Kategori
Kalimantan Selatan Seni Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Usung Tenun Pagatan di BSCF 2025, Motif Khas Karya Ketua Dekranasda Tarik Perhatian

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mempertegas komitmennya dalam memperkuat sektor industri kreatif sebagai pilar ekonomi daerah melalui partisipasi pada Borneo Sasirangan & Craft Festival (BSCF) 2025 yang berlangsung 29 – 30 November 2025 di Banjarmasin.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Plt. Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Dwi Dibyo Raharjo, turut berada pada pembukaan festival yang mengusung tema “Khasanah Kriya Borneo”.

Ajang ini menjadi ruang besar bagi perajin, pelaku UMKM, dan desainer untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus memperkuat jejaring industri kreatif di Kalimantan Selatan.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bersama dengan Dekranasda Tanah Bumbu mempersiapkan rangkaian produk kriya khas daerah untuk ditampilkan.

Tenun Pagatan menjadi sorotan utama, terlebih karena motif yang dibawa merupakan karya desain langsung Ketua Dekranasda Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif. Desain tersebut memadukan kekayaan tradisi pesisir Pagatan dengan sentuhan modern yang membuatnya semakin relevan dan berdaya saing.

Dalam penyampaiannya, Andi Irmayani Rudi Latif mengungkapkan rasa syukur atas ruang promosi yang semakin membuka peluang bagi para perajin.

“Tenun Pagatan memiliki karakter yang kuat dan penuh cerita. Kami ingin memperluas pengenalannya melalui desain baru yang tetap berakar pada tradisi namun lebih sesuai dengan selera masa kini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya inovasi dan kualitas dalam setiap produk kriya.

“Semoga para perajin terus berinovasi dan menjaga kualitas agar produk daerah kita makin dikenal dan bisa bersaing lebih luas,” tambahnya.

Bagi Pemkab Tanah Bumbu, festival ini bukan hanya ruang pameran, tetapi momentum strategis untuk memperluas pasar produk lokal. Melalui Dekranasda, daerah terus mendorong perajin agar mampu menembus pasar regional hingga nasional.

Festival ini juga dipandang sebagai sarana memperkuat identitas budaya lokal di tengah perkembangan industri. Kain Tenun Pagatan menjadi representasi nilai sejarah, tradisi pesisir, dan kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun.

Selain menampilkan Tenun Pagatan, Tanah Bumbu turut mengikuti lomba desain sasirangan dengan pewarna alam. Partisipasi ini menunjukkan dukungan terhadap inovasi ramah lingkungan serta membuka ruang bagi kreator muda Tanah Bumbu untuk menampilkan karya terbaik mereka.

Secara keseluruhan, kontribusi Tanah Bumbu pada Borneo Sasirangan & Craft Festival 2025 menegaskan keseriusan daerah dalam memajukan industri kreatif. Dengan menonjolkan Tenun Pagatan sebagai ikon budaya, Tanah Bumbu menunjukkan bahwa produk lokal memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat.

Festival ini sekaligus memperkuat posisi Tanah Bumbu sebagai daerah kaya warisan budaya serta berkomitmen terhadap pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. (ANN)

Kategori
Informasi Seni Tanah Bumbu

Juri Grand Final Duta Wisata 2025, Ketua Dekranasda Tanbu Dorong Duta Wisata Promosikan Kerajinan Unggulan Daerah

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menjadi juri pada Grand Final Pemilihan Duta Wisata Tanah Bumbu 2025 yang digelar Senin (25/8/2025) di Pendopo Kantor Bupati, Gunung Tinggi.

Kehadiran Ketua Dekranasda sebagai juri menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menggabungkan promosi pariwisata dengan pelestarian budaya lokal, khususnya di bidang kerajinan.

Andi Irmayani menegaskan bahwa Duta Wisata bukan hanya sekadar wajah menarik, melainkan pribadi cerdas, berwawasan luas, dan memiliki kecintaan terhadap budaya lokal.

“Duta Wisata Tanah Bumbu diharapkan mampu menjadi jembatan dalam mempromosikan produk unggulan daerah serta mengangkat potensi ekonomi kreatif masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai juri, dirinya fokus pada kemampuan para peserta dalam memahami dan mempromosikan produk kerajinan Tanah Bumbu.

“Saya ingin melihat bagaimana mereka bisa menjadi duta yang mampu memperkenalkan kekayaan kerajinan kita, seperti Tenun Daerah, kepada masyarakat luas. Ini adalah warisan yang harus kita jaga bersama,” ucapnya.

Ia juga berharap duta wisata yang terpilih nantinya dapat berkolaborasi dengan Dekranasda untuk terus mempromosikan produk-produk unggulan daerah.

Menurutnya, kolaborasi ini akan menciptakan sinergi positif yang dapat mengangkat perekonomian perajin lokal.

“Duta Wisata bisa menjadi jembatan yang menghubungkan para perajin dengan pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Mereka adalah wajah baru yang akan membawa semangat inovasi dan kreativitas,” pungkasnya. (ANN)

Kategori
Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Perayaan Tahunan Seni Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Tampilkan Produk Unggulan di Kalsel Expo dan Bumdes Expo 2025

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu turut ambil bagian dalam gelaran Kalsel Expo dan Bumdes Expo 2025 yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-75 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Acara pembukaan berlangsung meriah Minggu, (10/8/2025), di Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, dan dibuka langsung oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menyampaikan bahwa partisipasi Tanah Bumbu dalam expo ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap perayaan Hari Jadi ke-75 Kalsel, sekaligus sebagai upaya strategis untuk memperkenalkan produk-produk unggulan UMKM Tanah Bumbu kepada masyarakat luas.

“Expo ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan produk lokal Tanah Bumbu, sekaligus mendorong UMKM agar semakin dikenal dan berkembang,” ujar Bupati.

Dalam pameran ini, Tanah Bumbu menampilkan lebih dari 20 jenis produk UMKM, termasuk, Kain tenun pagatan Tanah Bumbu , Produk diversifikasi tenun seperti syal, sarung, dan kemeja, Makanan khas seperti amplang.

Pengunjung yang ingin melihat langsung produk-produk UMKM Tanah Bumbu dapat mengunjungi Stand Blok C Nomor 5.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, H. Muhidin, dalam sambutannya menyebutkan bahwa expo ini menghadirkan hiburan rakyat sebagai bentuk apresiasi dan ajang kebersamaan seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.

Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, menambahkan bahwa Kalsel Expo 2025 merupakan momentum penting untuk menampilkan potensi terbaik daerah, memperkuat jejaring antar pelaku usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan, menjelaskan bahwa expo ini bertujuan untuk menggambarkan capaian pembangunan, mempromosikan potensi daerah, serta membuka akses pasar global bagi Bumdes dan UMKM.

Expo berlangsung dari tanggal, 10–15 Agustus 2025 di Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru. Expo dilaksanakan setiap hari pukul 10.00–22.00 WITA. Dengan jumlah peserta sebanyak 220 stand pameran. (ANN)

Kategori
Seni Tanah Bumbu

Parade Seni dan Budaya Tanah Bumbu 2025: Pengunjung Padati Lapangan Mandala Krida

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Suasana semarak dan penuh warna menyelimuti Lapangan Mandala Krida, Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang, 18–20 Juli 2025. Pengunjung tumpah ruah menghadiri Parade Seni dan Budaya Tanah Bumbu 2025. Sebuah kegiatan budaya yang tak hanya menghibur, tetapi juga menghidupkan denyut ekonomi lokal.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Dewan Kesenian Tanah Bumbu dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Kegiatan ini juga sejalan dengan visi Tanah Bumbu 2025-2030. Yaitu meningkatkan prestasi bidang seni, budaya, dan olahraga, serta melestarikan warisan budaya.

Bupati Andi Rudi Latif melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras para seniman, panitia, dan pihak terkait dalam menyelenggarakan panggung seni dan budaya tersebut.

Ia menambahkan dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi saat ini, tantangan terhadap eksistensi seni dan budaya lokal semakin besar.

Maka dari itu, kegiatan seperti ini menjadi penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, meningkatkan kreativitas generasi muda, serta menjaga warisan budaya leluhur kita.

“Seni memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan imajinasi, memperkuat daya cipta, serta mengasah kepekaan sosial,” sebutnya, seraya berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan, dengan kualitas penyelenggaraan yang terus ditingkatkan.

Sementara itu Lapangan Mandala Krida disulap menjadi panggung terbuka yang menyuguhkan beragam pertunjukan seni tradisional, tari, musik, dan lainnya. yakni :

-Reog Ponorogo (Desa Rejo Winangun)
-Kuda Lumping (Desa Pematang Ulin)
-Syair Habsy (Desa Sumber Wangi)
-Hadroh (Desa Manunggal)
-Tari Rentak Seirama Bumi Bersujud (Sanggar Seni Baruna Bentala)
-Tari Japin Melayu (Desa Karang Nunggal)
-Lagu Religi (Sanggar Seni Al-Mumtaaz)
-Zikir dan Shalawat (Desa Madu Retno)
-Lomba Mewarna Anak-anak
-Lomba menggambar dan melukis
-Pameran UMKM Daerah
-Kuda Lumping (Desa Karang Rejo dan Pandan Sari)
-Madihin (Desa Karang Bintang)
-Musik Panting (Desa Batulicin Irigasi)
-Lagu Religi
-Musik Band Ernaveck
-Tari Bali (Desa Maju Sejahtera)
-Senam Pagi (PKK Kecamatan Karang Bintang)
-Lomba menghias nasi tumpeng
-Hiburan dangdut
-Lomba memasak PKK
-Tari Jatilan (Desa Manunggal)

Tak hanya menghibur, Parade Seni dan Budaya juga menghadirkan kuliner dari UMKM setempat. Acara ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi masyarakat. (ANN)

Kategori
Budaya Masyarakat Bupati Tanah Bumbu Seni Tanah Bumbu

Bupati Bang Arul Apresiasi Keindahan Seni dan Budaya di Peringatan Hari Jadi ke-22 Tanah Bumbu

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Kemeriahan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Tanah Bumbu semakin terasa dengan penampilan seni dan budaya yang memukau. Selasa (8/4/2025) di Halaman Kantor Bupati setempat.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif (Bang Arul), bersama Wakil Bupati H. Bahsanudin, Forkopimda, dan tamu undangan, menyaksikan pertunjukan tari kolosal yang dibawakan oleh Sanggar Sidi Batuah dari Perkumpulan Dayak Meratus, binaan Disbudporapar Tanah Bumbu.

Tari kolosal tersebut menyajikan keindahan Tari Giring-giring dan Dadas, yang sarat makna dan pesan kultural.

Tari Giring-giring merepresentasikan kegembiraan dan kebersamaan dalam acara sakral. Sementara Tari Dadas melambangkan permohonan keberkahan kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk Tanah Bumbu. Simbol kekuatan, keperkasaan, dan kekompakan masyarakat pedalaman.

Bang Arul terlihat antusias menyaksikan setiap gerakan tari, diiringi tepuk tangan meriah dari tamu undangan.

Bang Arul menegaskan bahwa seni dan budaya harus dilestarikan sebagai bagian dari identitas daerah.

“Tanah Bumbu memiliki keanekaragaman seni dan budaya yang kaya, dan ini bisa menjadi daya tarik utama bagi wisatawan,” ujarnya.

Kemeriahan berlanjut dengan penampilan seni dari Komunitas Bugis Mantra Bumi.

Pertunjukan yang memadukan Pamencak, Tarung Sarung, Tari Passiuno, dan Maggiri memukau tamu undangan pada jamuan makan di Pendopo Serambi Madinah, kawasan Kantor Bupati.

Komunitas Bugis Mantra Bumi juga menyerahkan senjata pusaka keris Tappi Lamba Pitu La Tenri Beta kepada Bang Arul, menambah kesan sakral pada momen tersebut.

Sebagai wujud cinta pada seni dan budaya, para pejabat dan undangan pada perayaan Hari Jadi ke-22 mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Keanekaragaman budaya ini menjadi simbol harmoni yang dijunjung tinggi di Tanah Bumbu. Serta simbol keberagaman masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.

Peringatan Hari Jadi ke-22 Tanah Bumbu tidak hanya memperlihatkan kemegahan seni dan budaya, tetapi juga mengingatkan pentingnya pelestarian warisan leluhur sebagai kekuatan identitas daerah.

Melalui seni dan budaya, Tanah Bumbu terus menegaskan perannya sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan keharmonisan. (ANN)

Kategori
Budaya Masyarakat Kalimantan Selatan Seni Tanah Bumbu

Dinas Budporapar Tanah Bumbu Gelar Festival Seni dan Budaya Pelajar

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinas Budporapar) Tanah Bumbu (Tanbu) menggelar Festival Seni dan Budaya Pelajar.

Yaitu lomba musikalisasi puisi dan madihin dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-79.

Bupati Tanbu Zairullah Azhar di wakili Staf Ahli Bupati M Putu Wisnu Wardana membuka secara resmi festival tersebut. Selasa (27/8/2024) di Auditorium 7 Februari Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir.

Kepala Dinas Budporapar Tanbu, H Syamsuddin melalui Kabid Kebudayaan Hj Nooryana. Mengatakan kegiatan ini merupakan upaya pemerintan daerah untuk melestarikan seni dan budaya daerah warisan budaya tak benda.

“Festival berlangsung tanggal 27-29 Agustus 2024. Pesertanya pelajar SMP dan SMA sederajat se- Kabupaten Tanah Bumbu,” ungkapnya.

Ia berharap melalui festival seni dan budaya ini, para pelajar dapat mengembangkan potensi diri di bidang seni dan budaya sehingga menumbuhkan karakter yang positif.

Sementara itu, Bupati melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Putu Wisnu Wardana mengatakan. Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian dan dukungan pemeritah daerah melalui Dinad Budporapar kepada mereka dengan membuka ruang seluas-luasnya dalam bidang seni. Tidak hanya berketrampilan dalam memainkan alat musik, namun juga seni sastra. Yaitu dengan mengikuti Musikalisasi Puisi dan Madihin.

Menurut Wisnu Wardana melalui kegiatan ini di harapkan dapat memotivasi dan membantu peningkatan potensi diri dari para pelajar.

Lebih lanjut Wisnu Wardana mengatakan seni budaya bersifat universal atau dengan kata lain seni dapat di lakukan oleh siapa saja dan di mana saja.

Karena itu, karya seni bukan hanya milik segelintir orang namun semua golongan, semua lapisan dapat menikmati seni itu.

“Kemampuan dalam meningkatkan ketrampilan berkesenian bagi pelajar ini tak lepas dari dukungan orangtua, guru, pembimbing dan masyarakat sekitar, ” pungkasnya.

Hadir pada pembukaan festival seni dan budaya yakni Kepala Dinas Budporpar, Kepala Dinas Pendidikan,
Camat, Kapolsek, Koramil, KUA Kusan Hilir. Lurah, Kepala ULWK Kusan Hilir, Dewan Kesenian Tanbu, Perwakilan SMP dan SMA/Se-derajat, seluruh peserta, dan undangan. (Adi) @MC Pemkab Tanah Bumbu.ANN

Kategori
Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Sejarah Seni Tanah Bumbu

Dispersip Tanbu Gandeng PT Arutmin Nonton Film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah Kabupaten Tanah Bumbu gandeng PT Arutmin Indonesia menggelar nonton bareng Film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

Berlokasi di Sanggar Tari Satui Community Center (SCC) Desa Sungai Cuka, Kecamatan Satui, Selasa (5/12/2023).

Kepala Dispersip Tanbu Yulia Ramadani melalui Sekretaris Dispersip M Saleh mengatakan film tersebut mengajarkan tentang pentingnya pengetahuan agama, kasih sayang, dan dedikasi untuk melayani umat.

“Film tersebut kami dapatkan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Saleh.

Sebanyak 100 orang peserta mengikuti nonton bareng. Hadir pula Sekcam Satui, Anggota Danramil, Polsek, Komunitas, Pelajar, dan masyarakat sekitar.

Hadir pula Kepala Desa Sungai Cuka, Kepala Desa Makmur Mulia, Kepala Desa Makmur Jaya, Pimpinan PT Satui Terminal Umum (STU), dan Manajemen PT Arutmin Indonesia Tambang Satui.

Saleh menambahkan, Film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari sangat menginsirasi.

Mengambil dari kisah nyata seorang ulama yang memberikan pengaruh besar dalam penyebaran agama Islam di Nusantara dan di Kalimantan Selatan.

“Film ini menyoroti upaya Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari dalam penyebaran agama Islam di wilayah Nusantara,” jelasnya.

Sosok ulama dari Banjar ini telah melakukan perjalanan jauh ke berbagai daerah untuk bertemu dengan para penduduk setempat, mengajarkan tentang Islam, dan memberikan bimbingan spiritual.

Datu Kalampayan itu juga terlibat dalam upaya memperkuat tatanan sosial masyarakat, mengatasi konflik, dan membangun perdamaian.

Selain itu, film ini juga menggambarkan kehidupan personal Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

Termasuk hubungannya dengan keluarga dan murid-muridnya.

Dalam perjalanan hidupnya, menghadapi berbagai tantangan dan rintangan.

Tetapi tetap teguh pada prinsip-prinsip agama Islam dan terus berusaha melayani umat dengan ketulusan dan keikhlasan.@MEDIA CENTER TANAH BUMBU 2023/Fit. (Anara)

Kategori
Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pendidikan Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

Festival Literasi Bersujud Tahun 2023 Telah Ditutup, Positif Membangkitkan Semangat Budaya Literasi di Masyarakat

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Bertema Membaca Budaya, Budayakan Literasi, kini Festival Literasi Bersujud (FLB) Tahun 2023 resmi telah ditutup.

Pada penutupan FLB Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu (Dispersip Kab Tanbu), melakukan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba.

Puncak penutupan FLB Tahun 2023 turut dimeriahkan oleh adanya band lokal. Penutupan dilaksanakan di Panggung Pantai Pagatan pada Selasa (23/10/2023) Malam, sekitar pukul 20.00 Wita dengan jumlah peserta 100 orang.

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani diwakili oleh Sekretaris Dispersip Kab Tanbu, M Saleh, melakukan penutupan FLB Tahun 2023 secara resmi.

Dispersip Kab Tanbu berharap, dengan adanya event selama empat hari ini dapat memberikan manfaat, mampu membangkitkan literasi serta minat baca khusunya di Kab Tanah Bumbu.

“Semoga kita semua terus berkarya, agar dapat memperbaiki dan menghasilkan inovasi-inovasi. Kita bersama bergerak memajukan Tanah Bumbu menuju Serambi Madinah,” tutur Sekdinpersip Saleh setelah sehari melakukan penutupan FLB Tahun 2023, Rabu (25/10) Siang.

Adapun sebagai informasi Dispersip Kab Tanbu, berlangsungnya penutupan FLB Tahun 2023, disertai pembagian hadiah yakni tiga besar pemenang Lomba Film Dokumenter, 3 besar pemenang Lomba Vlog Literasi, 3 besar pemenang Lomba Madihin, serta pengumuman pemenang Lomba Cipta Puisi yang diadakan oleh Komunitas Pejuang Literasi Tanah Bumbu (PELITA). (Ana)

Kategori
Budaya Masyarakat Hiburan Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pendidikan Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

FLB Dispersip Tanbu, Berkualitas Tampilan Lomba Mewarnai serta Talkshow Literasi

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Meriahnya Lomba Mewarnai serta Talkshow Literasi pada ajang Festival Literasi Bersujud (FLB) Tahun 2023, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu).

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris Dispersip Kab Tanbu M Saleh menyampaikan Lomba Mewarnai, bertempat di Panggung Pantai Pagatan Kec. Kusan Hilir Kab. Tanah Bumbu sejak pukul 08.00 pagi.

“Pelaksanaan Kegiatan Lomba Mewarnai dalam Rangka Festival Literasi Bersujud 2023, pada Selasa tanggal 24 Oktober 2023, melibatkan jumlah peserta 149 anak, dengan kategori umur 4 – 6 tahun,” jelasnya.

Dispersip mendatangkan juri dalam aktivitas Lomba Mewarnai yaitu M.Yusuf (Kepsek SDN Pulau tanjuung), Wanda Hanifa (Komunitas Bestari), Ilham Bahari (Komunitas Pelita).

“Selain itu dihari yang sama, akan ada Talkshow Literasi yang digelar pada Selasa pukul 15.45 – 18.10 Wita, berlokasi di Cafe Palaka dengan jumlah peserta 100 orang,” papar Saleh pada Rabu (25/10/2023) Siang. (Ana)

Kategori
Budaya Masyarakat Hiburan Inflasi Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Prestasi Seni Sosial Tanah Bumbu Wisata

Semakin Menarik FLB, Dispersip Tampilkan Workshop Film hingga Lomba Kesenian

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Masih dalam keseruan, Festival Literasi Bersujud (FLB) Tahun 2023, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) mengadakan Workshop hingga Steaming Film.

Adapun Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani menyampaikan, Screening Film dilaksanakan pada Sabtu malam, tepat di tanggal (21/10/2023) sekitar pukul 20.00-23.00 Wita, di Cafe Palaka Pantai Pagatan.

“Adapun jumlah peserta yakni sebanyak 100 orang,” ungkap Kadis Yulia.

Selanjutnya ia menambahkan, akan ada tampilan Workshop Film yang dilaksanakan pada hari Minggu (22/10) , pukul 09.00 – 15.30 Wita, di Aula Koramil Pagatan.

Adapun Dispersip Tanbu menghadirkan narasumber yaitu Munis Shadikin (Direktur Aruh Film Kalimantan), Ade Hidayat (Wakil Direktur Aruh Film Kalimantan) dan Raya Fanathagama (Animator Tanbu).

Adapun informasi Festival Literasi Bersujud 2023, turut menyuguhkan, Lomba Madihin yang telah dilaksanakan pada Senin pukul 20.00 – 22.30 Wita, berlokasi di panggung Pantai Pagatan, dengan jumlah peserta sebanyak 7 orang Finalis. Melibatkan juri penilai yaitu Yulian Fahmi (Pegiat Seni Tradisi), M Syobli (Pegiat Seni Tradisi), Lukman (Pengajar Bahasa Indonesia).

“Selain itu FLB 2023 ini menghadirkan Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia Kab. Tanah bumbu dan Wokshop Menulis,” pungkas Kepala Dispersip Kab Tanbu, Yulia Rahmadhani, Rabu (25/10/2023) Siang.

Kegiatan berlangsung di Aula Koramil Pantai Pagatan pukul 08.00 Wita sampai selesai, melibatkan sejumlah 100 orang, dengan membawa narasumber yakni Sandy Firly (Novelis, Cerpenis dan Jurnalis), Randu Alamsyah (Novelis dan Jurnalis), Andi Jamaluddin ar ak (Sastrawan Tanah Bumbu). (Ana)