Kategori
Hukum Dan Ham Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Politik Regional Sosial Tanah Bumbu

KPU Kab. Tanbu Gelar Pelantikan Dan Sumpah Jabatan PPK Pemilihan Umum

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tanah Bumbu (KPU Kab Tanbu), melangsungakn pelantikan dan pengambilan sumpah janji Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Pemilihan Umum tahun 2024, Rabu (4/1/2022).

Adapun jumlah peserta yang mendaftar 205 orang dan peserta lolos seleksi tertulis/CAT sebanyak 130 orang.

Telah lulus seleksi wawancara serta terpilih menjadi PPK Kab. Tanbu, sebanyak 60 orang se-Kab Tanbu.

Menurut laporan, Kasubag Hukum dan SDM, Ismiatun melaporkan, kegiatan pelantikan sesuai landasan hukum yaitu UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, dan landasan hukum PKPU Nomor 8 Tahun 2022, Keputusan KPU Nomor 534 Tahun 2022 dan SK KPU Kab.Tanbu Nomor 15 Tahun 2022.

Tujuan dilangsungkannya kegiatan, merupakan hasil dari pelaksanaan seleksi calon anggotan PPK yang tahapannya dimulai sejak (20/11/2022) hingga(16/11/2022).
Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan (SK) bagi PPK, yang telah ditetapkan pada 16 Desember 2022 oleh Mahruri selalu Ketua KPU Kab.Tanbu.

Mahruri menyampaikan, kegiatan ini sebagai acuan mensolidkan diri pada semua unsur penyelenggara dan pelaksanaan kegiatan Pemilu, secara tertib serta menggunakan aplikasi SIAKBA yang ketat.

“Sebagai menguatkan hati para PPK untuk lebih menyakinkan diri dalam pelaksanaan tugas yang menjadi tanggungjawabnya,” kata Mahruri.

Mahruri juga mengambil pembahasan tentang demokrasi, yangmana demokrasi telah diterapkan di Indonesia sejak tahun 1955 dan belum mencapai genap umurnya 100 tahun. Apabila ada demokrasi yang masih belum menemui kesempurnaanya di masyarakat, tentunya jangan sampai menimbulkan sikap pesimis.

“Hari ini untuk Pemililu 2024 ada 2 hal yang istimewa untuk Bangsa Indonesia, pada 2045 dari data statistik menunjukkan, akan terjadinya suatu kemajuan pesat demokrasi kerja dengan cikal bakal perkembangan dari generasi selanjutnya dalam kualitas SDM yang terus meningkat di masyarakat, oleh karenanya kita persiapkan dengan baik,” ucapnya lagi.

“Suksesnya Pilkada 2020 yang lalu, cukup menuai apresiasi dari berbagai pihak, kita bisa buktikan dalam memanage situasi dan mempertahankan kedamaian, beberapa kali Bawaslu bersama KPU Tanah Bumbu, mencetak zero sengketa,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan, Kepala KPU Kab.Tanbu, Kapolres Tanbu, Dandim 1022/Tnb, Kejari Tanbu, Sekretaris KPU kabupaten dan jajaranya, Ketua Bawaslu Kab. Tanbu bersama anggota, Kepala Disdukcapil, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Diskominfo SP, Kepala Badan Pengembangan SDM, Kepala Tata Bagian Pemerintahan, Kepala Kesbangpol, Muspika se-Tanbu, Panwascam Tanbu dan anggota PPK se-Kabupaten Tanah Bumbu. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Politik Regional Sosial Tanah Bumbu

Zairullah Minta, Penuntut Berdirinya Gambut Raya Jangan Menyerah Dan Terus Berjuang

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Mantan anggota DPR-RI selama dua periode yang kini menjabat Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar, meminta masyarakat penuntut Kabupaten Gambut Raya, terus semangat dan memperjuangkan pembentukan kabupaten baru.

“Semua kebijakan dari pemerintah bisa saja berubah, tidak ada yang tidak mungkin,” kata Zairullah yang juga kini menjabat sebagai Presiden Anak Yatim Indonesia itu, Sabtu (31/12/2022 ).

Zairullah mengatakan hal tersebut, ketika diminta komentarnya mengenai statemen M. Rifqinizamy Karsayuda (MRK) pada acara Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan di Aula Kecamatan Sungai Tabuk, Minggu (4/12/2022) lalu.

Seperti yang dimuat salah satu media online di Kalimantan Selatan, Rifqi begitu M. Rifqinizamy Karsayuda dipanggil, mengungkapkan, masyarakat dibodohi soal terbentuknya Gambut Raya,” Kami menutup untuk kabupaten pemekaran,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut membuat tokoh politik, LSM, mantan politisi senior Senayan angkat bicara dan mengkritik statement tersebut.

Zairullah yang merupakan salah satu penuntut berdirinya Kabupaten Tanah Bumbu meminta, para penuntut berdirinya Gambut Raya jangan menyerah. “Terus berjuang mewujudkan mimpi berdiri Gambut Raya, ingin memisahkan diri dari Gambut Raya,” katanya.

Sebagai mantan anggota DPR-RI dan ikut mendirikan Kabupaten Tanah Bumbu, Abah Zairullah, siap membantu masyarakat yang ingin mendirikan Gambut Raya, meskipun saat ini sudah moratorium.
“Tapi saya tegaskan, peluang itu selalu ada, dan keliru jika masyarakat dibodohi, karena harapan itu selalu ada,” tambahnya.

Contoh di Kabupaten Tanah Bumbu, jelas Zairullah, kini berdiri delapan desa hasil pemekaran, padahal sudah ada moratorium tidak boleh berdiri desa baru dari pemerintah pusat sampai pilkada 2024.

“Tapi berkat upaya pendekatan habis-habisan serta doa bisa dibentuk desa baru. Padahal moratorium sudah dilaksanakan. Dan alhamdulillah kita sudah mendapatkan kode desa dari Kemendagri,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)