jelas Hairuddin.

Menurutnya, Penyuluh Pertanian adalah sebagai garda terdepan dalam pembangunan sektor pertanian, yang harus bisa dan cepat beradaptasi di era digital seperti saat ini.

Data disampaikannya, Kabupaten Tanbu memiliki jumlah Penyuluh Pertanian terdiri dari PNS​​ 62 orang, PPPK​ 14 orang, Tenaga Kontrak​ 14 orang, Petugas Swadaya​ 26 orang, Mantri Tani 12 orang, POPT 13 orang, Kelompok Tani 1.250 orang.

Sedangkan Kelompok Tani dalam Perkembangan Pertanian di era saat ini, dinilai masih sangat memprihatinkan karena tidak adanya regenerasi, dimana 70 % pelaku usaha sektor Pertanian didominasi usia 45 tahun ke atas.

“Oleh karena itu hal ini, perlu mendapatkan perhatian serius dari kita semua demi keberlangsungan pertanian, terkhusus di Bumi Serambi Madinah,” tanggapnya.

Maka pada hari ini juga DKPP telah Launching Program MASS BIMA (MILLENIAL AGROPRENEURS SUPPORT SERVICES SERAMBI MADINAH).

Program tersebut digagas oleh Bidang Penyuluhan, Sarana dan Prasarana DKPP, sebagai bentuk tanggung jawab Kabupaten Tanah Bumbu menyikapi degenerasi SDM pertanian di Bumi Serambi Madinah.

Berjumlah sekitar 500 orang hadir dalam Pendopo Serambi Madinah untuk menerima wawasan dan bertukar pikiran dalam memajukan kualitas pertanian di Bumi Bersujud.

Dalam kesempatannya, Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar meresmikan secara langsung program tersebut, sekaligus memberikan perhargaan kepada insan pertanian Bumi Serambi Madinah.

“Selaku Kepala Daerah saya menyambut baik dan sangat mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan ini, dalam rangka menciptakan sinkronisasi antara berbagai kegiatan dan program penyuluhan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait,” kata Bupati.

Selama ini, Penyuluhan Pertanian sebagai bagian dari sistem pembangunan pertanian, mempunyai kedudukan yang sangat strategis, serta memberikan kontribusi yang sangat siginifikan pada pencapaian berbagai program pembangunan pertanian.

“Optimalisasi peran Penyuluh Pertanian menjadi sangat penting, karena melalui penyuluhan para petani dapat mengembangkan kemampuan dan kemandiriannya,” sebutnya.

Selain itu, peran sektor pertanian harus ditingkatkan melalui peningkatan Sumber Daya Manusia berkualitas, dengan mendorong tumbuhnya petani millenial untuk memenuhi kebutuhan pangan.

“Untuk itu, melalui temu teknis penyuluhan dan Launching Program Millenial Agropreneur Support Service Serambi Madinah, agar manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, sehingga meningkatnya produksi pertanian di Kabupaten Tanah Bumbu,” pungkas Bupati Zairullah. (Anara)

Kategori
Bisnis Ekonomi Indonesia Inflasi Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pertanian Peternakan Sosial Tanah Bumbu

DKPP Tanbu Gencarkan Gerakan Pangan Murah Mandiri

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dalam upaya mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu ( DKPP Kab Tanbu ), meluncurkan Gerakan Pangan Murah Mandiri.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh DKPP, melalui Bidang Ketahanan Pangan ini mencakup sejumlah desa dan kecamatan di Kab Tanbu.

Bekerjasama dengan Bulog dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, kegiatan kali ini menyasar di Desa Karang Rejo, Kecamatan Karang Bintang pada Rabu (06/9/2023).

Kepala DKPP Tanbu Hairuddin, melalui Sekretaris DKPP Lamijan, menyampaikan bahwa pihaknya berupaya untuk memastikan bahwa pangan terjangkau bagi masyarakat, melalui gerakan pasar murah di berbagai desa dan kecamatan.

“Hal ini untuk membantu masyarakat dalam ketersediaan pangan, agar masyarakat selalu bisa terjaga pangannya, terutama beras dengan harga yang lebih murah dari beras pasaran,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Karang Rejo, Bina Wafili, mengucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Tanah Bumbu dan Pemerintah Daerah, melalui DKPP atas penyelenggaraan pasar murah di desanya.

Ia berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Karang Rejo. Ketersediaan beras dengan harga yang lebih terjangkau, diharapkan dapat membantu menjaga keamanan pangan bagi seluruh warga desa.

“Kami berharap kegiatan ini bisa berkesinambungan dan memberikan manfaat khusus Desa Karangrejo dan semoga kita diberikan keberkahan,” harapnya. (Anara)

Kategori
Bisnis Budaya Masyarakat Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Keagamaan Kegemaran Membaca dan Literasi Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perayaan Tahunan Permainan Pertanian Peternakan Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

Bupati Abah Zairullah Bersama Sekda Ambo Kunjungi Stand Pameran Pembangunan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Abah Bupati Tanah Bumbu Abah H.M. Zairullah Azhar ditemani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H. Ambo Sakka menyusuri stand pameran pembangunan yang berlokasi di lapangan 7 Pebruari Pagatan Kecamatan Kusan Hilir, Selasa (23/5/2023).

Bupati mengunjungi satu persatu stand SKPD maupun BUMD dan perusahaan swasta yang ikut turut serta memeriahkan pesona budaya mappanre ri tasi’e tahun ini.

Setelah mengunjungi stand pameran SKPD, Bupati melanjutkan untuk mengunjungi stand UMKM milik masyarakat Tanah bumbu.

Bupati Tanah Bumbu Abah H.M. Zairullah Azhar mengatakan melalui kegiatan pesona budaya pesta mappanre ri tasi’e ini tentunya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan para pelaku UMKM yang ada di Tanah Bumbu.

“Saya berharap melalui event ini kita bisa mengenalkan produk UMKM, budaya dan wisata yang ada dikabupaten Tanah Bumbu,” Jelas Bupati.

Masyarakat yang datang dari luar daerah maupun masyarakat lokal berkunjung ke Tanah Bumbu dapat menikamati menikmati berbagai macam produk UMKM serta hiburan. (Ana)

Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Lingkungan Perikanan Pertanian Peternakan Sosial Stunting Tanah Bumbu

DKPP Bergerak Gandeng TP PKK Display Menu PMT Basis Pangan Lokal, Lomba PMT B2SA Tanbu Tingkat Provinsi Kalsel

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Dalam hal ini DKPP turut menggandeng TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), mendisplay menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Lomba berlangsung di Posyandu Bina Warga, Desa Tri Martani Kecamatan Sungai loban, Senin (22/05/2023).

Aktivitas tersebut dilaksanakan dalam rangka, persiapan dan pemantapan peserta perwakilan Kabupaten Tanbu untuk mengikuti lomba menu PMT di Posyandu berbasis pangan lokal.

Disamping itu, kegiatan itu bertujuan untuk menggerakkan gerakan makan enak, makan sehat, makan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA).

Pentingnya bagi masyarakat peka akan nutrisi pada sayur dan buah sehingga tercipta konsumsi pangan berkualitas, yang ditandai dengan keragaman jenis pangan dan keseimbangan gizi agar tubuh sehat, aktif dan produktif.

Menurut Ketua TP PKK Kecamatan Sungai Loban Lasma Asih Agus Salim, yangmana dirinya menyambut baik dilaksanakannya kegiatan tersebut.

“Lomba ini dapat memberikan semangat kepada para ibu-ibu TP PKK, khususnya kader-kader posyandu untuk tetap terus berkreasi, memanfaatkan bahan baku lokal pengganti nasi seperti dari umbi-umbian, jagung, maupun bahan non beras dan non terigu lainnya,” ujarnya.

Kegiatan ini sebagai, salah satu upaya nyata dalam mendorong masyarakat, khususnya orang tua untuk mengenal, mengolah dan mengkonsumsi sumber-sumber pangan lokal dengan tetap berpedoman pada keseimbangan gizi agar tercipta anak-anak yang sehat, aktif dan produktif, khususnya dalam mendukung penanganan stunting.

Terlihat sejumlah anak balita ikut serta mencicipi olahan makanan dari hasil inovasi kader, apakah sesuai dengan selera anak-anak balita atau tidak.

Ragam olahan pangan lokal yang bergizi disajikan untuk didisplay diantaranya sup jamaika, Pie PTT (Pie Tahu Tempe), Cookies Corn Hakochi, sirup bunga telang dengan campuran irisan buah lemon.

Sebagaimana hal itu, untuk mewujudkan target Kabupaten dalam menekan angka stunting, Posyandu Bina Warga memiliki beragam inovasi meliputi inovasi Tas Desi (berantas stunting dengan intervensi gizi), pelacakan balita stunting, kelas asik (anak sehat investasi keluarga), edukasi cantik (cegah anemia pasti keren), pemberian paket pertolongan gizi pada balita stunting dan balita kurus, dan ceting herdu (cegah stunting dengan herbal dan madu).

Display menu PMT dihadiri oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Kesehatan, Chef Ani Sebagai Pendamping dalam pembuatan menu PMT, Kades dan Kader Posyandu Bina Warga Desa Tri Martani. (Ana)

Kategori
Budaya Masyarakat Ekonomi Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perayaan Tahunan Perikanan Permainan Pertambangan Pertanian Peternakan Regional Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

Budaya Miritim Tanbu, Pesta Pantai Rakyat Telah Resmi Dibuka

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pesona budaya maritim bernama Mappanre Ri Tasi ‘E tahun 2023 di Pantai Pagatan Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu resmi dibuka, Sabtu (20/5/2023) oleh Bupati Tanah Bumbu abah H.M. Zairullah Azhar bersama Ketua TP PKK Tanbu Hj. Wahyu Windarti Zairullah.

Pembukaan Mappanre Ri Tasi ‘E 2023 diawali dengan Expo Tanah Bumbu atau Pameran Pembangunan.

Bupati abah H.M. Zairullah Azhar dalam sambutanya mengatakan event Mappanre Ri Tasi ‘E sudah dilaksanakan ratusan tahun lalu.

Pada tahun 2023 ini, Event Mappanre Ri Tasi ‘E mengangkat tema “Nelayan Berkah, Tanah Bumbu Sejahtera”.

Tema tersebut sebagai ungkapan doa dan rasa syukur atas hidayah yang diberikan Allah SWT berupa lautan yang luas dan hasil yang melimpah.

“Tanbu memiliki laut yang luas, mulai dari Kecamatan Satui sampai Batulicin yang tentu menghasilkan rezeki bagi masyarakat Bumi Bersujud,” sebut Abah Zairullah.

Mengawali pelaksanaan Mappanre Ri Tasi ‘E 2023 ini, sebut Zairullah maka digelar Expo Tanah Bumbu atau pameran pembangunan dengan tema “Meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat untuk berkah kita semua di Tanah Bumbu”.

Pameran pembangunan kali ini, selain melibatkan instansi pemerintah daerah, juga melibatkan ratusan pelaku UMKM se-Kalimantan Selatan, dan dunia usaha.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Dr. H. Ambo Sakka mengatakan sebanyak 68 stand mengisi tenda roder dan 240 stand di tenda kerucut. Kemudian, sebanyak 55 perusahaan turut berpartisipasi mensukseskan pelaksanaan kegiatan event tahunan ini.

Pameran pembangunan kali ini diikuti pula 10 Dekranasda yakni Dekranasda Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.

“Event ini juga digelar dalam rangka memeriahkan HUT Tanbu ke-20. yang mana pelaksanaan Mappanre Ri Tasi ‘E digelar 20 Mei – 4 Juni 2023 di kawasan Pantai Pagatan Kecamatan Kusan Hilir dihibur dengan artis nasional, pertunjukan budaya, tablik akbar, serta pada hari puncaknya dimeriahkan 200 kapal hias,” pungkasnya. (Ana)

Kategori
Budaya Masyarakat Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perikanan Pertanahan Pertanian Peternakan Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

Pesta Adat Budaya Mappanre Ri Tasi’e Bergulir di Tanah Bumbu

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Tanah Bumbu Ke-20, Pesta Adat Budaya Maritim Mappanre Ri Tasi’e atau yang dikenal dengan Pesta Pantai kembali bergulir di Tanah Bumbu.

Kegiatan Mappanre Ri Tasi’e resmi dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar di Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Sabtu (20/05/2023) sore.

Dalam sambutannya, Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan perusahaan yang telah memberikan berbagai bentuk support atau dukungan guna terselenggaranya kegiatan ini.

Zairullah menambahkan bahwa kegiatan Mappanre Ri Tasi’e Tahun 2023 yang mengambil tema ‘Nelayan Berkah, Tanah Bumbu Sejahtera’ memberikan makna yang sangat mendalam dan patut untut disyukuri.

Oleh sebab itu Bupati menyebut bahwa Mappanre Ri Tasi’e merupakan salah satu perwujudan dari rasa syukur yang mendalam atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.

“Dengan doa kita, mudah-mudahan hadiah sekaligus hidayah yang diberikan oleh Allah kepada Tanah Bumbu, khususnya laut yang begitu luas dengan ratusan kilometer panjang pesisir, memberikan sedemikian luar biasa rezeki yang telah dirasakan masyarakat Tanah Bumbu,” jelas Bupati.

Pada kesempatan itu Zairullah juga menjelaskan bahwa Mappanre Ri Tasi’e mengandung arti ‘Makan Bersama-sama Di Laut’. Berbeda dengan Mappanretasi yang berarti ‘Memberi Makan Laut’, yang dimana menurut Bupati hal tersebut sangat tidak sejalan dengan pesan-pesan agama.

“Makna kegiatan ini bukan hanya ungkapan rasa syukur karena nelayan yang Insya Allah barokah dan laut yang dahsyat, tetapi rasa syukur karena Tanah Bumbu dilimpahkan begitu banyak rahmat dan rezeki, ada tambang, kebun, sawah, dan lain-lain termasuk Bendungan yang tidak lama akan dibangun,” ujarnya.

Adapun dalam pembukaan Mappanre Ri Tasi’e Tahun 2023 ditampilkan tarian Baharap Barakat dari sanggar seni Baruna Bentala binaan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Pariwisata Kabupaten Tanah Bumbu.

Usai membuka Mappanre Ri Tasi’e, Bupati beserta rombongan juga meninjau langsung pameran Tanbu Expo yang berisikan instansi pemerintah, perusahaan, dan UMKM.

Turut berhadir Wakil Bupati Tanah Bumbu HM Rusli, Ketua DPRD Tanbu Andrean Atma M, Forkopimda, Sekretaris Daerah H. Ambo Sakka, Kepala SKPD, Lembaga Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan tamu undangan lainnya.(Ana)

Kategori
Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pertanian Peternakan Regional Tanah Bumbu Transportasi Wisata

Terdata 4,97 Persen di Bulan Maret 2023, Kemendagri RI Jelaskan Kondisi Penyumbang Utama Inflasi di Indonesia

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Inflasi Negara Indonesia masih terus dipantau hingga hari ini.

kurva kenaikan ataupun penurunan, masih terus dipantau setiap bulan dan tahunnya, kondisi terbaru menyatakan terpantaunya kondisi inflasi pada bulan Maret tahun 2023 ini yaitu sebesar 4,97 Persen.

Demikian disampaikan saat rapat pengendalian inflasi yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting dan dihadiri Pemkab Tanah Bumbu dari Digital Live Room Kantor Bupati setempat, Senin (10/4/2023).

Rapat dipimpin Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) Tito Karnavian.

Dalam kesempatannya Mendagri Tito mengungkapkan, bahwa kondisi inflasi Indonesia dari tahun ke tahun hingga Maret 2023 yang bercermin pada kondisi tahun lalu yaitu Maret 2022, mendapatkan pengakuan sebesar 4,97 Persen.

“Sedangkan kondisi inflasi bulan ke bulan hingga terpantau pada Maret 2023 terhadap Februari 2023 sebesar 0,18 persen dan dalam grafik yang ditampilkan saat rapat terlihat terjadi penurunan dari 5,47 persen ke 4,97 Persen,” ungkapnya.

Adapun penyumbang utama inflasi tahunan (year on year/y-o-y) diantaranya komoditas bensin, beras, rokok kretek filter, tarif angkutan udara, dan bahan bakar rumah tangga.

Disamping itu, beberapa komoditas yang menjadi penyumbang utama inflasi bulanan (month on month/m-o-m) antara lain tarif angkutan udara, bensin, beras, cabai rawit, dan rokok kretek filter.

Oleh sebab itu Mendagri RI menghimbau kepada Gubernur, Bupati/Walikota, untuk menggencarkan upaya dengan melakukan operasi pasar murah, pemberian bansos bagi yang tidak mampu.

Disamping itu, perlunya dilakukan pengecekan kecukupan supply pangan di daerah masing-masing serta melakukan intervensi jika terjadi kenaikan komoditas tertentu. (narasinusantara.com/Ana)

Kategori
Bisnis Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perikanan Pertambangan Pertanian Peternakan Prestasi Regional Sejarah Sosial Tanah Bumbu Teknologi Wisata

Sektor Perikanan Tanah Bumbu Alami Peningkatan Industri Per Tahun, Bupati Abah Zairullah Launching Produk Pengalengan Ikan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Sektor Perikanan Tanah Bumbu, terus terjadi peningkatan produksi.

Menurut data yang ada, telah tercatat pada tahun 2021 produksi perikanan laut sebanyak 43,258.81 ton dan meningkat ditahun 2022 menjadi 43,259.90 ton. Sedangkan produksi perikanan perairan umum pada tahun 2021 sebanyak 2,567.08 ton dan tahun 2022 sebanyak 2,576.23 ton.

Pada perikanan budidaya (tambak, kolam, keramba, jarring apung, dll) jumlah produksi tahun 2021 sebanyak 5,781.57 ton, dan tahun 2022 sebanyak 5,941.56 ton.

Pada tahun 2023, Pemerintah Daerah (Pemda), melalui Dinas Perikanan mentargetkan jumlah produksi perikanan meningkat, pada perikanan laut dan perairan umum yakni 45,966.70 ton, dan budidaya meningkat menjadi 6,001.72 ton.

Meningkatnya produksi perikanan tersebut selain didukung musim yang bersahabat, juga karena bantuan yang terus dialurkan baik untuk pembudidaya maupun kepada nelayan seperti bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap seperti alat tangkap, mesin kapal, dan alat bantu/GPS.

Bantuan sarana dan prasarana perikanan budidaya seperti normalisasi dan rehabilitasi tanggul tambak, rehabilitasi instalasi budidaya, rehab BBI, pelatihan dan sertifikasi cara budidaya ikan yang baik, dan Bimtek Pembuatan Pakan Ikan melalui pendampingan secara langsung kepada pelaku utama.

Hasil perikanan Tanah Bumbu juga diolah melalui industri rumah tangga, yang mana saat ini ada sebanyak 40 kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan dengan jumlah sebanyak 460 orang terdiri dari kelompok pengolah sebanyak 29 kelompok terdiri dari 283 orang, kelompok pemasar sebanyak 29 kelompok dengan jumlah 177 orang.

Adapun industri produk rumah tangga disektor perikanan berkembang dengan baik sejak tahun 2011 hingga sekarang.

Bertepatan pada Hari Jadi ke-20 Kabupaten Tanah Bumbu ini pula, Abah Zairullah Azhar akan melaunching produk khas pengalengan Ikan Tenggiri yang bahan dasarnya didapat dari nelayan Tanah Bumbu.

“Tanah Bumbu mengalami perkembangan pertahunnya dengan berfokus pada pembangunan ekonomi masyarakat melalui industri-industri yang bersinergi dengan para tokoh besar, kita memutuskan tujuan bersama demi masa depan dan kepentingan Tanah Bumbu dan kita punya program unggulan,” tutur Bupati Zairullah, Sabtu Sore (8/4/2023), di Kantor Bupati Tanah Bumbu Kecamatan Batulicin.

Mewujudkan tata kelola pemerintahan dengan berorietasi pada pelayanan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya, menjadi perhatian serius kepemimpinan Bupati HM Zairullah Azhar dan Wakil Bupati H Muhammad Rusli.

Demikian Pemda, berkomitmen mewujudkan pemerintahan digital dengan terus mendorong Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Bumi Bersujud. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perikanan Pertanian Peternakan Sejarah Sosial Tanah Bumbu Teknologi

Tanah Bumbu Siap Berkontribusi untuk Kebutuhan Pangan IKN

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), memiliki potensi tawar investasi yang menarik sebagai penyokong Ibu Kota Nusantara (IKN), yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Menurut Informasi pada tanggal 18 Januari 2022, merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, dengan disahkannya RUU tentang Ibu Kota Negara (IKN), menjadi UU oleh DPR RI dan Pemerintah. Dengan demikian, Indonesia akan mempunyai IKN yang baru menggantikan Jakarta.

Salah satunya adalah potensi sektor pertanian. Terkait sektor pertanian ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), terus meningkatkan kapasitas produktivitas padi di Bumi Bersujud.

“Posisi Tanah Bumbu saat ini sangat strategis, bukan lagi sebagai pintu gerbang atau tetangga IKN, melainkan sebagai bagian dari IKN sendiri, sehingga kita diminta mempersiapkan segalanya, sebagaimana keputusan dari Pemerintah Pusat atas perpindahan Ibu Kota,” kata Bupati Abah Zairullah Azhar dalam kesempatannya membuka acara Hari Lahir Tanah Bumbu ke-20 Tahun, Sabtu Sore (8/4/2023), di Halaman Kantor Bupati Tanbu.

Bupati melanjutkan, jika kini saatnya bagi Tanbu berkembang dengan pembangunan ekonomi, melalui industri yang akan memberikan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Disamping itu, sektor pertanian daerah tahun ini mampu menghadapi Inflasi pangan melalui berbagai program dan inovasi, sehingga diharapkan pertanian mampu berkontribusi terhadap kebutuhan pangan di IKN.

Hal ini tentunya, juga harus didukung dengan keberadaan Bendungan Kusan, yang terus diupayakan Pemerintah Daerah agar dapat terbangun di Kab Tanbu.

Selain pertanian, sektor perikanan juga sangat menjanjikan, yang mana sebagian wilayah Kab Tanbu bersentuhan langsung dengan perairan dan laut. Adapun sektor perikanan tersebut, terbagi menjadi perikanan laut, perairan umum, dan budidaya. (narasinusantara.com/Aaron)