Kategori
Uncategorized

Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Langsungkan Apel Gabungan Senin, Pesan Utamakan Bakti Muliakan Orang Tua

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu, memimpin jalannya kegiatan apel gabungan. Bertempat di halaman Kantor Bupati Tanbu, Jln Dharma Praja No.1 Kelurahan Batulicin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar bertindak selaku pembina upacara apel gabungan, Senin (9/1/2023).

Berlangsungnya apel gabungan dengan tertib tersebut, Bupati Zairullah berpesan kepada seluruh peserta apel untuk memuliakan orang tua dan tidak lupa berbakti.

“Jangan pernah melupakan untuk mencintai dan menghormati orang tua, meskipun dimana pun selagi orang tua masih hidup. Kita punya kesempatan menjadi orang sukses, karena kalau ada orang tuanya masih hidup maka kita adalah orang yang beruntung,” ucap Bupati.

Tak hanya itu, Bupati menjelaskan terkait bagaimana membuat orang tua bahagia, misalnya diawal bulan pegawai menerima gaji, walaupun hanya berupa memberikan kepada orang tua, sekilo gula hal itu pasti membuat orang tua merasa senang.

“Atau kalau bisa ambil lah kesempatan untuk sujud sama beliau. Apalagi orang tuanya sudah meninggal, sempatkan untuk ziarah ke makam orang tuanya,” tutur Bupati.

Dalam kesempatan ini, disampaikan juga kepada Sekda Kab Tanbu H Ambo Sakka, agar mememberikan ijin kepada para pegawai yang bertujuan menemui orang tuanya dengan alasan jauh dengan tujuan sujud atau berziarah.

Menurutnya, ini adalah satu langkah yang insya Allah akan mampu mengakhiri masalah, baik penderitaan dan kesialan, terlebih disana akan ada peluang yang luar biasa, bisa guna mendapatkan keberkahan bahkan mendapatkan rezeki yang luar biasa.

“Sudah banyak contoh yang kita perhatikan dan berdasarkan pengalaman, ternyata orang sukses itu lebih didasari patuh terhadap orang tuanya,” pungkas Zairulllah.

Bupati punya misi, diantaranya, disamping membangun kesejahteraan masyarakat, tentunya ada sebuah konsep membangun masyarakat yang mulia dan sejahtera.

“Karena itu, orang yang dimuliakan pasti sejahtera. Mari kita contohkan kepada keluarga dan tetangga kita, bahwa sesungguhnya strategi guna memberikan jalan keluar terhadap sebuah kesulitan hidup adalah dengan berbakti kepada kedua orang tua,” tutupnya.

Sementara itu, usai melangsungkan apel gabungan, Bupati Zairullah menyerahkan penghargaan kepada 23 desa di Tanah Bumbu yang berstatus “Desa Mandiri” berdasarkan indeks desa membangun tahun 2022. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Nasional Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Dan Desa Pertanian Peternakan Regional Sosial Tanah Bumbu

Harga Daging Sapi Mahal, Pendagang Sasar Stok Sapi Peternak Gunung

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Harga daging sapi di pasaran masih tinggi, para pedagang tidak berani menurunkan harga jual daging ke konsumen.

Tak hanya harga cabai yang semakin pedas di kalangan masyarakat, saat ini pun harga daging tidak kunjung turun harga, sejak perayaan besar Natal di Desember 2022 dan seminggu setelah perayaan Tahun Baru 2023.

Kosumsi daging di masyarakat, khususnya Kabupaten Tanah Bumbu tergolong diminati/tinggi pembeli. Hal tersebut membuat para pedagang kelabakan harus memutar otak untuk mencari pasokan daging sapi.

Pasalnya pedagang mengeluhkan, belum adanya kiriman sapi yang datang dari luar pulau seperti dari pulau Sulawesi dan pulau Madura.

“Daging sapi masih kami jual tinggi dan belum ada turun harga sejak akhir tahun kemaren, di harga jual pasaran Rp. 160 ribu per kilogram, soalnya belum ada masuk kiriman sapi dari pulau Sulawesi maupun pulau Madura. Sapi yang kami beli dari seberang pulau adalah jenis Sapi Bali. Dari pihak pemerintah daerah belum mengijinkan kiriman sapi masuk, kemungkinan karena wabah yang sempat menjalar pada mulut dan kuku sapi,“ ujar salah satu padagang daging sapi di toko H Entang Kecamatan Simpang Empat. Senin (9/1/2023) siang.

Kondisi ini disampaikan oleh para pedagang daging, terkait harga daging yang mahal di pasaran, karena mereka harus berburu ke peternak sapi yang ada di gunung, menyusuri wilayah dan mencari pasokan sapi untuk di jual di pasaran. Deretan 3 toko penjual daging sapi di Kec. Simpang Empat, hanya mampu mendapatkan 1 ekor sapi untuk di jual ke pelanggan, biasanya mereka menghabiskan stok 2-3 ekor sapi dalam sehari.

“Para pembeli mau tidak mau, mereka tetap membeli dengan harga yang di patok oleh pedagang, karena kami mendapati harga sapi sudah tinggi dari peternak sapi di gunung, biasanya kami tidak pernah mencari ke gunung dan hanya menunggu kiriman datang, karena stok kosong jadi kami para pedagang berinisiatif mencari sapi di wilayah gunung, oleh karena kondisi yang tidak biasa ini, para peternak justru mengambil kesempatan dengan membandrol harga yang tinggi, mau tidak mau dari kami ikut aturan main jual daging dengan harga yang tinggi juga, sedangkan minat pembeli daging di pasaran cukup tinggi setiap harinya,” beber nya.

“Di toko kami hanya memotong sapi jenis jantan, sehari 1 ekor, di toko sebelah kami bahkan biasanya ludes 2-3 ekor sapi, namun dengan kondisi sekarang mereka hanya mampu mendapatkan 1 ekor sapi masing-masing penjual, bahkan yang biasanya tidak memotong sapi jenis betina karena kepepet pasokan daging sampai harus memotong sapi jenis betina, dari pada diperanakkan (perkembang biakkan), karena kondisi sulit mencari sapi. Sedangkan dari pemerintah daerah sempat ada turun himbauan terkait wabah sapi ini,” lanjutnya.

Pelaku usaha sapi maupun penjual daging pun menyampaikan harapan, agar kiranya Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), bisa mengatasi kondisi ini secepatnya, pasalnya hal ini dinilai menyulitkan bagi para pedagang maupun masyarakat sebagai konsumen daging sapi.

Tak hanya itu, tim media juga mensurvey harga daging ayam di pasar tradisional Kecamatan Simpang Empat, untuk harga daging ayam juga masih tinggi pada harga jual tergantung ukuran per ekornya, di bandrol harga Rp. 40 ribu hingga Rp. 55 ribu per ekor.

Menanggapi hal ini, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Tanbu mengatakan, meski stok bahan baku lain di harga standar dan sudah stabil kembali, namun seperti informasi stok daging sapi maupun ayam pihaknya menyerahkan ke dinas terkait.

“Untuk stok bahan sembako harga sudah stabil dan stok terbilang aman dalam pantauan kami, sedangkan untuk stok daging informasi lebih lanjut pihak Dinas Peternakan yang lebih mengetahui,” ungkap Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Tanbu, Deny Hariyanto melalui Kabid Perdagangan dan Metrologi, H Hery. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bencana Alam Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu Wisata

Konstruksi Jalan Pendestrian Pantai Sei Loban Indah Porak Poranda Akibat Terjangan Gelombang

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Konstruksi jalan pendestrian pantai Sungai Loban (Sei Loban) Indah, di Desa Sungai Loban Kecamatan Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu, porak-poranda terkena terjangan gelombang.

Dari pantauan dilapangan, konstruksi jalan pendestrian pantai Sei Loban Indah di Desa Sungai Loban, hanya menyisakan beberapa meter yang masih dalam kondisi bagus.

Sisanya, hanya terlihat sisa-sisa material beton dan batu gunung, yang berserakan merusak keindahan pantai.

Sebagian paving blok juga terlihat masih berserakan di pantai dan sebagian disusun tidak jauh, dari konstruksi jalan pendestrian yang porak-poranda.

Pantai indah ini, menemui nasib rusak akibat terjangan kuat gelombang, padahal pembangunan jalan pendestrian tersebut baru selesai dibangun pada bulan Oktober Tahun 2022 atau baru berusia dua bulan sebelum naas ambruk.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Tanahbumbu, Ary mengakui terkait rusak parahnya jalan pendestrian pantai Sei Loban Indah di Desa Sungai Loban.

“Akhir bulan Desember Tahun 2022 dihantam gelombang sehingga mengalami rusak parah,” bebernya di ruang kerjanya, Senin (9/1/2022).

“Masih masa pemeliharaan pihak kontraktor, tapi ini akibat bencana dan lagi diajukan untuk ditetapkan kerusakan akibat faktor bencana alam,” terang dia.

Pembangunan jalan pendestrian pantai Sei Loban Indah, dibiayai dengan pagu Rp 200 juta dari APBD Pemkab Tanah Bumbu Tahun Anggaran 2022.

“Konstruksi paving blok dengan pengunci pasangan batu gunung sepanjang 160 meter dan lebar 2 meter,” pungkanya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Gaya Hidup Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Regional Sosial Tanah Bumbu

Peduli Literasi, Komunitas Bestari Gelar Aksi Sosial Masyarakat, Buka Lapak Baca Buku Gratis, Dispersip Siap Dukung Fasilitas

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Literasi Bestari Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu), menggelar aksi sosial masyarakat, buka lapak baca buku gratis hingga pemeriksaan kesehatan.

Kegiatan Bestari tersebut, berlangsung pukul 16.00 Wita hingga 21.00 Wita, bertempat di Education Park, Jl.Raya Batulicin RT. 002 Kel, Kp. Baru, Kec. Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (7/1/2023) sore.

Minilik soal literasi, dalam daftar skala nasional disebutkan, Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah. Hal ini disampaikan langsung Staf ahli Menteri dalam negeri (Mendagri), Suhajar Diantoro pada Rapat kordinasi nasional bidang perpustakaan tahun 2021. Lebih lanjut, Kepala Perpusnas M Syarif Bando mengatakan persoalan Indonesia adalah rendahnya tingkat literasi.

Total jumlah bahan bacaan dengan total jumlah penduduk Indonesia memiliki rasio nasional 0,09. Artinya satu buku ditunggu oleh 90 orang setiap tahun, sehingga Indonesia memiliki tingkat terendah dalam indeks kegemaran membaca hingga tahun 2023.

Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang di rilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019.

Kepala Dinas Dispersip Kab Tanbu, Yulia Rahmadhani diwakili Sekretaris Dispersip Tanbu, Muhammad Saleh menyampaikan, perpustakaan selalu siap hadir sebagai wadah pusat pengetahuan dan Informasi masyarakat.

Dispersip Kab Tanbu siap menjamin terkait fasilitas dan dukungan pembinaan, dalam penyebaran pengetahuan dan Informasi melalui lembaga maupun komunitas literasi yang ada di daerah khususnya Tanah Bumbu.

“Hadirnya Dispersip Kab Tanbu, diharapkan dapat membantu memperluas peyebaran informasi dan ilmu pengetahuan pada masyarakat, sehingga dapat mewujudkan daerah dengan generasi yang unggul, cerdas dan kreatif,” kata Sekdin Persip Tanah Bumbu, Saleh, Minggu (8/1) siang.

Oleh karena itu, Bestari dengan anggota sekitaran 13 orang, sepakat turun ke lapangan untuk melihat langsung (survey), respon membaca masyarakat, khususnya yang menjadi target adalah warga sekitaran Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Batulicin Kab. Tanbu.

Menggiatkan budaya membaca sejak dini harus ditanamkan, kepada generasi muda sebagai cikal bakal bagi penerus bangsa Indonesia.

Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan literasi, dengan gerakan membuka lapak baca buku gratis di masyarakat ini, sebagai tanggapan dari isu global terkait mirisnya kepedulian membaca dan menurunnya minat baca masyarakat Indonesia.

“Untuk evaluasi kegiatan, tentu banyak hal yg harus dibenahi, tapi tentu dari gerakan pertama kita diawal tahun ini, hal kecil semacam membuka lapak baca buku gratis dan pemeriksaan kesehatan seperti tensi gratis, sudah cukup untuk menjadi pemicu agar kedepannya Komunitas Bestari Literasi, terus bisa konsisten melakukan gerakan-gerakan literasi yg lebih kolektif kedepannya,” beber Pattah selaku salah satu penggagas Bestari.

“Komunitas Bestari Literasi, tentu berharap dengan keberadaan gerakan-gerakan kecil serat memberi arti di masyarakat sekitar, tapi juga signifikan bisa membuka ruang yg lebih jauh, untuk literasi dan sejenisnya, serta lebih banyak mengambil peran sosial, ditengah kondisi percepatan teknologi,” bebernya, Minggu (8/1) pagi.

Ia melanjutkan, bahwa kedepannya Bestari sudah merancang visi untuk ikut andil di dunia digitalisasi yg jauh lebih kreatif, dengan melaksanakan kolaborasi dari berbagai pihak yg ada. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Kegemaran Membaca dan Literasi Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Pendidikan Regional Sosial Tanah Bumbu

Tingkat Literasi Daerah Tanah Bumbu Masih Minim, Terdata 5 Komunitas, Dispersip Kab Tanbu Tetap Optimis Membina

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Dispersip Kab Tanbu), tetap optimis lakukan pembinaan komunitas dan literasi daerah, Minggu (8/1/2023).

Menurut Elizabeth Sulzby “1986”, Literasi adalah kemampuan berbahasa yang dimiliki oleh seseorang dalam berkomunikasi “membaca, berbicara, menyimak dan menulis” dengan cara yang berbeda sesuai dengan tujuannya. Jika didefinisikan secara singkat, definisi literasi yaitu kemampuan menulis dan membaca.

Sebagai informasi, Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Hal ini disampaikan langsung Staf ahli Menteri dalam negeri (Mendagri), Suhajar Diantoro pada Rapat kordinasi nasional bidang perpustakaan tahun 2021. Lebih lanjut, Kepala Perpusnas M Syarif Bando mengatakan, persoalan Indonesia adalah rendahnya tingkat literasi.

Rendahnya tingkat literasi ini terbawa hingga pada tahun 2023, perkembangan literasi Indonesia hingga pelosok daerah masih sangat minim (kecil).

Kualitas melek aksara maupun kesadaran masyarakat dalam membangun literasi di daerah masing-masing masih terbilang kurang.

Literasi adalah soal penanaman budaya di dalam diri seseorang, dimana terdapat kemampuan membaca, menulis dan juga mengenali serta memahami ide-ide secara visual.

Di Bumi Bersujud Tanah Bumbu, literasi didukung dengan hadirnya Dispersip Kab. Tanbu.

Dalam kesempatannya, Kepala Dinas Dispersip Kab Tanbu, Yulia Rahmadhani diwakili Sekretaris Dispersip Tanbu, Muhammad Saleh mengatakan, perpustakaan merupakan pusat pengetahuan dan Informasi, sehingga perpustakaan menjadi salah satu sarana utama dalam penyebaran pengetahuan dan Informasi.

“Dengan hadirnya perpustakaan, diharapkan dapat memperluas peyebaran informasi dan ilmu pengetahuan. Serta meningkatnya Indeks Pembangunan Literasi di masyarakat Tanah Bumbu, sehingga dapat mewujudkan Tanah Bumbu cerdas,” paparnya.

“Dewasa ini perpustakaan telah bertransformasi, bukan lagi hanya sekedar tempat meminjam dan mengembalikan buku, kini perpustakaan telah menjadi pusat berkegiatan masyarakat, baik workshop, seminar dan pelatihan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Saleh kemudian, Minggu (8/1) siang.

Berdasarkan data yang ada, komunitas literasi yang masuk dalam pengawasaan Dispersip Kab Tanbu ada 5 komunitas yaitu Bagang Sastra, Majelis Haha Hihi, Kopiambar, Komunitas Bestari Literasi, Komunitas Literasi Tanah Bumbu IPM. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Hukum Dan Ham Informasi Kalimantan Selatan Kriminal Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Politik Regional Sosial Tanah Bumbu Transportasi

Pemkab Tanbu Akan Segera Bentuk Tim Satgas, Awasi Distribusi BBM Bersubsidi

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui Bagian Perekonomian, SDA, dan Administrasi Umum, akan membentuk Tim Satuan Tugas (Tim Satgas). Sabtu (7/1/2023).

Tujuan Tim Satgas dibentuk guna melakukan pengawasan pendistribusian BBM bersubsidi, yang nantinya akan melaksanakan pengawasan langsung ke SPBU yang ada di Bumi Bersujud.

Perlunya dilakukan giat pemantauan proses pendistribusian BBM bersubsidi ini, juga untuk menjamin agar tidak ada, terjadi pelanggaran di lapangan oleh para pelaku usaha.

“Satgas juga akan dapat melakukan tindakan tegas, apabila terdapat pelanggaran di lapangan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ucap Kepala Bagian Perekonomian, SDA dan Administrai Pembangunan Kab. Tanbu, Didi Ali Hamidi.

Rumusan bahwa, setiap bahan pokok penting termasuk barang bersubsidi, merupakan kewajiban dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah, untuk melakukan monitoring dan pengawasan dalam hal pendistribusian dan penyaluran sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

“Satuan tugas pengawasan pendistribusian BBM bersubsidi yang dibentuk oleh Bupati Tanah Bumbu, dimaksudkan agar tugas dan kewenangan masing-masing, baik itu dari pemerintah daerah sendiri melalui perangkat daerahnya, pihak aparat penegak hukum dalam hal ini polisi dan kejaksaan, serta TNI untuk dapat menjalankan tugas dan kewenangannya secara terpadu,” ujar Didi.

Dalam periode pertengahan tahun 2022, telah diketahui bersama bahwa Presiden Jokowi tampak ketat dalam pembahasan soal BBM. Begitu harga minyak mentah dunia melejit, Indonesia sebagai net importir minyak tentunya akan memiliki dampak signifikan.

Sehingga untuk menangani kekurangan minyak itulah yang ditanggung oleh pemerintah, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di masyarakat. Belum lagi, harga BBM seperti Pertalite yang masih jauh di bawah keekonomian dan disubsidi pula oleh pemerintah.

Presiden Jokowi bahkan mencatat, akibat melejitnya harga minyak mentah dunia dan subsidi BBM, anggaran subsidi pemerintah sendiri menurut data yang ada, sudah meningkat 3 kali lipat dari Rp 152,5 triliun menjadi Rp 502,4 triliun dan nilai itu akan meningkat terus.

Jokowi melihat bahwa lebih dari takaran 70% subsidi BBM, justru dinikmati oleh kelompok masyarakat yang mampu, yaitu pemilik mobil pribadi.

Kebijakan pun diambil oleh pemerintah pusat, saat harga BBM Pertalite dan Solar Subsidi naik, Presiden Jokowi menggelontorkan bantuan sosial berupa BLT BBM sebanyak Rp 600 ribu untuk 4 bulan. Berdasarkan hasil rapat terbatas di Istana Kepresidenan, total dana yang disepakati pemerintah untuk menambah dana bansos mencapai Rp 24,17 triliun, di mana sebagian alokasi sebesar Rp 12,4 triliun akan diberikan untuk BLT.

Dinilai suatu hal yang tepat jika menanggapi situasi naiknya BBM ini, membuat Pemkab Tanbu melakukan pergerakan upaya untuk menangani kondisi di daerah, salah satunya dengan membentuk Tim Satgas. Beberapa pekan yang lalu bahkan Polres Tanah Bumbu berhasil, menangkap pelaku usaha yang melakukan kecurangan/penipuan BBM dalam bentuk Solar di masyarakat.

“Utuk perangkat daerah terkait, masih akan kami rapatkan terlebih dulu, untuk mendapatkan arahan dan persetujuan dari Pak Bupati,” pungkas Kabag Perekonomian, SDA dan Administrai Pembangunan Kab. Tanbu. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Hukum Dan Ham Informasi Kalimantan Selatan Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Regional Sosial Tanah Bumbu Transportasi

Begini Perbedaan Harga BBM Pertalite Di Tanah Bumbu

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Sebagai rentetan berbagai gejolak peristiwa BBM pada tahun 2022, momentum yang tentunya masih lekat diingat di benak masyarakat Indonesia, mengenai kebijakan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), terkait kenaikan harga BBM, khususnya harga jenis BBM khusus penugasan (JBKP) yakni RON 90 atau Pertalite.

BBM (bahan bakar minyak) sudah relatif lama, menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat di seluruh dunia, terutama bagi yang memiliki kendaraan bermesin, Jumat (6/1/2023).

Gejolak situasi global se-dunia, akhirnya berdampak signifikan turut menjerat Indonesia, khususnya terkait melejitnya harga minyak mentah dunia.

Menurut data yang ditangkap media, sebelum pandemi tiba, harga minyak mentah dunia hanya di kisaran US$ 60-an per barel, harga tersebut kemudian melejit total hingga mencapai US$ 110-an per barel, pada pertengahan tahun 2022 ini, merupakan salah satu imbas dari memanasnya geopolitik.

Presiden Jokowi memutuskan untuk menaikkan harga BBM Pertalite tepat pada 3 September 2022. Harga BBM Pertalite yang tadinya hanya Rp7.650 per liter naik menjadi Rp10.000 per liter sampai pada hari ini.

Berkaca kembali, harga BBM di tiap daerah pun ternyata berbeda-beda, di Ibu Kota Kalimantan Selatan (Banjarmasin), harga Pertalite Rp10.000 per liter, wilayah bergeser sedikit ke Kabupaten Tanah Bumbu, harga eceran mencapai kisaran Rp12.000 per liter bahkan Rp13.000 per liternya. Perbedaan harga sempat menjadi kontroversial di kalangan masyarakat.

Sebut saja, Sulaiman selaku pelaku usahan eceran BBM Pertalite yang menjual dengan harga Rp13.000 per liter, ia menjelaskan perbedaan harga Pertalite dari tokonya dengan toko lain, karena ia pergi mengantri sendiri ke SPBU tertentu.

Sulaiman menyatakan bahwa, sempat kena biaya ‘cas’ tambahan saat membeli BBM Pertalite di SPBU tertentu, sehingga ia juga menaikkan harga ke pelanggan. Tak hanya itu, jalur dagang atau membali BBM Pertalite dari pelangsir pun, ia mengaku tidak sesuai porsi literan/kurang.

“Kalau saya beli sendiri Pertalite ke Pom/SPBU disana, kena ‘cas’, saya beli misal 60 liter dengan harga Rp. 600.000 jadi Rp.615.000, sedangkan beli di pelangsir BBM untuk di muat di botol per liternya ada kurang pasnya, hasilnya coba liat di toko lain dengan harga jual Rp12.000 per liter/botol terlihat isinya tidak penuh hingga ke garis tutup botol, karena pas dituangkan ke botol jualan ternyata kurang, misal harusnya dapat 15 botol jadi 14 botol saja,” bebernya.

Membahas terkait BBM, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui, Bagian Perekonomian, SDA, dan Administrasi Umum, akan berencana membentuk Tim Satuan Tugas.

Dalam Satgas juga turut melibatkan, Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Tanbu, sebagai salah satu anggota Tim Satgas.

“Kami baru saja selesai rapat dengan pihak DPRD Tanah Bumbu, rencananya dalam rapat tersebut telah dibahas pembentukan Tim Satgas dari Bidang Perekonomian Pemerintah Daerah, kami juga akan terlibat sebagai anggota Satgas nantinya,” ungkap Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Tanbu, Deny Hariyanto melalui Kabid Perdagangan dan Metrologi, H Hery.

Ia menerangkan lebih lanjut, bahwa aturan jual beli BBM telah tertuang jelas melalui perarutan undang-undang negara, Pemerintah Daerah bergerak sesuai acuan peraturan yang telah ditetapkan, pengawasan BBM juga telah dilakukan sesuai sasaran.

“Ada kewenangannya sesuai peraturan yang berlaku, sebagai kesejahteraan masyarakat selama ini dan peningkatan ekonomi, para pedagang atau pelaku usaha BBM masih diijinkan menjual sebagaimana mestinya,” tutupnya. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Tanah Bumbu

Kepala Dinas Kominfo SP Tanbu, Lakukan Evaluasi Kinerja Bersama Pegawai

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik Dan Persandian Kabupaten Tanah Bumbu (Diskominfo SP Kab Tanbu), Ardiansyah, melaksanakan evaluasi kinerja awal tahun 2023.

Kepala Diskominfo SP Kab. Tanbu tersebut, menyampaikan agar pegawai lingkup Diskominfo SP tetap bersemangat dalam menjalankan tugas serta tanggungjawab yang diembanya selama ini. Evaluasi kinerja dibutuhkan sebagai tolak ukur maupun parameter/acuan peningkatan kualitas kerja.

Disamping itu, Kepala Diskominfo SP tetap mengingatkan untuk menjalankan visi dan misi Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar yaitu melaksanakan implementasi Serambi Madinah.

“Oleh karena itu, tolong jalankan tugas dengan maksimal dan sebaik-baiknya, perbaiki apa yang masih menjadi kekurangan selama ini, serta agar lebih giat dan bersemangat dalam melaksanakan tugas yang diberikan sesuai bidang masing-masing,” ujarnya.

“Tak lupa sebagai penyambung lidah Abah Bupati Zairullah, saya ingatkan kembali untuk kita bersama menjalankan implementasi Serambi Madinah, sesuai instruksi dari Kepala Daerah kita,” pesan Ardiansyah saat momen berkumpul bersama usai sholat dhuha kepada jajaran kepala bidang dan staff, di Mushola Diskominfo SP, Rabu (4/1/2022).

Hal senada telah dilakukan, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo SP Kab.Tanbu, Gilang (panggilan akrab), setelah mendengarkan himbauan dari Kepala Diskominfo SP Ardiansyah, pada siang di hari yang sama menyampaikan untuk melangsungkan rapat Bidang IKP dalam evaluasi kinerja pegawai.

“Kita laksanakan rapat evaluasi kinerja Bidang IKP pada hari ini,” pungkas Gilang. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Pelayanan Masyarakat Pembangunan Sosial Tanah Bumbu

Cetak Kemandirian, Pemkab Tanbu Berangkatkan Remaja dan Wanita Ikuti Pelatihan Keterampilan

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui Dinas Sosial mengirim 8 warga remaja dan wanita untuk mengikuti pelatihan keterampilan di
Banjarbaru.

Pemkab Tanah Bumbu melalui Dinas Sosial telah mengirim sebanyak 8 orang peserta Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial (PRSTS) Barakat Cangkal Bacari dan Panti Perlindungan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria.

Peserta terpilih merupakan peserta berusia produktif yaitu wanita berusia 18-49 tahun, sedangkan anak dan remaja kisaran usia 14-17 tahun, dengan keadaan putus sekolah.

Peserta yang lolos seleksi merupakan hasil seleksi yang dipilih langsung oleh panti terkait. Dinas Sosial Tanah Bumbu tidak berwenang memutuskan peserta dan hanya memfasilitasi proses seleksi, peserta akan mengikuti pelatihan selama 6 bulan kedepan” ujarnya lagi.

Peserta pelatihan dikirim langsung Bupati Tanah Bumbu Abah HM Zairullah Azhar diwakili Kepala Dinas Sosial, Basuni di Halaman Kantor Dinas Sosial Tanah Bumbu di Gunung Tinggi, Batulicin, Rabu (4/1/2023).

“Pelatihan ini merupakan program rutin tahunan, yang dilaksanakan sebanyak 2 kali, dalam setahun yakni seleksi pada bulan Mei dan November, dan keberangkatan pada Juli dan Januari, diharapkan peserta dapat mengikuti dengan sungguh-sungguh,” kata Basuni.

Peserta dari Tanah Bumbu PPRSAR pada Angkatan ke-2 periode Juli-Desember 2022 sempat berhasil mendapatkan penghargaan, dengan meraih juara 3 jurusan otomotif atas nama Andre dan Zakia yang mencetak juara 2 jurusan komputer. (narasinusantara.com/Aaron)

Kategori
Bisnis Ekonomi Informasi Kalimantan Selatan Nasional Pelayanan Masyarakat Pembangunan Pemerintahan Dan Desa Regional Sosial Tanah Bumbu

Pemerintah Tanah Bumbu Lakukan Mou, Bersama PT ITP Terkait Pengelolaan Sampah Domestik Sebagai Bahan Bakar Alternatif

NARASINUSANTARA.COM, BATULICIN – Dalam rangka terus mendukung pemeliharaan dan pengelolaan sampah maupun lingkungan hidup di Kabupaten Tanah Bumbu, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepakatan dengan PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP).

Nota kesepakatan dilangsungkan terkait penyediaan bahan bakar alternatif dari hasil pengolahan sampah domestik.

Dalam hal ini, penandatanganan MoU dilakukan Pemkab Tanbu diwakili oleh, Sekretaris Daerah Tanbu, H Ambo Sakka di Kantor Pusat PT Indocement Tunggal Prakarsa di Citeureup, Bandung, Jawa Barat, Rabu (04/01/2023).

Sedangkan dari pihak PT Indocement Tunggal Prakarsa diwakili oleh GM. AFAM (Alternatif Fuel and Alternatif Material) selaku Kuasa Direksi.

“Tujuan kerjasama ini adalah untuk optimalisasi pengolahan sampah dan sebagai pemanfaatan energi alternatif bahan bakar, serta dalam rangka mendukung pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Sekda H Ambo Sakka, yang didampingi Kepala Dinas lingkungan Hidup (DLH) Tanbu Rahmad Prapto Udoyo dalam kesempatannya. (narasinusantara.com/Aaron)