Kategori
Bisnis Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Lingkungan Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perikanan Pertanian Peternakan Sejarah Sosial Tanah Bumbu Teknologi

Tanah Bumbu Siap Berkontribusi untuk Kebutuhan Pangan IKN

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), memiliki potensi tawar investasi yang menarik sebagai penyokong Ibu Kota Nusantara (IKN), yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Menurut Informasi pada tanggal 18 Januari 2022, merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, dengan disahkannya RUU tentang Ibu Kota Negara (IKN), menjadi UU oleh DPR RI dan Pemerintah. Dengan demikian, Indonesia akan mempunyai IKN yang baru menggantikan Jakarta.

Salah satunya adalah potensi sektor pertanian. Terkait sektor pertanian ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), terus meningkatkan kapasitas produktivitas padi di Bumi Bersujud.

“Posisi Tanah Bumbu saat ini sangat strategis, bukan lagi sebagai pintu gerbang atau tetangga IKN, melainkan sebagai bagian dari IKN sendiri, sehingga kita diminta mempersiapkan segalanya, sebagaimana keputusan dari Pemerintah Pusat atas perpindahan Ibu Kota,” kata Bupati Abah Zairullah Azhar dalam kesempatannya membuka acara Hari Lahir Tanah Bumbu ke-20 Tahun, Sabtu Sore (8/4/2023), di Halaman Kantor Bupati Tanbu.

Bupati melanjutkan, jika kini saatnya bagi Tanbu berkembang dengan pembangunan ekonomi, melalui industri yang akan memberikan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Disamping itu, sektor pertanian daerah tahun ini mampu menghadapi Inflasi pangan melalui berbagai program dan inovasi, sehingga diharapkan pertanian mampu berkontribusi terhadap kebutuhan pangan di IKN.

Hal ini tentunya, juga harus didukung dengan keberadaan Bendungan Kusan, yang terus diupayakan Pemerintah Daerah agar dapat terbangun di Kab Tanbu.

Selain pertanian, sektor perikanan juga sangat menjanjikan, yang mana sebagian wilayah Kab Tanbu bersentuhan langsung dengan perairan dan laut. Adapun sektor perikanan tersebut, terbagi menjadi perikanan laut, perairan umum, dan budidaya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Regional Tanah Bumbu Teknologi

BPS Gelar FGD Penyuluhan Publikasi dan SP TA 2023

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan publikasi Tanah Bumbu dalam angka 2023 dan Sosialisasi Sensus Pertanian (SP) Tahun 2023, bertempat di Hotel Ebony Batulicin, Selasa (21/02/2023).

Kegiatan menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Tanah Bumbu yang diwakili Sekretaris DiskominfoSP Amad Subari.

Kepala BPS Tanbu Rudy Nooryadi mengatakan setiap tahunnya BPS melakukan penyusunan publikasi daerah dalam angka (DDA), dengan dukungan pemerintah daerah dalam rangka menyediakan data yang lengkap dan terpadu bagi keperluan perencanaan, monitoring, serta evaluasi pembangunan daerah, termasuk masyarakat umum dan pihak swasta.

Data yang disajikan dalam publikasi ini umumnya adalah data sekunder yang diturunkan dari berbagai kegiatan administrasi dinas, maupun instansi pemerintah, serta dilengkapi dengan data yang tersedia di BPS dan dihimpun melalui survei dan sensus.

“Ini memberikan gambaran mengenai keadaan sosial ekonomi, wilayah, dan kondisi di daerah,”ujarnya.

Sama seperti tahun sebelumnya, sebut Rudy, DDA untuk tingkat Kabupaten ini akan diterbitkan secara serentak di seluruh Indonesia yakni pada tanggal 28 Februari tahun 2023.

BPS dalam tahun ini juga akan melaksanakan sensus pertanian (SP) tahun 2023 yang merupakan sensus pertanian ke-7 yang dilaksanakan sejak tahun 1963.

Amad Subari selaku narasumber dari DiskominfoSP Kab Tanbu, juga menyampaikan, belum adanya keterhimpunan data per SKPD Pemkab Tanbu dalam satu wadah, hingga pengelolaannya masih terbilang masing-masing/keterindependent data di setiap SKPD.

Pendataan lapangan SP 2023 yang dilaksanakan bulan Juni sampai Juli. Sementara target pendataan SP 2023 adalah usaha tani perseorangan dan usaha pertanian berbadan hukum maupun usaha pertanian lainnya.

“Hasil SP 2023 diharapakan dapat menjawab dukungan data pertanian dan pada level nasional ataupun level global,” tutupnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Sosial Tanah Bumbu Teknologi

Bupati Tanah Bumbu Zairullah Berkunjung ke Perpunas RI

NARASINUSANTARA.COM, JAKARTA – Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) Abah Zairullah Azhar mengunjungi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) di Jakarta, Senin (20/2/2023).

Kunjungan ini didampingi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tanbu, Yulia Ramadani serta beberapa dinas terkait lainnya, serta disambut Kepala Perpusnas RI, Muhammad Syarif Bando bersama jajarannya.

Adapun tujuan kunjungan itu menurut Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Ramadani adalah dalam rangka mendukung transformasi perpustakaan menjadi sebuah wadah yang tidak hanya untuk membaca, tapi juga untuk berwisata dan berkegiatan lainnya.

Selain Tanbu, ada enam daerah lain yang diterima dalam auidiensi dengan Perpusnas RI tersebut yaitu Kabupaten Belitung, Kabupaten Boalemo, Kabupaten Lebong, Kabupaten Malang, Kabupaten Batu Bara dan Kota Cilegon.

Kepala Perpusnas RI, Muhammad Syarif Bando dalam sambutannya merasa bangga dan terhormat bisa menerima kunjungan dari beberapa daerah ke tempat kerjanya.

Sebagai lembaga non kementerian, menurutnya Perpusnas hadir untuk turut mencerdaskan anak bangsa. Perpusnas ikut dalam merumuskan program dari kebijakan Presiden dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia.

Karenanya, melalui transformasi Perpusnas ke arah digital maka penguasaan ilmu pengetahuan akan semakin tersedia secara luas dan mudah diakses. Dan diharapkan akan muncul sumberdaya manusia yang inovatif dan berkualitas, dalam tujuan mulia kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

Sementara itu, Bupati Abah Zairullah dalam penyampaiannya mengharapkan Perpusnas RI bisa mendukung pengembangan perpustakaan di Bumi Bersujud.

Sebagai salah satu daerah yang penyokong Ibukota Negara yang baru, maka banyak hal yang harus dilakukan terutama terkait peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Salah satunya melalui perpustakaan sebagai wadah meningkatkan ilmu pengetahuan masyarakat.

Karena itu, Bupati berharap dukungan dari Perpusnas RI dalam pengembangan layanan perpustakaan tidak hanya di skala kabupaten, namun hingga ke desa-desa, baik melalui perpustakaan keliling hingga penyedian literatur untuk pojok membaca.

Di akhir acara, dilakukan penyerahan cinderamata oleh kepala daerah yang hadir dan buku dari Kepala Perpunas RI kepada para kepala daerah atau yang mewakili. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Tanah Bumbu Teknologi

Pemkab Tanbu Sosialisasikan Toponimi

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Bagian Pemerintah menggelar sosialisasi Toponimi yang diikuti seluruh Camat, Kepala Desa dan Lurah tersebut berlangsung di Gedung Mahligai Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (15/2/2023).

Sosialisasi tersebut dibuka Bupati HM Zairullah Azhar diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Wisnu Wardhana.

Toponimi adalah ilmu yang membahas tentang nama geografis. Asal-usul atau sejarah nama tempat, tipologi, dan makna nama tempat juga tercakup di dalamnya.

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setda Tanah Bumbu, Lalu Ismail, mengatakan kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan tujuan agar adanya kesamaan pemahaman terhadap berbagai kebijakan nasional dalam hal pemberian nama rupa bumi.

Oleh sebab itu, sebut Lalu Ismail, pihaknya berharap dengan adanya sosialisasi ini semakin meningkatnya kesadaran penggunaan nama lokal sebagai upaya untuk melestarikan budaya dan menghormati sejarah masyarakat setempat serta semakin meningkatnya kesadaran penggunaan bahasa Indonesia atau bahasa daerah untuk menghormati keanekaragaman budaya persatuan dan kesatuan Nasional.

Sementara itu Bupati HM Zairullah Azhar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Wisnu Wardhana mengatakan atas nama pemerintah daerah menyambut baik dan mengapresiasi dilaksanakannya sosialisasi Toponimi.

Penyelenggaraan nama rupabumi perlu dilaksanakan secara tertib, terpadu, berhasil guna dan berdaya guna, serta menjamin keakuratan, kemuktahiran, dan kepastian hukum.

Untuk itu, sosialisasi Toponimi ini sangat penting dan strategis karena sebagai salah satu upaya untuk tertib administrasi dalam membentuk kesamaan pemahaman dalam penulisan, pengejaan, pengucapan dan penginformasian suatu unsur rupabumi, terutama informasi mengenai letak geografis dan batas wilayah yang jelas, serta arti asal bahasa dan sejarah dari nama rupabumi.

Selain itu, pengetahuan dan persamaan persepsi terhadap kondisi rupabumi masing-masing daerah sangat diperlukan untuk memudahkan memonitor kondisi dan optimasi pengembangannya, karena bila unsur rupabumi tidak diketahui dan dikenal maka akan kurang memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.

“Diharapkan kepada seluruh peserta agar bersungguh-sungguh mengikuti sosialisasi ini, agar nantinya nama rupabumi dapat menggunakan nama lokal, sebagai upaya untuk menghormati sejarah masyarakat dan melestarikan budaya bangsa, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu,” ucapnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Kecelakaan Maut Kesehatan Nasional Pertambangan Tanah Bumbu Teknologi

PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin Gelar Short Course Keselamatan Pertambangan Peringati BK3N

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam rangka memperingati, bulan keselamatan dan kesehatan kerja nasional (BK3N), PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan.

Memiliki tujuan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan, pengetahuan karyawan tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja nasional (K3), PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, menggelar short course keselamatan pertambangan. Acara berlangsung di Hotel Ebony Batulicin, Rabu (15/2/2023).

Short course adalah program kuliah atau kursus yang berdurasi singkat, untuk menyampaikan maksud dan tujuan tertentu.

Short course keselamatan pertambangan kali ini, mengusung tema pembahasan “Capai Target Produksi Dengan Safety Yang Tangguh Mewujudkan Budaya K3 Resilien Di Tempat Kerja” .

PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin menghadirkan Dr Dadan Erwandi sebagai narasumber.

Menurut data acara dihadiri oleh 80 peserta, yakni dari karyawan PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, kontraktor dan subkontaktor di area operasional Tambang Batulicin, serta dihadiri oleh akademisi STIKES Darul Azhar Batulicin.

Dalam kesempatannya, Kepala Teknik Tambang PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, Iwan Sugiarto Kusanadi, mengawali kegiatan short course dengan menyampaikan, bahwa perkembangan safety yang pesat saat ini, merupakan sebuah tantangan bagi karyawan sebagai abdi di sektor pertambangan.

“Maka dari itu, perlu untuk terus dilakukan upgrade pengetahuan dan kemampuan karyawan, sehingga tema short course kali ini yaitu (Capai Target Produksi dengan Safety yang Tangguh),” ujarnya.

Dalam pemaparan, oleh Dr Dadan Erwandi turut menjelaskan, prestasi terbesar perusahaan tidak hanya tentang tercapainya suatu tujuan, namun pada proses bagaimana perusahaan dapat mencapai tujuan tersebut.

“Ilmu K3 meresap dalam kehidupan sehari-hari dan selalu dilakukan untuk perhitungan resiko,” pungkasnya.

Dilugaskannya, bahwa budaya K3 dapat dilihat dari persepsi, nilai dan jati diri dari organisasi tersebut.

Kemudian kegiatan short course, dilanjutkan dengan diskusi bersama para peserta yang hadir dan diakhiri dengan pengundian serta pembagian doorprize yang telah disiapkan oleh panitia. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Tanah Bumbu Teknologi

Dispersip Tanah Bumbu Langsungkan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Desa dan Kelurahan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan perpustakaan desa dan kelurahan.

Berhadir dalam kegiatan Bimtek, narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Arbayah, seluruh pejabat Dispersip Kab Tanbu, dan seluruh peserta Bimtek Pengelola Perpustakaan.

Dalam rangka mewujudkan visi Kabupaten Tanah Bumbu untuk menjadi Kabupaten yang maju, unggul, makmur, religius dan demokratis menuju Serambi Madinah, tentu diperlukan adanya sebuah program yang terintegrasi serta berkelanjutan khususnya dalam pendidikan informal.

Pendidikan informal salah satunya dapat diakses melalui perpustakaan desa dan kelurahan, yang menjadi wadah, serta salah satu sarana ujung tombak yang bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat.

“Seperti kita ketahui bahwa Kabupaten Tanah Bumbu memiliki komitmen, yang kuat dalam mencerdaskan masyarakatnya baik melalui sektor formal maupun informal,” kata Kadispersip Tanbu, Yulia Rahmadani dalam sambutan Bimtek pada Kamis (9/2/2023), di Studio Mini Dispersip Kab Tanbu.
Disamping itu lanjutnya, desa dan kelurahan saat ini telah memiliki berbagai macam program seperti peningkatan ekonomi, ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Disebutkannya, tak terkecuali desa dan kelurahan juga dituntut untuk turut serta menyediakan ekosistem terbaik, yang dapat mendukung tumbuh kembangnya anak dan masyarakat, dimana salah satunya adalah melalui ekosistem perpustakaan desa dan kelurahan.

Kadispersip menerangkan, perpustakaan sebagai lembaga institusi sosial harus memenuhi kriteria, berdasarkan standar yang telah ditetapkan didalam aturan perundang-undangan, baik secara kondisi fisik perpustakaan itu sendiri maupun sumber daya manusia (SDM) pengelolanya.

Pemkab Tanbu melalui Dispersip berupaya penuh sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, melakukan pembinaan, terhadap perpustakaan dan tenaga perpustakaan dan tak terkecuali terhadap perpustakaan desa dan kelurahan.

“Pembinaan yang terus kami lakukan, kami tentu sangat berharap bahwa di era 4.0 atau era digital ini perpustakaan desa dan kelurahan, juga dapat berperan aktif dalam memberikan kemampuan literasi yang baik kepada masyarakat,” harapnya.

“Sehingga masyarakat yang ada, dapat memiliki kemampuan dalam menerima informasi, serta memfilter anomali informasi, yang dapat memberikan efek negatif di masyarakat,” imbuhnya.

Bimtek secara khusus bertujuan agar peserta mendapatkan ilmu dan wawasan baru, tentang perpustakaan serta memberikan pemahaman yang komprehensif.

Selain memberikan dampak positif, serta dapat memudahkan mereka dalam melakukan pengelolaan dan juga dalam rangka untuk peningkatan pelayanan perpustakaan di desa dan kelurahan.

Disisi lain, Dispersip mengharapkan setelah Bimtek selesai para peserta dapat terus meningkatkan keterampilan, kemampuan serta pemahaman tentang pengelolaan perpustakaan di desa dan kelurahan.

Hal ini demi terwujudnya perpustakaan yang handal dan juga dapat mewujudkan SDM yang berdaya saing. (narasinusantara.com/Ana)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Tanah Bumbu Teknologi

Dispersip Tanah Bumbu Langsungkan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Desa dan Kelurahan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemlab Tanbu), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan perpustakaan desa dan kelurahan.

Berhadir dalam kegiatan Bimtek, narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Arbayah, seluruh pejabat Dispersip Kab Tanbu, dan seluruh peserta Bimtek Pengelola Perpustakaan.

Dalam rangka mewujudkan visi Kabupaten Tanah Bumbu untuk menjadi Kabupaten yang maju, unggul, makmur, religius dan demokratis menuju Serambi Madinah, tentu diperlukan adanya sebuah program yang terintegrasi serta berkelanjutan khususnya dalam pendidikan informal.

Pendidikan informal salah satunya dapat diakses melalui perpustakaan desa dan kelurahan, yang menjadi wadah, serta salah satu sarana ujung tombak yang bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat.

“Seperti kita ketahui bahwa Kabupaten Tanah Bumbu memiliki komitmen, yang kuat dalam mencerdaskan masyarakatnya baik melalui sektor formal maupun informal,” kata Kadispersip Tanbu, Yulia Rahmadani dalam sambutan Bimtek pada Kamis (9/2/2023), di Studio Mini Dispersip Kab Tanbu.

Disamping itu lanjutnya, desa dan kelurahan saat ini telah memiliki berbagai macam program seperti peningkatan ekonomi, ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Disebutkannya, tak terkecuali desa dan kelurahan juga dituntut untuk turut serta menyediakan ekosistem terbaik, yang dapat mendukung tumbuh kembangnya anak dan masyarakat, dimana salah satunya adalah melalui ekosistem perpustakaan desa dan kelurahan.

Kadispersip menerangkan, perpustakaan sebagai lembaga institusi sosial harus memenuhi kriteria, berdasarkan standar yang telah ditetapkan didalam aturan perundang-undangan, baik secara kondisi fisik perpustakaan itu sendiri maupun sumber daya manusia (SDM) pengelolanya.

Pemkab Tanbu melalui Dispersip berupaya penuh sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, melakukan pembinaan, terhadap perpustakaan dan tenaga perpustakaan dan tak terkecuali terhadap perpustakaan desa dan kelurahan.

“Pembinaan yang terus kami lakukan, kami tentu sangat berharap bahwa di era 4.0 atau era digital ini perpustakaan desa dan kelurahan, juga dapat berperan aktif dalam memberikan kemampuan literasi yang baik kepada masyarakat,” harapnya.

“Sehingga masyarakat yang ada, dapat memiliki kemampuan dalam menerima informasi, serta memfilter anomali informasi, yang dapat memberikan efek negatif di masyarakat,” imbuhnya.

Bimtek secara khusus bertujuan agar peserta mendapatkan ilmu dan wawasan baru, tentang perpustakaan serta memberikan pemahaman yang komprehensif.

Selain memberikan dampak positif, serta dapat memudahkan mereka dalam melakukan pengelolaan dan juga dalam rangka untuk peningkatan pelayanan perpustakaan di desa dan kelurahan.

Disisi lain, Dispersip mengharapkan setelah Bimtek selesai para peserta dapat terus meningkatkan keterampilan, kemampuan serta pemahaman tentang pengelolaan perpustakaan di desa dan kelurahan.

Hal ini demi terwujudnya perpustakaan yang handal dan juga dapat mewujudkan SDM yang berdaya saing. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Tanah Bumbu Teknologi

Permudah Pelayanan Perpustakaan Sekolah, Dispersip Kab Tanbu Gelar Bimtek

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam rangka untuk mempermudah pelayanan siswa, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan perpustakaan sekolah, Rabu (8/2/2023).

Secara terbuka Bimtek ini, mengundang narasumber​​ yaitu Hj. Arbayah selaku Pustakawan Ahli Muda, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan.

Bimtek berlangsung di Studio Mini Dispersip Kab Tanbu, sebagaimana data menyebutkan Bimtek melibatkan peserta dari SLTA berjumlah 21 orang, SLTP berjumlah 23 orang, SD Berjumlah 11 orang.

Dalam sambutannya, Kepala Dispersip Kab Tanbu​​, Yulia Rahmadani menyampaikan, bahwasannya tugas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu adalah membina perpustakaan dan tenaga perpustakaan yang mana di dalamnya termasuk perpustakaan sekolah.

Ia melanjutkan, kegiatan ini bertujuan agar peserta mendapatkan Ilmu dan wawasan baru tentang perpustakaan, sehingga dapat meningkatkan pengelolaan perpustakaan, serta memudahkan dalam pelayanan perpustakaan khususnya perpustakaan sekolah.

Dalam keterangannya juga dijelaskan, adanya kegiatan Bimtek ini merupakan sarana, agar dapat menambah pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengembangan perpustakaan.

“Oleh karenanya pengelola perpustakaan di harapkan, untuk terus belajar dan mengembangkan kreatifitasnya, sehingga tercipta kondisi yang menyenangkan untuk siswa berkunjung ke perpustakaan di sekolah masing-masing,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pendidikan Sosial Tanah Bumbu Teknologi Transportasi

Pemkab Tanbu Gandeng PIP Makassar Buka Diklat BST KLM dan SKK 60 MIL Diikuti 245 Peserta

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemkab Tanbu bekerjasama Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, menggelar diklat pemberdayaan masyarakat tahun anggaran 2023, diklat dasar-dasar keselamatan kapal tradisional (BST KLM) dan kecakapan kapal tradisional (SKK 60 MIL) angkatan V asal kota Batulicin, Senin (6/2/2023).

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala KSOP Batulicin Kotabaru, Samsuddin di Aula Hotel Candra Asri Batulicin.

Diklat dihadiri oleh sekitar kurang labih 245 peserta yang datang dari masyarakat umum daerah dan luar daerah, diklat dilaksanakan selama 5 hari di aula Hotel Candra Asri Batulicin. Pemkab Tanbu melalui Dinas Perhubungan setempat sebelumnya telah membuka pendaftaran peserta diklat selama 3 bulan.

Pembukaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM), yaitu Basic Safety Training (BSC) dan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 Mil, di Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2023, diselenggarakan oleh PIP Makassar.

Bupati Tanah Bumbu melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, M Putu Wisnu Wardana menyampaikan ucapan terimakasih, kepada Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, yang telah memberikan kesempatan dan persetujuan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Sehingga Pelatihan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM), BST dan SKK 60 Mil, dapat diselenggarakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Selamat kepada seluruh peserta yang akan mengikuti pelatihan, Pemerintah mendukung terhadap pengembangan kompetensi SDM, di bidang transportasi khususnya transportasi laut, guna mewujudkan faktor keselamatan dan keamanan di laut,” katanya.

Ia melanjutkan, bahwa kebutuhan SDM di sektor transportasi laut sangat besar, dan diharapkan agar mampu memenuhi kebutuhan di sektor pelayaran.

“Sesuai dengan arahan Menteri Perhubungan, Bapak Budi Karya Sumadi, melalui Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini,” lanjutnya.

Diharapkannya, para peserta mampu menjadi SDM yang berkualitas dan memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan transportasi, dimana peningkatan keselamatan menjadi fokus utama kinerja Kemenhub.

“Semoga dengan diselenggarakannya Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini, akan mampu menjawab pemenuhan kebutuhan SDM di Sektor Transportasi Laut Indonesia,” tutupnya. (narasinusantara.com/Aaron).

Kategori
Bawaslu Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan KPU Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pemilu Politik Regional Sosial Tanah Bumbu Teknologi

KPU Tanah Bumbu Lakukan Sumpah Janji Panitia PPS

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah Bumbu, melakukan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Umum Tahun 2024.

Kegiatan dihadiri langsung, Ketua KPU Kab Tanbu, Ketua Bawaslu Kab Tanbu, Dandim 1022/Tnb, Kapolres Tanah Bumbu, Kepala Kesbangpol dan para camat se-Kab Tanbu, bersama panitia PPS yang terpilih, rohaniawan, ketua dan anggota PPK bersama tamu undangan.

Pengambilan sumpah jabatan berlangsung dengan khidmat, Ketua KPU Tanah Bumbu Makhruri, secara resmi melantik anggota PPS, yang siap ditugaskan di 12 kecamatan se-Kabupaten Tanah Bumbu.

Dasar kegiatan ini melalui Keputusan KPU Kabupaten Tanah Bumbu Nomor 3 Tahun 2023 Tentang Penetapan dan Pengangkatan PPS di Kabupaten Tanah Bumbu Untuk Pemilu 2024.

Terdapat 471 anggota PPS dari 157 Desa dan 12 Kecamatan yang telah dilantik, akan bekerja selama 14 bulan terhitung sejak tanggal 24 Januari 2023 sampai dengan tanggal 4 April 2024.

Dirinya menyampaikan kepada Anggota PPS untuk dapat mengemban amanah sebaik mungkin dan bertanggung jawab, atas tugas yang diberikan dalam Pemilu tahun 2024.

Ia menyebut bahwa lebih dari 50% anggota PPS Tanbu untuk Pemilu 2024 diisi, dengan orang baru alias mereka yang bukan menjadi anggota PPS di Pemilu sebelumnya.

Dijelaskan Makhruri, PPS adalah bagian dari penyelenggara pemilu yang merupakan perpanjangan tangan KPU di tingkat desa.

PPS ini yang nantinya akan melakukan pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), untuk melaksanakan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Makhruri, memberikan materi tentang 2 manfaat besar Pemilu. Disamping itu, wabah Corona Virus masih melanda bumi Indonesia.

“Untuk meluruskan niat dalam melaksanakan tugas, dimana Pemilu sebagai sarana pemersatu/integrasi bangsa, peran Pemilu 2024 adalah memulihkan kembali secara cepat dari Pandemi Covid 2019,” pungkasnya.

Mengingatkan kembali oleh Makhruri, sebagaimana peran vital dalam penyelenggaraan Pemilu, penting bagi PPS tau peran dan bisa meneguhkan hati.

Sebelum dilakukan penutupan kegiatan, anggota PPS Tanah Bumbu menerima materi/pembekalan tugas dan fungsi PPS dalam Pemilu. (narasinusantara.com/Aaron)