Kategori
Kalimantan Selatan Sosial Tanah Bumbu

BPBD Tanbu Beri Pelatihan Ke Relawan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) melaksanakan pelatihan kepada relawan bencana, di Halaman Kantor BPBD Tanbu di Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Jumat (25/11/2022).

Pelatihan tersebut mengusung Tema “Pembinaan dan peningkatan kapasitas Tim Relawan untuk mewujudkan mental dan karakter yang tangguh, terampil, dan trengginas”.

Kegiatan tersebut dibuka langsung secara resmi oleh Kepala Pelaksana BPBD Tanbu H. Sulhadi.

“Pelatihan digelar dua hari, 25 – 26 November 2022 dengan jumlah peserta sebanyak 24 orang yang merupakan perwakilan dari desa rawan bencana di Tanah Bumbu serta anggota Tim Reaksi Cepat BPBD,” kata Sulhadi.

Ia melanjutkan, dengan tujuan diadakannya pelatihan tersebut guna memupuk rasa kebersamaan, persatuan, dan kesatuan antar personil selaku ujung tombak dalam penanggulangan bencana.

Kemudian untuk meningkatkan kapasitas, kemampuan, dan keterampilan relawan penanggulangan bencana untuk menciptakan penanganan bencana dengan cepat tepat dan terukur.

“Kegiatan pelatihan relawan ini juga untuk membentuk mental dan karakter yang tangguh, terampil, dan trengginas bagi para relawan sebagai bagian dari BALADEWA (Barisan Relawan Daerah Rawan Bencana),” tutupnya.

Kegiatan pembukaan pelatihan relawan tersebut dihadiri perwakilan dari Kodim 1022 Tanbu, Polres, Satpol PP dan Damkar, Basarnas, Lurah Gunung Tinggi, serta Dinas Sosial. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Kalimantan Selatan Nasional Pembangunan Sosial Tanah Bumbu

Rencana Bendungan Kusan Tanah Bumbu, Akhirnya Kedatangan Tim Assessment Internasional

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), menerima kedatangan Tim Assessment dalam rangka penilaian rencana pembangunan Bendungan Kusan.

Sidak penilaian lapangan hingga Assessment dilakukan, Pemkab Tanbu juga menyediakan diskusi antar pihak terkait untuk keperluan penilaian.

Ir. Juari selaku Koordinator Pendayagunaan Sumber Air, Irigasi dan Rawa dari Direktorat Sumber Daya Air Kementerian PPN/Bappenas menyampaikan, Tim datang guna melakukan penilaian terhadap rencana pembangunan Bendungan Kusan dengan Internasional Standar (Hydropower Sustainability Standard).

Tim Internasional Assessment ada 3 orang hadir untuk melakukan penilaian tersebut.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia sedang dalam kondisi anggaran yang menyurut, sehingga perlu
mencari peluang dengan rencana mendatangkan pihak invertor, bahwa nantinya rencana pembangunan Bendungan Kusan secara kancah internasional mampu diterima dan layak memperoleh (pendanaan internasional).

“Kondisi keuangan negara kedepan masih berat karena faktor-faktor tertentu. Meskipun rencana usulan Bendungan Kusan ini sudah dibahas namun Pemerintah Indonesia berinisiatif mengambil kebijakan stategis, dalam hal ini untuk bekerjasama dengan melibatkan International Hydropower Association (IHA),” katanya.

Ada sekitar 12 item dan secara teknis menjadi acuan Assessment, diantaranya penilaian aspek ekonomi, aspek sosial (terkait pemindahan penduduk kawasan terdampak pembangunan Bendungan Kusan) hingga aspek lingkungan.

“Kami merespon pada kesejarahannya, ternyata sudah pernah disebutkan dalam perencanaan tentang pembangunan Bendungan Kusan pada masa awal Gubernur Kalimantan Selatan pertama, yaitu dulunya beliau juga pernah menjabat sebagai Menteri PUPR,” lanjutnya.

Sementara itu, kebutuhan data terus dikumpulkan dari beberapa item yang dibutuhkan. Perlu waktu khusus dalam Internasional Assessment.

Pembangunan Bendungan Kusan rencananya melangkah tanpa melibatkan APBN dan melaju pada Standar Internasional yang menjadi pilot project bersama.

“Kita coba dorong dengan skema swasta dan kita bekerjasama antar pihak, per part (bagian) harus dibahas konsekuensinya, sehingga pihak yang nantinya tertarik mengucurkan anggaran (investor) tau jelas keunggulan manfaat Bendungan Kusan maupun kelemahannya,” ucap Ir. Juari.

Dalam step yang dilakukan ini, masih belum bisa ditarik hasil penilaian secara maksimal. Pembangunan bendungan, masih dalam proses Assessment, jika dokumen telah komplit dan layak, Tim akan lanjut langkah dengan menawarkan Market Sounding.

Kemudian bisa saja rencana Bendungan Kusan akan dibawa ke Fairtrade International, hal tersebut bergantung pada proses ke depan.

“Target waktu selesai dan kapan kepastiannya belum bisa ditentukan, beberapa informasi telah kita dapatkan, sedangkan kita mengetahui antusias masyarakat sangat bagus dalam rencana Bendungan Kusan ini,” tutupnya.

Kondisi lapangan secara teknis dianggap memungkinkan, adapun beberapa hambatan bisa diatasi, finishing terhadap anggaran masih menjadi pertimbangan hingga detik ini. Disamping itu, untuk penggunaan lokasi Bendungan Kusan nantinya, akan disediakan kurang lebih 2000 hektar tanah.

Hadir dalam diskusi dari Tim International Hydropower Assosiate yaitu Joerg Hartman, Alain Kilajian, Amina Kadyrzhanova. Turut hadir juga Tim Bappenas Ir Juari bersama 7 orang lainnya, dibantu oleh Ishaq Al Kindy dari Kementerian PUPR, Taqwa Rizaldi dari PLN, Novy Dya K Tampubolon dari Kemenko Marves, Muhamad Alhaqurahman dari Kementerian ESDM. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Pembangunan Sosial Tanah Bumbu Wisata

Rencana Pemkab Tanbu Didatangi Tim Internasional Assessment

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Perencanaan Pembangunan Bendungan Kusan, telah sampai pada tahapan pengumpulan dokumentasi, Jum’at (25/11/2022)

Tim Assessment dalam rangka penilaian rencana pembangunan Bendungan Kusan, tengah sibuk mendata bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu).

Penilaian ini menggunakan Internasional Standar (Hydropower Sustainability Standard) yang juga dihadiri oleh Tim Internasional Assessment terdiri dari 3 orang.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia sedang dalam kondisi anggaran yang berat, sehingga perlu mencari peluang dengan rencana (pendanaan internasional) maupun menggunakan peluang Asian Development Bank (ADB).

Pemerintah Indonesia berinisiatif mengambil kebijakan stategis, dalam hal ini untuk bekerjasama dengan melibatkan International Hydropower Association (IHA) dan setidaknya ada sekitar 12 item teknis jadi acuan Assessment.

Dr Joerg Hartmann, selaku Accredited Lead Assessor of the Hydropower Sustainability Standard mengatakan, Ini baru dokumen teknis dan masih belum direfleksikan.

“Hari pertama kami menilai sangat baik, dimana rencana area tergenang dan rencana wilayah yang dibangun nantinya diharapkan ada kontribusi yang berjalan,” paparnya di Kantor Bupati Tanah Bumbu.

The Dam Of Kusan (Bendungan Kusan), sampai saat ini dalam tahap collecting data (pengumpulan data), tim melihat data kedepannya terkait apa saja yang bisa direkomendasikan untuk pembangunan Bendungan Kusan.

“Kendalanya tetap ada, namun dari perencanaan sejauh ini, bendungan punya nilai manfaat yang beragam, seperti nantinya akan menjadi penyediaan air baku masyarakat, penanganan situasi banjir daerah, PLN dan juga Irigasi. Maka hal ini menjadi tantangan bagi Pemerintah Indonesia untuk memperhatikan fungsi-fungsi agar kedepan bisa dikendalikan serta terkoordinasi secara baik. Kami melihat tujuan Bendungan Kusan ini mampu terdeliver,” ungkapnya.

“Peranan Pemerintah akan sangat krusial, disamping yang menjadi inisiator bendungan ini adalah Pemda, tentu akan ada cost (biaya) yang harus disediaakan terkait apa saja yang terdampak, sejauh mana komitmen Pemda tentu harus kuat dan tinggi, alangkah baiknya ada kombinasi investasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta untuk sama-sama bergerak menyampaikan kebutuhan publik,” lanjut Joerg.

Dirasa sangat yakin Bendungan Kusan memiliki potensi, terutama aspek sosial dan lingkungan berdasarkan pengamatan secara baik, direncanakan rekomendasi yang diusulkan bisa lebih layak, meskipun kalkulasi nilai budget belum bisa dipastikan.

“Variasinya bisa berubah, ekspetasi sekarang kalau tidak bisa membangun bendungan 2 sampai 3 tahun kedepan pasti akan naik budgetnya, pembangunan bendungan memang agak rumit, butuh waktu sekitar 2 tahun lebih, rencana membangun bendungan 60% lebih pasti akan ada kondisional yang membuat proses tersebut bisa semakin cepat atau semakin melambat,” kata Ir. Juari selaku Koordinator Pendayagunaan Sumber Air, Irigasi dan Rawa dari Direktorat Sumber Daya Air Kementerian PPN/Bappenas dalam kesempatannya menambahkan keterangan.

Gambaran Assesment sudah dipetakan, seberapa nilai ekonomi dari milik pemukiman warga, kebun mata pencaharian, dan kawasan hutan terkait, harus diperhitungkan Appraisal.

Sebelumnya terkait adanya peluang atau proyek bendungan yang menjadi trend pilot project, akan dipastikan tidak ada pelanggaran undang-undang.

Kemudian, Tim Penilai bergeser untuk melihat daerah hilir bendungan dan rencana yang bisa disupport untuk irigasinya. Tim mengatakan akan fokus pada dasar dokumen yang ada dan verifikasi faktual. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Pembangunan Pertanian Sosial Tanah Bumbu Wisata

Tim Assessment Sibuk Pengumpulan Data, Begini Sasaran Kesiapan Pembangunan Bendungan Kusan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Tim Penilai Perencanaan Pembangunan Bendungan Kusan Kawasa Kabupaten Tanah Bumbu, menggelar rapat bersama struktural dan Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu).

Rapat berlangsung di Kantor Bupati Tanbu Jln. Dharma Praja Nomor 1 Kecamatan Batulicin, Jumat (25/11/2022) dengan mengadakan diskusi bersama.

Menurut kesimpulan dari pembahasan diskusi tersebut, Tim penilai (Assessment) kesiapan Bendungan Kusan menanyakan sudah seberapa jauh langkah yang diambil Pemkab Tanbu terkait komunikasi dan konsultasi.

Persiapan penilaian diantaranya menyangkut tentang
komunikasi menyeluruh, pemetaan stakeholder yang bersangkutan, kebutuhan akses dan kepentingan masyarakat, hal apa saja keuntungan dan kelemahan pembangunan. Menurut kacamata Tim Penilai membangun bendungan menjadi konsekuensi serius dan punya resiko cukup besar dampaknya.

“Komunikasi, keterlibatan masyarakat, relokasi warga, K3 terkait keselamatan, termasuk adanya fauna maupun flora khas daerah yang dilindungi. Sudah berapa kali komunikasi dan konsultasi harus berdasarkan data dan fakta yang ada,” ungkap Maman Rustaman dari Bappenas.

Terlibat dalam diskusi tersebut Disnakertrans Tanbu, bersama Tim Penilai membahas tentang strategi khusus pembangunan bendungan yang diharapkan nantinya mampu menyerap tenaga kerja dari kalangan masayarakat, terkait regulasi dan rekrutmen tenaga kerja profesional hasil pelatihan BLK Disnakertrans Tanbu, serta mengarah maupun memiliki manfaat ikut andil dalam pembangunan Bendungan Kusan.

Disnakertrans Tanbu, menimpali bahwa pihaknya sedang mengumpulkan data-data terkait yang dibutuhkan Tim Penilai dan nantinya menyanggupi untuk menyediakan tenaga kerja ahli dan bersertifikasi dibidangnya. Rekrutmen nantinya sesuai regulasi dan mengacu pada UUD atau Perda yang ada untuk menjamin keselamatan pekerja.

Secara kajian teknis, Tim Penilai berfokus dalam pengumpulan data, kesiapan fisik dan mental menjadi pelengkap dalam pilot projrect Bendungan Kusan.

Beralih ke Diskominfo SP Tanbu, turut menimbrung diskusi dan menjelaskan bahwa, pihak Diskominfo melalui giat publikasi aktif secara umum menyebarkan informasi lewat media sosial, baik cetak maupun online dan dibantu oleh KIM yang tugasnya menggali ataupun menyampaikan informasi terkait pembangunan kemasyarakatan.

Identifikasi data warga terdampak telah dilakukan, data kebutuhan dan kerugian ekonomi masyarakat dari desa rerisolir Kusan yang menjadi kawasan rencana pembangunan bendungan, jika Bendungan Kusan terbangun maka keuntungannya adalah banjir nantinya akan teratasi, petani panen bisa 3 musim, pariwisata berkembang, terbangunnya daya listrik daerah. Telah terdata kurang lebih 350 warga terdampak, diantaranya kawasan Batu Bulan, Temunih, Mangkal Api. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Regional Sosial Tanah Bumbu

Kapolres Tanah Bumbu Pimpin Sertijab Perwira, Pesan Junjung Tinggi Jabatan Sebagai Pengabdian

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dipimpin langssung Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo SIK, jajaran Polres Tanah Bumbu melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira, Kamis (24/11/2022).

Pada upacara yang berlangsung di lapangan Apel Polres Tanah Bumbu ini sejumlah perwira di lingkungan Polres Tanah Bumbu dirotasi untuk menempati jabatan baru.

Adapun perwira yang menempati jabatan baru tersebut adalah IPTU Joko Suryo Widodo sebagai Penjabat Sementara (P.S) Kapolsek Kusan Hilir mengantikan IPDA Rachmat Arief Nur Cahyo STrK, IPTU Ruslan sebagai P.S Kasat Samapta Polres Tanah Bumbu menggantikan IPTU Joko Suryo Widodo.

IPDA Rachmat Arief Nur Cahyo STrK sebagai P.S Kapolsek Sungai Loban menggantikan AKP Abdul Halim dan IPDA Muhammad Yamin SAP sebagai Kapolsek Karang Bintang menggantikan AKP H Sugeng Joko Siswanto SP.

Adapun digelarnya upacara sertijab ini berdasarkan STR. KAPOLDA KALSEL Nomor: ST/1162/X/HUK.4/2022 tanggal 20 November 2022.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo SIK menegaskan, serah terima jabatan di lingkungan institusi Polri adalah suatu hal yang wajar dan sering dilaksanakan guna memenuhi kebutuhan organisasi.

Kegiatan ini, tambahnya, juga merupakan suatu proses regenerasi dan kaderisasi kepemimpinan dalam struktur jabatan di lingkungan organisasi dan juga sebagai bentuk pembinaan karir bagi pejabat yang bersangkutan.

“Sebagaimana kita ketahui, jabatan adalah amanah, kepercayaan dan kehormatan, yang diberikan kepada kita. Oleh karena itu wajib kita junjung tinggi. Jabatan merupakan tugas dan pengabdian sehingga kita harus bisa melaksanakannya dengan keikhlasan, sungguh-sungguh dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesan Kapolres.

Oleh sebab itu, Kapolres secara pribadi, keluarga dan atas nama kesatuan meminta maaf atas hal-hal yang kurang berkenan selama memimpin di Polres Tanah Bumbu.

Pada kesempatan itu, Kapolres Tanah Bumby juga mengucapkan selamat atas kepercayaan pimpinan yang telah diberikan kepada pejabat baru.

“Saya berharap kepada pejabat yang baru untuk segera menyesuaikan diri, memberri warna pada satuan anda serta melakukan terobosan kreatif guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Kesehatan Sosial Tanah Bumbu

Masyarakat Tanbu Digegerkan Kasus Pria Tewas Gantung Diri di Kontrakan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Masyarakat Tanah Bumbu digegerkan akibat penemuan seorang pria yang tewas gantung diri di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (24/11/2022) siang.

Korban mengakhiri hidup menggantungkan diri di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Gang An-Nur RT.09 Desa Sejahtera, Kec. Simpang Empat, Kab. Tanah Bumbu.

Terkait adanya penemuan mayat gantung diri itu, petugas Polres Tanah Bumbu terjun langsung ke lokasi guna mengevakuasi mayat korban serta menyelidiki terkait kejadian tersebut.

Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo melalui Kasi Humas AKP Made Rasa, saat dikonfirmasi menyampaikan terkait dengan hasil temuan yang diperoleh oleh pihak kepolisian.

“Dari hasil Olah TKP oleh Inafis Satreskrim Polres Tanah Bumbu yang dibantu oleh Personel Polres Tanah Bumbu serta Personel Polsek Simpang Empat, sementara dapat disimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat gantung diri, karena tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Kasi Humas.

Sementara berdasarkan dari keterangan dari saksi yakni istri korban, bahwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia, korban dan istri sempat terjadi percekcokan antara kedua belah pihak yang membuat istri meminta untuk bercerai dengan korban.

Hal ini juga diperkuat dengan keterangan tetangga korban, yang menyebut bahwa dirinya sering mendengar adanya percekcokan antara suami-istri yang baru mengontrak 1 bulan di lokasi tersebut (TKP) .

Oleh sebab itu berdasarkan keterangan saksi juga keterangan medis diperoleh di TKP, polisi telah berkoordinasi dengan keluarga korban dengan hasil keluarga korban sudah menerima keadaan korban.

Keluarga korban menyatakan tidak akan melakukan penuntutan secara hukum atas kejadian tersebut serta bersedia membuat Surat Keterangan tidak dilakukan Autopsi.

Selanjutnya korban dibawa menggunakan Ambulance milik Desa Sejahtera ke RSUD Dr. H. Abdurrahman Noor guna dilakukan Visum oleh Dokter.

“Kemudian untuk saat ini proses pemulasaraan jenazah masih menunggu keputusan dari pihak keluarga korban,” tutup AKP Made. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Sosial Tanah Bumbu

Peningkatan Kapasitas SDM Anggota Linmas Desa Kecamatan Kusan Tengah

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Kegiatan Pelatihan dan Pembinaan Satlinmas desa dalam rangk, meningkatkan kapasitas SDM anggota Linmas desa Kecamatan Kusan Tengah digelar di Kantor Camat Kusan Tengah, Selasa (22/11/2022).

Kegiatan dihadiri oleh Arif Rahman Hakim (Sekretaris Satpol PP), Abdul Rahim (Kabid Trantibum), Agustina Pratiwi S.IP M.SI
(Sekcam Kusan Tengah), Sertu Agus Purnomo (Babinsa), Bripda Jonathan (Bhabinkamtibmas), Purwanto S.H.I (Kepala Sub Bidang Kesiapsiagaan BPBD), dan Linmas desa Kecamatan Kusan Tengah.

Usai penyampaian sambutan-sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi dan Latihan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB), dari pemateri dan Pelatih dimana kegiatan diikuti 21 orang Linmas dari 11 desa diwilayah Kusan Tengah.

Dengan adanya kegiatan pemberian materi tentang Wawasan Kebangsaan dan pelatihan PBB serta penjelasan tentang tugas dan tanggung jawab Linmas, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para peserta kegiatan sehingga dapat mendukung dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari.

Kegiatan pemberian materi tentang Wasbang dan latihan dasar PBB baik teori maupun praktek, dilakukan oleh Sertu Agus Purnomo selaku Babinsa didampingi oleh Bhabinkamtibmas, Bribda Jonathan.

Lettu Inf Helmi Wahyudi, Danramil 1022-02/Khi, mewakili Dandim 1022/Tnb, Letkol Inf Aldin Hadi,S.H.,M.Tr (Han) menyampaikan, kegiatan Pelatihan dan Pembinaan Satlinmas desa Kecamatan Kusan Tengah melibatkan salah seorang Babinsa Koramil Kusan Hilir.

“Kegiatan Pelatihan dan Pembinaan anggota Satlinmas desa yang diikuti 21 orang peserta yang berasal dari 11 desa di wilayah Kecamatan Kusan Tengah, melibatkan Babinsa Koramil 1022-02/Khi, khususnya dalam pemberian materi tentang Wasbang dan Pelatihan dasar PBB baik secara teori maupun praktek, selain itu para anggota Linmas juga di ajarkan tentang tugas dan tanggung jawab yang harus diemban dan dilaksanakan oleh seorang Linmas,” katanya.

“Dengan mengikuti kegiatan ini, diharapkan para peserta menjadi lebih mengerti apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya, selain itu rasa kebangsaan dan kedisiplinan mereka juga lebih meningkat, sehingga dapat membantu meningkatkan dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari” pungkas Helmi. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Pembangunan Sosial Tanah Bumbu

Bedah Rumah Tidak Layak Huni Milik Warga Desa Sukamaju, Karya Bakti TNI Kodim 1022/Tnb

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Kegiatan Karya Bakti TNI di wilayah Kodim 1022/Tnb, dilaksanakan di wilayah Desa Sukamaju Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (22/11/2022).

Setelah selama kurang lebih, 6 hari melaksanakan proses perehaban rumah tidak layak huni milik salah seorang warga Desa Sukamaju, akhirnya tim tukang dari Kodim 1022/Tanah Bumbu memasuki tahap akhir yakni pada proses finishing.

Kondisi rumah yang dalam kondisi tidak layak huni dibongkar, untuk kemudian dibangun ulang agar menjadi layak untuk ditempati dan dijadikan tempat tinggal oleh tim tukang Kodim dan Babinsa desa Sukamaju Serka Kaharudy Akbar.

Kegiatan Karya Bakti TNI semester II Tahun 2022 diwilayah Kodim 1022/Tnb, berupa perehaban rumah tidak layak huni merupakan wujud kepedulian TNI khususnya TNI AD terhadap masyarakat yang mengalami kesusahan dan layak menerima bantuan.

Keberadaan Kodim selaku Satuan Kewilayahan, hendaknya dapat memberikan manfaat dan mampu menjadi solusi setiap masalah masyarakat yang ada disekitarnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa TNI senantiasa berasal dari rakyat, bersama rakyat dan ada selalu ada untuk rakyat.

Ungkapan haru dan rasa syukur disampaikan oleh Karyawati (25 tahun), Warga Desa Sukamaju yang rumahnya mendapatkan perehaban dalam program Karya Bakti TNI oleh tim tukang.

“Ulun merasa sangat bersyukur, rumah ulun direhab oleh bapak-bapak dari Kodim, sehingga rumah yang awalnya tidak layak huni jadi layak dan nyaman untuk ditempati,” ujar janda dengan 2 orang anak usia Balita yang suaminya baru saja meninggal dunia.

Letkol Inf Aldin Hadi,S.H.,M.Tr (Han), Dandim 1022/Tnb membenarkan adanya program Karya Bakti TNI yang digelar oleh Kodim 1022/Tnb dengan sasaran rehab rumah tidak layak huni bagi warga yang membutuhkan bantuan.

“Sesuai dengan program dari Komando Atas, Kodim 1022/Tnb tengah melaksanakan kegiatan berupa Karya Bakti TNI semester II dan sasaran kegiatannya berupa bedah rumah tidak layak huni bagi warga yang layak mendapatkan bantuan diwilayah Kodim 1022/Tnb,” terangnya.

“Para Babinsa di masing-masing Koramil diperingatkan untuk melaporkan rumah warga yang tidak layak huni diwilayah binaannya masing-masing, setelah ditinjau oleh Staf Teritorial, maka rumah yang dinyatakan layak untuk direhab segera dilakukan kegiatan perehaban dengan skala prioritas” kata Dandim.

“Hal ini sesuai dengan tujuan diadakannya kegiatan karya bakti, keberadaan Kodim sebagai Satkowil hendaknya dapat memberikan manfaat bagi warga yang berada diwilayah binaannya, terutama bagi warga yang benar-benar membutuhkan bantuan, sehingga keberadaan TNI ditengah-tengah masyarakat dapat memberikan dampak positif dan bukan sebaliknya” pungkas Letkol Aldin Hadi. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Kalimantan Selatan Sosial Tanah Bumbu

Pelantikan Ketua dan Pengurus DPC LVRI Kabupaten Tanah Bumbu, Masa Bhakti Tahun 2022-2027.

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar diwakili Kepala Kesbangpol Tanah Bumbu H. Nahrul Fajri, menghadiri Pelantikan Ketua dan Pengurus DPC LVRI Kabupaten Tanah Bumbu, Masa Bhakti Tahun 2022-2027.

Kegiatan berlangsung di Gedung Mahligai Bersujud Kapet Jln. Transmigrasi Desa Sarigadung Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) pada pukul 09.55 s.d 11.00 Wita, Rabu (16/112022).

Kegiatan pelantikan diantaranya ialah menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya, menyanyikan Mars Veteran, pembacaan surat keputusan pelantikan, menyerahkan Petaka Dari Ketua DPD LVRI Prov Kal-Sel Kepada Ketua DPC LVRI Kab. Tanah Bumbu.

Ketua DPD LVRI (Legion Veteran Republik Indonesia) Prov Kal-Sel, Letkol (Purn) Sandimin berpesan, agar Veteran bisa terus menyatu dengan masyarakat.

Melalui Ketua DPC LVRI Kab. Tanah Bumbu, Kardi Saat mengatakan, LVRI Tanah Bumbu akan terus mencoba memperbaiki dan meningkatkan kembali kinerja kepengurusan.

Sambutan Bupati Tanbu, Zairullah diwakili oleh Kepala Kesbangpol Kab. Tanah Bumbu H. Nahrul Fajri, menyampaikan Pemda mengucapkan selamat atas sukses atas dilantiknya ketua DPC DPR RI Masa Bhakti 2022-2027.

“Semoga melalui pelantikan ini, semangat juang para Veteran selalu tetap konsisten mengawal proses geraknya pembangunan negara dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Berdasarkan Pancasila dan undang-undang Dasar 1945, peran Veteran sangatlah besar dalam menentukan langkah perjalanan bangsa, terutama dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia.

“Oleh karenanya saya berharap, semua pihak untuk bersama-sama mengabdi dan membangun daerah sesuai cita-cita perjuangan para Veteran dan seluruh masyarakat, dalam rangka membangun Tanah Bumbu yang maju, unggul, mandiri, religius dan demokratis,” tutupnya.

Bupati TanbuHM Zairullah Azhar diwakili Kepala Kesbangpol Kab. Tanah Bumbu H. Nahrul Fajri, Ketua DPD Prov Kal-Sel Letkol (Purn) Sandimin, Ketua DPC LVRI Kab. Tanah Bumbu Kardi Saat, Pasi Pers Kodim 1022/Tnb Letda Inf Horensyah, Kaminpetcat V/12 Ktb/Tnb Kpt Czi Yandi Gunawan, Danton III Kipan B Yonif 623/Bwu Letda Inf Hendrik S, Ketua PPM Kab. Tanah Bumbu Mahdini, Para Veteran Se Kab. Tanah Bumbu. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Gaya Hidup Kalimantan Selatan Kesehatan Pertanian Sosial Tanah Bumbu

One Day No Rice, DKPP Tanbu Ajak Masyarakat Konsumsi Karbohidrat Lain Selain Nasi

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), menggelar sosialisasi One Day No Rice (Satu Hari Tanpa Nasi).

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan bertempat di Gedung Sektetariat PKK Kab. Tanbu, Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (16/11/2022) pagi.

Dihadiri oleh kurang lebih berjumlah 170 peserta, soaialisasi One Day No Rice ini pertama kali dilaksanakan. Materi yang dibawakan hari ini adalah One Day No Rice dan Pola Pangan Harapan Konsumsi.

Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini yaitu “Kita Tingkatkan Konsumsi Pangan Alternatif Karbohidrat Pengganti Beras Dengan Pangan Lokal Tanpa Mengurangi Nilai Gizi”.

Dilaksanakannya sosialisasi ini menanggapi terkait skor tertinggi provinsi Kalsel dalam konsumsi beras se-Indonesia dan Kabupaten Tanah Bumbu berada diurutan ke 8 se-Kalsel.

Data Skor PPH Konsumsi Tahun 2021 Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan angka 85,2 sedangkan pada Tahun 2022 yaitu 87,4 artinya ada peningkatan dari segi konsumsi umbi-umbian, sayur dan buah/ biji berminyak. Kenaikan ini sesuai dengan harapan Badan Pangan Nasional.

Dalam laporannya, Kepala DKPP Kabupaten Tanah Bumbu Hairuddin melalui Kabid Ketahanan Pangan Erna Kalsum, menyampaikan bahwa Kalimantan Selatan tak terkecuali Tanah Bumbu, merupakan salah satu wilayah dengan pengkonsumsi beras tertinggi.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat mengurangi tingkat ketergantungan terhadap beras, dengan menggantikannya dengan bahan alternatif lain seperti umbi-umbian dan biji-bijian tanpa mengurangi nilai gizi yang diperlukan oleh tubuh.

“Kita hendak mengubah pola pikir masyarakat Tanah Bumbu tentang kesetaraan gizi dari jenis makanan selain nasi dengan menggunakan bahan baku produk lokal lainnya,” jelasnya.

Bidang Ketahanan Pangan berharap dapat mencapai Skor 100 persen kedepannya, yaitu konsumsi pangan masyarakat sudah beragam, tidak hanya terfokus pada beras saja sebagai sumber karbohidrat, akan tetapi mengarah ke konsumsi pangan lokal dari umbi-umbian sesuai dengan potensi masyarakat masing-masing, yang ditunjang dengan peningkatan konsumsi pangan hewani serta buah dan sayur.

Sementara itu Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ir. H. Ridwan, menyambut baik dan mengapreasi dengan dilaksanakannya kegiatan ini.

Beras tidak dipungkuri merupakan bahan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia dan menjadi ketergantungan banyak orang untuk menkonsumsinya. Salah satunya dibuktikan dengan anggapan yang sering beredar di masyarakat bahwa ‘Jika Belum Makan Nasi, Maka Belum Makan’.

“Guna meluruskan anggapan masyarakat tersebut, maka perlu pemahaman secara proporsional terkait gizi, mutu dan keamanan pangan agar dapat membantu masyarakat dalam memahami kandungan gizi dari ragam jenis makanan,” kata Ridwan.

Untuk itu dirinya berharap kepada seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini secara seksama, sehingga dengan menggantikan beras dengan bahan pokok lainnya diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bumi Bersujud.

Dalam kegiatan ini, DKPP Tanbu menghadirkan narasumber atau tenaga ahli dari perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Riza Rosadi beserta jajaran.

Turut berhadir peserta kegiatan yang terdiri dari pengurus TP-PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa, Kepala BPP, Menteri Tani, dan tamu undangan. (narasinusantara.com/Aaron)