NARASINUSANTARA.COM, TANAH BUMBU – Kabupaten Tanah Bumbu kembali harum di kancah seni. Kisah unik Luna Meylani Sadin dan Ahmad Reyhan Saupi Saputra, membuktikan bahwa dengan semangat dan latihan, seni pantomim bisa mengantarkan anak daerah hingga ke panggung nasional.
Perjalanan keduanya di dunia pantomim dimulai sejak kelas 4 SD pada 2023. Langkah pertama mereka adalah mengikuti FLS2N tingkat kecamatan. Hasilnya langsung gemilang mampu meraih Juara 1 dengan kegigihan. Kemenangan itu menjadi tiket mereka melaju lebih jauh.

Tahun 2024, Luna dan Reyhan dipercaya mewakili Kalimantan Selatan di FLS2N Tingkat Nasional yang digelar secara luring di Jakarta. Di hadapan peserta dari seluruh Indonesia, keduanya tampil memukau dan berhasil menyabet predikat Juara Terbaik Pantomim serta membawa pulang medali emas.
Kini, saat duduk di bangku kelas 7 SMPN 1 Simpang Empat, keduanya kembali mengukir prestasi. Pada 2026 ini, Luna dan Reyhan mengikuti FLS3N cabang pantomim. Mereka berhasil melewati seleksi dari tingkat kecamatan hingga kembali lolos sebagai finalis tingkat nasional yang dilaksanakan secara daring.
Dibalik prestasi itu ada kisah inspiratif. Ketertarikan keduanya terhadap pantomim berawal dari kakak Luna (Lena dan Leni). Sepasang saudara kembar ini lebih dulu menekuni pantomim dan berhasil mengharumkan nama Indonesia hingga ke Iowa, Amerika Serikat. Prestasi kakaknya itulah yang menjadi bahan bakar semangat Luna dan Reyhan.
“Lihat kakak bisa sampai ke Amerika bikin kami termotivasi. Kami ingin latihan terus supaya bisa seperti mereka,” cerita mereka, Senin (10/8/2026).
Tentu perjalanannya tidak mudah. Tantangan terbesar mereka adalah membagi waktu antara belajar di sekolah dan latihan pantomim agar keduanya tetap seimbang. Diharapkannya dengan dukungan guru dan pihak sekolah, nantinya mereka terus bisa berlatih dan meraih prestasi lebih tinggi.
Dari kecamatan ke nasional dan bermimpi ke internasional. Luna dan Reyhan kini menjadi inspirasi bagi teman-teman sebayanya bahwa seni tanpa suara pun bisa lantang mengharumkan nama daerah. (ANN)

