Kategori
Ekonomi Indonesia Kalimantan Selatan Keagamaan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perayaan Tahunan Tanah Bumbu

Harlah Ke-20 Tahun Tanah Bumbu, Bertajuk Doa dan Ikhtiar

NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) memiliki kharismatik dan daya tarik tersendiri.

Diketahui, tepat pada 8 April 2023, Kab Tanbu telah genap berusia 20 tahun. Diusia yang terbilang remaja ini, telah banyak rantai pembangunan yang dilakukan untuk menjadikan, kabupaten yang berada di ujung tenggara Pulau Kalimantan ini terdepan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Dipimpin Bupati Abah HM Zairullah Azhar dan Wakil Bupati H MUh Rusli, Kabupaten dengan moto “Bersujud menuju Serambi Madinah” ini semakin maju dan berkembang.

Hal tersebut dibuktikan dengan serangkaian program dan capaian kinerja pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah daerah setempat.

Salah satu program unggulan Bupati Abah HM Zairullah Azhar yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program 1 Desa 1 Masjid (1D1M), yang merupakan implementasi dari Visi Misi Kepala Daerah dalam upaya mewujudkan Kab Tanbu “Bersujud Menuju Serambi Madinah”.

Secara teknis program ini menitikberatkan pada pengembangan SDM, melalui pengembangan generasi qur’ani, bagi anak-anak muslim yang diberikan ilmu dan pendidikan keagamaan di lingkungan masjid setempat.

Melalui program ini, Abah Haji Zairullah Azhar berupaya sedini mungkin menyiapkan generasi Tanah Bumbu agar dapat tumbuh cerdas, berilmu, beriman, dan bertaqwa, serta kompetitif.

Tujuan diharapkan, jika nanti anak-anaknya mampu menjadi pemimpin masa depan yang unggul.

Disamping itu, proyeksi program 1D1M, bukan hanya sebagai wadah dalam upaya mendidik anak, akan tetapi ini merupakan langkah strategis, guna menghidupkan suasana semarak pada masjid-masjid yang ada di desa.

Program ini juga, sebagai bentuk rutinitas yang pada gilirannya nanti masyarakat sendiri menyadari, bahwa program ini merupakan kebutuhan dalam hidup mereka, dalam mencapai masyarakat religius (beriman dan bertaqwa) kepada Tuhan Yang Maha Esa. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Hukum Dan Ham Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Regional Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu dan Kejari Gelar Penyuluhan Hukum Aparatur dan Pemerintah Desa

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumhu (Pemkab Tanbu), bersama Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu (Kejari Tanbu), menggelar kegiatan penyuluhan hukum dan administrasi pemerintahan desa, Senin (13/2/2023).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, di gedung Mahligai Bersujud Kapet Kecamatan Simpang Empat.

Kegiatan dalam rangka memberikan penyuluhan wawasan hukum dan administrasi pemerintahan desa dan melibatkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Inspektorat Daerah, Badan Pertanahan Nasional, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, dan 4 narasumber lainnya dari Kejari Tanbu.

Sejumlah 708 peserta terdiri dari para kepala desa dan pejabat desa, perangkat desa, Kepala urusan keuangan dan kepala seksi pemerintahan desa, turut menghadiri undangan ini.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 Wita hingga 17.00 Wita. Sesuai dengan koridor hukum sehingga penambahan wawasan diperlukan agar seluruh unsur pemerintahan desa dan daerah paham akan peraturan hukum/peraturan perundang undangan.

Kepala DPM D Tanah Bumbu, Samsir menyampaikan, tujuan dilangsungkannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman aparatur penyelenggara pemerintahan daerah dan desa, dalam memahami hukum perdata dan tata usaha negara pada pemerintah desa.

Melingkupi pemahaman hukum, potensi tindak pidana korupsi pada pengelolaan keuangan desa, pengelolaan hukum bidang pertanahan, meningkatkan pemahaman terhadap pengelolaan dana desa dan pemetaan wilayah, serta pembangunan daerah.

Bupati Tanbu Zairullah, mengatakan semua perangkat dan pejabat desa mengikuti penambahan wawasan, juga berupaya memahami terkait berbagai hal yang disinyalir dapat menimbulkan bahaya dalam aturan hukum, sehingga tata pengelolaan pemerintah daerah dan desa dapat berjalan dengan baik.

“Dengan ini semoga, apa yang menjadi harapan masyarakat dapat kita lanjutkan, karena jika pelaksanaan pemerintahan desa dan kabupaten berjalan sesuai dengan ketentuan dan aturan, apalagi perangkat desa dilatih tentang administrasi desa maka itu sangat luar biasa,” katanya.

Bupati mengapresiasi langkah Kejari Tanbu dalam melaksanakan penyuluhan/sosialisasi hukum, dimana ini merupakan pertama kali digelar di Indonesia.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu, I Wayan Wiradarma menegaskan terkait pembinaan hukum. Bagi siapapun aparatur dan perangkat desa akan mendapat sanksi sangat tegas, jika tidak bisa dibina.

Demi menghindari terjadinya tindak pidana korupsi, maka Kejari Tanah Bumbu, memberikan bekal ilmu terkait penyuluhan hukum tersebut.

Penyuluhan hukum bagi aparatur dan perangkat desa, dalam penggunaan Anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDesa), untuk pembangunan dan roda pemerintahan desa.

“Mereka diberikan, wawasan dan pengetahuan tentang regulasi dan lainnya, agar tidak menimbulkan tindak pidana korupsi, namun apabila masih ada oknum yang membandel dan tidak mau diberikan pembinaan, kejaksaan pasti akan menindak tegas,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Regional Sejarah Sosial Tanah Bumbu

Bupati Tanbu Zairullah Azhar, Hadiri Ramah Tamah Bersama Keluarga Ahli Waris Pahlawan 7 Februari.

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, menghadiri ramah tamah bersama keluarga ahli waris pahlawan 7 Februari, bertempat di Aulia Koramil Kecamatan Kusan Hilir, Selasa (07/02/2023).

Suasana tampak hangat, acara ramah tamah menyuguhkan tarian budaya, menyambut kedatangan rombongan Bupati disertai jamuan makanan dan hiburan.

Turut hadir dalam ramah tamah, Ketua Tim PKK Kabupaten Tanah Bumbu Hj Wahyu Windarti, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Hj Hasnah Mashude, maupun para pengurus Kemala Bhayangkara dan Persit Candra Kirana.

Bupati didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) H Ambo Sakka, Forkompinda, beserta jajaran Pemkab Tanah Bumbu mengikuti ramah tamah tersebut.

Kegiatan ramah tamah ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan 7 Februari, yang dimulai apel gabungan, setelah itu dilakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Mattone untuk mendoakan dan mengenang jasa para pahlawan yang gugur pada 7 Februari silam. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Gaya Hidup Hukum Dan Ham Informasi Kalimantan Selatan Keagamaan Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Regional Sosial Tanah Bumbu

Kodim 1022/Tanah Bumbu Hadiri Launching Kampung Zakat Desa Sukamaju

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Menteri Agama Republik Indonesia, H. Yaqut Cholil Qoumas, meresmikan Desa Sukamaju sebagai Kampung Zakat, dimana kegiatan ini terwujud berkat gagasan dari Kemenag yang mendapat dukungan sepenuhnya dari kementrian agama Tanah Bumbu dan Lazis Assalam Fil Alamin.

Mayor Inf Priya Firmansyah, Kepala Staf Kodim 1022/Tanah Bumbu, terlihat menghadiri Launching Kampung Zakat Desa Sukamaju.

Zakat sebagai salah satu dari rukun Islam merupakan metode yang tepat diterapkan di Indonesia, negara yang mayoritas beragama Islam, dengan adanya zakat maka dapat membantu kesulitan masyarakat yang termasuk dalam golongan yang berhak menerima zakat, kegiatan zakat merupakan salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

Kegiatan Launching Kampung Zakat sangat singkron dengan Tanah Bumbu yang sedang dalam tahap menjadi “Serambi Madinah”, dengan semakin baik dan semakin meningkatnya warga yang menunaikan zakat, semakin banyak pula yang terbantu.

Mayor Inf Priya bersama dengan unsur Forkompinda Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti rangkaian kegiatan launching Kampung Zakat, yang diawali dengan sambutan-sambutan dan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi kolam ikan, sekaligus pemotongan pita dan penaburan bibit ikan, yang hasilnya akan dipergunakan untuk kepentingan warga yang berhak menerima bantuan.

Dandim 1022/Tnb, Letkol Inf Aldin Hadi,S.H.,M.Tr ( Han) yang diwakili oleh Kasdim menyampaikan telah digelar kegiatan launching kampung zakat di Kecamatan Batulicin.

“Launching Kampung Zakat di Desa Sukamaju Kecamatan Batulicin oleh Menteri Agama Republik Indonesia, merupakan awal dari kegiatan pengelolaan zakat secara benar di wilayah Tanah Bumbu khususnya, dan diwilayah Kalimantan Selatan pada umumnya,” ungkapnya.

“Sebagai Kabupaten yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan sedang menuju menjadi Serambi Madinah, kegiatan launching kampung zakat merupakan kegiatan yang sangat tepat, dengan pengelolaan zakat yang baik dan benar diharapkan dapat membantu golongan yang berhak serta sebagai upaya untuk mengentaskan kemiskinan” ujar Kasdim.

“Kegiatan kampung zakat perlu mendapatkan dukungan serta perhatian dari berbagai pihak agar dapat menyebar diseluruh wilayah Indonesia, sebagai aparat TNI kita akan berperan sesuai dengan fungsi dan kewenangan dengan harapan menjadikan Indonesia yang lebih baik melalui zakat” pungkas Mayor Priya.

Pada kegiatan tersebut, menteri agama menyerahkan zakat dari Lazis Assalam Fil Alamin kepada 180 anak stunting sebesar Rp. 486.000.000,- yang diterima secara simbolis oleh Kasdim 1022/Tnb selaku Bapak Asuh Anak Stunting di wilayah Tanah Bumbu.
(narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Gaya Hidup Hukum Dan Ham Informasi Kalimantan Selatan Keagamaan Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Regional Sosial Tanah Bumbu

Launching Kampung Zakat Desa Sukamaju Kabupaten Tanah Bumbu dan Penyaluran Zakat Lazis Assalam Fil Alamin

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Yaqut Kholil Qaumas melaunching Kampung Zakat di Desa Suka Maju, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (17/01/2023).

Launching Kampung Zakat, juga dilakukan penyaluran zakat Lazis Assalam Fil Alamin berupa penyaluran zakat beasiswa pendidikan sarjana (S-1) Bidan Desa.

Tak hanya itu, penyaluran zakat beasiswa pendidikan keluar negeri Hadramaut Yaman, penyaluran zakat bedah rumah, penyaluran zakat anak asuh stunting Kabupaten Tanah Bumbu, Kotabaru, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, penyaluran Kampung Zakat Desa Suka Maju Kabupaten Tanah Bumbu, penyaluran Kampung Zakat Desa Gunung Ulin Kabupaten Kotabaru, penyaluran zakat Kampung Zakat Desa Telaga Bidadari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan lainnya.

Launching Kampung Zakat dihadiri oleh, Wakil Bupati Tanah Bumbu H Muh. Rusli, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Kamaruddin Amin, Ketua Baznas Pusat KH Noor Ahmad, Ketua Yayasan Assalam Filalamin Komjen Pol (P) Syafruddin Kambo, Ketua Lazisnu PBNU Habib Ali Hasan, Ketua Lazis Assalam Fil Alamin Kalimantan Selatan H Sudian Noor, dan tamu undangan lainnya.

Pemerintah melalui Kementerian Agama berupaya, mendorong agar kampung-kampung zakat seperti di Tanah Bumbu ini bisa juga berkembang didaerah lainnya.

Program kampung zakat sendiri merupakan kerjasama Kemenag, Lazis Assalam, dan Baznas dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.

Menteri Agama RI Yaqut Kholil Qaumas berharap program kampung zakat mampu memberikan inspirasi bagi semua pihak untuk menunaikan kewajiban dalam berzakat.

Menurutnya Kampung zakat bisa menjadi sebuah inisiatif sebagai upaya ikhtiar untuk pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh masyarakat sendiri.

“Ikhtiar yang dilakukan masyarakat untuk mendirikan kampung zakat seperti ini merupakan bagian dari upaya untuk mempercepat proses pengentasan kemiskinan di Indonesia,” sebutnya.

Wakil Bupati Tanah Bumbu H Muh. Rusli dalam sambutanya menyampaikan atasnama pribadi, masyarakat, dan pemerintah daerah mengucapkan selamat datang di Bumi Bersujud Kabupaten Tanah Bumbu kepada Menteri Agama RI bersama rombongan.

“Semoga kunjungan ini memberikan kesan positif sehingga dapat berlanjut pada masa-masa yang akan datang,” kata Wabup.

Terkait launching kampung zakat yang akan dilakukan oleh Menteri Agama di Desa Suka Maju, Wabup mengatakan sangat mendukung program tersebut guna mengembangkan kesejahteraan masyarakat yang meliputi berbagai aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, keagamaan, melalui pemberdayaan zakat.

“Saya imbau masyarakat untuk melakukan pembayaran zakat ditempat pengumpulan zakat yang resmi, karena dengan membayar zakat ditempat yang resmi maka penyaluran zakat akan berjalan lancar dan tepat sasaran,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Gaya Hidup Informasi Kalimantan Selatan

Tinjau Lomba Memancing, Waket DPRD Tanbu Ingatkan Bahaya Ilegal Fishing

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Illegal fishing dinilai masyarakat masih marak terjadi. Kerugian dari Illegal fishing diantaranya, dampak perusakan ekosistem dan dampak ekonomi secara langsung bahkan berupa kehilangan pendapatan negara jika secara skala besar (internasional).

Penangkapan ikan secara ilegal atau illegal fishing adalah kegiatan perikanan yang tidak sah atau dilakukan bertentangan dengan peraturan perundang-undangan (UU).

Upaya untuk menangani kejahatan ini pemerintah telah melakukan, di antaranya yaitu, berlakunya UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dan UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 2004.

Undang-undang ini menjadi landasan yang kuat dalam penegakan hukum untuk menangani illegal fishing.

Wakil Ketua DPRD Pemkab Tanah Bumbu (Tanbu), Sayyid Ismail Kholil Al Aydrus mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam ilegal fishing.

“Sudah ada perda yang mengatur soal praktek ilegal fishing,” ucap dia di area lomba memancing di Desa Lasung Kecamatan Kusan Hulu Kab Tanbu, Minggu (15/1/2023).

Dijelaskannya, ilegal fishing banyak jenisnya. Salah satunya, menangkap ikan dengan cara disetrum dengan listrik.

“Ini ada sanksi dan hukumannya, karena membahayakan,” jelas Legislator asal Dapil Tanbu 1 ini.

Disebutkannya, menangkap ikan dengan cara ilegal atau dilarang oleh pemerintah, selain bisa merusak ekosistem juga berbahaya untuk manusia.

“Sudah banyak kasus dampak dari ilegal fishing, jadi jangan sampai terjadi lagi,” sebut politisi Fraksi Gerindra Tanbu ini.

Sebab itu lanjut Sayyid Ismail, sangat mengapresiasi langkah dari Desa Lasung Kecamatan Kusan Hulu menggelar lomba memancing.

“Ini sangat bagus, jadi warga yang memiliki hobi memancing bisa menyalurkan hobi menangkap ikan dengan cara yang legal atau dibenarkan,” apresiatnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Gaya Hidup Kalimantan Selatan Olah Raga Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perikanan Regional Sosial Tanah Bumbu Wisata

Pemdes Lasung Kolam Pemancingan, Bakal Jadi Potensi Wisata, Sayyid Ismail Sebut Akses Jalan Perlu Dibangun Infrastruktur

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Desa (Pemdes) Lasung Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu, tempat pemancingan akan menjadi potensi obyek wisata daerah, Minggu (15/1/2023).

Lomba memancing dilangsungkan perdana dalam rangka amal untuk pembangunan mesjid setempat.

Lomba memancing bertujuan untuk mengenalkan obyek wisata kolam pemancingan yang dimiliki Desa Lasung.

Wakil Ketua DPRD Pemkab Tanah Bumbu, Sayyid Ismail Kholil Alyderus mengaku mengapresiasi gelaran lomba memancing yang digagas oleh Pemdes Lasung ini.

“Ini menjadi potensi desa dalam sektor obyek wisata. Serta, kalau dikelola dengan serius akan menjadi sumber pemasukan desa kedepannya,” ucap Legislator asal Fraksi Gerindra Tanah Bumbu ini.

Namun, meski kolam pemancingan Desa Lasung memiliki potensi sebagai obyek wisata, akan tetapi masih banyak kekurangan terutama infrastruktur penunjang.

“Akses jalan masih kurang. Perlu dibangun infrastruktur agar mudah dan nyaman didatangi pengunjung,” katanya lagi.

Disarankannya, Pemdes Lasung untuk mengusulkan pembangunan akses jalan menuju obyek wisata kolam pemancingan ke Pemkab Tanbu.

“Biar menjadi perhatian pemerintah dan DPRD untuk dibahas bersama nantinya,” sarannya.

Terpantau kondisi terkini, akses jalan menuju obyek wisata kolam pemancingan Desa Lasung masih sulit dilintasi.

Konstruksi jalan masih terbuat dari tanah yang mudah lembek saat diguyur hujan.

Lebih lagi, jarak menuju kolam pemancingan dari jalan desa sejauh lebih dari 1 kilometer.

Menimpali hal ini, Camat Kusan Hulu, Herlambang mengakui akses jalan menjadi kekurangan obyek wisata kolam pemancingan Desa Lasung.

“Ini perlu menjadi perhatian bersama agar obyek wisata kolam pemancingan desa lasung bisa berkembang dan maju,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Gaya Hidup Informasi Kalimantan Selatan Olah Raga Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perikanan Regional Sosial Tanah Bumbu Wisata

Desa Lasung Kabupaten Tanbu, Perdana Gelar Lomba Memancing, 850 Lebih Tiket Ludes Terjual

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Desa (Pemdes) Lasung Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu, perdana menggelar kegiatan lomba memancing, Minggu (15/1/2023).

Perdana dengan menggerakkan inisiatif lomba memancing, dalam rangka amal untuk pembangunan mesjid setempat.

Pemerintah Desa Lasung melalui Kepala Desanya menyampaikan, tujuan lomba memancing sekaligus untuk mengenalkan obyek wisata kolam pemancingan yang dimiliki Desa Lasung.

Dari 1100 tiket yang dicetak oleh panitia, lebih dari 850 lembar ludes terjual.

“Ada lebih dari 850 peserta lomba untuk hari ini yang datang dari berbagai desa dan kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Salapuddin selaku Kepala Desa Lasung.

Salapuddin melanjutkan, dalam lomba memancing ini, peserta bebas menangkap jenis ikan apa saja, namun tetap penilaian lomba adalah ikan terberat sebagai juara.

“Di kolam dengan panjang 650 meter dan lebar 30 meter ini banyak jenis ikan. Bawal, toman, haruan dan lain-lain,” terangnya.

Disebutkannya, dalam lomba memancing pertama ini, panitia mematok tiket masuk sekaligus biaya pendaftaran sebesar Rp 150 ribu rupiah.

“Hadiahnya ada uang tunai dan beberapa barang elektronik,” ujarnya.

“Lomba ini juga untuk amal, hasil dari lomba ini disumbangkan untuk pembangunan mesjid,” ucap Salapuddin.

Dipastikannya, kegiatan lomba memancing ini akan menjadi rutinitas digelar dan masuk dalam agenda tahunan.

“Kami rencanakan seperti itu,” kata dia.

Di area lomba memancing, juga dipadati oleh ratusan warga dari bebagai desa dan kecamatan yang tersebar di Kab Tanbu.

Dalam lomba memancing ini, panitia acara juga menyiapkan berbagai hadiah berupa barang-barang elektronik dengan target ikan bawal, toman dan lain-lain serta penilaian lomba mendapatkan ikan terberat sebagai juara. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Gaya Hidup Informasi Kalimantan Selatan Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Perikanan Regional Sosial Tanah Bumbu Wisata

Pemdes Lasung Perdana Gelar Lomba Memancing, Bakal Jadi Potensi Wisata Desa Lasung, Sayyid Ismail Sebut Akses Jalan Perlu Dibangun Infrastruktur

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Desa (Pemdes) Lasung Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu, menggelar kegiatan lomba memancing, Minggu (15/1/2023).

Lomba memancing dilangsungkan dalam rangka amal untuk pembangunan mesjid setempat.

Lomba memancing pendana digelar, memiliki tujuan untuk mengenalkan obyek wisata kolam pemancingan yang dimiliki Desa Lasung.

“Ada lebih dari 850 peserta lomba untuk hari ini yang datang dari berbagai desa dan kecamatan di Kabupaten Tanahbumbu,” kata Salapuddin selaku Kepala Desa Lasung.

Salapuddin melanjutkan, dalam lomba memancing ini, peserta bebas menangkap jenis ikan apa saja, namun tetap penilaian lomba adalah ikan terberat sebagai juara.

“Di kolam dengan panjang 650 meter dan lebar 30 meter ini banyak jenis ikan. Bawal, toman, haruan dan lain-lain,” terangnya.

Disebutkannya, dalam lomba memancing pertama ini, panitia mematok tiket masuk sekaligus biaya pendaftaran sebesar Rp 150 ribu rupiah.

“Hadiahnya ada uang tunai dan beberapa barang elektronik,” ujarnya.

Sementara ini, Wakil Ketua DPRD Pemkab Tanah Bumbu, Sayyid Ismail Kholil Alyderus mengaku mengapresiasi gelaran lomba memancing yang digagas oleh Pemdes Lasung ini.

“Ini menjadi potensi desa dalam sektor obyek wisata. Serta, kalau dikelola dengan serius akan menjadi sumber pemasukan desa kedepannya,” ucap Legislator asal Fraksi Gerindra Tanah Bumbu ini.

Namun, meski kolam pemancingan Desa Lasung memiliki potensi sebagai obyek wisata, akan tetapi masih banyak kekurangan terutama infrastruktur penunjang.

“Akses jalan masih kurang. Perlu dibangun infrastruktur agar mudah dan nyaman didatangi pengunjung,” katanya lagi.

Disarankannya, Pemdes Lasung untuk mengusulkan pembangunan akses jalan menuju obyek wisata kolam pemancingan ke Pemkab Tanbu.

“Biar menjadi perhatian pemerintah dan DPRD untuk dibahas bersama nantinya,” saran dia.

Terpantau kondisi terkini, akses jalan menuju obyek wisata kolam pemancingan Desa Lasung masih sulit dilintasi.

Konstruksi jalan masih terbuat dari tanah yang mudah lembek saat diguyur hujan.

Lebih lagi, jarak menuju kolam pemancingan dari jalan desa sejauh lebih dari 1 kilometer.

Menimpali, Camat Kusan Hulu, Herlambang mengakui akses jalan menjadi kekurangan obyek wisata kolam pemancingan Desa Lasung.

“Ini perlu menjadi perhatian bersama agar obyek wisata kolam pemancingan desa lasung bisa berkembang dan maju,” pungkasnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Keagamaan Pendidikan Sosial Tanah Bumbu

Bupati Tanbu Sampaikan Kisah Menarik Sosok Ibu Zaman Nabi, Dalam Sambutan Rapat Paripurna

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Bupati Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) HM.Zairullah Azhar, hadiri Pemandangan Umum Fraksi terhadap 3 buah Raperda di ruang paripurna DPRD Tanbu , Kamis (22/12/2022).

Masih lekat dengan Peringatan Hari Ibu (HPI) Se-Indonesia, Bupati Tanbu sampaikan cerita menarik tentang sosok ibu dari istri salah satu nabi besar yaitu Muhammad Saw dalam sambutan Rapat Paripurna DPRD Kab Tanbu.

“Bicara soal seorang ibu, Siti Khadijah adalah seorang wanita yang begitu dikagumi Rasulullah SAW. Begitu mulianya hati Sang Khadijah (Ibu Nabi Muhammad), kisah bersejarah mengatakan kain kapannya pun dibawakan oleh malaikat Jibril,” kata Zairullah.

Siti Khadijah merupakan salah seorang sosok penting dalam hidup Nabi Muhammad SAW dan peradaban Islam secara luas. Kematiannya menjadi sejarah menyedihkan, tidak hanya untuk Rasulullah, tapi keluarga, sahabat, dan umat Islam.

“Khadijah juga diketahui sangat berjasa dalam dakwah Nabi Muhammad SAW dan penyebaran agama Islam. Berita meninggalnya beliau menjadi kabar duka yang menyedihkan,” lanjutnya.

Menjelang ajalnya, Siti Khadijah berkata kepada Rasululllah SAW, “Aku memohon maaf kepadamu, Ya Rasulullah, kalau aku sebagai istrimu belum berbakti kepadamu.” Rasulullah menjawab, “Jauh dari itu ya Khadijah. Engkau telah mendukung Da’wah Islam sepenuhnya”, ucap Nabi Muhammad.

Lalu Khadijah memanggil Fatimah Azzahra, putrinya, “Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba, yang ku takutkan adalah siksa kubur. Tolong mintakan kepada ayahmu, aku malu dan takut memintanya sendiri, agar beliau memberikan sorbannya yang biasa untuk menerima wahyu agar dijadikan kain kafanku” dalam kisah riwayat Nabi Muhammad.

Mendengar itu, Rasulullah SAW berkata, “Wahai Khadijah, Allah menitipkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di Surga.”

Saat itu Malaikat Jibril turun dari langit membawa lima kain kafan. Rasulullah bertanya, “Untuk siapa sajakah kain kafan itu, ya Jibril?”.

“Kafan ini untuk Khadijah, Engkau Ya Rasulullah, Fatimah, Ali dan Hasan.”, jawab Jibril.

Rasulullah berkata di dekat jasad Khadijah, “Khadijah istriku sayang, demi Allah, aku takkan pernah mendapatkan istri sepertimu. Pengabdianmu kepada Islam dan diriku sungguh luar biasa. Allah Maha Mengetahui semua amalanmu. Semua hartamu kamu hibahkan untuk Islam.

Begitulah Bupati Zairullah menceritakan perjalanan kisah ibunda Sang Muhammad Saw, dalam peringatan HPI Tahun 2022 ini, Bupati juga turut mendukung, bahwa perempuan-perempuan di Tanah Bumbu mampu berperan terlibat dalam mencerdaskan bangsa. (narasinusantara.com/Aaron)