Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Nasional Regional Sosial Tanah Bumbu Transportasi

Pemkab Tanbu Hadir Ke Polres Ikuti Kegiatan Video Conference Rakor Nataru 2022 Tingkat Pusat

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), menghadiri kegiatan Video Conference Rakor Nataru 2022 Tingkat Pusat, bertempat di Aula Wicaksana Laghawa Polres Tanah Bumbu, Jum’at (16/12/2022).

Kegiatan bertujuan untuk membangun solidaritas dan sinergisitas antar lintas sektor, dalam rangka kesiapan pengamanan dan pelayanan hari besar Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy menyampaikan, semua lintas sektor untuk mempersiapkan dengan baik penyelenggaraan Nataru, yang melibatkan banyak pihak terutama para kementerian teknis dan lembaga terkait yang masing-masing berperan.

“Kita perlu membuka catatan pengalaman sebelumnya ketika mengalami Nataru ini secara hormat, sehingga perubahan atau kekurangan yang terjadi bisa diantisipasi dengan baik,” katanya sebelum membuka Rakor Nataru 2022 tingkat pusat secara resmi.

Rakor Nataru pusat, dihadiri oleh Menteri Perdagangan RI, Menteri PUPR, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan, Kepala Basarnas, Panglima TNI, Mendagri RI, Kepala BMKG, atau yang mewakili beserta tamu undangan lainnya.

Kepala Kepolisian Negara RI, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, setiap akhir tahun Indonesia selalu menghadapi situasi rutin pengawalan Natal dan Tahun Baru.

“Ini menjadi tugas dari masing-masing kementerian dan tentunya harus dibangun sikap dilapangan. Secara umum Covid-19 masih belum bersih beranjak, disamping itu peraturan PPKM Level 1 telah dikeluarkan,“ ungkap Jenderal Polisi Sigit.

Informasi hasil survey dari data Kemenhub RI, terdapat 16,35 % masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan/bepergian. Otomatis ada sejumlah kurang lebih 44,17 juta, pengguna jalan yang akan menggunakan sarana transportasi.

“Terkait hal tersebut, kami rutin melaksanakan operasi untuk menghadapi Nataru dengan sandi operasi tahun 2022, dimana total kekuatan yang kami libatkan kurang lebih ada 166,791 personil dari seluruh stakeholder, di dalamnya juga melibatkan elemen masyarakat dalam pengamanan yang kita laksanakan dalam 11 hari, mulai 23 Desember sampai tanggal 2 Januari,” lanjutnya.

Operasi Lilin, gelar pasukan pada tanggal 22 Desember, sehingga pada saat perkiraan puncak arus mudik dan arus balik, petugas pengamanan sudah ada di jalan. Tim akan bergerak mendekati kegiatan perayaan dan tempat ibadah, yang menjadi potensi-postensi pengamanan di masyarakat.

Dalam Rakor Nataru ini, Jenderal Polisi Sigit memaparkan terkait sasaran dan target operasi, disamping itu dibahas adanya posko keamanan yaitu sekitar 2.629 Posko Pam/Yan/Terpadu.

Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, M Putu Wisnu Wardana, turut menghadiri kegiatan Video Conference Rakor Nataru 2022 Tingkat Pusat, di Aula Wicaksana Laghawa Polres Tanah Bumbu. Turut berhadir juga yaitu dari Forkopimda, DPRD Tanbu, Kodim 1022/Tnb, Kejari Tanbu, Dinkes Tanbu, Basarnas Tanbu beserta tamu undangan.

“Hari ini kita bersama dalam rangka persiapan menghadapi Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, untuk sinergisitas antara pihak Kepolisian Tanah Bumbu dan pihak Pemerintah Daerah, terkait pembuatan pos pelayanan dan pengamanan dalam Operasi Lilin” pungkas Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo yang hadir diwakili oleh Kabag Ops Kompol Andri Hutagalung, didampingi penyampaian oleh Kasi Humas AKP Saryanto. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Nasional Regional Sosial Tanah Bumbu

Kodim 1022 Tanah Bumbu, Gelar Upacara Peringatan Hari Juang TNI AD Ke-77 Tahun 2022

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Upacara Peringatan Hari Juang Tentara Nasional Indonesia (TNI), Angkatan Darat (AD) ke-77 Tahun 2022, sekaligus sebagai acara puncak dilaksanakan oleh Kodim 1022/Tanah Bumbu, Kamis (15/12/2022).

Mayor Inf Priya Firmansyah, selaku Kasdim 1022/Tnb memimpin pelaksanaan kegiatan di lapangan upacara Makodim, Jalan Kodeco Km 4, 5 Desa Sarigadung, yang diikuti oleh Anggota Kodim 1022/Tnb, Subdenpom Batulicin, Kompi Senapan B Yonif 623/Bwu dan Komcad yang berada dibawah binaan Kodim 1022/Tnb.

Usai membacakan Amanat Panglima Besar Jenderal Sudirman, Kasdim membacakan Amanat Kepala Staf Angkatan Darat, Dr. Dudung Abdurachman, dihadapan seluruh peserta upacara.

Usai pelaksanaan upacara Mayor Inf Priya mewakili Dandim 1022/Tnb, Letkol Inf Aldin Hadi menyampaikan, pada peringatan Hari Juang TNI AD ke-77 tahun ini mengusung tema TNI AD dihati rakyat.


“Pada peringatan Hari Juang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ke-77 Tahun 2022, mengusung tema “TNI Angkatan Darat Di Hati Rakyat” yang merepresentasikan visi dan komitmen TNI AD, untuk senantiasa manunggal dengan rakyat serta menempatkan kepentingan rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebagai prioritas tertinggi dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian,” katanya.

“Sebagai Prajurit TNI AD, harus hadir ditengah-tengah rakyat apapun bentuknya dan senatiasa menjadi solusi, berbagai program yang telah dicanangkan seperti ketahanan pangan, penanganan stunting dan kesehatan, TNI Manunggal Air, Babinsa masuk dapur dan penanganan bencana alam, harus terus dilaksanakan dengan serius dan tulus ikhlas untuk membantu pemerintah, menghadapi berbagai potensi ancaman terhadap kehidupan sosial masyarakat” lanjut Kasdim.

“Tetap tingkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi di lingkungan tugasnya masing-masing, pertajam naluri prajurit sebagai insan intelejen, aplikasikan deteksi dini dan cegah dini serta temu cepat lapor cepat, jangan ragu-ragu untuk bertindak dalam koridor aturan yang berlaku, terus lakukan tindakan-tindakan yang berdampak terhadap kesejahteraan rakyat, yang muaranya adalah “TNI Angkatan Darat Di Hati Rakyat,” tutup Kasdim membacakan Amanat Kasad. (narasinusantara/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Keagamaan Nasional Regional Sosial Tanah Bumbu

Peringati HUT Juang TNI AD ke-77, Kodim 1022 Tanah Bumbu Gelar Doa Bersama

NARASINUSANTARA.COM BATULICIN – Hari Juang TNI AD ke-77 tahun 2022 diperingati oleh Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesi (NKRI).

Kodim 1022/Tanah Bumbu, sebagai bagian dari TNI AD turut menggelar berbagai kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT), setelah sebelumnya melaksanakan ziarah rombongan dan donor darah, pada puncak peringatan Kodim Tanah Bumbu menggelar Upacara Peringatan dan dilanjutkan dengan doa bersama, Kamis (15/12/2022).

Mayor Inf Priya Firmansyah, Kasdim 1022/Tnb bersama puluhan anggota Kodim melaksanakan doa bersama di Mushola Makodim, jalan Kodeco Km 4, 5 desa Sarigadung Kecamatan Simpang Empat, kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan dilanjutkan dengan doa dipimpin oleh Sersan Satu M. Hairi.

Selain untuk mengirimkan doa pada arwah para pahlawan bangsa, kegiatan doa bersama digelar sebagai sarana memohon kepada Allah Swt, agar seluruh warga Indonesia khususnya keluarga besar TNI AD diberikan kesehatan, keselamatan dan keberkahan serta keberhasilan didalam melaksanakan tugas demi Kedaulatan NKRI.

Letkol Inf Aldin Hadi, S.H.,M.Tr (Han), Dandim 1022/Tnb melalui Kasdim, Mayor Inf Priya Firmansyah, membenarkan Kodim Tanah Bumbu telah melaksanakan doa bersama pada perayaan HUT Hari Juang TNI AD tahun 2022.


“Doa bersama dalam rangka memperingati HUT Hari Juang TNI AD ke-77 digelar oleh Kodim Tanah Bumbu, usai pelaksanaan Upacara Peringatan yang dilaksanakan oleh Anggota Kodim Tanbu di Mushola Makodim, sebelum memanjat doa demi kesehatan, keselamatan dan keberhasilan serta keberkahan dalam melaksanakan tugas demi Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

“Kegiatan doa bersama merupakan rangkaian akhir dalam perayaan Hari Juang TNI AD, sebagai Prajurit TNI yang memiliki kepercayaan terhadap adanya Tuhan, sudah seyogyanya dalam berbagai kegiatan diiringi dengan berdoa” pungkas Kasdim. (narasinusantara.com/Aaron).

Kategori
Ekonomi Gaya Hidup Informasi Kalimantan Selatan Kesehatan Pembangunan Pendidikan Regional Sosial Tanah Bumbu

Sekda Ambo Sakka Hadiri Deklarasi Desa ODF, Beri Apresiasi Tinggi Dalam Upaya Ciptakan Lingkungan Sehat Masyarakat

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam upaya menuju perilaku hidup bersih dan sehat, Sekretaris Daerah (Sekda) H. Ambo Sakka menghadiri Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, di Gedung PKK Tanbu Kecamatan Simpang Empat, Kamis (15/12/2022).

Sekeretaris Dinas Kesehatan, dr Arman J Rikki selaku panitia pelaksana menyampaikan, bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah mencegah penularan penyakit yang diakibatkan oleh Buang Air Besar Sembarangan (BABS) seperti diare dan penyakit menular lainnya.

Dengan pengaplikasian desa berbasis lingkungan yang maksimal, dinilai dapat menciptakan perilaku masyarakat yang bersih dan sehat sehingga mengurangi risiko penularan penyakit.

Fawahisah Mahabattan selaku Ketua Forum Kabupaten Kota Sehat (KKS) Kab. Tanbu menyampaikan, sebagai prinsipnya Kab Tanbu sebagai Serambi Madinah perlu diimplementasikan tentang nilai-nilai kebersihan dan kesehatan baik di tingkat kabupaten, kecamatan, serta desa atau kelurahan.

Dirinya juga menambahkan saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan kecamatan dan telah turun ke desa, untuk mensosialiasikan terkait ajakan berperilaku hidup sehat ini.

“Masih ada beberapa perilaku yang kurang sehat, berdasarkan hasil diskusi salah satunya penyebabnya adalah kurangnya fasilitas sumber air yang dimiliki, oleh sebab itu mereka juga perlu difasilitasi dengan bantuan yang mendorong mereka dalam berperilaku bersih,” kata Fawahisah.

Sementara itu atas nama Pemerintah Daerah, Sekda memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan menyambut baik, atas pelaksanaan kegiatan deklarasi desa stop buang air besar sembarangan di Kab Tanbu ini.

Seperti yang diketahui bersama, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku hygine dan sanitasi, melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.

Selain itu, STBM memiliki indikator outcome dan indikator output, indikator outcome STBM yaitu menurunnya kejadian penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya, yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku, sedangkan indikator output salah satunya ialah setiap individu dan komunitas mempunyai akses terhadap sarana sanitasi dasar, sehingga dapat mewujudkan komunitas yang bebas dari buang air besar sembarangan tempat (ODF).

Selanjutnya, jumlah desa di Kab Tanbu ada sebanyak 149 desa, yang mana dalam penyelenggaraan STBM yang telah dilakukan pemicuan, oleh petugas sanitasi wilayah kerjanya masing-masing sebanyak 140 Desa dan Kelurahan, dari 149 Desa dan Kelurahan yang telah dipicu, dan dilaksanakan program STBM serta diverifikasi tahun 2022, sebanyak 42 Desa yang dinyatakan terbebas dari BABS, dan sebagian desa ODF sebanyak 40 Desa yang di Deklarasikan.

“Oleh karena itu, kami berharap semoga melalui kegiatan ini masyarakat, utamanya masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu dapat lebih mencintai kebersihan, dengan tidak melakukan buang air besar sembarangan (BABS), guna terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat, dalam mewujudkan Desa menuju Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Bumi Bersujud,” pesannya.

Dalam kesempatan itu Sekda juga menekankan kepada setiap pemangku kepentingan di Bumi Bersujud, untuk menjalankan amanah yang diemban dengan sebaik-baiknya termasuk dalam menyukseskan gerakan ini.

Termasuk Kepala Desa yang menjadi ujung tombak, kepala desa dituntut maksimal, dalam membangun dan bertanggung jawab dalam memperhatikan lingkungan sehat di desanya.

“Dengan bantu masyarakat berubah pola hidupnya, berubah naik kesejahteraannya, berubah taraf ekonominya lebih baik, apalagi terkait penerapan hidup sehat di masyarakat,” katanya.

Turut berhadir dalam kegiatan pimpinan Forkopimda, Pejabat SKPD Lingkup Pemkab Tanbu, Ketua TP PKK, Pimpinan Instansi Vertikal, Ketua Puskesmas, Ketua Forum, Lurah Camat dan Kepala Desa. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Ekonomi Kalimantan Selatan Nasional Pembangunan Pendidikan Regional Sosial Tanah Bumbu

Presiden Anak Yatim Indonesia, Abah HM Zairullah Lantik Pengurus Forum LKSA se-Sulsel

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Ketua Umum Forum Nasional (Fornas) Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Abah HM Zairullah Azhar melakukan pelantikan.

Sang Tokoh Legend atau akrab disapa sebagai Presiden Anak Yatim Indonesia, Zairullah melantik dan mengukuhkan Pengurus Wilayah dan Daerah Kabupaten/Kota Forum LKSA se-Sulawesi Selatan (Sulsel) Periode 2022-2027, berlokasi di Kota Makassar, Selasa (13/12/2022).

Hadir pada Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Wilayah dan Daerah Kabupaten/Kota Forum LKSA se-Sulawesi Selatan, Gubernur Sulsel diwakili Kepala Dinas Sosial Sulawesi Selatan Andi Irawan Bintang, dan tamu undangan lainnya.

Dalam Sambutannya, Zairullah menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus wilayah dan daerah Forum LKSA se-Sulsel yang baru dilantik, dan diharapkan aktif menjalin hubungan dengan pemerintah daerah di masing-masing wilayah.

Menurutnya, ada beberapa langkah strategis yang akan dilakukan Fornas LKSA dalam rangka meningkatkan kesejahteraan anak yatim di seluruh Indonesia.

Seperti melakukan advokasi terhadap kebijakan Undang-undang dan peraturan teknis dibawahnya dengan mendorong porsi tanggungjawab yang seimbang dan proporsional antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam pengasuhan anak yatim dan anak terlantar.

Selanjutnya, menarik minat dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility untuk berperan terhadap kesejahteraan anak yatim. Zairullah menyampaikan pion penting yang menjadi program prioritas lainnya adalah pendidikan anak yatim.

“Saat ini, di Istana Anak Yatim Batulicin, Kalsel, ada sebanyak 44 anak yatim lulus S2, dan 300 lebih anak yatim lulus S1. Saya punya tujuh kampus di Banjarmasin dengan berbagai jurusan seperti hukum, ekonomi, pariwisata, kesehatan, dan lainnya. Silahkan jika ada anak-anak yatim yang ingin kuliah disana, Kita akan berikan fasilitas sepenuhnya Gratis,” ucap Zairullah.

Mengurus dan memuliakan anak yatim, sambungnya sudah menjadi komitmen sejak dulu, dan bahkan sudah mewakafkan diri untuk anak-anak tersebut.

Sementara itu, Ketua Forwil LKSA Sulsel, mengatakan LKSA Sulsel berkomitmen membantu pemerintah dalam pengentasan kesejahteraan sosial anak.

“Anak adalah generasi penerus masa depan bangsa. oleh sebeb itu, mari kita bersama-sama membangun kerjasama yang baik antara pemerintah dan LKSA,” katanya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Pembangunan Regional Tanah Bumbu

Sekda Ambo Sakka Lantik Sebanyak 25 Pejabat Esselon III dan IV

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) dilaksanakan di Kantor Bupati, Batulicin, Senin (12/12/2022).

Mereka yang dilantik diantaranya adalah Camat Batulicin dijabat Abdul Wahid, Camat Simpang Empat dijabat Yamani, dan Camat Kusan Hilir dijabat Suparman.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ambo Sakka melantik dan mengambil sumpah sebanyak 25 pejabat Esselon III dan IV tersebut.

“Selamat dan sukses atas dilantiknya pada posisi yang baru, dengan ini saya harapankan pejabat yang dilantik bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan sebaik-baiknya,” ucap Sekda Ambo dalam sambutannya.

Ia juga mengingatkan, pelantikan, promosi, dan mutasi adalah hal yang biasa bagi ASN.

“Kepada pejabat yag dilantik, hendaknya melakukan konsolidasi secepatnya ditempat yang baru, dan laksanakanlah tugas sesuai tanggungjawab masing-masing,” tutup Sekda Tanbu. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Hukum Dan Ham Kalimantan Selatan Nasional Pembangunan Regional Sosial Tanah Bumbu

Begini Tanggapan Soal RUU KUHP disahkan Menjadi Undang-Undang

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP) disahkan menjadi Undang-undang. Pengesahan dilakukan dalam rapat paripurna DPR RI yang beragendakan pengambilan keputusan atas RUU KUHP.

Menurut masyarakat yang diwakili oleh anggota literasi Bestari Kabupaten Tanah Bumbu, Ama Wati menyampaikan pemikirannya atas RUU KUHP yang baru saja di sahkan.

“Pengerasan RUU KUHP menjadi pembahasan kontroversial dan viral di lingkungan kami anak muda, ini menjadi topik menarik dikalangan kami saat diskusi waktu ngopi bareng. RUU KUHP ini perlu dipelajari secara detail bagi siapapun, agar tidak salah tafsir nantinya,” katanya pada Kamis (8/12/2022) pukul 09.20 Wita.

Sedangkan, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly mengatakan pengesahan ini merupakan momen bersejarah dalam penyelenggaraan hukum pidana di Indonesia. Setelah bertahun-tahun menggunakan KUHP produk Belanda, saat ini Indonesia telah memiliki KUHP sendiri.

“Kita patut berbangga karena berhasil memiliki KUHP sendiri, bukan buatan negara lain. Jika dihitung dari mulai berlakunya KUHP Belanda di Indonesia tahun 1918, sudah 104 tahun sampai saat ini. Indonesia sendiri telah merumuskan pembaruan hukum pidana sejak 1963,” ujar Yasonna usai rapat paripurna DPR RI pada Selasa (6/12).

Menurut Yasonna, produk Belanda ini dirasakan sudah tidak relevan lagi dengan kondisi dan kebutuhan hukum pidana di Indonesia. Hal ini menjadi salah satu urgensi pengesahan RUU KUHP.

“Produk Belanda tidak relevan lagi dengan Indonesia. Sementara RUU KUHP sudah sangat reformatif, progresif, juga responsif dengan situasi di Indonesia,” katanya.

Yasonna menjelaskan KUHP yang baru saja disahkan telah melalui pembahasan secara transparan, teliti, dan partisipatif. Pemerintah dan DPR telah mengakomodasi berbagai masukan dan gagasan dari publik.

“RUU KUHP sudah disosialisasikan ke seluruh pemangku kepentingan, seluruh penjuru Indonesia. Pemerintah dan DPR mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas partisipasinya dalam momen bersejarah ini,” ujar Menteri Yasonna.

Meskipun demikian, Yasonna mengakui perjalanan penyusunan RUU KUHP tidak selalu mulus. Pemerintah dan DPR sempat dihadapkan dengan pasal-pasal yang dianggap kontroversial, di antaranya pasal penghinaan Presiden, pidana kumpul kebo, pidana santet, vandalisme, hingga penyebaran ajaran komunis. Namun, Yasonna meyakinkan masyarakat bahwa pasal-pasal dimaksud telah melalui kajian berulang secara mendalam.

Yasonna menilai pasal-pasal yang dianggap kontroversial bisa memicu ketidakpuasan golongan-golongan masyarakat tertentu. Yasonna mengimbau pihak-pihak yang tidak setuju atau protes terhadap RUU KUHP dapat menyampaikannya melalui mekanisme yang benar. Masyarakat diperbolehkan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“RUU KUHP tidak mungkin disetujui 100 persen. Kalau masih ada yang tidak setuju, dipersilakan melayangkan gugatan ke MK,” jelasnya.

Perluasan Jenis Pidana Kepada Pelaku Tindak Pidana

Selanjutnya, Menteri Yasonna menjelaskan bahwa pengesahan RUU KUHP tidak sekadar menjadi momen historis karena Indonesia memiliki KUHP sendiri. Namun, RUU KUHP menjadi titik awal reformasi penyelenggaraan pidana di Indonesia melalui perluasan jenis-jenis pidana yang dapat dijatuhkan kepada pelaku tindak pidana. Yasonna menjelaskan terdapat tiga pidana yang diatur, yaitu pidana pokok, pidana tambahan, dan pidana yang bersifat khusus.

Dalam pidana pokok, RUU KUHP tidak hanya mengatur pidana penjara dan denda saja, tetapi menambahkan pidana penutupan, pidana pengawasan, serta pidana kerja sosial.

“Perbedaan mendasar adalah RUU KUHP tidak lagi menempatkan pidana mati sebagai pidana pokok, melainkan pidana khusus yang selalu diancamkan secara alternatif dan dijatuhkan dengan masa percobaan sepuluh tahun,” tutur Yasonna.

Selain pidana mati, pidana penjara juga direformasi dengan mengatur pedoman yang berisikan keadaan tertentu agar sedapat mungkin tidak dijatuhkan pidana penjara terhadap pelaku tindak pidana. Keadaan-keadaan tersebut antara lain, jika terdakwa adalah anak, berusia di atas 75 tahun, baru pertama kali melakukan tindak pidana, dan beberapa keadaan lainnya.

“Meskipun demikian, diatur pula ketentuan mengenai pengecualian keadaan-keadaan tertentu itu. Yaitu terhadap pidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih, tindak pidana yang diancam dengan pidana minimum khusus, atau tindak pidana yang merugikan masyarakat, serta merugikan perekonomian negara,” katanya.

Selanjutnya, pelaku tindak pidana dapat dikenai pidana tambahan berupa pencabutan hak tertentu, perampasan barang, pengumuman putusan hakim, pembayaran ganti rugi, pencabutan izin, dan pemenuhan kewajiban adat setempat.

Pelaku tindak pidana dapat pula dijatuhi Tindakan, yaitu perwujudan nyata dari diterapkannya double track system dalam pemidaan Indonesia. Contohnya, RUU KUHP mengatur Tindakan apa yang dapat dijatuhkan bersama pidana pokok dan Tindakan yang dapat dikenakan kepada orang dengan disabilitas mental atau intelektual.

Terakhir, perumus RUU KUHP mengatur badan hukum atau korporasi sebagai pihak yang dapat bertanggung jawab dan dipidana. Penjatuhan pidana pokok, pidana tambahan, dan Tindakan dikenakan kepada korporasi dan orang-orang yang terlibat dalam korporasi tersebut, baik pengurus yang memiliki kedudukan fungsional, pemberi perintah, pemegang kendali, hingga pemilik manfaat.

Berkenaan hal tersebut, Lilik Sujandi selaku Kakanwil Kemenkumham Kalsel Undang-Undang yang telah disahkan, dan siap melaksanakan dan membantu sosialisasi melalui unit kerja yang ada di Kantor Wilayah. “Kami akan mendukung hasil yang sudah ditetapkan, kami juga akan melaksanakan sesuai tugas dan wewenang yang ada di Kantor Wilayah. Sosialisasi juga dapat dilakukan untuk memperluas informasi yang tersampaikan ke masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan,” tukasnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Ekonomi Kalimantan Selatan Kriminal Pendidikan Regional Sosial Tanah Bumbu

Kalapas Kelas III Batulicin Sampaikan Apresiasi Ke BLK Pemkab Tanbu Atas Sinergitas Bantu Pelatihan WBP

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Kepala Lapas Kelas III Batulicin, Bambang Hari Widodo sampaikan apresiasi kepada Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu).

Apresiasi tersebut disampaikan kepada Balai Latihan Kerja (BLK) Kab Tanbu, dalam rangka kegiatan penutupan kegiatatan Pembinaan Kemandirian Mebel untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Aula Lapas Kelas III Batulicin, Rabu ( 7/12/2022)

Pembinaan Kemandirian Mebel untuk WBP Lapas Kelas III Batulicin, sesuai arahan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel, Lilik Sujandi terkait peningkatan Layanan Pemasyarakatan dan kegiatan pembinaan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan.

Kegiatan berjalan lancar, diikuti dengan antusias oleh WBP Lapas Kelas III Batulicin selama 12 hari kerja dan menghasilkan produk mebel berkualitas berupa meja bundar sebanyak 6 pasang dan rak buku, yang nantinya akan digunakan untuk Sarpras Lapas Kelas III Batulicin.

“Untuk rak buku nantinya akan digunakan untuk Pojok Baca Warga Binaan Lapas Kelas III Batulicin”, terang Tarsah, selaku Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Kasubsi Pembinaan Lapas Kelas III Batulicin.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel, Lilik Sujandi melalui Kalapas Batulicin, Bambang Hari Widodo, mengapreasiasi kerjasama antara Lapas Kelas III Batulicin dengan Pemkab Tanbu, terkait Pembinaan Kemandirian WBP dan Berharap akan terus berlanjut untuk pembinaan kemandirian lainnya.

“Saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk jajaran Pemkab.Tanah Bumbu, dalam hal ini Balai Latihan kerja (BLK) Kab Tanbu, yang telah mendukung penuh terselenggaranya kegiatan kemandirian untuk Warga Binaan Lapas Kelas III Batulicin”, “semoga kegiatan dan kerjasama ini terus berlanjut,” sambungnya.

Di akhir kegiatan Kalapas Batulicin Bambang didampingi Perwakilan dari BLK Kab.Tanah Bumbu, menutup secara resmi kegiatan pembinaan mebel ditandai dengan pelepasan kartu tanda peserta sekaligus pemberian sertifitat kepada WBP, kemudian pemberian cindramata hasil kreasi WBP Lapas Kelas III Batulicin berupa Miniatur Kapal Laut kepada BLK Kab.Tanah Bumbu. (narasinusantara.com/Aaron).

Kategori
Bisnis Ekonomi Kalimantan Selatan Nasional Pembangunan Pendidikan Pertanian Regional Sosial Tanah Bumbu Wisata

Pemkab Tanbu Terima Kunker Dishub Pemkab Konawe Prov Sulawesi Tenggara

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (7/12/2022).

Rombongan Dishub Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara, berjumlah 8 orang dipimpin oleh Asisten II Setda Konut, Ir H Muhardi Mustafa.

Turut hadir bersama dalam kunjungan yaitu Kabid Lalu Lintas dan Kabid Angkutan, para Kasi Perhubungan dan Staff Dishub Pemkab Konut.

Sementara itu, Pemkab Tanah Bumbu melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Hj Mariani dan Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Ir H Riduan.

Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, HM Zairullah Azhar diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Hj Mariani menyampaikan terimakasih karena Kabupaten Tanah Bumbu menjadi pilihan kunjungan kegiatan kerja dari Pemkab Konut.

“Tanah Bumbu dengan penghasilan pertambangan, karet dan sawit, kami menyampaikan Tanah Bumbu dengan motto kami, Bersujud Menuju Serambi Madinah, yang merupakan komitmen, sebuah motivasi, rasa syukur dan doa yang semoga dengan itu Bumi Bersujud Tanah Bumbu selalu berkah,” ucap Mariani.

Asisten II Setda Konut, Ir H Muhardi Mustafa menyampaikan, pihaknya melakukan Kunker tersebut dengan tujuan lawatan dinas untuk menyaksikan secara langsung kegiatan pembangunan, kebijakan maupun regulasi yang ada di Pemkab Tanbu.

“Kita dengar ada beberapa kebijakan dan regulasi yang bersifat lokal di Tanah Bumbu berkaitan dengan kelembagaan dan pendapatan hasil daerah yang menyentuh dengan perhubungan, tentunya kami sampaikan bahwa Kabupaten Konawe dengan penghasilan daerah yaitu nikel dan sawit. Pada kesembatan kali ini kami mendengar banyak hal sebagai pembelajaran dan semoga ini ada berkahnya,” kata Muhardi.

Kunker dan Expose Penyelenggaraan Urusan Perhubungan di Lingkungan Pemkab Tanbu Prov Kalsel, bersama Pemkab Konut Prov Sulawesi Tenggara berlangsung secara baik.

Rapat Kunker ini juga dihadiri oleh Kepala Dishub Tanah Bumbu, Achmad Marlan bersama jajaran Dishub Tanah Bumbu dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Tanah Bumbu, Eryanto Rais. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Regional Tanah Bumbu

Pisah Sambut Kasi Humas Polres Tanah Bumbu

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Polres Tanah Bumbu menggelar acara kenal pamit, Kasi Humas Polres Tanah Bumbu.

Bersama mantan Kasi Humas Polres Tanah Bumbu AKP H. I Made Rasa, dan Kasi Humas Polres Tanah Bumbu AKP Saryanto, menyampaikan acara perkenalan dan salam pamit bersama para media mitra Polres Tanah Bumbu.

Acara berlangsung dilaksanakan bertempat di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Bumbu, Selasa (06/12/2022) pagi, dihadiri insan pers baik dari media cetak, elektronik, dan online.

AKP H. I Made Rasa menyampaikan ungkapan terima kasih kepada rekan-rekan pers atas sinergitas dan kerja sama yang terjalin dengan baik antara media pers di Bumi Bersujud dengan Polres Tanah Bumbu.

Ia meyakini, dengan adanya bantuan dan kontribusi dari rekan pers dalam mengangkat pemberitaan, kinerja Polres Tanah Bumbu dapat lebih dikenal dengan baik oleh masyarakat luas.

Meskipun demikian, AKP H. I Made Rasa juga tidak memungkiri selama dirinya menjabat, masih terdapat kekurangan serta kekhilafan yang mungkin dialami para rekan pers.

Untuk itu, AKP H. I Made Rasa juga menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan meskipun dirinya tidak lagi menjabat sebagai Kasi Humas, silaturahmi dan hubungan baik dirinya bersama rekan media tidak akan lepas oleh waktu.

Dalam kesempatan itu, AKP H. I Made Rasa juga menyampaikan sejumlah pesan mewakili Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo yang saat itubtidak dapat berhadir mengingat sedang bertugas di Banjarmasin.

“Pesan beliau berharap kerjasama antara rekan pers dan Polres Tanah Bumbu dapat terus dilanjutkan dengan baik bersama Kasi Humas yang baru yakni bapak AKP Saryanto,” kata AKP Made.

Sementara itu Kasi Humas yang baru yakni AKP Saryanto, berharap melalui kesempatan itu dapat lebih mengenal dan melanjutkan kerjasama yang baik bersama rekan wartawan di wilayah hukum Polres Tanbu.

“Kami akan terus terbuka oleh sebab itu mohon adanya petunjuk, kritik, saran dan arahan rekan-rekan sekalian sehingga kita dapat terus melanjutkan sinergitas demi menjaga serta memajukan Polres Tanbu kedepannya,” harapnya. (narasinusantara.com/Aaron)