Kategori
Uncategorized

Semangat Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan, Bupati Tanbu Upacara Hari Pahlawan

NARASINUSANTARA.COM, TANAN BUMBU – Hari Pahlawan merupakan hal yang sangat bermakna bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) saat memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan.

Adapun Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menggelar peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023 ini, dengan mengusung tema “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”.

Sedangkan sebagai Inspektur Upacara, Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan amanat dari Menteri Sosial RI Tri Rismaharini, berlangsung di Lapangan Apel Kantor Bupati Tanah Bumbu, Jumat (10/11/2023) Pagi.

Hadir dalam upacara ini, pimpinan Forkopimda, DPRD, Kodim 1022/Tnb, Polres Tanbu, Kejari Tanbu, Kemenag, Pengadilan, Staf Ahli, Kepala Dinas, pejabat di lingkup Pemkab Tanbu dan tamu undangan.

Dalam kesempatannya, Bupati Zairullah menyampaikan bahwa tantangan yang sesungguhnya, bagi generasi penerus saat ini yakni untuk mengelola kekayaan alam dan juga potensi penduduk Indonesia bagi kejayaan Bangsa dan Negara.

“Ancaman dan tantangan ini dapat ditaklukkan dengan berbekal semangat yang sama seperti dicontohkan para pejuang 10 November 1945,” pungkasnya.

Meski diungkapkannya, jika ini tidak lah mudah, namun Pahlawan Bangsa telah mengajarkan kita nilai-nilai perjuangan.

“Nilai yang jika kita ikuti niscaya membawa jejak kemenangan,” ujarnya kemudian.

Dengan semangat para pahlawan terdahulu, Bupati mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun usaha dan ekomi kerakyatan yang akan menjadikan Indonesia tumbuh menjadi negara yang makin maju dan sejahtera.

“Selamat Hari Pahlawan Tahun 2023, mari kita panjatkan doa kepada pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini akan semakin membakar semangat perjuangan dalam memerangi kebodohan dan kemiskinan,” tutur Bupati Zairullah. (ANN)

Kategori
Uncategorized

Pemkab Tanbu Terima Aset Hibah BMN PSU dari Dirjen Perumahan Kementerian PUPR

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) memperoleh, aset hibah barang milik negara (BMN) program bantuan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) dari Dirjen Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Penandatanganan berita acara dan serah terima aset hibah dihadiri Sekda H Ambo Sakka mewakili Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar di Jakarta, Kamis (9/3/2023).

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Tanbu Ansyari Firdaus mengatakan, adapun aset hibah jalan yang dibangun tahun anggaran 2020 tersebut berada di tiga lokasi perumahan di Kabupaten Tanah Bumbu yaitu Perumahan Angsana Daya 1 Rp305.811.030, Perumahan Plajau Indah Residence Rp1.476.943.030, dan Perumahan Batulicin Town House Rp414.163.030.

“Hibah BMN dari Dirjen Perumahan Kementerian PUPR tersebut berupa jalan PSU perumahan dengan total nilai Rp2.196.917.090,” katanya.

Setelah diterimanya BMN ke pemerintah kabupaten, maka tentunya menjadi aset pemerintah daerah untuk pemeliharaan selanjutnya.

Sedangkan manfaat yang diterima yaitu para pengembang perumahan didaerah yaitu ikut terdorong agar terus melakukan pembangunan perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Tentunya pemerintah daerah sangat terbantu dengah hibah fisik oleh pemerintah pusat tersebut, sehingga masyarakat mendapatkan hunian yang layak,” lanjutnya.

Kemudian masyarakat juga mendapatkan kelayakan dalam huniannya yang satu kesatuan tidak bisa dipisahkan dari PSU yang baik.

Pemda sangat berterimakasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR melalui Dirjen Perumahan dengan adanya hibah BMN melalui program PSU yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Uncategorized

PD Kembali Mendekam Di Penjara, Satresnarkoba Polres Tanah Bumbu Gerebek Temukan 28 Paket Sabu

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Satresnarkoba Polres Tanah Bumbu, mengamankan pelaku yang diduga keras menjual atau mengedarkan narkotika.

Berawal dari informasi masyarakat bahwa sering terjadi peredaran gelap narkoba di kawasan Kecamatan Simpang Empat.

Pada hari Selasa (10/1/2023) sekitar pukul 01.30 Wita, di sebuah Rumah di Kel. Kampung Baru Kec. Simpang Empat Kab. Tanah Bumbu.

Tersangka PD, laki laki (37th), seorang wiraswasta. PD ditangkap saat sedang tidur dirumahnya, PD melakukan pengulangan tindak pidana/residivis kasus yang sama. Saat petugas melakukan penangkapan PD bersikap kooperatif, dengan menunjukkan barang bukti yang disimpan oleh tersangka di dalam lemari kamar tersebut.

Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo melalui Kasi Humas Polres Tanbu AKP Saryanto, menyampaikan PD ditangkap bersama barang bukti yang disimpanya.

Polisi di TKP, menemukan 28 paket narkotika jenis sabu dengan berat bersih 90,53 gram, 1 unit handphone merk OPPO warna Hijau, 1 unit handphone merk NOKIA, 1 buah sendok sabu terbuat dari sedotan, 1 buah timbangan sabu warna silver, 1 buah dompet kecil warna putih, 1 bungkus plastik klip, 1 buah plastik warna putih.

“Selanjutnya tersangka, dan barang bukti yang ditemukan dibawa ke Polres Tanah Bumbu, guna mendapat proses lebih lanjut,” pungkasnya.

Kapolres Tanah Bumbu menghimbau, kepada masyarakat untuk tidak mendekati barang jenis narkotika tanpa ijin, jika di salah gunakan narkotika dapat merusak masa depan anak bangsa. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Uncategorized

Pengrajin Tenun Pagatan Ingin Semua Masyarakat Bangga Memakai Tenun Sebagai Budaya Leluhur Tanah Bumbu

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di bidang Craft Tenun Pagatan, tetap optimis perkenalkan tenun sebagai budaya leluhur yang disukai seluruh kalangan.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, terus berupaya mendukung kreatifitas para pelaku seni dan usaha tenun khas Pagatan Kab. Tanbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia.

Sebagai budaya asli dan sudah turun temurun, kerajinan khas kain tenun Pagatan, memiliki daya tarik tersendiri di hati masyarakat.

Peminat kain tenun Pagatan, terus bertambah setiap tahunnya, hal ini menjadi jamuan positif bagi para pelaku usaha UMKM tenun di daerah khususnya Kota Pagatan.

Asal muasal, menurut informasi, tenun Pagatan muncul bersamaan dengan kedatangan para perantau Bugis pada pertengahan abad ke-18. Di Provinsi Kalimantan Selatan sendiri, budaya tenun sudah ada sejak zaman kerajaan Dipa, Amuntai saat masih berdiri di Kalimantan Selatan. Hal tersebut dapat di deteksi dari naskah tutur candi yang menceritakan proses menenun.

“Kami Alhamdulillah dengan diberinya masukan-masukan dari Pemerintah Daerah, tenun Pagatan sudah mulai menggeliat dan mulai bagus namanya di pasaran masyarakat,” ujar Abdul Aziz selaku Pelaku UMKM tenun Pagatan.

“Budaya leluhur, tenun Pagatan adalah warisan turun-temurun dan kami merupakan generasi bergerak di bidang pengembangan, yang lebih menggunakan teknik fleksibel seperti memakai ATBM (alat tenun bukan mesin),” tuturnya.

Asisten Administrasi Umum, Andi Aminuddin kepergok, mengunjungi stand pengrajin tenun Pagatan pada awal pembukaan pesta rakyat Batulicin Festival pekan lalu , sempat tertangkap media, sosok Asisten III Bidang Administrasi Umum tersebut, tak hanya melihat kerajinan tenun, Aminuddin memborong beberapa kain tanun dengan merogoh kocek hingga jutaan rupiah.

“Pada ajang pameran khusus, tidak semena kami menjual harga 100 %, namun tujuannya kami adalah mencoba memperkenankan budaya tenun Pagatan, secara langsung kepada masyarakat. Maka nya kami bawa alat saat pameran, sehingga bisa mengenalkan langsung bagaimana prosesnya orang menenun, dan masyarakat tau mengapa hasil produk tenun bisa dijual mahal,“ terang Aziz.

“Tenun telah melalui, 17 proses tahapan, tidak hanya di kancah daerah namun juga nasional hingga internasional, kami ingin memperkenalkan budaya tenun kepada para wisatawan, kami harap bisa lebih menenunkan masyarakat,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, tugasnya selaku pengrajin tenun Pagatan, bisa mencetak sumber daya manusia/penenun dari generasi baru. Mengajarkan pencinta tenun supaya memiliki kreatifitas dan produk selalu upgrade mengikuti perkembangan jaman modern.

“Karena dengan begitu, bisa membuka niat dan minat masyarakat, agar lebih tertarik pada tenun dan tenun tidak dinilai kaku modelnya atau dianggap kuno ketinggalan zaman. Sasaran pasar kita dahulu, adalah orang tertentu yang suka dan langganan beli kain tenun, sekarang sasaran pasar yang kami harapkan dari kalangan bawah hingga keatas bisa menyukai dan menikmati karya tenun. Kami ingin tenun bisa menjadi, budaya masyarakat Tanah Bumbu dan bangga memakainya,” tutup Abdul Aziz.

Disamping itu, tenun tradisional di pasaran dengan bandrol minimal kisaran harga Rp. 1 jt rupiah, tentu ada harga yang sesuai untuk menjaga khas ketradisionalan kain tenun.

Pemkab Tanbu memotivasi para pelaku tenun dan menggerakkan melalui ATBM, tujuannya agar memudahkan pelaku UMKM tenun mendapat cara praktis dalam pemesanan tenun, sehingga hasilnya bisa lebih cepat dan lebih akurat untuk pelanggan.

“Kain dan baju tenun di Dekranasda ini punya titipan para pengrajin, rata-rata pengrajin tenun dari Desa Mudalang Kecamatan Pagatan, peminatnya ada, hanya saja masih jarang. Terlihat kualitasnya bagus, harga tergantung dari pengrajin, misal seperti tenun jenis Hem laki-laki, jas, blazer, outer, kain tenun, bisa kena bandrol harga kisaran Rp. 300 ribu rupiah hingga harga Rp. 550 ribu rupiah,” kata Mei Tri Ilmi selaku Staf Dekranasda Kab Tanbu, pada Senin (9/1/2023). (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Uncategorized

Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Langsungkan Apel Gabungan Senin, Pesan Utamakan Bakti Muliakan Orang Tua

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu, memimpin jalannya kegiatan apel gabungan. Bertempat di halaman Kantor Bupati Tanbu, Jln Dharma Praja No.1 Kelurahan Batulicin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar bertindak selaku pembina upacara apel gabungan, Senin (9/1/2023).

Berlangsungnya apel gabungan dengan tertib tersebut, Bupati Zairullah berpesan kepada seluruh peserta apel untuk memuliakan orang tua dan tidak lupa berbakti.

“Jangan pernah melupakan untuk mencintai dan menghormati orang tua, meskipun dimana pun selagi orang tua masih hidup. Kita punya kesempatan menjadi orang sukses, karena kalau ada orang tuanya masih hidup maka kita adalah orang yang beruntung,” ucap Bupati.

Tak hanya itu, Bupati menjelaskan terkait bagaimana membuat orang tua bahagia, misalnya diawal bulan pegawai menerima gaji, walaupun hanya berupa memberikan kepada orang tua, sekilo gula hal itu pasti membuat orang tua merasa senang.

“Atau kalau bisa ambil lah kesempatan untuk sujud sama beliau. Apalagi orang tuanya sudah meninggal, sempatkan untuk ziarah ke makam orang tuanya,” tutur Bupati.

Dalam kesempatan ini, disampaikan juga kepada Sekda Kab Tanbu H Ambo Sakka, agar mememberikan ijin kepada para pegawai yang bertujuan menemui orang tuanya dengan alasan jauh dengan tujuan sujud atau berziarah.

Menurutnya, ini adalah satu langkah yang insya Allah akan mampu mengakhiri masalah, baik penderitaan dan kesialan, terlebih disana akan ada peluang yang luar biasa, bisa guna mendapatkan keberkahan bahkan mendapatkan rezeki yang luar biasa.

“Sudah banyak contoh yang kita perhatikan dan berdasarkan pengalaman, ternyata orang sukses itu lebih didasari patuh terhadap orang tuanya,” pungkas Zairulllah.

Bupati punya misi, diantaranya, disamping membangun kesejahteraan masyarakat, tentunya ada sebuah konsep membangun masyarakat yang mulia dan sejahtera.

“Karena itu, orang yang dimuliakan pasti sejahtera. Mari kita contohkan kepada keluarga dan tetangga kita, bahwa sesungguhnya strategi guna memberikan jalan keluar terhadap sebuah kesulitan hidup adalah dengan berbakti kepada kedua orang tua,” tutupnya.

Sementara itu, usai melangsungkan apel gabungan, Bupati Zairullah menyerahkan penghargaan kepada 23 desa di Tanah Bumbu yang berstatus “Desa Mandiri” berdasarkan indeks desa membangun tahun 2022. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Uncategorized

Unit Gakkum Sat Polairud Polres Tanah Bumbu, Berhasil Temukan 23 Paket Sabu Dari Tersangka AD di Bantaran Sungai Desa Satui Timur

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Unit Gakkum Sat Polairud Polres Tanah Bumbu, berhasil mengungkap perkara tindak pidana Narkotika.

Tersangka adalah AD (42 th) seorang pengangguran, tinggal di Desa Satui Timur Kecamatan Satui Kab. Tanbu.

Dari kejadian tersebut polisi mengantongi barang bukti berupa, 23 paket Narkotika jenis Sabu-Sabu, 1 unit timbangan digital merk HWH warna hitam, 1 buah sendok yang terbuat dari plastik bening, 19 plastik klip kosong, uang Rp. 200 ribu rupiah.

Penangkapan berdasarkan pada pelanggaran hukum yaitu Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.

Tersangka AD dibekuk petugas pada Jumat (6/1/2023), sekitar pukul 15.30 Wita, tempat kejadian bantaran sungai Satui Jln Darmais, Desa Satui Timur Kec. Satui, Kab. Tanbu, Prov. Kalimantan Selatan.

Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo, melalui Kasi Humas Polres Tanbu AKP Saryanto, menjelaskan kronologi peristiwa tersebut.

“Dimana Pada hari Jum’at, tanggal 06 Januari 2023 sekitar pukul 15.30 Wita, di bantaran Sungai Satui Jl. Inpres Desa Satui Timur Kec. Satui Kab. Tanah Bumbu, Prov. Kalsel, telah tertangkap seorang tersangka AD, yang mana pada awalnya saat itu anggota Unit Gakkum Satpolairud Polres Tanah Bumbu, mendapat informasi bahwa di TKP sering terjadi transaksi Narkotika jenis Sabu,” bebernya, Minggu (8/1/2023).

Setelah mendapat informasi tersebut, kemudian petugas langsung melaksanakan Patroli di sekitaran TKP dan telah melakukan penangkapan terhadap tersangka AD, yang sedang lewat menggunakan sepeda motor sedang membawa barang Narkotika sebagaimana telah terjadi pelanggaran hukum.

Dari AD petugas melakukan pemeriksaan dan telah ditemukan yaitu 1 paket Narkotika jenis Sabu-Sabu, di kantong celana sebelah kanan tersangka.

“Setelah itu dilakukan pengembangan ke rumah tersangka AD, Desa Satui Timur yang mana ditemukan, 22 paket Narkotika jenis Sabu-Sabu dan timbangan digital merk HWH warna hitam, kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor Satpolairud Polres Tanah Bumbu, guna proses selanjutnya,” tutup AKP Saryanto. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Uncategorized

Dandim 1022/Tanah Bumbu Hadiri Pelantikan PPK, Pesan Disiplin TNI Teguh Garis Netralitas

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) se-Kabupaten Tanah Bumbu, dilaksanakan di Gedung Mahligai Bersujud Kapet Jalan Transmigrasi Km 4 desa Sarigadung Kecamatan Simpang Empat, Rabu (4/1/2023).

PPK Tanah Bumbu, secara resmi kini telah siap untuk melaksanakan tugasnya sebagai Panitia pada pemilihan tingkat Kecamatan.

Sebanyak 60 orang petugas PPK dari seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua KPU Tanah Bumbu Makhruri.

Sama halnya dengan KPPS yang melaksanakan tugasnya di tempat pemungutan suara, petugas PPK yang merupakan penyelenggara dalam pemilihan umum pada tingkat kecamatan, yang memiliki peran sama pentingnya, dalam memastikan pelaksanaan pemilihan umum berjalan dengan lancar dan “Luber Jurdil” yakni Langsung Umum Bebas dan Rahasia serta Jujur dan Adil.

Sebagai negara yang menganut demokrasi, berhasil dan tidaknya pelaksanaan pemilihan umum ditentukan oleh kualitas dari panitia, pada pemilihan umum yang sebentar lagi akan digelar, lebih tepatnya pada tahun 2024.

Dandim 1022/Tnb, Letkol Inf Aldin Hadi,S.H.,M.Tr (Han) menyampaikan, kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah PPK, dihadiri oleh perwakilan Kodim 1022/Tnb dan Danramil se-jajaran.

“Sebagai aparat kewilayahan, pada kegiatan Pemilihan Umum yang akan digelar pada tahun 2024 baik pada tingkat kabupaten, kecamatan maupun pada tingkat desa. Peran serta TNI adalah memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar serta tetap Luber Jurdil,” tutur Dandim.

Dandim mengatakan, hal penting adalah pada pelaksanaan Pemilu, TNI harus tetap menjujung sikap netral tanpa memihak kepada salah satu pihak manapun, karena sudah menjadi komitmen dari seluruh prajurit TNI, baik dari tingkat pusat sampai tingkat daerah untuk tidak terlihat dalam politik praktis dalam bentuk apapun juga.

Kegiatan dihadiri oleh sejumlah pihak yaitu KPU Tanah Bumbu, Bawaslu Tanah Bumbu, Pasi Intel Kodim 1022/Tnb, Polres Tanah Bumbu, Kemenag Tanah Bumbu, Kesbangpol Tanah Bumbu, BKPSDM Tanah Bumbu, Kejari Tanah Bumbu, Kominfo Tanah Bumbu, Danramil se-Jajaran Kodim 1022/Tnb, Kapolsek Jajaran Polres Tanah Bumbu, Camat se-Kabupaten Tanah Bumbu dan Seluruh Ketua Panwascam se-Tanah Bumbu. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Uncategorized

Diskominfo SP Gelar Sosialisasi Pengaruh Medsos Bersama KIM

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Komunikasi Informasi Statistik Dan Persandian (Diskominfo SP), melakukan sosialisasi terhadap kelompok informasi masyarakat (KIM) di ruang DLR, Rabu (23/11/2022) kantor Bupati.

Kegiatan menghadirkan pihak Polres Tanah Bumbu serta sejumlah praktisi setempat, dirangkai dengan tanya jawab seputar pengunaan media sosial secara bijak.

Disampaikan Kadis Kominfo SP, Ardiansyah, tujuan dari kegiatan ini yakni silaturahmi antara Diskominfo dengan para komunitas Netizen di Tanah Bumbu.

Disamping itu dengan adanya diskusi ini diharapkan mencerdaskan masyarakat dalam hal memahami informasi, agar info yang disampaikan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Sebagai contoh info yang memberi manfaat itu adalah, sejauh mana yang sudah dilakukan Pemerintah Daerah, apa yang sudah dilakukan instansi yang lainnya seperti Kepolisian dan Kejaksaan, hal itu adalah tugas kita semua untuk memberikan informasi kepada masyarakat,” kata Ardiansyah.

Disamping itu pula lanjutnya, dalam mencerdaskan masyarakat melalui media sosial, pengguna nya juga harus tahu bagaimana cara bermedia sosial yang lebih bijak.

“Saya mengharapkan, para pengguna jangan sembarang upload atau share, untuk itu marilah kita sama sama memberikan informasi dengan benar,” tutupnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Uncategorized

Disbudporpar Tanah Bumbu Adakan Pentas Seni dan Pelepasan Kontingen Pekan Paralympic Provinsi Kalsel

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporpar) Kabupaten Tanah Bumbu, mengadakan penampilan pentas seni dan budaya di halaman Kantor Disbuporpar Tanbu, Jumat (18/11/2022).

Disbudporpar kegiatan pentas seni juga melakukan pelepasan kontingen Pekan Paralympic Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Disbudporpar Tanah Bumbu,
Hamaluddin Tahir, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dari Disbudporpar Tanbu untuk lebih menampilkan kesenian dan kebudayaan daerah.

Menurut Hamaluddin, sebagai daerah yang dihuni dengan beragam etnis, Tanah Bumbu mempunyai potensi yang besar dalam hal kesenian dan kebudayaan.

“Oleh sebab itu, hari ini kita mengundang teman-teman bali yakni Seni Satya Dharma Santi Pekraman dari Desa Sumber Makmur Kecamatan Satui untuk menampilkan dan memperkenalkan budaya yang ada di desanya,” ujar Hamaluddin.

Dengan kostum serta peralatan musik bernuansa Bali, Kelompok seni ini menampilkan beragam penampilan kesenian khas Pulau Dewata.

Salah satunya Tari Pendet yang ditampilkan sebelum melepas atlet kontingen Kabupaten Tanah Bumbu pada perhelatan Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Kalimantan Selatan 2022 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Ia juga menjelaskan, nantinya di setiap malam minggu Disbudporpar Tanbu akan menggandeng kelompok seni untuk tampil di beberapa tempat untuk memberikan hiburaan sekaligus pengetahuan kebudayaan kepada masyarakat luas.

Untuk penampilan di depan Kantor Disbudporpar, pihaknya berharap kegiatan dapat diadakan setiap bulannya sehingga para pelaku seni di Tanah Bumbu dapat memperkenalkan kebudayaannya baik alat musiknya, hingga tariannya.

“Kami berharap kebudayaan di Tanah Bumbu dapat semakin maju sekaligus keberagaman etnis dan budaya ini dapat selalu terjaga dengan damai dibawah bingkai Bumi Bersujud,” harap Hamaluddin.

Inengah Mantra selaku Ketua Seni Satya Dharma Santi Pekraman menyampaikan guna melestarikan kebudayaan yang di desanya, kelompok seni ini mengadakan latihan setiap 14 hari sekali yang diikuti sebanyak 21 anggota.

“Harapannya kami dari Seni Satya Dharma Santi Pekraman juga dapat dinaungi dan diwadahi oleh Disbudporpar serta asosiasi terkait dengan terdaftar, sehingga jika ada suatu permasalahan kita dapat melaporkan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Adat Desa Sumber Baru, Wayan Derta, menjelaskan terkait dengan jegog, bentuk musik gamelan atau kesenian yang berpusat di Jembrana, sebuah wilayah di Bali Barat.

Dikatakan Wayan bahwa kesenian ini biasa ditampilkan saat kegiatan perayaan ketika musim panen padi, namun saat ini kesenian ini sering ditampilkan untuk menghibur masyarakat.

“Tetap lestarikan seluruh kesenian dan kebudayaan dari Indonesia baik dari Bali, Bugis, Sunda, Jawa dan lainnya. Semoga semuanya bisa terbina dengan baik oleh Disbudporpar Tanbu,” kata Wayan. (narasinusantara.com/Aaron)