Kategori
Bisnis Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perikanan Pertambangan Pertanian Peternakan Prestasi Regional Sejarah Sosial Tanah Bumbu Teknologi Wisata

Sektor Perikanan Tanah Bumbu Alami Peningkatan Industri Per Tahun, Bupati Abah Zairullah Launching Produk Pengalengan Ikan

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Sektor Perikanan Tanah Bumbu, terus terjadi peningkatan produksi.

Menurut data yang ada, telah tercatat pada tahun 2021 produksi perikanan laut sebanyak 43,258.81 ton dan meningkat ditahun 2022 menjadi 43,259.90 ton. Sedangkan produksi perikanan perairan umum pada tahun 2021 sebanyak 2,567.08 ton dan tahun 2022 sebanyak 2,576.23 ton.

Pada perikanan budidaya (tambak, kolam, keramba, jarring apung, dll) jumlah produksi tahun 2021 sebanyak 5,781.57 ton, dan tahun 2022 sebanyak 5,941.56 ton.

Pada tahun 2023, Pemerintah Daerah (Pemda), melalui Dinas Perikanan mentargetkan jumlah produksi perikanan meningkat, pada perikanan laut dan perairan umum yakni 45,966.70 ton, dan budidaya meningkat menjadi 6,001.72 ton.

Meningkatnya produksi perikanan tersebut selain didukung musim yang bersahabat, juga karena bantuan yang terus dialurkan baik untuk pembudidaya maupun kepada nelayan seperti bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap seperti alat tangkap, mesin kapal, dan alat bantu/GPS.

Bantuan sarana dan prasarana perikanan budidaya seperti normalisasi dan rehabilitasi tanggul tambak, rehabilitasi instalasi budidaya, rehab BBI, pelatihan dan sertifikasi cara budidaya ikan yang baik, dan Bimtek Pembuatan Pakan Ikan melalui pendampingan secara langsung kepada pelaku utama.

Hasil perikanan Tanah Bumbu juga diolah melalui industri rumah tangga, yang mana saat ini ada sebanyak 40 kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan dengan jumlah sebanyak 460 orang terdiri dari kelompok pengolah sebanyak 29 kelompok terdiri dari 283 orang, kelompok pemasar sebanyak 29 kelompok dengan jumlah 177 orang.

Adapun industri produk rumah tangga disektor perikanan berkembang dengan baik sejak tahun 2011 hingga sekarang.

Bertepatan pada Hari Jadi ke-20 Kabupaten Tanah Bumbu ini pula, Abah Zairullah Azhar akan melaunching produk khas pengalengan Ikan Tenggiri yang bahan dasarnya didapat dari nelayan Tanah Bumbu.

“Tanah Bumbu mengalami perkembangan pertahunnya dengan berfokus pada pembangunan ekonomi masyarakat melalui industri-industri yang bersinergi dengan para tokoh besar, kita memutuskan tujuan bersama demi masa depan dan kepentingan Tanah Bumbu dan kita punya program unggulan,” tutur Bupati Zairullah, Sabtu Sore (8/4/2023), di Kantor Bupati Tanah Bumbu Kecamatan Batulicin.

Mewujudkan tata kelola pemerintahan dengan berorietasi pada pelayanan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya, menjadi perhatian serius kepemimpinan Bupati HM Zairullah Azhar dan Wakil Bupati H Muhammad Rusli.

Demikian Pemda, berkomitmen mewujudkan pemerintahan digital dengan terus mendorong Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Bumi Bersujud. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Budaya Masyarakat Ekonomi Indonesia Informasi Kalimantan Selatan Keagamaan Lingkungan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perikanan Sejarah Seni Sosial Tahfidz Quran Tanah Bumbu Wisata

Wisata Religi Masjid Apung Pagatan Dibangun, Pemkab Tanbu Ingin Tumbuhkan Perekonomian Warga

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Dalam rangka pembangunan wisata religi dan fokus bidang kepariwisataan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), membangun Masjid Terapung diatas pantai.

Objek wisata yang kedepan digadang-gadang bakal menjadi unggulan, tidak hanya berlayar Tanah Bumbu saja tetapi juga menjadi ikon religi Provinsi yang ada Kalimantan Selatan (Kalsel), yaitu Masjid Terapung (Masjid Apung), berlokasi di daerah Pantai Pagatan Kecamatan Kusan Hilir.

Bersinergi dengan Masjid Apung, dilokasi yang sama, Pemkab Tanbu, juga menata Siring Pagatan yang akan dijadikan wisata unggulan bertema Serambi Madinah.

Tak kalah pentingnya, Tanbu memoles wajah Kabupaten dengan merehab Makam Kubah Pagatan di Kec Kusan Hilir yang bergerak melalui sistem multiyear dan ditarget rampung pengerjaannya pada tahun 2023.

Sehingga dengan demikian, diharapkan terbangunnya berbagai objek wisata yang refresentatif di Tanbu pada seluruh sektor bidang kepariwisataan tersebut, baik objek wisata Masjid Apung, Siring Pagatan, dan wisata religi, selain dapat menumbuhkan perekonomian seluruh warga masyarakat, juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Tanbu kedepan. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Gaya Hidup Kalimantan Selatan Olah Raga Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perikanan Regional Sosial Tanah Bumbu Wisata

Pemdes Lasung Kolam Pemancingan, Bakal Jadi Potensi Wisata, Sayyid Ismail Sebut Akses Jalan Perlu Dibangun Infrastruktur

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Desa (Pemdes) Lasung Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu, tempat pemancingan akan menjadi potensi obyek wisata daerah, Minggu (15/1/2023).

Lomba memancing dilangsungkan perdana dalam rangka amal untuk pembangunan mesjid setempat.

Lomba memancing bertujuan untuk mengenalkan obyek wisata kolam pemancingan yang dimiliki Desa Lasung.

Wakil Ketua DPRD Pemkab Tanah Bumbu, Sayyid Ismail Kholil Alyderus mengaku mengapresiasi gelaran lomba memancing yang digagas oleh Pemdes Lasung ini.

“Ini menjadi potensi desa dalam sektor obyek wisata. Serta, kalau dikelola dengan serius akan menjadi sumber pemasukan desa kedepannya,” ucap Legislator asal Fraksi Gerindra Tanah Bumbu ini.

Namun, meski kolam pemancingan Desa Lasung memiliki potensi sebagai obyek wisata, akan tetapi masih banyak kekurangan terutama infrastruktur penunjang.

“Akses jalan masih kurang. Perlu dibangun infrastruktur agar mudah dan nyaman didatangi pengunjung,” katanya lagi.

Disarankannya, Pemdes Lasung untuk mengusulkan pembangunan akses jalan menuju obyek wisata kolam pemancingan ke Pemkab Tanbu.

“Biar menjadi perhatian pemerintah dan DPRD untuk dibahas bersama nantinya,” sarannya.

Terpantau kondisi terkini, akses jalan menuju obyek wisata kolam pemancingan Desa Lasung masih sulit dilintasi.

Konstruksi jalan masih terbuat dari tanah yang mudah lembek saat diguyur hujan.

Lebih lagi, jarak menuju kolam pemancingan dari jalan desa sejauh lebih dari 1 kilometer.

Menimpali hal ini, Camat Kusan Hulu, Herlambang mengakui akses jalan menjadi kekurangan obyek wisata kolam pemancingan Desa Lasung.

“Ini perlu menjadi perhatian bersama agar obyek wisata kolam pemancingan desa lasung bisa berkembang dan maju,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Gaya Hidup Informasi Kalimantan Selatan Olah Raga Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perikanan Regional Sosial Tanah Bumbu Wisata

Desa Lasung Kabupaten Tanbu, Perdana Gelar Lomba Memancing, 850 Lebih Tiket Ludes Terjual

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Desa (Pemdes) Lasung Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu, perdana menggelar kegiatan lomba memancing, Minggu (15/1/2023).

Perdana dengan menggerakkan inisiatif lomba memancing, dalam rangka amal untuk pembangunan mesjid setempat.

Pemerintah Desa Lasung melalui Kepala Desanya menyampaikan, tujuan lomba memancing sekaligus untuk mengenalkan obyek wisata kolam pemancingan yang dimiliki Desa Lasung.

Dari 1100 tiket yang dicetak oleh panitia, lebih dari 850 lembar ludes terjual.

“Ada lebih dari 850 peserta lomba untuk hari ini yang datang dari berbagai desa dan kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Salapuddin selaku Kepala Desa Lasung.

Salapuddin melanjutkan, dalam lomba memancing ini, peserta bebas menangkap jenis ikan apa saja, namun tetap penilaian lomba adalah ikan terberat sebagai juara.

“Di kolam dengan panjang 650 meter dan lebar 30 meter ini banyak jenis ikan. Bawal, toman, haruan dan lain-lain,” terangnya.

Disebutkannya, dalam lomba memancing pertama ini, panitia mematok tiket masuk sekaligus biaya pendaftaran sebesar Rp 150 ribu rupiah.

“Hadiahnya ada uang tunai dan beberapa barang elektronik,” ujarnya.

“Lomba ini juga untuk amal, hasil dari lomba ini disumbangkan untuk pembangunan mesjid,” ucap Salapuddin.

Dipastikannya, kegiatan lomba memancing ini akan menjadi rutinitas digelar dan masuk dalam agenda tahunan.

“Kami rencanakan seperti itu,” kata dia.

Di area lomba memancing, juga dipadati oleh ratusan warga dari bebagai desa dan kecamatan yang tersebar di Kab Tanbu.

Dalam lomba memancing ini, panitia acara juga menyiapkan berbagai hadiah berupa barang-barang elektronik dengan target ikan bawal, toman dan lain-lain serta penilaian lomba mendapatkan ikan terberat sebagai juara. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Gaya Hidup Informasi Kalimantan Selatan Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perikanan Regional Sosial Tanah Bumbu Wisata

Pemdes Lasung Perdana Gelar Lomba Memancing, Bakal Jadi Potensi Wisata Desa Lasung, Sayyid Ismail Sebut Akses Jalan Perlu Dibangun Infrastruktur

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Desa (Pemdes) Lasung Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu, menggelar kegiatan lomba memancing, Minggu (15/1/2023).

Lomba memancing dilangsungkan dalam rangka amal untuk pembangunan mesjid setempat.

Lomba memancing pendana digelar, memiliki tujuan untuk mengenalkan obyek wisata kolam pemancingan yang dimiliki Desa Lasung.

“Ada lebih dari 850 peserta lomba untuk hari ini yang datang dari berbagai desa dan kecamatan di Kabupaten Tanahbumbu,” kata Salapuddin selaku Kepala Desa Lasung.

Salapuddin melanjutkan, dalam lomba memancing ini, peserta bebas menangkap jenis ikan apa saja, namun tetap penilaian lomba adalah ikan terberat sebagai juara.

“Di kolam dengan panjang 650 meter dan lebar 30 meter ini banyak jenis ikan. Bawal, toman, haruan dan lain-lain,” terangnya.

Disebutkannya, dalam lomba memancing pertama ini, panitia mematok tiket masuk sekaligus biaya pendaftaran sebesar Rp 150 ribu rupiah.

“Hadiahnya ada uang tunai dan beberapa barang elektronik,” ujarnya.

Sementara ini, Wakil Ketua DPRD Pemkab Tanah Bumbu, Sayyid Ismail Kholil Alyderus mengaku mengapresiasi gelaran lomba memancing yang digagas oleh Pemdes Lasung ini.

“Ini menjadi potensi desa dalam sektor obyek wisata. Serta, kalau dikelola dengan serius akan menjadi sumber pemasukan desa kedepannya,” ucap Legislator asal Fraksi Gerindra Tanah Bumbu ini.

Namun, meski kolam pemancingan Desa Lasung memiliki potensi sebagai obyek wisata, akan tetapi masih banyak kekurangan terutama infrastruktur penunjang.

“Akses jalan masih kurang. Perlu dibangun infrastruktur agar mudah dan nyaman didatangi pengunjung,” katanya lagi.

Disarankannya, Pemdes Lasung untuk mengusulkan pembangunan akses jalan menuju obyek wisata kolam pemancingan ke Pemkab Tanbu.

“Biar menjadi perhatian pemerintah dan DPRD untuk dibahas bersama nantinya,” saran dia.

Terpantau kondisi terkini, akses jalan menuju obyek wisata kolam pemancingan Desa Lasung masih sulit dilintasi.

Konstruksi jalan masih terbuat dari tanah yang mudah lembek saat diguyur hujan.

Lebih lagi, jarak menuju kolam pemancingan dari jalan desa sejauh lebih dari 1 kilometer.

Menimpali, Camat Kusan Hulu, Herlambang mengakui akses jalan menjadi kekurangan obyek wisata kolam pemancingan Desa Lasung.

“Ini perlu menjadi perhatian bersama agar obyek wisata kolam pemancingan desa lasung bisa berkembang dan maju,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bencana Alam Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Regional Tanah Bumbu Wisata

Pantai Favorit Masyarakat Tanbu Rindu Alam, Fasilitas Obyek Wisata Rusak di Terjang Ganas Gelombang Pasang

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Sejumlah fasilitas penunjang obyek wisata Pantai Rindu Alam di Desa Bettung Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu, mengalami kerusakan parah akibat diterjang ganasnya gelombang pasang.

Pantauan dilapangan, selain merusak sejumlah fasilitas penunjang, gelombang pasang juga mengakibatkan jalan dan lahan parkir menjadi becek hingga sulit untuk dilintasi kendaraan.

Meski sejumlah fasilitas penunjang mengalami kerusakan, Pantai Rindu Alam masih ramai dipadati wisatawan, terlebih pada akhir pekan dan hari libur nasional.

Kepala Desa (Kades) Desa Bettung, Masruddin membenarkan terkait rusaknya sejumlah fasilitas penunjang di Pantai Rindu Alam.

“Jalan pendestrian, bronjong pemecah ombak dan penahan pasir pantai, serta meja kursi di bibir pantai rusak parah,” katanya saat berada di Pantai Rindu Alam Desa Bettung, Sabtu (14/1/2023).

Dibeberkannya, kerusakan sejumlah fasilitas penunjang di Pantai Rindu Alam ini akibat diterjang gelombang pasang pada akhir tahun 2022 lalu.

“Selain dihantam gelombang, air laut yang naik, hingga ke jalan mendorong lagi sejumlah fasilitas ke arah laut hingga mengalami rusak parah,” lanjut Masruddin.

Ia menuai harapan, Pemerintah Daerah setempat melalui Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata, segera menindaklanjuti dengan melakukan perbaikan fasilitas yang rusak parah.

“Sudah kami laporkan, bahkan sudah ditinjau langsung oleh dinas terkait perihal kerusakan,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Regional Sosial Tanah Bumbu Transportasi Wisata

Kabar Gembira, Tanah Bumbu Punya Wisata Baru Susur Sungai Mantewe

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Masyarakat Tanah Bumbu (Kab Tanbu), harus berbangga dengan adanya penemuan wisata baru, susur sungai kecamatan Mantewe dan akan segera diresmikan.

Kabar gembira ini menjadi santapan hangat di kalangan wisatawan, warga yang suka healing berlibur ke suatu tempat, maupun sekedar mencoba menambah eksperimen wisata di daerah.

Penemuan wisata baru yaitu susur sungai tersebut, rencananya akan diresmikan bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Kecamatan Mantewe pada Januari di hari Minggu ketiga.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporpar) Hamaluddin Taher menyampaikan, setelah ditelusuri di Kecamatan Mantewe yang letaknya tidak jauh dari wisata Goa Liang Bangkai, telah ditemukan tempat yang berpotensi menjadi wisata baru, yakni susur sungai seperti di daerah Loksado yang terkenal dengan bambu raftingnya.

“Perbedaannya, wisata baru di Tanah Bumbu ini memakai perahu karet dan ban, untuk melakukan kegiatan susur sungai sehingga wisatawan bisa bersentuhan langsung dengan air, sambil menikmati keindahan alam yang ada,” ujar Hamaluddin, di Kantor Bupati Tanah Bumbu, Selasa (10/1/2023).

Adapun nilai menarik dari wisata susur sungai tersebut diantaranya terdapat batu di dalam batu yang membentuk seperti ular, batu berbentuk menyerupai gelombang ombak, bunga melati jerman, dan disisi kanan kiri sungai tersusun batu-batuan secara alami.

“Berdasarkan hasil penelusuran secara langsung di lokasi, selama menyusuri sungai wisatawan juga dapat melihat hewan bekantan dan warik yang melintas dari satu pohon ke pohon lainnya,” bebernya.

Menarik lagi di tempat wisata itu juga terdapat outbound milik masyarakat, yakni alat penyebrangan menggunakan kotak kayu yang digantung dan bergerak dengan sistem kerek secara manual oleh manusia.

“Usai diresmikan secara simbolis nanti oleh Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar dan setelah dilangsungkannya rakor, pejabat lain juga diperbolehkan untuk merasakan susur sungai di tempat tersebut, menggunakan perahu karet yang disediakan,” pungkasnya.

Kepala Disbudporpar Tanbu menuai harapan, dengan kemunculan wisata baru di Kabupaten Tanah Bumbu tersebut, supaya dapat meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat sekitar, sehingga bisa meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bencana Alam Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu Wisata

Konstruksi Jalan Pendestrian Pantai Sei Loban Indah Porak Poranda Akibat Terjangan Gelombang

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Konstruksi jalan pendestrian pantai Sungai Loban (Sei Loban) Indah, di Desa Sungai Loban Kecamatan Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu, porak-poranda terkena terjangan gelombang.

Dari pantauan dilapangan, konstruksi jalan pendestrian pantai Sei Loban Indah di Desa Sungai Loban, hanya menyisakan beberapa meter yang masih dalam kondisi bagus.

Sisanya, hanya terlihat sisa-sisa material beton dan batu gunung, yang berserakan merusak keindahan pantai.

Sebagian paving blok juga terlihat masih berserakan di pantai dan sebagian disusun tidak jauh, dari konstruksi jalan pendestrian yang porak-poranda.

Pantai indah ini, menemui nasib rusak akibat terjangan kuat gelombang, padahal pembangunan jalan pendestrian tersebut baru selesai dibangun pada bulan Oktober Tahun 2022 atau baru berusia dua bulan sebelum naas ambruk.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Tanahbumbu, Ary mengakui terkait rusak parahnya jalan pendestrian pantai Sei Loban Indah di Desa Sungai Loban.

“Akhir bulan Desember Tahun 2022 dihantam gelombang sehingga mengalami rusak parah,” bebernya di ruang kerjanya, Senin (9/1/2022).

“Masih masa pemeliharaan pihak kontraktor, tapi ini akibat bencana dan lagi diajukan untuk ditetapkan kerusakan akibat faktor bencana alam,” terang dia.

Pembangunan jalan pendestrian pantai Sei Loban Indah, dibiayai dengan pagu Rp 200 juta dari APBD Pemkab Tanah Bumbu Tahun Anggaran 2022.

“Konstruksi paving blok dengan pengunci pasangan batu gunung sepanjang 160 meter dan lebar 2 meter,” pungkanya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Keagamaan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Regional Sosial Tanah Bumbu Wisata

DPMD Bina 5 Desa, Galakkan Program 1D1M

NARASINUSANTARA.COM – Pasca Tahun Baru 2023, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab. Tanbu) melakukan pembinaan terhadap 5 desa binaannya.

Dalam rangka mendukung Pemerintah Daerah, DPMD sibuk menggalakkan program Satu Desa Satu Masjid (1D1M).

Demikian dilakukan sesuai dengan arahan Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar, yang mana sebanyak 171 desa sudah melaksanakan program unggulan pemerintah daerah tersebut.

Menurut, Kepala DPMD Kabupaten Tanah Bumbu Samsir, menururkan bahwa program 1D1M di 5 desa binaannya, sudah berjalan dengan baik dan lancar ketika dikunjungi secara langsung di lokasi.

“Adapun 5 desa program 1DM1 DPMD Tanbu antara lain yaitu Masjid Al Muhajirin Desa Sungai Loban, Kecamatan Sungai Loban yang dipadati 35 santri, ustadz 2 orang serta dihadiri oleh para tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat,” kata Samsir, Selasa (3/1/2023).

“Kemudian Masjid Miftahul Jannah Desa Karang Bintang terdapat 10 Santri dan Masjid Daru Munajah di Desa Muara Pagatan Tengah, Kecamatan Kusan Hilir dengan jumlah santri 10 orang. Masjid Jami Darul Mursyidin Desa Bunati, Kecamatan Angsana juga terdapat santri 10 orang dan Masjid Al Mutaqqin Desa Sungai Dua Laut, Kecamatan Sungai Loban dengan santri 20 orang yang ikut melaksanakan program unggulan Pemerintah Daerah,” bebernya lagi.

Samsir juga menambahkan sebanyak 171 desa terutama desa binaannya sudah menjalankan himbauan Bupati Zairullah, seperti halnya menerangi masjid desa dengan lampu, santri/santriawati sudah menginap dan ada aktivitas di dalam masjid mulai dari pengajian, membaca yasin, pembelajaran tauhid, fiqih dan lainnya.

Selain itu, Kepala DPMD juga berkeinginan bahwa semua unsur mulai dari tingkat desa, kecamatan sampai kabupaten bisa terus bergotong royong, melaksanakan program unggulan ini sebagaimana motto Bersujud dalam implementasi serambi madinah.

Kegiatan 1D1M yang sudah berjalan diharapkan bisa
bermalam di masjid, sesuai dengan keinginan Bupati Zairullah selama 5 malam dan bisa mengikuti beberapa desa lainnya yang menginap hingga 6 malam seperti di Desa Sungai Dua Laut. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Kriminal Sosial Tanah Bumbu Wisata

Ambil Kesempatan Di Ajang Batfest Tanah Bumbu, 2 orang Komplotan Copet Dibekuk Polisi

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Petugas Unit Resmob Satreskrim Polres Tanah Bumbu, berhasil membekuk 2 orang pelaku pencopetan di glora pesta rakyat, Batulicin Festival (Batfest) Tahun 2022.

Ulah para pencopet ini sempat menggegerkan pengunjung Batfest 2022. Pesta rakyat terbesar se-Indonesia Timur ini, yang di gelar mulai 27 hingga 31 Desember 2022 di pantai Jhonlin Group (JG) Kab. Tanbu Provinsi Kalimantan Selatan, menjadi sasaran empuk bagi 2 orang pencopet yang akhirnya dapat dibekuk petugas.

Kapolres Tanbu, AKBP Tri Hambodo melalui Kasat Reskrim, AKP Endris Ary Dinindra didampingi Kasi Humas, AKP Sarianto mengungkapkan, kedua pelaku telah tertangkap tangan saat melakukan aksi pencopetan barang milik pengunjung Batfest 2022.

“Pelaku seorang pria dan wanita berinisial SA (56) dan MS (41) warga asal Jawa Timur,” bebernya di ruang kerjanya Mapolres Tanah Bumbu, Senin (2/1/2023).

Pada saat diamankan petugas unit Resmob yang dipimpin oleh Bripka Robinson, dari tangan pelaku ditemukan barang bukti 10 unit handphone hasil kejahatan.

“Barang bukti lain sempat dikirim melalui ekspedisi Tiki, kemudian oleh petugas meminta agar pengiriman dibatalkan lantaran barang hasil kejahatan. Setelah dikembalikan, ada 12 unit handphone dalam paket yang sebelumnya sudah tiba di Banjarmasin dan akan dikirim ke Jawa Timur,” terangya kemudian.

Ia melanjutakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan para korban pencopetan yang merupakan pengunjung Batfest Tahun 2022 di Kecamatan Simpang Empat.

“Salah satu korban ada yang sempat memvideo pelaku wanita saat beraksi. Jadi, dari video tersebut awal kita melakukan penyelidikan hingga penangkapan,” jelas dia.

Diduga, kedua pelaku merupakan komplotan dari jaringan pencuri atau copet antar pulau yang kerap beraksi di gelaran acara besar.

“Kedua pelaku datang dari Jawa Timur, dan baru 2 hari ada di Tanah Bumbu, untuk beraksi sebelum akhirnya tertangkap,” lanjutnya lagi.

Kedua pelaku teramcam dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

“Ancaman hukuman 7 tahun penjara,” katanya.

“untuk para korban yang merasa kehilangan atau kecopetan pada saat berada di area Batfest Tahun 2022, segera membuat laporan ke Polres Tanah Bumbu dengan membawa bukti kepemilikan handphone seperti kotak handphone untuk memastikan,” pungkasnya dia. (narasinusantara.com/Aaron)